Anda di halaman 1dari 3

PENATALAKSANAAN LINEN

No. Dokumen : SOP / UKP / PPI / 00

No. Revisi : 00
SOP
Tanggal Terbit : 21 September 2019

Halaman : 1/3

UPTD
PUSKESMAS

1. Pengertian Penatalaksanaan Linen adalah suatu pengelolaan yang dimulai dari pengumpulan linen kotor
dari masing – masing ruangan, pengangkutan, pencucian, penyetrikaan, penyiapan dan
penggunaan kembali linen yang sudah bersih.

2. Tujuan Untuk mendapatkan kualitas linen yang baik, nyaman, siap pakai dan untuk mencegah HAIs (
Healthcare Associated Infections )
3. Kebijakan SK Kepala UPTD Puskesmas........
4. Referensi 1. Buku Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di Rumah Sakit dan Fasilitas Pelayan
Kesehatan Lainnya tahun 2008
2. Permenkes no. 27 tahun 2017 tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Di
Fasyankes

3. Alat dan -Alat Perlindungan diri (sarung tangan, masker, apron dan Sepatu boots)
Bahan
-Air bersih

-Detergen

-Mesin cuci (Linen kotor dan Infeksius)

- Larutan Chlorin

- Kantong plastik (infeksius dan kotor)

- Trolly
4. Langkah – A. PROSEDUR TETAP
langkah
1. Memakai sarung tangan rumah tangga dan APD (sarung tangan, masker, apron
dan Sepatu boots)
2. Menyortir (mengumpulkan, membawa dan memilih)
3. Membinatu (mencuci, mengeringkan, melipat)
4. Menyimpan dan mendistribusikan.

B. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN

1. Memakai sarung tangan rumah tangga dan APD ( sarung tangan dan
masker)
2. Menyortir (mengumpulkan, membawa dan memilah linen)
a. Mengumpulkan dan membawa linen dalam kantong plastik tertutup.
(Yang infeksius memakai kantong kuning yang kotor kantong hitam)
b. Membawa kain linen kotor dan infeksius dari masing-masing unit ke ruang
Loundry
3. Mencuci Linen (Ruang Loundry)
Memakai APD (sarung tangan, masker, apron dan Sepatu boots)

a. Linen kotor
Memasukkan ke dalam mesin cuci dengan ditambahkan detergent.
b. Linen infeksius
 Membersihkan noda infeksius (darah) dengan air mengalir tekanan
tinggi dengan air dingin dan noda lain dengan air hangat selama 3-6
menit.
 Masukkan linen infeksius ke dalam mesin cuci dengan ditambahkan
detergent selama 5 sampai 8 menit ( proses whasing )
 Memasukkan chlorin 0,005-0,02 % pada suhu 140 derajat Fahrenheit
selama 8-10 menit ( proses Bleaching)
 Membilas menggunakan air hangat selama 3 menit sebanyak 2 kali.
 Mengeringkan selama 3-8 menit dan dapat diulang sampai tidak ada
air lagi.
4. Melepas APD mulai dari sarung tangan, apron, sepatu boots dan masker.
5. Menjemur linen yang sudah dicuci, di bawah sinar matahari jam 07.00 sampai
09.00 (selama kurang lebih 2 jam).
6. Menyetrika dan menyimpan linen sesuai tempat jenis linen (sprey, sarung bantal
dll.
7. Mendistribusikan linen sesuai dengan unit masing-masing.
8. Waktu mengumpulkan dan mendistribusikan diatur sesuai waktu mengumpulkan
jam 05.00-06.00 WIBdan mendistribusikan jam 16.00 sampai 18.00 WIB
5. Hal-hal yang Petugas wajib memakai APD
perlu
diperhatikan
6. Unit terkait Pengelola linen

7. Dokumen
terkait

8. Rekaman
historis
No Yang diubah Isi Perubahan Tanggal mulai
perubahan
diberlakukan