Anda di halaman 1dari 96

MODUL DRILLING ALUMNI KIMIA

205
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
KIMIA MODUL DRILLING ALUMNI

CHAPTER 1
STRUKTUR ATOM DAN SISTEM PERIODIK UNSUR

PERKEMBANGAN TEORI ATOM DAN 5. Simbol dari atom Y adalah….


SUSUNAN ATOM A. 23
11Y D. 28
14Y
24
B. 12Y E. 31
15𝑌
1. Berikut adalah gagasan utama teori atom 27
Bohr…. C. 13Y
A. Partikel penyusun inti atom [Litbang 2019, Sedang]
B. Sebagian besar atom adalah ruang
kosong ISOTOP, ISOTON, DAN ISOELEKTRON
C. Orbital sebagai tempat kebolehjadian
6. Berikut spesi yang isoelektronik dengan
adanya elektron 20
10𝑁𝑒, kecuali….
D. Inti atom bermuatan positif
A. 11Na+ D. 9F-
E. Tingkatan energi yang ditempati oleh
B. 12Mg 2+ E. 8O
elektron
C. 13Al3+
[Litbang 2019, Mudah]
[Litbang 2019, Mudah]
2. Teori yang menjadi dasar munculnya teori
atom modern adalah …. 7. Unsur A mempunyai 10 proton dan 12
A. spektrum atom hidrogen neutron, sedangkan unsur B mempunyai
B. tabung sinar katoda nomor massa 23 dan nomor atom 11.
C. penghamburan sinar alfa Kedua unsur tersebut termasuk ….
D. adanya sinar saluran A. Isoton D. Isoelektronik
E. mekanika gelombang B. Isotop E. Isomer
[Litbang 2019, Mudah] C. Isobar
[Litbang 2019, Sedang]
3. Ion X2- mempunyai 18 elektron dan 16
neutron. Nomor massa dari atom X adalah... 8. Berikut pasangan unsur yang merupakan
A. 16 D. 32 isobar adalah….
20
B. 18 E. 30 A. 24 24 21
11𝑁𝑎 dan 12𝑀𝑔 D. 10𝑁𝑒 dan 10𝑁𝑒
C. 34 B. 39 40
19𝐾 dan 20𝐶𝑎 E. 199𝐹 dan 20
10𝑁𝑒
[Litbang 2019, Mudah] 56 57
C. 26𝐹𝑒 dan 26𝐹𝑒
[Litbang 2019, Sedang]
Bacaan berikut untuk menjawab soal nomor 4-5.
Ion Y3+ memiliki jumlah neutron sebanyak 14 9. Unsur X memiliki 19 proton. Ketika X
dan elektron sebanyak 10. Sedangkan unsur X melepaskan satu elektron di kulit
memiliki 18 elektron ketika menangkap 1 terluarnya membentuk ion, maka ion X
elektron di kulit terluarnya dan nomor massa akan isoelektronik dengan….
dari unsur X adalah 35. A. 18Ar
4. Atom X memiliki jumlah proton B. 17Cl
sebanyak…. C. 11Na+
A. 18 D. 15 D. 20Ca
B. 17 E. 14 E. 16S-
C. 16 [Litbang 2019, Sedang]
[Litbang 2019, Mudah]

206
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
MODUL DRILLING ALUMNI KIMIA

10. Nomor atom beberapa unsur adalah N=7, 15. Suatu ion dari atom unsur Y dengan nomor
F=9, Ne=10, Na=11, Al=13, Cl=17, K=19, atom 27 memiliki konfigurasi elektron 1s2 2s2
Br=35, dan Rb=37. Pasangan spesi berikut 2p6 3s2 3p6 4s1 3d7. Ion tersebut adalah ....
yang isoelektronik adalah…. A. Y+ D. Y-
A. N3- dan Na D. Rb+ dan Br- B. Y 2+ D. Y2-
B. Na+ dan F E. K+ dan Ne C. Y3+
C. Al dan Cl
3+ [SIMAK UI 2018, Sedang]
[UM UNDIP, Sedang]
16. Konfigurasi elektron ion X2+ yang memiliki
11. Persen % komposisi (kelimpahan) isotop bilangan massa 45 dan 24 neutron
yang ada bila diketahui Ar unsur boron adalah….
(B). Diketahui Ar boron = 10,81 dan hanya A. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d1
terdiri dari 2 macam isotop yaitu B-10 dan B. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s1
B-11 saja. C. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d1
A. 19% B-10 dan 81% B-11 D. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d2
B. 81% B-10 dan 19% B-11 E. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d3
C. 91% B-10 dan 9% B-11 [SNMPTN, Sedang]
D. 82% B-10 dan 18% B-11
E. 10% B-10 dan 90% B-11 17. Nomor atom unsur logam transisi adalah
[www.urip.info, Sulit] 29 dan memiliki 1 elektron yang tidak
berpasangan.
KONFIGURASI ELEKTRON SEBAB
Konfigurasi elektron atom tersebut
12. Nomor atom R adalah 33. Konfigurasi adalah 18Ar 4s2 3d9
elektron ion R3− adalah …. [UM UGM, Sedang]
A. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 5s2 4d6
B. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p5 5s1 BILANGAN KUANTUM DAN BENTUK
C. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d8 4p6 5s2 ORBITAL
D. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p6
18. Unsur yang mempunyai diagram elektron
E. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p5
valensi pada keadaan dasar seperti berikut
[SBMPTN 2017, Sedang]
adalah….
13. Ion dibawah ini yang paling banyak ↿⇂ ↿ ↿ ↿
mengandung elektron tidak berpasangan
adalah .... A. 6C D. 13Al

A. Sc3+ (Z=21) B. 8O E. 16S

B. Mn2+ (Z=25) C. 15P

C. Fe2+ (Z=26) [SNMPTN, Mudah]


D. Cr3+ (Z=24)
19. Suatu ion X2+ memiliki bilangan kuantum
E. Cu+ (Z=29)
n=3, l=2, m=+1, dan s= - ½ . Maka
[Litbang 2019, Sedang]
konfigurasi unsur X pada keadaan netral
14. Nomor atom dari unsur Fe adalah 26. adalah….
Jumlah elektron yang tidak berpasangan A. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d9 4s2
pada ion Fe2+ adalah.... B. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 4p5
A. 5 D. 2 C. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 4p6 4d1
B. 4 E. 1 D. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d10 4s1
C. 3 E. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s1 4p6 4d2
[Litbang 2019, Sedang] [Litbang 2019, Sedang]

207
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
KIMIA MODUL DRILLING ALUMNI

20. Dalam konfigurasi elektron jumlah B. Anomali (penyimpangan) unsur


maksimum elektron yang memiliki hidrogen dari unsur yang lain tidak
bilangan kuantum n=3 dan m=+1 adalah…. dijelaskan
A. 2 D. 8 C. Tidak dibedakannya fase pada suhu
B. 4 E. 10 kamar
C. 6 D. Tidak dibedakannya padatan dan
[SBMPTN 2017, Sedang] cairan
E. Tidak terdapat semua informasi yang
21. Nilai yang mungkin untuk bilangan diperlukan
kuantum dari suatu orbital adalah…. [Litbang 2019, Sedang]
A. n=2 l=1 m=-1 D. n=1 l=1 m=0
B. n=2 l=2 m=2 E. n=3 l=2 m=3 GOLONGAN DAN PERIODE
C. n=3 l=3 m=1
[SBMPTN 2017, Sedang] 25. Jumlah elektron tidak berpasangan yang
paling banyak akan dijumpai pada
22. Suatu unsur terletak pada periode 3 golongan ....
golongan VA. Bilangan kuantum elektron A. VA D. VIB
terakhir unsur ini adalah…. B. VIA E. VIIB
A. n=3 l=0 m=0 s=+1/2 C. VB
B. n=3 l=1 m=-1 s=+1/2 [Modul program alumni 2013, Mudah]
C. n=3 l=1 m=-1 s=-1/2
D. n=3 l=1 m=0 s=-1/2 26. Ion bermuatan X2+ mempunyai konfigurasi
E. n=3 l=1 m=1 s=+1/2 elektron 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d4, unsur
[UM UNDIP, Sedang] tersebut dalam sistem periodik unsur
terdapat pada….
PERKEMBANGAN TABEL PERIODIK A. Golongan VIII B dan periode 4
B. Golongan VI A dan periode 3
23. Penyusunan unsur berdasarkan hukum C. Golongan VI B dan periode 4
triad, dilakukan dengan mengurutkan D. Golongan IV A dan periode 3
unsur-unsur berdasarkan kenaikan massa E. Golongan IV B dan periode 3
atomnya menjadi tiga-tiga dalam satu [UM UNDIP, Sedang]
kelompok. Menurut cara pengelompokkan
tersebut, jika dalam satu kelompok 27. Dalam sistem berkala unsur, unsur X
terdapat unsur A, B, dan C secara terletak pada periode ke tiga dan golongan
berurutan dan diketahui massa atom VA. Dalam keadaan ion, unsur ini
unsur A adalah 7 dan massa atom unsur C isoelektronik dengan unsur gas mulia
adalah 39, maka massa atom dari unsur B periode ketiga. Muatan ion X adalah….
adalah .... A. -1 D. +2
A. 25 D. 13 B. -2 E. +3
B. 23 E. 11 C. -3
C. 18 [SNMPTN, Sedang]
[Modul Drilling Kelas X 2018, Mudah]
28. Atom atau ion yang kulit terluarnya bukan ns2
24. Kelemahan sistem periodik Mendeleyev np3 dari atom-atom dibawah ini adalah ....
adalah …. A. N D. C−
A. Tidak dibedakannya golongan dalam B. P E. Pb+
SPU Mendeleyev C. Br2+
[SIMAK UI 2015, Sedang]

208
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
MODUL DRILLING ALUMNI KIMIA

29. Unsur yang elektron terakhirnya memiliki SIFAT KEPERIODIKAN UNSUR


bilangan kuantum n=3, l =2, m =-2, dan s=-
1/2 dalam sistem periodik terletak pada .... Informasi di bawah ini untuk menjawab soal
A. periode ke-4 golongan IVB nomor 33-35
B. periode ke-3 golongan IVB Unsur Nomor atom
C. periode ke-4 golongan VIIIB V 3
D. periode ke-3 golongan VIIIB W 11
E. periode ke-4 golongan IIB X 19
[Modifikasi Modul program alumni Y 37
2013, Sedang] Z 55
Kelompok unsur tersebut pada tabel mudah
30. Ion Y2+ memiliki konfigurasi elektron [Ar] melepas elektron membentuk kation
3d7. Pernyataan yang benar mengenai bermuatan +1.
atom Y adalah....
A. Termasuk unsur periode 3 33. Unsur dengan jari-jari ion terbesar
B. Merupakan unsur logam golongan adalah….
utama A. V D. Y
C. Nomor atom Y adalah 25 B. W E. Z
D. Terletak pada golongan VIII B C. X
E. Bilangan kuantum azimuth pada [UTBK 2019, Mudah]
elektron terakhir adalah 1
[Modifikasi Modul Drilling Kelas X 34. Kelima unsur di atas termasuk unsur yang
2018, Sulit] sulit menangkap elektron sehingga harus
melibatkan energi yang cukup besar yang
31. Pernyataan yang tidak tepat dari suatu disebut sebagai afinitas elektron. Unsur
unsur dengan konfigurasi elektron [Ar] dengan afinitas terbesar adalah….
3d3 4s2 .... A. V D. Y
A. terletak pada periode 4 B. W E. Z
B. termasuk unsur transisi C. X
C. bilangan oksidasi tertingginya +5 [Modifikasi UTBK 2019, Mudah]
D. nomor atomnya 23
E. memiliki 2 elektron tidak berpasangan 35. Unsur yang paling sulit melepas elektron
[Modifikasi modul program alumni terluarnya dalam keadaan gas adalah….
2013, Sulit] A. V D. Y
B. W E. Z
32. Menurut persamaan reaksi: C. X
2L(s) + 3H2SO4(aq) → L2(SO4)3 + 3H2(g) [Modifikasi UTBK 2019, Sedang]
Sebanyak 5,4 gram logam L direaksikan
dengan larutan H2SO4 menghasilkan 6,72 L 36. Suatu unsur dapat membentuk senyawa
gas hidrogen pada keadaan STP. Jika atom ionik dengan rumus X2O3. Data energi
L mengandung 14 neutron, maka atom L ionisasi ke-1 sampai ke-6 (dalam kJ/mol)
terletak pada golongan dan periode .... untuk unsur X adalah .....
A. IA/3 A. 500, 4.500, 6.910, 9.540, 13.350,
B. IIA/3 16.610
C. IIIA/3 B. 577, 1.816, 2.744, 11.576, 14.829,
D. IIIA/4 18.375
E. VA/4
[Modul program alumni 2013, Sulit]

209
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
KIMIA MODUL DRILLING ALUMNI

C. 1.090, 2.350, 4.620, 6.220, 37.830,


Unsur Afinitas Elektron
47.280
D. 1.400, 2.860, 4.580, 7.480, 9.400, X 156 kJ.mol−1
53.270
E. 1.680, 3.370, 6.050, 8.410, 11,020, Y −349 kJ.mol−1
15.160
Pernyataan yang tepat untuk kedua unsur
[SBMPTN 2018, Sedang]
tersebut dalam mencapai kestabilan
adalah ….
37. Kurva di bawah menyajikan data energi
A. ion X− lebih stabil daripada atom X
ionisasi 5 unsur golongan utama. Unsur
B. ion Y− lebih stabil daripada atom Y
yang terletak pada golongan yang sama
C. Y lebih mudah melepas elektron
dalam tabel periodik adalah .....
daripada X
D. X lebih bersifat nonlogam daripada Y
E. X lebih mudah menarik elektron
daripada Y
[Modifikasi UTBK 2019, Sedang]

40. Diketahui unsur 4X, 12Y, 20Z adalah unsur


yang terletak pada kolom yang sama.
Pernyataan yang tidak benar mengenai
ketiga unsur tersebut adalah….
A. Keelektronegatifan X paling besar
B. Logam Z merupakan logam yang
A. 1 dan 2 paling lemah
B. 1 dan 3 C. Terjadi kenaikan jari-jari atom dari
C. 2 dan 3 X<Y<Z
D. 2 dan 4 D. Afinitas elektron Z paling kecil
E. 2 dan 5 E. Atom Z paling mudah melepaskan
[HOTS, SBMPTN 2018, Sedang] elektron
[Litbang 2019, Sulit]
38. Urutan jari-jari atom 8O , 11Na, 17Cl, dan 19K
adalah....
A. K > Cl > Na > O
B. K > Na > Cl > O
C. Na > O > K > Cl
D. O > Cl > Na > K
E. Na > Cl > K > O
[Modul Drilling Kelas X 2018, Sedang]
39. Perhatikan data afinitas elektron berikut!

210
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
MODUL DRILLING ALUMNI KIMIA

CHAPTER 2
IKATAN KIMIA

KESTABILAN GAS MULIA 4. Jika diketahui beberapa unsur 13A, 14B, 15C,
16D, 17E, maka pasangan atom yang
1. Unsur-unsur yang terletak pada golongan memungkinkan berikatan ionik adalah….
VIIIA (gas mulia) tidak reaktif karena A. D dan E D. B dan E
kondisinya yang sudah stabil. Kestabilan B. C dan E E. A dan E
unsur gas mulia disebabkan oleh…. C. C dan D
A. Orbital p pada unsur gas mulia sudah [Modifikasi UTBK 2019, Mudah]
stabil
B. Susunan elektron pada unsur gas 5. Atom X mempunyai konfigurasi elektron
mulia belum berpasangan 1s2 2s2 2p6 3s2.
C. Konfigurasi elektron di kulit terluar Senyawa mana yang mungkin dibentuk
pada unsur gas mulia telah terisi oleh atom X adalah ....
penuh A. HX2 D. X2SO4
D. Unsur gas mulia dalam keadaan bebas B. XCl2 E. X2(SO4)3
E. Elektron terakhir menempati sub kulit p C. CaX
[Litbang 2019, Mudah] [Modul program alumni, Mudah]

2. Kestabilan gas mulia dijadikan pijakan 6. Diketahui nomor atom H = 1; C = 6; N = 7;


atom-atom lain, sehingga atom-atom O = 8; P = 15; dan Cl = 17. Senyawa berikut
tersebut menginginkan konfigurasi seperti mengikuti aturan oktet, kecuali ....
gas mulia dengan melakukan cara-cara A. CHCl3 D. CH4
dibawah ini kecuali …. B. NH3 E. PCl5
A. Pelepasan elektron C. H2O
B. Penyerapan elektron [Modul program alumni, Mudah]
C. Memasangkan elektron
D. Menerima pasangan elektron 7. Suatu unsur X memiliki jumlah neutron
E. Menerima minimal dua pasang sebanyak 14 dan nomor massa unsur
elektron tersebut adalah 27. Untuk berikatan
[Soal www.avkimia.com, Mudah] dengan unsur lain, maka X harus….
A. Melepaskan 3 elektron
IKATAN KIMIA B. Menangkap 3 elektron
C. Melepaskan 5 elektron
3. Jika unsur 9X dan 15Y berikatan, maka jenis D. Menangkap 5 elektron
ikatan kimianya adalah…. E. Menangkap 4 elektron
A. Ikatan kovalen [Litbang 2019, Sedang]
B. Ikatan ionik
C. Ikatan logam 8. Ikatan kimia yang terbentuk antara unsur-
D. Ikatan hidrogen unsur dengan konfigurasi elektron 1s2 2s2 2p6
E. Ikatan sigma 3s2 3p3 dan 1s2 2s2 2p6 3s2 3p5 adalah ....
[Litbang 2019, Mudah] A. ikatan ion
B. ikatan kovalen
C. ikatan koordinasi
211
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
KIMIA MODUL DRILLING ALUMNI

D. ikatan logam 13. Diketahui 5B, 9F, 14Si, 16S, dan 54Xe.
E. ikatan Van der Walls Pasangan senyawa yang mengikuti aturan
[Modul program alumni 2013, oktet adalah….
Sedang] A. SF4 dan XeF4
B. BF4- dan SiF4
9. Perhatikan tabel di bawah ini. C. SF4 dan SiF4
Unsur Nomor atom D. SiF4 dan XeF4
V 3 E. BF4- dan SF4
W 11 [SBMPTN, Sedang]
X 19
14. Jika diberikan beberapa unsur 7A, 9B, 12C, 15D
Y 37
dan 19E. Maka dibawah ini yang membentuk
Z 55
ikatan ion dengan tepat adalah....
Unsur yang akan membentuk ikatan ionik
A. AE D. AB5
terlemah dengan ion klorida, Cl⎺ adalah….
B. AB3 E. B5D
A. V D. Y
C. C3D2
B. W E. Z
[Litbang 2019, Sedang]
C. X
[UTBK 2019, Sedang] 15. Pada senyawa berikut terdapat ikatan
kovalen koordinasi, kecuali….
10. Unsur M dengan struktur elektron 1s2 2s2 A. BF4- D. SiO2
2p6 3s2 3p1 akan membentuk senyawa B. SO2 E. HNO3
klorida dengan rumus .... C. NH4 +
A. MCl D. M2Cl [Litbang 2019, Sulit]
B. MCl2 E. M3Cl
C. MCl3 16. Atom S (nomor atom 16) merupakan atom
[Modul program alumni, Sedang] pusat dalam senyawa dengan O (nomor atom
8). Kedua spesies berikut yang bersifat
11. Unsur X memiliki nomor atom 37 dan nonpolar dan tidak memiliki pasangan
unsur Y memiliki nomor atom 16. Jika X elektron bebas pada atom S adalah ....
dan Y berikatan, maka akan membentuk…. A. SO dan SO32– D. SO2 dan SO42–
A. X2Y, ionik D. XY2, kovalen B. SO2 dan SO3 2– E. SO3 dan SO42–
B. XY2, ionik E. XY3, kovalen C. SO3 dan SO32–
C. X2Y, kovalen [SBMPTN 2018, Sulit]
[Litbang 2019, Sedang]
BENTUK MOLEKUL
12. Unsur Q memiliki satu elektron di kulit
yang paling luar, dan unsur Y memiliki 17. Atom pusat Br dalam molekul BrF5 dikelilingi
keelektronegatifan yang tinggi. Ikatan oleh 6 domain pasangan elektron yaitu 5
antara Q dan Y adalah .... domain merupakan pasangan elektron ikatan
A. ikatan kovalen polar dan 1 domain merupakan pasangan elektron
B. ikatan kovalen nonpolar bebas yang tidak berikatan. Geometri
C. ikatan kovalen koordinasi molekul BrF5 adalah….
D. ikatan ion A. Piramida segiempat
E. ikatan logam B. Planar segiempat
[Modul program alumni 2013, C. Trigonal bipiramidal
Sedang] D. Piramida segilima
E. Piramida segitiga
[UTBK 2019, Mudah]

212
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
MODUL DRILLING ALUMNI KIMIA

18. Molekul PCl3 mempunyai 4 domain 22. Diketahui B memiliki nomor atom 5 dan Cl
pasangan elektron di sekitar atom pusat P memiliki nomor atom 17. Kedua atom
dengan 1 domain berupa pasangan tersebut dapat membentuk molekul
elektron bebas yang tak berikatan. dengan bentuk….
Geometri molekul PCl3 adalah…. A. Segitiga planar
A. Planar segitiga B. Segitiga bipiramida
B. Bentuk T C. Linier
C. Piramida segiempat D. Segiempat datar
D. Piramida segitiga E. Oktahedral
E. Bentuk V [UTBK 2019, Sedang]
[UTBK 2019, Mudah]
23. Orbital hibrida yang digunakan oleh atom
19. Senyawa kovalen X2Y terbentuk dari atom B (nomor atom = 5) untuk berikatan pada
dengan nomor atom X dan Y berturut- molekul BF3 adalah ….
turut 17 dan 8. Bentuk molekul yang A. sp
sesuai untuk senyawa kovalen tersebut B. sp2
adalah …. C. sp3
A. linear D. dsp2
B. segitiga datar E. sp2d
C. bentuk V [SBMPTN 2017, Sedang]
D. piramida segitiga
E. tetrahedral 24. Gas mulia Xe dan unsur elektronegatif F
[SBMPTN 2016, Sedang] dapat membentuk senyawa dengan
formula XeF4. Geometri dan tipe
20. Unsur S dan X dengan nomor atom hibridisasi pada molekul XeF4 adalah….
berturut-turut 16 dan 8 membentuk SX2 (NA Xe = 54, F=9)
maka geometri molekul yang terbentuk A. Tetrahedral, sp3
adalah…. B. Segiempat planar, sp3
A. Segitiga datar C. Segiempat planar, dsp2
B. Huruf V D. Tetrahedron, sp3d
C. Huruf T E. Segiempat planar sp3d2
D. Piramida segitiga [Proset UTBK 2019, Sedang]
E. Oktahedral
[UTBK 2019, Sedang] 25. BF3 bereaksi dengan NH3 membentuk
padatan dengan rumus BF3NH3.
21. Diketahui konfigurasi elektron: Pernyataan berikut yang benar adalah….
Si = [Ne] 3s2 3p2 1) BF3NH3 adalah molekul planar
F = [He] 2s2 2p5 2) Atom boron dikelilingi oleh 8 elektron
Jika kedua unsur tersebut membentuk pada BF3NH3
senyawa, bentuk molekul yang terjadi 3) Hibridisasi BF3 adalah sp3 dan dalam
sesuai aturan oktet adalah…. BF3NH3 tidak berubah
A. Linier 4) Atom nitrogen mendonorkan dua
B. Segitiga datar elektron bebasnya kepada boron
C. Tetrahedral [SIMAK UI, Sulit]
D. Segitiga piramida
E. Oktahedral
[UTBK 2019, Sedang]

213
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
KIMIA MODUL DRILLING ALUMNI

26. Nomor atom fluor dan belerang berturut- 31. Gas yang dapat ditampung dalam air
turut adalah 9 dan 16. Pernyataan yang adalah….
benar tentang senyawa belerang A. Sulfur dioksida D. Oksigen
tetrafluorida adalah .... B. Karbon dioksida E. Ammonia
1) bersifat polar C. Hidrogen klorida
2) mempunyai sudut ikatan F-S-F [Proset UTBK 2019, Sedang]
sebesar 109°
32. Jika unsur 6X dan 9Y berikatan, maka
3) memiliki sepasang elektron bebas
pada atom S pernyataan berikut yang benar adalah….
4) berbentuk tetrahedral A. Terbentuknya senyawa XY2
[SBMPTN 2015, Sulit] B. Senyawa yang terbentuk bersifat polar
C. Senyawa yang dibentuk mengikuti
27. Bentuk molekul sangat dipengaruhi oleh kaidah oktet
kekuatan ikat antarmolekulnya. D. Terdapat satu pasang elektron bebas
Meningkatnya gaya ikat antar molekul di sekitar atom pusat
dalam cairan akan menyebabkan nilai E. Molekul yang terbentuk memiliki
tekanan uap meningkat hibridisasi sp2
SEBAB [Proset UTBK 2019, Sedang]
Cairan tersebut akan memiliki nilai panas
33. Nomor atom karbon dan klor berturut-
penguapan yang tinggi sehingga titik didih
turut adalah 6 dan 17. Bila karbon dan klor
cairan meningkat
membentuk molekul, maka molekul
[SIMAK UI, Sulit]
tersebut….
28. Nomor atom B, F, dan Cl berturut-turut 1) Bersifat nonpolar
adalah 5, 9, dan 17. Bentuk dan sifat 2) Membentuk tetrahedral
kepolaran molekul BF2Cl adalah.... 3) Memiliki gaya dispersi London antar
A. bipiramida segitiga dan polar molekulnya
B. bentuk T dan polar 4) Atom pusatnya tidak mempunyai
C. planar segitiga dan polar pasangan elektron bebas
D. jungkat-jungkit dan nonpolar [Proset UTBK 2019, Sedang]
E. tetrahedral dan nonpolar
34. Atom Cl (Z=17) dapat berikatan dengan F
[SBMPTN 2018, Sulit]
(Z=9) membentuk ClF3 . pernyataan yang
INTERAKSI ANTAR MOLEKUL benar untuk ClF3 adalah….
1) Bersifat kovalen polar
29. Molekul yang bersifat polar adalah…. 2) Memiliki geometri berbentuk T
A. SO2 D. PCl5 3) Mempunyai interaksi dipol-dipol
B. CO2 E. CF4 antar molekul
C. XeF2 4) Memiliki sepasang elektron bebas
[Proset UTBK 2019, Mudah] pada atom pusatnya
30. Keelektronegatifan unsur-unsur H, F, Cl, [Proset UTBK 2019, Sedang]
Br, dan I masing-masing adalah 2,1 ; 4,0; 35. Dalam larutan, interaksi yang dominan antara
3,0; 2,8 dan 2,5. senyawa manakah molekul I2 dengan molekul etanol adalah ....
dibawah ini yang paling polar? A. ikatan hidrogen
A. F2 D. HCl B. dipol terinduksi - dipol permanen
B. BrCl E. HI C. ion - dipol permanen
C. IBr D. dipol permanen - dipol permanen
[Modul program alumni 2013, E. gaya dispersi London
Sedang] [SBMPTN 2015, Sedang]

214
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
MODUL DRILLING ALUMNI KIMIA

36. Perhatikan tabel berikut.


No Sifat Fisik Zat A Zat B
1 Wujud zat Padat Padat
2 Kelarutan dalam air Larut Tidak larut
3 Daya hantar listrik larutan Konduktor Isolator
4 Titik leleh dan titik didih tinggi Rendah
Berdasarkan data tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa jenis ikatan yang terdapat pada zat A
dan zat B berturut-turut adalah ....
A. ionik dan kovalen nonpolar D. kovalen koordinasi dan logam
B. kovalen polar dan ionik E. hidrogen dan kovalen
C. kovalen nonpolar dan ionik
[Modul program alumni 2013, Sedang]

37. Molekul XY3 bersifat polar, dan memenuhi kaidah oktet. maka dapat disimpulkan bahwa ....
A. atom X mempunyai sepasang elektron bebas
B. atom X mempunyai dua pasang elektron bebas
C. atom X mempunyai tiga pasang elektron bebas
D. atom X mempunyai empat pasang elektron bebas
E. atom X tidak mempunyai pasangan elektron bebas
[Modul program alumni 2013, Sedang]

38. Di bawah ini tercantum beberapa data untuk H2O dan H2S :
Rumus Mr Titik lebur (0C) Titik didih (0C)
H2O 18 0 100
H2S 34 -84 -16
Perbedaan titik lebur dan titik didih kedua senyawa ini disebabkan ....
A. H2S mempunyai ikatan Van der Walls di antara molekul-molekulnya
B. H2O mempunyai ikatan hidrogen di antara molekul-molekulnya
C. H2S mempunyai ikatan hidrogen di antara molekul-molekulnya
D. Jari-jari atom S lebih besar daripada jari-jari atom O
E. Mr H2S lebih besar dari Mr H2O
[Modul program alumni, Sedang]

39. Meskipun berat molekulnya hampir sama, titik didih NH3 lebih rendah daripada titik didih H2O
SEBAB
Ikatan hidrogen antarmolekul air lebih kuat dibandingkan antarmolekul ammonia
[UM UGM, Sedang]

40. Interaksi paling dominan antara molekul NaCl dan air dalam larutan NaCl adalah….
A. Gaya London
B. Ikatan hidrogen
C. Dipol terinduksi-dipol permanen
D. Ion-dipol permanen
E. Ion-ion
[Modifikasi SBMPTN 2015, Sedang]

215
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
KIMIA MODUL DRILLING ALUMNI

CHAPTER 3
HUKUM DASAR KIMIA DAN STOIKIOMETRI

HUKUM KEKEKALAN MASSA 4. Diketahui perbandingan massa kalsium


dan oksigen dalam membentuk senyawa
1. Dalam wadah tertutup, 4 gram logam kalsium oksida adalah 5 : 2. Bila
Natrium dibakar dengan oksigen direaksikan 10 gram kalsium dan 12 gram
menghasilkan natrium oksida, jika massa oksigen, massa kalsium oksida (CaO) yang
natrium oksida yang dihasilkan adalah 5,6 terbentuk dan sisa pereaksi adalah…. gram
gram, massa oksigen yang dibutuhkan A. 14 gram CaO dan sisa 8 gram oksigen
adalah…. B. 22 gram CaO dan tidak ada sisa
A. 4 gram D. 1,6 gram C. 14 gram CaO dan sisa 8 gram kalsium
B. 9,6 gram E. 5,6 gram D. 22 gram CaO dan sisa 8 gram oksigen
C. 11,2 gram E. 8 gram CaO dan sisa 6 gram kalisum
[Litbang 2019, Sedang] dan 8 gram oksigen
[Litbang 2019, Sedang]
2. Sebuah labu erlenmeyer berisi larutan
asam klorida dengan total berat 220 gram. 5. Besi dapat bereaksi dengan oksigen
Kemudian ke dalam labu tersebut membentuk besi(II) oksida dengan
dimasukkan 5 gram batu pualam perbandingan massa sebagai berikut:
kemudian labu ditutup dengan rapat Massa Fe Massa O Massa FeO
sehingga terjadi reaksi: (gr) (gr) (gr)
CaCO3 (s) + 2HCl (aq) → CaCl2 (aq) + H2O 7 10 9
(l) + CO2 (g) 14 4 18
Massa labu ditimbang beserta isinya 16 4 18
setelah reaksi selesai massanya adalah…. 21 8 X
A. 225 gram Berdasarkan data tersebut, nilai x
B. 220 gram adalah…. gram
C. Lebih dari 250 gram A. 21 gram D. 34 gram
D. Kurang dari 250 gram B. 31 gram E. 27 gram
E. Antara 220-250 gram C. 24 gram
[Litbang 2019, Sedang] [Modifikasi Modul Drilling Kelas X 2018,
Sulit]
HUKUM PERBANDINGAN TETAP
HUKUM KELIPATAN BERGANDA
3. Dalam suatu senyawa, perbandingan
massa unsur-unsur penyusunnya selalu 6. Dua buah unsur A dan B dapat membentuk
tetap. Pernyataan ini dikemukakan oleh …. dua macam senyawa. Senyawa I mengandung
A. Gay Lussac A 40% dan senyawa II mengandung A 50%.
B. Proust Untuk A yang sama perbandingan B pada
C. Lavoisier senyawa I dan II adalah ….
D. Dalton A. 3 : 2 D. 3 : 1
E. Avogadro B. 1 : 3 E. 2 : 3
[Modul program alumni 2013, C. 2 : 1
Mudah] [Litbang 2019, Sedang]

216
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
MODUL DRILLING ALUMNI KIMIA

7. Unsur klor dapat membentuk senyawa 11. Pada pembakaran sempurna 80 mL


lebih dari satu dengan unsur yang lain. Jika campuran gas metana, CH4 dan propana,
diketahui persentase unsur klor dalam tiga C3H8 .
senyawa masing-masing adalah 20%, CH4(g) + 2O2(g) → CO2(g) + 2H2O(l)
25%, dan 40% dan sisanya adalah unsur C3H8(g) + 5O2(g) → 3CO2(g) + 4H2O(l)
lain. Perbandingan unsur klor dalam Reaksi pembakaran tersebut memerlukan
senyawa ke -1, 2, dan 3 berturut-turut 250 mL gas oksigen. Persentase volume
adalah…. gas metana dalam campuran adalah….
A. 3:4:8 D. 3:8:4 A. 37,5% D. 27,5%
B. 4:3:8 E. 4:8:3 B. 62,5% E. 75%
C. 8:4:3 C. 50%
[Litbang 2019, Sulit] [Litbang 2019, Sulit]

HUKUM PERBANDINGAN VOLUME HIPOTESIS AVOGADRO

8. Reaksi antara gas metana dan gas klor 12. Pada pembakaran 1,5 x 1022 molekul gas
berlangsung sempurna menurut reaksi butena, C4H8 dengan gas O2 menghasilkan
berikut: gas CO2 dan H2O, maka jumlah molekul gas
2CH4(g) + 3Cl2(g) → 2CHCl3(g) + 3H2(g) O2 yang dibutuhkan adalah….
Jika volume gas H2 yang dihasilkan dari A. 1,5 x 1022 D. 6,0 x 1022
reaksi tersebut adalah 300 mL, volume B. 3,0 x 1022 E. 9,0 x 1022
total gas-gas hasil reaksi adalah .... C. 4,5 x 10 22

