Anda di halaman 1dari 30

PANCASILA SEBAGAI

DASAR DAN IDEOLOGI


NEGARA
PKN
By: E. Wilson C.H
Focus independent school
PENGERTIAN MENURUT
Destutt de Tracy AHLI
Science of ideas, suatu program yang diharapkan dapat membawa perubahan institusional dalam masyarakat Perancis.

Karl Marx
Pandangan hidup yang dikembangkan berdasarkan kepentingan-kepentingan golongan atau kelas ertentu dalam bidang politik atau sosial ekonomi.

Gunawan Setiardjo
Seperangkat ide asasi tentang manusia dan seluruh realitas yang diajadikan pedoman dan cita-cita hidup.

Noto Negoro
Cita-cita negara atau cita-cita yang menjadi dasar bagi suatu system kenegaraan untu seluruh rakyat bangsa dan negara yang bersangkutan.

Pengertian umum
Seperangkat prinsip-prinsip yang dijadikan dasar untuk memberikakn arah dan tujuan yang ingin dicapai.
ASAL BAHASA
Kata ideologi berasal dari bahasa Yunani “Idea” dan “Logos”, yang artinya
• Idea artinya pemikiran, konsep atau gagasan, cita-cita
• Logos artinya pengetahuan
FUNSI IDEOLOGI
• Menjadi pegangan dan pedoman dalam penyelenggaraan negara untuk
mewujudkan cita-cita bangsa dan negara.
• pendorong semangat berjuang mewujudkan cita-cita.
Cita-cita bangsa Indonesia tercantum
dalam Pembukaan UUD 1945 alinea ke-
2 adalah:
• Merdeka berarti lepas dari penjajahan bangsa asing
• Bersatu artinya tak terpecah belah
• Berdaulat artinya berarti mempunyai kekuasaan untuk mengatur
pemerintahan sendiri.
• Adil berarti sesuai dengan hak dan kewajiban sebagai pemerintah
maupun warga negara.
• Makmur berarti mampu mencapai kesejahteraan.
Tujuan bangsa Indonesia, tercantum dalam
Pembukaan UUD 1945 alinea ke-4 ada 4
antara lain:
• Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah
Indonesia
• Memajukan kesejahteraan umum
• Mencerdaskan kehidupan bangsa
• Ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan,
perdamaian abadi dan keadilan sosial
SYARAT IDEOLOGI
• Sesuai dengan Realita/Kenyataan
• Bersumber dari nilai-nilai realita/kenyataan yang hidup dalam masyakat serta
berasal dan berakar dari kenyataan/realita yang ada dalam kehidupan sehari-
hari.
• Memiliki Idealisme
• Mengandung cita-cita dan tujuan yang ingin dicapai dalam berbagai bidang
kehidupan berbangsa dan bernegara.
• Bersifat Dinamis
• Sebuah ideologi harus mampu menerima perkembangan dan perubahan
tanpa harus menghilangkan nilai-nilai dasarnya.
NILAI LUHUR BANGSA
INDONESIA
• Nilai Ketuhanan
• Nilai Kemanusiaan
• Nilai Persatuan
• Nilai Kerakyatan
• Nilai Keadilan
SYARAT BERDIRINYA
NEGARA
Syarat Utama:
1. memiliki wilayah
2. Merupakan kesatuan ruang yang meliputi berbagai aspek seperti daratan, lautan, udara dan
wilayah ekstrateritorial.
3. Memiliki rakyat
4. Semua orang yang ada di wilayah suatu negara dan taat pada peraturan di negara tersebut.
5. Memiliki Pemeritahan yang berdaulat
6. Sekumpulan orang dan lembaga negara yang diakui oleh rakyat untuk menjalankan roda
pemerintahan.

