Anda di halaman 1dari 9

Nama : Wulan Siti Nuraeni

NIM : 031200353

1) Diskusikan mengenai teori serta efisiensi pemisahan, serta cara menghilangkan


gangguan pada analisis kimia serta klasifikasi teknik pemisahan.
Teori Pemisahan
Jika suatu metode mempunyai selektivitas yang tinggi terhadap analit maka
kinerja dari analisis menjadi sederhana, tetapi sebaliknya bila terdapat zat
pengganggu maka selektivitas dari metode akan sulit dicapai.
Tidak ada zat pengganggu :
Ssamp = kA .CA (1)
Ada zat pengganggu :
Ssamp = kA .CA + ki .Ci (2)
Selektivitas metode :

(3)

Substitusi k1 kepersamaan (2) :


Ssamp = kA [CA + KA,I Ci]
Keterangan :
Ssamp = Sinyal sampel
kA = Sensitivitas
CA = Konsentrasi analit
Ci = Konsentrasi zat pengganggu
Zat pengganggu tidak akan menjadi masalah sepanjang konsentrasi produk
dan koefisien selektivitas secara signifikan lebih kecil dari konsentrasi analit.
Efisiensi Pemisahan
Efisiensi pemisahan dipengaruhi oleh gangguan unttukk mendapatkan semua
analit daan gangguan untuk mengilangkan semua gangguan
Recovery analit :
( )
( )

Nilai recovery 1 berarti tidak ada analit yang hilang pada waktu pemisahan.
Recovery pengganggu:
( )
( )

Keefektifan pemisahan / faktor pemisahan :

( ) ( )

Keterangan :
RA = Recovery analit
CA = Konsentrasi analit hasil
(C A )o = Konsentrasi analit awal
Ri = Recovery pengganggu
Ci = Konsentrasi pengganggu hasil
(C i )o = Konsentrasi pengganggu awal
Dalam pemisaha sempurna nilai RA = 1, Ri = 0 dan Si,A = 0. Pada umumnya
faktor pemisahan kira-kira 10-7 uuk analisis kuantitaif analit runutan dalam adanya
makro pengganggu dan 10-3 untuk analit dan pengganggu yang sebanding.
Cara Menghilangkan Gangguan / Eliminasi Gangguan (Interference)
a. Eliminasi Gangguan (interference) tanpa Pemisahan (Penopengan = Masking).
Eliminasi pengganggu dengan cara penopengan dapat dilakukan dengan cara
spesi pengganggu yang potensial ditutup untuk mencegah ikut sertanya dalam
pengukuran; misalnya melalui kompleksasi atau pengaturan kondisi. Cara
kompleksasi, yaitu dengan memasukkan zat pengkompleks (masking agent) yang
bereaksi selektif dengan pengganggu.
b. Eliminasi Gangguan (interference) dengan Pemisahan.
Pada eliminasi gangguan dengan pemisahan, spesi yang akan ditetapkan diisolasi
dipisahkan dari spesi pengganggu. Pemisahan dapat dilakukan dengan berbagai
cara. Teknik yang dipilih tergantung dari kebutuhan asalkan memenuhi kriteria
yang disyaratkan.
Klasifikasi Teknik Pemisahan
a. Berdasarkan ukuran
 Filtrasi
 Dialisis
 Krimatografi size-eksklusi
b. Berdasarkan massa atau densitas
 Centrifugasi
c. Berdasarkan pembentukan kompleks
 Penopengan
d. Berdasarkan perubahan keadaan
 Perubahan fisika : destilasi, sublimasi, rekristalisasi
 Perubahan kimia : pengendapan, pertukaran ion dan elektrodeposisi
e. Berdasarkan partisi antar fasa
 Ekstraksi
 Krimatografi
2) Dengan menggunakan tabel, bandingkan teknik pemisahan berdasarkan pengaturan
pH, penambahan pereaksi sulfida, pereaksi organik dan pengendapan secara
elektrolisis. Pada tabel itu jelaskan masing-masing teknik, kapan digunakan,
kelebihan dan kekurangan masing-masing teknik dan lail-lain.
Teknik Penjelasan Kapan Kelebihan Kekurangan
Pemisahan Digunakan
 Larutan dibuat
Ion-ion
dalam asam Konsentrasi ion
logam,logam
kuat yang hydrogen dapat
alkali dan alkali
relative pekat. dengan lebih
Pengaturan Pembentukan tanah,ion-ion
 Larutan dibuffer mudah di kontrol
pH pengendapan bermuatan dua
pada pH dengan
positif,Zn,Al,Cr,
pertengahan. penambahan
V,U tidak
 Larutan dibuffer buffer
mengendap
pada pH tinggi.
Konsentrasi ion
Dengan pemisahan sulfida dalam Tidak semua ion-
Penambahan ion-ion logam larutan mudah di ion logam dapat
Kontaminasi
pereaksi dengan hifrogen kontrol dengan diendapkan
endapan
sulfida sulfide pada pengaturan pH dengan semua
pengontrolan pH. khususnya pada larutan
ion-ion logam
Klorida dan sulfat
Menggunakan ion-
Pada tahap yang
ion untuk pemisahan Karena kurang
reaksi selektivitasnya
Penambahan ion perak dari ion- selektif maka
pendahuluan tinggi sehingga
pereaksi ion lainnya dan ion biasa dipakai
(penambahan dapat
anorganik sulfat untuk isolasi sebagai tahap
pereaksi memisahkan ion-
kation timbal,barium pendahuluan
pengendap) ion perak dan
dan stronsium.
sebagainya.
Pada tahap
Dengan seleksi
reaksi Dapat
Penambahan pereaksi organik Hanya untuk
pendahuluan mengisolasi
pereaksi untuk mengisolasi isolasi ion
(penambahan berbagai ion
organik berbagai ion organik
pereaksi anorganik
anorganik.
pengendap)
Dengan
menggunakan Tidak efektif bila
Penyaringan
Pengendapan elektroda merkuri Dapat potensial
dan
secara sebagai katoda dan menyempurnakan elektroda kerja
pencucian
elektrolisis ion-ion logam akan pemisahan tidak dikontrol
endapan
tinggal dalam sebelumnya
larutan.

