Anda di halaman 1dari 4

Anisa Putri Dianti., Percobaan Fotosintesis, UNEJ.........

PERCOBAAN FOTOSINTESIS
(Photosynthesis Experiment)

Anisa Putri Dianti, B


Jurusan Pendidikan MIPA, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Jember (UNEJ)
Jln. Kalimantan 37, Jember 68121
E-mail: anisa98putri@gmail.com

Abstrak
Fotosintesis merupakan proses pembentukan molekul-molekul makanan yang kompleks dan berenergi tinggi dari
komponen-komponen yang lebih sederhana oleh tumbuhan hijau dan organisme autotrofik lainnya dengan keberadaan
energy cahaya.. Alat yang digunakan pada praktikum kali ini yaitu gelas piala ukuran 1000 ml berisi air 300 ml, gelas
piala ukuran 500 ml, Bunsen/pemanas listrik, silet, penjepit kertas/isolasi, cawan petri (ukuran 9-10 cm), pipet tetes,
pinset, dan gunting. Sedangkan bahan yang digunakan dalam praktikum yaitu kertas karbon, mika berwarna, daun jambu
biji, alkohol 70%, air, larutan I 2 pekat dalam alkohol, kantung plastik (polybag). Perbedaan dari warna cahaya tambahan
yang diberikan pada tanaman perlakuan dapat mempengaruhi pertumbuhan dari tanaman tersebut, masing-masing dari
warna cahaya memiliki rentang serta panjang gelombang tertentu yang mampu diserap oleh suatu tanaman, hal ini
dibuktikan dengan pemberian tutup mika dengan warna yang berbeda dan juga kertas karbon pada daun jambu biji. Tujuan
diadakannya praktikum kali ini adalah untuk mengetahui peranan cahaya dalam proses fotosintesis.
Kata Kunci: Fotosintesis, Alkohol 70%, Iodine pekat, mika dan kertas karbon

Abstract
Photosynthesis is the process of forming complex and high energy food molecules from simper componentsby green plants
and other autotrophic organism in the presence of light energy. The tools used in the practicum this time are 1000 ml cup
containing 300 ml water, 500 ml cup, Bunsen / electric heater, razor blade, paperclip / insulation, petri dish (9-10 cm),
dropper dropper, tweezers and scissors. While the materials used in the practicum are carbon paper, colored mica, guava
leaf, 70% alcohol, water, concentrated I2 solution in alcohol, plastic bags (polybags). the difference in the color of the
additional light given to the treatment plant can affect the growth of the plant, each of the light colors has a certain range
and wavelength that can be absorbed by a plant. This is evidenced by the given of a different color of mica cover and also
carbon paper on guava leaves. The purpose of holding this practicum is to find out of the role of light in the process of
photosynthesis.

Keywords: Photosynthesis, alcohol 70%, concentrated iodine, mica and carbon paper.

Pendahuluan sebagai energi dalam reaksi fotosintesis. Nitrogen


merupakan salah satu unsur penting dalam pembentukan
Fotosintesis adalah peristiwa penyusunan zat organic klorofil, dimana klorofil penting dalam proses fotosintesis.
(gula) dari zat anorganik (air, karbondioksida) dengan Karbohidrat sebagai hasil fotosintesis digunakan tanaman
pertolongan energy cahaya matahari. Karena bahan baku untuk pertumbuhan dan dan pembelahan sel serta pemacu
yang dipergunkan adalaha karbon dioksida maka dapat pertumbuhan batang, daun dan akar [3].
juga disebut dengan asimilasi zat karbon. Proses Fotosintesis menyediakan baik karbon maupun energi
fotosintesis mereaksikan karbondioksida dan air menjadi bagi organisme hidup dan menghasilkan oksigen dalam
gula dengan menggunakan energy cahaya matahari [1]. atmosfir. Reaksi keseluruhan dari fotosintesis dapat ditulis
Dalam proses fotosintesis, foton cahaya ditangkap oleh sebagai berikut:
molekl-molekul pigmen yang spesifik. Elektron-elektron di 6 CO2 + 6 H2O → C6H12O6 + 6 O2
dalam molekul- molekul pigmen tersebut dieksitasi oleh Dalam reaksi ini, (CH2O) merupakan rumus umum
foton-foton yang diserap, dan ele-elektron yang tereksitasi untuk menyatakan bahan organic yang pada umumnya
itupun akhirnya akan membebaskan energi ke dalam sel
berupa pati atau beberapa karbohidrat lain. Bahan organic,
saat elektron-elektron itu kembali ke keadaan tak
tereksitasi. Banyak sel menggunakan energi ini untuk ya g merupakan hasil penting fotosintesis, lebih banyak
mereduksi karbon dioksida menjadi karbohidrat [2]. mengandung energy kimia potensial (yaitu yang dapat
Klorofil merupakan media dalam fotosintesis. Sebagian diperoleh dengan cara perubahan kimia) daripada arbon
besar klorofil tersebar pada organ daun. Reaksi fotosintesis dioksida dan air yang merupakan bahan dasar
memerlukan klorofil dan cahaya untuk menghasilkan pembentukannya [4].
energi. Bahan baku dalam reaksi fotosintesis berupa Faktor-faktor yang mempengaruhi proses fotosintesis
karbondioksida dan air. Hasil reaksi kedua senyawa tersebut adalah ketersediaan hara tanaman sebagai prekusor bagi
menghasilkan karbohidrat dan oksigen, yang disebut
Anisa Putri Dianti., Percobaan Fotosintesis, UNEJ......... 2

