Anda di halaman 1dari 4

Nama : Agung Wiranata

Nim : 041149197

1) Jelaskan pengertian budaya akademik!

2) Jelaskan tentang bagaimana apresiasi atau penghargaan Al-quran terhadap

orang-orang yang berilmu (berbudaya akademik)?

3) Bagaimana petunjuk Al-quran untuk meningkatkan etos kerja?

4) Jelaskan tentang arti penting sikap terbuka dan jujur sebagai bagian dari

cara meningkatkan etos kerja dan meraih keberhasilan!

5) Jelaskan tentang makna sikap adil dalam Islam!

Jawab

1) Jelaskan pengertian budaya akademik!

Pengertian Budaya
Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok
orang dan diwariskan dari generasi ke generasi.
Budaya adalah suatu pola hidup menyeluruh. budaya bersifat kompleks, abstrak, dan luas.
Banyak aspek budaya turut menentukan perilaku komunikatif. Unsur-unsur sosio-budaya ini
tersebar dan meliputi banyak kegiatan sosial manusia.

Pengertian Akademik
Akademik adalah keadaan dimana orang-orang bisa menyampaikan dan menerima gagasan,
pemikiran, ilmu pengetahuan, dan sekaligus dapat mengujinya secara jujur, terbuka, dan leluasa.
Dalam hal ini yaitu institusi pendidikan.
Pengertian Islam
Kata “Islam” berasal dari bahasa Arab: salima yang artinya selamat. Dari kata itu terbentuk
aslama yang artinya menyerahkan diri atau tunduk dan patuh. Sebagaimana firman Allah SWT,

‫بلللىى لممن ألمسلللم لومجهلهه هلله لوههلو هممحهسفن فلللهه ألمجهرهه هعمنلد لرببهه لولل لخمو ف‬
‫ف لعللميههمم لولل ههمم‬
‫يلمحلزهنولن‬
“Bahkan, barangsiapa aslama (menyerahkan diri) kepada Allah, sedang ia berbuat kebaikan,
maka baginya pahala di sisi Tuhannya dan tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan
tidak pula bersedih hati” (Q.S. 2:112).

Dari kata aslama itulah terbentuk kata Islam. Pemeluknya disebut Muslim. Orang yang memeluk
Islam berarti menyerahkan diri kepada Allah dan siap patuh pada ajaran-Nya dan menjauhi
larangannya.

Pengertian Budaya Akademik


Budaya Akademik (Academic Culture) dapat dipahami sebagai suatu totalitas dari kehidupan dan
kegiatan akademik yang dihayati, dimaknai dan diamalkan oleh warga masyarakat akademik di
lembaga pendidikan.
Budaya akademik sebagai suatu subsistem perguruan tinggi memegang peranan penting dalam
upaya membangun dan mengembangkan kebudayaan dan peradaban masyarakat (civilized
society) dan bangsa secara keseluruhan.
Budaya akademik sebenarnya adalah budaya universal. Artinya, dimiliki oleh setiap orang yang
melibatkan dirinya dalam aktivitas akademik. Membangun budaya akademik bukan perkara yang
mudah. Diperlukan upaya sosialisasi terhadap kegiatan akademik, sehingga terjadi kebiasaan di
kalangan akademisi untuk melakukan norma-norma kegiatan akademik tersebut.
Jika sosialisasi tersebut dilakukan secara kontinu, maka ia akan menjadi sebuah tradisi dan
budaya bagi individu-individu dalam masyarakat kampus. Norma-norma akademik merupakan
hasil dari proses belajar dan latihan dan bukan merupakan bawaan lahir.

Pengertian Budaya Akademik Islam


Dilihat dari pengertian budaya akademik maka pengertian budaya akademik islam adalah budaya
universal yang bersifat Islami. Artinya dimiliki oleh setiap orang yang melibatkan dirinya dalam
aktivitas akademik yang mengandung unsur Islam. Membangunnya tidak mudah. Diperlukan
sosialisasi yang dilakukan secara kontinu, sehingga individu-individu dalam masyarakat kampus
terbiasa melakukan norma-norma kegiatan akademik dan dengan sendirinya akan menjadi tradisi
dan budaya bagi para individu-individu masyarakat kampus itu sendiri. Norma-norma yang
diberikan juga merupakan norma-norma agama islam. Biasaya hal ini diberlakukan didalam
institusi pendidikan yang mendasarkan agama islam sebagai dasar pendidikan, sebagai contoh
Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA). Karena itu budaya akademik islam menjadi
pilihan yang tepat untuk membangun generasi yang berkualitas.
2) Jelaskan tentang bagaimana apresiasi atau penghargaan Al-quran terhadap

orang-orang yang berilmu (berbudaya akademik)?

penghargaan Al-quran terhadap orang-orang yang berilmu, di antaranya adalah:


