Anda di halaman 1dari 6

LAPORAN KEGIATAN PMT – P BUMIL KEK TAHAP I

PUSKESMAS LAMAAU – KECAMATAN ILE APE TIMUR


TAHUN 2018

1. Pendahuluan
Masalah gizi adalah masalah kesehatan masyarakat yang penanggulangannya tidak
dapat dilakukan dengan pendekatan medis dan pelayanan kesehatan saja. Secara umum di
Indonesia terdapat dua masalah gizi utama yaitu kurang gizi makro dan mikro.
Kekurangan gizi makro pada dasarnya merupakan gangguan kesehatan yang disebabkan
oleh kekurangan asupan energy dan protein. Menurut Depkes RI 2002 dalam program
perbaikan gizi makro menyatakan korang energy kronis adalah keadaan dimana ibu hamil
kekurangan makanan yang berlangsung menahun ( kronis ) yang mengakibatkan
timbulnya gangguan kesehatan pada Ibu Hamil. KEK disebabkan oleh
ketidakseimbangan asupan makanan dengan kebutuhan dan pengeluaran energy.
Kekurangan gizi pada ibu hamil akan mempengaruhi proses tumbuh kembang janin
yang beresiko kelahiran bayi dengan BBLR. Untuk mengatasi kekurangan gizi yang
terjadi pada ibu hamil KEK, maka perlu pemerintah menyelenggarakan salah satu upaya
yaitu PMT pemulihan. PMT ini diberikan bukan untuk pengganti makanan utama sehari-
hari tetapi sebagai tambahan. Diharapkan dengan adanya PMT ini maka ibu hamil KEK
akan mengalami kenaikan Berat Badan dan Peningkatan Lingkar Lengan Atas ( LiLA)
sehingga dapat menurunkan angka BBLR.

2. Tujuan
 Tujuan Umum
Menurunkan Masalah Gizi Makro ( Kekurangan Asupan Energi dan Protein ) di
Wilayak Kerja masing-masing.
 Tujuan Khusus
 Meningkatkan Status Gizi Ibu Hamil KEK
 Menurunkan angka prevalensi BBLR
 Menurunkan Angka Kematian Bumil.

3. Sasaran
Sasaran PMT-P Bumil KEK ada 8 Bumil di 5 desa wilayah kerja Puskesmas Lamaau.

4. Pelaksana, Waktu dan Tempat


Dilaksanakan pada masing-masing desa selama 30 hari makan.

No Tanggal Mulai
Nama Desa Nama Bidan Jumlah Sasaran
PMT
1
Jontona Blandina Bulu 1 Ibu Hamil 27 Juli 2018
2
Baolaliduli Maria A. Ruing 2 Ibu Hamil 27 Juli 2018
3 Maria Antonia
Lamaau 2 Ibu Hamil 27 Juli 2018
Wasi
4 Maria R. Ina
Waimatan 2 Ibu Hamil 27 Juli 2018
Perada
5
Lamagutei Marselina Lengari 1 Ibu Hamil 27 Juli 2018
5. Hasil Kegiatan
Terlampir

6. Sember Dana
Sumber dana diperoleh dari Dana DAK NON FISIK dan Dana APBD II Tahun
Anggaran 2018.

7. Penutup
Demikian laporan kegiatan ini dibuat untuk diketahui dan dapat dipergunakan
seperlunya.

Lamaau, Agustus 2018

Mengetahui
Kepala Puskesmas Lamaau Tenaga Gizi Puskesmas Lamaau

= Kristoforus B. Werang, A.Md.Kep = = Maria Magdalena Palang, A.Md.Gz =


NIP. 19740724 199403 1 003 NIP. 19881008 201001 2 006
LAPORAN KEGIATAN PMT – P BUMIL KEK TAHAP II
PUSKESMAS LAMAAU – KECAMATAN ILE APE TIMUR
TAHUN 2018

1. Pendahuluan
Masalah gizi adalah masalah kesehatan masyarakat yang penanggulangannya tidak
dapat dilakukan dengan pendekatan medis dan pelayanan kesehatan saja. Secara umum di
Indonesia terdapat dua masalah gizi utama yaitu kurang gizi makro dan mikro.
Kekurangan gizi makro pada dasarnya merupakan gangguan kesehatan yang disebabkan
oleh kekurangan asupan energy dan protein. Menurut Depkes RI 2002 dalam program
perbaikan gizi makro menyatakan korang energy kronis adalah keadaan dimana ibu hamil
kekurangan makanan yang berlangsung menahun ( kronis ) yang mengakibatkan
timbulnya gangguan kesehatan pada Ibu Hamil. KEK disebabkan oleh
ketidakseimbangan asupan makanan dengan kebutuhan dan pengeluaran energy.
Kekurangan gizi pada ibu hamil akan mempengaruhi proses tumbuh kembang janin
yang beresiko kelahiran bayi dengan BBLR. Untuk mengatasi kekurangan gizi yang
terjadi pada ibu hamil KEK, maka perlu pemerintah menyelenggarakan salah satu upaya
yaitu PMT pemulihan. PMT ini diberikan bukan untuk pengganti makanan utama sehari-
hari tetapi sebagai tambahan. Diharapkan dengan adanya PMT ini maka ibu hamil KEK
akan mengalami kenaikan Berat Badan dan Peningkatan Lingkar Lengan Atas ( LiLA)
sehingga dapat menurunkan angka BBLR.

