Anda di halaman 1dari 1

BAB IV

TATA LAKSANA

Asesmen yang efektif menghasilkan keputusan tentang tindakan segera dan berkelanjutan
yang dibutuhkan pasien untuk tindakan darurat, asuhan terencana, bahkan jika kondisi pasien
berubah. Asesmen pasien merupakan proses berkelanjutan, dinamis dan dikerjakan di
instalasi gawat darurat, rawat jalan, rawat inap dan unit pelayanan lainnya.
Asesmen pasien terdiri atas 3 proses utama dengan metode IAR:
1. Mengumpulkan data dan informasi (huruf I) tentang hal-hal sesuai dari data keadaan fisik,
psikologis, sosial, kultur, spiritual dan riwayat kesehatan pasien (I - informasi
dikumpulkan).
Pada SOAP adalah S–Subyektif dan O-Obyektif.
2. Analisis informasi dan data, termasuk hasil laboratorium dan radiologi diagnostik imajing
untuk mengidentifikasi kebutuhan pelayanan kesehatan pasien. (A - analisis data dan
informasi)
Pada SOAP adalah A-Asesmen.
3. Membuat rencana pelayanan untuk memenuhi semua kebutuhan pasien yang telah
diidentifikasi. (R - rencana disusun).
Pada SOAP adalah P–Plan.