Anda di halaman 1dari 3

Tugas Mikroteknik

TAHAP PENJERNIHAN PADA METODE PARAFIN

OLEH :

NAMA : GITA INDRI PRATIWI


STAMBUK : F1D1 18 031
KELAS :A

PROGRAM STUDI BIOLOGI


JURUSAN BIOLOGI
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS HALU OLEO
KENDARI
2019
PENJERNIHAN (clearing)

Tujuan utama proses penjernihan adalah menggantikan tempat alkohol

dalam tisu yang telah mengalami proses dehidrasi dengan suatu solven atau medium

penjernih menjelang proses penanaman sebelum dilakukan proses penyayatan.

Setelah kita menggunakan xylol atau benzene pada proses penjernihan ini, pada

umumnya tisu akan menjadi transparan : hal ini yang menjadi alasan bahwa hal ini

dikenal sebagai proses penjernihan. Lama tisu dalam medium penjernih bergantung

pada :

 Ketebalan serta tingkat kepadatan tisu

 Jenis reagen yang dipakai

 Untuk jenis tisu yang melalui proses dehidrasi dengan sempurna, maka proses tisu

dibiarkan cukup lama dalam medium penjernih ini, maka besar kemungkinan tisu

akan menjadi keras dan rapuh yang tentu menyukarkan dalam penyayatan.

Kesulitan dari tahap ini adalah adalah ketepatan waktu yang dibutuhkan

saat penjernihan ini sendiri. Karena jika terlalu lama dapat membuat tisu menjadi

keras dan rapuh untuk tahap penyayatan.

Infiltrasi (infiltration). Yang dimaksud dengan infiltrasi yaitu usaha

menyusupkan media penanaman kedalam tisu dengan jalan menggantikan kedudukan

dehidran dan bahan penjernih. Media penamanam/embedding yang umum dipakai

adalah parafin. Untuk jenis tisu hewan yang biasanya digunakan parafin bertitik didih

58°C. Sebelum jaringan masuk kedalam parafin murni maka tisu terlebih dahulu

berada dalam xylol.


Pengamatan pada jantung ayam terdapat otot jantung yang terlihat

dibawah mikroskop yaitu bagian-bagian otot jantung yang terdiri dari nukleus dan

serat otot. Nucleus pada otot jantung hanya satu. Otot jantung berbentuk silindris

bercabang terdapat garis terang gelap seperti otot lurik. Otot jantung ini hanya bias

ditemukan di dinding jantung. Sifatnya sama dengan otot polos bekerja diluar

kesadaran yang tidak dipengaruhi oleh otak dan saraf namun sturkturnya menyerupai

otot lurik. Otot jantung dapat terus bergerak tanpa istirahat karena mempunyai

sejumlah mitokondria, mioglobin suplai darah sehingga dapat memungkinkan

terjadinya metabolisme aerobic terus menerus dan adanya suplai oksigen dan nutrisi.

Fungsi otot jantung adalah membantu memompa darah keseluruh tubuh.

Pengamatan daging sapi terdapat otot lurik, terlihat dibawah mikroskop

yaitu nucleus dan serat otot. Bentuk dari otot lurik sama dengan otot jantung hanya

saja otot lurik berbentuk silindris dan intinya sangat banyak yang terdapat ditepi. Otot

lurik penampakannya terlihat garis terang gelap bagi otot jantung. Cara kerja otot

lurik berlawanan dengan polos dan otot jantung dia berkerja atas kehendak alam

kesadaran sendiri. Fungsi otot rangka yaitu sebagai penggerak ketika ketika sedang

beraktivitas. Serat otot lurik yang terlihat cukup jelas berbentuk serabut panjang.