Anda di halaman 1dari 11

PANDUAN PELAKSANAAN ON THE JOB TRAINING I (OJT I)

DIKLAT FUNGSIONAL CALON PENGAWAS SEKOLAH


TAHAP 1

A. Pendahuluan
Diklat Fungsional Calon Pengawas Sekolah dilaksanakan selama 171 Jam Pelajaran (JP)
dengan pola sebagai berikut.

1. On the Job Training I (OJT I) sejumlah 25 JP


2. In Service Training (IST) sejumlah 71 JP
3. On the Job Training II (OJT II) sejumlah 75 JP

B. Kurikulum OJT I Diklat Fungsional Calon Pengawas


Struktur program On the Job Training I (OJT I) Diklat Fungsional Calon Pengawas Sekolah
diuraikan sebagai berikut :

No Kegiatan Alokasi Waktu


I A. Kompetensi inti Calon Pengawas Sekolah 25 JP
B. Penyusunan Rencana Tindak Pengawasan (RTP)
C. Kompetensi Sosial dan Kepribadian
TOTAL OJT I 25 JP

Deskripsi Materi struktur program On the Job Training I (OJT I) Diklat Fungsional Calon
Pengawas Sekolah dijelaskan pada tabel berikut ini :

No Mata Diklat Deskripsi Uraian Kegiatan Tujuan Tagihan Instrumen


1 Kompetensi Problematika dan a. Melakukan observasi Membangun dan Makalah Instrumen
Inti Calon Solusi Jabatan berupa kajian mengetahui memuat penilaian
Pengawas fungsional terhadap jabatan motivasi, dimensi makalah
Sekolah Pengawas fungsional pengawas kesungguhan, kompetensi
Sekolah sekolah (supervisi pengetahuan, dan inti Calon
manajerial dan kompetensi awal Pengawas
akademik di sekolah) dalam Sekolah
b. Menyusun makalah pengawasan serta
yang berisi tentang pembinaan guru
ide, gagasan, dan/atau dan tenaga
pengalaman terbaik kependidikan
selama menjadi
Guru/kepala sekolah
No Mata Diklat Deskripsi Uraian Kegiatan Tujuan Tagihan Instrumen
dan/atau wakil kepala
sekolah dalam
melaksanakan
supervisi akademik
dan kegiatan
manajerial mencakup
kondisi ideal, kondisi
nyata, kesenjangan,
dan alternatif solusi.
c. Kajian yang
komprehensif
mencakup:
1) program
pengawasan
2) supervisi klinis
dalam pembinaan
guru
3) pemantauan
implementasi SNP
4) penilaian kinerja
kepala sekolah dan
guru
5) pembimbingan dan
pelatihan kepala
sekolah dan guru
6) penelitian
Tindakan Kelas
(PTK)/Penelitian
Tindakan Sekolah
(PTS)/ Penelitian
dan pengembangan
sekolah
2 Penyusunan RTP berdasarkan Observasi, pengumpulan Mengetahui RTP Instrumen
Rencana makalah yang bahan dan penyusunan kemampuan penilaian
Tindak telah disusun. RTP Cawas dalam RTP
Pengawasan menyusunan RTP
(RTP)
(a)
3. Kompetensi a. Integritas Penilaian sikap dan Mengetahui Instrumen
Sosial dan b. Komitmen perilaku peserta Diklat kompetensi sosial Penilaian
Kepribadian c. Kerjasama oleh pengajar dan kepribadian Sikap dan
d. Etika Perilaku
e. Komunikasi
C. Pelaksanaan OJT I Diklat Fungsional Calon Pengawas Tahap 1
1. Waktu dan Tempat
a. Waktu
OJT I dilaksanakan dengan ketentuan 25 JP dalam rentang waktu paling lama 15 (lima
belas) hari kerja.
b. Tempat
OJT I dapat dilaksanakan di:
1) tempat tugas asal peserta diklat;
2) sekolah binaan peserta diklat; atau
3) tempat lain yang ditunjuk oleh LPPKS
c. Mekanisme
Selama pelaksanaan OJT 1 pengajar OJT mendampingi peserta secara daring dan
secara tatap muka dengan berkumpul bersama-sama disalah satu sekolah binaan
peserta diklat.
2. Pihak yang terlibat

