Anda di halaman 1dari 5

DAFTAR PERTANYAAN

No. Instansi Perihal Pertanyaan


1. Kementerian BUMD 1. Apakah diperbolehkan apabila RPP
Dalam Negeri mengatur terkait syarat dan ketentuan
BUMD Penyelenggara SPAM untuk dapat
menentukan bentuk badan hukumnya?
2. Apakah bentuk badan hukum Perseroda
memungkinkan saham PDAM dimiliki oleh
swasta meskipun tidak mayoritas?
3. Apakah dimungkinkan apabila kepemilikan
saham pada Perseroda penyelenggara
SPAM hanya dapat dimiliki dari unsur
Pemerintah?

KPSPAM 1. Apa bentuk kelembagaan yang sesuai


dengan KPSPAMS agar dapat bersinergi
dengan sistem sistem tata kelola
pemerintahan desa?
2. Mengapa KPSPAMS wajib bersinergi
dengan tata kelola pemerintahan desa?
Dan aturan-aturan apakah yang dijadikan
dasar hukum?
3. Dari sisi legalitas syarat-syarat apakah
yang harus terpenuhi agar KPSPAM dapat
diakui sebagai sebuah lembaga yang
terintegrasi dalam sistem tata kelola
kelembagaan di desa?

Standarisasi Operasi 1. Apakah selama ini ada kegiatan di


(Lisensi/Izin Kemendagri terkait fungsi pembinaan
Operasional) terhadap BUMD Penyelenggara SPAM?
Bentuk kegiatan
pendampingan/pembinaannya seperti apa?
Apabila akan diterapkan lisensi/izin
kelayakan operasi bagi penyelenggara
SPAM sebelum dapat menyalurkan air ke
pelanggan, peraturan mendagri apa yang
memiliki indikasi/potensi benturan?
2. Izin kelayakan operasional SPAM memiliki
konsekuensi bagi penyelenggara SPAM
yang tidak layak operasi/tidak dapat izin.
Pengaturan lanjutannya adalah dilakukan
pembinaan sampai waktu tertentu dan/atau
review terhadap kelembagaan eksisting,
yang tadinya BUMD dapat berubah
menjadi:
a. Perseroda (dengan pengambilalihan

1
No. Instansi Perihal Pertanyaan
operasi oleh Provinsi)
b. UPTD
c. Merger dengan PDAM Sehat (bila ada)
d. Kerjasama pengoperasian dengan
penyelenggara SPAM lain. Dilakukan
pemeriksaan kelayakan ulang.

Bagaimana tanggapan Ibu/Bapak terhadap


hal tersebut?

Tariff FCR 1. Salah satu komponen perhitungan tariff


FCR adalah depresiasi. Apakah
perhitungan depresiasi didasarkan kepada
status kemilikan asset atau penggunaan
asset?
2. Pencapaian Tarif FCR dihitung dari tariff
rata-rata. Apakah tarif rata-rata tersebut
dihitung dari seluruh komponen
pendapatan atau pendapatan air saja?
3. Definisi biaya dalam pemulihan biaya
penuh, apakah termasuk juga komponen
pajak (PPN)?
4. Biaya depresiasi dihitung berdasarkan
harga perolehan (data historis). Mengapa
dalam lampiran permendagri No.71 tahun
2016 masuk dalam kelompok biaya yang
dikalikan indeks inflasi?
5. Tarif air dihitung berdasarkan kebutuhan
biaya rata-rata (biaya dasar) , apakah pada
saat biaya rata-rata mengalami penurunan
tariff air minum juga harus diturunkan?
6. Definisi tariff rata-rata sesuai permendagri
no 71 tahun 2016 didasarkan kepada
volume air terjual, Mengapa komponen
kehilangan air dalam perhitungan tariff
menggunakan kehilangan air standar?
7. Apa yang menjadi dasar penetapan
kelompok pelanggan dalam pemberlakuan
diferensiasi tariff?
8. Apa yang melandasi penerapan tariff
berdasarkan kesepakatan terhadap
kelompok pelanggan tertentu?

2. Kementerian Bumdes 1. Sampai tahun 2019 berapakah jumlah desa


Desa yang memiliki BUMDES dengan jenis
kegiatan penyediaan air minum?