biosintesis zat–zat yang terlibat dalam pross tersebut, Cahaya matahari merupakan sumber energi yang
seperti protein, klorofil dan molekul pembawa energi (ATP diperlukan oleh tumbuhan dalam proses fotosintesis. Tanpa
dan NADP) [5]. Untuk meningkatkan kemampuan danya cahaya matahari tumbuhan tidak akan mampu
fotosintesis perlu diperhatikan juga kandungan klorofil melakukan proses fotosintesis, hal ini disebabkan klorofil
pada daun dan frekuensi stomata daun. Penggunaan energi yang berada didalam daun tidak dapat menggunakan
matahari dalam proses fotosintesis dimungkinkan karena cahaya matahari karena klorofil hanya kan berfungsi bila
adanya pigmen berwarna hijau yang disebut klorofil. da cahaya matahari. Besarnya cahaya yang tertangkap pada
Klorofil terdapat di dalam kloroplas tanaman dan dikenal proses fotosintesis menunjukkan biomassa. Peningkatan
antara lain klorofil a dan korofil b. Klorofil ersebut intensitas cahaya dapat menyebabkan suhu lingkungan
mengabsorbsi sinar dengan panjang gelombang 400-700 tanaman akan meningkat. Akibatnya, respirasi tanaman
nm yaitu sinar biru hingga merah jingga [6]. meningkat sehinnga hasil fotosintesis bersih (biomassa)
Secara umum faktor yang mempengaruhi fotosintesis dalam jaringan tanaman kecil [11].
yaitu karakteristik daun (umur daun, dan morfologi daun), Proses fotosintesis hanya bisa dilakukan oleh tumbuhan
besarnya kebutuhan hasil asimilasi oleh sink, dan faktor yang mempunyai klorofil. Proses ini hanya kan terjadi jika
lingkungan seperti kesuburan tanah, kamdungan CO 2 di ada cahaya dan melalui perantara pigmen hijau daun yaitu
atmosfir, kelembapan, suhu, dan cahaya. Kemampuan klorofil yang terdapat didalam kloroplas. Selain itu
fotosintesis meningkat pada awal perkembangan daun, fotosintesis juga dipengaruhi oleh factor-faktor lain.
kemudian akan menurun seiring dengan proses senescence Kurangnya pengetahuan tentang proses fotosintesis dan
akibat adanya perombakan klorofildan menurunnya fungsi factor-faktor yang mempengaruhinya baik factor internal
kloroplas. Pada proses fotosintesis intensitas cahaya maupun factor eksternal yang melatar belakangi
mempengaruhi laju fotosintesis saat berlangsung reaksi dilakukannya percobaan tentang fotosintesis ini.
terang. Cahaya secara tidak langsung mengendalikan
pertumbuhan dan perkembangan tanaman, karena hasil Metode Penelitian
fotosintesis berupa karbohidrat digunakan untuk
pembentukan organ-organ tumbuhan [7]. Praktikum kali ini alat dan bahan yang digunakan untuk
Proses fotosintesis tersusun atas serangkaian jalur jalannya percobaan yaitu gelas piala ukuran 100 ml yang
metabolik rumit yang dapat dirangkum sebagai berikut: telah berisi air sebanyak 300 ml; gelas piala ukuran 500 ml;
Tahapan reaksi tergantung pada cahaya menghasilkan Bunsen, kawat kasa, dan tripot / pemanas listrik; silet;
NADPH dan ATP, yang akan digunakan untuk mereduksi penjepit kertas/ isolasi; cawan petri (berdiameter 9-10 cm);
CO2 menjadi karbohidrat melalui ”reaksi gelap”. ”Reaksi pipet tetes; pinset dan juga gunting. Sedangkan bahan-
terang” memerlukan cahaya hanya untuk satu dari dua bahan yang digunakan yaitu mika sampul maklah berbagai
tahapan reaksi tersebut[8]. warna diantaranya (merah, hijau, biru, bening, dan