a. Peserta Diklat OJT I


Peserta Diklat OJT 1 Diklat Fungsional Calon Pengawas Tahap 1 adalah pengawas sekolah
yang sudah terdaftar di SIM Tendik dan SIM diklat yang berasal dari kabupaten/kota atau
provinsi berikut ini :
No Instansi
1 Dinas Pendidikan Kab. Aceh Barat
2 Dinas Pendidikan Kab. Aceh Jaya
3 Dinas Pendidikan Kab. Aceh Selatan
4 Dinas Pendidikan Kab. Aceh Tenggara
5 Dinas Pendidikan Kab. Pidie
6 Dinas Pendidikan Kab. Simeulue
7 Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh
8 Dinas Pendidikan Kota Langsa
9 Dinas Pendidikan Kota Lhokseumawe
10 Dinas Pendidikan Kota Serang
11 Dinas Pendidikan Kab. Kaur
12 Dinas Pendidikan Kab. Seluma
13 Dinas Pendidikan Kota Bengkulu
No Instansi
14 Dinas Pendidikan Prop. D.I. Yogyakarta
15 Dinas Pendidikan Kab. Bandung
16 Dinas Pendidikan Kab. Bekasi
17 Dinas Pendidikan Kab. Ciamis
18 Dinas Pendidikan Kab. Cirebon
19 Dinas Pendidikan Kab. Karawang
20 Dinas Pendidikan Kab. Pangandaran
21 Dinas Pendidikan Kab. Subang
22 Dinas Pendidikan Kota Bandung
23 Dinas Pendidikan Kota Bekasi
24 Dinas Pendidikan Kota Bogor
25 Dinas Pendidikan Kota Depok
26 Dinas Pendidikan Kota Sukabumi
27 Dinas Pendidikan Kab. Blora
28 Dinas Pendidikan Kab. Boyolali
29 Dinas Pendidikan Kab. Demak
30 Dinas Pendidikan Kab. Klaten
31 Dinas Pendidikan Kota Salatiga
32 Dinas Pendidikan Kota Semarang
33 Dinas Pendidikan Kota Surakarta
34 Dinas Pendidikan Prop. Jawa Tengah
35 Dinas Pendidikan Kab. Bangkalan
36 Dinas Pendidikan Kab. Banyuwangi
37 Dinas Pendidikan Kab. Gresik
38 Dinas Pendidikan Kab. Lamongan
39 Dinas Pendidikan Kab. Lumajang
40 Dinas Pendidikan Kab. Ngawi
41 Dinas Pendidikan Kab. Pacitan
42 Dinas Pendidikan Kab. Sampang
43 Dinas Pendidikan Kab. Situbondo
44 Dinas Pendidikan Kab. Tuban
45 Dinas Pendidikan Kota Blitar
46 Dinas Pendidikan Kota Pasuruan
47 Dinas Pendidikan Kab. Landak
48 Dinas Pendidikan Kab. Sanggau
49 Dinas Pendidikan Kab. Hulu Sungai Tengah
50 Dinas Pendidikan Kab. Tabalong
51 Dinas Pendidikan Kab. Tapin
52 Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin
53 Dinas Pendidikan Prop. Kalimantan Selatan
No Instansi
54 Dinas Pendidikan Kab. Lampung Barat
55 Dinas Pendidikan Kab. Indragiri Hulu
56 Dinas Pendidikan Prop. Riau
57 Dinas Pendidikan Kab. Pasaman
58 Dinas Pendidikan Kab. Pesisir Selatan
59 Dinas Pendidikan Kab. Solok
60 Dinas Pendidikan Kab. Tanah Datar
61 Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh
62 Dinas Pendidikan Kota Solok
63 Dinas Pendidikan Kab. Banyuasin
64 Dinas Pendidikan Kab. Muara Enim
65 Dinas Pendidikan Kab. Ogan Ilir
66 Dinas Pendidikan Kab. Ogan Komering Ilir
67 Dinas Pendidikan Kab. Ogan Komering Ulu Timur

