Anda di halaman 1dari 29

KEBIJAKAN

UJIAN NASIONAL DAN USBN


TAHUN 2020

Disampaikan dalam Acara Bimbingan Teknis Bantuan SMK Penyusun Bank Soal Kejuruan Mandiri
Tangerang Selatan, 20 September 2019
Kebijakan Ujian Nasional

UN UN
2019 2020

• Kebijakan UN 2020 tidak jauh berbeda dengan UN 2019


• Perbedaan pada Jadwal dan Proyeksi Peserta UN
• Penguatan Peran LPMP
Usulan Jadwal UN
Usulan Jadwal UNBK SMK/MAK
Hari, Tanggal Sesi Waktu Mata Pelajaran
1 07.30-09.30
Senin,
2 10.30-12.30 Bahasa Indonesia
16 Maret 2020
3 14.00-16.00
1 07.30-09.30
Selasa,
2 10.30-12.30 Matematika
17 Maret 2020
3 14.00-16.00
1 07.30-09.30
22 Maret – Isra Mi’raj Rabu,
25 Maret – Hari Raya Nyepi
2 10.30-12.30 Bahasa Inggris
18 Maret 2020
16-19 Maret – UN SMK/MAK 3 14.00-16.00
30-31 Maret, 1-2 April – UN SMA Umum/
Keagamaan 1 07.30-09.30
Kamis,
2 10.30-12.30 Teori Kejuruan
19 Maret 2020
3 14.00-16.00
Usulan Jadwal UNBK SMA Umum/Keagamaan
Hari, Tanggal Sesi Waktu Mata Pelajaran
1 07.30-09.30
Senin,
2 10.30-12.30 Bahasa Indonesia
30 Maret 2020
3 14.00-16.00
1 07.30-09.30
Selasa,
2 10.30-12.30 Matematika
31 Maret 2020
3 14.00-16.00
1 07.30-09.30
22 Maret – Isra Mi’raj Rabu,
2 10.30-12.30 Bahasa Inggris
25 Maret – Hari Raya Nyepi 1 April 2020
16-19 Maret – UN SMK/MAK 3 14.00-16.00
30-31 Maret, 1-2 April – UN SMA Umum/ 1 07.30-09.30
Keagamaan Satu mata pelajaran
Kamis,
2 10.30-12.30 jurusan yang diujikan
Termasuk dalam kategori ini: 2 April 2020
3 14.00-16.00 *
SMA, MA, SMAK, SMTK, UWP, dan
SPK *) Peserta UN pada SPK memilih satu mata pelajaran jurusan dari IPA, IPS,
Bahasa, atau Keagamaan yang diujikan dalam UN.
Usulan Jadwal UNBK Susulan SMK/MAK
Hari, Tanggal Sesi Waktu Mata Pelajaran
Senin, 1 07.30-09.30 Bahasa Indonesia
6 April 2020 2 10.30-12.30 Matematika
Selasa, 1 07.30-09.30 Bahasa Inggris
7 April 2020 2 10.30-12.30 Teori Kejuruan

10 April – Jumat Agung


4-7 April – UN Paket C/Ulya
6-7 April – UN Susulan SMK/MAK dan
SMA Umum/Keagamaan
18-21 April – UN Paket B/Wustha
20-23 April – UN SMP Umum/
Keagamaan
27-28 April – UN Susulan SMP Umum/
Keagamaan/Kesetaraan
Soal Ujian Nasional
UJIAN BERSTANDAR NASIONAL
(Standardized Test)
Soal Terstandar
• Soal tidak harus sama, namun terjamin komparabilitas dan
kualitasnya
Pelaksanaan Terstandar
• Tidak harus pada waktu yang sama, POS-nya sama

Penilaian (scoring) Terstandar


• Tidak harus oleh pihak yang sama, tetapi mengacu pada “rubrik”
yang sama
9
Langkah/Tahapan Penyusunan Soal
Matriks cakupan
materi (BluePrint)

