Anda di halaman 1dari 29

Laporan Studi Kelayakan Bisnis

“Juice On Truck”

Oleh :

Enggar Kusuma 1601110510.P

UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG


FAKULTAS EKONOMI MANAJEMEN
2018
KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadapan Tuhan Yang Maha Esa karena berkat

rahmat – Nya laporan studi kelayakan bisnis usaha ini telah penulis tuntaskan tepat pada

waktu yang telah ditetapkan.

Laporan ini disusun sebagai salah satu tugas dari mata kuliah Studi Kelayakan Bisnis.

Dalam penyusunan proposal ini, penulis mendapat bantuan serta dukungan dari berbagai

pihak serta dukungan moral. Oleh karena itu, pada kesempatan ini penulis menyampaikan

rasa terima kasih kepada semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu yang telah

mendukung serta membantu dalam proses penyelesaian laporan studi kelayakan bisnis usaha

ini. Penulis juga mengharapkan saran dari pembaca terkait laporan ini untuk kemajuan kami

kedepannya. Semoga laporan ini bermanfaat bagi kita semua.

Palembang, November 2018

Penulis
Ikhitisar
Perusahaan melihat banyak masyarakat terutama anak-anak muda lebih senang
mengonsumsi minuman yang bersoda dan mengandung banyak pemanis buatan. Disinilah
perusahaan muncul untuk menjual produk jus buah segar perusahaan yang tidak megandung
pemanis buatan, melainkan madu asli yang menambah cita rasa buah itu sendiri. Selain
menjual produk jus, perusahaan juga secara tidak langsung mengampanyekan hidup sehat
kepada anak-anak muda dimulai dari meminum jus buah segar dan sehat.
Usaha jus ini bukan hanya sekedar jus, tapi perusahaan membuat dan menjual jus
dengan “truck” atau sejenis mobil karavan. Ide untuk membuat usaha jus buah segar dengan
menggunakan “truck” atau mobil karavan ini bermula karena melihat belum ada produsen
makanan atau minuman yang menggunakan “truck” atau karavan untuk memproduksi serta
menjual produknya di sekitaran wilayah Palembang. Yang dapat dijumpai beberapa produsen
makanan atau minuman yang menggunakan mobil hanya untuk menjual produk mereka.
Perusahaan berusaha untuk memproduksi jus buah segar menggunakan bahan-bahan
yang berkualitas dengan harga yang mudah dijangkau oleh anak-anak muda, karena market
share (pangsa pasar) perusahaan adalah anak-anak muda. Perusahaan memiliki strategi dalam
memasuki pasar ini adalah dengan menjadi unik dalam segi bahan baku yang digunakan,
harga dan tampilan. Dari segi bahan baku, perusahaan memakai buah-buahan segar dan
menggunakan madu untuk menambah cita rasa jus itu sendiri. Dari segi harga, perusahaan
menetapkan harga Rp sesuai dengan campuran buahnya. Dan dari segi tampilan, perusahaan
menawarkan tampilan yang unik dari “truck” yang akan menarik perhatian konsumen untuk
mengunjungi “truck” ini.
Perusahaan menargetkan konsumen pada anak-anak muda karena menurut perusahaan
anak-anak muda ingin mencoba gaya hidup yang sehat namun malas untuk membuat sendiri,
sehingga perusahaan hadir. Lalu anak-anak muda sudah mengenal teknologi, jika mereka
melihat sesuatu yang unik dan berbeda maka mereka akan menyebarkan hal tersebut melalui
media social mereka, sehingga jika mereka merasakan produk tersebut enak,melihat “truck”
perusahaan yang unik dan berbeda maka secara tidak langsung mereka membantu perusahaan
dalam melakukan promosi lewat media social mereka masing-masing.
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Ide untuk membuat usaha ini karena perusahaan melihat banyak masyarakat terutama
anak-anak muda lebih senang mengonsumsi minuman yang bersoda dan mengandung banyak
pemanis buatan. Disinilah perusahaan muncul untuk menjual produk jus buah segar
perusahaan yang tidak megandung pemanis buatan, melainkan madu asli yang menambah
cita rasa buah itu sendiri. Selain menjual produk jus, perusahaan juga secara tidak langsung
mengampanyekan hidup sehat kepada anak-anak muda dimulai dari meminum jus buah segar
dan sehat.
Usaha jus ini bukan hanya sekedar jus, tapi perusahaan membuat dan menjual jus
perusahaan dengan “truck” atau sejenis mobil karavan. Ide untuk membuat usaha jus buah
segar dengan menggunakan “truck” atau mobil karavan ini bermula karena perusahaan
melihat belum ada produsen makanan atau minuman yang menggunakan “truck” atau
karavan untuk memproduksi serta menjual produknya di sekitaran wilayah Palembang. Yang
dapat perusahaan jumpai beberapa produsen makanan atau minuman yang menggunakan
mobil hanya untuk menjual produk mereka.
Perusahaan berusaha untuk memproduksi jus buah segar perusahaan dengan bahan-
bahan yang berkualitas dengan harga yang mudah dijangkau oleh anak-anak muda, karena
market share (pangsa pasar) perusahaan adalah anak-anak muda dan memberikan kepuasan
kepada konsumen perusahaan agar dapat menjadi pelanggan dari produk perusahaan.

