Anda di halaman 1dari 7

Contoh Soal 1 :

Zat cair yang massanya 5 kg dipanaskan dari suhu 20oC hingga 70oC. Panas yang dibutuhkan
pada pemanasan tersebut adalah 2 x 105 J. Kalor jenis zat tersebut adalah ….
A. 1000 J.kg-1.oC-1
B. 800 J.kg-1.oC-1
C. 600 J.kg-1.oC-1
D. 400 J.kg-1.oC-1
E. 200 J.kg-1.oC-1

Pembahasan :

Q2×1052×1052×105c=m⋅c⋅ΔT=5⋅c⋅(70−20)=5⋅c⋅50=250⋅c=2×105250=2000×10225
0=8×102J.kg−1.oC−1=800J.kg−1.oC−1

Jawaban : B

Contoh Soal 2 :
Suatu zat yang mempunyai kalor jenis tinggi akan ….
A. lambat mendidih
B. cepat mendidih
C. lambat melebur
D. lambat naik suhunya jika dipanaskan
E. cepat naik suhunya jika dipanaskan

Pembahasan :
Menurut persamaan : Q = m.c.ΔT, maka kalor jenis berbanding terbalik dengan perubahan
suhunya. Semakin besar kalor jenisnya, maka zat tersebut akan lambat naik suhunya jika
dipanaskan.

Jawaban : C

Contoh Soal 3 :
Grafik di bawah menunjukkan hubungan antara kenaikan suhu (t) dengan kalor (Q) yang diserap
oleh suatu zat padat yang mempunyai kalor lebur 80 kal/g.

Massa zat padat tersebut adalah ….


A. 80 g
B. 75 g
C. 60 g
D. 58 g
E. 45 g

Pembahasan :
Banyaknya kalor yang dibutuhkan untuk melebur : Q = 6.375 – 375 = 6.000 kal
Massa zat padat :

Q6000m=m⋅L=m⋅80=600080=75g

Jawaban : B

Contoh Soal 4 :
Setengan kilogram es yang suhunya -40oC dipanaskan sampai tepat seluruhnya melebur.
Berapakah kalor yang diperlukan oleh es bila ces = 0,5 kal/goC dan kalor lebur es = 80 kal/g?

Penyelesaian :
mes = 0,5 kg = 500 g

Proses yang dialami dinyatakan dalam bentuk grafik berikut:

Qtotal=QAB+QBC=m⋅ces⋅ΔT+m⋅L=500⋅0,5⋅(0−(−40))+500⋅80=250⋅40+40000=10000
+40000=50.000kal=50kkal

Soal

Jika 2 kg air bersuhu 5 0C dicampur dengan 5 kg air bersuhu 26 0C, maka tentukan suhu akhir
campuran kedua zat !

Jawab :

Karena kedua zat sejenis, maka kalor jenis dari kedua zat adalah sama, dan dapat saling
meniadakan.
Q serap = Q lepas
m1.c.∆t1 = m2.c. ∆t2
2.c.(t-5) = 5.c.(26-t)
2.t – 10 = 130-5.t
t = 140 : 7
t = 200C

Soal

Jika 0,5 kg es bersuhu -10 0C dicampur dengan sejumlah air bersuhu 40 0C, sehingga suhu
campurannya adalah 20 0C, maka tentukan massa dari air yang dicampurkan !
(ces = 2100 J/kg.0C, c air = 4200 J/kg.K, Les = 3,35.105 J/kg)

Jawab :

Dalam proses ini es akan mengalami tiga tahap wujud , yaitu padat (es),
melebur dan wujud cair. Sedang air bersuhu 400C hanya mengalami satu tahapan, yaitu
perubahan suhu.
Q serap (es) = Q lepas (air)
Q1 + Q2 +Q3 = Q4
m1.ces.∆t1 + m1.L + m1.cair.∆t2 = m2.cair.∆t3
0,5x2.100x(0-(-10)) + 0,5x3,35.105 + 0,5x4.200x(40-20)= m2x4.200(40-20)
10.500 + 1,675.105 + 42.000 = 84.000 x m2
m2 =2,61 kg

1. Hitunglah kalor yang dibutuhkan untuk menaikkan temperatur besi bermassa 3


kg dari suhu 10oC sampai 80oC? Diketahui cbesi = 450 J/kgoC
Penyelesaian:
Diketahui:
m = 3 kg
∆T = 80oC – 10oC = 70oC
cbesi = 450 J/kgoC
Ditanyakan: Q
Jawab:
Untuk mencari banyaknya kalor yang dibutuhkan, kita dapat menggunakan
persamaan berikut.
Q = mc∆T
Q = 3 × 450 × 70
Q = 9,45 × 104 J
= 94,5 kJ
Jadi, kalor yang dibutuhkan adalah 94,5 kJ.