BSNP
Aspek Penelaahan Soal Ujian Nasional

1. Substansi
2. Konstruksi
3. Bahasa Validitas soal

4. Hal-hal sensitive (SARA dan Pornografi-


Pornoaksi).
Telaah Soal Ujian Nasional
• Kesesuaian antara soal dengan kisi-kisi è KD è Standar Isi è SKL
• Tujuan test
• Keterbacaan soal
• Kedalaman soal
• Proporsi tingkat kesulitan soal
• Kesesuaian dengan waktu yang disediakan
• Format (ukuran huruf, tata letak, dll)
Telaah Soal Ujian Nasional
Bahan/Dokumen yang diperlukan

1. Standar Kompetensi lulusan


2. Standar Isi
3. Kompetensi Dasar (dokumen kurikulum)
4. Kisi-kisi
5. Soal UN
MATA PELAJARAN YANG DIUJIKAN DALAM UN

UN SMK
Mata UJian Jumlah Alokasi Waktu
Butir Soal
1. Bahasa Indonesia 50 120 menit
2. Bahasa Inggris 50 120 menit
3. Matematika* (PG & Isian Singkat) 40 120 menit
4. Teori Kejuruan 40 120 menit

14
SOAL UJIAN NASIONAL
1. Soal UN berorientasi kepada penalaran
(HOTS)
2. Bentuk soal pilihan ganda
3. Bentuk soal isian singkat untuk Matematika
SMA sederajat
Soal-soal UN terdiri dari 3 level:
1. level 1 (pemahaman) sebanyak 25-30 %,
2. level 2 (aplikasi) sebanyak 50-60 %,
3. level 3 (penalaran) 10-15 %. è HOTS
PENGISIAN JAWABAN SOAL ISIAN SINGKAT
MATEMATIKA SMA/MA/SMK/PAKET C DI LJUN (1)
37. Diagram lingkaran berikut menunjukkan
hobi dari siswa kelas XI IPS 2 SMA.

1 2 0

Diketahui 60 siswa hobi menonton.


Jumlah siswa yang memiliki hobi
membaca ada ... orang.
UNBK dengan Berbagi Sumber Daya
Dinas Pendidikan (Provinsi/Kab/Kota) menetapkan satuan pendidikan pelaksana
UNBK yang menerapkan pola berbagi sumber daya

Lintas
Jenjang/Jenis • SMP/MTs/Paket B/Wustha • SMA/MA/SMK/Paket C/Ulya
Pendidikan • Swasta • Negeri
• Nonformal • Formal
Pola Berbagi
Sumber Daya

Dengan
PTN/Instansi lain • SMP/MTs/Paket B/Wustha • Perguruan Tinggi Negeri
• SMA/MA/SMK/Paket C/Ulya • Instansi pemerintah/swasta
USBN
Makna Berstandar Nasional dalam USBN

Ujian Sekolah Berstandar Nasional:


Kegiatan pengukuran capaian kompetensi peserta didik yang dilakukan
Satuan Pendidikan dengan mengacu pada Standar Kompetensi Lulusan
untuk memperoleh pengakuan atas prestasi belajar.

Berstandar Nasional: Hasil USBN digunakan untuk:


1. SNP: SKL dan Standar Isi 1. mengukur prestasi belajar peserta didik;
2. Kurikulum yang berlaku 2. sebagai salah satu kriteria kelulusan; dan
3. Kisi-kisi USBN 3. dasar pembinaan dan pemberian bantuan
4. Pelaksanaan kepada satuan pendidikan untuk pemerataan
5. Skoring dan peningkatan mutu pendidikan
Alur Penyusunan Soal USBN
PUSPENDIK BSNP
20%-25%
soal 1 1 Standar
standar
& Kisi-kisi § SD/MI dilakukan KKG gugus

Dinas Pendidikan è Satuan Pendidikan Kecamatan (bila terlalu besar dibagi


2 dalam beberapa gugus)
KKG/MGMP
1. Menyusun indikator soal 3 PAKET SOAL § SMP/MTs dilaksanakan MGMP level
2. Menelaah soal Digunakan untuk
Ujian Sekolah Kecamatan (bila terlalu besar dibagi
Berstandar Nasional
Butir-butir dalam beberapa gugus)
soal
1 1 1
§ SMA/SMK/MA dilaksanakan MGMP