1.2 Visi dan Misi

1.2.1 Visi Usaha :

Membuat masyarakat memperoleh minuman yang sehat segar dan nikmat di tengah
maraknya minuman yang mengandung zat kimia berbahaya di pasaran. Serta sebagai
solusi bagi masyarakat yang menginginkan gaya hidup dan sesuatu yang berbeda.
1.2.2 Misi Usaha :

Dengan adanya produk olahan buah segar “Juice On Truck” diharapkan akan mampu
memenuhi kebutuhan gaya hidup sehat bagi setiap masyarakat.

1.3 Slogan Usaha


FRESH UP YOUR DAY WITH “JUICE ON TRUCK!”

BAB II
DESKRIPSI USAHA

2.1 Deskripsi Usaha


Produk “Juice On Truck” merupakan produk olahan buah-buah segar yang hadir
sebagai pilihan gaya hidup sehat untuk anak-anak muda pada khususnya, dan masyarakat
pada umumnya yang tidak mempunyai waktu atau tidak mau repot untuk membuat jus buah
sehat dan nikmat.

2.2 Analisis SWOT

1. Strength (Kekuatan)
Produk perusahaan memiliki kekuatan dimana produk perusahaan menggunakan
buah-buahan segar yang berkualitas dan menggunakan madu sebagai pemanis.
Kekuatan lain yang perusahaan memiliki yaitu harga yang terjangkau untuk jus buah
dengan bahan baku yang berkualitas. Serta cara perusahaan menjual produk
perusahaan bukan dengan menaruh ke supermarket atau mempunyai agen, namun
dengan menggunakan mobil caravan yang unik dan berbeda sehingga dapat menarik
konsumen untuk membeli produk perusahaan.

2. Weakness (Kelemahan)
Kelemahan yang dimiliki produk perusahaan adalah tidak semua buah dapat
perusahaan sajikan sebagai menu dari produk perusahaan. Seperti misalnya buah
mangga yang memiliki musimnya sendiri, sehingga perusahaan belum tentu dapat
menyajikan buah mangga yang berkualitas setiap hari.

3. Opportunities (Peluang Kesempatan)


Perusahaan melihat masih sedikit bahkan belum ada yang memproduksi sekaligus
menjual suatu produk makanan dan minuman dalam mobil caravan terutamanya
produk jus buah segar, sehingga perusahaan berusaha semaksimal mungkin untuk
mengeksploitasi kesempatan ini.

4. Threat (Ancaman)
Ancaman yang perusahaan patut waspadai yaitu munculnya pesaing-pesaing baru
yang mungkin saja mengikuti ide usaha perusahaan ini.
2.4 Risiko Usaha

Ada beberapa risiko yang harus perusahaan lalui dalam menjalani usaha ini, diantaranya :
a) “Juice On Truck” merupakan ide usaha yang baru, tentu memerlukan waktu dalam
mengenalkan produk perusahaan kepada masyarakat. Sehingga, memerlukan usaha
ekstra keras dan kreativitas dalam mempromosikan “Juice On Truck” sebagai pilihan
gaya hidup sehat.

b) Perubahan selera konsumen terhadap suatu trend juga dapat menjadi risiko bagi usaha
perusahaan yang membuat perusahaan harus secara bijak dalam menyikapinya
sehingga dapat dilakukan adaptasi kembali kepada konsumen sehingga produk
perusahaan tetap popular dan di minati oleh masyarakat.
BAB III
ANALISIS PRODUK

3.1 Jenis Produk

Jenis produk yang perusahaan tawarkan adalah minuman berupa olahan buah-buahan
segar yang dapat menjadi pilihan gaya hidup harian masyarakat yang tidak sempat dan tidak
mau repot dalam membuat jus sendiri. Produk perusahaan ini mengusung konsep sehat, segar
dan nikmat.
Ada banyak sekali manfaat dan fungsi minum jus buah, diantaranya adalah:
1. Meningkatkan daya tahan tubuh
2. Menurunkan kadar kolesterol
3. Melancarkan proses pencernaan
4. Sebagai anti oksidan dan anti kanker
5. Mempercepat proses penyembuhan
6. Membuat awet muda

3.2 Nama dan Karakteristik Produk


Produk ini perusahaan beri nama “Juice On Truck” dikarenakan perusahaan
memproduksi dan menjual produk perusahaan di dalam sebuah mobil karavan. Karakteristik
produk perusahaan adalah minuman jus dengan buah segar dan berkualitas yang nikmat saat
diminum dan dapat menyehatkan tubuh.