Reaksi terang terjadi pada grana (granum), sedangkan kuning); kertas karbon; daun jambu; alcohol 70%; air;
reaksi clavin terjadi di dalam stroma. Dalam reaksi terang, larutan Iodin (I2) pekat dalam alcohol; serta kantung plastic
terjadi konversi energi cahaya menjadi energi kimia dan (Polybag).
menghasilkan oksigen (O2). Sedangkan dalam siklus calvin Terdapat dua prosedur kerja dalam percobaan ini yaitu
terjadi seri reaksi siklik yang membentuk gula dari bahan
perlakuan dan uji kandungan karbohidrat. Pada perlakuan
dasar CO2 dan energi (ATP dan NADPH). Energi yang
langkah kerja yang dilakukan yaitu satu minggu sebelum
digunakan dalam siklus calvin didapat dari reaksi terang.
Grana dan stroma terapat di dalam kloroplas tumbuhan. Di dilakukannya percobaan, praktikan memilih tanaman yang
dalam kloroplas terdapat pigmen yang dibutuhkan memiliki 3-4 daun trifoliate dan memilih daun yang sehat.
tumbuhan untuk melakukan fotosintesis. Pigmen tersebut Kemudian menentukan 3 lembar daun yang nantinya akan
antara lain klorofil a, klorofil b, dan karotenoid. Klorofiln a diberi perlakuan; menyiapkan sepasang mika sampul
mampu menyerap cahaya merah dan biru-ungu serta makalah dan juga kertas karbon yang kemudian dipotong
memantulkan cahaya hijau karena klorofil a terlihat hijau. dengan lebar 3 cm dengan panjang sesuai panjang daun;
Klorofil b menyerap cahaya biru dan oranye serta menempelkan tiap pasang mika dan kertas karbon pada
memantulkan cahaya hijau-kuning. Karotenoid menyerap tiap daun yang telah dipilih sedemikan rupa sehingga
cahaya biru-hijau. Klorofil b dan karotenoid menyerap lembar daun berada diantara dua potongan mika, kemudian
energi cahaya lalu ditransfer ke klorofil a [9]. menjepit daun yang telah terbungkus tersebut dengan
Pada proses fotosintesis energi foton yang digunakan penjepit kertas atau isolasi; tanaman diletakkan pada
dala menggerakkan elektron berlawanan gradien panas di daerah yang mempunyai intensitas cahaya penuh dan
dalam fotosistem I dari sebuah agen dengan reduksi kuat, membiarkannya sampai percobaan dilakukan (satu minggu
yang secara termodinamis mampu mereduksi kemudian).
karbondoksida di dalam fotosistem II dari air dengan Adapun untuk langkah kerja pada uji kandungan
peepasan oksigen, jika sebuah foton masuk ke dalam karbohidrat yaitu mengambil daun yang telah ditempeli
sebuah keadaan tereksitasi karena satu elektronnya pada potongan mika/kertas karbon tadi dan membawanya ke
keadaan dasar pindah ke orbit. Fotosistem I tersusun oleh meja praktikum pada hari percobaan. Jangan melepas
klorofil a dan klorofil b dengan perbandingan 12:1 dan
potongan plastic dari daun sampai daun direbus dalam
tereksitasi secara maksimum oleh cahaya pada panjang
alcohol; kemudian menyipkan etanol atau alcohol 70 %
gelombang 700nm. Pada fotosistem II perbandingan
klorofil a dan b yaitu 1:2 dan tereksitasi secara maksimum yang mendidih dengan cara menempatkan gelas piala
oleh cahaya matahari dengan panjang gelombang 680 nm ukuran 1000 ml yang telah berisi 300 ml air diatas
[10]. pemanas listrik. Menempatkan gelas piala ukuran 500 ml
yang telah berisi 100 ml etanol (alcohol 70%) kedalam
Anisa Putri Dianti., Percobaan Fotosintesis, UNEJ......... 3