2. Tujuan
 Tujuan Umum
Menurunkan Masalah Gizi Makro ( Kekurangan Asupan Energi dan Protein ) di
Wilayak Kerja masing-masing.
 Tujuan Khusus
 Meningkatkan Status Gizi Ibu Hamil KEK
 Menurunkan angka prevalensi BBLR
 Menurunkan Angka Kematian Bumil.

3. Sasaran
Sasaran PMT-P Bumil KEK ada 8 Bumil di 5 desa wilayah kerja Puskesmas Lamaau.

4. Pelaksana, Waktu dan Tempat


Dilaksanakan pada masing-masing desa selama 30 hari makan.

No Tanggal Mulai
Nama Desa Nama Bidan Jumlah Sasaran
PMT
1
Jontona Blandina Bulu 1 Ibu Hamil 04 September 2018
2
Baolaliduli Maria A. Ruing 2 Ibu Hamil 04 September 2018
3 Maria Antonia
Lamaau 2 Ibu Hamil 04 September 2018
Wasi
4 Maria R. Ina
Waimatan 2 Ibu Hamil 04 September 2018
Perada
5
Lamagutei Marselina Lengari 1 Ibu Hamil 04 September 2018
5. Hasil Kegiatan
Terlampir

6. Sember Dana
Sumber dana diperoleh dari Dana DAK NON FISIK dan Dana APBD II Tahun
Anggaran 2018.

7. Penutup
Demikian laporan kegiatan ini dibuat untuk diketahui dan dapat dipergunakan
seperlunya.
Lamaau, September 2018

Mengetahui
Kepala Puskesmas Lamaau Tenaga Gizi Puskesmas Lamaau

= Kristoforus B. Werang, A.Md.Kep = = Maria Magdalena Palang, A.Md.Gz =


NIP. 19740724 199403 1 003 NIP. 19881008 201001 2 006
LAPORAN KEGIATAN PMT – P BUMIL KEK TAHAP III
PUSKESMAS LAMAAU – KECAMATAN ILE APE TIMUR
TAHUN 2018

1. Pendahuluan
Masalah gizi adalah masalah kesehatan masyarakat yang penanggulangannya tidak
dapat dilakukan dengan pendekatan medis dan pelayanan kesehatan saja. Secara umum di
Indonesia terdapat dua masalah gizi utama yaitu kurang gizi makro dan mikro.
Kekurangan gizi makro pada dasarnya merupakan gangguan kesehatan yang disebabkan
oleh kekurangan asupan energy dan protein. Menurut Depkes RI 2002 dalam program
perbaikan gizi makro menyatakan korang energy kronis adalah keadaan dimana ibu hamil
kekurangan makanan yang berlangsung menahun ( kronis ) yang mengakibatkan
timbulnya gangguan kesehatan pada Ibu Hamil. KEK disebabkan oleh
ketidakseimbangan asupan makanan dengan kebutuhan dan pengeluaran energy.
Kekurangan gizi pada ibu hamil akan mempengaruhi proses tumbuh kembang janin
yang beresiko kelahiran bayi dengan BBLR. Untuk mengatasi kekurangan gizi yang
terjadi pada ibu hamil KEK, maka perlu pemerintah menyelenggarakan salah satu upaya
yaitu PMT pemulihan. PMT ini diberikan bukan untuk pengganti makanan utama sehari-
hari tetapi sebagai tambahan. Diharapkan dengan adanya PMT ini maka ibu hamil KEK
akan mengalami kenaikan Berat Badan dan Peningkatan Lingkar Lengan Atas ( LiLA)
sehingga dapat menurunkan angka BBLR.

2. Tujuan
 Tujuan Umum
Menurunkan Masalah Gizi Makro ( Kekurangan Asupan Energi dan Protein ) di
Wilayak Kerja masing-masing.
 Tujuan Khusus
 Meningkatkan Status Gizi Ibu Hamil KEK
 Menurunkan angka prevalensi BBLR
 Menurunkan Angka Kematian Bumil.

3. Sasaran
Sasaran PMT-P Bumil KEK ada 8 Bumil di 5 desa wilayah kerja Puskesmas Lamaau.

4. Pelaksana, Waktu dan Tempat


Dilaksanakan pada masing-masing desa selama 30 hari makan.

No Tanggal Mulai
Nama Desa Nama Bidan Jumlah Sasaran
PMT
1
Jontona Blandina Bulu 1 Ibu Hamil 08 Oktober 2018
2
Baolaliduli Maria A. Ruing 2 Ibu Hamil 08 Oktober 2018
3 Maria Antonia
Lamaau 2 Ibu Hamil 08 Oktober 2018
Wasi
4 Maria R. Ina
Waimatan 2 Ibu Hamil 08 Oktober 2018
Perada
5
Lamagutei Marselina Lengari 1 Ibu Hamil 08 Oktober 2018
5. Hasil Kegiatan
Terlampir

6. Sember Dana
Sumber dana diperoleh dari Dana DAK NON FISIK dan Dana APBD II Tahun
Anggaran 2018.

7. Penutup
Demikian laporan kegiatan ini dibuat untuk diketahui dan dapat dipergunakan
seperlunya.
Lamaau, Oktober 2018

Mengetahui
Kepala Puskesmas Lamaau Tenaga Gizi Puskesmas Lamaau

= Kristoforus B. Werang, A.Md.Kep = = Maria Magdalena Palang, A.Md.Gz =


NIP. 19740724 199403 1 003 NIP. 19881008 201001 2 006