Anda di halaman 1dari 7

ASUHAN KEPERAWATAN GAWAT DARURAT

PADA An. D DENGAN ABDOMINAL PAIN

DI IGD RSUD Dr. R. GOETENG TAROENADIBRATA PURBALINGGA

Nama Mahasiswa : Murti Agustin

NIM : P1337420216033

Tanggal Pengkajian : 8 Januari 2019

A. Pengkajian
1. Identitas Pasien
a. Nama Pasien : An. D
b. Umur : 15 tahun
c. Jenis Kelamin : Wanita
d. Alamat : Pasunggingan 17/07
e. Pekerjaan : Pelajar
f. Diagnosa Medis : Abdominal Pain
2. Identitas Penanggung Jawab
a. Nama : Ny. E
b. Umur : 44 tahun
c. Alamat : Pasunggingan 17/07
d. Hub. Dengan pasien : Ibu Pasien
3. Pengkajian Primer
a. Airway : Tidak ada sumbatan
b. Breathing :
- RR : 20x/menit
- Irama pernafasan teratur
- Bunyi nafas vesikuler
- Tidak menggunakan otot bantu nafas
c. Circulation
- TD : 127/84 mmHg.
- HR : 108/menit.
- Pengisian kapiler /CRT < 3 detik
- Akral hangat
d. Disability
- Kesadaran composmentis
- GCS : 15
- Pupil isokor
- Ada reflek terhadap cahaya
e. Eksposure
- Tidak ada luka
- Tidak ada pendarahan
- Tidak ada fraktur
4. Keluhan Utama
Sakit perut.
5. Riwayat Penyakit Sekarang
Pasien datang ke IGD dengan kondisi sakit didaerah perut, tidak bisa BAB selama 6
hari, nafsu makan berkurang, sudah berobat 2x tapi tidak ada perubahan.
6. Riwayat Alergi Obat
Tidak memiliki alergi obat.
7. Pemeriksaan Penunjang
- Pemeriksaan Lab
- Pemeriksaan CT Scan
8. Terapi
- Inf asering 20 tpm
- Inj. Ranitidine 1x1 amp
- Inj. Ceftriaxone 1x1 amp
- Inj. Ketorolac 1x1 amp
- Inj. Ondansentron 1x1 amp (8mg)
B. Analisa Data
DATA ETIOLOGI PROBLEM
DS : Pasien mengatakan nyeri pada Agen cidera biologis. Nyeri Akut.
bagian perut.
DO : Pasien tampak mengernyitkan
dahi.
P : Perut
Q : Seperti di tusuk-tusuk
R : diseluruh lapang perut.
S : Skala 6.
T : Hilang timbul.
TD : 127/84 mmHg.
N : 108/menit.
RR : 17/menit.
S : 36,6ᵒC
DS : Pasien mengatakan kurang nafsu Kurang asupan Ketidakseimbangan
makan. makanan. nutrisi : Kurang dari
DO : Pasien tampak lemas. kebutuhan tubuh

C. Diagnosa Keperawatan
1. Nyeri akut b.d Agen cidera biologis.
2. Ketidakseimbangan nutrisi : Kurang dari kebutuhan tubuh b.d kurang asupan
makanan.
D. Intervensi Keperawatan
Dx NOC NIC
I Setelah dilakukan tindakan keperawatan Manajemen nyeri (1400) :
selama 1x 3 jam diharapkan rasa nyeri - Lakukan pengkajian nyeri
berkurang, sesuai dengan kriteria hasil. komprehensif yang meliputi
Kontrol Nyeri (1605) : lokasi, karakteristik,
Indikator Skala onset/durasi, frekuensi, kualitas,
Awal Tujuan intensitas atau beratnya nyeri
Mengenali kapan nyeri 3 4 dan faktor pencetus.
terjadi. - Kolaborasi dengan dokter untuk
Menggunakan 3 4 pemberian analgetik.
analgesik yang - Memberikan posisi yang
direkomendasikan. nyaman.
Menggambarkan faktor 3 5 - Mengkaji TTV
penyebab.
Keterangan :
1. Tidak pernah menunjukkan.
2. Jarang menunjukkan.
3. Kadang-kadang menunjukkan.
4. Sering menunjukkan.
5. Secara konsisten menunjukkan.
II Setelah dilakukan tindakan keperawatan Manajemen Nutrisi (1100) :
selama 1x 3 jam diharapkan nutrisi pasien - Mengkaji TTV
kembali normal, sesuai dengan kriteria hasil. - Tentukan status gizi pasien dan
Status Nutrisi (1004) : kemampuanuntuk memenuhi
Indikator Skala kebutuhan gizi.
Awal Tujuan - Instruksikan pasien mengenai
Asupan makanan. 3 4 kebutuhan.
Asupan cairan. 3 4 - Berikan pilihan makanan sambil
Keterangan : menawarkan bimbingan
1. Sangat menyimpang dari rentang terhadap pilihan yang lebih
normal. sehat, jika diperlukan.
2. Banyak menyimpang dari rentang
normal.
3. Cukup menyimpang dari rentang
normal.
4. Sedikit menyimpang dari rentang
normal.
5. Tidak menyimpang dari rentang
normal.

E. Implementasi
Hari/tanggal Waktu Dx Implementasi Respon Paraf

Selasa, - Pasien
8 Januari kooperatif.
2019 - TD : 127/84
09.00 I - Mengkaji TTV mmHg.
- N : 108/menit.
- RR : 17/menit.
- S : 36,6ᵒC
- Pasien
- Melakukan pendekatan
kooperatif.
09.20 I, II yang tenang dan keluarga
- Keluarga pasien
untuk menemani pasien.
tampak paham.
- Menjelaskan kepada
pasien serta keluarga
09. 45 - Pasien
I menegenai program yang
kooperatif.
akan dilakukan berupa
CT Sca
- Kolaborasi pemberian
antibiotic.
- Inj. Ranitidine 1x1amp
10.30 - Pasien
I, II - Inj. Ketolorak 1x1amp
kooperatif.
- Inj. Ondansentron
1x1amp
- Inj. Ceftriaxone 1x1 gr
- Berikan pilihan makanan
- Pasien
sambil menawarkan
11.00 kooperatif dan
II bimbingan terhadap
sedikit mau
pilihan yang lebih sehat,
makan.
jika diperlukan.

F. Evaluasi
Dx Catatan Perkembangan Paraf
I S : Pasien mengatakan nyeri perut berkurang.
O : Pasien tampak masih lemas dan meringis sakit.
- P : Perut.
- Q : Seperti di tusuk-tusuk
- R : diseluruh lapang perut.
- S : Skala 5.
- T : Hilang timbul.
TD : 125/84 mmHg.
N : 108/menit.
RR : 17/menit.
S : 36,6ᵒC
A : Masalah teratasi sebagian
Indikator Skala
Awal Tujuan Akhir
Mengenali kapan nyeri terjadi. 3 4 3
Menggunakan analgesik yang 3 4 4
direkomendasikan.
Menggambarkan faktor penyebab. 3 5 4
P : Lanjutkan intervensi
- Monitor TTV
- Kolaborasi dengan dokter pemberian analgetik dan rencana
selanjutnya.
II S : Pasien mengatakan masih kurang nafsu makan.
O : Pasien tampak lemas.
A : Masalah belum teratasi
Indikator Skala
Awal Tujuan
Asupan makanan. 3 4
Asupan cairan. 3 4
P : Lanjutkan Intervensi
- Monitor TTV
- Berikan pilihan makanan sambil menawarkan bimbingan terhadap
pilihan yang lebih sehat, jika diperlukan.