gelas piala 1000 ml dengan hati-hati. Nyalakan pemanas dimana mika sampul makalah yang digunakan berwarna-
listrik dan menunggu hingga etanol mendidih. Jangan warni yaitu merah, biru, hijau, bening, dan kuning yang
meletakkan gelas piala berisi etanol langsung diatas memiliki panjang gelombang cahaya yang berbeda-beda
pemanas listrik karena etanol mudah terbakar. dalam menyerap sinar matahari. Setelah dilakukan
Selanjutnya, melepaskan mika-mika tersebut dari percobaan fotosintesis menggunakan daun jambu yang
masing-masing daun dengan menggunakan pinset dan diberi perlakuan dengan cara menutup sebagian daun
memasukkan tiap daun kedalam etanol yang telah dengan berbagai jenis mika dan kertas karbon guna untuk
mendidih untuk mengekstrak pigmen; mengangkat daun mengetahui hasil dari fotosintesis adalah karbohidrat, oleh
dengan hati-hati dengan pinset ketika dauntelah berwarna karena itu, setiap daun di uji dan ditetesi menggunakan
hijau pucat. Kemudian meletakkan tiap daun pada cawan Iodium pekat dalam alkohol. Didapatkan data bahwa daun
petri yang berbeda dan mencucinya dengan aquades atau yang mengandung karbohidrat yaitu daun yang ditutup
air biasa serta menambahkan aquades sampai terendam; dengan kertas mika berwarna merah, mika hijau, dan mika
menetesi beberapa larutan Iodin(I 2) pekat kedalam cawan bening. Sedangkan daun yang tidak menghasilkan
petri yang telah berisi daun yang terendam air sampai air karbohidrat atau amilum adalah daun yang tertutup oleh
menjadi berwarna merah. Membiarkan larutan Iodin mika biru, mika kuning, dan kertas karbon. Hal tersebut
bereaksi dengan pati dalam daundan akan menghasilkan terjadi karena pada daun yang tertutup kertas mika biru,
warna ungu kehitaman; mengamati bagian daun yang mika kuning, dan kertas karbon tidak bisa menyerap
berwarna ungu kehitaman dan menggambar hasil dari cahaya matahari sehingga terhambatnya proses fotosintesis.
pengamatan; menggambar daun sebelum dan sesudah Daun yang ditutupi dengan mika-mika tersebut tidak bisa
direbus alcohol 70% serta menunjukkan posisi mika/kertas mengekstrak amilum atau karbohidrat. Pada daun yang
dari masing-masing warna dan posisi terbentuknya warna. tertutup mika merah, mika hijau, dan mika bening terbukti
menghasilkan amilum atau karbohidrat dengan berubahnya
Hasil Penelitian warna setelah ditetesi menggunakan Iodium daun berubah
menjadi merah, ungu kehitaman.
Hasil dari percobaan fotosintesis sebagai berikut: Pigmen daun yang sangat sensitif terhadap cahaya
disebut fitokrom. Intensitas cahaya adalah banyaknya
energi yang diterima oleh suatu tanaman per satuan luas
dan waktu (kal/cm2/hari), termasuk lama penyinaran.
Tanaman dengan kondisi kekurangan cahaya berakibat
terganggunya metabolisme,sehingga menyebabkan
menurunnya laju fotosintesis dan sintesis karbohidrat. Pada
daun pembentukan karbohidrat sepanjang siang akan lebih
cepat dari pada pengangkutan atau translokasinya,
sehingga ada akumulasi dalam bentuk pati. Oleh karena itu
akan terjadi penyimpanan hasil pati yang semakin banyak
pada kloroplas selama sehari penuh. Malam hari jika
fotosintesis berhenti, respirasi dan translokasi karbohidrat
akan berjalan terus, sehingga kandungan pati dalam daun
berkurang sepanjang malam sampai tinggal sedikit atau
habis sama sekali pada pagi harinya [14]. Jadi dapat
Pembahasan disimpulkan bahwa diberinya perlakuan mika pada daun
jambu biji ini sangat berpengaruh terhadap proses
Pertumbuhan dari satu tanaman atau tumbuhan fotosintesis sesuai pada literature yang ada.
berkaitan erat dengan proses fotosintesi. Fotosintesis atau Hasil utama dari proses fotosintesis yaitu amilum.
disebut juga asimilasi zat karbon (CO 2) merupakan proses Amilum adalah hasil cadangan makanan pada sebagian sel
zat-zat organik H2O dan CO2 oleh klorofil diubah menjadi tumbuhan dalam bentuk butiran padat yang terdiri dari
zat anorganik yaitu karbohidrat dengan bantuan sinar amilosa dan amilopektin. Amilosa dan amilopektin
cahaya matahari [12]. merupakan molekul yang disimpan sebagai semi kristalin
Faktor yang mempengaruhi proses fotosintesis ada dua dan lapisan amorf yang membentuk lamella. Variasi ukuran
macam diantaranya faktor internal dan faktor eksternal. bentuk amilum bebeda-beda tergantung pada jenis
Factor internal yang diamana factor ini berasal dari tanamannya (botanical source). Amilum dibentuk dalam
tumbuhan itu sendiri, seperti hereditas atau keturunan ada amiloplas, butir amilum memiliki titik pusat yaitu hilum
kalanya beberapa jenis tumbuha tidak dapat membentuk yang dikelilingi oleh lapisan melingkar yang disebut
klorofil (albino), bentuk daun, jenis tumbuhan, ketebalan lamella. Jumlah dan ukuran lamella yang terbentuk
daun. Sedangkan factor eksternal meliputi cahaya berhubungan dengan jumlah pati yang tersedia untuk
(intensitas cahaya), ketersediaan air, konsentrasi biosintesis [15].
karbondioksida, kandungan oksigen, temperature atau Pada percobaan faotosintesis kali ini anomaly data yang
suhu, kadar fotosintat (hasil fotosintesis), serta tahap terjadi yaitu pada saat proses perebusan daun menggunakan
pertumbuhan [13]. ethanol tidak berlangsung secara sempurna, dikarenakan
Pada percobaan ini daun tumbuhan diberi perlakuan daun dimasukkan kedalam alcohol 70% yang tidak benar-
dengan ditutup menggunakan mika dan kertas karbon benar mendidih, berbeda dengan apa yang tertera pada
Anisa Putri Dianti., Percobaan Fotosintesis, UNEJ......... 4

