Anda di halaman 1dari 1

ANALISIS PICO

JUDUL : PENGARUH CHEST THERAPY DAN INFRA RED PADA BRONCHOPNEUMONIA

P (PROBLEM)/ POPULATION I (INTERVENTION) C (COMPARISON) O (OUTCOME)


Di Provinsi Jawa Tengah, persentase Penelitian ini dilakukan di RSUD Kajen pada Terjadi perbaikan frekuensi napas pasien per Terjadinya perbaikan pada frekuensi
balita yang menderita pneumonia pada bulan Oktober 2017 menggunakan metode pretest- menit yang signifikan antara sebelum dengan pernapasan per menit yang signifikan dan
tahun 2014 sebanyak 71.451 kasus atau posttest dengan quasi eksperimen. Tindakan sesudah terapi ditunjukkan dengan nilai p pada mengurangi sesak napas yang ditandai
setara (26,11%) dan meningkat fisioterapi yang diberikan pada kasus uji paired sample test (sig. 2-tailed) sebesar dengan perbaikan nilai skala Borg,
dibanding tahun 2013 atau setara Bronchopneumonia ini adalah dengan chest 0,000 yang berada di bawah nilai kritis <0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa
(25,85%). Angka ini masih sangat jauh therapy dan infra red. Sinar infra red adalah sedangkan untuk sesak napas pasien mengalami penggunaan chest therapy dan infra red
dari target standar pelayanan minimal pancarangelombang elektromagnetik dengan penurunan yang signifikan antara sebelum dapat memperbaiki frekuensi pernapasan
pada tahun 2010 atau setara (100%) panjang gelombang 7.700-4 juta A. Sinar yang dengan sesudah terapi hal ini ditunjukkan per menit dan mengurangi sesak napas.
(Dinkes Jateng, 2014). Di Kabupaten dipancarkan dari lominous generator dihasilkan dengan nilai p (sig. 2-tailed) sebesar 0,000 yang
Pekalongan pada tahun 2015, ada oleh satu atau lebih incandescent lamp (lampu berada dibawah nilai kritis <0,05.
sebanyak 94.386 balita dengan perkiraan pijar), struktur lampu pijar terdiri dari filament
kasus sebanyak 3.407 kasus, sedangkan yang terkuat dari bahan kawat trungsten atau
kasus yang ditemukan atau ditangani carbon yang dibungkus dalam gelas lampu yang di
sebanyak 4.695 kasus atau setara (136,9 dalamnya dibuat hampa udara atau diisi dengan
%). Dengan mengambil sampel gas tertentu dengan tekanan rendah. Chest
sebanyak 8 partisipan physiotherapy (Deep breathing, Postural drainage,
Clapping, Vibrasi, dan Batuk efektif)