Anda di halaman 1dari 5

BAB III

SPESIFIKASI ALAT

3.1 Spesifikasi Alat Utama

3.1.1 Spesifikasi Alat Utama Unit Amoniak

1. Hydrotreater (108-DA)
a. Tipe : Vertical vessel packed bed
b. Fungsi : Mengubah sulfur organik menjadi sulfur
anorganik
c. Material : SA-516-70/Carbon Steel
d. Panjang kolom : 5,5 m
e. Diameter kolom : 2,6 m
f. Tekanan desain : 58,3 kg/cm2g
g. Temperatur desain : 405°C
h. Katalis : Co-Mo (Volume = 25,22 m3, densitas =
750 kg/m3)

2. Desulfurizer (108-DB/DC)
a. Tipe : Vertical vessel packed bed
b. Fungsi : Menghilangkan sulfur anorganik
c. Material : SA-516-70/Carbon Steel
d. Panjang kolom : 13,35 m
e. Diameter kolom : 2,6 m
f. Tekanan desain : 58,3 kg/cm2g
g. Temperatur desain : 405°C
h. Katalis : ZnO (Volume = 60,26 m3)

3. Primary Reformer (101-B)


a. Tipe : Box with horizontal convection tube
b. Fungsi : Mengkonversi metana menjadi synthesis

53
gas melalui reaksi reforming.
c. Tekanan desain (Inlet) : 48 kg/cm2g
d. Tekanan desain (Outlet) : 44,4 kg/cm2g
e. Temperatur desain (Inlet) : 535°C
f. Temperatur desain (Outlet) : 800°C
g. Katalis : NiO (Volume = 37,5 m3)

4. Secondary Reformer (103-D)


a. Tipe : Bejana tekan yang dilengkapi water jacket.
b. Fungsi : Mengkonversi metan yang tidak bereaksi di
Primary Reformer dengan memanfaatkan
panas pembakaran internal sekaligus tempat
masuknya gas nitogen ke dalam aliran.
c. Panjang : 4,6 mm
d. Diameter atas : 1,12 m
e. Diameter bawah : 1,55 m
f. Temperatur desain : 516°C
g. Tekanan desain : 44,4 kg/cm2g
h. Katalis : NiO (Volume = 36,5 m3)

5. High Temperature Shift Converter (104-D)


a. Tipe : Vessel vertical
b. Fungsi : Mengonversi CO yang dihasilkan dari
Reformer menjadi gas CO2.
c. Panjang : 1,5 m
d. Diameter : 5,6 m
f. Temperatur desain : 475°C
g. Tekanan desain : 42,8 kg/cm2g
h. Katalis : 92% Fe2O3 ; 8% Cr2O3 (Volume = 68,6 m3)

54
6. Low Temperature Shift Converter (104-D2A/B)
a. Tipe : Vessel vertical
b. Fungsi : Meningkatkan konversi CO2 yang
dihasilkan dari High Temperature Shift
Converter (HTSC)
c. Material : Carbon steel
d. Panjang :2m
d. Diameter : 5,7 m
f. Temperatur desain : 275°C
g. Tekanan desain : 42,8 kg/cm2g
h. Katalis : 43% Cu ; 43% ZnO ; 11% Al2O3 (Volume
= 38,58 m3)

7. CO2 Absorber (121-D)


a. Tipe : Packing tower dengan tiga bed metallic
packing
b. Fungsi : Menghilangkan CO2 yang terkandung di
dalam aliran gas proses dengan
menggunakan absorben berupa larutan
OASE.
c. Material : SA-516-70/Carbon steel
d. Panjang : 45,5 m
e. Diameter atas : 3,8 m
f. Diameter bawah : 5,6 m
g. Temperatur desain : 130°C
h. Tekanan desain : 40,3 kg/cm2g
i. Packing : SS ring ; CS ring

8. CO2 Stripper (122-D)


a. Tipe : Packing tower
b. Fungsi : Memisahkan CO2 yang terabsorb dengan

55
absorben sehingga absorben dapat
digunakan kembali
c. Panjang : 30,2 m
d. Diameter : 3,7 m
e. Temperatur desain : 160°C
f. Tekanan desain : 4,1 kg/cm2g
g. Tipe packing : Pall Rong

9. Methanator (106-D)
a. Tipe : Vessel vertical
b. Fungsi : Mengonversi CO dan CO2 yang masih
tergantung didalam gas proses menjadi
metana
c. Material : 1,25 Cr- 0,5 Mo
d. Panjang : 3,2 m
d. Diameter : 4,3 m
f. Temperatur desain : 460°C
g. Tekanan desain : 40,3 kg/cm2g
h. Katalis : 35 – 41% NiO (Volume = 40,66 m3)

10. Molecular Sieve Dryer (109-DA/DB)


a. Tipe : Vessel vertical
b. Fungsi : Menghilangkan kelembapan CO2 dari aliran
gas proses dengan menggunakan zeolit
beads
c. Material : 1,25 Cr- 0,5 Mo
d. Panjang : 3,45 m
d. Diameter : 4,4 m
f. Temperatur desain : 280°C
g. Tekanan desain : 38,3 kg/cm2g

56
11. Ammonia Synthesis Converter (105-D)
a. Tipe : Vessel horizontal
b. Fungsi : Mengonversi gas hidorgen dan nitrogen
menjadi amoniak
c. Material : SA-302-B
d. Panjang : 23,295 m
d. Diameter : 2,8 m
f. Temperatur desain : 285°C
g. Tekanan desain : 170 kg/cm2g
h. Katalis : 0,8 – 1,2% K2O
2,4 – 3,8% Al2O3
1,9 – 2,8% CaO
< 0,7% SiO2
72% Fe

57