bagian langkah kerja modul praktikum saat merebus daun [5] Rupaedah, Bedah., Iswadi Anas., Dwi A. Santosa., W.
menggunakan ethanol itu benar-benar saat mendidih Sumaryona., & S. Wilarso B. 2015. Peranan
sehingga pigmen daun dapat terekstrak dengan sempurna Rizobakteri dan Fungi Mikoriza Arbuskular dalam
sehingga mudah untuk di uji kandungan karbohidratnya Proses Fotosintesis dan Produksi Gula Sorgum Manis.
menggunakan Iodium. Jurnal Menara Perkebunan. 83 (1). 44-53.
Selain itu terdapat ketidakoptimalan yang dihasilkan [6] Sugianti, Eka., Hafidatul Husna S., Fauziah H. 2017.
pada data yang diperoleh dikarenakan kesalahan dalam Bentuk Sel Epidermis Stomata Pada Tanaman Kedelai
memberikan perlakuan seperti kurang tertutupnya (Glycine soja) pada Tingkat Naungan yang Berbeda.
permukaan mika serta bisa disebabkan oleh daun jambu Prosiding Seminar III Biologi dan Pembelajaran.
ISBN: 978-602-5097-61-4.
yang dipilih dalam mendapatkan intensitas cahaya yang
[7] Raharjeng, A. R. P. 2015. Pengaruh Faktor Abiotik
tidak sama lalu perendaman dalam iodin yang digunakan
Tehadap Hubungan Kekerabatan Tanaman Sansevieria
untuk percobaan kurang lama. Pada saat perebusan daun trifasciata L. Jurnal Biota. 1 (1). 33-41
menggunakan ethanol, ethanol tersebut kurang mendidih, [8] Kromdijk, Johannes., Kataryzna Glowacka.,
sehingga pigmen daun masih melekat dan susah untuk di Lauriebeth Leonelli., Stephane T. Gabilly., Masakazu
uji kandungan karbohidratnya. Iwai., Krishna K. Niyogi., Stephen P. Long. 2016.
Improving Photosynthesis and Corp Productivity by
Kesimpulan dan Saran Accelerating Recovery from Photoprotection. Journal
Science. 354 (6314). 857-861.
Dari hasil percobaan di atas dapat disimpulkan bahwa [9] Cheng, D. D., Zhang, Z. S., Sun, X. B., Zhao, M., Sun,
fotosintesis menghasilkan karbohidrat atau amilum. Hal ini G. Y., & Chow, W. S. 2016. Photoinhibition and
dapat dibuktikan dengan daun yang ditetesi Iodium akan Photoinhibition-like Damage to The Photosynthetic
berubah, yang awalnya berwarna hijau setelah ditetesi Apparatus in Tobacco Leaves Induced by Pseudomonas
dengan Iodium pekat dalam alkohol akan berubah menjadi Syriangae pv. Tabaci Under Light and Dark Condition.
warna merah, ungu kehitaman. Perbedaan dari warna BMC Plant Biology. 16 (1). 1-11.
cahaya tambahan yang diberikan pada tanaman perlakuan [10] Allen, John F., Elisabeth Gant.,John H. Golbeck., &
dapat mempengaruhi pertumbuhan dari tanaman tersebut, Barry O. 2008. Photosynthesis Energy From the Sun.
masing-masing dari warna cahaya memiliki rentang serta Netherlands: Springer.
