Anda di halaman 1dari 11

MAKALAH

KEBUTUHAN DASAR MANUSIA


KEBUTUHAN BERMAIN DAN REKREASI

DISUSUN OLEH :

1. OCTAVIA YUSSI LESTARI


2. MADE YOGA PRATAMA

KELAS : XII KEPERAWATAN

SMK KESEHATAN MITRA BANGSA


TULANG BAWANG
TP. 2019/2020
KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat ALLAH SWT,yang mana atas limpahan
rahmat,taufik,hidayah dan karunia-Nya,sehingga penyusunan makalah yang berjudul
“ KEBUTUHAN BERMAIN DAN REKREASI ” dapat terselesaikan walaupun dalam
bentuk yang sederhana.

Pada makalah ini kami banyak mengambil dari berbagai sumber dan refrensi dan pengarahan
dari berbagai pihak .oleh sebab itu, dalam kesempatan ini kami mengucapkan terima kasih
sebesar-sebesarnya kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan makalah
ini.

Penyusun menyadari sepenuhnya bahwa makalah ini sangat jauh dari sempurna, untuk itu
kami sangat mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun guna kesempurnaan
makalah ini.

Akhir kata penyusun mengucapkan terima kasih dan semoga makalah ini dapat bermanfaat
untuk semua pihak yang membaca.

Tulang Bawang, Juli 2019

Penyusun

i
DAFTAR ISI

Kata Pengantar .................................................................................................................... i


Daftar Isi .................................................... ......................................................................... ii
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang .................................................................................................... 1
1.2 Tujuan Penulisan ................................................................................................ 1
1.3 Rumusan Masalah ............................................................................................... 1
BAB II PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Rekreasi dan Bermain ....................................................................... 2
2.2 Terapi Bermain Dan Rekreasi ............................................................................ 2
2.3 Manfaat bermain dan rekreasi ............................................................................. 3
2.4 Tujuan Bermain Dan Rekreasi ............................................................................ 3
2.5 Asuhan Keperawatan Bermain Dan Rekreasi ..................................................... 4
BAB III PENUTUP
3.1 Kesimpulan ......................................................................................................... 7
3.2 Saran ................................................................................................................... 7
Daftar Pustaka

ii
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Untuk memiliki gaya hidup yang sihat, rekreasi adalah satu keutamaan. Rekreasi juga
adalah aspek penting di dalam kehidupan seharian seseorang. Selain nutrisi, olahraga,
rekreasi merupakan salah satu faktor pendukung gaya hidup sehat.Sedangkan Bermain adalah
suatu aktivitas yang dilaksanakan untuk mengembangkan imajinasi anak dengan atau tanpa
mempergunakan alat.
Salah satu terapi digunakan pada pasien gangguan jiwa adalah terapi rekreasi.
Dikarenakan terapi ini membuat pasien menjadi bahagia, senang, dan dapat bersosialisasi
antara pasien, perawat, dan lingkungan sekitar.
Tetapi terapi rekreasi ini di indonesia belum begitu terkenal di bandingkan dengan
terapi-terapi yang sudah ada saat ini. Terapi rekreasi ini bisa di kombinasikan dengan terapi-
terapi lain, seperti terapi lingkungan, terapi musik, terapi seni dan terapi gerak.
Sedangkan terapi bermain juga berfungsi sangat penting untuk perkembangan
otot.pada dasarnya,aktivitas bermain sama dengan bekerja pada orang dewasa,bagi seorang
anak - anak,bermain merupakan sebuah aspek terpenting dan salah satu cara efektif untuk
menurunkan stres anak.

1.2 Tujuan Penulisan


Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas mata pelajaran keperawatan kebutuhan dasar
manusia , memberikan gambaran konsep rekreasi dan bermain.

1.3 Rumusan Masalah


1. Apakah pengertian rekreasi dan bermain ?
2. Apa saja terapi bermain dan rekreasi ?
3. Bagaimana manfaat bermain dan rekreasi ?
4. Apa saja tujuan bermain dan rekreasi ?
5. Bagaimana asuhan keperawatan bermain dan rekreasi ?

1
BAB II
KONSEP DASAR

2.1 Pengertian Rekreasi dan Bermain

1. REKREASI

Rekreasi berasal daripada bahasa Latin yaitu recretio yang berarti penyegaran kesehatan
(Torkildsen, 1992). Dengan kata lain, rekreasi membawa maksud penyegaran kembali
jasmani dan rohani seseorang.

Menurut Edington & Kraus et al. (1990), rekreasi merupakan satu aktiviti yang
dilakukan semasa waktu lapang, menyenangkan dan mempunyai kualiti social.
Jadi rekreasi secara keseluruhannya digambarkan sebagai perbuatan seseorang individu
menyertai sesuatu aktiviti dengan kerelaan serta kesenangan pada masa lapang.