A. 300 mL D. 600 mL [Litbang 2019, Sedang]


B. 400 mL E. 700 mL
C. 500 mL 13. Satu molekul (T,P) gas fosfor (P4) bereaksi
[SBMPTN 2018, Sedang] dengan 5 molekul (T,P) gas oksigen
(O2)membentuk 2 molekul gas PxOy .
9. Pada suhu dan tekanan tertentu, 80 mL Rumus molekul gas PxOy adalah….
suatu hidrokarbon X bereaksi sempurna A. P2O4 D. P2O5
dengan 360 mL oksigen, menghasilkan B. P4O10 E. PO2
240 mL karbondioksida dan 240 mL uap C. PO5
air. Senyawa hidrokarbon X yang mungkin [Litbang 2019, Sulit]
adalah ....
A. etena D. propana MASSA ATOM RELATIF DAN MASSA
B. etana E. butena MOLEKUL RELATIF
C. propena
[SBMPTN 2015, Sedang] 14. Jika diketahui massa atom unsur Fe =
55,847 sma dan massa 1 atom C-12 =
10. Sebanyak 10 L gas NxOy diuraikan sesuai 12,000 sma. Massa atom relatif Fe
reaksi NxOy(s) → NO(g) + O2(g) dihasilkan adalah….
55,847 𝑠𝑚𝑎 12,000 𝑠𝑚𝑎
10 L gas NO dan 5 L gas O2. Semua gas A. 1 D. 1
𝑥 12,000 𝑠𝑚𝑎 𝑥 55,847 𝑠𝑚𝑎
12 12
diukur pada suhu dan tekanan yang sama. 1
𝑥55,847 𝑠𝑚𝑎 12 𝑥 55,847 𝑠𝑚𝑎
NxOy adalah .... B. 12
E.
12,000 𝑠𝑚𝑎 12,000 𝑠𝑚𝑎
A. NO D. N2O5 1
𝑥 12,000 𝑠𝑚𝑎
B. NO3 E. N2O C. 12
55,847 𝑠𝑚𝑎
C. NO2 [Litbang 2019, Mudah]
[Litbang 2019, Sedang]

217
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
KIMIA MODUL DRILLING ALUMNI

KONSEP MOL Jika pada proses ini dihasilkan 27 kg


NaH2PO4, maka volume gas PH3 yang
15. Analisis terhadap suatu senyawa diperoleh pada suhu 27 oC dan tekanan 1,2
menghasilkan rumus empiris NaCO2 (Ar atm (R = 0,08 L.atm.mol-1.K-1, Ar Na = 23,
Na = 23, O = 16, dan C = 12). Jika 1 mol O = 16, H = 1, P = 31) adalah ….
senyawa ini mempunyai massa 134 g dan A. 3000 L D. 9000 L
bilangan Avogadro L = 6,02 × 1023 maka B. 7500 L E. 6000 L
jumlah atom karbon dalam 0,1 mol C. 3750 L
senyawa ini adalah …. [Modul Program alumni 2013,
A. 1,20 × 1023 D. 3,01 × 1022 Sedang]
B. 6,02 × 1023 E. 6,02 × 1020
C. 3,01 × 10 23
20. Urea adalah pupuk sintetis dengan rumus
[SBMPTN 2016, Mudah] molekul (NH2)2CO dan Mr=60. Jika salah
satu pabrik urea di Indonesia dapat
16. Volume gas oksigen pada STP yang menghasilkan 12.000 ton urea/tahun.
bereaksi dengan 12,8 gram gas SO2 untuk Maka gas N2 yang diambil dari udara untuk
membentuk gas SO3 adalah …. (Ar S = 32; O sintesis urea adalah….
= 16) A. 1200 ton D. 6000 ton
A. 1,12 L D. 8,96 L B. 2400 ton E. 12000 ton
B. 5,60 L E. 4,48 L C. 5600 ton
C. 2,24 L [UM UGM, Sedang]
[Modul program alumni 2013,
Mudah] 21. Padatan NH4NO3 (Ar N = 14, H = 1, O = 16)
jika dipanaskan akan terurai menjadi gas
17. Pada P dan T yang sama, 5,8 g gas X N2O dan uap air menurut reaksi berikut:
menempati wadah bervolume 2 L, NH4NO3(s) → N2O(g) + 2H2O(g)
sedangkan 1,4 g gas N2 (Mr = 28) Pemanasan 40 g padatan NH4NO3
menempati wadah 1 L. Massa molekul menghasilkan 10 L gas N2O. Jika pada
relatif gas X adalah .... kondisi yang sama 10 L gas X memiliki
A. 28 D. 86 massa 22 g maka massa molekul relatif
B. 44 E. 116 (Mr) gas X adalah ….
C. 58 A. 22 D. 88
[SBMPTN 2018, Sedang] B. 44 E. 110
18. Perhatikan persamaan reaksi (belum C. 66
setara) berikut: [SBMPTN 2016, Sulit]
M3O4(s) + CO(g) → MO(s) + CO2(g)
Jika 2,8 g CO (Ar O = 16; C = 12) bereaksi 22. Diberikan persamaan reaksi sebagai
sempurna menghasilkan 21,6 g MO, Ar M berikut.
adalah …. 4NH3(g) + 7O2(g) → 4NO2(g) + 6H2O(g)
A. 14 D. 72 Jika efisiensi reaksi adalah 80% maka
B. 27 E. 103 untuk menghasilkan 18,4 gram NO2
C. 56 diperlukan NH3 sebanyak….
[SBMPTN 2017, Sedang] A. 0,50 mol
B. 0,40 mol
19. Gas fosfin (PH3) dibuat dari fosfor menurut C. 0,25 mol
reaksi : D. 0,10 mol
2P4 + 3NaOH + 9H2O →5PH3 + 3NaH2PO4 E. >0,05 mol
[Proset UTBK 2019, Sulit]
218
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
MODUL DRILLING ALUMNI KIMIA

23. Dua buah wadah A dan B memiliki volume RUMUS EMPIRIS DAN RUMUS MOLEKUL
yang sama sebesar 5 L. Wadah A diisi 1,6 g
gas He (Ar = 4) dan wadah B diisi 38 gram 27. Suatu senyawa dengan Mr = 55
gas X. Pada temperatur yang sama, rasio mengandung 60% massa unsur X (Ar = 16)
tekanan gas dalam wadah A terhadap dan sisanya unsur Y (Ar = 23). Rumus
tekanan gas dalam wadah B adalah 4 : 5. molekul senyawa tersebut adalah....
Gas X adalah .... (Ar N = 14, O = 16) A. XY D. X2Y
A. N2 D. N2O4 B. XY2 E. X2Y2
C. XY3
B. NO2 E. N2O5
[Modifikasi SBMPTN, Mudah]
C. N2O3
[SBMPTN 2018, Sulit] 28. Suatu senyawa oksida nitrogen NxOy
(Mr=44) mengandung 63,16% nitrogen
24. Gas metanol dapat dibuat dengan dan sisanya oksigen (Ar N = 14 dan O = 16).
mereaksikan gas karbon monoksida dan Senyawa tersebut adalah ....
gas hidrogen menurut reaksi berikut. A. NO D. N2O5
CO(g) + 2H2(g) → CH3OH(g) B. N2O3 E. NO2
Gas hasil reaksi tersebut pada V dan T C. N2O
tetap memberikan tekanan 6 atm. Jika [Litbang 2019, Mudah]
kedua pereaksi habis bereaksi, tekanan 29. Suatu senyawa hidrokarbon mempunyai
total gas sebelum reaksi adalah …. rumus empiris CH2 (Ar C = 12 dan H = 1).
A. 6 atm D. 24 atm Jika 5,6 liter (STP) gas tersebut
B. 12 atm E. 30 atm mempunyai massa 17,5 gram, maka rumus
C. 18 atm molekul gas tersebut adalah ....
[SBMPTN 2018, Sulit] A. C2H4 D. C5H10
B. C4H8 E. C3H8
25. Sebuah tabung bervolume tetap berisi 6 g C. C2H6
gas H2 (Ar H = 1) memiliki tekanan 12 atm [Litbang 2019, Sedang]
pada temperatur tertentu. Ke dalam tabung 30. Pirimidin tersusun dari 60% karbon, 5%
tersebut ditambahkan gas Ne (Ar Ne = 20) hidrogen, dan sisanya nitrogen (Ar H = 1, C
sehingga tekanannya menjadi 40 atm tanpa = 12, N = 14). Jika massa molekul relatif
mengubah temperatur. Massa gas total di pirimidin adalah 80. Maka rumus
dalam tabung tersebut adalah …. molekulnya ....
A. 26 g D. 146 g A. C2H2N D. C6H6N3
B. 56 g E. 286 g B. C5H5N3 E. C5H6N
C. 140 g C. C4H4N2
[SBMPTN 2017, Sulit] [Modul program alumni 2013, Sedang]
31. Sebanyak 0,37 gram senyawa organik
26. Dalam wadah bervolume tetap pada
CxHyOz (Ar C = 12, H = 1, dan O = 16)
temperatur tertentu, pembakaran dibakar sempurna menghasilkan 0,88
sempurna 1,4 g gas X menghasilkan 4,4 g gram CO2 dan 0,45 gram H2O sesuai reaksi:
gas CO2 (Mr = 44). Jika tekanan parsial gas CxHyOz + O2 → CO2 + H2O (belum setara)
CO2 pada kondisi tersebut adalah 2 kali Rumus kimia senyawa organik tersebut
tekanan parsial gas X, massa molekul gas X adalah ....
adalah .... A. CH3OH D. CH3COOH
A. 36 D. 26 B. C4H9OH E. C3H7OH
B. 30 E. 14 C. C2H5OH
C. 28 [Soal Buku Kimia Kelas X SMA/MA,
[SBMPTN 2018, Sulit] Sedang]

219
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
KIMIA MODUL DRILLING ALUMNI

KADAR ZAT Diketahui massa atom Mg = 24, H = 1, Cl =


35,5. Persentase rendemen produk ini
32. Silikon karbida atau karborundum dapat adalah ….
diperoleh dengan mereaksikan SiO2 (Ar Si A. 25% D. 100%
= 28, O = 16) dengan karbon (Ar C = 12) B. 90% E. 75%
pada temperatur tinggi menurut reaksi: C. 50%
2C (s) + SiO2 (s) → SiC (s) + CO2 (g) [Modul program alumni 2013,
Jika 4,5 g karbon direaksikan dengan 3,0 g Sedang]
SiO2 menghasilkan 1,5 g karborundum
maka persentase hasil reaksi tersebut 36. Sebanyak 1,6 g batuan yang mengandung
adalah .... tembaga dilarutkan dalam HCl pekat
A. 20% D. 75% berlebih. Semua ion tembaga (Ar Cu =
B. 38% E. 90% 63,5) dalam larutan ini diendapkan
C. 60% sebagai tembaga sulfida (Ar S = 32). Bila
[SBMPTN 2015, Sedang] massa endapan yang diperoleh adalah
0,48 g maka kadar tembaga dalam batuan
33. Diberikan persamaan reaksi sebagai tersebut adalah....
berikut. A. 60% D. 20%
3NaBH4 + 4BF3 → 3NaBF4 + 2B2H6 B. 40% E. 10%
Suatu bahan yang mengandung 60% C. 30%
massa NaBH4 (Mr= 38) digunakan dalam [SBMPTN 2015, Sulit]
reaksi ini. Massa bahan tersebut yang
diperlukan untuk menghasilkan 0,20 mol
PEREAKSI PEMBATAS
B2H6 adalah….
A. 6,8 gram D. 22,8 gram 37. Logam nikel (Mr = 59) bereaksi dengan gas
B. 11,4 gram E. 38,0 gram karbon monoksida (Mr = 28) pada suhu
C. 19,0 gram 130 °C menurut reaksi berikut.
[SBMPTN, Sedang] Ni(s) + 4CO(g) → Ni(CO)4(g)
Jika 252 g gas CO direaksikan dengan 118
34. Suplemen antacid mengandung kalsium g logam Ni, massa gas tetrakarbonilnikel
karbonat sebagai bahan aktifnya. Satu (Mr = 171) yang dihasilkan adalah .....
tablet antacid yang memiliki berat 1,998 A. 430 g D. 280 g
gram direaksikan dengan larutan HCl B. 427 g E. 171 g
berlebih menghasilkan 0,22 gram gas CO2 . C. 342 g
kadar kalsium dalam tablet adalah…. (Ar [SBMPTN 2018, Sedang]
H=1, O=16, C=12, Ca=40, Cl=35,5)
Reaksi yang terjadi sebagai berikut. 38. Gas hidrogen dapat dihasilkan melalui
CaCO3(s) + 2HCl(aq) → CaCl2 (aq) + H2O(l) reaksi antara logam besi dan uap air
+ CO2(g) menurut reaksi berikut.
A. 40% D. 19% 3Fe(s) + 4H2O(g) → Fe3O4(s) + 4H2(g)
B. 35% E. 10% Jika 168 kg Fe (Ar = 56) direaksikan
C. 25% dengan 36 kg uap air (Mr = 18), massa gas
[SIMAK UI, Sedang] H2 (Mr = 2) yang dihasilkan adalah ....
A. 4 kg D. 10 kg
35. Magnesium sebanyak 2,40 gram B. 6 kg E. 16 kg
dimasukkan ke dalam 350 mL larutan HCl C. 8 kg
1 M. Setelah reaksi selesai ternyata MgCl2 [SBMPTN 2018, Sedang]
yang terbentuk sebanyak 4,75 gram.

220
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
MODUL DRILLING ALUMNI KIMIA

39. Cis-platin (Mr = 300), senyawa antikanker, A. 4 D. 7


disintesis dengan mereaksikan 1,7 g B. 5 E. 8
amonia (Mr = 17) dengan 8,3 g K2PtCl4 (Mr C. 6
= 415) menurut reaksi berikut. [Litbang 2019, Sedang]
K2PtCl4(s) + 2NH3(g) → Pt(NH3)2Cl2 (s) +
2KCl (s) 43. Jika senyawa tembaga(II) sulfat hidrat
Jika reaksi berlangsung sempurna, massa (CuSO4.xH2O) dipanaskan, maka beratnya
pereaksi yang tersisa adalah .... berkurang sebanyak 36%. Rumus hidrat
A. 0,51 g D. 4,08 g tersebut adalah…. (Ar Cu = 64, S = 32,O =
B. 1,02 g E. 8,16 g 16, dan H = 1)
C. 2,04 g A. CuSO4.2H2O
[SBMPTN 2018, Sedang] B. CuSO4.3H2O
C. CuSO4.4H2O
40. Sebanyak 1 mmol Mg(OH)2 direaksikan D. CuSO4.5H2O
dengan 5 mL HCl 0,5 M menurut reaksi E. CuSO4.6H2O
(belum setara) berikut: [Litbang 2019, Sedang]
Mg(OH)2(s) + HCl(aq) → MgCl2(aq) +
H2O(l) 44. Litium perklorat anhidrat (4,79 g)
Konsentrasi HCl setelah reaksi adalah …. dilarutkan dalam air kemudian
A. 0,050 M D. 0,125 M rekristalisasi. Massa garam terhidrasi yang
B. 0,075 M E. 0,500 M diperoleh adalah 7,22 g. Rumus litium
C. 0,100 M klorat hidratnya adalah….
[SBMPTN 2017, Sedang] (Ar unsur-unsur: H = 1; Li = 7; O = 16; Cl =
35,45)
41. Krom(III) oksida (Mr = 152) dapat A. LiClO4.2H2O
direduksi menjadi logam krom (Ar = 52) B. LiClO4.3H2O
menurut reaksi berikut. C. LiClO4.4H2O
Cr2O3(s) + 3CO(g) → 2Cr(s) + 3CO2(g) D. LiClO4.5H2O
Jika persen hasil reaksi di atas adalah 75%, E. LiClO4.6H2O
massa logam krom yang diperoleh dari [Soal www.urip.info, Sedang]
reaksi antara 15,2 g Cr2O3 dan 5,6 g gas CO
(Mr = 28) adalah ..... 45. Garam Epsom mempunyai rumus kimia
A. 2,19 g D. 5,20 g MgSO4.nH2O. Kandungan oksigen dalam hidrat
B. 2,93 g E. 6,93 g tersebut ternyata 71,55%. Jumlah molekul air
C. 3,90 g dalam setiap mol magnesium sulfat hidrat
[SBMPTN 2018, Sulit] adalah….
(Diketahui Mr MgSO4 = 120; Mr H2O = 18;
SENYAWA HIDRAT Ar O = 16)
A. 7
42. Sebanyak 2 gram kalsium klorida (CaCl2) B. 6
menyerap uap air dari udara dan C. 5
membentuk hidrat dengan massa 3,94 D. 4
gram. Banyaknya jumlah molekul air yang E. 3
diserap adalah…. (Ar Ca = 40,Cl = 35,5, H = [Soal www.urip.info, Sulit]
1, dan O = 16)

221
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
KIMIA MODUL DRILLING ALUMNI

CHAPTER 4
TERMOKIMIA

SISTEM DAN LINGKUNGAN 4. Dalam kehidupan sehari-hari banyak


reaksi kimia yang disertai dengan
Wacana berikut untuk menjawab soal nomor 1-2 perubahan kalor, seperti:
Jika reaksi antara logam Barium dengan Asam 1) Proses fotosintesis
Klorida encer di campurkan ke dalam tabung 2) Reaksi pembentukan polimer
reaksi yang tersumbat dengan rapat, gas 3) Dekomposisi tumbuhan menjadi kompos
Hidrogen di dalam sistem tidak dapat 4) Respirasi pada makhluk hidup
meninggalkan sistem. Akan tetapi perambatan 5) Es batu mencair
kalor meninggalkan sistem tetap terjadi Yang termasuk reaksi eksoterm adalah....
melalui dinding pada tabung reaksi. A. 1 dan 2 D. 1 dan 5
1. Pada percobaan ini termasuk ke dalam… B. 1,2, dan 3 E. 4 dan 5
A. Sistem terbuka C. 2,3, dan 4
B. Sistem tertutup [Litbang 2019, Sedang]
C. Sistem terisolasi
D. Reaksi endoterm 5. Pada reaksi eksoterm entalpi sistem akan
E. Penurunan suhu lingkungan berkurang
[Litbang 2019, Mudah] SEBAB
Reaksi eksoterm menyebabkan suhu
2. Yang bertindak sebagai sistem pada lingkungan menjadi naik
wacana di atas adalah…. [Litbang 2019, Sedang]
A. Logam barium dan tabung reaksi
B. Asam klorida dan barium
PERUBAHAN ENTALPI REAKSI
C. Logam barium
D. Asam klorida 6. Perhatikan persamaan reaksi termokimia
E. Gas hidrogen dan tabung reaksi di bawah ini!
[Litbang 2019, Mudah] 1. ½ N2 (g) + ½ O2 (g) → NO (g)
ΔH = +kJ/mol
3. Berdasarkan perubahan kalor, reaksi 2. NO2 (g) → ½ N2 (g) + O2 (g)
kimia dibedakan menjadi reaksi eksoterm ΔH = −kJ/mol
dan endoterm. Berikut pernyataan yang 3. CO2 (g) → C (s) + O2 (g)
tidak tepat tentang reaksi endoterm ΔH = +kJ/mol
adalah.... 4. C2H5OH + 3O2 → 2CO2 + 3H2O
A. Reaksi yang disertai dengan ΔH = −kJ/mol
penyerapan kalor 5. Na (s) + ½ Cl2 (g) → NaCl
B. Entalpi produk > entalpi reaktan ΔH = −kJ/mol
C. ∆H reaksi < 0 Pasangan persamaan reaksi yang
D. Disertai dengan penurunan suhu merupakan ΔHf , ΔHd , dan ΔHc adalah ….
o o o

lingkungan A. 3, 4, dan 5 D. 1, 2, dan 4


E. Sistem mengalami kenaikan suhu B. 2, 4, dan 5 E. 1, 2, dan 3
karena kalornya bertambah C. 1, 3, dan 5
[Litbang 2019, Sedang] [Modul Drilling kelas XI 2019, Mudah]

222
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
MODUL DRILLING ALUMNI KIMIA

7. Pembentukan gas sulfur trioksida terjadi D. kalor pembakaran CO = ½x kJ mol-1


menurut persamaan reaksi berikut. E. kalor pembentukan CO2 = ½x kJ mol-1
S (s) + 3/2O2 (g) → SO3 (g) ΔH = - 47,5 kkal [Modul program alumni 2013, Sedang]
Reaksi tersebut termasuk reaksi
pembentukan standar dan pembakaran 11. Dari reaksi: 2H2(g) + O2(g) → 2H2O(l) △H
standar = -572 Kj
SEBAB Dapat dikatakan bahwa ….
Reaksi pembentukan standar adalah A. entalpi pembentukan air adalah -572 kJ
reaksi pembentukan 1 mol zat dari unsur- B. pada pembentukan 1 mol air
unsurnya yang stabil sementara reaksi diperlukan kalor 286 kJ
pembakaran adalah reaksi pembakaran 1 C. pada pembakaran 1 mol hidrogen
mol zat dengan oksigen pada keadaan dilepaskan kalor 572 kJ
standar D. entalpi pembentukan uap air adalah -
[Litbang 2019, Sedang] 286 kJ
E. pada pembentukan 2 mol air
PERSAMAAN TERMOKIMIA dilepaskan kalor 572 kJ
[Modul program alumni 2013,
Grafik berikut digunakan untuk menjawab soal Sedang]
nomor 8-9
12. Entalpi pembentukan standar AgNO3
adalah -95 kJ. Persamaan termokimianya
adalah ….
A. Ag+ + NO3- → AgNO3 △H = -95 Kj
B. Ag2O + N2O5 → 2AgNO3 △H = -190 kJ
C. Ag + N + 3O → AgNO3 △H = -95 kJ
D. 2Ag + N2 + 3O2 → 2AgNO3 △H = -190 kJ
E. Ag + 1/2N2 + 3/2O2 → AgNO3△H = -
8. Yang paling menentukan reaksi adalah…. 190 kJ
A. Proses dari A ke B adalah endoterm [Modul program alumni 2013,
B. Proses dari A ke B adalah eksoterm Sedang]
C. Proses dari B ke C adalah eksoterm
D. Proses dari B ke C adalah endoterm
KALORIMETER
E. Proses dari A ke C adalah eksoterm
[HOTS, UTBK 2019, Sedang] 13. Sebanyak 75 mL air dipanaskan dengan
LPG. Jika tidak ada kalor yang terbuang,
9. Besarnya entalpi (△H) pada gambar maka kalor yang dilepaskan oleh LPG jika
adalah…. suhu air naik dari 25°C menjadi 90°C
A. -110,5 kj/mol D. +110,5 kj/mol adalah.... (Kalor jenis air, c = 4,18 J g –1°C–1,
B. -283,0 kj/mol E. +283,0 kj/mol massa jenis air=1 g mL–1)
C. -393,5 kj/mol A. 20, 38 Kj D. 4,07 Kj
[UTBK 2019, Sedang] B. 10,38 Kj E. 2,04 Kj
C. 40,75 Kj
10. Pernyataan yang benar untuk reaksi: [Modifikasi soal sumber www.e-
2CO(g) + O2(g) → 2CO2(g), △H = x kJ sbmptn.com, Sedang]
adalah ….
A. kalor pembentukan CO = 2x kJ mol-1 14. Larutan NaOH 1 M sebanyak 100 cm3
B. kalor penguraian CO = x kJ mol-1 direkasikan dengan 100 cm3 larutan HBr 1
C. kalor pembakaran CO = 2x kJ mol-1 M dalam sebuah bejana. Tercatat suhu

223
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
KIMIA MODUL DRILLING ALUMNI

naik dari 29 0C menjadi 37 0C. Jika larutan Reaksi pembakaran gas H2S dapat dilihat
dianggap sama dengan air, kalor jenis air pada persamaan berikut.
4,2 J/g K, massa jenis air adalah 1 g/cm3, 3
H2S(g) + 2O2(g) → H2O(g) + SO2(g)
perubahan entalpi reaksi (∆H) netralisasi
A. 518,2 Kj/mol D. 129.55 Kj/mol
adalah....
B. 259,1 Kj/mol E. 518,2 Kj/mol
A. +13,44 Kj/mol D. +67,2 Kj/mol
C. 2072,8 Kj/mol
B. -13,44 Kj/mol E. -26,88 Kj/mol
[Litbang 2019, Sedang]
C. -67,2 Kj/mol
[Litbang 2019, Sedang] 18. Diketahui data entalpi pembentukan
standar sebagai berikut:
15. Dalam kalorimeter sederhana (kapasitas ∆Hf0 CO2(g) = −394 kJ/mol
kalornya diabaikan), sebanyak 3,27 g ∆Hf0 H2O (g) = −286 kJ/mol
logam Zn direaksikan dengan HCl encer ∆Hf0 C2H5OH(g) = −266 kJ/mol
berlebih sehingga massa larutan menjadi Entalpi pembakaran standar dari
750 g (Mr HCl = 36,5; Ar Zn = 65,4). Kalor pembakaran etanol menurut reaksi
reaksi untuk 1 mol Zn adalah −240 kJ. C2H5OH(g) + 3O2(g) → 2CO2(g) + 3H2O(g
Temperatur sistem kalorimeter Adalah….
meningkatkan dari 23,5 ℃ menjadi 27,5 A. −1094 kJ/mol
℃. Kalor jenis larutan yang terbentuk A. −1380 kJ/mol
dalam J.g−1.℃−1 adalah …. B. −1488 kJ/mol
A. 1,5 D. 6,0 C. −2986 kJ/mol
B. 2,0 E. 8,0 D. −2020 kJ/mol
C. 4,0 [Soal latihan, Sedang]
[SBMPTN 2017, Sedang]
19. Pentaboran-9 mudah terbakar menurut
reaksi berikut.
16. Di dalam suatu kalorimeter bom
2B5H9 + 12O2 → 5B2O3 + 9H2O
direaksikan 0,16 gram gas metana (CH4)
Bila entalpi pembentukan standar untuk
dengan oksigen berlebihan, sehingga
B5H9, B2O3, dan H2O 73,2 kj/mol, -1263,6
terjadi reaksi.
kj/mol, dan -285,8 kj/mol. Entalpi
CH4(g) + 2O2(g) → CO2(g) + 2H2O(g)
pembakaran standar dari pentaboran-9
Ternyata terjadi kenaikan suhu sebesar 2
0C
adalah….
. Jika diketahui kapasitas kalor
A. +9036,6 kj/mol
kalorimeter adalah 958 J/0C , massa air
B. -9036,6 kj/mol
didalam kalorimeter adalah 1000 gram
C. +4518,3 kj/mol
dan kalor jenis air 4,18 J/g 0C, kalor
D. -4518,3 kj/mol
pembakaran gas metana dalam kJ/mol
E. + 1476,2 kj/mol
adalah.... (Ar C = 16, H = 1)
[SBMPTN 2015, Sedang]
A. +10,276 Kj/mol D. -1027,6 Kj/mol
B. -10,276 Kj/mol E. -102,76 Kj/mol 20. Diketahui entalpi pembentukan H2O(l) = -
C. +1027,6 Kj/mol 285 kJ/mol, CO2(g) = -393 kJ/mol, dan
[Litbang 2019, Sulit] C2H2(g) = +227 kJ/mol. Jumlah kalor yang
dibebaskan pada pembakaran 0,52 gram
ENTALPI PEMBENTUKAN ΔHf° gas C2H2 (Mr = 26) yaitu....
A. 25,96 Kj D. 90,50 Kj
17. Bila entalpi pembentukan H2S, H2O, dan B. 47,06 Kj E. 129,80 Kj
SO2, berturut-turut = -20,6 kJ/mol; - C. 67,49 Kj
241,81 kJ/mol; dan – 296,81 kJ/mol. Maka [https://mataseluruhdunia208.blogspot.com,
entalpi pembakaran dari H2S(g) adalah.... Sulit]
224
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
MODUL DRILLING ALUMNI KIMIA

ENERGI IKATAN RATA-RATA 24. Perhatikan reaksi pembakaran gas metana


berikut.
21. Data nilai energi ikatan rata-rata diketahui 2C2H6 + 7O2 → 4CO2 + 6H2O ΔH = −3120
sebagai berikut. kJ.mol−1
Ikatan Energi Ikatan kJ mol–1 Jika harga energi ikatan C-H, O=O, C=O, H-
C=C 609 O berturut-turut adalah 360, 490, 740, dan
C–H 412 460 kj/mol, maka besarnya energi ikatan
C–C 345 C-C adalah…. kj/mol
H–Cl 426 A. 1140 D. 285
Jika entalpi reaksi : CH2=CH2(g) + HCl (g) → B. 855 E. 143
CH3CH2Cl(g) adalah –48 kJ mol–1 , energi C. 570
ikatan rata-rata C–Cl adalah .... [SBMPTN 2016, Sedang]
A. 278 kJ mol–1
25. Jika proses penguraian H2O ke dalam
B. 326 kJ mol–1
atom-atomnya memerlukan energi
C. 756 kJ mol–1
sebesar 220 kkal/mol, maka energi ikatan
D. 824 kJ mol–1
rata-rata O-H yaitu ...
E. 1648 kJ mol–1
A. +220 kJ D. -110 kJ
[SBMPTN 2018, Sedang]
B. -220 kJ E. +55 Kj
C. +110 kJ
22. Energi ikatan rata-rata C-N, O-H, dan C=O
[SBMPTN, Sedang]
berturut-turut adalah 305, 467, dan 745
kJ.mol−1. 26. Gas metanol dapat terbentuk melalui
CO2(g) + 2NH3(g) → (NH2)2CO(g) + H2O(g) reaksi reduksi gas formaldehid (HCHO)
ΔH = −17 kJ.mol−1 oleh gas hidrogen menurut reaksi berikut.
Energi ikatan rata-rata N-H dalam kJ.mol−1 HCHO(g) + H2(g) → CH3OH(g)
adalah …. Jika diketahui entalpi reaksi reduksi
A. 391 D. 1527 tersebut adalah 9 kJ mol–1 dan energi
B. 782 E. 2346 ikatan rata-rata C–H, C=O, O–H, dan H–H
C. 945 berturut-turut adalah 416, 799, 463, dan
[SBMPTN 2016, Sedang] 432 kJ mol–1, nilai energi ikatan rata-rata
C–O adalah ....
23. Diketahui energi rata-rata: A. 143 kJ mol–1
H – H : 435 kJ/mol B. 243 kJ mol–1
N ≡ N : 946 kJ/mol C. 253 kJ mol–1
N – H : 390 kJ.mol D. 343 kJ mol–1
Kalor yang diperlukan untuk menguraikan E. 361 kJ mol–1
1,7 gram gas amoniak (Ar N = 14 g/mol; H [SBMPTN 2018, Sulit]
= 1 g/mol) menjadi unsur-unsurnya
adalah …. 27. Jika diketahui: △H pembentukan CH4(g) =
A. 4,45 kJ -75 kJ/mol
B. 8,9 kJ Energi ikatan H-H = 435 kJ/mol
C. 108,1 kJ △H sublimasi C(s) = 715 kJ/mol
D. 1081 kJ Maka besarnya energi ikatan C-H dalam
E. 1170 Kj CH4 adalah …. (C + 2H2 → CH4)
[Litbang 2019, Sedang] A. 207,5 kJ/mol D. 515,0 kJ/mol
B. 333,3 kJ/mol E. 1669,0 kJ/mol
C. 415,0 kJ/mol
[Modul program alumni 2013, Sulit]

225
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
KIMIA MODUL DRILLING ALUMNI

HUKUM HESS 2H2(g) + O2(g) → 2H2O(g)


ΔH= -572 kJ
28. Diketahui reaksi: Entalpi pembentukan standar (ΔHf0 PH3)
SiO2(s) + 2H2O(l) → SiH4(g) + 2O2(g) adalah....
△H = +1520 kJ A. -2008 kJ/mol D. +108 kJ/mol
SiH4(g) + 2O2(g) → SiO2(s) + 2H2O(g) B. -335 kJ/mol E. + 432 kJ/mol
△H = -1430 kJ C. -108 kJ/mol
Dari data di atas dapat dihitung bahwa [SBMPTN 2015, Sulit]
untuk menguapkan 1 gram air (H=1; O
=16) diperlukan kalor sebanyak …. 30. Diketahui perubahan entalpi pembakaran
A. 2,5 Kj zat sebagai berikut.
B. 45 kJ ∆Hc0 C6H6(l) = -3267 kJ/mol
C. 5 kJ ∆Hc0 H2(g) = -286 kJ/mol
D. 90 kJ ∆Hc0 C(s) = -394 kJ/mol
E. 18 kJ Berdasarkan data tersebut, ∆Hf0
[Modul program laumni 2013, Sedang] pembentukan benzena cair (dalam
Kj/mol) adalah ....
29. Diketahui persamaan termokimia berikut. A. – 135 D. + 45
4PH3(g) + 8O2(g) → P4O10(s) + 6H2O(l) B. – 90 E. + 90
ΔH= -5160 kJ C. - 45
4P(s) + 5O2(g) → P4O10(s) [Modul Drilling Kelas XI 2018, Sulit]
ΔH= -3012 kJ

226
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
MODUL DRILLING ALUMNI KIMIA

CHAPTER 5
LAJU REAKSI

DEFINISI DAN PENGUKURAN LAJU TEORI TUMBUKAN


REAKSI
1. Menurut reaksi: 4. Berdasarkan teori tumbukan, beberapa
2N2O5 → 4NO + 3O2 faktor yang mempengaruhi terjadinya
Berdasarkan persamaan reaksi di atas, reaksi kimia adalah....
dapat dinyatakan.... 1) Frekuensi tumbukan
A. Bertambahnya konsentrasi N2O5 tiap 2) Energi partikel reaktan
satuan waktu 3) Arah tumbukan
B. Bertambahnya konsentrasi NO tiap 4) Energi potensial reaktan
satuan waktu [Litbang 2019, Sedang]
C. Berkurangnya konsentrasi O2 tiap
satuan waktu 5. Perhatikan gambar berikut.
D. Berkurangnya konsentrasi NO dan O2
tiap satuan waktu
E. Bertambahnya konsentrasi N2O5 , NO,
dan O2 tiap satuan waktu
[Litbang 2019, Mudah]

2. Untuk reaksi berikut.


H2S + O2 → SO2 + H2O (belum setara)
Bila pada saat tertentu laju pembentukan
gas SO2 adalah 6 mol L-1 s-1, maka laju
pengurangan gas oksigen adalah…. Pernyataan yang tepat berdasarkan
A. 12 mol.L-1 s-1 gambar di atas adalah....
B. 9 mol.L-1 s-1 A. Gambar a menunjukkan terjadinya
C. 6 mol.L-1 s-1 tumbukan yang efektif
D. 3 mol.L-1 s-1 B. Gambar b menunjukkan partikel
E. 2 mol.L-1 s-1 reaktan memiliki energi kinetik yang
[SBMPTN 2016, Mudah] cukup untuk bereaksi
C. Gambar b menunjukkan tumbukan
3. Ke dalam wadah 2 L dimasukkan sebanyak antar partikel yang kurang efektif
0,8 mol gas fosgen COCl2 sehingga terurai D. Gambar a menunjukkan tumbukan
sesuai reaksi berikut. efektif sehingga partikel reaktan tidak
COCl2 → CO + Cl2 terbelah
Setelah 10 detik, gas fosgen tersisa 0,2 mol. E. Gambar a menunjukkan bahwa reaksi
Laju terbentuknya gas karbon monoksida berlangsung sempurna
adalah ....M/s [Litbang 2019, Sedang]
A. 1,5 x 10-2 D. 9 x 10-2
B. 3 x 10 -2 E. 1,2 x 10-1
C. 6 x 10-2
[Litbang 2019, Sedang]

227
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
KIMIA MODUL DRILLING ALUMNI

FAKTOR-FAKTOR YANG 4) Pada saat tepat di puncak, zat dapat


MEMPENGARUHI LAJU REAKSI kembali membentuk reaktan jika tidak
memiliki energi yang cukup untuk
6. Laju reaksi di pengaruhi suhu reaksi. melewati energi aktivasi
SEBAB [Litbang 2019, Sedang]
Semakin tinggi suhu reaksi, maka energi
kinetik molekul semakin besar sehingga 9. Reaksi akan berlangsung 3 kali lebih cepat
tumbukan antar molekul reaktan semakin dari semula setiap kenaikan 20 oC. Jika
sering terjadi. pada suhu 30 oC suatu reaksi berlangsung
[UTUL UGM 2017, Mudah] 3 menit, maka pada suhu 70 oC reaksi akan
berlangsung selama....
7. Zat kompleks teraktivasi berada pada A. 1/3 menit D. 4 menit
puncak reaksi. Jika reaksi berhasil, maka B. 2/3 menit E. 12 menit
zat kompleks teraktivasi akan.... C. 1 menit
A. Menurunkan energi potensial. [Modul Drilling Kelas XII 2018, Sedang]
B. Menurunkan tekanan kompleks
partikel saat mencapai puncak. 10. Harga tetapan laju reaksi bertambah dua
C. Terurai menjadi zat hasil reaksi. kali lipat jika suhu dinaikkan 10 0C. Pada
D. Terurai menjadi energi pereaksi yang suhu 40 0C reaksi X + Y → Z mempunyai
kompleks. harga laju reaksi x mol/L det. Jika reaksi
E. Mengalami perubahan energi kinetik. berlangsung pada suhu 20 0C dan 60 0C,
[Litbang 2019, Mudah] laju reaksi berturut turut sebesar ....mol/L
det.
8. Grafik berikut menggambarkan jalannya A. 1/8 x dan 8x
suatu reaksi kimia B. 1/8 x dan 16 x
C. ¼ x dan 4x
D. ¼ x dan 8x
E. ½ x dan 16x
[Litbang 2019, Sedang]

11. Bila suatu reaksi dinaikkan 10°C, maka laju


reaksinya dua kali lebih besar. Jika pada
suhu t °C reaksi berlangsung 2 menit, maka
pada suhu (t + 40)°C reaksi akan
berlangsung selama....
A. 32 menit
Pernyataan yang benar mengenai grafik di B. 16 menit
atas adalah.... C. 1/8 menit
1) Energi aktivasi besar menyebabkan D. 1/2 menit
reaksi berjalan lambat E. 1/4 menit
2) Katalis digunakan agar reaksi berjalan [Litbang 2019, Sedang]
lebih cepat dengan cara mencari jalan
reaksi yang energi aktivasinya lebih 12. Laju reaksi lebih cepat untuk reaktan cair
kecil daripada gas
3) Reaksi akan berjalan lebih cepat jika SEBAB
melewati dua puncak dibandingkan Semakin bebas partikel reaktan bergerak
satu puncak maka laju reaksinya semakin besar
[UM UNDIP, Sedang]
228
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
MODUL DRILLING ALUMNI KIMIA

HUKUM LAJU REAKSI DAN PENENTUAN waktu dari awal reaksi sampai hilangnya
LAJU REAKSI warna Br2.