panjang gelombang tertentu yang mampu diserap oleh [11] Daryono, B. Setiadi., Sigit D. M. 2018.
suatu tanaman . Cahaya yang paling efektif dalam proses Keanekaragaman dan Potensi Sumber Daya Genetik
fotosintesis adalah mika merah, mika biru, hijau, bening, Melon. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
dan kuning. Sedangakan perlakuan yang mengunakan [12] Mansur, Muhammad. 2016. Laju Fotosintesis Jenis –
kertas karbon kurang baik dalam membantu proses dari Jenis Pohon Pionir Hutan Sekunder Di Taman
fotosintesis Faktor-faktor yang mempengaruhi laju Nasional Gunung Halimun-Salak Jawa Barat. Jurnal
fotosintesis ada 2 macam yaitu, faktor internal dan faktor Teknologi Lingkungan. 12 (1). 35-42.
eksternal. Faktor internal meliputi, Gen atau hormon, [13] Styanti, Y. H., S. Anwar., & W. Slamet., 2013.
Karakteristik Fotosintetik dan Serapan Fosfor Hijauan
sedangkan faktor eksternal meliputi, suhu, intensitas
Alfalfa (Medicago sativa) Pada Tinggi Pemotongan
cahaya, konsentasi CO2, dan ketersediaan air.
Dan Pemupukan Nitrogen Yang Berbeda. Animal
Saran pada praktikum mengenai fotosintesis ini Agriculture Journal. 2 (1). 86-96
seharusnya alat-alat yang digunakan dapat diperiksa [14] Haryanti, S., & Budihastuti R. 2015. Morfoanatomi,
terlebih dahulu kelayakannya agar dapat mengefesiensi Berat Basah Kotiledon dan Ketebalan Daun Kecambah
waktu percobaan. Kacang Hijau (Phaseolus vulgaris L.) pada Naungan
yang Berbeda. Anatomi Fisiologi. 23 (1). 47-56
[15] Sari, A. K., Indriyani, S., Ekowati G., & Batoro, J.
2017. Keragaman Struktur Butir Amilum, Kadar
Daftar Pustaka Amilum, Kadar Tepung dan Clustering Delapan Taksa
Tanaman Berumbi di Desa Simo Kecamatan Kendal
[1] Hasanah, Fikriyag., M. S. Sari., Suci L., A. Saefullah., Kabupaten Ngawi. Biotropika: Journal of Tropical
Siti F. 2018. Pengaruh Intensitas Spektrum Cahaya biology. 5 (1). 14-21.
Warna Merah dan Hijau Terhadap Perkecambahan dan
Ftosintesis Kacang Hijau (Vigna Radiata). GRAVITY;
Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Fisika. 4
(2). 25-35.
[2] Fried, George H., George J. Hademenos. 2005.
Schaum’s Outlines BIOLOGI Edisi Kedua.
Jakarta:Erlangga.
[3] Nasution, M. N. H., A. Syarif., Aswaldi Anwar.,
Yusnita Wahyuni S. 2017. Pengaruh Beberapa Jenis
Bahan Organik Terhadap Hasil Tanaman Padi (Oryza
sativa L.) Metode SRI (The System of Rice
Intensification). Jurnal Agrohita. 1(2). 28-37
[4] Advinda, Linda. 2018. Dasar-dasar Fisiologi
Tumbuhan. Yogyakarta: Deepublish.

Anda mungkin juga menyukai