GURU DARI level Kabupaten/Kota (bila terlalu


BERBAGAI SEKOLAH/MADRASAH besar dibagi dalam beberapa gugus)
Mekanisme Penyerahan Soal 20%-25% dari Pusat
Puspendik

Dinas Pendidikan Dinas Pendidikan Kantor Kemenag


Kanwil Kemenag
Provinsi Kab/Kota Kab/Kota

MGMP / MGMP/KKG/ MGMP/KKG/


MGMP
Pokja PPS Forum Tutor Pokja PPS

Satuan Satuan Satuan Satuan


Pendidikan Pendidikan Pendidikan Pendidikan

Puspendik menempatkan 20%-25% soal USBN dan panduan penomoran soal di laman USBN
http://usbn.puspendik.kemdikbud.go.id.
Bentuk & Komposisi Soal USBN
Bentuk Soal Komposisi Soal

Pilihan Ganda Disusun Pusat


90% 20-25%
Esai/Uraian Disusun Guru
10% 75-80%
Peran KKG/MGMP
1. Menyusun dan menelaah indikator
• Jumlah Butir Soal: 40-50 berdasarkan kisi-kisi USBN untuk mata
• Soal Teori dan Praktik 2.
pelajaran yang diujikan.
Menelaah soal USBN yang disusun oleh guru-
guru dari satuan pendidikan.
Peran Guru

1. Paket Soal USBN Utama


Menyusun Soal 75%-80% 2. Paket Soal USBN Susulan

1. Format lembar jawaban


Menyiapkan kelengkapan USBN 2. Pedoman penskoran untuk soal uraian
3. Kunci jawaban untuk soal pilihan ganda

Merakit Soal USBN (100%)

Memeriksa dan mengolah hasil USBN


Penggandaan Soal USBN

SD/MI SMP, SMA, SMK


sederajat: sederajat:
Dinas Pendidikan Masing-masing satuan
Kab/Kota/Kantor pendidikan dikoordinasi
Kemenag Dinas/Kemenag
Moda Pelaksanaan USBN

1
USBN Berbasis Kertas dan Pensil

2 USBN Berbasis Komputer

• Soal USBN tetap harus meliputi bentuk soal pilihan ganda dan soal uraian
• Kesiapan infrastruktur
• Kesiapan aplikasi
• Kesiapan sumber daya

3 Kombinasi 1 & 2
Jadwal USBN 2020
SMP, SMA, SMK sederajat
SD/MI sederajat
Ditentukan Dinas Pendidikan sesuai
Ditentukan Direktorat kewenangan berdasarkan zona/kluster
MGMP

1. Ketuntasan kurikulum;
2. Kalender akademik di masing-masing satuan pendidikan;
3. Hari libur nasional/keagamaan;
4. Jadwal ujian nasional;
5. Jadwal pengumuman kelulusan; dan
6. Moda pelaksanaan ujian (berbasis kertas/komputer).

Catatan: Jadwal USBN tahun 2020 belum ditetapkan


Pengawas Ruang Ujian

Ditetapkan oleh Panitia Satuan Pendidikan

Dilakukan secara silang antar sekolah/madrasah

Guru/Tutor yang mata pelajarannya sedang tidak


diujikan

2 orang setiap ruang ujian


Pemeriksaan Hasil USBN

Soal Pilihan Ganda


Dapat diperiksa secara manual atau menggunakan alat pemindai.

Soal Uraian

1. Diperiksa secara manual oleh dua orang guru sesuai mata pelajarannya, mengacu pada pedoman
penskoran.
2. Jika terdapat selisih nilai antara kedua pemeriksa lebih dari 25% dari skor maksimum, pimpinan
satuan pendidikan menugaskan pemeriksa ketiga.
3. Nilai akhir soal uraian adalah rerata nilai dari semua pemeriksa.
Evaluasi Pelaksanaan USBN

Masih ditemukan soal yang Nilai soal yang disusun Pusat


mengandung unsur SARA, lebih tinggi dari soal yang
pornografi, atau isu sensitif disusun oleh Guru

Kemampuan Guru dalam Masih terjadi kebocoran


menyusun soal masih perlu soal
ditingkatkan (Isu Integritas)?
Terima Kasih

Untuk informasi lebih lanjut:


http://bsnp-indonesia.org/