b. Pengajar Diklat OJT I berasal dari unsur Pengawas Sekolah yang telah mengikuti
bimbingan teknis Pengajar Diklat tingkat nasional yang diselenggarakan oleh
Direktorat Jenderal. Satu orang Pengajar Diklat OJT mendampingi maksimum 5
orang peserta.
c. Dinas Pendidikan
Dinas Pendidikan menginformasikan tentang pelaksanaan OJT 1 ke peserta,
menunjuk pengajar OJT yang akan mendampingi masing-masing peserta, dan
menerbitkan surat tugas pendampingan OJT 1.
Apabila dari kabupaten/kota asal peserta tidak memiliki pengajar OJT atau
kekurangan pengajar OJT, maka dinas dapat :
1. Dinas dapat memberdayakan pengajar OJT dari kabupaten/kota/Provinsi
terdekat dengan syarat lokasi asal dengan lokasi pembimbingan memungkinkan
perjalanan pulang pergi;
2. Jika point 1 tidak terpenuhi, Pengajar OJT yang telah mengikuti Bimtek
Pengajar OJT dari Ditjen GTK dapat melakukan pengimbasan ke pengawas lain
yang memenuhi syarat. Petunjuk pengimbasan terlampir.
d. LPPKS
LPPKS menyelenggarakan Diklat Fungsional Calon Pengawas Sekolah.
3. Uraian Kegiatan
a. Penilaian Makalah Kompetensi Inti Pengawas Sekolah Bakal Calon Pengawas
Sekolah menyusun makalah tentang kepengawasan sekolah.
b. Penilaian Rencana Tindak Pengawasan (RTP)
c. Penilaian Kompetensi Sosial dan Kepribadian
Pengajar OJT 1 melakukan pendampingan ke peserta secara daring dan tatap muka.
Pendampingan tatap muka dilaskanakan sebanyak 3 (tiga) kali meliputi :
Kegiatan Keterangan
Pendampingan 1 a. Memberikan penjelasan tentang pelaksanaan OJT 1
b. Menjelaksan tentang penyusunan makalah kepengawasan
c. Menjelaksan tentang penyusunan rencana tindak
kepengawasan

Pendampingan 2 a. Mendampingi penyusunan makalah kepengawasan


b. Mendampingi penyusunan rencana tindak pengawasan
(RTP)

Pendampingan 3 a. Reviu makalah kepengawasan


b. Reviu makalah rencana tindak kepengawasan (RTP)
c. Melakukan penilaian makalah, RTP dan kompetensi sosial
kepribadian, sesuai dengan pedoman penilaian, yg bisa
diunduh di https://sim.tendik.kemdikbud.go.id/cawas
d. Mengupload nilai di
https://sim.tendik.kemdikbud.go.id/cawas

D. Jadwal Pelaksanaan Kegiatan On the job training 1 Diklat Fungsional Cawas Tahap 1
Pada saat On the job training 1 Diklat Fungsional Cawas Tahap 1, Pendampingan tatap muka
oleh Pengajar OJT 1 dilaksanakan dengan jadwal sebagai berikut :

No Pendampingan Tanggal
1 Pendampingan 1 1 Oktober 2019
2 Pendampingan 2 7 Oktober 2019
3 Pendampingan 3 14 Oktober 2019

E. Hak dan Kewajiban Peserta dan Pengajar Diklat


1. Peserta
Peserta mempunyai kewajiban menyusun dan mengumpulkan makalah kepengawasan dan
rencana tindak pengawasan ke pengajar OJT 1 baik hard file maupun soft file. LPPKS tidak
memberikan bantuan biaya ke peserta pada saat pelaksanaan OJT 1.
2. Pengajar OJT
Pengajar OJT mempunyai kewajiban untuk mendampingi secara daring dan tatap muka,
melakukan penilaian, dan menginput nilai ke SIM diklat. Selama pelaksanaan pendampingan
tatap muka, LPPKS memberikan bantuan biaya transport dan uang harian ke pengajar OJT.
Pada saat melakukan pendampingan tatap muka, pertanggungjawaban yang harus diberikan ke
LPPKS adalah :
1. Surat tugas penunjukan pembagian peserta dan pengajar diklat OJT 1
2. Surat tugas yang diterbitkan oleh dinas pendidikan yang berisi nama pengajar OJT, nama
peserta, tanggal pendampingan secara tatap muka dan tempat pelaksanaan pendampingan;
3. Daftar Hadir;
4. Form Bukti kehadiran.
Contoh Form Bukti Hehadiran

Bukti Kehadiran Pelaksanaan Perjalanan Dinas Jabatan

Kegiatan Pendampingan On The Job Training 1 Diklat Fungsional Calon Pengawas Sekolah

Kab/kota …............................
Tanggal …............................