13. Data reaksi dekomposisi dinitrogen [NO] [Br2] t


Percobaan
pentaoksida dalam pelarut CCl4 pada (M) (M) (menit)
temperatur tertentu:
1 0,10 0,05 4
2N2O5 → 4NO2 + O2.
2 0,10 0,10 2
[N2O5] M Laju awal (M/s) 3 0,20 0,05 1
0,9 9,0 × 10-5 Berdasarkan data ini, persamaan laju
1,2 1,2 × 10-5 reaksi tersebut adalah ....
A. r = k [NO]2
1,8 1,8 × 10-5
B. r = k [Br2]
2,2 2,2 × 10-5 C. r = k [NO] [Br2]
Persamaan laju reaksi tersebut adalah .... D. r = k [NO] [Br2]2
A. laju = k[N2O5] E. r = k [NO]2 [Br2]
B. laju = k[N2O5]2 [SBMPTN 2015, Sedang]
C. laju = k[N2O5]2[O2]
D. laju = k[NO2]4[O2] 16. Perhatikan reaksi berikut!
E. laju = k[N2O5]2[NO2][O2] P2 + Q2 → 2PQ
[UTUL UGM 2015, Mudah] Dari reaksi di atas, dihasilkan data sebagai
berikut: Jika [P2] dinaikan 2 kali, [Q2] tetap,
14. Dalam wadah tertutup penguraian sulfuril laju reaksi menjadi 4 kali semula,
klorida terurai menurut reaksi berikut. sementara jika [P2] dan [Q2] masing-
SO2Cl2 → SO2 + Cl2 masing dinaikan 2 kali, laju reaksinya
Mempunyai persamaan laju reaksi r = k [ menjadi 8 kali. Persamaan laju reaksi yang
SO2Cl2] tepat adalah….
Pernyataan yang benar untuk reaksi A. v = k [P2] [Q2]
tersebut adalah…. B. v = k [P2]2 [Q2]
A. Laju reaksi akan semakin cepat selama C. v = k [P2] [Q2]2
reaksi berlangsung D. v = k [P2]
B. Laju reaksi menjadi lebih cepat jika E. v = k [Q2]
volume wadah diperbesar [Litbang 2019, Sedang]
C. Konsentrasi SO2 akan semakin
bertambah dengan laju sebesar r 17. Data dari suatu reaksi:
D. Konsentrasi SO2Cl2 akan semakin A + 2B → AB2
bertambah dengan laju sebesar r Dihasilkan data sebagai berikut
E. Satuan konstanta laju reaksi,k adalah A (M) B (M) Laju reaksi(M/s)
M-1 s-1 0,5 0,1 1
[SBMPTN, Sedang] 0,5 0,4 16
1,0 0,4 32
15. Reaksi fasa gas: 1,0 0,8 X
2NO (g) + Br2 (g) → 2NOBr (g) Nilai x adalah....
dilakukan dalam wadah tertutup dengan A. 48 D. 128
konsentrasi awal reaktan yang berbeda- B. 64 E. 512
beda. Pada tabel di bawah ini, yang C. 96
dimaksud dengan waktu reaksi (t) adalah [Litbang 2019, Sedang]

229
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
KIMIA MODUL DRILLING ALUMNI

18. Reaksi A→B adalah reaksi berorde satu 21. Reaksi berikut adalah reaksi orde 1 untuk
dengan tetapan laju reaksi k= 0,02/menit. penguraian H2O2 :
Bila terdapat 1 mol senyawa A maka untuk 2H2O2 → 2H2O + O2
mendapat 0,5 mol senyawa B dibutuhkan Jika laju awal penguraian H2O2 adalah 5,6
waktu selama…. (ln 2=0,7) x 10-5 M/s, maka laju reaksi dalam M/s
A. 14 menit saat H2O2 tersisa 25% adalah….
B. 25 menit A. 1,4 x 10-5
C. 35 menit B. 2,8 x 10-5
D. 50 menit C. 4,2 x 10-5
E. 70 menit D. 5,6 x 10-5
[SIMAK UI, Sedang] E. 7,0 x 10-6
[Modifikasi soal SBMPTN, Sedang]
19. Suatu reaksi memiliki beberapa tahapan
reaksi sebagai berikut. 22. Untuk percobaan penguraian gas N2O5
1. NO + O2 → NO2 + O (LAMBAT) menurut reaksi:
2. NO + O → NO2 (CEPAT) 2N2O5 → 4NO2+ O2
Total 2NO + O2 → 2NO2 Diperoleh data sebagai berikut.
Dari persamaan reaksi di atas, pernyataan N2O5 (M) Laju reaksi (M/s)
yang tepat adalah, kecuali.... 5 x 10 -3 1,24 x 10-3
A. Reaksi 1 menjadi penentu laju reaksi 2,5 x 10-3 0,31 x 10-3
B. Orde reaksi terhadap gas NO adalah 2 1,25 x 10 -3 0,755 x 10-4
C. Orde reaksi terhadap O2 adalah 1 Dari data tersebut grafik yang tepat untuk
D. Reaksi di atas termasuk reaksi menggambarkan orde total dari reaksi di
elementer atas adalah….(C)
E. Atom oksigen merupakan zat antara
[Litbang 2019, Sedang]

20. Pada temperatur 500 K, laju reaksi NO2(g)


+ CO(g) → NO(g) + CO2 (g) disajikan dalam
bentuk grafik berikut.

Berdasarkan grafik tersebut, maka


persamaan laju reaksinya adalah ....
A. r = k[NO2] D. r = k[NO2][CO]
B. r = k[NO2]2 E. r = k[NO2][CO]-1
C. r = k[CO]
[Modul Drilling Kelas XII 2018, Sedang]

[Litbang 2019, Sedang]

230
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
MODUL DRILLING ALUMNI KIMIA

23. Data percobaan laju reaksi 26. Untuk reaksi 2NO + Cl2 →2NOCl
2NO(g) + Br2(g) → 2NOBr(g) Persamaan laju reaksinya adalah v = 0,4
[NO]2[Cl2] dalam Molar/menit
Konsentrasi
Jika 2 mol NO dan 2 mol Cl2 direaksikan
Awal Laju
dalam bejana 4 liter. Laju reaksi saat 80%
No. Reaksi
[NO] [Br2] NO bereaksi adalah…. M/menit
(M/s)
(M) (M) A. 4 x 10-4 D. 16 x 10-3
B. 8 x 10-4 E. 24 x 10-3
1 0,10 0,15 12 × 10−2 C. 12 x 10 -4

2 0,10 0,30 24 × 10−2 [Modul program alumni 2013, Sulit]


3 0,20 0,30 96 × 10−2
4 0,30 0,45 48 × 10−2 27. Percobaan penentuan laju untuk dua reaksi
memberikan data sebagai berikut.
Berdasarkan data di atas, orde reaksi total
Reaksi 1 : C → D
adalah ….
Reaksi 2 : M → N
A. 0 D. 3
Jika konsentrasi C diturunkan setengahnya,
B. 1 E. 4
laju reaksi 1 lebih lambat empat kali laju awal.
C. 2
Pada reaksi 2, jika konsentrasi M dinaikkan
[Modul kelas X 2019, Sedang]
tiga kalinya, laju reaksi 2 lebih cepat tiga kali
laju awal. Kedua reaksi memiliki nilai tetapan
24. Diketahui data penentuan orde laju reaksi
laju dan konsentrasi awal pereaksi yang
sebagai berikut.
sama. Pernyataan yang tepat jika konsentrasi
A (M) B (M) Waktu (menit) C = 2 M adalah ....
0,1 0,1 16 A. laju reaksi 1 berlangsung dua kali lebih
0,1 0,2 8 cepat dibanding reaksi 2.
0,2 0,4 1 B. laju reaksi 1 berlangsung dua kali lebih
Jika konsentrasi A 0,2 M dan konsentrasi lambat dibanding reaksi 2.
B 0,1 M, maka reaksi berlangsung dalam C. laju reaksi 1 berlangsung empat kali
waktu … menit lebih cepat dibanding reaksi 2.
A. 2 menit D. laju reaksi 1 berlangsung empat kali
B. 3 menit lebih lambat dibanding reaksi 2.
C. 4 menit E. perubahan konsentrasi tidak
D. 5 menit menyebabkan perubahahan laju pada
E. 6 menit reaksi 1 dan 2.
[UM UGM 2017, Sedang] [HOTS, SIMAK UI 2018, Sulit]

25. Reaksi dekomposisi NO2 berikut 28. Reaksi berikut:


merupakan reaksi elementer: 4PH3(g) → P4(g) + 6H2(g)
2NO2 →NO + O2 mengikuti persamaan laju
Jika pada awal reaksi [NO2] = 0,01 M dan −d[PH3]/dt=k[PH3].
laju reaksi 5,4 x 10-4 M/s, maka pada saat Pada suatu percobaan dalam wadah 2 L,
[NO2] terurai 90%, laju reaksi akan terbentuk 0,0048 mol gas H2 per detik
menjadi.... ketika [PH3] = 0,1 M. Tetapan laju (k)
A. 5,4 x 10-3 M/s D. 5,4 x 10-6 M/s reaksi tersebut adalah ....
B. 5,4 x 10 M/s
-4 E. 4,4 x 10-6 M/s A. 4,8 × 10–2 s–1 D. 2,4 × 10–2 s–1
C. 4,4 x 10-4 M/s B. 3,6 × 10 s
–2 –1 E. 1,6 × 10–2 s–1
[Modul Drilling Kelas XII 2018, Sulit] C. 3,2 × 10–2 s–1
[SBMPTN 2018, Sulit]

231
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
KIMIA MODUL DRILLING ALUMNI

29. Dari reaksi A + B + C → Hasil reaksi 30. Diketahui data percobaan laju reaksi :
menghasilkan data sebagai berikut. A+B→C+D
Waktu A (M) B (M) Laju reaksi (M/s)
A (M) B (M) C (M)
(s) 0,1 0,1 5 x 10-3
1 x 10 -2 2 x 10 -2 4 x 10 -2 8 0,1 0,2 1 x 10-2
3 x 10 -2 2 x 10 -2 4 x 10 -2 8 0,2 0,4 8 x 10-2
3 x 10-2 4 x 10-2 4 x 10-2 4 Jika konsentrasi A dibuat menjadi 0,4 M
6 x 10 -2 8 x 10 -2 6 x 10 -2 2 dan konsentrasi B menjadi 0,8 M, maka
Harga tetapan laju reaksi di atas adalah.... laju reaksi menjadi ....
A. 16/50 D. 25/4 A. 0,32 M/det
B. 50/120 E. 16/45 B. 0,64 M/det
C. 25/16 C. 1,28 M/det
[Litbang 2019, Sulit] D. 3,20 M/det
E. 6,40 M/det
[Litbang 2019, Sulit]

232
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
MODUL DRILLING ALUMNI KIMIA

CHAPTER 6
KESETIMBANGAN KIMIA

DEFINISI DAN TETAPAN 4. Reaksi disosiasi gas H2S dalam air ditulis
KESETIMBANGAN sebagai:
1) H2S (aq) ⇌ H+ (aq) + HS– (aq)
1. Berikut ini yang bukan kesetimbangan 2) HS– (aq) ⇌ H+ (aq) + S2– (aq)
heterogen adalah.... 3) H2S (aq) ⇌ 2H+ (aq) + S2– (aq)
A. CaCO3(s) ⇌ CaO(s) + CO2(g) Tetapan disosiasi dari ionisasi berturut-
B. Ag2CrO4(s) ⇌ 2Ag+(aq)+CrO42-(aq) turut K1, K2 dan K3. Hubungan antara K3
C. BaSO4(s) ⇌ Ba2+(aq) + SO42-(aq) dengan K1 dan K2 yang benar adalah….
D. Ca(HCO3)2(aq) ⇌ CaCO3(s)+ H2O(l)+ A. K3 = K1 × K2
CO2(g) B. K3 = K1/K2
E. CH3COOH(aq) ⇌ CH3COO-(aq)+ H+(aq) C. K3 = K12 × K2
[Litbang 2019, Mudah] D. K3 = K12
E. K3 = 3 K1/3K2
2. Perhatikan persamaan reaksi kimia [Soal Latihan Kc/Kp, Sedang]
berikut ini.
BaSO4(s) ⇌ Ba2+(aq)+ SO42-(aq) 5. Dalam reaksi kesetimbangan disosiasi
Konstanta kesetimbangan untuk reaksi di N2O4 menjadi NO2, perbandingan mol
atas adalah.... N2O4 dengan NO2 dalam keadaan
[BaSO4 ]
A. [Ba2+ ][SO2−
D. [Ba2+ ][SO2−
4 ] setimbang berturut-turut 3 : 2. Maka
4 ]
[BaSO4 ] [BaSO4 ] derajat disosiasi N2O4 adalah....
B. E.
[SO2−
4 ] [SO2−
4 ] A. 20% D. 50%
1
C. B. 25% E. 75%
[Ba2+ ][SO2−
4 ]
C. 40%
[Litbang 2019, Mudah]
[Litbang 2019, Sulit]
3. Diketahui profil reaksi untuk A,B, dan C
pada suhu tertentu sebagai berikut. PERHITUNGAN KESETIMBANGAN
6. Bila harga K untuk reaksi kesetimbangan:
2SO2(g) + O2(g) ⇌ 2SO3(g)
adalah 25, maka pada kondisi yang sama,
harga K untuk reaksi:
SO3(g) ⇌ 1/2O2(g) + SO2(g)
adalah ....
A. 25
Reaksi kesetimbangan yang sesuai untuk B. 5
grafik di atas adalah.... C. 1/25
A. 4A + 4B ⇌ 3C D. 2A ⇌ 4B + 3C D. 1/5
B. 4A ⇌ 4B + 3C E. A + B ⇌ 3C E. 10
C. A + B ⇌ 2C [Modul program alumni 2013, Mudah]
[HOTS, Modifikasi SOAL UTBK 2019,
Sedang]

233
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
KIMIA MODUL DRILLING ALUMNI

7. Perhatikan kesetimbangan yang terjadi 11. Tetapan kesetimbangan Kp untuk reaksi


pada 300 K berikut: CO(g) + H2O(g) ⇌ CO2(g) + H2(g) adalah
SCl2(g) + 2C2H4(g) ⇌ S(CH2CH2Cl)2(g) 4,0 pada temperatur tertentu. Jika pada
Dalam wadah 1 L, terdapat 0,6 mol SCl2 dan reaksi kesetimbangan kita dapati jumlah
0,3 mol C2H4. Jika saat setimbang terdapat 0,1 ekuimolar (jumlah zat yang sebanding)
mol S(CH2CH2Cl)2, tetapan kesetimbangan, antara CO dan H2O yaitu 1 mol maka
Kc, reaksi tersebut adalah .... jumlah CO2 dan H2 adalah ....
A. 5 D. 20 A. 4 mol D. 1 mol
B. 10 E. 25 B. 3 mol E. 0,5 mol
C. 15 C. 2 mol
[SBMPTN 2018, Mudah] [SBMPTN 2014, Sedang]

8. Sebanyak 0,041 mol gas NO dan 1,60 g gas 12. Pada 326 oC, gas CH3OH mengalami
bromin (Ar Br = 80) ditempatkan dalam kesetimbangan berikut.
wadah tertutup dengan volume 1 L, CH3OH(g) ⇌ CO(g) + 2H2(g)
Reaksi yang terjadi dan membentuk Dalam suatu wadah tertutup bervolume
kesetimbangan: tetap, awalnya terdapat gas CH3OH
2NO(g) + Br2(g) ⇌ 2NOBr(g) dengan tekanan 279 torr. Jika saat
Pada temperatur 25 °C dalam keadaan setimbang terdapat gas CO dengan
kesetimbangan NOBr pada reaksi tersebut tekanan 9 torr, tetapan kesetimbangan,
terukur 0,4 atm. Nilai Kp tersebut adalah …. Kp, reaksi di atas adalah ....
(R = 0,082 L.atm/mol.K) A. 1/31 D. 5/3
A. 11,11 D. 44,44 B. 5/54 E. 30
B. 22,22 E. 55,55 C. 3/10
C. 33,33 [SBMPTN 2018, Sedang]
[Soal latihan SBMPTN, Mudah]

9. Di dalam suatu tabung bervolume 5 L. 13. Jika reaksi gas SO2 1,20 atm dengan gas O2
terdapat 3 mol gas A dan 3 mol gas B. Jika 0,40 atm pada suhu 25°C membentuk gas
saat kesetimbangan terdapat 1 mol gas A, SO3 0,4 atm pada kesetimbangan, nilai Kc
maka harga tetapan kesetimbanganya reaksi ini adalah 1,25 (R=0,082
(Kc) ialah .... L.atm/mol.K=8,314 J/mol.K)
Reaksi: 3A + B ⇌ A3B SEBAB
A. 16 D. 36 Hubungan nilai Kc dan Kp pada reaksi
B. 20 E. 64 pembentukan SO3 adalah Kp=Kc(RT).
C. 24 [SIMAK UI 2016, Sedang]
[Soal www.panduankimia.com, Mudah]
14. PCl5 sanggup terdekomposisi menjadi
10. SO2Cl2 (Mr=135) sebanyak 13,5 g PCl3 dan Cl2 membentuk reaksi
diletakkan di dalam labu 2 L pada 650 K. kesetimbangan
Jumlah SO2 pada kesetimbangan = 0,05 PCl5 ⇌ PCl3 + Cl2
mol. Harga Kc untuk reaksi penguraian Bila pada temperatur 250 °C harga Kp
SO2Cl2 menjadi gas SO2 dan Cl2 adalah…. untuk reaksi tersebut yaitu 2 dan PCl5
A. 2,5 x 10-3 terdisosiasi sebanyak 10%, maka tekanan
B. 2,5 x 10-2 total sistem yaitu ....
C. 5,0 x 10-2 A. 198 atm D. 50 atm
D. 2,5 x 10-1 B. 180 atm E. 20 atm
E. 5,0 x 10-1 C. 150 atm
[UTUL UGM 2014, Mudah] [SBMPTN, Sedang]
234
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
MODUL DRILLING ALUMNI KIMIA

15. Gas oksigen difluorida (OF2) disintesis 19. Dalam wadah satu liter dimasukkan 2 mol
dari reaksi antara gas F2 dengan gas O2 zat A dan 3 mol zat B membentuk reaksi
menurut reaksi berikut: setimbang: A(g) + 2B(g) ⇌ C(g) Jika pada
2F2(g) + O2(g) ⇌ 2OF2(g) keadaan setimbang terdapat 1 mol zat C
Dalam sebuah wadah dengan volume dan tekanan total 9 atm maka ....
tertentu, tekanan awal gas F2 dan gas O2 A. Kp = Kc
diketahui masing-masing 1 atm. Jika pada B. Kp = 1/4Kc
kesetimbangan tekanan total gas adalah C. Kp =14Kc
1,75 atm maka nilai Kp reaksi tersebut D. Kp = 1/9Kc
adalah …. E. Kp = 12Kc
A. 0,133 D. 0,755 [Litbang 2019, Sedang]
B. 0,278 E. 1,333
C. 0,555 20. Metana dapat diperoleh dari reaksi gas CO
[SBMPTN 2016, Sedang] dengan gas H2 menurut persamaan.
CO + 3H2 ⇌ CH4 + H2
16. Pada suhu dan volume tertentu 240 gram Reaksi ini berlangsung pada suhu tinggi
gas SO3 (Mr=80) terurai menjadi SO2(g) dengan suatu katalisator. Ke dalam suatu
dan O2(g). Jika derajat disosiasi SO3 ruangan 10 liter mula-mula dimasukkan 3
adalah 2/3 dan tekanan total gas setelah mol gas CO, 4 mol gas H2 dan katalisator.
tercapai keseimbangan adalah 2 atm, Kemudian dipanaskan pada suhu 1200 K.
maka tetapan keseimbangan (Kp), maka Setelah tercapai keadaan setimbang,sistem
reaksi peruraian ini adalah .... dibekukan dan ternyata terdapat 1 mol air.
A. 0,2 atm D. 2,0 atm Harga Kc pada suhu 1200 K adalah….
B. 0,5 atm E. 4,0 atm A. 20 D. ¼
C. 1,0 atm B. 50 E. 4
[UTUL UGM 2016, Sedang] C. 30
17. Sebanyak 3 mol SO3 pada temperatur dan [Litbang 2019, Sedang]
volume tertentu terurai menjadi SO2(g)
dan O2(g). Jika derajat disosiasi SO3 21. Jika pada kesetimbangan A(g) + B(g) ⇌
adalah 2/3 dan tekanan total gas setelah C(g) + D (g) harga tetapan
tercapai kesetimbangan adalah 1 atm, kesetimbangannya adalah 1. Konsentrasi
maka tekanan parsial O2 pada saat A adalah dua kali konsentrasi B, maka
kesetimbangan adalah .... (diketahui Ar konsentrasi C sama dengan….
S=32, O=16) A. 4x konsentrasi D
A. 0,125 atm D. 0,75 atm B. 2x konsentrasi D
B. 0,25 atm E. 1,25 atm C. Konsentrasi D
C. 0,5 atm D. ½ x konsentrasi D
[UTUL UGM 2015, Sedang] E. ¼ x konsentrasi D
[Modul program alumni 2013,
18. Kesetimbangan N2O4 (g) ⇌ 2NO2 (g) Sedang]
berlangsung pada ruang tertutup,
diketahui harga tetapan kesetimbangan 22. Gas SF6 terurai menurut kesetimbangan
Kp = 4 atm dengan derajat disosiasi 0,5. berikut:
Tekanan total gas dalam ruang adalah .... SF6(g) ⇌ SF4(g) + F2(g)
A. 2 atm D. 5 atm Suatu wadah tertutup bervolume tetap diisi
B. 3 atm E. 6 atm dengan gas SF6 sampai tekanannya
C. 4 atm mencapai 48 torr. Jika setelah
[UTUL UGM 2017, Sedang] kesetimbangan tercapai tekanan dalam

235
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
KIMIA MODUL DRILLING ALUMNI

wadah menjadi 60 torr. Tetapan PERHITUNGAN PERGESERAN


kesetimbangan (Kp) reaksi di atas adalah .... KESETIMBANGAN
A. 2 D. 8
B. 4 E. 10 Informasi berikut digunakan untuk menjawab
C. 6 soal nomor 25-26!
[SBMPTN 2018, Sulit] Proses Haber-Bosch merupakan proses
pembentukan (produksi) amonia berdasarkan
PERGESERAN KESETIMBANGAN reaksi:
3H2 (g) + N2 (g) ⇌ 2NH3 (g)
23. Gas nitrogen dioksida merupakan gas
Data Kp dan Kc dari reaksi kesetimbangan
yang beracun dan berwarna merah
tersebut pada berbagai temperatur adalah ….
kecoklatan, dapat mengalami reaksi
kesetimbangan menghasilkan gas t (°C) Kp Kc
dinitrogen tetraoksida yang tak berwarna
sesuai dengan reaksi berikut: 25 9,0 × 105 5,4 × 108
2NO2(g) ⇄ N2O4(g) ∆H = −59,22 Kj 300 4,6 × 10−9 1,0 × 10−5
Pernyataan berikut yang benar untuk 400 2,6 × 10−10 8,0 × 10−7
perubahan warna gas adalah ....
A. bertambah coklat jika suhu dinaikkan
25. Dari data tetapan kesetimbangan proses
B. memudar menjadi tak berwarna jika
Haber-Bosch tersebut di atas, pernyataan
konsentrasi gas NO2 diperkecil
yang benar adalah ….
C. bertambah coklat jika konsentrasi
A. untuk meningkatkan hasil reaksi
N2O4 diperkecil
(NH3) maka dapat dilakukan dengan
D. memudar menjadi tak berwarna jika
cara menaikkan suhu
tekanan diperkecil
B. reaksi pembentukan amonia adalah
E. bertambah coklat jika volume
reaksi eksoterm
diperkecil
C. perubahan entalpi reaksi peruraian
[UN 2016, Sedang]
amonia berharga negatif
24. Perhatikan reaksi kesetimbangan berikut. D. produk peruraian amonia terjadi
CH3COOH (aq) ⇌ CH3COO- (aq) + H+ (aq) lebih besar pada suhu rendah
+ kalor E. penambahan katalis akan menaikkan
Pada t1, sistem kesetimbangan harga tetapan kesetimbangan
mengalami gangguan seperti pada plot [HOTS, SBMPTN 2014, Sedang]
grafik berikut.
26. Jika pada saat kesetimbangan reaksi di
atas pada suhu 25 °C tekanan parsial H2
dan N2 masing-masing adalah 1 atm dan
10 atm maka tekanan total sistem pada
saat kesetimbangan tersebut adalah ….
A. 3000 atm D. 3101 atm
B. 3100 atm E. 3111 atm
Gangguan yang diberikan pada t1 adalah
C. 3011 atm
sebagai akibat dari....
[SBMPTN 2014, Sulit]
A. Penambahan HCl
B. Suhu diturunkan
27. Dekomposisi NOCl dalam wadah tertutup
C. Penambahan NaCH3COO
1 L berlangsung sebagai berikut.
D. Penambahan CH3COOH
E. Volume wadah bertambah
[HOTS, UTBK 2019, Sedang]
236
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
MODUL DRILLING ALUMNI KIMIA

Pada temperatur tertentu, konsentrasi 29. Ozon (O3) mengalami disosiasi menjadi O2
gas pada kesetimbangan masing-masing dalam wadah 1 L sesuai dengan reaksi
adalah 2 M. Kesetimbangan tersebut …. berikut.
A. bergeser ke kanan jika ke dalam 2O3(g) ⇌ 3O2(g)
wadah ditambahkan 1 mol NOCl dan 1 Pada temperatur tertentu konsentrasi
mol NO masing-masing gas dalam kesetimbangan
B. tidak bergeser jika ke dalam wadah adalah 1 M. Kesetimbangan tersebut....
ditambahkan 2 mol NOCl dan 1 mol NO A. Tidak bergeser jika ditambah 1 mol O3
C. tidak bergeser jika ke dalam wadah dan 1 mol O2
ditambahkan 1 mol NOCl dan 1 mol NO B. Bergeser ke kanan jika ditambah 1 mol
D. bergeser ke kiri jika ke dalam wadah O3 dan 1 mol O2
ditambahkan 1 mol NOCl dan 1 mol NO C. Bergeser ke kiri jika ditambah 1 mol O3
E. bergeser ke kiri jika ke dalam wadah dan 1 mol O2
ditambahkan 2 mol NOCl dan 1 mol NO D. Bergeser ke kiri jika ditambah 2 mol O3
[SBMPTN 2017, Sulit] dan 1 mol O2
E. Tidak bergeser jika ditambah 1 mol O3
28. Gas SO3, SO2, dan O2 membentuk dan 2 mol O2
kesetimbangan berikut: [SBMPTN 2017, Sulit]
2SO3(g) ⇌ 2SO2(g) + O2(g)
Pada wadah 1 L dan temperatur tertentu, 30. Pada kondisi tekanan dan temperatur
konsentrasi gas pada kesetimbangan tertentu dalam wadah tertutup 10 L,
masing-masing yakni 0,5 M. diperoleh sistem kesetimbangan berikut:
Kesetimbangan tersebut …. 2HBr (g) ⇌ H2 (g) + Br2 (g)
A. tidak bergeser bila ke dalam wadah Konsentrasi semua zat dalam
ditambahkan SO3, SO2, dan O2 dengan kesetimbangan masing-masing adalah 0,3
jumlah mol yang sama M. Bila ke dalam sistem ditambahkan gas
B. bergeser ke kanan bila ke dalam H2 dan gas Br2 masing-masing sebanyak 3
wadah ditambahkan SO3, SO2, dan O2 mol maka konsentrasi HBr pada
dengan jumlah mol yang sama kesetimbangan yang baru adalah ....
C. bergeser ke kiri bila ke dalam wadah A. 0,1 M
ditambahkan SO3, SO2, dan O2 dengan B. 0,4 M
jumlah mol yang sama C. 0,5 M
D. tidak bergeser bila ke dalam wadah D. 0,6 M
ditambahkan 1 mol SO3 dan 1 mol O2 E. 0,7 M
E. bergeser ke kiri bila ke dalam wadah [SBMPTN 2015, Sulit]
ditambahkan 1 mol SO3 dan 1 mol O2
[SBMPTN 2017, Sulit]

237
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
KIMIA MODUL DRILLING ALUMNI

CHAPTER 7
ASAM BASA

PERKEMBANGAN KONSEP ASAM BASA 4. Reaksi asam basa berikut ini yang tidak
dapat dijelaskan dengan teori Arrhenius
1. Berdasarkan reaksi berikut: adalah ….
CH3OH(aq) + C2H3O2–(aq) ⇌ HC2H3O2(aq) A. HNO2 → H+ + NO2–
+ CH3O–(aq) B. NaOH → Na+ + OH–
HC2H3O2(aq) + CO32–(aq) ⇌ HCO3– + C. Ca(OH)2 → Ca2+ + 2OH–
C2H3O2–(aq) D. H3PO4 → 3H+ + PO43-
C6H5NH3+(aq) + OH– (aq) ⇌ C6H5NH2(aq) + E. HCl + KOH → KCl + H2O
H2O(l) [Litbang 2019, Mudah]
Yang bukan pasangan asam-basa 5. Ion Al3+ dalam air terhidrasi membentuk
konjugasi adalah .... ion kompleks [Al(H2O)6]3+(aq). Ion
A. CH3OH dan CH3O– kompleks tersebut dapat menetralkan ion
B. HC2H3O2dan HCO3– hidroksida menurut reaksi berikut.
C. C6H5NH2 dan C6H5NH3+ [Al(H2O)6]3+ + OH– ⇌ [Al(H2O)5OH]2+ + H2O
D. C2H3O2– dan HC2H3O2 [Al(H2O)5OH]2+ + OH– ⇌ [Al(H2O)4(OH)2]+
E. HCO3– dan CO32– + H2O
[SBMPTN 2018, Mudah] [Al(H2O)4(OH)2]+ + OH– ⇌ Al(H2O)3(OH)3 +
H2O
2. Perhatikan persamaan reaksi berikut! Manakah pernyataan yang benar dari fakta
1) NH3(g) + BF3(g) → NH3BF3(g) di atas?
2) H3PO4(aq) → H+(aq) + H2PO4−(aq) A. [Al(H2O)6]3+ bertindak sebagai basa
3) PO43−(aq) + H2O(l) ⇌ HPO42−(aq) + Lewis
H+(aq) B. [Al(H2O)4(OH)2]+ merupakan basa
Urutan yang sesuai dengan konsep asam- konjugasi dari Al(H2O)3(OH)3
C. Pada semua reaksi tersebut H2O
basa Arrhenius, Bronsted-Lowry, dan
bersifat basa
Lewis adalah ....
D. [Al(H2O)4(OH)2]+ bersifat amfiprotik
A. (1), (2), (3) D. (3), (1), (2)
E. Al(H2O)3(OH)3 merupakan asam
B. (2), (1), (3) E. (3), (2), (1)
konjugasi dari [Al(H2O)6]3+
C. (2), (3), (1)
[SBMPTN 2018, Sedang]
[Modul drilling kelas xi 2019, Mudah]
6. Dalam reaksi berikut:
3. Perhatikan persamaan reaksi berikut. CaO + SO2 → CaSO3
H2O + CO2 → H2CO3
HCN(aq) + H2O(l) ⇌ CN−(aq) + H3O+(aq)
SeO3 + Na2O → Na2SeO4
Ni2+(aq) + 4CN−(aq) ⇌ [Ni(CN)4]2−(aq)
NH3 + BF3 → H3NBF3
Pada reaksi di atas yang bertindak sebagai
N2O5 + H2O → 2HNO3
asam adalah....
Senyawa yang merupakan basa Lewis
A. HCN dan CN- D. Ni2+ dan H3O+
adalah ....
B. H2O dan Ni2+ E. H2O dan HCN A. CaO D. BF3
C. H3O+ dan CN- B. CO2 E. N2O5
[Litbang 2019, Mudah] C. SeO3
[SBMPTN 2018, Sedang]