-Wahyu Al-quran yang turun pada masa awal mendorong manusia untuk memperoleh ilmu
pengetahuan.
-Tugas Manusia sebagai khalifah Allah di Bumi akan sukses kalau memiliki ilmu pengetahuan.
-Muslim yang baik tidak pernah berhenti untuk menambah ilmu.
-Orang yang berilmu akan dimuliakan oleh Allah SWT.
Di samping memberikan apresiasi terhadap orang yang berilmu poin penting lain yang dijelaskan
Al-quran adalah bahwa:
-Iman seorang muslim tidak akan kokoh kalau tidak ditopang dengan ilmu, demikian juga
dengan amal shalih.
-Tugas kekhalifahan manusia tidak akan dapat sukses kalau tidak
dilandasi dengan ilmu.
-Karakter seorang muslim yang berbudaya akademik adalah orang yang selalu mengingat Allah
yang disertai dengan ikhtiar untuk selalu menggunakan akalnya untuk memikirkan ciptaan Allah
SWT. Serta selalu berusaha menambah ilmu dengan membuka diri terhadap setiap informasi
yang baik dan kemudian memilih yang terbaik untuk dijadikan pegangan dan diikutinya.

3) Bagaimana petunjuk Al-quran untuk meningkatkan etos kerja?

Agama Islam yang berdasarkan al-Qur’an dan al-Hadits sebagai tuntunan dan pegangan bagi
kaum muslimin mempunyai fungsi tidak hanya mengatur dalam segi ibadah saja melainkan juga
mengatur umat dalam memberikan tuntutan dalam masalah yang berkenaan dengan kerja.
Rasulullah SAW bersabda: “bekerjalah untuk duniamu seakan-akan kamu hidup selamanya, dan
beribadahlah untuk akhiratmu seakan-akan kamu mati besok.” Dalam ungkapan lain dikatakan
juga, “Tangan di atas lebih baik dari pada tangan di bawah, Memikul kayu lebih mulia dari pada
mengemis, Mukmin yang kuat lebih baik dari pada mukslim yang lemah. Allah menyukai
mukmin yang kuat bekerja.

4) Jelaskan tentang arti penting sikap terbuka dan jujur sebagai bagian dari

cara meningkatkan etos kerja dan meraih keberhasilan!


Dengan adanya kejujuran, seseorang akan memahami bahwa setiap pekerjaan adalah amanah dan
bagian dari ibadah. Suatu pekerjaan harus dilaksanakan secara tulus dan sepenuh hati, lalu
sebuah kejujuran membuat si pekerja menjauhi perbuatan tercela.
Kejujuran akan membuat orang percaya bahwa setiap pekerjaan selalu diawasi oleh Tuhan dan
akan membuat pekerjaan itu dianggapnya sebagai rahmat dariNYA dan harus diterima tanpa
mengeluh, tanpa syarat dan penuh integritas. Hal itu akan mendorong meningkatnya etos kerja
yang positif.
Saat secara moral semua pekerjaan dilaksanakan dengan benar dan penuh tanggung jawab
sebagai hasil dari tindak kejujuran, hal itu akan membuka peluang bagi kita untuk mendapatkan
kepercayaan memegang suatu amanah yang lebih tinggi dan membuka potensi bagi sebuah
keberhasilan.

5) Jelaskan tentang makna sikap adil dalam Islam!

Adil artinya meletakkan sesuatu pada tempatnya. Maksudnya ialah tidak memihak antara satu
dengan yang lain. Meurut istilah, adil adalah menetapkan suatu kebenaran terhadap dua masalah
atau beberapa masalah untuk dipecahkan sesuai dengan aturan-aturan yang telah ditetapkan oleh
agama. Dengan demikian keadilan berarti bertindak atas dasar kebenaran, bukan mengikuti
kehendak hawa nafsu.

Makdus dari berlaku adil berarti, memutuskan suatu perkara disesuaikan dengan amal perbuatan
seseorang tanpa memandang rakyat atau pejabat, miskin atau kaya, siapa yang bersalah harus
dihukum. Karena Allah swt. yang Mahaadil memberi hukum kepada hamba-Nya disesuaikan
dengan kemampuannya dan di dalam menjatuhi atau memutuskan hukuman disesuaikan dengan
apa yang pernah diperbuatnya.

Sebagai pemimpin dan hakim, Rasulullah menegakkan keadilan dengan sebaik-baiknya. Hal ini
beliau contohkan dalam hadis yang artinya: "Jika sekiranya Fatimah binti Muhammad mencuri,
niscaya aku potong tangannya."(H.R. Bukhari).

Di dalam Hadis yang lain beliau bersabda yang artinya : "Sesungguhnya Allah beserta para
hakim selama hakim itu tidak curang, apabila ia telah curang Allah pun menjauh dari hakim itu
mulailah setan menjadi teman yang erat bagi hakim itu."(H.R. at-Tirmidzi).

Anda mungkin juga menyukai