3) Kerjakan dengan aktif latihan 1,2 dan 3.


LATIHAN 1

1) Sebutkan tujuan pemisahan dalam analisis kimia?


Pemisahan dalam analisis kimia bertujuan untuk memisahkan komponen yang
diinginkan dari komponen-komponen lain yang dapat mengganggu.
(KB 1, Halaman 1.3)
2) Jelaskan mengapa dalam analisis kimia, pekerjaan pemisahan menjadi sangat
penting?
Dalam analis kimia laporan hasil pengukuran harus disajikan dengan tepat dan
akurat. Jika data analisis tidak akurat, tentunya akurasi dari pada analisis harus
diperbaiki. Salah satunya adalah dengan cara menghilangkan gangguan
(interference) matrik. Selain untuk menghilangkan gangguan matrik, prosedur
pemisahan dapat dilakukan untuk keperluan isolasi, pemurnian, identifikasi dan
penentuan kuantitatif komponen yang ditentukan dalam suatu sempel.
Oleh karena itulah prosedur pemisahan sangat penting dalam analisis kimia.
(KB 1, Halaman 1.3)
3) Hitung persen recovery Cu dan Zn serta faktor pemisahannya pada penentuan
konsentrasi Cu pada industri elektroplating dalam sampel yang mengandung Zn.
Jika sampel mengandung 128,6 ppm Cu dipisahkan untuk menghilangkan Zn,
konsentrasi Cu turun menjadi 127,2 ppm sedangkan jika 134,9 ppm Zn
dipisahkan konsentrasi Zn menjadi 4,3 ppm

LATIHAN 2

1) Bagaimana prinsip kerja cuci darah (dialisis darah)?


Dialisis adalah teknik pemisahan berdasarkan pada perbedaan kecepatan difusi
melalui membran semipermeable.
Membran dialisis biasanya terbuat dari selulosa yang mempunyai ukuran pori1-5
nm. Sampel ditempatkan pada kantong membran kemudian ditempatkan pada
kontainer yang diisi dengan larutan yang berbeda dengan sampel sehingga
partikel-partikel kecil akan keluar sedangkan partikel yang besar tinggal di dalam
kantong. ( KB 2, Halaman 1.13 )
2) Apa yang dimaksud dengan masking agent? Bagaimana fungsinya?
Masking agent adalah zat yang digunakan untuk mengikat pengganggu sebagai
kompleks yang larut. Teknik ini sebetulnya bukan teknik pemisahan karena
pengganggu dan analit satu sama lain tidak dipisahkan secara fisik.
( KB 2, Halaman 1.14)