238
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
MODUL DRILLING ALUMNI KIMIA

7. Spesi berikut yang tidak dapat bertindak Pernyataan yang tidak benar
sebagai amfiprotik adalah.... berdasarkan tabel di atas adalah....
A. SO42- D. HSO3- A. X merupakan basa yang lebih kuat dari Y
B. OH- E. HPO42- B. Z merupakan basa yang paling kuat
C. H2O C. X akan memiliki pH yang lebih rendah
[Litbang 2019, Sedang] dari Z pada konsentrasi yang sama
D. Jumlah OH- yang diuraikan oleh Y lebih
8. Suatu reaksi berlangsung sebagai berikut:
banyak dari X
CO32− + SO3 ⇌ SO42− + CO2
E. Jika diukur pada konsentrasi yang
Pernyataan yang BENAR terkait reaksi
sama, pH Z yang paling tinggi
tersebut adalah ….
[Modul Drilling Kelas XI 2018, Sedang]
A. CO32− bertindak sebagai asam
Bronsted-Lowry
12. Kekuatan basa konjugasi dari senyawa
B. SO42− bertindak sebagai asam Lewis
berikut mulai dari yang paling kuat adalah
C. CO2 bertindak sebagai asam Bronsted-
asam oksalat (Ka = 5,6 × 10-2) > asam
Lowry
arsenat (Ka = 5,8 × 10-3) > asam format
D. CO2 bertindak sebagai basa Lewis
(Ka = 1,8 × 10-4).
E. SO3 bertindak sebagai asam Lewis
SEBAB
[SBMPTN 2016, Sedang]
Kekuatan asam atau basa dapat ditentukan
KEKUATAN ASAM BASA dari nilai konstanta kesetimbangan asam
basa.
9. Perhatikan data berikut. [SIMAK UI 2017, Sedang]
1. HF (Ka=2 x 10-10)
2. HCN (Ka=1,7 x 10-2)
PENENTUAN pH ASAM BASA
3. CH3COOH (Ka=1,8 x 10-5)
4. HCOOH (Ka=1,8 x 10-4) 13. Sebanyak 0,1 mol gas amonia dilarutkan
5. HNO2 (Ka=4,5 x 10-4) ke dalam air sampai 1 dm3 sehingga
Berdasarkan data tersebut, urutan asam mencapai kesetimbangan:
dari yang paling lemah sampai yang NH3(g) + H2O(l) ⇌ NH4+ (aq) + OH-(aq)
paling kuat adalah.... Jika 1% NH3 telah terionisasi, Kb amoniak
A. 2-5-4-3-1 D. 1-3-4-5-2 adalah ….
B. 1-3-5-4-2 E. 4-5-3-1-2 A. 10-1
C. 2-4-5-3-1 B. 10-2
[Litbang 2019, Mudah] C. 10-3
D. 10-4
10. Semakin mudah terionisasi maka asam
E. 10-5
basa semakin kuat
[Modul program alumni 2013,
SEBAB
Sedang]
Ikatan antar atom mudah lepas akibat
jarak antar inti atom pada molekul yang
14. Suatu asam lemah HA 0,1 M mempunyai
sangat jauh
pH sebesar 4. Persentase HA yang terurai
[Litbang 2019, Sedang]
adalah….
11. Berikut ini merupakan tabel Kb beberapa A. 0,01%
basa lemah B. 10%
Basa Harga Kb C. 0,1%
X 1,2 × 10-8 D. 25%
Y 6,9 × 10-11 E. 1%
Z 2 × 10-5 [Modul program alumni 2013, Sedang]

239
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
KIMIA MODUL DRILLING ALUMNI

15. Bila larutan asam kuat H2SO4 dengan pH 19. Sebanyak 100 mL larutan H2SO4 0,05 M
=1 diencerkan 100 kali, maka pH larutan dicampurkan dengan 100 mL larutan
menjadi 3. HNO3 0,1 M. pH larutan yang dihasilkan
SEBAB setelah pencampuran adalah....
Jumlah ion H dalam larutan berubah bila
+ A. 5 D. 2
larutan diencerkan. B. 4 E. 1
[SBMPTN, Sedang] C. 3
[Litbang 2019, Sedang]
16. Asam asetat merupakan asam dari
golongan organik yang tidak dapat 20. Sebanyak 100 mL larutan H2SO4 yang pH
terionisasi sempurna. Jika suatu larutan =1 dimasukkan larutan 400 mL H2SO4
asam asetat memiliki pH=3 (Ka = 10-5), yang pHnya = 2. Harga pH campuran
maka persen ionisasi larutan asam larutan tersebut adalah….
tersebut adalah.... A. 2 – log 2,8
A. 1% D. 25% B. 2 – log 2
B. 10% E. 40% C. 2,8 – log 2
C. 20% D. 1,4 – log2
[Litbang 2019, Sedang] E. 2 – log 1,4
[Litbang 2019, Sedang]
17. Asam asetil salisilat HC9H7O4 terdapat
dalam aspirin dengan Ka = 2,5 x 10-5 Bila 3 21. Jika larutan P memiliki pH = 5 dan larutan
tablet aspirin dilarutkan dalam 200 mL air Q memiliki pH = 6, perbandingan
(1 tablet mengandung 0,3 gram asam asetil konsentrasi ion hidrogen dalam larutan P
salisilat). pH larutan yang terjadi adalah …. dan Q adalah....
(Ar H = 1; C = 12; O = 16) A. 1 : 0,1 D. 5 : 6
A. 2,5 – log 2,5 B. 1 : 2 E. Log 5 : log 6
B. 5 – log 2,5 C. 1 : 10
C. 3 – log 2,5 [Sumber: Silberberg, Chemistry: The
D. 6 – log 2,5 Molecular Nature of Matter and Change,
E. 3,5 – log 2,5 Sulit]
[Modul program alumni 2013, Sedang]
22. Pada suhu 25 0C, kesetimbangan
18. Warna larutan asam formiat 0,1 M yang autoionisasi air (pKw = 14) berlangsung
diberi dua tetes suatu indikator adalah sebagai berikut:
sama dengan warna larutan HCl 2 x 10-3 M 2H2O(l) ⇌ H3O+(aq) + OH-(aq)
yang diberi juga dua tetes indikator Dalam larutan HNO3 0,01 M akan terdapat
tersebut. H3O+ yang berasal dari ionisasi air
Dapat disimpulkan bahwa tetapan ionisasi sebanyak....
asam formiat ialah …. A. 10-6 D. 10-11
A. 1,6 x 10-9 B. 10 -7 E. 10-12
B. 2 x 10-4 C. 10-8
C. 8 x 10-8 [Modifikasi SBMPTN, Sulit]
D. 1,0 x 10-1
E. 4 x 10-5 23. Suatu obat baru yang diperoleh dari biji
[Modul program alumni 2013, Sedang] tanaman ternyata berupa basa organik
yang lemah. Bila 0,1 M basa lemah organik
tersebut dalam air mempunyai pH = 11,
maka Kb obat tersebut adalah….
240
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
MODUL DRILLING ALUMNI KIMIA

A. 10-6 D. 10-3 A. CO2 D. P2O5


B. 10-5 E. 10-2 B. CaO E. SO3
C. 10 -4 C. As2O3
[Soal dari www.eduftasi.com, Sulit] [Litbang 2019, Mudah]

24. Gas HCl murni 24 ml ditiupkan ke dalam 28. Perhatikan persamaan reaksi berikut!
250 ml air sehingga tidak merubah volume
air. Tekanan gas semula 76 cmHg dan
temperaturnya 27 °C. Kalau tetapan gas Apabila reaksi tersebut menghasilkan
ideal adalah R = 0,08 L.atm/mol.K dan log 6,72 L gas hidrogen pada keadaan
4 = 0,6 maka pH larutan HCl adalah .... standar. pH larutan 1 L HCl yang
A. 1,70 D. 3,20 digunakan pada reaksi tersebut adalah....
B. 2,40 E. 3,40 A. 1 – log 6 D. 3 – log 6
C. 2,47 B. 1 – log 3 E. 6 – log 3
[Litbang 2019, Sulit] C. 1
[Litbang 2019, Sedang]
25. Larutan asam lemah HA 0,1 M diberi
beberapa tetes larutan Indikator 29. pH larutan yang diperoleh dengan
universal, ternyata warnanya sama mencampurkan 50 mL HNO3 0,2 M dan 50
dengan larutan H2SO4 0,01 M. Tetapan mL KOH 0,4 M ialah....
ionisasi asam tersebut adalah.... A. 2
A. 1 × 10-3 D. 4 × 10-2 B. 5
B. 2 × 10-3 E. 4 × 10-1 C. 7
C. 4 × 10 -3 D. 10
[Modul Drilling Kelas XI 2018, Sulit] E. 13
[Litbang 2019, Sedang]
26. Terdapat reaksi kesetimbangan H2O + H2O
⇌ H3O+ + OH– Kw = 10–4. Jika T pada sistem 30. Sebanyak 1 gr cuplikan logam Al berkadar
kesetimbangan tersebut dinaikkan, pH air 54% bereaksi sempurna dengan 150 mL asam
akan tetap 7. sulfat menurut persamaan reaksi berikut.
SEBAB 2Al(s) + 3H2SO4(aq)→Al2(SO4)3(aq) +
Walaupun kesetimbangan bergeser ke 3H2(g)
kanan, konsentrasi (H3O+) dan (OH–) tetap pH larutan asam sulfat sebelum reaksi
sama. adalah....
[SIMAK UI 2015, Sulit] A. 3 – log 2 D. 1 – log 4
B. 2 – log 3 E. 2 – log 4
REAKSI ASAM BASA C. 3 – log 4
[Litbang 2019, Sulit]
27. Senyawa oksida berikut yang jika
dilarutkan dalam air menghasilkan larutan
yang bersifat asam, kecuali....

241
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
KIMIA MODUL DRILLING ALUMNI

CHAPTER 8
HIDROLISIS GARAM

DEFINISI DAN JENIS HIDROLISIS 5. Ion-ion berikut yang dapat bereaksi


dengan air adalah....
1. Berikut pernyataan yang tidak sesuai 1) ClO4-
dengan hidrolisis adalah.... 2) NO2-
A. Anion dari asam lemah akan bereaksi 3) Ba2+
dengan air membentuk ion OH- 4) Al3+
B. Kation dari basa lemah akan bereaksi [Litbang 2019, Mudah]
dengan air membentuk ion H3O+
C. Hidrolisis merupakan proses 6. Reaksi hidrolisis yang tepat untuk garam
pelarutan garam dalam air LiCN adalah....
D. Terjadi penguraian air menjadi ion H+ A. Li+ + H2O ⇌ LiOH + H+
dan OH- B. Li+ + H2O ⇌ LiOH + OH-
E. Terjadi penguraian air oleh garam C. CN- + H2O ⇌ CNOH + H+
yang berasal dari asam dan atau basa D. CN- + H2O ⇌ HCN + H+
lemah E. CN- + H2O ⇌ HCN + OH-
[Litbang 2019, Mudah] [Litbang 2019, Sedang]

7. Berikut pernyataan yang tepat mengenai


2. Ion-ion yang berasal dari asam dan basa
garam NaCl adalah....
lemah dapat mengalami hidrasi
A. NaCl akan terhidrolisis oleh air
SEBAB
menjadi Na+ dan Cl-
Hidrasi merupakan proses pemecahan
B. Larutan akan bersifat basa
molekul air menjadi ion H+ dan on OH-
C. Ion Cl- akan memecah air menjadi
[Litbang 2019, Mudah]
molekul OH-
D. Molekul air akan mengelilingi ion Na+
3. Di antara garam berikut di dalam air akan
dan Cl- tanpa bereaksi
terhidrasi sempurna adalah ....
E. Air Bereaksi dengan Cl- sehingga
A. (NH4)2SO4 D. KNO3
terbentuk HCl dan bereaksi dengan
B. AlCl3 E. NaHSO3
Na+ sehingga terbentuk NaOH
C. NaHCO3
[Modifikasi Modul Drilling Kelas XI
[Mudah dan Aktif Belajar Kimia Kelas
2018, Sedang]
XI SMA/MA Program IPA, Mudah]

JENIS GARAM
4. Diantara ion berikut ini yang dapat
bereaksi dengan air membentuk ion H+ 8. Pasangan asam dan basa dengan jumlah mol
adalah.... yang sama berikut ini akan menghasilkan
A. Cl- D. Na+ garam dengan pH>7 adalah....
B. CN - E. NH4+ A. HCOOH + NH3
C. CH3COO- B. HCl + CsOH
[Litbang 2019, Mudah] C. HNO3 + Ca(OH)2
D. HF + KOH
E. HBr + LiOH
[Litbang 2019, Mudah]

242
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
MODUL DRILLING ALUMNI KIMIA

9. Kita sering menggunakan pemutih untuk memutihkan pakaian. Produk ini mengandung sekitar
5% NaOCl yang sangat reaktif yang dapat menghancurkan pewarna, sehingga pakaian menjadi
putih kembali. Garam NaOCl berasal dari HOCl dan NaOH. Pernyataan yang tidak tepat mengenai
garam NaOCl adalah....
A. Garam yang dapat mengalami hidrolisis
B. Garamnya dapat membirukan lakmus merah
C. Terhidrolisis menghasilkan ion hidroksida
D. Reaksi hidrolisis yang terjadi OCl− + H2O ⇌ HOCl + OH−
E. pH garam yang dihasilkan <7
[Litbang 2019, Sedang]

10. Berikut ini adalah data uji lakmus beberapa garam:


UJI LAKMUS
NO GARAM
MERAH BIRU
1 KBr Merah Merah
2 NaF Biru Biru
3 NH4NO3 Merah Merah
4 NaCN Biru Biru
5 Na2SO4 Merah Biru
Garam yang mengalami hidrolisis dan sesuai dengan uji lakmusnya adalah....
A. 1 dan 5 D. 3 dan 4
B. 1,2, dan 4 E. 3 saja
C. 2,3, dan 5
[Litbang 2019, Sedang]

11. Berikut garam yang nilai pH-nya tidak dipengaruhi oleh besarnya konsentrasi asam dan basa
penyusunnya adalah....
A. NaF D. Ba(NO2)2
B. ZnS E. Sr(CH3COO)2
C. K2CO3
[Litbang 2019, Sedang]

12. Perhatikan tabel persamaan reaksi hidrolisis garam berikut ini!

Pasangan data garam terhidrolisis yang tepat adalah ….


A. (1) dan (2) D. (2) dan (3)
B. (1) dan (3) E. (2) dan (4)
C. (1) dan (4)
[UN 2018, Sedang]

243
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
KIMIA MODUL DRILLING ALUMNI

PENENTUAN pH HIDROLISIS Informasi berikut untuk menjawab soal nomor


17-18.
13. Sebanyak 100 mL larutan NaOH yang Fenol, C6H5OH merupakan asam lemah dengan
memiliki pH=13 dicampurkan dengan 100 Ka= 10-10. Sebanyak 30 mL larutan fenol 0,1 M
ml larutan asam lemah HZ 0,1 M (Ka= dicampurkan dengan larutan 30 ml NaOH 0,1
2x10-5). pH campuran yang dihasilkan M. Kemudian ke dalam campuran tersebut
adalah…. ditambahkan air sehingga larutan menjadi
A. 6 – log 5 D. 8 – log 5 encer dan memiliki volume akhir sebanyak
B. 5 – log 6 E. 6 + log 5 100 mL.
C. 8 + log 5
[SBMPTN 2018, Sedang] 17. Harga pH larutan campuran fenol dan
NaOH sebelum diencerkan adalah….
14. Ke dalam 200 mL larutan HCN 0,10 M (Ka A. 3 – log 5 D. 11 + log 5
= 10–10) ditambahkan 1,12 g KOH (Mr = B. 3 – ½ log 5 E. 11 + ½ log 5
56). larutan yang dihasilkan memiliki C. 5 – log 3
pH.... [Litbang 2019, Sedang]
A. 9,5 D. 12,5
B. 10,0 E. 13,0 18. Harga pH setelah pengenceran adalah….
C. 11,5 A. 3 – log 3 D. 11 + ½ log 3
[SBMPTN 2018, Sedang] B. 11 + log 5 E. 10 + ½ log 5
C. 3 – ½ log 3
15. Sebanyak 0,1 mol natrium hidroksida [Litbang 2019, Sedang]
(NaOH) dan 0,1 mol asam sianida (HCN)
19. Jika dua liter larutan natrium asetat (Ka =
dengan Ka = 4 × 10–10 dilarutkan dalam air
10-5) mempunyai pH = 9, maka massa
hingga diperoleh larutan dengan volume
natrium asetat yang terdapat dalam
100 mL. Larutan yang dihasilkan memiliki
larutan tersebut adalah …. gram (Ar C = 12,
pH .....
O = 16, dan Na = 23)
A. 12 D. 12 – log 2
A. 1,640 D. 164
B. 6 – log 5 E. 12 + log 2
B. 82 E. 16,4
C. 6 + log 5
C. 8,2
[SBMPTN 2018, Sedang]
[Modul program alumni 2013,
Sedang]
16. Dietilamina ((C2H5)2NH) merupakan basa
lemah dengan Kb = 9 × 10–4. Suatu larutan Informasi berikut untuk menjawab soal nomor
dibuat dengan mencampurkan 90 mL 20-21
larutan dietilamina 0,01 M dan 10 mL Sebanyak 1 L larutan amonium asetat 0,1 M,
larutan HCl 0,09 M. Larutan yang diketahui memiliki Ka = 1,72 × 10–5,
dihasilkan memiliki pH .... Kb = 1,8 × 10–5 dan Kw = 1 × 10–14. Ke dalam
A. 4 – log 9 larutan tersebut kemudian diencerkan hingga
B. 6,5 volume akhir larutannya menjadi 5 L.
C. 6 – log 9
D. 8 20. Persen hidrolisis larutan ammonium
E. 8 – log 9 asetat tersebut adalah….
[SBMPTN 2018, Sedang] A. 0,0056% D. 5,6 %
B. 0,056% E. 56%
C. 0,56%
[Modifikasi soal dari www.urip.info,
Sedang]

244
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
MODUL DRILLING ALUMNI KIMIA

21. pH larutan NH4Cl 0,01 M yang terhidrolisis 26. Diketahui tetapan hidrolisis dari ion ClO⎺
1 % adalah…. pada suhu tertentu adalah 4 x 10-7. pH
A. 2 D. 5 larutan KClO 0,01 M adalah….
B. 3 E. 6 A. 3,5 – log 2
C. 4 B. 2 – log 3,5
[Modifikasi soal dari www.urip.info, C. 9,5 + log 2
Sedang] D. 12 + log 3,5
E. 12 – log 3,5
22. Seorang calon mahasiswa menambahkan
[HIDROLISIS GARAM, MODIFIKASI
0,28 gram kristal KOH ke dalam 50 mL
SNMPTN 2012, Sedang]
larutan 0,1 M suatu asam lemah HA yang
pH-nya = 3. Berapakah pH larutan yang
27. Nilai pH larutan obat batuk diatur dengan
terjadi jika diketahui massa atom K = 39, O
menambahkan garam yang dibuat dari
= 16, dan H =1?
asam klorida dan amonia (Kb = 10–5).
A. 3 D. 9
Jumlah garam yang ditambahkan ke dalam
B. 6 E. 12
300 mL obat batuk tersebut agar pH = 6
C. 7
adalah .....
[Modul program alumni 2013,
A. 0,3 mmol
Sedang]
B. 3 mmol
23. Dalam larutan terdapat natrium asetat 0,1 C. 30 mmol
mol/L yang mengalami hidrolisis berikut D. 0,3 mol
ini: E. 3 mol
CH3COO– + H2O ⇌ CH3COOH + OH– [SBMPTN 2018, Sulit]
Jika tetapan hidrolisis (Kh = 1 x 10-9) maka
larutan mempunyai pH…. 28. Pengenceran terhadap larutan ammonium
A. 9 D. 5 asetat menyebabkan persen hidrolisisnya
B. 7 E. 1 menjadi lebih kecil
C. 6 SEBAB
[Soal dari www.urip.info, Sedang] Konsentrasi larutan ammonium asetat
menjadi berubah
24. Untuk mendapatkan larutan garam yang
[Modifikasi soal dari www.urip.info, Sulit]
pH-nya 9, maka banyaknya garam natrium
benzoat C6H5OONa yang harus dilarutkan
29. Massa KOH yang diperlukan untuk
dalam 100 mL air adalah...(Ka C6H5OONa
bereaksi dengan 1 L CH3COOH 0,01 M agar
= 6 × 10−5 dan Mr C6H5OOH = 144)
diperoleh larutan dengan pH 8,5 adalah ….
A. 0,54 gram D. 4,32 gram
g. (dianggap tidak terjadi perubahan
B. 1,08 gram E. 8,64 gram
volume, Ka = 10-5, Ar K = 39, Ar O = 16, dan
C. 2,16 gram
Ar H = 1)
[Soal dari kimiastudycenter.com,
A. 5,6
Sedang]
B. 2,8
25. Tetapan hidrolisis dari 500 mL larutan C. 1,12
(NH4)2SO4 0,4 M yang memiliki pH= 5 – log D. 0,56
2 adalah…. E. 0,112
A. 5 x 10-10 D. 5 x 10-7 [Soal amaldoft.wordpress.com, Sulit]
B. 5 x 10 -9 E. 5 x 10-6
C. 5 x 10-8
[Litbang 2019, Sedang]

245
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
KIMIA MODUL DRILLING ALUMNI

30. Ammonium klorida, NH4Cl adalah senyawa kimia anorganik yang mempunyai ciri khas berupa
garam kristal putih yang sangat mudah larut dalam air. Ammonium klorida merupakan produk
dari reaksi antara asam klorida, HCl dengan ammonia, NH3. Kegunaan dari garam ini salah satunya
sebagai ekspektoran pada obat batuk. Selain itu, ammonium klorida dalam laboratorium
digunakan untuk menghasilkan temperatur rendah pada penangas dingin atau cooling bath. Jika
terdapat 0,01 M NH4Cl yang terhidrolisis sebesar 1% (Kb NH3 = 4 x 10-10), pernyataan yang benar
adalah….
1) Konsentrasi ion H3O+ yang dihasilkan sebesar 10-4 M
2) Reaksi hidrolisisnya Cl- (aq) + H2O (l) → HCl (aq) + OH - (aq)
3) pH larutan yang terbentuk adalah 4 – log 1
4) garam NH4Cl bersifat basa
[HOTS, HIDROLISIS GARAM, LITBANG 2019, Sulit]

246
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
MODUL DRILLING ALUMNI KIMIA

CHAPTER 9
LARUTAN PENYANGGA

DEFINISI DAN KOMPOSISI LARUTAN 5. Sistem buffer baik asam maupun basa
PENYANGGA dapat mempertahankan harga pH dari
penambahan larutan berikut, kecuali....
1. Larutan penyangga dapat mempertahankan A. Sedikit HNO3 D. Sedikit HClO4
pH terhadap.... B. Sedikit LiOH E. Sedikit Ba(OH)2
A. Penambahan sedikit asam lemah C. Banyak H2SO4
B. Penambahan sedikit basa lemah [Litbang 2019, Mudah]
C. Ditambah sedikit air
D. Penambahan banyak asam kuat 6. pH larutan buffer cenderung tetap ketika
E. Penambahan sedikit basa kuat ditambahkan sedikit basa. Hal ini
[Litbang 2019, Mudah] dikarenakan oleh....
A. Larutan buffer sudah mengandung basa
2. Larutan penyangga dapat dibuat dengan
sehingga pernambahan ion OH⎺ tidak
cara mencampurkan larutan ....
akan berpengaruh pada pH larutan
A. HNO3 dan CH3COONa
B. Larutan buffer memiliki komponen
B. HNO3 dan NaNO3
asam yang dapat menghasilkan H+
C. H3PO4 dan CH3COONa
yang lebih banyak sehingga
D. HNO3 dan KNO3
penambahan OH⎺ tidak akan
E. CH3COOH dan CH3COONa
mempengaruhi pH larutan
[Litbang 2019, Mudah]
C. Larutan buffer memiliki basa konjugasi
3. Berikut campuran yang dapat membentuk sehingga ion OH⎺ akan ditangkap oleh
larutan penyangga dalah.... basa konjugasi tersebut
A. 100 ml HNO3 0,1 M + 100 ml NH3 0,1 M D. Larutan buffer mengandung
B. 100 ml HBr 0,05 M + 100 ml NH3 0,1 M komponen asam yang dapat mengikat
C. 50 mL HCN 0,1 M + 50 mL NaOH 0,2 M ion OH⎺, sehingga penambahan sedikit
D. 50 mL HCOOH 0,1 M + 50 mL NH3 0,2 M basa tidak banyak mengubah
E. 50 mL HCl 0,1 M + 100 mL KOH 0,05 M konsentrasi ion OH⎺ dalam larutan
[Litbang 2019, Sedang] E. Larutan buffer mengandung
komponen basa yang dapat mengikat
ion H+, sehingga penambahan sedikit
MEKANISME KERJA LARUTAN
PENYANGGA basa tidak banyak mengubah
konsentrasi ion H dalam larutan
+
4. Ketika sistem buffer karbonat [Modul Drilling Kelas XII 2018, Sedang]
H2CO3/HCO3- ditambahkan oleh sedikit
NaOH, maka reaksi yang tepat terjadi 7. Cara larutan penyangga basa
adalah.... mempertahankan harga pH dari penambahan
A. H2CO3 + OH- ⇌ HCO3- + H2O sedikit asam kuat adalah dengan menggeser
B. H2CO3 + OH- ⇌ CO32- + H3O+ kesetimbangan ke arah kanan.
C. H2CO3 + OH- ⇌ CO32- + 3H+ SEBAB
D. HCO3- + OH- ⇌ H2CO3 + O2- Asam akan bereaksi dengan basa
E. HCO3- + OH- ⇌ H2CO3 membentuk asam konjugatnya
[Litbang 2019, Mudah] [Litbang 2019, Sedang]

247
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
KIMIA MODUL DRILLING ALUMNI

8. Salah satu contoh sistem penyangga asam CH3COOH = 5 × 10−5). pH larutan tersebut
adalah penyangga asetat yaitu asam adalah ….
CH3COOH dan basa konjugatnya yaitu A. 2 D. 5
CH3COO-. Jika ke dalam sistem penyangga B. 3 E. 6
ini ditambahkan sedikit HCl maka yang C. 4
akan terjadi adalah.... [SBMPTN 2014, Sedang]
1) Penambahan HCl berarti terjadi
penambahan ion H+ dalam sistem 12. Jika sebanyak 1,07 gram amonium klorida,
penyangga NH4Cl dilarutkan ke dalam 100 mL NH3 0,1
2) HCl akan bereaksi dengan basa M (Kb= 10-5 ) yang terlarut dalam air, maka
konjugatnya untuk mempertahankan pH larutan yang terbentuk adalah.... (Ar
harga pH N=14, H=1, Cl= 35,5)
3) Reaksi yang terjadi ketika A. 5 – log 1 D. 5 – log 3
ditambahkan HCl adalah CH3COO- + H+ B. 5 + log 2 E. 2 – log 5
⇌ CH3COOH C. 8 + log 5
4) Menyebabkan reaksinya bergeser ke [Litbang 2019, Sedang]
kiri (pembentukan CH3COO-) sehingga
pH larutan tidak turun secara 13. Sejumlah 200 mL larutan HCN 0,30 M (Ka
signifikan = 5 × 10−10) dicampurkan 100 mL larutan
[Litbang 2019, Sulit] KOH 0,30 M. Ke dalam campuran tersebut
ditambahkan 0,8 g NaOH padat (Mr = 40).
PENENTUAN pH LARUTAN PENYANGGA Pada 25 °C, pH larutan yang terbentuk
adalah ….
9. Sebanyak 20 mL larutan HX 0,1 M A. 2 D. 10
dicampurkan dengan larutan NaOH 0,1 M. B. 4 E. 12
Ka HX adalah 7×10-4. Pernyataan yang benar C. 10 − log 5
untuk larutan hasil reaksi setelah [SBMPTN 2015, Sedang]
penambahan 10 mL larutan NaOH adalah ….
A. Merupakan campuran asam lemah dan 14. Natrium hidroksida (NaOH) dan asam
basa kuat. sianida (HCN dengan Ka = 4 × 10−10)
B. Merupakan campuran asam kuat dan masing-masing sebanyak 0,1 dan 0,15 mol
basa lemah. dilarutkan dalam air hingga diperoleh
C. Campuran asam lemah dan basa lemah. larutan dengan volume 100 mL. pH larutan
D. Memiliki pH > 7 yang diperoleh adalah ….
E. Memiliki [X-] < [HX] A. 3 + log 2 D. 10 + 2 log 2
[Litbang 2019, Mudah] B. 10 − 2 log 2 E. 9 + log 2
C. 10 − log 2
10. pH larutan yang dibuat dari 0,5 mol [SBMPTN 2016, Sedang]
HCOOH (Ka= 1,8 x 10-4) dengan 0,1 mol
HCOOK adalah.... 15. Jika 200 mL larutan NaOH 0,1 M
A. 4 – log 3 D. 9 – log 4 direaksikan dengan 100 mL larutan
B. 4 – log 6 E. 6 – log 4 aspirin (asam asetisalisilat) 0,5 M dengan
C. 4 – 2log 3 Ka = 3 × 10–4 , pH akhir larutan adalah ....
[Litbang 2019, Mudah] A. 4,5 D. 8 + log 4,5
B. 4,5 + log 4 E. 4 – log 4,5
11. Suatu larutan buffer dibuat dengan cara C. 4,5 – log 4
mencampurkan 0,6 mol asam asetat dan [SBMPTN 2018, Sedang]
0,2 mol NaOH dalam 500 mL larutan (Ka
248
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
MODUL DRILLING ALUMNI KIMIA

16. Larutan NaOH sebanyak 100 mL yang 21. Suatu larutan penyangga terdiri dari
memiliki pH = 13 dicampurkan dengan campuran CH3COOH 0,01 M (Ka= 10-5) dan
100 mL larutan asam lemah HZ 0,3 M (Ka = CH3COONa 0,1 M mempunyai pH sebesar 6.
2×10–5). Larutan yang dihasilkan memiliki Perbandingan volume CH3COOH :
pH .... CH3COONa adalah….
A. 5 – log 5 D. 8 + log 5 A. 1:1 D. 1:100
B. 5 – log 4 E. 9 + log 5 B. 1:10 E. 100:1
C. 5 C. 10:1
[SBMPTN 2018, Sedang] [Soal dari www.edutafsi.com, Sulit]
17. Asam butirat (Ka= 1,5 x 10-5) 0,06 M 22. Untuk mendapatkan larutan buffer dengan
sebanyak 10 ml direaksikan dengan 20 ml kapasitas maksimum, maka ke dalam 1 liter
KOH 0,01 M kemudian dilakukan larutan CH3COOH (Ka= 10-5) 0,04 M harus
pengenceran sampai volume 100 ml. pH ditambah NaOH padat sebanyak.... (Ar
larutan yang terbentuk setelah Na=23; O=16; H=1)
pengenceran adalah…. A. 1,8 gram D. 0,8 gram
A. 3 – log 5 D. 5 – log 2 B. 1,6 gram E. 0,6 gram
B. 3 – log 1,5 E. 5 – log 1,5 C. 1,2 gram
C. 5 – log 3 [Modul Drilling Kelas XII 2018, Sulit]
[Modifikasi UTBK 2019, Sedang] 23. Jika terdapat basa lemah 100 ml LOH 0,1 M
18. Suatu larutan penyangga berasal dari memiliki pH= 11 bereaksi dengan 100 ml
campuran asam asetat dan kalium asetat H2SO4 yang memiliki pH= 2 – log 8, maka pH
memiliki pH = 5,24. Diketahui Ka (HAs) campuran yang terbentuk adalah....
=1,8 × 10–5. Perbandingan [As–]:[HAs] A. 5 – log ¼ D. 8 + log 2,5
dalam larutan ini adalah .... (log 6 = 0,76) B. 5 + log 4 E. 9 + log 4
A. 1:1 D. 3:1 C. 6 – log 2,5
B. 5:1 E. 1:5 [Litbang 2019, Sulit]
C. 1:3 24. Untuk membuat 120 ml larutan penyangga
[Mudah dan Aktif Belajar untuk Kelas dengan pH = 5, maka dibutuhkan larutan
XII SMA/MA Program IPA, Sedang] NaOH 0,1 M dan larutan CH3COOH 0,1 M
19. Ke dalam 100 ml larutan asam asetat (Ka= 10-5) dengan volume NaOH dan
(Ka=10-5) dimasukkan 100 ml larutan CH3COOH masing-masing….
NaOH 0,2 M. Jika ternyata dihasilkan A. 80 ml dan 60 ml
larutan penyangga dengan pH 5, maka B. 50 ml dan 70 ml
molaritas asam asetat semula adalah…. C. 70 ml dan 50 ml
A. 0,8 M D. 0,2 M D. 80 ml dan 40 ml
B. 0,4 M E. 0,1 M E. 40 ml dan 80 ml
C. 0,3 M [Soal dari www.eduftasi.com, Sulit]
[Soal dari www.edutafsi.com, 25. Berapakah perbandingan [HCO3– ] : [H2CO3]
Sedang] yang diperlukan untuk mempertahankan pH
20. Asam hipobromit (HOBr) adalah asam sebesar 7,4 dalam aliran darah, bila
lemah dengan Ka = 10−9. Perbandingan diketahui Ka H2CO3 dalam darah = 8 × 10–7
[HOBr]/[OBr−] dalam larutan NaOBr pada (log 4=0,6)?
pH = 10 adalah …. A. 2:10 D. 10:1
A. 10−5 D. 10−1 B. 1:20 E. 1:10
B. 10 −4 E. 10 C. 20:1
C. 10 −2 [Modifikasi soal dari urip.wordpress.com,
[SBMPTN 2017, Sulit] Sulit]

249
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
KIMIA MODUL DRILLING ALUMNI

26. Larutan bufer dibuat dengan 28. Perhatikan senyawa/ion berikut:


menambahkan larutan NaOH 0,1 M ke 1. NH4+
dalam 150 mL larutan NH4Cl 0,1 M. 2. NH3
Volume larutan NaOH yang harus 3. CO32−
ditambahkan agar dihasilkan larutan bufer 4. HCO3−
pH = 9 adalah ....(Kb NH3 = 10–5) 5. H2CO3
A. 50 mL Senyawa/ion yang berfungsi sebagai
B. 75 mL penyangga pada cairan luar sel adalah ….
C. 100 mL A. (1) dan (2)
D. 150 mL B. (1) dan (3)
E. 200 mL C. (2) dan (3)
[SBMPTN 2018, Sulit] D. (3) dan (4)
E. (4) dan (5)
APLIKASI LARUTAN PENYANGGA [Litbang 2019, Mudah]

27. Berikut ini merupakan senyawa/ion yang 29. Penerapan sistem buffer dalam kehidupan
dapat bersifat sebagai penyangga: sehari-hari diantaranya adalah....
1. CH3COOH dan CH3COO− 1) Analisis zat kimia dan biokimia
2. NH3 dan NH4+ 2) Laboratorium bakteriologi
3. HCOOH dan HCOO− 3) Kultur jaringan
4. H2CO3 dan HCO3− 4) Obat tablet dan cair
5. H2PO4− dan HPO42− [Litbang 2019, Mudah]
Larutan penyangga yang terdapat dalam
cairan intrasel darah adalah …. 30. pH darah dalam tubuh manusia selalu
A. (5) D. (2) konstan
B. (4) E. (1) SEBAB
C. (3) Dalam darah manusia selalu ada ion
[Litbang 2019, Mudah] hidrogen karbonat dan karbon dioksida
yang terlarut yang berfungsi sebagai
larutan penyangga
[soal dari www.edutafsi.com, SEDANG

250
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
MODUL DRILLING ALUMNI KIMIA

CHAPTER 10
TITRASI ASAM BASA

DEFINISI DAN MEKANISME TITRASI B. Zat pentiter yang sudah diketahui


kadarnya
1. Berikut jenis titrasi asam basa yang tidak C. Indikator asam basa
dilakukan adalah.... D. Titrat yaitu zat yang digunakan untuk
A. Titrasi asam kuat oleh basa kuat menentukan kadar zat lain
B. Titrasi basa kuat oleh asam kuat E. Zat yang digunakan untuk
C. Titrasi asam lemah oleh basa kuat menentukan jenis titrat
D. Titrasi basa lemah oleh asam kuat [Litbang 2019, Sedang]
E. Titrasi asam lemah oleh basa lemah
[Litbang 2019, Mudah] 4. Kriteria indikator yang tepat untuk suatu
titrasi adalah ....
2. Beberapa hal yang menyebabkan titrasi 1) Memiliki trayek perubahan pH yang
asam lemah dengan basa lemah tidak berada pada atau sekitar titik
dilakukan adalah.... ekuivalen
1) Perubahan pH drastis terjadi sangat 2) Tidak ikut bereaksi dengan asam
singkat. ataupun basa
2) Tidak ada indikator yang cukup teliti 3) Perubahan warna terlihat jelas dan
untuk mengamati perubahan. tajam
3) Reaksi berlangsung lambat dan tidak 4) Tidak mudah berubah warna (stabil)
tuntas. [Litbang 2019, Sedang]
4) Laju reaksinya sangat cepat sehingga
sulit diamati 5. Pada proses titrasi, titik ekivalen
[Litbang 2019, Sedang] menunjukkan....
A. Mol titran > mol titrat
3. Perhatikan gambar berikut. B. Mol titran < mol titrat
C. Asam tepat habis bereaksi dengan
1
basa dan sebaliknya
D. Mol basa yang berlebih sehingga titrasi
harus dihentikan
2 E. Mol asam yang berlebih sehingga
indikator tidak berubah warna
[Litbang 2019, Sedang]

KURVA TITRASI DAN PERHITUNGAN


3 TITRASI
2
6. Sebanyak 20 mL asam sulfat, H2SO4,
dititrasi dengan larutan NaOH 0,1 M. Bila
Keterangan nomor 2 menunjukkan.... ternyata diperlukan 30 mL larutan NaOH,
A. Titran yaitu zat yang akan ditentukan maka kemolaran asam sulfat tersebut
kadarnya adalah....

