Anda di halaman 1dari 5

LAPORAN PRAKTIKUM WATERBATH

DISUSUN OLEH :

- SUPARYADI (P2.31.38.013.065)

- KURNIA BAGUS HERIANSYAH (P2.31.38.013.055)

- MUHAMMAD FADILLAH (P2.31.38.013.059)

KELAS : B2
DOSEN : INDAH NURSYAMSI HANDAYANI , ST

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAKARTA II

TEKNIK ELEKTROMEDIK
JL. HANG JEBAT 3 BLOK F/III KEBAYORAN BARU, JAKARTA SELATAN
TAHUN AJARAN 2014/2015
Praktikum Waterbath

1. Tujuan Praktikum

a. Agar mahasiswa dapat mengenal alat Waterbath, dapat mengetahui bagian-


bagian dari Waterbath beserta fungsinya
b. Agar mahasiswa dapat mengatahui cara pengoperasian dari Waterbath
serta dapat mengambil kesimpulan dari hasil praktikum
c. Sebagai bahan penilaian untuk mata kuliah Peralatan Lab.Klinik Dasar

2. Alat dan Bahan

a. Alat yang digunakan :


 Waterbath
 Tachometer
 Termometer
 Tabung Reaksi
b. Bahan yang digunakan :
 Air

3. Cara Pengoperasian Alat

 Pasang kabel power pada waterbath ke sumber tegangan PLN


 Pastikan sebelum digunakan waterbath dalam keadaan bersih dan aksesoris
tambahan yang dibutuhkan telah terpasang dalam keadaan baik
 Buka penutup wadah waterbath dan Isi tanki dengan cairan (air/minyak)
 Masukkan benda yang akan dipanaskan ke dalam air
 Letakkan thermometer untuk mengukur suhu yang diinginkan.
 Jika air merupakan pemanasnya maka pastikan bahwa air tersebut bersih
 Tekan saklar switch On yang terletak dibelakang alat untuk menghidupkan
waterbath.
 Tekan Enter untuk mengaktifkan Settingan, jika terjadi error maka tekan
reset
 Setting Suhu yang ingin diukur kemudian tekan Enter
 Tunggu sampai lampu indikator padam yang menandakan air pada
waterbath sesuai dengan settingan.
 Saat suhu konstan, ukur kecepatan fan dengan menggunakan tachometer
dan lihat suhu pada thermometer.
 Setelah pengukuran selesai, tekan Enter
 Proses selesai
 Tekan Switch Off dan cabut kabel power jika percobaan telah selesai
 Tunggu beberapa menit hingga air pada waterbath menjadi dingin untuk
menghindari bahaya terbakar dan kecelakaan lain
 Keluarkan cairan yang digunakan pada pemanasan
 Bersihkan wadah pada waterbath

4. Urutan Percobaan

a. Setting suhu pertama sebesar 35oC, lalu ukur kecepatan fan di tiga titik
menggunakan tachometer
b. Setting suhu kedua sebesar 37oC, lalu ukur kecepatan fan di tiga titik
menggunakan tachometer
c. Setting suhu ketiga sebesar 40oC, lalu ukur kecepatan fan di tiga titik
menggunakan tachometer
5. Hasil Pengamatan
 Bagian-bagian waterbath
a. Tampak depan

Fan (Pengaduk) Tabung Reaksi

Termometer

Screen

Air
Enter
Setting Heater

b. Tampak belakang : -Tombol switch on/off


-Tombol reset

Fungsi bagian-bagian Waterbath

 Air : sebagai media


 Heater : sebagai pemanas air
 Setting : mengatur suhu yang diinginkan
 Enter : sebagai tombol pilih
 Screen : tampilan layar pada waterbath
 Termometer : mengukur suhu cairan atau pembuktian bahwa suhu
yang disetting sesuai dengan suhu yang diinginkan
 Fan : mengaduk cairan pada waterbath
 Switch On/Off : untuk menyalakan dan memadamkan Waterbath
 Reset : untuk memulai setting dari awal
6. Hasil Percobaan

Tabel suhu terhadap kecepatan fan di tiga titik pengambilan pada Waterbath
No. Suhu Air Kecepatan Fan Rata-rata Kecepatan Fan

 1366,8 rpm
1. o
35 C  734,58 rpm 2111,42 rpm

 30,120 rpm
 1367,1 rpm
2. 37oC  424,56 rpm 1816,5 rpm

 74,520 rpm
 1395,3 rpm
3. 40oC  161,20 rpm 1592,64 rpm

 108,42 rpm

7. Kesimpulan

Water Bath merupakan alat yang digunakan di laboratorium untuk


melaksanakan serologis, aglutinasi, inaktivasi, biomedis, dan tes farmasi, bahkan
untuk industri prosedur inkubasi.
Pada percobaan yang kami lakukan, media waterbath menggunakan air
yang suhunya di setting sebesar 35oC, 37oC, dan 40oC dimana suhu yang
disetting pada Waterbath sesuai dengan suhu pada termometer.
Pada setiap suhu yang disetting, kami melakukan pengukuran kecepatan
fan (pengaduk) di tiga titik yang berbeda di sekitar fan menggunakan
tachometer. Dari ketiga titik tersebut kami mengambil nilai rata-ratanya. Sesuai
dengan tabel diatas.