2. BERMAIN
Bermain adalah suatu aktifitas yang di laksanakan untuk mengembangkan imajinasi anak
dengan atau tanpa mempergunakan alat .pada dasarnya aktifitas bermain sama dengan
bekerja pada orang dewasa .bagi seorang anak-anak ,bermain merupakan sebuah aspek
terpenting dan salah satu cara efektif untuk menurunkan stres anak .selain itu ,bermain juga
dapat meningkatkan kesejatraan mental dan emosional anak .

2.2 Terapi Bermain Dan Rekreasi

1. TERAPI BERMAIN
Terapi bermain adalah pemanfaatan permainan sebagai media yang efektif oleh
terapis,untuk membantu klien mencegah atau menyelesaikan kesulitan-kesulitan psikososial
,serta mencapai pertumbuhan dan perkembangan yang optimal melalui eksplorasi atau
ekspresi diri.

2 terapi rekreasi
Terapi rekreasi ialah suatu bentuk terapi yang mempergunakan media rekreasi ( bermain ,
berolahraga , berdarmawisata , menonton TV, dan sebagainya ) dengan tujuan mengurangi
ketergangguan emosional dan memperbaiki perilaku melalui diskusi tentang kegiatan rekreasi
yang telah dilakukan , sehingga perilaku yang baik diulang dan yang buruk dihilangkan .

2
2.3 Manfaat bermain dan rekreasi
a.manfaat bermain
1.memahami diri sediri dan mengembangkan harga diri
2.menemukan apa yang dapat mereka lakukan dan mengembangkan kepercayaan diri
3.melatih mental
4.meningkatkan daya kreatiftas dan terbebs dari stres
5.mengembangkan pola sosialisasi dan emosi
6.melatih motorik dan mengasah daya analisa
7.penyaluran bagi kebutuhan dan keinginan
8.standar moral
9.mengembangkan otak kanan

b.Manfaat rekreasi
Manfaat rekreasi Mempraktekkan pengguna gerakan volunteer maupun refleks dalam tugas /
kegiatan terarah . Perkembangan dan pemeliharaan kekuatan , ketahanan , toleransi kerja ,
dan koordinasi . Untuk mengeksplorasi potensi yang bersifat vocational atau melatih skill
yang dibutuhkan dalam penyesuaian kerja . Meningkatkan fungsi sensasi , persepsi dan
cognisi . Meningkatkan keterampilan sensasi sosialisasi serta pengembangan emosi .

2.4 Tujuan Bermain Dan Rekreasi


A.TUJUAN TERAPI BERMAIN
TUJUAN TERAPI BERMAIN ADALAH mengubah tingkah laku anak yang tidak sesui
menjadi tingkah laku yang di harapkan . dengan terapi,anak mampu di ubah prilakunya
melalui cara yang menyenangkan .
Bermain di kategorikan menjadi 2 yaitu
1. Bermain aktif,yaitu anak banyak menggunakan energi inisiatif dari anak sendiri .
Contohnya; bermain sepak bola
2. Bermain pasif ,yaitu energi yang di keluarkan sedikit,anak tidak perlu melakukan
aktifitas(hanya melihat).
contoh ; memberi dukungan
kepenatan Sebagai pemenuh fungsi sosial ( fungsi sosial ini dilakukan untuk kegiatan
berkelompok serta rekreasi aktif ). Menciptakan dan membina hubungan antar
manusia . Mendapatkan kesenangan dan kepuasan . Memupuk dan mengembangkan
ketrampilan dan kreatifitas . Memulihkan dan meningkatkan kesehatan jasmani .
Mengurangi keje
B.TUJUAN REKREASI:
TUJUAN REKREASI Pelepas lelah , kebosanan dan nuhan dan masalah

3
2.5 Asuhan Keperawatan Bermain Dan Rekreasi
1.Pelaksanaan terapi bermain dirumah sakit
Tujuan pelaksanaan terapi bermain dirumah sakit,antara lain
A. lanjutkan tugas kembang selama perawatan,
B. mengembangkan kreatifitas melalui pengalaman permainan yang cepat dan
C. beradaptasi lebih efektif terhadap stres karena sakit atau di rawat