251
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
KIMIA MODUL DRILLING ALUMNI

A. 0,075 M 11. Berikut diberikan sebuah kurva titrasi asam


B. 0,10 M basa hasil percobaan untuk menentukan
C. 0,15 M konsentrasi larutan NaOH 20 mL.
D. 0,20 M
E. 0,30 M
[Litbang 2019, Mudah]

Informasi berikut untuk menjawab soal nomor


7-9.
Hidrazin adalah senyawa anorganik dengan
rumus kimia N2H4 berbau seperti ammonia, Jika asam yang digunakan untuk titrasi
hidrazin sangat berbau dan beracun karena adalah HCl 0,1 M, konsentrasi larutan
sifatnya yang tidak stabil kecuali ditangani NaOH yang dititrasi adalah....
dalam larutan. Sebanyak 20 ml larutan A. 0,1 M D. 0, 4 M
hidrazin (Kb= 2 x 10-6) 0,02 M ditritasi dengan B. 0,2 M E. 0,5 M
HCl 0,02 M. C. 0,3 M
[Modifikasi Sumber:
7. pH larutan hidrazin sebelum titrasi kimiastudycenter.com, Sedang]
adalah….
A. 2 – log 4 D. 8 + log 2 12. Perhatikan grafik titrasi asam lemah oleh
B. 4 – log 2 E. 10 + log 2 basa kuat berikut!
C. 6 + log 2
[UTBK 2019, Mudah]

8. pH larutan setelah penambahan 10 ml HCl


adalah….
A. 2 – log 4 D. 8 + log 2
B. 4 – log 2 E. 10 + log 2
C. 6 + log 2
[UTBK 2019, Sedang] 20 mL CH3COOH dititrasi menggunakan
larutan NaOH 0,05 M. Konsentrasi larutan
9. pH larutan pada titik ekivalen adalah…. CH3COOH dan pH larutan pada titik C
A. 5 – log 2 D. 5 + ½ log 2 berturut-turut adalah....
B. 5 – log ½ E. 5 + log 2 A. 0,05 M, pH = 7 D. 0,15 M, pH > 7
C. 5 – ½ log 2 B. 0,10 M, pH < 7 E. 0,15 M, pH = 7
[Modifikasi UTBK 2019, Sulit] C. 0,10 M, pH = 7
[Modifikasi Sumber:
10. Sebanyak 100 ml larutan NaOH 0,1M kimiastudycenter.com, Sedang]
dititrasi dengan larutan H3C6H5O7 0,1M.
Pada saat tercapai titik ekivalen, 13. Urea CO(NH2)2 adalah basa lemah dengan
konsentrasi ion yang paling besar adalah... Kb= 1,5 x 10-14. Sebanyak 25 ml larutan
A. H2C6H5O7- urea 0,01 M dititrasi dengan HCl 0,01 M.
B. HC6H5O7-2 Pernyataan yang benar untuk larutan
C. C6H5O7-3 hasil titrasi setelah penambahan 10 ml
D. OH- larutan HCl adalah....
E. H+ A. Terbentuk larutan buffer
[Modifikasi SNMPTN 2010, Sedang] B. [OH-]=[NH2CONH3+]
C. [H3O+] = [OH-]

252
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
MODUL DRILLING ALUMNI KIMIA

D. Jumlah ion Cl- > 0,10 mmol 17. Asam sianat HOCN merupakan asam
E. Rasio [CO(NH2)2]/[NH2CONH3+]= 1 lemah dengan Ka= 10-4. Sebanyak 40 mL
[Modifikasi SBMPTN 2013, Sedang] larutan HOCN 0,01 M dititrasi dengan
larutan NaOH 0,01 M dan perubahan pH
14. Perhatikan data titrasi asam basa berikut! larutan diamati dengan pH meter. Setelah
Volume larutan penambahan 20 ml larutan NaOH,
No campuran dalam labu titrasi diencerkan
HCl 0,2 M Ba(OH)2 X M
dengan air hingga volumenya menjadi
(1) 25 19,8
100 ml. Pernyataan yang benar adalah....
(2) 25 20 1) Setelah penambahan 20 mL NaOH
(3) 25 20,2 terbentuk buffer dengan kapasitas
Jika massa jenis larutan Ba(OH)2 = 1,2 maksimum
g/mL, kadar (% massa) Ba(OH)2 yg 2) Titik ekivalen dicapai pada pH > 7 dan
terdapat dalam larutan Ba(OH)2 tersebut terjadi hidrolisis parsial
adalah....... (Mr Ba(OH)2 = 171) 3) pH saat penambahan 20 mL NaOH
A. 8,60% D. 0,86% adalah 4
B. 4,30% E. 0,43% 4) Konsentrasi asam sianat yang tersisa
C. 1,78% setelah penambahan 20 mL NaOH dan
[Soal dari www.urip.info, Sulit] pengenceran adalah 0,0033 M
[Litbang 2019, Sulit]
15. Sebanyak 25 ml CH3COOH 0,1M tepat 18. Asam butirat (Ka= 1,5 x 10-5) 0,06 M
dititrasi dengan 25 ml NaOH 0,1M, jika sebanyak 10 mL dititrasi dengan KOH
diketahui Ka CH3COOH = 10-5, pernyataan 0,01 M kemudian dilakukan pengenceran
yang benar tentang reaksi titrasi tersebut sampai volumenya 100 mL. Pernyataan
adalah.... yang benar adalah....
1) Konsentrasi Na+ dalam campuran 0,05M 1) Setelah penambahan 30 mL KOH
2) pH larutan asam sebelum titrasi adalah 3 dihasilkan 0,0075 M kalium butirat
3) pH larutan setelah titrasi > 7 2) Setelah pengenceran dihasilkan 0,003
4) CH3COONa hasil reaksi mengalami M kalium butirat
hidrolisis 3) pH larutan setelah penambahan 20 mL
[Modifikasi SNMPTN 2010, Sulit] KOH adalah 5 – log 3
4) Pada titik ekivalen diperlukan 60 mL
16. Campuran NaOH dan KOH seberat 4,8
KOH
gram dilarutkan ke dalam air hingga
[Modifikasi UTBK 2019, Sulit]
volumenya 100 mL. Dari larutan yang
terbentuk diambil 10 mL kemudian 19. Sebanyak 0,48 gram sampel karbonat
dititrasi dengan larutan HCl 0,5 M. dilarutkan dalam air dan ditentukan
Ternyata pada titrasi tersebut dibutuhkan kemurniannya dengan titrasi
larutan HCl sebanyak 20 mL. Jika Mr menggunakan HCl 0,1 M. Sebanyak 40 ml
NaOH = 40 dan KOH = 56, Maka massa titran dibutuhkan untuk mencapai titik
NaOH dan KOH masing masing adalah .... akhir titrasi. Presentase kandungan
A. 3 gram dan 1,8 gram karbonat dalam sampel tersebut adalah….
B. 2 gram dan 2,8 gram A. 12,5%
C. 2,8 gram dan 2 gram B. 25%
D. 2,5 gram dan 2,3 gram C. 31,3%
E. 1,8 gram dan 3 gram D. 50%
[Modifikasi Soal dari E. 62,5%
jejakcemarablogspot.com, Sulit] [SIMAK, Sulit]

253
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
KIMIA MODUL DRILLING ALUMNI

20. Asam oksalat adalah asam berbasa dua. Sebanyak 10 mL larutan asam oksalat diencerkan dengan
air sampai volumenya 100 mL. Larutan ini digunakan untuk menitrasi 20 mL larutan NaOH 0,2
M dengan indikator Bromtimol biru. Bila titik akhir titrasi diperoleh saat volume asam oksalat
mencapai 25 mL maka konsentrasi larutan asam oksalat awal adalah ….
A. 0,08 M
B. 0,40 M
C. 0,80 M
D. 1,60 M
E. 3,20 M
[SBMPTN 2015, Sulit]

254
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
MODUL DRILLING ALUMNI KIMIA

CHAPTER 11
KESETIMBANGAN LARUTAN

DEFINISI DAN HUBUNGAN KELARUTAN 5. Pada temperatur tertentu, Ksp PbSO4 dan
DAN HASIL KALI KELARUTAN PbI2 berturut-turut adalah 1,6 × 10−8 dan
7,1 × 10−9. Pada temperatur tersebut ….
1. Dibawah ini yang termasuk faktor-faktor A. PbSO4 mudah larut dibandingkan PbI2
yang mempengaruhi kelarutan adalah…. B. diperlukan lebih banyak SO42−
1) Suhu daripada I− untuk mendapatkan Pb2+
2) Ukuran zat terlarut dari dalam larutan
3) Jenis pelarut C. kelarutan PbSO4 sama dengan
4) Volume zat terlarut kelarutan PbI2
[Litbang 2019, Mudah] D. kelarutan PbSO4 lebih besar daripada
kelarutan PbI2
2. Berikut beberapa senyawa perak dan Ksp- E. kelarutan PbI2 lebih besar daripada
nya. kelarutan PbSO4
AgBr = 10-10 [SBMPTN 2017, Sedang]
AgI = 10-15 6. Penambahan 81 mg Na2CrO4 (Mr=162) ke
Ag2CrO4 = 10-49 dalam 1 L larutan yang mengandung
Ag2SO4 = 10-12 Ba(NO3)2 dan Pb(NO3)2 masing-masing
Ag2CO3 = 10-11 dengan konsentrasi 0,01 M
Diantara senyawa-senyawa tersebut, yang menghasilkan…. (Ksp BaCrO4 = 2 x 10 -10
paling sukar larut dalam air adalah .... dan Ksp PbCrO4 = 1,8 x 10-14 )
A. AgBr D. Ag2SO4 1) PbCrO4
B. AgI E. Ag2CO3 2) BaCrO4
C. Ag2CrO4 3) Endapan berwarna kuning muda
[Litbang 2019, Mudah] 4) Endapan garam rangkap
[KSP, MODIFIKASI SNMPTN 2009,
3. Sebanyak 1,48 gram Ca(OH)2 dilarutkan Sedang]
dalam air sehingga volumenya menjadi
7. Pada suhu tertentu, larutan Al(OH)3,
500 ml. Hasil kali kelarutan Ca(OH)2
memiliki Ksp = 2,7 x 10-11. Kelarutan
adalah…. (Ar Ca= 40, O = 16, H=1)
Al(OH)3 dalam 200 mL larutannya adalah
A. 2,56 x 10-4 D. 1,28 x 10-3
…. (Ar Al = 27, O= 16, dan H = 1)
B. 1,28 x 10 -4 E. 6,4 x 10-5
A. 78 mg D. 4,9 mg
C. 2,56 x 10-3 B. 20,5 mg E. 2,45 mg
[Litbang 2019, Sedang] C. 15,6 mg
[Litbang 2019, Sedang]
4. Massa CaSO4 yang dapat larut dalam 2 liter
larutan jika diketahui pada suhu tertentu 8. Suatu larutan basa lemah L(OH)2 memiliki
Ksp dari CaSO4 adalah 1,6 x 10-5 adalah…. pOH= 5. Hasil perkalian konsentrasi ion-
(Mr CaSO4 = 136) ion pada L(OH)2 saat tepat jenuh adalah….
A. 1,088 gram D. 0,0544 gram A. 5 x 10-16 D. 5 x 10-15
B. 0,1088 gram E. 5,44 gram B. 1,25 x 10 -15 E. 5 x 10-14
C. 1,255 x 10 -16
C. 0,544 gram
[Litbang 2019, Sedang]
[Litbang 2019, Sedang]

255
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
KIMIA MODUL DRILLING ALUMNI

9. Sebanyak 100 ml NaOH 0,008 M A. Konsentrasi ion OH– dalam larutan


direaksikan dengan 100 ml CH3COOH jenuh Fe(OH)3 sama dengan
0,008 M. Ke dalam larutan reaksi ditetesi konsentrasi ion OH dalam larutan

larutan encer CaCl2 dan penetesan diakhiri jenuh Mg(OH)2.


ketika di larutan tepat jenuh atau tepat B. Konsentrasi ion Fe3+ dalam larutan
Ca(OH)2 akan mengendap. Kalau Kw = jenuh Fe(OH)3 sama dengan
10−14, Ksp Ca(OH)2 = 4 × 10−16, dan Ka = konsentrasi ion Mg dalam larutan
2+

10−5 maka [Ca2+] pada saat tepat jenuh jenuh Mg(OH)2.


adalah .... C. Pada konsentrasi Fe3+ dan Mg2+ yang
A. 10−1 M D. 10−4 M sama, penambahan larutan KOH akan
B. 10 M−2 E. 10−5 M mengendapkan Fe(OH)3 lebih dulu
C. 10−3 M dibandingkan Mg(OH)2.
[Litbang 2019, Sulit] D. Pada konsentrasi Fe3+ sama dengan
dua kali konsentrasi Mg2+,
penambahan larutan KOH akan
FAKTOR-FAKTOR YANG
mengendapkan Mg(OH)2 lebih dulu
MEMPENGARUHI KELARUTAN
dibandingkan Fe(OH)3
10. Kelarutan AgCl akan menurun jika E. Fe(OH)3 akan mengendap pada
dicampurkan dengan…. larutan dengan pH yang lebih tinggi
1) NaCl dibandingkan dengan Mg(OH)2
2) NaNO3 [SIMAK UI 2018, Sedang]
3) AgNO3 14. Jika hasil kali kelarutan Mg(OH)2 dalam air
4) NH3 adalah 1,8×10−11, maka kelarutan Mg(OH)2
[Litbang 2019, Mudah] dalam NaOH 0,1 M adalah ....
A. 1,8×10−13 mol/L
11. Pada suhu tertentu kelarutan Ag2CrO4 B. 1,8×10−10 mol/L
dalam air adalah 1 x 10-4 M maka kelarutan C. 4,5×10−10 mol/L
Ag2CrO4 dalam larutan AgNO3 0,01 M pada D. 1,8×10−9 mol/L
suhu yang sama adalah….M E. 6,7×10−6 mol/L
A. 1 x 10-10 D. 4 x 10-2 [Litbang 2019, Sedang]
B. 5 x 10 -10 E. 4 x 10-8
15. Ke dalam larutan CaCl2 0,03 M ditambahkan
C. 1 x 10-8
larutan NaOH sampai mulai terbentuk
[UM UNDIP, Sedang]
endapan. Jika pH saat terbentuk endapan
adalah 12, maka Ksp Ca(OH)2 adalah ….
12. Kelarutan garam MgCO3 dalam air pada pH
A. 1,2 x 10-5 D. 3,0 x 10-5
9 lebih kecil daripada kelarutannya pada
B. 3,0 x 10-5 E. 3,0 x 10-6
pH 5.
C. 1,2 x 10 -6
SEBAB
[Litbang 2019, Sedang]
Pelarutan MgCO3 dalam air membentuk
kesetimbangan: 16. pH terbaik untuk memisahkan suatu
MgCO3(s) + H2O ⇌ Mg2+(aq) + HCO3−(aq) + campuran yang mengandung ion Ca2+ dan
OH−(aq). Mg2+ yang masing memiliki konsentrasi
[SBMPTN 2014, Sedang] 0,1 M adalah..... (Ksp Ca(OH)2 = 6,5×10-6
dan Ksp Mg(OH)2 = 7,1×10-12)
13. Diketahui pada temperatur 25 oC. Ksp A. 13 D. 6
Fe(OH)3 dan Mg(OH)2 berturut-turut B. 12 E. 5
adalah 10–39 dan 10–12. Manakah C. 11
pernyataan yang benar? [SIMAK, Sulit]

256
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
MODUL DRILLING ALUMNI KIMIA

17. Nilai pH berapa larutan harus diatur agar A. terbentuk endapan karena Ksp < Qc
dapat mengendapkan 1/4 dari ion Al3+ B. belum terbentuk endapan karena Ksp
dari larutan Al3+ 0,01 M adalah....(Ksp > Qc
Al(OH)3= 2,5 ×10-33 (log 2 = 0,30 ; log 3 = C. terbentuk endapan karena Ksp > Qc
0,48)) D. belum terbentuk endapan karena Ksp
A. 3,84 D. 9,70 < Qc
B. 10,16 E. 4,00 E. larutan tepat jenuh karena Ksp = Qc
C. 6,48 [Litbang 2019, Sedang]
[Modifikasi SIMAK UI 2012, Sulit]
20. Sebanyak 50 mL larutan CaCl2 0,1 M
PREDIKSI TERBENTUKNYA ENDAPAN dicampur dengan 50 mL larutan larutan
NaOH 0,01 M. Tentukan apakah terjadi
18. Konsentrasi minimum ion Ag+ yang endapan jika diketahui Ksp Ca(OH)2
diperlukan untuk mengendapkan AgCl adalah 8 x 10−6!
(Ksp AgCl = 2×10–10) dari larutan NaCl 0,1 A. Qsp < nilai Ksp, maka tidak terjadi
M adalah…. endapan
A. 2×10–7 M B. Qsp < nilai Ksp, maka terjadi endapan
B. 2×10–8 M C. Qsp > nilai Ksp, maka tidak terjadi
C. 2×10–9 M endapan
D. 2×10–10 M D. Qsp > nilai Ksp, maka terjadi endapan
E. 2×10–11 M E. Qsp = nilai Ksp, maka larutan tepat
[Modifikasi soal dari www.urip.info, akan mengendap
Sedang] [Litbang 2019, Sedang]

19. Sebanyak 100 mL AgNO3 0,01 M dicampur


dengan 100 mL H2SO4 0,01 M. Diketahui
Ksp Ag2SO4 = 3,2 . 10−5. Prediksi yang tepat
untuk campuran tersebut adalah ….

257
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
KIMIA MODUL DRILLING ALUMNI

CHAPTER 12
SIFAT KOLIGATIF LARUTAN

KONSENTRASI LARUTAN 5. Molalitas dari larutan glukosa, C6H12O6


20% adalah….(Ar C=12, H=1. O=16)
Molaritas A. 1,20 m D. 2,0 m
1. Asam sulfat 6 M memiliki massa jenis 1,2 B. 1,38 m E. 2,5 m
g/mL. Persen massa dari larutan asam C. 1,50 m
sulfat tersebut adalah…. (Ar H=1, S=32, [Litbang 2019, Sedang]
O=16)
A. 49% D. 95% 6. Molalitas dari 1,0 M H2SO4 dengan massa
B. 50% E. 98% jenis 1,2 g/mL adalah.... (Mr H2SO4 = 98)
C. 72% A. 0,1 m D. 0,8 m
[Litbang 2019, Sedang] B. 0,4 m E. 0,9 m
C. 0,6 m
2. Untuk membuat larutan natrium [Modifikasi Modul 2018/2019, Sulit]
hidroksida 0,04 M, air yang harus
ditambahkan ke dalam 5 mL larutan Fraksi Mol
natrium hidroksida 2 M adalah…. 7. Fraksi mol urea yang dibuat dari 36 gram
A. 150 mL D. 250 mL urea (Mr=60) dan 54 gram air (Mr=18)
B. 200 mL E. 275 mL adalah….
C. 245 mL A. 0,17 D. 1,5
[Litbang 2019, Sedang] B. 0,83 E. 0,25
C. 0,67
3. Suatu larutan dengan konsentrasi 1,6 M [Litbang 2019, Mudah]
dibuat dari campuran 10,7 g NH4Cl dan x
gram NaCl yang kemudian keduanya 8. Fraksi mol larutan 6,4% naftalena (Mr
dilarutkan dalam air hingga 500 mL. Nilai =128) dalam benzena (Mr = 78) adalah....
x adalah.... (Ar N=14; H=1; Cl=35,5; A. 0,01 D. 0,04
Na=23). B. 0,02 E. 0,05
A. 13,0 g D. 35,1 g C. 0,03
B. 15,6 g E. 43,0 g [Modul 2018/2019, Sedang]
C. 23,4 g
[Modul 2018/2019, Sulit] 9. Fraksi mol glukosa dalam air adalah 0,1.
Jika Mr glukosa= 180 dan Mr air = 18,
Molalitas perbandingan massa glukosa dan air yang
4. Larutan urea (Mr=60) 0,2 molal dibuat dibutuhkan adalah....
dengan mencampurkan 200 mL air A. 0,1:9 D. 0,9:1
(massa jenis air = 1 g/mL) dan urea B. 1:9 E. 1:0,9
sebanyak…. C. 9:1
A. 2,4 gram D. 1,2 gram [Modul 2018/2019, Sulit]
B. 24 gram E. 6 gram
C. 12 gram
[Litbang 2019, Mudah]

258
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
MODUL DRILLING ALUMNI KIMIA

Persen Massa Dan Persen Volume Kadar kaporit tersebut jika diukur dengan
10. Pencampuran 25 gram glukosa dan 75 satuan bpj adalah….
gram air akan menghasilkan persen A. 0,1 bpj D. 4 bpj
glukosa sebesar…. B. 1 bpj E. 2 bpj
A. 33,33% D. 50% C. 3 bpj
B. 25% E. 75% [HOTS, Litbang 2019, Sulit]
C. 75%
[Litbang 2019, Mudah] SIFAT KOLIGATI LARUTAN NON
ELEKTROLIT
11. Jika dalam komposisi suatu kemasan Penurunan Tekanan Uap
minuman tercantum 5% alkohol. Volume 15. Sebanyak 90 gram air dipanaskan pada
alkohol dalam 250 mL kemasan adalah…. suhu 100 ˚C dan memiliki tekanan uap air
A. 5 mL D. 25 mL sebesar 76 cmHg. Jika ke dalam air
B. 10 mL E. 17,5 mL tersebut dimasukkan sebanyak 180 gram
C. 12,5 mL glukosa. Tekanan uap larutan yang
[Litbang 2019, Sedang] terbentuk adalah…. (Ar C=12, H=1, O=16)
A. 12,67 cmHg D. 63,33 cmHg
Part Per Million (PPM) B. 6,33 cmHg E. 82,33 cmHg
12. Seorang peneliti melakukan penelitian C. 38 cmHg
terhadap air sungai yang tercemari oleh [Litbang 2019, Sedang]
limbah berbahaya yaitu adanya timbal.
Dalam 2 L sampel air sungai tersebut 16. Larutan 133,5 gram zat X nonelektrolit
ternyata terdapat timbal sebanyak 0,3 mg. yang tidak mudah menguap dalam 1 mol
Kadar timbal dalam satuan ppm adalah…. heksana memiliki tekanan uap yang sama
A. 0,6 ppm D. 0,3 ppm dengan larutan 1 mol senyawa
B. 6,0 ppm E. 0,15 ppm nonelektrolit dalam 4 mol heksana. Massa
C. 1,5 ppm molekul rekatif zat X adalah….
[Litbang 2019, Mudah] A. 267,0 D. 400,5
B. 133,5 E. 534,0
13. Kadar gas karbon monoksida dalam suatu C. 667,5
daerah 0,00015%. Kadar gas tersebut [Modifikasi SBMPTN, Sedang]
dalam bpj adalah....
17. Perbandingan Mr pelarut Y dengan Mr zat
A. 15 bpj D. 0,015 bpj
terlarut X adalah 3 : 10. Jika 2 gram zat X
B. 1,5 bpj E. 0,0015 bpj
dilarutkan dalam 90 gram zat Y dan
C. 0,15 bpj
tekanan uap pelarut murni Y adalah P.
[Modul 2018/2019, Sedang]
Maka besarnya penurunan tekanan uap
larutan sebesar....
14. Senyawa kaporit dilarutkan ke dalam
A. 3/10 P D. 1/151 P
kolam renang yang bertujuan untuk
B. 1/16 P E. 1/200 P
membasmi kuman agar aman digunakan.
C. 1/25 P
Sampel air kolam diambil untuk diuji
[Modul Drilling kelas XII
efektivitas penggunaan kaporit agar
2018/2019, Sulit]
dapat menghilangkan kuman. Jika ke
dalam 5 L air yang memiliki berat jenis 1 Penurunan Titik Beku
Kg/L dilarutkan 0,024 gram kaporit. 18. Jika 10 gram dari masing-masing zat di
Setelah larut, kemudian diencerkan bawah dilarutkan dalam 1 kg air, zat
hingga volume akhir menjadi 8 L dengan manakah yang akan memberikan larutan
asumsi berat jenis air tidak berubah. dengan titik beku paling rendah adalah ....

259
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
KIMIA MODUL DRILLING ALUMNI

A. etanol, C2H5OH 23. Jika 3,60 gram glukosa (C6H12O6) dan 1,20
B. gliserin, C3H8O3 gram urea(CO(NH2)2) dilarutkan ke
C. glukosa, C6H12O6 dalam 250 gram air, maka titik didih
D. metanol, CH3OH larutan di atas adalah …. °C (Kb air =
E. semua zat diatas memberikan efek 0,52°C/m, Ar H=1, C=12, N=14, O=16)
yang sama A. 0,08 D. 114,08
[Modul Alumni 2013, Mudah] B. 100,16 E. 100,08
C. 0,16
19. Diketahu 35,7 gram kloroform (Mr = 119) [Modul program alumni 2013, Sulit]
dilarutkan daam 500 gram benzena, jika
titik beku benzena 5,5 °C dan Kf benzena Tekanan Osmotik
= 5,07 °C/m, titik beku larutan kloroform 24. Suatu larutan dibuat dengan
dalam benzena adalah….°C mencampurkan 3,42 gram sukrosa
A. 3,042 D. 8,542 C12H22O11 dalam 100 mL air pada suhu 27
B. 0,3042 E. 5,2 °C, tekanan osmosis yang dihasilkan
C. 2,458 adalah…. atm (R= 0,082 L.atm/mol.K , Ar
[Litbang 2019, Sedang] C=12, H=1, O=16)
A. 1,23 D. 4,92
20. Suatu larutan dibuat dengan B. 2,46 E. 6,15
mencampurkan 16 gram metanol C. 3,69
(Mr=32), 92 gram Zat X dan 250 gram air [Litbang 2019, Mudah]
sehingga titik beku larutan yang terukur
sebesar -18,6 °C. Jika Kf air=1,86 °C/m 25. Tekanan osmotik darah manusia
maka massa molekul relatif zat X adalah…. pada 37°C adalah 7,7 atm. Jumlah
A. 40 D. 180 glukosa (C6H12O6) yang dilarutkan untuk
B. 64 E. 90 membuat 200 ml larutan yang isotonik
C. 46 dengan darah adalah…. (H=1, C=12,
[Litbang 2019, Sulit] O=16)
A. 10,9 gram D. 1,0 gram
Kenaikan Titik Didih B. 1,09 gram E. 23,8 gram
21. Titik didih larutan yang mengandung 34,2 C. 2,38 gram
gram gula (Mr = 342) dalam 100 mL air [Modifikasi
(𝜌= 1 g/mL), dengan tetapan kenaikan http://www.soalhitung.com/tekana
didih molal, Kb = 0,52 °C /m adalah .... n-osmotik-larutan, Sedang]
A. 0,52 °C D. 99,48 °C
B. -0,52 °C E. 100 °C 26. Suatu larutan mengandung 60 gram
C. 100,52 °C senyawa organik yang dilarutkan dalam
[Modifikasi modul program alumni 500 mL air pada suhu yang sama isotonis
2013, Sedang] dengan larutan yang mengandung 20
gram urea (Mr=60) dalam 200 mL air.
22. Larutan urea mempunyai penurunan titik Massa molar dari senyawa organik
beku 0,744°C. Jika Kf air = 1,86°C, Kb air = tersebut adalah….
0,52°C, maka titik didih larutan urea A. 36 D. 60
tersebut dalam °C adalah …. B. 42 E. 72
A. 0,208 D. 102,08 C. 48
B. 100,52 E. 100,208 [Litbang 2019, Sulit]
C. 0,52
[Modul program alumni 2013, Sedang]
260
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
MODUL DRILLING ALUMNI KIMIA

SIFAT KOLIGATIF LARUTAN 31. Tetapan penurunan titik beku molal air
ELEKTROLIT adalah 1,86. Larutan A dibuat dengan
melarutkan 26,1 g Ba(NO3)2 (Mr = 261) ke
Penurunan Tekanan Uap dalam 500 g air. Larutan B dibuat dengan
27. Jika pada suhu ruang tekanan uap air melarutkan 3,0 g MgSO4 (Mr = 120) ke
sebesar 20 mmHg, maka tekanan uap dalam 250 g air. Kedua senyawa tersebut
larutan NaOH 10% adalah (Ar Na = 23; O terdisosiasi sempurna dalam air.
= 16; H = 1)….mmHg Perbandingan ΔTf larutan A terhadap ΔTf
A. 1,82 D. 19,18 larutan B adalah ….
B. 18,18 E. 20,28 A. 3/1 D. 4/3
C. 21,82 B. 2/1 E. 2/3
[Litbang 2019, Sedang] C. 3/2
28. Pada suhu 25 ˚C air memiliki tekanan uap [SBMPTN 2015, Sulit]
sebesar P0. Pada suhu tersebut 11,1 gram
CaCl2 (Mr=111) dilarutkan dalam 18 gram Kenaikan Titik Didih
air. Sementara dalam wadah lain 12,8 32. Sebanyak 11,1 gram CaCl2 dilarutkan
gram naftalena, C10H8 (Mr=128) dalam 200 g air, bila Kb air = 0,52 0C/m
dilarutkan dalam 90 gram air. Kf= 1,86 0C/m, maka titik didih larutan
Perbandingan penurunan tekanan uap yang dihasilkan adalah (Ar Ca = 40, Cl =
larutan CaCl2 dan Naftalena adalah…. 35,5)
A. 13/153 D. 3/13 A. 101,56 0C D. 100,26 0C
B. 153/13 E. 13/51 B. 100,78 C0 E. 1,04 0C
C. 1/51 C. 101,04 0C
[Litbang 2019, Sulit] [Litbang 2019, Sedang]