2
No. Instansi Perihal Pertanyaan
2. Bagaimanakah bentuk legalitas dari
BUMDES tersebut? Dan aturan-aturan apa
saja yang dijadikan dasar hukum
pembentukan badan usaha tersebut?
3. Tentang keberadaan KPSPAM di wilayah
pedesaan sebagai kelembagaan
PAMSIMAS yang menyediakan sarana air
minum di pedesaan apakah mereka harus
bergabung dengan BUM DES ataukah
diberikan hak untuk menentukan bentuk
kelembagaan sendiri? Dan aturan manakah
yang dijadikan dasar hukum tersebut!

Standarisasi Operasi 1. Bagaimana pendapat anda mengenai


(Lisensi/Izin perlakukan yang sama antara BUMD dan
Operasional) bumdes dalam penyelenggaraan SPAM?
Apakah sudah ada aturan khusus di
lingkungan Kemendes terkait kewenangan
bumdes dalam mengelola SPAM. Aturan
izin kelayakan operasional SPAM berlaku
sama untuk semua penyelenggara SPAM.

3. Kementerian Bumdes 2. Sesuai dengan aturan yang berlaku


Keuangan bagaimanakah bentuk pertanggungjawaban
terhadap pengelolaan aset tersebut?

3. Siapakah yang bertanggung jawab atas


pengelolaan dari aset tersebut?

4. Dan bagaimanakah kedudukan dan


pertanggungjawaban dari pemerintah desa
atas dana yang telah dialokasikan untuk
kegiatan tersebut?

Standarisasi Operasi 1. Apakah pihak Kemenkeu dapat


(Lisensi/Izin memberikan kriteria penerima DAK air
Operasional) minum berdasarkan tingkat kontribusi
pemda terhadap sektor SPAM?
Direncanakan diatur dalam permen terkait
kriteria prioritas pemberian DAK Air Minum.

KPPSPAM 1. Bagaimanakah proses pembentukan dan


penetapan KPSPAM?

2. Apa bentuk kepengurusan dan legalitas


yang dimilki oleh KPSPAM? Aturan-aturan

3
No. Instansi Perihal Pertanyaan
apa saja yang djadikan dasar hukumnya?

3. Sebagai sebuah kelembagaan di desa


sejauh mana peran dari pemerintah desa
dalam membina dan mendukung
perkembangan dari KPSPAM?
4. Bentuk kelembagaan yang sesuai dengan
KPSAM ? BUMDES ataukah ada ada
alternatif bentuk kelembagaan yang lain?

4. Kementerian 1. Apakah dengan diaturnya pendanaan


Keuangan dan pengelolaan SDA dalam Pasal 57 ayat (3)
Dagri dan ayat (4) RUU SDA melalui APBN dapat
dijadikan landasan pengaturan terkait
persentase pendanaan untuk air minum
dalam APBN?

5. BAPPENAS Standarisasi Operasi 1. Izin kelayakan operasional SPAM diberikan


(Lisensi/Izin berbarengan saat commissioning test.
Operasional) Yang melakukan commissioning test
adalah badan regulator air minum yang
direncanakan diberi mandate untuk
mengukur kelayakan suatu SPAM di sisi
penyelenggaraan yaitu teknis (kualitas &
kuantitas), SDM tersertifikasi, SOP, dll).
Bagaimana pendapat Ibu/Bapak?

6. Kementerian Standarisasi Operasi 1. Kewenangan badan regulator apakah


Keuangan dan (Lisensi/Izin memungkinkan dibentuk dengan komposisi
BAPPENAS Operasional) anggaran saat ini. Bagaimana apabila
BPPSPAM dibuatkan wewenang tambahan
untuk melakukan penerbitan izin kelayakan
operasi?

7. Bumdes 1. Dengan dasar apa saja selama ini dapat


menyalurkan/jual air ke pelanggan?
Apakah dilakukan uji kualitas air?
2. Bagaimanakah proses pembentukan dan
penetapan BUM DES?
3. Apa bentuk kepengurusan dan legalitas
yang dimilki oleh BUMDESA sebagai
lembaga pengelola sarana air minum di
pedesaan? Aturan-aturan apa saja yang
djadikan dasar hukumnya?
4. Sebagai sebuah kelembagaan di desa
sejauh mana peran dari pemerintah desa

4
No. Instansi Perihal Pertanyaan
dalam membina dan mendukung
perkembangan dari BUMDES?