2. Pelaksanaan kegiatan
Berikut ini salah satu contoh pelaksanaan kegiatan;
A.topik;terapi bermain (mewarnai gambar)
B.sasaran;kelompok usia prasekolah (lebih dari 3 tahun sampai 6 tahun )
No. Nama Anak Usia Penyakit/Diagnosa Ket
Bisa/tidak
bermain
1. An.R 4,5 Tahun DHF Bisa
2. An.D 5 Tahun DHF Bisa
3. An.G 4,5 Tahun Leukemia Bisa
4. An.A 5,5 Tahun Kangker Bisa
5. An.S 4 Tahun DHF Bisa
C.tanggal :20 juli 2019
D.waktu:pukul 08.00 S/d 10,00
E.tempat:ruang rawat inap anak
F.alat dan permainan yang di gunakan
1.kertas gambar
2.pensil warna/spidol warna
3.Lem
G.pembagian tugas
1. Peran leader
Mempermudah komonikasi dan interaksi dengan jalan menciptakan situasi dan suasana yang
memungkinkan anak termotifasi untuk mengarah kepada proses kegiatan yang mencapai
tujuan dengan cara memberi motifasi

2. Peran co-leader
Mengindetifikasi isu penting dalam proses yang di gunakan leader serta mencatat modifikasi
strategis untuk anak pada sesi yang akan datang memprediksi respon anak pada sesi
berikutnya

4
3.Perasan pasilitator
Mempertahankan kehadiran anak,meningkatkan motifasi anak ,dan mencegah gangguan atau
hambatan terhadap anak baik dari luar maupun dari dalam
4. Peran observer
Mengamati keamanan jalanya kegiatan ,memperhatikan tingkah laku anak ,memperhatikan
ketepatan waktu jalanya kegiatan dan menilai setiap kegiatan anak

Susunan kegiatan
No. Waktu Terapi Anak
1. 5 menit Pembukaan:
 Leader membuka dan  Menjawab salam
mengucap salam
 Co-Leader memperkenalkan  Mendengarkan
diri
 Memberi peluang anak satu  Mendengarkan dan
persatu untuk memperkenalkan memperkenalkan
diri diri
 Menjelaskan berapa banyak  Mendengarkan
waktu
 Persiapan  Mendengarkan
2. 25 menit Kegiatan bermain:
 Leader menjelaskan cara  Mendengarkan
permainan
 Menanyakan kepada anak  Menjawab
apakah mereka mau atau tidak pertanyaan
untuk bermain
 Membagikan permainan satu
persatu  Menerima
permainan
 Menjelaskan cara permainan  Mendengarkan
 Memulai permainan  Bermain
 Menanyakan perasaan anak  Mengungkapkan
perasaan
3. 10 menit Penutup:
 Leader menghentikan kegiatan  Selesai Bermain
permainan
 Menanyakan perasaan anak  Mengungkapkan

5
perasaan
 Menyampaikan hasil dari  Mendengarkan
permainan
 Memberikan hadiah kepada  Senang
anak yang menyelesaikan
gambarannya secara rapi dan
bagus
 Membagikan suverni/kenang-  Senang
kenangan padasemua anak
yang bermain
 Menanyakan perasaan anak  Mengungkapkan
perasaan
 Co-Leader menutup acara dan  Menjawab salam
mengucapkan salam

Evaluasi

1.Melihat dan menghitung alat yang digunakan bermain itu lengkap

2.Semua kegiatan yang di rencanakan terlaksana sesuai yang diharapkan

3.Terapi dapat berjalan dengan lancar

4.Mengharapkan anak menjadi lebih senang

5.Tidak ada hambatan pada anak

6.Anak merasa senang

7.Anak tidak takut lagi dengan tenaga medis

8.Orang tua mengungkapkan perasaannya dan mendampingi anak sampai selesai

kegiiatan bermain.

6
BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan.
Terapi rekreasi dan bermain membantu untuk menyembuhkan orang dengan cara yang positif
dan juga sebagai perumpan balik dari pasien dan penelitian, orang-orang yang menggunakan
terapi ini jarang depresi atau stres karena penyakit mereka. Aktifitas di atas dapat memenuhi
banyak kebutuhan dan keinginan dari suatu individu, serta penting untuk perkembangan fisik
maupun psikososialnya.

3.2 Saran.
Dalam suatu proses pasti seseorang individu akan mengalami suatu kekurang bahkan suatu
kelebihan. Diantara kelebihan itu terdapat suatu kekurangan, seperti didalam hal yang
kelompok kami hadapi. Maka dari itu kelompok kami mengharapkan saran khususnya dari
guru pembimbing dan umumnya dari rekan-rekan.

7
DAFTAR PUSTAKA

http//www.skripsi-tesis.com/07/02/terapi-rekreasi.doc.htm diakses pada tanggal 30 april


2010.
“Logoterapi Sebagai Terapi”, tersedia dalam
http://www.atmajaya.ac.id/content diakses tanggal 30 april 2010.
http://library.usu.ac.id/download/fk/06009832.pdf di akses tanggal 15 Mei 2010.
Tags: terapi rekreasi, pengertian terapi rekreasi, manfaat terapi rekreasi, jenis terapi
rekreasi, faktor yang mempengaruhi terapi rekreasi

Anda mungkin juga menyukai