Penurunan Titik Beku


33. Larutan A dibuat dengan melarutkan 4,16
29. Gula 0,1 mol dan garam LX2 0,1 mol g BaCl2 (Mr = 208) ke dalam 2 kg air.
dengan derajat ionisasi 0,5 masing-
Barium klorida terdisosiasi sempurna
masing dilarutkan dalam 1 liter air (ρ = 1 dalam air. Larutan B dibuat dengan
g/mL). Jika penurunan titik beku larutan melarutkan 15 g zat organik nonelektrolit
gula t °C maka penurunan titik beku
ke dalam 1 kg air. Pada tekanan yang
larutan garam LX2 adalah …. sama, ∆Tb larutan B = 2 ∆Tb larutan A.
A. 1,5t °C D. 3t °C Massa molekul relatif zat organik tersebut
B. 2t °C E. 3,5t °C adalah ....
C. 2,5t °C A. 100 D. 700
[SBMPTN 2014, Sedang]
B. 250 E. 1400
30. Larutan A dibuat dengan melarutkan 0,01 C. 400
mol urea dalam 500 g air. Larutan B [SBMPTN 2018, Sulit]
dibuat dengan melarutkan 0,001 mol
NaBr dan 0,001 mol Na2SO4 dalam 500 g Tekanan Osmotik
air. Kedua garam ini terdisosiasi 34. Larutan yang isotonik dengan larutan KBr
sempurna dalam air. Perbandingan 0,3 M pada suhu yang sama adalah ....
penurunan titik beku larutan A terhadap A. 0,2 M natrium sulfat
larutan B adalah …. B. 0,1 M amonium sulfat
A. 2 : 3 D. 3 : 2 C. 0,2 M kalsium kromat
B. 1 : 2 E. 2 : 1 D. 0,5 M glukosa
C. 1 : 1 E. 0,1 M asam sulfat
[SBMPTN 2016, Sulit] [Modul program alumni 2013, Mudah]

261
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
KIMIA MODUL DRILLING ALUMNI

35. Molaritas Al(OH)3 yang terurai sebanyak 38. Konsekuensi dari adanya sifat koligatif
10% jika diukur pada suhu 27 ˚C memiliki larutan adalah….
tekanan osmotik 6,396 atm adalah…. 1) Ketika ditambah garam, air akan
(R=0,082 L.atm/mol.K) membeku pada suhu di bawah 0 ˚C
A. 0,1 M D. 0,4 M 2) Ketika ditambah garam, air mendidih
B. 0,2 M E. 0,5 M pada suhu di atas 100 ˚C
C. 0,3 M 3) Ketika ditambah etilen glikol air tidak
[Litbang 2019, Sedang] membeku pada suhu 0 ˚C
4) Ketika sel darah merah dimasukkan ke
PENERAPAN SIFAT KOLIGATIF dalam air murni, sel tersebut akan
LARUTAN mengembang
[Modifikasi UTBK 2019 Sedang]
36. Diantara pernyataan berikut yang
menunjukkan sifat koligatif larutan pada 39. Diantara pernyataan berikut yang
tekanan osmotik adalah…. menunjukkan sifat koligatif larutan
1. Penyulingan minyak bumi adalah….
2. Penambahan etilen glikol pada 1) Larutan NaBr 0,1 M mempunyai
radiator mobil tekanan uap yang lebih tinggi
3. Naiknya air tanah melalui akar ke dibandingkan larutan BaCl2 0,1 M
seluruh bagian tanaman 2) Air membeku pada suhu yang lebih
4. Pemisahan zat beracun dalam air tinggi dibandingkan metanol
limbah 3) NaOH 0,5 M membeku pada suhu yang
5. Tingginya kadar garam di laut mati lebih rendah daripada air murni
A. 1,2, dan 3 D. 2 dan 4 4) Larutan CaCl2 memiliki tekanan
B. 2 dan 3 E. 4 dan 5 osmotik yang lebih rendah
C. 3 dan 4 dibadingkan dengan larutan NaCl
[Litbang 2019, Mudah] [UTBK 2019, Sedang]

37. Berikut ini peristiwa kimia dalam 40. Berikut merupakan ilustrasi pengaruh
kehidupan sehari-hari: cairan tetes mata terhadap cairan mata
1. etilen glikol dapat ditambahkan ke dalam berbagai kondisi.
dalam radiator mobil, dan
2. desalinasi air laut.
Kedua contoh di atas berhubungan
dengan sifat koligatif larutan secara
berturut-turut ....
A. penurunan tekanan uap dan tekanan
osmotik
B. tekanan osmotik dan kenaikan titik (1) (2) (3)
didih Pernyataan yang tepat berdasarkan
C. kenaikan titik didih dan penurunan informasi di atas adalah….
titik beku 1) Kondisi (1) cairan tetes mata
D. penurunan titik beku dan osmosis hipertonis terhadap cairan sel mata,
balik sehingga cairan sel mata dipaksa
E. penurunan titik beku dan kenaikan keluar dan rusak
titik didih 2) Kondisi (1) cairan tetes mata
[Litbang 2019, Mudah] hipotonis terhadap cairan sel mata,
sehingga cairan tetes mata masuk ke

262
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
MODUL DRILLING ALUMNI KIMIA

dalam sel mata dan menyebabkan sel 4) Kondisi (3) cairan tetes mata
mengembung akhirnya pecah hipertonis terhadap cairan sel mata,
3) Kondisi (2) cairan tetes mata isotonis sehingga cairan tetes mata masuk ke
dengan cairan sel mata sehingga tidak dalam sel mata dan menyebabkan sel
terjadi iritasi pada mata mengembung akhirnya pecah
[HOTS, Litbang 2019, Sulit]

263
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
KIMIA MODUL DRILLING ALUMNI

CHAPTER 13
REDOKS DAN PENYETARAAN REAKSI REDOKS

KONSEP BILOKS 7. Berikut spesi yang atom pusatnya


memiliki biloks sama dengan atom Mn
1. Unsur klor yang memiliki biloks terbesar
dalam MnO2 adalah….
adalah….
A. TiCl2F2 D. HAsO3
A. ClF3 D. ClO3-
B. Fe(NO3)2 E. NiClO4
B. NaClO E. MgCl2
C. Cu2O
C. Cl2O7
[Litbang 2019, Sedang]
[Litbang 2019, Mudah]
8. Unsur-unsur golongan transisi dapat
2. Biloks atom hidrogen dalam senyawa
memiliki biloks lebih dari satu termasuk
MgH2 adalah….
logam kromium. Biloks atom kromium
A. +1 D. -1
dalam Na2CrO4, Cr2(SO4)3, dan K2Cr2O7
B. +2 E. -2
adalah….
C. 0
A. +6, +3, dan +6 D. +7, +3, +6
[Litbang 2019, Mudah]
B. +6, +6, dan +12 E. +6, +2, +12
3. Biloks unsur nitrogen dalam senyawa C. +6, +12, +12
natrium azida NaN3 adalah…. [Litbang 2019, Sedang]
A. -1 D. +1/3
B. -1/3 E. +3 9. Unsur logam yang memiliki biloks sama
C. -3 dengan biloks unsur klor pada ClO2⎺
[Modifikasi Modul Drilling 2018, adalah….
Mudah] 1) Cr2O72-
2) Fe2(SO4)3
4. Biloks atom N dalam NH4NO2 adalah…. 3) [Ag(S2O3)2]3-
A. -3 dan +3 D. -3 dan +4 4) [Al(H2O)2(OH)4]-
B. -4 dan +4 E. +3 dan -4 [Litbang 2019, Sedang]
C. 0
[Litbang 2019, Mudah] 10. Pada persamaan reaksi kimia berikut.
Cl2 + KOH → KCl + KClO + H2O
5. Biloks unsur Co pada [Co(NH3)5Cl](NO3)2 Biloks atom klor berubah dari….
dan Co3(PO4)2 adalah…. menjadi….
A. +2 dan +1 D. +1 dan +2 A. +2 menjadi -1 dan +1
B. +3 dan +2 E. +3 dan +3 B. 0 menjadi -1 dan +1
C. +2 dan +3 C. 0 menjadi -1 dan -1
[Litbang 2019, Sedang] D. Biloks tidak berubah yaitu -1
E. Biloks Cl tetap 0 karena senyawanya
6. Biloks atom oksigen dalam spesi berikut netral
adalah sama, kecuali dalam…. [Litbang 2019, Sedang]
A. KO2 D. MgO2
B. Na2O2 E. SrO2
C. H2O2
[Litbang 2019, Sedang]
264
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
MODUL DRILLING ALUMNI KIMIA

KONSEP REDOKS 12. Reaksi yang menyebabkan peningkatan


biloks adalah….
11. Diberikan lima persamaan reaksi oksidasi A. Cu2+ + 2e → Cu
atau reduksi yang belum setara. B. I2 + 2e → 2I-
1. MnO4− → MnO42− C. BrO3- + 6H+ + 6e → Br- + 3H2O
2. SO2 → SO3 D. Fe2+ →Fe3+ + e
3. C2H4 → C2H6 E. O2 + O → O3
4. FeO → Fe2O3 [Modul Drilling Kelas X 2018, Mudah]
5. Cl2 + 2e → 2Cl−
Kelompok persamaan reaksi yang 13. Reaksi yang termasuk reaksi autoredoks
mengalami reduksi ditunjukkan oleh adalah….
nomor …. A. Mg(s) + HCl(aq)→ MgCl2(aq) + H2(g)
A. (1), (2), dan (3) B. SO2(g) + 2H2S(g)→ 3S(s) + 2H2O(l)
B. (1), (3), dan (4) C. Cl2(g) + 2KOH(aq)→ KCl(aq) +
C. (1), (3), dan (5) KClO(aq) + H2O(l)
D. (2), (3), dan (4) D. CH4(g) + 2O2(g)→ CO2(g) + 2H2O(g)
E. (2), (3), dan (5) E. Pb(NO3)2(aq) + 2HCl(aq)→ PbCl2(s)
[Litbang 2019, Mudah] +HCl(aq)
[Modifikasi Modul Drilling Kelas X 2018,
Sedang]
14. Perhatikan wacana berikut!

Berdasarkan wacana tersebut, sifat kimia senyawa yang terdapat dalam pemutih adalah ….
A. Katalisator D. Oksidator
B. Reduktor E. Inhibitor
C. Emulgator
[HOTS, Litbang 2019, Sedang]
15. Diketahui persamaan reaksi: 1) Zn + Cu(NO3)2 → Zn(NO3)2 + Cu
2Na2S2O3 + 4HCl → 2S + 2SO2 + 2H2O + 2) Zn + H2SO4 → ZnSO4 + H2
4NaCl 3) Zn + 4HNO3 → Zn(NO3)2 + 2H2O + 2NO2
Zat yang mengalami autoredoks beserta 4) Zn + 2HCl → ZnCl2 + H2
perubahan bilangan oksidasinya adalah .... [SBMPTN 2015, Sedang]
A. S dari +2 ke 0 dan +4
17. Dari keempat reaksi redoks berikut ini,
B. S dari −2 ke 0 dan +4
yang merupakan reaksi disproporsionasi
C. S dari +4 ke 0 dan +4
(autoredoks) adalah ....
D. S dari −4 ke 0 dan +2
1) 3I2(s) + 3H2O(l) → HIO3(aq) + 5 HI(aq)
E. S dari −2 ke 0 dan +2
2) 3MnO42–(aq) + 4H+ (aq) → MnO2(s) +
[Litbang 2019, Sedang]
2MnO4–(aq) + 2H2O(l)
3) Br2(g) + 2NaOH(aq) → NaBrO(aq) +
16. Reaksi yang menunjukkan zink sebagai
NaBr(aq) + H2O(l)
reduktor adalah ....

265
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
KIMIA MODUL DRILLING ALUMNI

4) SnCl4(aq) + 2HI (aq) → SnCl2(aq) + Cr2O72- (aq) + a Fe2+ (aq) → b Cr3+ (aq) + c
I2(s) + HCl(aq) Fe3+ (aq)
[SIMAK UI 2018, Sedang] Jika persamaan reaksi redoks disetarakan
pada suasana asam, harga koefisien a, b,
18. Ion ClO3- dan ClO4- dapat mengalami dan c masing-masing adalah ….
reaksi autoredoks A. 6, 3 dan 6 D. 3, 4 dan 3
SEBAB B. 6, 2 dan 6 E. 3, 2 dan 3
Biloks Cl maksimal adalah +7 C. 4, 3 dan 5
[Litbang 2019, Sedang] [Litbang 2019, Sedang]

19. Dari keempat reaksi (belum setara) 23. Pada reaksi redoks:
berikut, yang merupakan reaksi reduksi- Cu (s) + NO3− (aq) + H+ (aq) → Cu2+ (aq) +
oksidasi adalah …. NO (g) + H2O (l)
1) Ca(OH)2(aq) + H2SO4(aq) → CaSO4(s) Pada reaksi di atas, jumlah H+ yang
+ H2O(l) diperlukan untuk setiap 3 mol logam
2) Pb(s) + H2SO4(aq) + PbO2(s) → tembaga adalah ….
PbSO4(s) + H2O(l) A. 3 D. 8
3) H2S(aq) + CdCl2(s) → HCl(aq) + CdS(s) B. 5 E. 9
4) NaCl(aq) + F2(g) → NaF(aq) + Cl2(g) C. 6
[SBMPTN 2017, Sedang] [Litbang 2019, Sedang]

20. Gas nitrogen monoksida merupakan gas 24. Pada persamaan reaksi redoks:
yang tidak berwarna dan beracun. Gas a MnO4− (aq) + b H+ (aq) + c C2O42 − (aq) →
tersebut dapat dihasilkan dari reaksi 2Mn 2+ (aq) + 8H2O (l) + 10 CO2 (g)
asam sulfida dengan asam nitrat, dengan Harga koefisien reaksi a, b, dan c adalah.....
persamaan reaksi : A. 1, 4, dan 2 D. 2, 8, dan 5
3 H2S(g) + 2 HNO3(aq) + 6 H+(aq) → 2 B. 1, 8, dan 3 E. 2, 16, dan 5
NO(g) + 2 S(s) + 4 H2O(l) C. 2, 6, dan 5
Spesi yang merupakan oksidator adalah .... [Soal dari kimiastudycenter.com,
A. H2S D. S Sedang]
B. HNO3 E. H2O
C. NO 25. Diketahui reaksi belum setara berikut.
[Litbang 2019, Sedang] Fe2+ (aq) + MnO4- (aq) → Fe3+ (aq) +
Mn2+ (aq)
PENYETARAAN REDOKS setelah reaksi disetarakan dalam suasana
asam, perbandingan koefisien H2O dan
21. Untuk reaksi berikut.
Fe2+ yang tepat adalah….
SO42- (aq) → SO2 (g)
A. 1:5 D. 4:5
Jumlah H2O yang terlibat dalam reaksi
B. 5:1 E. 5:4
tersebut adalah….
C. 1:1
A. 2
[Litbang 2019, Sedang]
B. 3
C. 4
26. Persamaan reaksi:
D. 5
a K2Cr2O7(aq) + b HCl(aq) → KCl(aq) +
E. 6
CrCl3(aq) + c Cl2 (g) + d H2O(l)
[Litbang 2019, Mudah]
Jika reaksi disetarakan harga b, c, dan d
22. Diketahui persamaan reaksi redoks :
yang paling tepat adalah....

266
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
MODUL DRILLING ALUMNI KIMIA

A. 14,2 dan 2 D. 2, 2, dan 7 31. Posfor dapat mengalami reaksi


B. 14, 2, dan 7 E. 2, 3, dan 7 disproporsionasi seperti pada reaksi
C. 14, 3, dan 7 berikut.
[Litbang 2019, Sedang] P4(s) → PH3(aq) + PO43-(aq)
Jika reaksi disetarakan pada suasana
27. Ion manganat(V) dapat basa, perbandingan mol OH- dengan PH3
terdisporoporsionasi sempurna menjadi ion adalah….
managanat(VI) dan manganat(IV) oksida A. 3:1 D. 9:5
menurut reaksi (belum setara) berikut: B. 1:9 E. 5:3
MnO43–(aq) + H2O(l) → MnO42–(aq) + C. 2:5
MnO2(s) + OH–(aq) [Litbang 2019, Sulit]
Koefisien H2O dalam reaksi tersebut
adalah…. 32. Perhatikan reaksi redoks berikut:
A. 2 D. 5 As2S3(s) + NO3-(aq) → AsO43-(aq) + SO42-
B. 3 E. 6 (aq) + NO(g)
C. 4 Untuk setiap mol NO3- yang bereaksi,
[Litbang 2019, Sedang] jumlah mol ion AsO43- yang dihasilkan
adalah….
28. Dalam suasana basa, Br2 mengalami A. 3/14 D. 9/28
reaksi disproporsionasi menghasilkan ion B. 3/28 E. 6/28
Br− dan BrO3−. Jumlah mol ion BrO3− yang C. 6/14
dihasilkan dari 1 mol Br2 adalah …. [Litbang 2019, Sulit]
A. 1/5 D. 1
B. 1/3 E. 2 33. Perhatikan reaksi berikut.
C. ½ CuCNS + KIO3 + H3PO4 → Cu3(PO4)2 +
[Modifikasi SBMPTN 2016, Sedang] KH2PO4 + HCN + I2 + KHSO4 + H2O
Koefisien dari asam sianida yang
29. Dalam larutan basa, gas klor mengalami dihasilkan adalah….
reaksi disporoporsionasi berikut: A. 10
Cl2(g) + OH–(aq) → ClO3–(aq) + Cl–(aq) + B. 21
H2O(l) C. 30
Jika mol elektron yang terlibat untuk D. 32
setiap 3 mol Cl2 adalah .... E. 42
A. 2 D. 10 [Litbang 2019, Sulit]
B. 5 E. 15
C. 6 34. Perhatikan reaksi redoks yang belum
[Modifikasi SBMPTN 2018, Sedang] setara berikut.
Ptn+ + NO3- + Cl- → PtCl62- + NO2
30. Sejumlah 7,1 g Cl2 (Mr = 71) mengalami Bila untuk menghasilkan 24,3 gram
reaksi autoredoks sebagai berikut: K2PtCl6 (Mr=486) diperlukan 10,1 gram
Cl2 (g) + 2OH– (aq) → Cl– (aq) + ClO– (aq) KNO3 (Mr =101) maka nilai n adalah....
+ H2O(l) A. 5
Jumlah mol elektron yang terlibat dalam B. 2
reaksi tersebut adalah .... C. 4
A. 0,1 D. 1,0 D. 1
B. 0,2 E. 2,0 E. 3
C. 0,3 [Modifikasi SBMPTN 2013, Sulit]
[SBMPTN 2018, Sedang]

267
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
KIMIA MODUL DRILLING ALUMNI

35. Dalam suasana asam larutan yang mengandung VOn- mengoksidasi logam Zn menurut
persamaan reaksi (belum setara) berikut.
VOn-(aq) + Zn(s) → V2+(aq) + Zn2+(aq)
Jika 2 mol VOn- habis bereaksi dengan 3 mol Zn, maka bilangan oksidasi V dalam VOn- adalah....
A. +5 D. +2
B. +4 E. +1
C. +3
[Modifikasi SBMPTN 2013, Sulit]

268
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
MODUL DRILLING ALUMNI KIMIA

CHAPTER 14
SEL ELEKTROKIMIA

SEL VOLTA 4. Suatu elektroda dengan potensial reduksi


negatif, belum tentu menjadi elektroda
Konsep Sel Volta
negatif
1. Pada rangkaian sel Volta yang telah
SEBAB
disempurnakan, penempatan anoda dan
Semakin kecil harga E0reduksi suatu
katoda dipisahkan dan dihubungkan
elektroda makin sukar untuk dapat
dengan jembatan garam. Fungsi jembatan
direduksi
garam pada rangkaian tersebut adalah….
[Soal Kurtilas revisi, Sedang]
A. Mengalirkan larutan garam
B. Menghantarkan listrik yang
5. Dari data E0 Cu= + 0,34 Volt dan E0 Zn= -
dihasilkan dari reaksi redoks
0,76 Volt, maka dapat dikatakan bahwa
C. Menetralkan kelebihan muatan
dalam keadaan standar ....
listrik yang dihasilkan pada masing-
A. Cu lebih mudah teroksidasi
masing elektroda
B. Logam Zn lebih mudah mengendap
D. Menghambat terjadinya
daripada logam Cu
perpindahan ion-ion pada masing-
C. Dalam deret volta logam Zn terletak
masing elektroda
di sebelah kanan logam Cu
E. Agar reaksi berlangsung spontan
D. Logam Zn lebih mudah larut menjadi
[Litbang 2019, Mudah]
ion Zn2+ dibandingkan dengan logam
Cu
2. Pada rangkaian sel Volta, elektron yang
E. Jika logam Cu dan Zn dirangkai
dihasilkan di anoda akan mengalir
sebagai sel Volta, maka Cu sebagai
menuju katoda searah dengan arus listrik
elektroda negatif
yang dihasilkan
[Modifkasi soal kurtilas, Sedang]
SEBAB
Anoda merupakan tempat terjadinya
6. Suatu sel Volta tersusun dari elektroda
reaksi oksidasi
logam A dalam larutan A+ dan elektroda B
[Litbang 2019, Sedang]
dalam larutan B2+. Rangkaian tersebut
menghasilkan arus listrik sebesar 2 Volt.
Potensial Reduksi Dan Deret Volta
Jika A dipasang sebagai elektroda positif
3. Jika dalam sebuah wadah terdapat garam-
dan B sebagai elektroda negatif.
garam yang mengandung ion Na+, Pb2+,
Pernyataan yang benar adalah….
Cu2+, dan Fe2+, maka ion yang paling
1) Logam B lama kelamaan akan
mudah diendapkan adalah….
menipis
A. Na+
2) Terjadi reaksi A+ + e → A
B. Pb2+
3) Reaksinya berlangsung spontan
C. Cu2+
4) Elektron mengalir dari elektroda A
D. Fe2+
ke elektroda B
E. Semua ion akan mengendap dalam
[Litbang 2019, Sedang]
waktu yang sama
[Litbang 2019, Mudah]

269
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
KIMIA MODUL DRILLING ALUMNI

7. Logam X dapat mendesak logam Y dari Urutan ketiga logam tersebut


larutannya. Logam Z dapat mendesak berdasarkan daya reduksi yang menurun
logam Y dari larutannya. Logam Z tidak adalah ....
dapat mendesak logam X dari larutannya. A. X -Y –Z
Urutan sifat reduktor yang makin lemah B. Y -Z –X
dari ketiga logam diatas adalah .... C. Z -X –Y
A. X, Y, Z D. Z -Y –X
B. X, Z, Y E. X -Z –Y
C. Z, Y, X [Modifikasi soal kurtilas, Sulit]
D. Y, Z, X
E. Z, X, Y Potensial Sel Dan Spontanitas Sel
[Soal kurtilas, Sedang] 11. Jika harga potensial elektroda standar
dari Cu2+|Cu adalah +0,34 V dan Ag+|Ag
8. Suatu sel Volta terdiri dari elektroda adalah +0,80 V. Potensial sel standar yang
logam A dan B jika E0A2+/A = a Volt dan E0 dihasilkan pada rangkaian sel Volta di
B2+/B = b Volt dimana a > b, maka atas adalah….
pernyataan yang benar mengenai sel A. +1,14 D. +1,94 V
volta tersebut .... B. +0,46 V E. -1,14 V
A. A bertindak sebagai anoda C. -0,46 V
B. B bertindak sebagai elektroda negatif [Litbang 2019, Mudah]
C. pada elektroda A terjadi reaksi
oksidasi 12. Jika reaksi tersebut menghasilkan
D. elektron mengalir dari A ke B potensial listrik sebesar +1,24 Volt, dan
E. A mengalami kenaikan biloks diketahui Eo Ag+/Ag = + 0,8 Volt, maka
[HOTS, Modifikasi soal Kurtilas, Sedang] harga Eo dari Fe2+/Fe adalah….
A. -0,44 V D. -2,04 V
9. P+ + Q→ P + Q+= + 1,6 V B. +0,44 V E. -0,40 V
P+ + R→P + R+= -0,4 V C. +2,04 V
Q+ + R→Q + R+= -1,2 V [Litbang 2019, Sedang]
Berdasarkan data di atas. maka susunan
unsur berdasarkan kenaikan sifat 13. Diketahui sel volta berikut ini:
reduktor, adalah .... Co(s)|Co2+(1M)||Ce4+(1M),Ce3+(1M)|Pt(s)
A. Q P R E0sel = +1,887 V
B. Q R P Jika reaksi Co2+ (aq) + 2e → Co(s)
C. R P Q mempunyai harga potensial reduksi, E0= -
D. P R Q 0,277 V, maka E0 (volt) reaksi Ce4+(aq) + e
E. R Q P → Ce3+(aq) adalah....
[Soal Kurtilas, Sulit] A. +2,164 D. -1,333
B. +1,610 E. -1,610
10. Dari tiga logam X,Y, dan Z diketahui : C. +1,333
 Y dan Z dapat membebaskan hidrogen [Modul Drilling 2018, Sedang]
dari larutan encer HCl
 X dapat membebaskan Y dari larutan 14. Diketahui potensial reduksi:
garamnya Fe2+ + 2e → Fe Eo = -0,44V
 hanya Z dapat membebaskan hidrogen Al3+ + 3e → Al Eo = -1,66V
dari air. Maka potensial sel untuk reaksi:
3Fe2+ + 2Al → 3Fe + 2Al3+ adalah…

270
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
MODUL DRILLING ALUMNI KIMIA

A. +2 V D. -2,1 V 18. Baterai nicad (nikel-kadmium)


B. –2 V E. –1,22 V merupakan sel Volta dengan reaksi
C. +1,22 V sebagai berikut.
[Modul program alumni 2013, Sedang] Cd(s) + NiO2(s) + 2H2O(l) → Ni(OH)2 (s) +
Cd(OH)2(s) E°sel = 1,4 Volt
15. Bila diketahui : Pernyataan yang benar adalah sebagai
Ni + Fe2+→Ni2++Fe E0= -0,19 volt berikut.
Al 3+ + 3 e →Al E0= -1,66 volt A. Cd adalah katoda
Fe + 2 e→ Fe
2+ E0 = -0,44 volt B. Ni(OH)2 terbentuk di katoda
maka potensial sel standar untuk reaksi: C. Cd(OH)2 terbentuk di katoda
2 Al + 3 Ni2+→ 2 Al 3++ 3 Ni adalah .... D. Ni adalah anoda
A. + 0,91 volt D. + 2,57 volt E. Reaksi berlangsung pada pH < 7
B. + 1,41 volt E. + 4,07 volt [SBMPTN 2018, Sedang]
C. + 1,91 volt
19. Diketahui:
[Soal Kurtilas, Sedang]
E0 NO3⎺|NO = + 0,96 V
E0 Ag+|Ag =+0,80 V
16. Jika diketahui beberapa potensial
E0 H+ | H2= +0,00 V
elektroda standar logam:
Pada keadaan standar pernyataan yang
Ag+ + e → Ag E° = +0,80 V
benar adalah....
Mg + 2e → Mg
2+ E° = -2,34 V
1) Ag tidak dapat mereduksi H+
Cu2+ + 2e → Cu E° = +0,34 V
2) Ag tidak dapat mengubah NO3⎺
Zn + 2e → Zn
2+ E° = -0,76 V
menjadi NO
Al + 3e → Al
3+ E° = -1,66 V
3) Reaksi 3H2 + 2HNO3 → 2NO2 + 4H2O
2H+ + 2e → H2 E° = 0 V
berlangsung spontan
Reaksi yang tidak berlangsung spontan
4) Reaksi Ag(s) + 2H+(aq) → 2Ag+ + H2
adalah….
memiki E0 sel = +0,80 V
A. Cu2+ + Mg → Cu + Mg2+
[SBMPTN, Sulit]
B. 3Zn2+ + 2Al → 3Zn + 2Al3+
C. 2Ag+ + H2 → 2Ag + 2H+ Notasi Sel Dan Aplikasi Sel Volta
D. Zn + Cu2+→ Zn2+ + Cu 20. Berikut ini adalah data potensial reduksi
E. Zn2+ + H2 → Zn + 2H+ standar (E0) untuk beberapa kation.
[Litbang 2019, Sedang] Co2+ + 2e– → Co E0 = –0,28 V
Cr3+ + 3e– → Cr E0 = –0,74 V
17. Diketahui potensial reduksi: Cu2+ + 2e– → Cu E0 = +0,34 V
Mg2+| Mg E° = -2,37 Volt
Pb2+ + 2e– → Pb E0 = –0,13 V
Sn2+| Sn E° = -0,14 Volt
Dengan data tersebut disusun sel volta. Sel Volta yang memiliki potensial sel
Pernyataan di bawah ini yang benar paling besar adalah ....
adalah … A. Cu|Cu2+ || Pb2+|Pb
A. Logam Mg sebagai katoda B. Co|Co2+ || Cr3+|Cr
B. Reaksi: Sn + Mg2+→Mg + Sn2+ C. Cr|Cr3+ || Cu2+|Cu
berlangsung spontan D. Cu|Cu2+ || Cr3+|Cr
C. Potensial sel yang terjadi adalah E. Pb|Pb2+ || Cr3+|Cr
+2,57 volt [SBMPTN 2018, Sedang]
D. Logam Sn bertindak sebagai
elektroda positif
E. Elektroda Sn larut
[Modul program alumni 2013, Sedang]

271
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
KIMIA MODUL DRILLING ALUMNI

21. Diketahui data Eo sel kimia sebagai A. Logam Zn bertindak sebagai katoda
berikut baterai
Zn|Zn2+ || Cu2+|Cu Eo sel = 1,10 Volt B. Anoda pada baterai menggunakan
Pb|Pb2+ || Cu2+|Cu Eo sel = 0,47 Volt batang karbon yang dicampur
Berdasarkan data tersebut, maka dengan pasta MnO2
pernyataan berikut yang benar adalah…. C. E0 sel yang dihasilkan > 0
A. Di antara Zn, Cu, dan Pb, maka Cu D. Logam Zn mengalami reduksi
adalah reduktor kuat E. Larutan dalam baterai dapat
B. Urutan potensial reduksi standar: memerahkan lakmus biru
Eo Cu2+|Cu > Eo Pb2+|Pb > Eo Zn2+|Zn [HOTS, Litbang 2019, Sedang]
C. Di antara ketiga logam tersebut, Zn
24. Pada sel accu digunakan elektroda Pb dan
adalah logam yang paling sulit
PbO2, dan eletrolit yang digunakan adalah
dioksidasi
larutan asam sulfat encer. Pada saat sel
D. Jika sistem setengah sel antara Pb
accu digunakan terjadi perubahan ....
dengan Zn dihubungkan, maka
A. pada anoda elektroda PbO2
terjadi sel elektrokimia Pb|Pb2+ ||
dioksidasi menjadi ion Pb 2+
Zn2+|Zn Eo sel = 0,63 Volt
B. pada katoda logam Pb direduksi
E. Sistem setengah sel Cu adalah anoda
menjadi PbO2
[SBMPTN 2014, Sedang]
C. hanya PbO2 yang berubah
22. Diketahui beberapa potensial reduksi menghasilkan PbSO4
standar (E0) sebagai berikut. D. hanya Pb yang berubah
Ni2+(aq) + 2e– → Ni(s) E0 = –0,25 V menghasilkan PbSO4
E. baik Pb maupun PbSO4 berubah
Pb2+(aq) + 2e– → Pb(s) E0 = –0,13 V
menjadi PbO2
Cu2+(aq) + 2e– → Cu(s) E0 = +0,34 V [Soal kurtilas, Sedang]
Ag+(aq) + e– → Ag(s) E0 = +0,80 V
25. Untuk melindungi pipa besi bawah tanah
ClO–(aq) + 2H2O(l) + 2e– → 0 dari korosi dapat dilakukan dengan cara
E = +0,90 V
2OH– (aq) + Cl– (aq) perlindungan katodik. Logam berikut
Au3+(aq) + 3e– → Au(s) E0 = +1,50 V yang paling tepat untuk melindungi pipa
Jika pada elektroda negatif terdapat ion besi dari korosi adalah….
Cl– dan ClO–, elektroda positif yang tepat A. Tembaga D. Nikel
untuk menghasilkan sel Volta adalah .... B. Timbal E. Magnesium
A. Ni2+|Ni D. Ag3+|Ag C. Timah
B. Pb2+|Pb E. Au3+|Au [Litbang 2019, Mudah]
C. Cu |Cu
2+
SEL ELEKTROLISIS
[SBMPTN 2018, Sedang]
Konsep Sel Elektrolisis
23. Baterai alkalin berbeda dengan baterai 26. Pada sel elektrolisis reaksi reduksi dan
biasa, karena elektrolitnya dibuat dengan oksidasi tidak spontan dapat berlangsung.
bahan alkali (KOH), sehingga namanya SEBAB
juga disebut baterai alkalin. Adapun Prinsip kerja sel elektrolisis adalah
reaksi kimia yang terjadi pada baterai ini menghubungkan kutub negatif dari
adalah sebagai berikut. sumber arus searah ke katoda dan kutub
Zn(s) + 2MnO2(s) + 2H2O(l) → Zn(OH)2(s) positif ke anoda sehingga terjadi over
+ 2Mn(OH)2(s) potensial
Berdasarkan informasi tersebut [Litbang 2019, Sedang]
pernyataan yang benar adalah….
272
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
MODUL DRILLING ALUMNI KIMIA

Reaksi Redoks Pada Sel Elektrolisis 30. Pengolahan logam natrium tidak dapat
27. Jika larutan NaCl dielektrolisis dengan dihasilkan dari elektrolisis air laut secara
karbon sebagai elektroda, maka reaksi langsung
yang terjadi di katoda adalah…. SEBAB
A. Na+ + e → Na(s) Logam natrium memiliki harga potensial
B. 2Cl- → Cl2 + 2e reduksi yang lebih kecil dibanding air,
C. 2H2O + 2e → 2OH- + H2 (g) sehingga proses pengolahan natrium
D. Cl2 + 2e → 2Cl- dapat dilakukan dengan menguapkan
E. 2H2O → 4H+ + O2 (g) + 4e terlebih dahulu air laut kemudian kristal
[Litbang 2019, Mudah] garam yang dihasilkan dicairkan.
[Litbang 2019, Sedang]
28. Reaksi elektrolisis larutan yang
menghasilkan gas di kedua elektroda jika 31. Pada elektrolisis larutan di bawah ini
menggunakan konduktor karbon sebagai dengan elektroda platina, yang dapat
elektroda, kecuali…. bersifat basa adalah …
A. Larutan KClO4 A. AgNO3
B. Larutan NaNO3 B. FeCl3
C. Larutan FeSO4 C. CuCl2
D. Larutan Mg(NO3)2 D. KBr
E. Larutan MnSO4 E. ZnSO4
[Litbang 2019, Sedang] [Litbang 2019, Sedang]

29. Perhatikan gambar berikut. 32. Produk yang dihasilkan dari elektrolisis
lelehan garam natrium klorida adalah…
1) Cl2
2) H2O
3) Logam Na
4) H2
[Litbang 2019, Sedang]