Pejabat / Petugas yang Mengesahkan


No. Pelaksana SPD Hari Tanggal
Nama Jabatan Tanda Tangan
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
1
2
3
4
5
6

Keterangan Isian Kolom :


(1) diisi nomer urut
diisi nama Pengajar OJT, dan Peserta diklat calon pengawas yang berada dalam 1
(2) bimbingan
(3) diisi hari pelaksanaan pendampingan
(4) diisi tanggal pelaksanaan pendampingan
(5) diisi nama kepala sekolah/kepala TU tempat pendampingan berlangsung
(6) diisi nama jabatan (kepala sekolah/ kepala TU)
diiisi tanda tanagan kepala sekolah/kepala TU dilengkapi dengan
(7) stempel
Contoh Daftar Hadir

LEMBAGA PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN KEPALA SEKOLAH (LPPKS)


DAFTAR HADIR

Nama Kegiatan : Pendampingan On The Job Training 1 Diklat Fungsional Calon


Pengawas Sekolah
Kabupaten/Kota : .....................................................................
Hari, Tanggal : ...........................................................................................
Tempat : ...........................................................................................

No. Nama NIP Instansi Tanda Tangan


1 2
1

3 4
3

5 6
5

Penanggung jawab Kegiatan,


Kasi Peningkatan Kompetensi,

Medira Ferayanti, S.S., M.A.


NIP. 198005112003122002
PETUNJUK PENGIMBASAN

1. Dinas melakukan seleksi calon pengajar OJT sesuai dengan persyaratan sebagai berikut :
a. Pendidikan minimal S2
b. Pangkat minimal Ahli Madya
2. Pengajar OJT melakukan pengimbasan kepada pengawas yang memenuhi persyaratan dengan
materi seperti struktur program berikut :

Tahapan
No Kegiatan
Diklat

I On the D. Kompetensi inti Calon Pengawas Sekolah


Job E. Penyusunan Rencana Tindak Pengawasan (RTP)
Training I
F. Kompetensi Sosial dan Kepribadian
II On the A. Pelaksanaan Rencana Tindak Lanjut (RTL), yang meliputi:
Job
1. Praktik Penyusunan/Penyempurnaan Program Pengawasan dan
Training
II Program Pembimbingan dan Pelatihan Profesional Guru
2. Praktik Pembinaan Guru
3. Praktik Pemantauan implementasi SNP
4. Praktik Penilaian Kinerja Guru (PKG) dan Penilaian Kinerja Kepala
Sekolah (PKKS)
5. Praktik Pembimbingan dan Pelatihan Profesional Profesional Guru
6. Praktik Pelaksanaan dan Penyusunan Laporan Evaluasi Pelaksanaan
Program Pengawasan
7. Praktik Pelaksanaan dan Penyusunan Laporan Evaluasi Pelaksanaan
Pembimbingan dan Pelatihan Profesional Guru
8. Praktik Penyusunan Rencana Penelitian Tindakan Sekolah (PTS)
B. Uji Kompetensi Calon Pengawas Sekolah melalui Pelaporan RTL
(Portofolio)
C. Uji Kompetensi Calon Pengawas Sekolah melalui Presentasi Laporan
Pelaksanaan RTL OJT

3. Pengimbasan dilakukan dengan model simulasi.OJT 1 simulasi pembimbingan dan penilaian


penyusunan makalah kepengawasan dan RTP. OJT 2 simulasi pembimbingan dan penilaian
pelaksanaan RTL dan Uji kompetensi melalui portofolio dan presentasi.
4. Pengajar OJT yang melakukan pengimbasan memastikan pengajar OJT yang dimbaskan dapat
melakukan tugas pembimbingan dan penilaian dengan baik.
5. Dinas menerbitkan SK Pengajar OJT dengan melampirkan keterangan pengajar OJT hasil bimtek
ditjen GTK dan pengajar OJT hasil pengimbasan.
6. Dinas melaporkan hasil pengimbasan ke LPPKS dengan melampirkan SK pengajar OJT dan
dokumentasi kegiatan.