Anda di halaman 1dari 2

Strategi untuk menghadapi ancaman atau kesempatan dapat timbul dari mana saja dan

kapan pun dalam sebuah organisasi. Gagasan baru tidak semata-mata keluar dari tim riset dan
pengembangan atau staf perusahaan pusat. Sesungguhnya siapa pun mungkin memiliki sebuah
“gagasan cemerlang”, yang setelah dianalisis dan didiskusikan dapat menjadi dasar bagi strategi
yang baru.
Perbedaan antara formulasi strategi dan pengendalian manajemen
Formulasi strategi adalah proses pengambilan keputusan strategi baru sedangkan
pengendalian manajemen adalah proses implementasi strategi tersebut. Dari sudut pandang desain
system, perbedaan yang paling penting adalah bahwa formulasi strategi pada dasarnya tidaklah
sistematis.
Pengendalian tugas
Adalah proses untuk memastikan bahwa tugas yang spesifik dilaksanakan secara efektif
dan efisien. Banyak kegiatan pengendalian tugas yang bersifat ilmiah yaitu : keputusan optimal
atau tindakan yang tepat perlu diambil untuk membawa kondisi diluar kendali kembali kondisi
yang diinginkan dapat diprediksikan dalam batasan yang dapat diterima.
Perbedaan antara pengendalian tugas dan pengendalian manajemen
Perbedaan paling penting antara pengendalian tugas dan pengendalian manajemen adalah
bahwa banyak system pengendalian tugas bersifat ilmiah, sementara pengendalian manajemen
tidak dapat disederhakan menjadi suatu ilmu. Secara definisi, pengendalian manajemen
melibatkan perilaku para manajer, dan hal ini tidak dapat dinyatakan melalui persamaan-
persamaan.
Dalam pengendalian manajemen, focus terletak pada unit organisasional, sementara dalam
pengendalian tugas focus terletak pada tugas spesifik dilakukan oleh unit-unit organisasional ini
(misalnya perkerjaan manufaktur No. 59268 atau pesanan 100 unit barang No. 3642).
Berikut perbedaan antara pengendalian manajemen, pengendalian tugas, dan formulasi
strategi dengan memberikan contoh masing-masing.
Perumusan strategi Pengendalian manajemen Pengendalian tugas
Mengakuisisi bisnis yang tak Memperkenalkan produk / Mengkoordinasi pesanan
terkait merek baru dalam lini produk yang masuk
Memasuki bidang bisnis baru Memperluas pabrik Menjadwalkan produksi
Menambah penjualan Menentukan angaran untuk Memesan iklan TV
langsung melalui pos iklan
Mengubah rasio utang / modal Menerbitkan utang baru Mengatur arus kas
(debt/equity ratio)
Menerapkan kebijakan yang Menerapkan program Memelihara dokumen
telah disepakati rekrutmen minoritas kepegawaian
Menyusun kebijakan Memutuskan tingkat Memesan ulang suatu barang
spekulasi persediaan persediaan
Memutuskan lingkup dan arah Mengendalikan organisasi Menjalankan proyek riset
riset riset individual

Dampak internet terhadap pengendalian manajemen


Revolusi informasi dimulai dengan penemuan telepon oleh Alexander Graham Bell di
akhir abad ke-19. Bagi konsumen, telepon menyediakan manfaat yang cukup signifikan,
kemudahan akan waktu / kesempatan yang ada. Orang tidak perlu lagi mengunjungi suatu took
untuk memperoleh informasi tentang suatu produk, mengetahui ketersediaannya, atau melakukan
pesanan. Pesatnya revolusi informasi dipercepat dengan penemuan computer yang memperoleh
momentum besar pada tahun 1990-an dengan hadirnya internet.
Internet menediakan manfaat utama yang tidak didapat dari telepon.
 Akses secara mudah dan cepat
 Komunikasi multi-target
 Kounikasi berbiaya rendah
 Kemampuan menampilkan citra tertentu
 Pergeseran kekuatan dan kendali kepada individu.