Syarat tambahan berupa pengakuan dari negara lain yang merupakan pengakuan atas fakta
adanya suatu negara.
MACAM-MACAM
IDEOLOGI
• Kapitalis
• Sosialisme
• Komunisme
• Fasisme
• Liberalisme
KAPITALIS
Secara etimologis, kapitalis berasal dari kata “capital” atau “capital” yang berarti
kepala
Ciri ciri kapitalisme menurut berger adalah sebagai berikut :
• Pengunaan perhitungan rasional untuk mendapatkan keuntungan
• Penyesuaian semua alat produksi material, antara lain: tanah, perkakas,
mesin sebagai hak pribadi, kebebasan pasar, tekologi rasional yang memacu
aktivitas ekonomi, serta suatu sistem hukum yang rasional.
SOSIALISME
Sosialisme adalah sebuah istilah umum untuk semua doktrin ekonomi yang
menentang kemutlakan milik perseorangan dan menyokong pemakaian milik
tersebut untuk kesejahteraan umum
Dasar sosialisme adalah kontrol kolektif atas kekuranganya alat alat produksi
dan perluasan fungsi dan aktivitas negara
KOMUNISME
Dipelopori oleh Karl Marx pada abad ke 19 yang berlairan sosialis radikal.
Masyarakat komunis adalah internasionalisme, artinya bahwa masyarakat
komunis dunia yang tidak menghendaki nasionalisme

Ciri ciri masyarakat komunisme adalah :


1. penghapusan hak milik pribadi atas alat alat produksi.
2. Penghapusan adanya kelas kelas social
3. Penghilangan suatu Negara
4. Penghapusan pembagian kerja
Fasisme
Kata fasisme diambil dari bahasa italia, fascio ; bahasa latin, fascis berarti
seikat tangkai-tangkai kayu
Fasisme merupakan sebuah paham yang menghendaki suatu Negara yang
kuat
PANCASILA
DASAR NEGARA
1. SEJARAH PERUMUSAN
PANCASILA
Istilah Pancasila berasal dari bahasa Sansekerta dan tertulis dalam buku
Negara Kertagama karangan Mpu Prapanca dan buku Sotasoma karanganMpu
Tantular yang mempunyai arti pelaksanaan kesusilaan yang lima (Pancasila
lima) yaitu :
• Tidak boleh mencuri
• Tidak boleh berjiwa dengki
• Tidak boleh berbohong
• Tidak boleh mabuk minuman keras
2. SIDANG BPUPKI
Perumusan Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara baru dilakukan
pada saat kekuasaan Jepang di Indonesia akan berakhir oleh Badan Penyelidik
Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yang bahasa Jepang
disebut “Dokuritsu Junbi Choosakai”. Badan ini dibentuk pada tanggal 29
April 1945, tetapi baru dilantik pada tanggal 28 Mei 1945.
Bagi bangsa Indonesia yang saat itu sedang dijajah Jepang, dengan telah
diresmikannya pembentukan BPUPKI, ini berarti memperoleh kesempatan
secara legal untuk mengadakan persiapan kemerdekaan dan perumusan
syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh suatu negara yang merdeka. Maka
pada tanggal 29 Mei sampai dengan 1 Juni 1945 dilangsungkanlah sidang
pertama BPUPKI yang membicarakan asas dan dasar negara Indonesia
meredeka.
Pandangan dan pendapat tentang asas dan
dasar negara Indonesia merdeka
• Pendapat Mr. Muhamad Yamin tanggal 29 Mei 1945
• Pendapat Mr. Supomo Tanggal 31 Mei 1945
• Pendapat Ir. Seokarno tanggal 1 Juni 1945
Pendapat Mr. Muhamad Yamin tanggal 29
Mei 1945
• Peri Kebangsaan
• Peri Kemanusiaan
• Peri Ketuhanan
• Peri Kerakyatan
• Kesejahteraan Rakyat
Pendapat Mr. Supomo Tanggal 31 Mei
1945
• Persatuan
• Kekeluargaan
• Keseimbangan lahir dan batin
• Musyawarah
• Keadilan rakyat
Pendapat Ir. Seokarno tanggal 1
Juni 1945
• Kebangsaan Indonesia
• Internasionalisme atau Perikemanusiaan
• Mufakat atau demokrasi
• Kesejahteraan Sosial
• Ketuhanan yang berkebudayaan
TRISILA
Lima asas atau lima dasar negara Indonesia dapat rangkum menjadi “Trisila” yang
rumusannya sebagai berikut.
• Sosionasional, yaitu nasionalisme dan internasionalisme.
• Sosiodemokrasi, yaitu demokrasi dengan kesejahteraan rakyat
• Ketuhanan Yang Maha Esa.

Trisila dapat rangkum lagi menjadi “Ekasila”, yakni Gotong Royong.