33. Diketahui beberapa potensial reduksi


standar (E0) sebagai berikut.
Ag+ + e– → Ag E0 sel = +0,80 V
NO3– + 4H+ + 3e– → NO + 2H2O E0 sel = +0,96 V
H2O + O2 + 4e– → 4OH– E0 sel = +0,41 V
Pernyataan yang tepat berdasarkan O2 + 4H+ + 4e– → 2H2O E0 sel = +1,23 V
gambar di atas adalah… Zat yang diperoleh di anoda pada
1) Sendok dipasang sebagai kutub elektrolisis larutan garam AgNO3 dengan
positif elektroda karbon adalah .....
2) Reaksi yang terjadi pada katoda A. NO(g) D. O2(aq)
adalah Ag+ + e → Ag B. O2(g) E. OH–(aq)
3) Logam Ag yang digunakan untuk C. NO(aq)
melapisi sendok dipasang sebagai [SBMPTN 2018, Sedang]
katoda
4) Elektroda Ag akan larut membentuk 34. Pada elektrolisis larutan Mg(NO3)2 dengan
ion Ag+ elektroda C, reaksi yang berlangsung di
[HOTS, Litbang 2019, Sedang] anoda adalah…

273
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
KIMIA MODUL DRILLING ALUMNI

A. 2H2O + 2e → H2 + 2OH- 3) massa gas hidrogen yang dihasilkan


B. 2H2O → 4H+ + O2 + 4e sebanyak 1,5 g.
C. H2 + 2OH- → 2H2O + 2e 4) gas F2 dihasilkan di anoda.
D. 4H+ + O2 + 4e → 2H2O [SIMAK UI 2016, Sedang]
E. 4OH- → 2H2O + O2 + 4e
[Modul program alumni, Sedang] 38. Pada elektrolisis larutan AgNO3 dengan
elektroda Pt terbentuk endapan 5,4 g logam
35. Nilai potensial reduksi beberapa ion perak di katoda. (Ar Ag = 108). Hitung volume
diberikan di bawah ini. gas yang terbentuk di anoda!
Cu2+(aq) + 2e− → Cu(s) E0 = +0,340 V A. 0,28 L
2H (aq) + 2e → H2(g)
+ − E0 = 0,000 V B. 2,24 L
Pb2+(aq) + 2e− → Pb(s) E0 = −0,126 V C. 0,56 L
Fe2+(aq) + 2e− → Fes) E0 = −0,440 V D. 4,48 L
2H2O(l) + 2e → H2(g) + 2OH (aq) E0 = −0,830 V
− − E. 1,12 L
Arus listrik sebesar 10 mA dialirkan pada [Modul program alumni, Sedang]
sel elektrolisis. Pada sel elektrolisis ini
katoda dicelupkan ke dalam larutan yang 39. Arus listrik yang sama dialirkan melalui
mengandung ion Cu2+, H+, Pb2+, dan Fe2+ dua wadah yang berbeda bervolume 1 L.
dengan konsentrasi masing-masing 0,1 M. Wadah A berisi larutan FeCl2 dan wadah B
Spesi yang pertama kali terbentuk pada berisi larutan KNO3. Elektroda yang
katoda adalah …. digunakan baik di katoda maupun anoda
A. H2 D. Pb dari kedua rangkaian sel adalah elektroda
B. OH − E. Fe Zn. Jika terdapat 0,28 gram Fe (Ar=56)
C. Cu yang mengendap, maka pH larutan dalam
[SBMPTN 2016, Sedang] wadah B adalah....
A. 1 – log 2 D. 12 + log 2
36. Pada reaksi elektrolisis lelehan natrium B. 2 – log 1 E. 12 + log 1
bromida dengan menggunakan elektroda C. 2 – log 2
karbon, reaksi yang terjadi di ruang [Modifikasi Modul Drilling 2018,
katoda, adalah .... Sedang]
A. 2H2O + 2e → 2OH- +H2
B. 2H2O → 4H+ + O2 + 4e 40. Dua buah sel elektrolisis masing-masing
C. Na+ + e → Na berisi lelehan Al2O3 dan MgSO4. Jika
D. 2Br- → Br2 + 2e digunakan muatan listrik yang sama akan
E. C + O2 → CO2 dihasilkan logam Al dan Mg dengan
[Litbang 2019, Sedang] perbandingan massa 3 : 4. (Ar Al = 27, Mg
= 24)
Hukum Faraday SEBAB
37. Pada sebuah sel elektrolisis yang Perbandingan massa ekuivalen Al dan Mg
mengandung lelehan NaF dilewatkan arus adalah 3 : 4
sebesar 13,4 A selama 3 jam. Produk yang [SIMAK UI 2015, Sedang]
dihasilkan dari sel elektrolisis tersebut
adalah .... 41. Suatu baterai dengan elektroda Cu2+ | Cu
(Ar F=19; O=16; Na=23; H= 1) dan Cd2+ | Cd pada keadaan standar
1) hidrogen dihasilkan di katoda. menghasilkan arus 0,8 A selama 200
2) massa gas F2 yang dihasilkan sebanyak menit. Nilai Eo Cu2+ | Cu = +0,34 V, Eo Cd2+ |
28,5 g Cd = −0,40 V, F = 96500 C/mol elektron, Ar

274
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
MODUL DRILLING ALUMNI KIMIA

Cu = 63,5, dan Ar Cd = 112. Pengurangan 1) Massa Cu yang mengendap lebih besar


massa di anoda adalah .... daripada massa Ag
A. 0,6 g 2) Jumlah atom Cu yang mengendap
B. 3,2 g sama dengan jumlah atom Ag.
C. 5,6 g 3) Volume gas O2 yang dihasilkan pada
D. 6,3 g bejana A lebih besar daripada volume
E. 11,2 g gas O2 yang dihasilkan pada bejana B
[SBMPTN 2015, Sedang] 4) pH larutan dalam bejana A sama
dengan pH larutan dalam bejana B
42. Fluorin dapat diperoleh dari elektrolisis [SBMPTN 2017, Sulit]
leburan KHF2 sesuai persamaan reaksi:
HF2− → HF + ½ F2 + e 44. Pada elektrolisis larutan L2SO4 dengan
Untuk menghasilkan gas fluorin sebanyak elektroda grafit dapat dihasilkan 2,16
2,46 L bertekanan 1 atm yang diukur pada gram logam L di katoda. Larutan hasil
suhu 27 °C, muatan listrik yang diperlukan elektrolisis dapat dinetralkan dengan
adalah... (1 F = 96.500, R=0,082 penambahan NaOH 0,2 M sebanyak 100
L.atm/mol.K) mL. Massa atom relatif logam L adalah....
A. 96.500 C D. 965 C A. 103,5 D. 63
B. 19.300 C E. 482,5 C B. 207 E. 20,7
C. 1.930 C C. 108
[Litbang 2019, Sedang] [Modifikasi Modul Drilling 2018, Sulit]

43. Elektrolisis 100 mL larutan CuSO4 0,1 M 45. Sebanyak 30,0 g logam samarium (Sm)
dalam bejana A dan 100 mL larutan AgNO3 dihasilkan dalam elektrolisis dengan arus
dalam bejana B dilakukan seri sebesar 2,4 A yang dialirkan selama 24125
menggunakan arus tetap 1 A pada anoda detik. Rumus ion samarium ini adalah... (Ar
dan katoda Pt. Pada tiap-tiap katoda Sm=150; F=96500 C/mol)
terbentuk endapan Cu dan Ag sementara A. Sm+ D. Sm4+
pada anoda dihasilkan gas O2 (Ar Cu = 63,5; B. Sm 2+ E. Sm5+
Ar Ag = 108; dan konstanta Faraday = C. Sm3+
96.500 C/mol). Setelah elektrolisis [SIMAK UI, Sulit]
berlangsung 60 detik ….

275
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
KIMIA MODUL DRILLING ALUMNI

CHAPTER 15
HIDROKARBON

KEKHASAN ATOM KARBON DAN JENIS A. CH3(CH2)3CH(CH3)2


ATOM KARBON B. CH3CH2C(CH3)3
C. CH3CH2CH2CH3
1. Atom karbon mempunyai kekhasan. D. CH3CH2CH2CH2CH2CH3
Pernyataan yang tepat mengenai kekhasan E. (CH3)3CCH2CH2CH3
atom karbon adalah… [Litbang 2019, Sedang]
A. Karbon mempunyai 4 elektron valensi
yang mampu membentuk ikatan STRUKTUR DAN TATA NAMA
kovalen yang kuat HIDROKARBON
B. Karbon mempunyai ukuran relatif
4. Senyawa hidrokarbon tak jenuh
besar sehingga mampu mengikat
mengandung minimal satu ikatan rangkap
semua unsur
SEBAB
C. Karbon mempunyai 6 elektron valensi
Ikatan rangkap hanya terdapat dalam
sehingga mampu mengikat 6 atom lain
senyawa hidrokarbon alisiklik
D. Karbon dapat dibuat manusia
[Litbang 2019, Sedang]
E. Karbon dapat membentuk ikatan ion
dari keempat elektron terluarnya 5. Dari rumus molekul berikut ini yang
[Litbang 2019, Mudah] termasuk senyawa hidrokarbon tak jenuh
adalah….
2. Perhatikan struktur senyawa berikut ini. A. C2H4; C3H6; C4H10
B. C3H6; C5H12; C6H14
C. CH4; C2H6; C3H8
D. C2H4; C4H8; C6H12
E. C3H8; C4H6; C5H10
[Litbang 2019, Sedang]
6. Senyawa berikut yang termasuk senyawa
alkena adalah….
Berdasarkan struktur senyawa di atas, A. CH3CH2CH(CH3)CH2CH3
jumlah atom karbon primer, sekunder, B. (CH3)2CH(CH2)3CH3
tersier, dan kuarterner berturut-turut C. CH3CHCHCH(CH3)2
adalah…. D. CH3CCCH2CH2CH3
A. 9, 5, 3, 2 E. CH3CH2C(CH3)3
B. 8, 5, 3, 2 [Litbang 2019, Sedang]
C. 9, 6, 2, 2 7. Perhatikan rumus struktur diberikut.
D. 9, 6, 3, 2 CH3
E. 8, 6, 3, 2 |
[Litbang 2019, Mudah] CH3 —CH—CH2—CH—CH3
|
3. Diantara senyawa berikut yang CH2
mengandung atom karbon tersier |
adalah…. CH3

276
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
MODUL DRILLING ALUMNI KIMIA

Nama senyawa dengan rumus di atas C.


berdasarkan IUPAC ialah ...
A. 3-metil-4-isoprofilbutana
B. 4-etil-2-metilpentana
C. 2-metil-4-etilpentana
D. 2,4-dimetilheksana D.
E. 3,5-dimetilheksana
[Litbang 2019, Mudah]

8. Perhatikan rumus struktur senyawa


diberikut. E.
CH3 —CH—CH =C —CH3
| |
C2H5 CH3
Nama yang tepat berdasarkan IUPAC
untuk senyawa tersebut adalah .... [Litbang 2019, Sulit]
A. 4-etil-2-metil-2-pentena
B. 2-metil-4-etil-2-pentena 11. Nama IUPAC dari struktur senyawa
C. 2-etil-4-metil-3-pentena berikut adalah….
D. 2,4-dimetil-2-heksena
E. 3,5-dimetil-4-heksena
[Litbang 2019, Mudah]
A. 2,2,4-trimetil-3-pentena
9. Nama IUPAC dari struktur berikut B. 2,4,4-trimetil-3-pentena
adalah…. C. 2,4,4-trimetil-2-pentena
D. Tert-butil-2-metil-2-propena
E. 1,1,3,3-tetrametil-1-butena
[Litbang 2019, Sedang]
A. 4,6,6-trimetiloktana
B. 3,3,5-trimetiloktana 12. Nama IUPAC dari struktur senyawa
C. 3-etil-3,5-dimetilheptana berikut adalah….
D. 3,5-dimetil-3-etilheptana
E. 3,5-dimetilheptana
[Litbang 2019, Sedang]

10. Struktur senyawa dari 3-etil-2,2,4-


trimetilpentana adalah….
A.

A. 3,4-dietil-4-metil-1-pentuna
B. 3-etil-4,4-dimetil-1-heksuna
B.
C. 2,3-dietil-2-metil-1-pentuna
D. 3,4,4-trimetil-1-heksuna
E. 2-metil-2,3-dietil-1-pentuna
[Litbang 2019, Sedang]

277
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
KIMIA MODUL DRILLING ALUMNI

13. Struktur senyawa yang paling tepat dari E. Alkuna rantai pendek memiliki titik
4,4-dimetil-2-pentuna adalah…. didih yang tinggi
A. CH3CCC(CH3)3 [Modul Drilling Kelas XI 2018, Sedang]
B. (CH3)2CHCH2CCCH3
C. CHCCH(CH3)CH2CH3 17. n-butana memiliki titik didih lebih tinggi
D. CH3CCCH2C(CH3)3 daripada isobutana. Pernyataan yang
E. CH3CC(CH2)2CH(CH3)CH2CH3 dapat menjelaskan perbedaan titik didih
[Litbang 2019, Sulit] kedua senyawa tersebut adalah …
1) luas bidang kontak antarmolekul n-
SIFAT FISIK HIDROKARBON butana lebih besar
2) interaksi polar-polar pada n-butana
14. Senyawa berikut yang memiliki titik didih lebih besar
paling rendah adalah…. 3) gaya London antarmolekul n-butana
A. CH3(CH2)3CH3 lebih kuat
B. CH3C(CH3)3 4) molekul n-butana lebih berat
C. CH3CH(CH3)CH2CH3 [SBMPTN 2014, Sulit]
D. CH3CH2CH(CH3)2
E. (CH3)2CHCH2CH3 ISOMER
[Litbang 2019, Mudah]
18. Jumlah isomer rantai dari C5H12 adalah….
15. Propena merupakan salah satu senyawa A. 3
alkena yang digunakan sebagai bahan B. 4
baku pembuatan salah satu jenis plastik. C. 5
Pernyataan yang benar mengenai sifat D. 6
fisik propena di bawah ini adalah.... E. 7
A. Memiliki titik didih yang lebih rendah [Litbang 2019, Sedang]
dari etena
B. Berwujud padat pada suhu kamar 19. Dari beberapa senyawa alkena berikut,
C. Lebih mudah menguap dibandingkan yang tidak memiliki isomer geometri cis-
dengan butena trans adalah….
D. Larut baik dalam air A. CH3CHCHCH2CH3
E. Memiliki titik leleh yang tinggi B. CH2CHCH2CH(CH3)2
[Modul Drilling Kelas XI 2018, C. CH3CH2CHCHCH(CH3)2
Sedang] D. CH3CH2CHCHC2H5
E. CH3CHCHCH3
16. Pernyataan yang tidak benar mengenai [Litbang 2019, Sedang]
sifat fisik senyawa alkuna berikut ini
adalah.... 20. Berikut isomer yang tepat dari
A. Dengan jumlah atom C yang sama, titik CH3CH(CH3)C(CH3)3 adalah….
didih alkuna rantai lurus lebih tinggi A. 2,4-dimetilheksana
dari titik didih alkuna rantai B. 2,3,3-trimetilbutana
bercabang C. 2-etilbutana
B. Memiliki densitas yang lebih kecil dari D. 2,4-dimetil-1-butena
air E. 3-metilheksana
C. Larut dalam pelarut organik seperti [Litbang 2019, Sedang]
CCl4 dan eter
D. Etuna adalah salah satu alkuna yang
berwujud gas pada suhu kamar

278
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
MODUL DRILLING ALUMNI KIMIA

21. Nama dari struktur berikut adalah…. 25. Perhatikan reaksi adisi berikut!

Hasil reaksi adisi pada alkena di atas


adalah ….
A. 3,4-diklorobutana
A. Trans-3,4-dimetil-2-pentena B. 1,2-diklorobutana
B. Cis-3,4-dimetil-2-pentena C. 3,4-dikloropropana
C. Trans-3,4,4-trimetil-2-butena D. 1,2-dikloropentana
D. Cis-3,4,4-trimetil-2-butena E. Klorobutana
E. Cis-2,3-dimetil-3-pentena [Soal materikimia.com, Sedang]
[Litbang 2019, Sedang]
26. Untuk mendapatkan produk berikut, maka
senyawa yang harus direaksikan dengan
REAKSI PADA SENYAWA
gas hidrogen adalah….
HIDROKARBON
22. Pada etana dapat terjadi reaksi adisi,
karena etana mengandung ….
A. Ikatan phi yang lemah A. D.
B. Ikatan phi yang kuat
C. Ikatan sigma yang lemah
B. E.
D. Ikatan sigma yang kuat
E. Ikatan phi dan sigma yang kuat
[Soal dari materikimia.com, Sedang]
C.

23. Perhatikan beberapa reaksi berikut.


[Litbang 2019, Sedang]

27. Senyawa yang harus ditambahkan pada


HCl untuk mendapatkan 3-metil-2-
kloropentana adalah….
A. 2-metilpentana
Reaksi oksidasi, substitusi, eliminasi, dan B. 3-kloro-2-metilpentana
adisi berturut-turut ditunjukkan oleh…. C. 2,2-dimetilpropana
A. 1,4,2,3 D. 2,3,4,1 D. 3-metil-1-pentena
B. 1,4,3,2 E. 2,3,1,4 E. 2-metil-1-pentena
C. 4,1,2,3 [HIDROKARBON, LITBANG 2019, Sedang]
[Litbang 2019, Sedang]
28. Sebanyak 1 mol gas propuna direaksikan
24. Reaksi antara etanol dengan asam sulfat dengan 2 mol gas hidrogen, maka produk
pekat yang menghasilkan etana, yang dihasilkan adalah….
merupakan reaksi …. A. Propena
A. Substitusi B. Propana
B. Adisi C. 2-metilpropana
C. Eliminasi D. Propena dan gas hidrogen
D. Polimerisasi E. Propuna dan gas hidrogen
E. Oksidasi [Litbang 2019, Sedang]
[Soal materikimia.com, Sedang]

279
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
KIMIA MODUL DRILLING ALUMNI

29. Reaksi berikut yang tidak menghasilkan 30. Di antara reaksi berikut yang tidak mengikuti
hidrokarbon ikatan tunggal adalah…. aturan Markovnikov yaitu ….
A. 2 mol asam klorida dengan 1 mol 1- A. 2-pentena + HBr → 3-bromopentana
butuna B. propena + HBr → isobromopropana
B. 2 mol gas flor dengan 1 mol propuna C. 2-metil-1-butena+HBr → 2-bromo-2-
C. 1 mol butena dengan 1 mol gas metilbutana
hidrogen D. 2-metil-2-butena + HBr → 2-bromo-3-
D. 1 mol propuna dengan 1 mol gas klorin metil-butana
E. 1 mol gas bromin dengan 1 mol 2- E. 2-butena + HCl →2-kloro-butana
metil-1-butena [Materikimia.com, Sulit]
[Litbang 2019, Sulit]

280
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
MODUL DRILLING ALUMNI KIMIA

CHAPTER 16
SENYAWA TURUNAN ALKANA

TATA NAMA SENYAWA D. 3-etil-2-metil-1-pentanol


E. 3-etil-2-metil-2-pentanol
1. Berdasarkan tata nama IUPAC, nama
[Litbang 2019, Sedang]
senyawa tersebut adalah….
5. Berikut yang termasuk alkohol sekunder
adalah….
A. 3-klorobutana D. 2-kloropropana 1) CH3(CH2)2OH
B. 2-klorobutana E. 3-kloropropana 2) (CH3)2CHOH
C. Sek-butil klorida 3) CH3CH(CH3)CH2OH
[Litbang 2019, Mudah] 4) (CH3)2CHCH(CH3)(OH)
[Litbang 2019, Sedang]
2. Nama senyawa di bawah ini berdasarkan
aturan IUPAC adalah…. 6. Perhatikan struktur garis senyawa
berikut.

A. 2-bromo-4-etilpentana
Nama yang tepat untuk struktur senyawa
B. 2-bromo-4-metilheksana
tersebut adalah….
C. 4-bromo-2-etilpentana
A. 3-metil-1-butanol
D. 2-etil-4-bromopentana
B. 2-metil-4-buanol
E. 4-metil-2-bromoheksana
C. Pentanol
[Litbang 2019, Sedang]
D. 3,3-dimetil-1-propanol
E. Isobutil alkohol
3. Nama senyawa berikut berdasarkan
[Litbang 2019, Sedang]
aturan IUPAC adalah….
7. Nama yang paling tepat untuk senyawa
berikut adalah….

A. 2-kloro-5-bromoheksana
B. 2-bromo-5-kloroheksana
A. 2-propoksi propana
C. 5-bromo-2-kloroheksana
B. Propoksi-2-metiletana
D. 5-kloro-2-bromoheksana
C. Diisopropil eter
E. 2-bromo-6-kloroheptana
D. Etil isopropIl eter
[Litbang 2019, Sedang]
E. Dietil eter
[Litbang 2019, Sedang]
4. Nama senyawa dari struktur berikut
adalah….
CH3(CH2)2CH(C2H5)C(CH3)(OH)CH3
A. 3-etil-2-heksanol
B. 3-etil-2-pentanol
C. 3-etil-2-metil-2-heksanol

281
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
KIMIA MODUL DRILLING ALUMNI

8. Struktur senyawa yang menggambarkan 1-metoksi-2-metilbutana adalah….


A. D.

B. E.

C.

[Litbang 2019, Sedang]

9. Nama senyawa yang tepat dari struktur 12. Nama senyawa berdasarkan struktur
berikut adalah…. berikut adalah….

A. Etil isopropil keton


B. 2-metil pentanon
C. 3-metil-3-pentanon
A. 2-metilpentanal D. Etil etil keton
B. 4,4-dimetilbutanal E. 3-pentanon
C. 4-metil-1-butanal [Litbang 2019, Sedang]
D. 4-metilpentanal
E. 4,4-dimetilbutanaldehida 13. Diantara nama senyawa berikut ini yang
[Litbang 2019, Mudah] tidak tepat adalah….
A. Asam 2-metilpropanoat
10. Berikut struktur senyawa yang B. Asam 2-etilbutanoat
merupakan aldehida adalah…. C. Asam 2-metil-3-etilpropanoat
1) CH3CH2COCH3 D. Asam 2,2-dimetilpropanoat
2) HCHO E. Asam 3-etilpentanoat
3) C2H5OCH3 [Litbang 2019, Sedang]
4) CH3CH(CH3)COH 14. Nama senyawa untuk struktur berikut
[Litbang 2019, Sedang] adalah….

11. Nama senyawa berdasarkan struktur


berikut adalah….

A. 2-butanal D. Etil metil keton A. Asam 2-metil-3-etilpropanoat


B. 2-butanol E. 3-butanon B. Asam 4-metilpentanoat
C. Dietil keton C. Asam 3-etil-2-metilpropanoat
[Litbang 2019, Mudah] D. Asam 2-metilpentanoat
E. Asam 1-metilbutanoat
[Litbang 2019, Sedang]

282
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
MODUL DRILLING ALUMNI KIMIA

15. Senyawa berikut termasuk senyawa ester, ISOMER, KEGUNAAN, DAN SIFAT
kecuali….
19. Asam asetat dalam air bersifat lebih asam
1) CH3OOCCH3
dibandingkan dengan asam propanoat.
2) CH3CH2CO2C2H5
SEBAB
3) CH3CH2CH(CH3)COOCH3
CH3−CH2− dapat mendorong elektron
4) CH3COCH2CH3
lebih kuat dibandingkan CH3−.
[Litbang 2019, Sedang]
[SBMPTN 2014, Sedang]
16. Nama senyawa berikut yang tepat
adalah…. 20. Senyawa yang merupakan isomer dari
asam siklopentilmetanoat adalah ….

A. Etil etanoat D. Dietil ester


B. Etil metanoat E. Metil metanoat
C. Metil etanoat
[Litbang 2019, Sedang]

17. Nama senyawa yang tepat berdasarkan


struktur berikut adalah….

A. N-metil-N-etilpropilamina
B. N-etil-N-metil-1-propanamina
C. Dimetil propilamina
D. N,N-dimetilpropanamina [SBMPTN 2017, Sedang]
E. N,N-dietilpropanamina
[Litbang 2019, Sedang] 21. Berikut yang termasuk isomer dari
senyawa organik dengan rumus molekul
18. Berikut yang merupakan amina primer C4H8O2 adalah….
adalah…. 1) Asam 2-metilpropanoat
1) 2) Etil asetat
3) Metil propanoat
4) Asam 3-metilbutanoat
2) [Litbang 2019, Sedang]

22. Senyawa 2-metil-1-butanol berisomer


3) dengan…
A. metil propil eter
B. dipropil eter
4) C. isobutanol
D. etil propil eter
A. 1 dan 2 D. 2 dan 4 E. 3-butanol
B. 1,2, dan 3 E. 2 saja [Litbang 2019, Sedang]
C. 3 dan 4
[Litbang 2019, Sedang]
283
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
KIMIA MODUL DRILLING ALUMNI

23. CH3CH2CH2OH merupakan senyawa 27. Asam asetat dapat disintesis dari….
alkohol yang memiliki jumlah atom sama 1) Hidrolisis metil etanoat
dengan CH3OCH2CH3. Namun 2) Hidrolisis asetamida
CH3CH2CH2OH lebih sulit menguap 3) Oksidasi asetaldehida
dibandingkan dengan CH3OCH2CH3 4) Oksidasi isopropanol
SEBAB [Modifikasi Soal UTBK 2019,
Adanya gugus OH pada alkohol menyebabkan Sedang]
titik didihnya lebih tinggi dibandingkan eter
pada jumlah atom yang sama 28. Reaksi propil klorida dengan natrium
[Litbang 2019, Sedang] hidroksida akan menghasilkan propanol
SEBAB
24. Berikut senyawa yang dapat memutar Gugus klor pada propil klorida disubtitusi
bidang cermin adalah…. oleh gugus hidroksida pada basa
A. Asam 2-hidroksipropanoat [Modifikasi Modul Drilling 2018, Sedang]
B. 2-bromopropana
C. 2-butanon 29. Senyawa alkohol di bawah ini yang tidak
D. 2-metil-2-propanol dapat dioksidasi oleh larutan KMnO4 atau
E. Metil isopropil eter K2Cr2O7 dalam suasana asam adalah….
[Litbang 2019, Sedang] A. 3-pentanol
B. 3-metil-2-butanol
REAKSI PADA SENYAWA TURUNAN C. 3,3-dimetil-2-butanol
ALKANA D. 2-metil-2-butanol
E. 4-metil-2-pentanol
25. Produk oksidasi senyawa berikut adalah .... [Litbang 2019, Sedang]

30. Oksidasi 2-metil-1-propanol dengan asam


bikromat menghasilkan ….
A. D. A. Butanadiol
B. Butanon
C. 2-metilpropanon
B. E. D. Asam 2-metilpropanoat
E. Metilpropanoat
[SBMPTN 2017, Sedang]
C.
31. Pembuatan metil asetat dapat dilakukan
menurut reaksi berikut:
[Modifikasi SBMPTN 2018, Mudah] CH3COOH + CH3OH → CH3COOCH3 + H2O
Jenis reaksi yang terjadi adalah ….
26. Hidrolisis senyawa N-metilasetamida A. Eliminasi
menghasilkan produk…. B. Kondensasi
A. Asam asetat dan amina C. Hidrolisis
B. Metil metanoat dan asetamina D. Oksidasi
C. Asam metilkarboksilat dan metilamina E. Adisi
D. Asam asetat dan asetamida [SBMPTN 2016, Sedang]
E. Asam metilkarboksilat dan ammonia
[Modifikasi Soal UTBK 2019, 32. Suatu senyawa organik berwujud cair
Sedang] pada suhu kamar, berbau khas, dengan
pereaksi Tollens tidak menghasilkan
284
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
MODUL DRILLING ALUMNI KIMIA

endapan mengkilat menyerupai cermin, membentuk suatu senyawa yang tidak


jika direduksi menghasilkan suatu larut dalam air. Produk yang dihasilkan
alkohol sekunder, dan sering digunakan direaksikan lebih lanjut dengan gas
sebagai pelarut dalam industri. Senyawa hidrogen. Produk akhir reaksi adalah….
organik tersebut adalah …. A. Butena D. 2-butena
A. n-heksana B. Butana E. Propena
B. etanol C. 2-metilpropana
C. propanon [Litbang 2019, Sulit]
D. benzaldehida
E. etil etanoat 35. Suatu senyawa turunan alkana bereaksi
[SBMPTN 2015, Sedang] dengan asam iodida terbatas membentuk
senyawa A dan B. senyawa A teroksidasi
33. Senyawa X dapat dihidrolisis menjadi asam etanoat. Sementara
menghasilkan senyawa Y dan Z. Senyawa Z senyawa B dapat bereaksi lebih lanjut
tersebut bereaksi lebih lanjut dengan dengan natrium hidroksida membentuk
logam natrium membentuk natrium senyawa A. Senyawa turunan alkana
etoksida dan gas hidrogen. Sementara tersebut adalah….
senyawa Y dapat berubah menjadi A. Dimetil eter
senyawa Z jika direaksikan dengan gas B. Dietil eter
hidrogen. Senyawa X adalah…. C. Metil isopropil eter
A. CH3CH2COOCH3 D. Butil iodide
B. CH3CH2COOCH2CH3 E. Butil alkohol
C. CH3COOH [Litbang 2019, Sulit]
D. CH3COOC2H5
E. CH3CH2COOC2H5
[Litbang 2019, Sulit]
34. Senyawa 2-butanol dapat bereaksi
dengan H2SO4 pada suhu 100 0C

285
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
KIMIA MODUL DRILLING ALUMNI

CHAPTER 17
BENZENA DAN TURUNANNYA

DEFINISI DAN SIFAT BENZENA A. Asam o-hidroksibenzoat


B. Asam fenolat
1. Berikut yang bukan sifat dari benzena C. Asam benzoat
adalah…. D. Asam benzilfenolat
A. Berwujud cair pada suhu kamar E. Asam hidroksikarboksilat
B. Berbau khas (aromatis) [Litbang 2019, Sedang]
C. Sukar mengalami reaksi adisi
D. Memiliki ikatan rangkap yang 5. Nama struktur senyawa berikut adalah….
terkonjugasi
E. Bersifat tak jenuh karena memiliki
ikatan rangkap
[Litbang 2019, Mudah]

2. Benzena lebih mudah disubstitusi A. 1,3,5-trinitrometilbenzena


dibandingkan adisi B. 2,4,6-trinitrotoluena
SEBAB C. 2,4,6-trinitro-2-metilbenzena
Ikatan rangkap pada benzena D. 2,4,6-trinitro-1-benzilmetena
berresonansi (berpindah-pindah) E. 1,3,5-trinitrotoluena
[Litbang 2019, Sedang] [Litbang 2019, Sedang]

TATA NAMA DAN KEGUNAAN BENZENA 6. Nama senyawa yang mungkin untuk
rumus C8H9Cl adalah….
3. Perhatikan struktur senyawa berikut. A. Benzil klorida
B. o-metilbenzilklorida
C. Kloro benzena
D. p-klorometilbenzena
E. Asam o-klorobenzoat
[Litbang 2019, Sedang]
Nama yang tepat untuk senyawa turunan
7. Beberapa kegunaan turunan benzena
benzena tersebut adalah….
antara lain:
A. 2-kloroanilin
1. pengawet makanan;
B. 1-kloro-2-aminobenzena
2. desinfektan;
C. 1-amino-2-klorobenzena
3. antioksidan;
D. 1-nitro-2-klorobenzena
4. obat-obatan; dan
E. o-aminoklorobenzena
5. minyak wangi
[Litbang 2019, Sedang]
Kegunaan dari senyawa
4. Nama struktur senyawa berikut adalah….

adalah...
286
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
MODUL DRILLING ALUMNI KIMIA

A. 5 D. 2 REAKSI PADA BENZENA


B. 4 E. 1
C. 3 11. Meskipun benzena sulit mengalami reaksi
[Litbang 2019, Mudah] adisi, namun benzena dapat
dihidrogenasi dengan bantuan katalis Pt.
8. Berikut beberapa kegunaan senyawa Senyawa yang dihasilkan adalah….
benzena: A. 1-heksena
1. bahan pembuat anilina; B. n-heksana
2. pengawet kayu; C. sikloheksana
3. bahan pembuatan semir sepatu; D. senyawa aromatis
4. pengawet makanan; dan E. senyawa alifatis
5. bahan baku pembuatan peledak. [Litbang 2019, Sedang]
Kegunaan dari nitrobenzena adalah… 12. Produk utama dari reaksi berikut
A. (1) dan (2) D. (3) dan (5) adalah….
B. (1) dan (3) E. (4) dan (5)
C. (3) dan (4)
[Litbang 2019, Mudah]

9. Kegunaan dari senyawa berikut adalah…. A. Metil benzena


B. Etil benzena
C. Propil benzena
D. Isobutil benzena
E. Tert-butil benzena
(1) (2) [Litbang 2019, Sedang]
A. (1) bahan baku obat-obatan, (2)
pemanis buatan 13. Oksidasi sempurna toluena akan
B. (1) bahan pembuatan plastik, (2) menghasilkan senyawa….
pemanis buatan A. Fenol
C. (1) pemberi aroma makanan, (2) B. Anilina
pemanis buatan C. Nitrobenzena
D. (1) bahan baku warna diazo, (2) D. Asam salisilat
pemanis buatan E. Asam benzoat
E. (1) pengawet makanan, (2) pemanis [Litbang 2019, Sedang]
buatan 14. Reduksi nitrobenzena akan menghasilkan….
[Litbang 2019, Sedang] A. Ammonia
B. Asam nitrat
10. Karbol adalah senyawa turunan benzena C. Asam benzena sulfonat
yang banyak dipakai sebagai bahan D. Asam benzoat
antiseptik. Rumus molekul karbol E. Anilin
adalah…. [Litbang 2019, Sedang]
A. C6H5OH
B. C6H5CH3 15. Oksidasi benzaldehida akan menghasilkan….
C. C6H5NH2 A. Toluena
D. C6H5COOH B. Asam benzoat
E. C6H5CHO C. Asam benzena sulfonat
[KIMIA SMA Kelas XII, Nana Sutresna, D. Metanal
Grafindo,2013, h. 240, Sedang] E. Metil alkohol
[Litbang 2019, Sedang]

287
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
KIMIA MODUL DRILLING ALUMNI

16. Jika bromin dalam CCl4 direaksikan A. Anilina


dengan benzena dan alkena dalam wadah B. Benzil alkohol
yang berbeda, hal yang akan terjadi C. Metil benzena
adalah... D. Asam benzoat
A. Alkena dan benzena mengalami E. Asam benzena sulfonat
reaksi adisi [Litbang 2019, Sulit]
B. Alkena dan benzena mengalami
reaksi subtitusi 19. Asetofenon (metil fenil keton, C7H8CO)
C. Alkena dan benzena tidak mengalami merupakan cairan tak berwarna dan
reaksi adisi maupun subtitusi berhablur. Senyawa ini sering digunakan
D. Alkena mengalami reaksi subtitusi sebagai zat hipnotik. Asetofenon juga
sedangkan benzena mengalami digunakan sebagai bahan wewangian
reaksi adisi dalam sabun, deterjen, krim, losion.
E. Alkena mengalami reaksi adisi Asetofenon merupakan senyawa turunan
sedangkan benzena mengalami benzena yang dapat disintesis melalui….
reaksi subtitusi A. Reaksi benzena dengan metil klorida
[Modul Drilling 2018, Sedang] B. Reaksi benzena dengan keton
C. Reaksi benzena dengan etil klorida
17. Untuk memproduksi toluena, maka ke D. Reaksi benzena dengan asam asetat
dalam benzena harus ditambahkan….. E. Reaksi benzena dengan asetil klorida
A. Metanol [HOTS, Litbang 2019, Sulit]
B. Metil klorida
C. Metana 20. Senyawa nitrobenzena jika direaksikan
D. Metanal dengan asam nitrat pada temperatur 100
E. Asam metanoat 0C dengan bantuan katalis asam sulfat

[Litbang 2019, Sedang] akan menghasilkan…..