3) Tentukan penopeng untuk penentuan Al dalam adanya Fe dan untuk penentuan


Fe dalam adanya Al, mengapa dipilih penopeng tersebut.
Zat penopeng yang digunakan adalah tartrat dan oksalat, karena keduanya dapat
menopang Al maupun Fe. (KB 2,Halaman 1.15)
4) Tunjukkan bahwa CN- efektif digunakan sebagai masking agent ion logam bila
suasana larutan basa.
LATIHAN 3
1) Syarat apa yang harus dipenuhi agar pemisahan dengan cara pengendapan dapat
dilaksanakan.
Pemisahan dengan pengendapan diperlukan adanya perbedaan kelarutan yang
tinggi antara analit dan pengganggu. (KB 3, Halaman 1.21)
2) Sebutkan lima cara pemisahan dengan cara pengendapan?
Pemisahan dengan cara pengendapan dapat dilakukan berdasarkan : Pengaturan
pH, penambahan pereaksi sulfida, penambahan pereaksi anorganik, penambahan
pereaksi organik, dan pengendapan secara elektrolisis.
(Rangkuman KB 3,Halaman 1.24)
3) Jika dalam sampel mengandung Ag+, Cu2+, dan Mn2+, jelaskan secara singkat
bagaimana memisahkan masing-masing ion tersebut !
Pemisahan dengan penambahan reaksi sulfida. Ag+ dan Cu2+ dengan
menambahkan HCL 3M, HCL 0,3M dan dibuffer hingga pH 6. Mn2+ dengan
dibuffer hingga pH 9. (KB 3, Halaman 1.22)
4) Jawab tes formatif 1,2 dan 3 dengan menjawab secara aktif.
TES FORMATIF 1
1) D. A dan B benar (Halaman 1.8 Rangkuman)
2) A. Ekstraksi pelarut
3) D. Semuanya benar (Halaman 1.3)
4) B. Mampu memisahkan analit dari komponen lain dengan memadai(Halaman 1.7)
5) C. Dari komponen pengganggu (Halaman 1.3)
6) D. Pengkompleks (zat penopeng) (Halaman 1.6)
7) B. 98.9%
8) C. Perbedaan kelarutan dalam pH tertentu
9) A. Logam
10) D. Mereaksikannya dengan pereaksi yang cocok
TES FORMATIF 2
1) D. Semuanya benar
2) A. Distribusi antar fasa
3) D. Krimatografi
4) C. Filtrasi
5) A. Mengikat zat pengganggu agar tidak turut terukur
6) B. Mensentrifugasi larutan contoh, kemudian memisahkan pengotor dari larutan
7) C. Memisahkan/membersihkan darah dari pengotornya
8) A. Dari suspensi padat
9) D. Sublimasi
10) C. Krimatografi
TES FORMATIF 3
1) D. Pengaturan pH, perbedaan kelarutan garam sulfida, perbedaan kemampuan
bereaksi dengan pereaksi organik
2) A. Fe(III), Cr(III), Al(III)
3) D. Fe(II), Mn(II), Cd(II)
4) B. Bufer pH 9
5) D. sulfat
6) C. Ag(I), Hg(II), Pb(II)
7) D. Fe(II) dari As(V), Sb(IV) dan Sn(IV)
8) C. elektrolisis
9) B. kelarutan
10) D. Digunakan pereaksi pengendap yang selektif terhadap analit/pengganggu
5) Peta konsep modul 1

KEGUNAAN DAN
RAGAM PEMISAHAN

Kedudukan dan Ragam Pemisahan Pemisahan dengan


Kegunaan Pemisahan Pengendapan

Klasifikasi Teknik
Teori Pemisahan Berdasarkan
Pemisahan
Pengaturan pH
Efisiensi Pemisahan Berdasarkan Ukuran
Berdasarkan
Penambahan Pereaksi
Eliminasi Gangguan Berdasarkan Massa
Sulfida

Berdasarkan Berdasarkan
Pembentukan Penambahan Pereaksi
Kompleks Anorganik

Berdasarkan Berdasarkan
Perubahan Keadaan Penambahan Pereaksi
Organik
Berdasarkan Partisi
Antarfasa Berdasarkan
Pengendapan Secara
Elektrolisis
6) Jadwal belajar
Matkul Senin Selasa Rabu Kamis Jum’at Sabtu Minggu
Pengetahuan 09.30 -
Bahan 11.30
Pangan
Pengantar
16.00 –
Teknologi
17.30
Pangan
Prinsip 09.30 -
Teknik 11.30
Pangan
09.30 -
Biokimia
11.30
Pangan

09.30 -
Kimia
11.30
Pangan

09.30 -
Kalkulus 1 11.30

Kimia 19.30-
Analitik 2 22.00

Anda mungkin juga menyukai