Sukarno kemudian mengusulkan agar dasar negara Indonesia merdeka diberi nama
Pancasila. Usul ini kemudian diterima oleh sidang.
3. PERUMUSAN DASAR
NEGARA
Untuk menyempurnakan usulan yang bersifat peroragan, di bentuklah Panitia
Sembilan yang ditugaskan di luar sidang resmi untuk merumuskan suatu
rancangan pembukaan hukum dasar. Tugas Panitia Sembilan adalah
menyusun sebuah naskah rancangan pembukaan hukum dasar yang kemudian
oeh Mr. Muhammad Yamin diberi nama “Piagam Jakarta”.
ANGGOTA PANITIA
SEMBILAN
• Ir soekarno (Ketua merangkap Anggota)
• Drs. Mohammad Hatta (anggota)
• Mr. A.A. Maramis (anggota)
• K.H Wachid Hasyim (anggota)
• Mr Achmad Subadjo (anggota)
• H. Agus Salim (anggota)
• Abdul Kahar Mudzakir (anggota)
• Abikusno Tjokrosoejoso (anggota)
• Mr. Muhammad Yamin (anggota)
4. RUMUSAN PIAGAM

JAKARTA
Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat islam bagi pemeluk pemeluknya
• Kemanusiaan yang adil dan beradab
• Persatuan Indonesia
• Kerakyatan yang di pimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan
perwakilan
• Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

• Ditetapkan oleh PPKI pada tanggal 18 Agustus 1945. Namun, dilakukan perubahan,
yaitu penghapusan bagian kalimat, “dengan kewajiban menjalankan syariat Islam
bagi pemeluk-pemeluknya.”

5. KEDUDUKAN DAN
1).
2).
FUNGSI PANCASILA
Dasar Negara RI
Pandangan Hidup bangsa Indonesia
Pancasila dipergunakan untuk mengatur seluruh tatanan kehidupan Negara
Pancasila merupakan kristalisasi pengalaman pengalaman hidup dalam perjalanan
sejarah bangsa Indonesia yang telah membentuk sikap, watak dan perilaku.
3). Jiwa bangsa Indonesia Pancasila menjadi dasar aspirasi, semamgat, dan motivasi perjuangan bangsa
indonesia
4). Tujuan Bangsa Indonesia Nilai yang terkandung dalam Pancasila merupakan nilai luhur yang dicita-citakan dalam
mewujudkan kehidupan yang sejahtera lahir dan batin.
5). Perjanjian luhur Bangsa Indonesia Pancasila disepakati bersama oleh pembentuk Negara
6). Sumber dari segala sumber Hukum Bahwa seluruh tata kehidupan berbangsa dan bernegara, seluruh peraturan perundang
undangan harus bersumber pada Pancasila
7). Sumber Nilai Pancasila merupakan nilai dan dijadikannya sebagai sumber nilai ketatanegaraan RI.
8). Paradigma pembangunan Pancasila sebagai paradigma pembangunan nasional mengandung suatu konsekuensi
bahwa dalam segala aspek pembangunan nasional.
9). Ideologi Terbuka dan Tertutup Nilai dan cita-cita yang terkandung dalam Pancasila tidak dipaksakan dari luar
melainkan digali dan diambil dari kekayaan rohani, moral, dan budaya masyarakat
bangsa Indonesia
6. UPAYA MEMPERTAHANKAN
PANCASILA
A. Mempertahankan berarti:
Mengusahakan agar sila-sila dalam Pancasila dilaksanakan dengan baik dalam kehidupan bermasyarakat
maupun bernegara.
Mengusahakan agar dasar negara Republik Indonesia tidak diganti dengan dasar negara lain.

B.Upaya yang dapat dilakukan untuk mempertahankan Pancasila


Pendidikan Kewarganegaraan
Mempertahankan nilai-nilai budaya bangsa sendiri seperti keimanan, kekeluargaan, kesederhanaan,
kesopanan, kerahamah toleransi
Menghindari sikap seperti :
• Egoisme : paham yang mementingkan diri sendiri
• Hedonisme : paham yang ingin hidup bersenang-senang-dugem
• Liberalisme : paham yang inginkan kebebasan individu seluas-luasnya
7. SIKAP POSITIF TERHADAP
PANCASILA
• Mengemukakan pendapat secara bebas dan bertanggung jawab
• Menyelenggarakan pemilu dengan baik dan tanggung jawab
• Menyelenggarakan pemerintahan dengan jujur dan konsekwen
TERIMA KASIH
BY: E.WILSON C.H