A. Anilin
18. Suatu senyawa X merupakan turunan B. o-dinitrobenzena
benzena dapat bereaksi dengan alkohol C. p-dinitrobenzena
membentuk ester. Kemudian senyawa D. m-dinitrobenzena
tersebut dapat direduksi membentuk Y E. 1,2-dinitrobenzena
yang merupakan senyawa turunan [Litbang 2019, Sulit]
benzena yang lainnya. Senyawa Y
adalah….

288
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
MODUL DRILLING ALUMNI KIMIA

CHAPTER 18
POLIMER DAN MAKROMOLEKUL

DEFINISI DAN PEMBUATAN POLIMER 3. Berikut polimer yang termasuk polimer


kondensasi adalah….
1. Teflon merupakan nama lain dari 1) Nilon 6,6
Politetrafluoroetena (PTFE). Teflon 2) Polietilena
merupakan lapisan tipis yang sangat 3) Kevlar
tahan panas dan tahan terhadap bahan 4) Poliisoprena
kimia. Teflon digunakan untuk pelapis [Litbang 2019, Sedang]
wajan (panci anti lengket), pelapis tangki
di pabrik kimia, pipa anti patah, dan kabel 4. Jika monomer-monomer berikut
listrik. Struktur monomer Teflon yang bergabung akan membentuk polimer….
tepat adalah…. CH2=CHCl dan CH2=CH-CH=CH2
A. A. [-CH2-CHCl-CH2-CH=CH-CH2-]n
B. [-CH=CCl-CH2-CH2-CH2-CH2-]n
C. [-CH2-CHCl-CH=CH-CH2-CH2-]n
B. D. [-CH2-CH2-CHCl-CH2-CH2-CH2-]n
E. [-CH2-CHCl-CH=CH-CH=CH2-]n
[Litbang 2019, Sedang]
C.
5. Protein merupakan polimer yang
terbentuk dari monomer asam amino
D. SEBAB
Ikatan antar monomernya disebut dengan
ikatan peptida
[Litbang 2019, Sedang]
E.

6. Dakron merupakan polimer yang


digunakan sebagai serat sintesis untuk
[Litbang 2019, Mudah] membuat berbagai macam kain. Struktur
dakron adalah sebagai berikut.
2. Proses pembuatan polimer dengan cara
adisi berdasarkan pada….
A. Adanya ikatan rangkap (senyawa tak
jenuh) pada struktur senyawanya
B. Adanya gugus fungsi pada struktur Pernyataan yang benar mengenai dakron
senyawanya adalah....
C. Adanya gugus karbonil pada struktur 1) Merupakan salah satu polyester
senyawanya 2) Monomer pembentuk dakron memiliki
D. Kereaktifan senyawa monomernya gugus karboksil dan hidroksi
E. Kepolaran senyawa monomernya 3) Pada reaksi pembentukan dakron
[Litbang 2019, Sedang] terdapat molekul air yang dilepaskan

289
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
KIMIA MODUL DRILLING ALUMNI

4) Ikatan yang menghubungkan antar KEGUNAAN POLIMER


monomer pada dakron adalah ikatan
peptida 8. Pernyataan berikut merupakan kegunaan
[Modul Drilling 2018, Sulit] makanan dalam tubuh kita.
1. Sumber energi utama bagi tubuh kita.
7. Perhatikan struktur monomer berikut. 2. Sebagai cadangan energi bagi tubuh.
3. Antibodi terhadap racun yang masuk
ke dalam tubuh kita.
4. Biokatalis pada proses metabolisme.
5. Berperan penting dalam transport
Pernyataan yang benar terkait struktur di oksigen.
atas adalah…. Pasangan yang merupakan kegunaan
1) Monomernya merupakan stirena protein adalah....
2) Polimerisasinya melalui kondensasi A. 1 dan 3
3) Hibridisasi atom C pada gugus vinil B. 1 dan 2
adalah sp2 C. 2 dan 4
4) Proses pembuatannya disertai D. 1 dan 5
pelepasan molekul air E. 4 dan 5
[Litbang 2019, Sulit] [Litbang 2019, Mudah]

9. Berikut tabel yang terdiri dari polimer, monomer, proses pembentukan, dan kegunaannya.
No. Polimer Monomer Proses Pembuatan Kegunaan

(1) Teflon Tetrafluoro etena Adisi Pelapis panci

(2) Amilum Propena Kondensasi Adonan kue

(3) PVC Vinil klorida Adisi Plastik

(4) Karet alam Etena Kondensasi Ban

(5) Protein Isoprena Kondensasi Serat Sintetis


Pasangan data yang keempatnya berhubungan dengan tepat adalah....
A. 1 dan 2 D. 4 dan 5
B. 1 dan 3 E. 1 dan 4
C. 2 dan 3
[Litbang 2019, Sedang]

PEMBAGIAN POLIMER

10. Polimer berikut adalah jenis polimer sintetis, kecuali….


A. Polietena
B. Polyester
C. Poliisoprena
D. butadiena stirena
E. polivinilklorida
[Litbang 2019, Mudah]

290
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
MODUL DRILLING ALUMNI KIMIA

11. Polimer termoplast merupakan polimer sebagai biokatalis yang mempercepat


yang akan melunak jika dipanaskan hidrolisis amilum. Makromolekul
SEBAB tersebut adalah ….
Senyawa termoplast tidak memiliki A. Amilase D. Amil alkohol
ikatan silang antar rantai, dan bersifat B. Amilosa E. Glikogen
fleksibel C. Amilopektin
[Litbang 2019, Sedang] [SBMPTN 2015, Sedang]

12. Perhatikan beberapa polimer berikut. 15. Biokatalis yang digunakan dalam
1. Nilon 6,6 pembuatan sirup dari pati jagung untuk
2. PVC mengubah glukosa menjadi fruktosa
3. Teflon adalah….
4. Dacron A. Laktose D. Amilase
5. Polistirena B. Protease E. Isomerase
Senyawa yang tergolong kopolimer C. Fruktoase
adalah…. [UTBK 2019, Sedang]
A. 1 dan 2 D. 3 dan 4
B. 1 dan 4 E. 4 dan 5 16. Selulosa dihidrolisis menjadi dimer
C. 2 dan 3 yaitu….
[Litbang 2019, Sedang] A. Sukrosa D. Maltosa
B. Laktulosa E. Selobiosa
KARBOHIDRAT C. Laktosa
[UTBK 2019, Sedang]
13. Diantara karbohidrat tersebut yang tidak
mengalami hidrolisis adalah …. 17. Suatu larutan iod diteteskan pada
A. Laktosa D. Maltosa karbohidrat, ternyata berwarna biru,
B. Selulosa E. Sukrosa karbohidrat tersebut adalah ….
C. Galaktosa A. Selulosa
[Sunardi, 2012, Kimia untuk SMA/MA B. Amilum
Kelas XII, Bandung : PT.SEWU. Hal. 293. C. Glikogen
No. 15, Mudah] D. Galaktosa
E. Maltosa
14. Hidrolisis suatu makromolekul [Tine maria, dkk, 2007,Sains Kimia 3
menghasilkan senyawa yang mempunyai SMA/MA Kelas XII , Jakarta : Bumi
gugus amino dan karboksilat. Aksara. Hal. 407. No. 22, Sedang]
Makromolekul tersebut dapat berfungsi

18. Pengujian terhadap senyawa karbohidrat diperoleh data sebagai berikut :


Percobaan Perubahan
Zat + H2SO4 Pekat + pereaksi fehling Terbentuk endapan merah bata
Zat + I2 sebelum dipanaskan Tidak ada perubahan
Zat I2 setelah dipanaskan Timbul warna biru
Senyawa karbohidrat tersebut adalah ….
A. Selulosa D. Glikogen
B. Laktosa E. Fruktosa
C. Amilum
[Mustafal Bakri, 2012, Seri pendalaman Materi, Jakarta: Esis. Hal. 149. No. 22, Sedang]

291
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
KIMIA MODUL DRILLING ALUMNI

19. Suatu campuran senyawa organik yang 22. Proses perubahan atau modifikasi pada
banyak mengandung disakarida dapat struktur protein disebut dengan
diperoleh dari hidrolisis pati dengan peristiwa denaturasi.
katalis asam maupun enzim tertentu. SEBAB
Campuran ini tersedia secara komersial Suhu tinggi dapat menyebabkan protein
dalam bentuk serbuk, tidak berasa, dan terdenaturasi dimana ikatan hidrogen
sering digunakan sebagai pengental sirup. pada strukturnya menjadi rusak tanpa
Campuran senyawa ini adalah…. merubah ikatan kovalennya
A. Selobiosa D. Maltodekstrin [Litbang 2019, Sedang]
B. Sukrosa E. Pektin
C. Laktosa 23. Pernyataan yang tidak sesuai dengan
[HOTS, SBMPTN 2015, Sulit] struktur senyawa berikut adalah….

20. Karbohidrat dalam lambung manusia


akan terhidrolisis. Hasil hidrolisis oleh
insulin tersimpan sebagai cadangan
makanan yang digunakan untuk 1) Merupakan monomer dari protein
menghasilkan energi. Zat cadangan 2) Dapat membentuk zwitter ion
adalah .... 3) Terdapat gugus karboksil dan amino
A. Maltosa D. Fruktosa 4) Membentuk polimer melalui reaksi
B. Sukrosa E. Glikogen adisi
C. Glukosa [Litbang 2019, Sulit]
[Sunardi, 2012, Kimia untuk SMA/MA
Kelas XII, Bandung : PT.SEWU. Hal. 293. LEMAK
No. 16, Sulit]
24. Lemak merupakan senyawa hidrokarbon
PROTEIN
yang mengandung gugus alkil alkanoat
21. Suatu bahan makanan diuji dengan: SEBAB
1. pereaksi biuret terbentuk warna Hidrolisis lemak menghasilkan asam
ungu lemak dan gliserol
2. pereaksi xantoproteat terbentuk [Litbang 2019, Sedang]
warna jingga
Berdasarkan hasil uji tersebut dapat 25. Senyawa hasil hidrolisis suatu molekul
disimpulkan bahan makanan tersebut mempunyai sifat tidak larut dalam air,
mengandung …. bereaksi dengan natrium hidroksida, dan
jika direaksikan dengan metanol atau
Zat Jenis Kandungan
etanol dapat menghasilkan biodiesel.
Senyawa hasil hidrolisis tersebut
A. protein fenil alanin
adalah….
B. protein sistein
A. Trigliserida
C. protein metionin
D. karbohidrat glukosa B. Asam lemak
C. Polisakarida
E. karbohidrat glikogen
D. Asam laktat
[Litbang 2019, Sedang] E. Asam nukleat
[SBMPTN, Sulit]

292
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
MODUL DRILLING ALUMNI KIMIA

CHAPTER 19
KIMIA UNSUR

GOLONGAN VIII A 6. Berdasarkan urutan sifat oksidator


unsur-unsur halogen, maka reaksi redoks
1. Berikut contoh senyawa gas mulia yang dibawah ini yang tidak mungkin
telah dapat disintesis senyawanya berlangsung adalah….
adalah…. A. Br2 + 2F⎺→ 2Br⎺ + F2
1) XeF4 B. Cl2 + 2Br⎺ → 2Cl⎺ + Br2
2) KrF2 C. F2 + 2Br⎺ → 2F⎺ + Br2
3) RnF2 D. Br2 + 2I⎺ → 2Br⎺ + I2
4) NeF4 E. F2 + 2Cl⎺ → 2F⎺ + Cl2
[Litbang 2019, Mudah] [UTUL UGM, Sedang]

2. Unsur yang dapat bersenyawa dengan 7. Larutan KCl dapat diubah menjadi gas
unsur-unsur gas mulia bersifat .... klorin oleh….
A. basa kuat A. HF D. Br2
B. asam kuat B. F2 E. I2
C. reduktor kuat C. HBr
D. amfoter [Litbang 2019, Sedang]
E. oksidator kuat
[Litbang 2019, Sedang] 8. Cairan bromin dilarutkan ke dalam
karbon tetraklorida dan kemudian
3. Helium merupakan gas mulia yang paling ditambahkan kalium iodida, maka....
banyak di alam semesta. 1) Warna larutan berubah dari coklat
SEBAB menjadi ungu
Helium merupakan unsur yang dihasilkan 2) Terbentuk gas Br2
pada reaksi fusi yang terjadi pada 3) Larutan KI mereduksi Br2
matahari dan bintang-bintang. 4) Br2 direduksi oleh CCl4
[SIMAK UI, Sedang] [Modifikasi SIMAK UI, Sedang]

4. Bentuk molekul dari XeOF2 adalah bentuk T 9. Larutan HF memiliki titik didih yang lebih
SEBAB tinggi dibandingkan HCl
Hibridisasi dari XeOF2 adalah sp3d dan SEBAB
memiliki 1 ikatan phi Pada senyawa HF terdapat ikatan
[Litbang 2019, Sulit] hidrogen yang menyebabkan ikatannya
mudah diputuskan
GOLONGAN VII A [Litbang 2019, Sedang]

5. Unsur yang paling mudah membentuk 10. Pernyataan yang benar tentang HF, HCl,
anion adalah…. dan HBr adalah….
A. Florin D. Iodin 1) Titik didih HF tertinggi karena antar
B. Klorin E. Astatin molekulnya terjadi gaya ikatan
C. Bromin hidrogen.
[Litbang 2019, Sedang]

293
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
KIMIA MODUL DRILLING ALUMNI

2) HF adalah asam terkuat karena 14. Unsur golongan alkali mudah melepas
keelektronegatifan F paling tinggi. elekron membentuk kation bermuatan
3) NaF garam paling basa karena Kb F- +1. Pernyataan yang tidak benar
paling besar. mengenai unsur alkali adalah….
4) HBr merupakan asam terlemah A. Li adalah unsur yang akan
karena ikatan H-Br paling lemah. membentuk ikatan ionik terlemah
[Modifikasi SBMPTN 2014, Sulit] dengan ion klorida
B. Fransium memiliki ukuran atom
GOLONGAN I A paling besar
C. Semua unsurnya memiliki 1 elektron
11. Urutan kekuatan basa alkali yang benar terluar
adalah…. D. Lebih reaktif dibandingkan unsur
A. KOH < NaOH < LiOH golongan alkali tanah seperiode
B. LiOH < KOH < NaOH E. Unsur Na menjadi satu-satunya unsur
C. NaOH < LiOH < KOH alkali yang dapat dihasilkan dari
D. LiOH <NaOH < KOH elektrolisis larutannya
E. KOH < LiOH < NaOH [Litbang 2019, Sedang]
[Litbang 2019, Mudah]
GOLONGAN II A
12. Diantara pernyataan berikut yang
merupakan sifat-sifat unsur golongan 15. Pernyataan yang tepat mengenai unsur
alkali adalah, kecuali…. alkali tanah adalah....
A. Dalam tabel periodik unsur golongan 1) Dapat membentuk senyawa dengan
alkali merupakan reduktor terkuat atom oksigen dengan perbandingan
B. Reaktif dan eksplosif ketika 1:1
direaksikan dengan air 2) Semakin besar nomor atom, titik
C. Oksida logamnya bersifat basa leleh semakin kecil
D. Sifat logamnya semakin meningkat 3) Memiliki energi ionisasi yang lebih
dari atas ke bawah besar dari golongan alkali
E. Dapat membentuk ikatan ionik yang 4) Mencapai kestabilan ketika
semakin lemah dari atas ke bawah melepaskan 1 elektronnya
[Litbang 2019, Sedang] [Modifikasi Modul Drilling 2018,
Sedang]
13. Unsur-unsur golongan alkali disusun
dengan meningkatnya nomor atom, yaitu 16. Unsur alkali tanah yang dapat bereaksi
: Li, Na, K, Rb dan Cs. Sifat-sifat golongan dengan air dingin adalah….
alkali yang betul adalah …. 1) Kalsium
A. sifat reduktor Na lebih kuat daripada 2) Stronsium
K 3) Barium
B. sifat basa Na lebih kuat daripada sifat 4) Magnesium
basa Rb [SBMPTN, Sedang]
C. energi potensial K lebih kecil
daripada energi potensial Na 17. Jika diketahui beberapa harga energi
D. jari-jari atom Rb lebih kecil daripada ionisasi dari unsur alkali tanah dari Be
jari-jari atom K sampai Ba secara acak adalah 737,7
E. afinitas elektron Cs paling besar Kj/mol, 549,5 Kj/mol, 899,4 Kj/mol,
[Litbang 2019, Sedang] 589,8 Kj/mol, 502,9 Kj/mol. Energi
ionisasi 549,5 Kj/mol dimiliki oleh….

294
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
MODUL DRILLING ALUMNI KIMIA

A. Be D. Sr PERIODE 3
B. Mg E. Ba
C. Ca 21. Unsur-unsur yang terletak pada baris
[Litbang 2019, Sedang] ketiga adalah Na-Mg-Al-Si-P-S-Cl-Ar.
Berikut kecenderungan sifat unsur-unsur
18. Ketika air mengandung senyawa CaSO4 periode tiga yang benar, kecuali….
maka air akan sulit berbusa ketika A. Daya reduktornya semakin
digunakan untuk mencuci. Pernyataan meningkat dari kanan ke kiri
yang benar terkait hal tersebut adalah…. B. Silikon merupakan satu-satunya
1) Air bersifat sadah tetap unsur dalam bentuk molekul raksasa
2) Cara penghilangan kesadahannya C. Argon memiliki keelektronegatifan
dapat dilakukan dengan dipanaskan tertinggi
saja D. Natrium, magnesium, dan aluminium
3) Agar lebih optimal penghilangan membentuk basa yang semakin
kesadahannya dapat dilakukan menurun kekuatannya
dengan menambahkan soda suci, E. Unsur klorin paling mudah
Na2CO3 menangkap elektron dibanding
4) Ion Ca2+ dalam air akan unsur yang lain
mengendapkan sabun yang [Litbang 2019, Sedang]
digunakan untuk mencuci sehingga
semakin bersih untuk mencuci 22. Unsur 12Mg dan 13Al memiliki perbedaan
[Litbang 2019, Sedang] sifat fisika dan kimia. Pernyataan yang tepat
untuk kedua unsur tersebut adalah ....
19. Nilai energi pengionan ke-1 sampai ke-5 A. Titik leleh Mg > Al
untuk unsur X pada golongan utama B. Keelektronegatifan Mg > Al
berturut-turut adalah 509, 979, 3300, C. Afinitas elektron Mg < Al
4400, dan 5700 kJ.mol−1. Berdasarkan D. Sifat basa Mg < Al
data tersebut, dapat disimpulkan bahwa E. Energi pengionan Mg < Al
unsur X cenderung membentuk ion …. [SBMPTN 2014, Sedang]
A. X+1
B. X+2 23. Terdapat tiga unsur X,Y, dan Z yang
C. X+3 terletak pada periode tiga. Unsur Y dapat
D. X+4 bereaksi dengan air membentuk gas
E. X+5 hidrogen dan bereaksi dengan halogen
[SBMPTN 2016, Sedang] membentuk garam halida dengan
perbandingan 1:2. Jika oksida dari unsur
20. Yang tidak termasuk sifat-sifat unsur X dilarutkan dalam air akan membentuk
alkali tanah adalah.... larutan dengan pH<7. Unsur Z dapat
1) Mempunyai subkulit terluar ns2 (n – bereaksi dengan asam maupun basa.
1)d1 Urutan ketiga unsur tersebut dari kiri ke
2) Dapat bereaksi dengan NaOH kanan adalah….
membentuk gas hidrogen kecuali Be A. X-Y-Z D. Y-Z-X
3) Dapat bereaksi dengan oksigen B. X-Z-Y E. Z-X-Y
membentuk oksida asam C. Y-X-Z
4) Dapat bereaksi dengan larutan HCl [Modifikasi SIMAK UI, Sedang]
encer membentuk gas hidrogen
[SIMAK UI, Sulit]

295
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
KIMIA MODUL DRILLING ALUMNI

24. Aluminium membentuk oksida Al2O3. 4) Sifat magnet pada unsur transisi
Energi ionisasi pertama, kedua, ketiga dan periode keempat karena adanya
keempat aluminium (dalam kJ/mol) elektron di subkulit d
adalah .... [Litbang 2019, Sulit]
A. 496, 4.560, 6.900, 9.540
B. 578, 1.820, 2.750, 11.600 28. Jari-jari atom pada unsur transisi periode
C. 738, 1.450, 7.730, 10.500 keempat dari kiri ke kanan relatif tidak
D. 786, 1.580, 3.230, 4.360 berubah
E. 1.022, 1.904, 2.910, 4.960 SEBAB
[SBMPTN 2018, Sedang] Pengisian elektron-elektron pada
subkulit d di kulit ketiga memberikan efek
PERIODE 4 perisai terhadap gaya tarik inti terhadap
elektron terluar, sehingga gaya tarik inti
25. Senyawa seng dari unsur transisi tidak dengan elektron terluar relatif sama
berwarna, hal ini disebabkan oleh .… [Litbang 2019, Sulit]
A. Orbital d telah penuh terisi elektron
B. Tidak adanya elektron pada orbital d
ION DAN SENYAWA KOMPLEKS
C. Orbital d telah terisi elektron
setengah penuh 29. Logam transisi dengan simbol M,
D. Tidak adanya elektron pada orbital s membentuk ion kompleks dengan rumus
E. Orbital s telah terisi elektron [M(CN)6]4-. Logam yang sama dalam
setengah penuh tingkat oksidasi yang sama membentuk
[Litbang 2019, Mudah] ion kompleks dengan rumus [M(NH3)4]x.
Nilai x adalah….
26. Senyawa unsur-unsur transisi periode A. 4-
keempat pada umumnya berwarna. Hal B. 2-
ini disebabkan karena…. C. 0
A. Orbital d-nya terisi penuh D. 2+
B. Orbital d-nya tidak terisi E. 4+
C. Pengisian terakhir pada orbital d [Soal latihan Ulangan, Sedang]
D. Bersifat paramagnetik
E. Elektron dalam keadaan berpasangan 30. Nama senyawa kompleks [Ag(CN)2]– ….
[Tine Maria Kuswati,dkk. 2007. Sains A. Ion sianoargentat(I)
Kimia 3 SMA/MA Kelas XII. Bumi B. Ion disianoargentat(I)
Aksara:216, Sedang] C. Ion disianida argentat
D. Ion trisianoargentat
27. Unsur transisi periode keempat terdiri E. Ion disianidaargentum(I)
atas 21Sc sampai 30Zn. Pernyataan berikut [Tine Maria Kuswati, dkk.2007. Sains
yang benar mengenai unsur transisi KIMIA 3 SMA/MA. Bumi Aksara: 187,
periode keempat adalah…. Sedang]
1) Semua unsur transisi periode 4
memiliki biloks lebih dari satu 31. Hibridisasi dari ion [Fe(CN)6] 3– adalah….
2) Unsur skandium tidak memiliki A. dsp2
elektron tak berpasangan B. sp3d
3) Unsur Zn bersifat ferromagnetik C. sp3d2
karena semua elektronnya D. d2sp3
berpasangan E. dsp3
[Litbang 2019, Sedang]

296
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
MODUL DRILLING ALUMNI KIMIA

32. Ion kompleks memiliki muatan ion elektron (lone pair) yang kedua tidak
kompleks sebesar +1. Ion kompleks cukup dekat ke situs koordinasi
tersebut terdiri atas atom pusat kromium, untuk membentuk ikatan kovalen
2 ligan Cl- dan empat ligan air. Biloks atom koordinasi.
pusat Cr adalah…. E. Semua jawaban di atas tidak ada yang
A. +1 D. +4 benar
B. +2 E. +5 [Soal latihan kimia koordinasi
C. +3 bisakimia.com, Sedang]
[Soal latihan SBMPTN, Sedang]
34. Rumus molekul yang sesuai untuk
33. Berikut alasan yang tepat mengapa air pentaaminklorokromium (III) klorida
bertindak sebagai ligan monodentat adalah....
adalah…. A. [Cr(NH3)5Cl5]Cl2
A. Atom oksigen dalam molekul air B. [Cr(NH3)5Cl]Cl2
hanya mempunyai satu pasang C. [Cr(NH3)5Cl2]Cl2
elektron bebas (lone pair) yang dapat D. [Cr(NH3)5Cl]Cl3
digunakan membentuk ikatan E. [Cr(NH3)5Cl2]Cl3
kovalen koordinasi ke atom logam. [SIMAK UI, Sedang]
B. Setiap atom hidrogen dalam molekul
air hanya satu elektron membentuk 35. Ion kompleks Ni(CN)42- bersifat
ikatan kovalen koordinasi ke atom diamagnetik dan nomor atom Ni=28.
logam Struktur ion kompleks tersebut
C. Atom oksigen dalam molekul air berbentuk….
mempunyai dua pasang elektron A. Oktahedral
(lone pair), yang keduanya digunakan B. Bipiramidal
untuk membentuk ikatan kovalen C. Tetrahedral
koordinasi tunggal ke atom logam. D. Segiempat datar
D. Atom oksigen dalam molekul air E. Trigonal
mempunyai dua pasang elektron [UTUL UGM, Sulit]
bebas (lone pair), tetapi pasangan

297
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
KIMIA MODUL DRILLING ALUMNI

CHAPTER 20
KOLOID

DEFINISI DAN JENIS KOLOID 4. Buih sabun


5. Kabut
1. Berikut merupakan ciri sistem koloid di Pasangan koloid yang memiliki fasa
bawah ini, kecuali …. terdispersi sama adalah ….
A. Relatif stabil A. (1) dan (3)
B. Terdiri dari dua fasa B. (1) dan (5)
C. Homogen C. (2) dan (4)
D. Menghamburkan cahaya D. (2) dan (5)
E. Tidak dapat disaring E. (3) dan (5)
[Litbang 2019, Mudah] [Litbang 2019, Sedang]

2. Di antara zat berikut yang bukan 6. Jika udara ditiupkan ke dalam sabun maka
merupakan sistem koloid adalah .... akan terbentuk buih sabun. Fasa
A. Asap terdispersi dan medium pendispersi serta
B. Kabut jenis koloid pada buih secara berturut-
C. Darah turut adalah….
D. Debu A. Gas, cair, busa
E. Udara B. Cair, gas, aerosol
[Mudah dan Aktif Belajar Kimia Kelas XI, C. Gas, padat, busa padat
Mudah] D. Gas, cair, aerosol cair
E. Cair, padat, emulsi padat
3. Di antara zat berikut yang termasuk [Litbang 2019, Sedang]
aerosol ialah ….
A. Kabut 7. Pada proses pembuatan roti ke dalam
B. Kaca berwarna adonannya ditambahkan zat kimia yaitu
C. Cat soda kue yang berfungsi untuk membuat
D. Susu roti mengembang. Gas karbon dioksida
E. Buih sabun dibebaskan ketika soda kue terurai. Jenis
[Litbang 2019, Mudah] koloid roti adalah….
A. Aerosol padat D. Emulsi padat
4. Koloid bersifat heterogen namun terlihat B. Busa padat E. Gel
homogen C. Sol padat
SEBAB [Litbang 2019, Sedang]
Ukuran partikel kedua fasa dapat
dibedakan secara makroskopis 8. Pernyataan yang salah mengenai krim
[Litbang 2019, Sedang] kocok adalah....
A. Merupakan salah satu contoh koloid
5. Diketahui contoh koloid dalam kehidupan B. Terbuat dari gas yang terdispersi ke
sehari-sehari sebagai berikut: dalam zat padat
1. Mayonnaise C. Jenis koloid dari krim kocok adalah
2. Sterofoam buih
3. Asap
298
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
MODUL DRILLING ALUMNI KIMIA

D. Jika dilihat dengan mikroskop fase A. 1, 2, dan 3


terdispersi dan medium pendispersi B. 1 dan 3
dari krim kocok bersifat heterogen C. 2 dan 4
E. Buih sabun merupakan contoh lain D. 4
yang jenis koloidnya sama dengan E. Semua benar
krim kocok [Latihan Ulangan Harian, Mudah]
[Modul Drilling Kelas XII, Sulit]
13. Koloid Fe(OH)3 akan terkoagulasi jikalau
SIFAT KOLOID dicampur dengan koloid As2S3 alasannya
ialah ….
9. Gerak Brown terjadi karena …. A. Koloid As2S3 bersifat hidrofil
A. Tolak-menolak antar partikel koloid B. Koloid As2S3 menyerap anion
yang muatannya sama C. Kedua koloid berbeda muatan
B. Tarik-menarik antar partikel koloid D. Kedua koloid bermuatan sama
yang berbeda muatan E. kedua koloid bersifat polar
C. Gaya elektrostatis [Litbang 2019, Sedang]
D. Tumbukan molekul medium dengan
partikel koloid 14. Koagulasi koloid dapat terjadi karena hal
E. Gaya gravitasi di bawah ini, kecuali ….
[Litbang 2019, Sedang] A. Ditambahkan elektrolit
B. Mencampurkan dua macam koloid
10. Berikut ini pernyataan yang benar terkait C. Koloid dipanaskan
sifat elektroforesis dari koloid adalah…. D. Proses elektroforesis
1) Pergerakan partikel koloid dibawah E. Dilakukan dialisis
medan listrik [Latihan Ulangan Harian, Sedang]
2) Partikel koloid bermuatan sehingga
dapat ditarik medan listrik
KOLOID LIOFIL DAN LIOFOB
3) Koloid positif akan bergerak ke katoda
atau elektroda negatif 15. Jika medium pendispersi dari koloid
4) Salah satu penerapannya adalah norit adalah air, koloid dapat bersifat hidrofil
untuk obat diare dan hidrofob. Berikut pernyataan yang
[Litbang 2019, Sedang] tidak benar mengenai sifat hidrofil
adalah….
11. Kelebihan elektrolit dalam suatu dispersi A. Zat terdispersinya menyerap medium
koloid biasanya dihilangkan dengan …. B. Gaya tarik antara fasa terdispersi dan
A. Elektrolisis pendispersinya besar
B. Elektroforesis C. Mudah mengendap dengan
C. Dialisis penambahan elektrolit
D. Dekalisis D. Viskositas zat terdispersinya lebih
E. Presipitasi besar dari medium pendispersi
[Litbang 2019, Sedang] E. Efek tyndall terlihat lemah
[Litbang 2019, Sulit]
12. Perhatikan sifat-sifat berikut!
1. Dapat mengadorpsi ion 16. Koloid asosiasi adalah koloid yang
2. Menghamburkan cahaya terbentuk ketika dilarutkan dalam air.
3. Partikelnya selalu bergerak Pada koloid asosiasi terdapat ujung yang
4. Dapat bermuatan listrik bersifat hidrofil dan ujung lainnya bersifat
Yang merupakan sifat koloid yaitu…. hidrofob. Salah satu contoh koloid asosiasi

299
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia
KIMIA MODUL DRILLING ALUMNI

adalah ketika detergen (mengandung ion 18. Reaksi berikut yang bukan reaksi
stearat) dicampurkan dengan air. pembentukan koloid adalah ...
Noda/lemak pada pakaian dapat hilang A. AgNO3 (aq) + NaI (aq) → AgI (s) +
ketika pakaian dicuci menggunakan NaNO3 (aq)
detergen. Pernyataan yang dapat B. AlCl3 (aq) + 3H2O (l) → Al(OH)3 (s) +
menjelaskan peristiwa tersebut kecuali…. 8HCl (aq)
A. Ketika dilarutkan dalam air, ekor asam C. 2NaOH (aq) + H2SO4 (aq) →
stearat (hidrofob) saling berkumpul Na2SO4(aq) + 2H2O (l)
ke arah dalam air, kepala asam stearat D. 2AuCl3 (aq) + 3FeSO4 (aq) →3Au (s) +
(hidrofil) menghadap ke air Fe2(SO4)3 (aq) + FeCl3 (aq)
B. Bagian yang bersifat hidrofil adalah E. 2H2O (g) + SO2 (g) → 3S (s) + 2H2O(l)
gugus yang bersifat nonpolar [Modul Drilling Kelas XII 2018, Sedang]
C. Gugus kepala yang bersifat polar dapat
menarik air 19. Prinsip pembuatan koloid melalui busur
D. Membentuk emulgator kotoran dalam bredig didasarkan pada….
air 1) Arus listrik bertegangan tinggi
E. Gugus hidrofob akan menarik partikel dialirkan melalui dua buah elektrode
kotoran lalu mendispersikannya ke logam (bahan terdispersi)
air. 2) Suspensi kasar dengan cara memecah
[Litbang 2019, Sulit] partikel-partikel suspensi secara
kimia
PEMBUATAN KOLOID 3) Loncatan bunga api listrik
mengakibatkan bahan elektroda
17. Berikut ini yang merupakan contoh teruapkan membentuk atom-atomnya
pembuatan koloid dengan cara kondensasi 4) Zat-zat yang berukuran besar dapat
adalah.... direduksi menjadi partikel berukuran
A. Mencampurkan belerang yang sudah koloid melalui penggilingan,
digerus dengan air panas untuk pengadukan, penumbukan, dan
membuat sol belerang penggerusan
B. Agar-agar dipeptisasi dalam air [Litbang 2019, Sedang]
C. Sol logam dibuat dengan
melompatkan bunga api listrik dengan 20. Pembuatan sol Fe(OH)3 dilakukan dengan
elektroda logam dalam air cara ….
D. Pembuatan sol raksa dengan A. Mekanik
menguapkan raksa yang kemudian B. Peptisasi
dialirkan melalui air C. Dekomposisi rangkap
E. Pembuatan susu dari partikel lemak D. Hidrolisis
yang diperkecil E. Reaksi redoks
[Modifikasi Modul Drilling Kelas [Litbang 2019, Sedang]
XII, Sedang]

300
© 2019 PT. Kreasi Edulab Indonesia

Anda mungkin juga menyukai