2. Anis menyiapkan minuman es teh untuk pekerja di rumahnya dalam suatu


wadah. Ia mencampur 0,5 kg es yang bersuhu – 5oC dengan 1 kg air teh yang
suhunya 20oC. Apabila pertukaran kalor hanya terjadi pada kedua benda, ces =
2.100 J/kgoC, dan cair = 4.200 J/kgoC berapa suhu akhir minuman tersebut?
Penyelesaian:
Diketahui:
mes = 0,5 kg
Tes = -5oC
Cces = 2.100 J/kgoC
mair = 1 kg
Tair = 20
ccair = 4.200 J/kg C
Ditanyakan: TC
Jawab:
Untuk mencari suhu campuran (TC) kita dapat menerapkan asas black, yaitu
sebagai berikut.
Qair = Qes
mair × cair × (Tair –TC) = mes × ces × (TC – Tes)
1 × 4.200 × (20 – TC) = 0,5 × 2.100 × (TC – (-5)
4.200 × (20 – TC) = 1.050 (TC + 5)
4 × (20 – TC) = (TC + 5) → kedua ruas dibagi 1.050
80 – 4TC = TC + 5
TC + 4TC = 80 – 5
5TC = 75
TC = 75/5
TC = 15
Jadi, suhu akhir minuman tersebut adalah 15oC.

3. Perak mempunyai titik didih pada suhu 961oC, kalor lebur sebesar 88 kJ/kg, dan
kalor jenisnya 230 J/kgoC. Hitunglah kalor yang dibutuhkan untuk meleburkan 16,5
kg perak yang temperatur awalnya adalah 20oC.
Penyelesaian
Diketahui:
mAg = 16,5 kg (Ag = Agentum, nama ilmiah perak)
LB = 88 kJ/kg = 8,8 × 104 J/kg
TAg = 20oC
Titik lebur perak (TL) = 961oC
cAg = 230 J/kgoC
Ditanyakan: Q
Jawab:
Untuk menyelesaikan soal ini, kita harus ingat bahwa suatu benda akan melebur
setelah suhunya mencapai titik didih. Padahal untuk mencapai titik didih juga
diperlukan kalor. Jadi, soal ini harus diselesaikan dengan dua cara.
□ Cara pertama adalah mencari kalor untuk menaikkan suhu hingga mencapai
titik didihnya.
□ Cara kedua adalah mencari kalor leburnya.
Kalor yang diperlukan untuk menaikkan suhu dari 20oC hingga 961oC adalah
sebagai berikut.
Q1 = mc∆T
Q1 = 16,5 × 230 × (961 – 20)
Q1 = 3,61 × 106 J
Kalor lebur perak dicari dengan persamaan berikut.
Q2 = mLB
Q2 = 16,5 × (8,8 × 104)
Q2 = 1,452 × 106 J
Jumlah kalor total untuk melebur perak dari suhu 20oC adalah sebagai berikut.
Qtot = Q1 + Q2
Qtot = (3,61 × 106) + (1,452 × 106)
Qtot = 5,062 × 106 J
Jadi, kalor yang dibutuhkan untuk meleburkan perak tersebut adalah 5,062 ×
106 J.

4. 100 gram air bersuhu 70oC disiramkan pada balok es bersuhu 0oC hingga semua
es melebur. Jika kalor lebur es 0,5 kkal/kg dan kalor jenis air 1 kkal/kgoC, tentukan
massa es yang melebur.
Penyelesaian:
Diketahui:
ma = 100 g = 0,1 kg
Ta = 40oC
Ca = 1 kkal/kg
LB-es = 0,5 kkal/kg
Ditanyakan: mes
Jawab:
Dalam kasus ini, air melepaskan kalor dan es menerima kalor, sehingga berlaku
Asas Black. Suhu air sama dengan suhu es yakni 0oC.
Qair = Qes
maca∆T = mesLB
0,1 × 1 × (40 – 0) = mes × 0,5
0,5mes = 4
mes = 4/0,5
mes = 8 kg
Jadi, massa es yang disiram adalah 8 kg.

Anda mungkin juga menyukai