3.3 Kegunaan, Keunggulan, dan Keunikan


Kegunaan dari produk “Juice On Truck” adalah minuman berupa olahan buah-buahan
segar yang dapat menjadi pilihan gaya hidup harian masyarakat yang tidak sempat dan tidak
mau repot dalam membuat jus sendiri. Selain itu, produk “Juice On Truck” memiliki manfaat
bagi tubuh.
Keunggulan dari produk “Juice On Truck” adalah produk ini tidak terdapatnya bahan
pengawet, bahan pewarna buatan, dan bahan pemanis buatan yang berbahaya bagi kesehatan.
Keunggulan lainnya yaitu produk menggunakan buah-buah segar yang berkualitas serta madu
sebagai pengganti pemanis buatan.
Keunikan dari produk “Juice On Truck” adalah inovasi perusahaan untuk
memproduksi dan menjual produk ini dalam mobil caravan dengan tampilan yang artisitik
yang menarik perhatian konsumen. Selain itu, rasa jus yang perusahaan tawarkan berbeda
dengan toko jus lainnya.
BAB IV
ASPEK PASAR

4.1 Segmenting

Untuk produk jus ini, perusahaan mensegmen konsumen khususnya remaja atau anak-
anak muda dan orang dewasa pada umumnya. Rentang usia yang perusahaan segmen yaitu
15-40 tahun. Alasan perusahaan mensegmen konsumen usia remaja pada khususnya, karena
para remaja menyukai hal baru dan berbeda serta remaja ingin mengkonsumsi jus buah segar
namun malas dan repot untuk membuat sendiri.

4.2 Targetting

Perusahaan memilih pasar sasaran yaitu pemasaran terkonsentrasi (niche marketing)


yang mana perusahaan perusahaan memiliki sumber daya yang terbatas dan perusahaan
hanya melayani satu segmen saja yaitu segmen usia.

4.3 Diferensiasi dan Positioning

Diferensiasi dari produk perusahaan adalah perusahaan menggunakan buah segar dan
madu sebagai pengganti pemanis buatan yang tidak menyehatkan. Perusahaan memposisikan
produk perusahaan melalui tampilan “truck” perusahaan yang unik dan berbeda dan memiliki
slogan “FRESH UP YOUR DAY WITH JUICE ON TRUCK!”

4.4 Strategi Pemasaran

Strategi pemasaran “Juice On Truck” akan menggunakan bauran pemasaran 4P.


Berikut penjelasannya :

4.4.1 Price (Harga)


Harga produk perusahaan terjangkau untuk konsumen terutama konsumen remaja
yang menyukai produk berkualitas dengan harga terjangkau.
4.4.2 Place (Tempat) :
Perusahaan tidak memiliki tempat produksi melainkan menggunakan mobil
caravan. Meskipun perusahaan tidak memiliki tempat yang tetap, perusahaan akan
beroperasi di wilayah yang padat aktivitas seperti di daerah Kampus yang
notabene disana banyak mahasiswa-mahasiswi yang tidak sempat untuk membuat
jus buah, dan tempat-tempat yang terdapat institusi pendidikan serta kantor,
ataupun tempat wisata.
4.4.3 Product (Produk) :
Produk yang perusahaan produksi adalah produk yang menggunakan bahan baku
yang berkualitas dan tanpa pemanis buatan. Selain mejual produk perusahaan,
perusahaan juga melakukan pelayanan yang baik untuk memuaskan para
pelanggan, sehingga jika pelanggan merasa puas dengan pelayanan dan produk
perusahaan, maka yang perusahaan harapkan adalah pelanggan datang kembali
untuk membeli produk jus buah segar perusahaan.
4.4.4 Promotion (Promosi) :
Perusahaan menggunakan semaksimal mungkin social media untuk membantu
memperkenalkan produk perusahaan. Selain itu menurut perusahaan banyak anak-
anak muda menggunakan social media sehingga informasi tentang produk
perusahaan lebih cepat di dapat oleh para konsumen perusahaan. Twitter, dan
Instagram salah satu social media yang perusahaan gunakan. Perusahaan akan
menyebarkan informasi mengenai dimana perusahaan akan berjualan, informasi
mengenai diskon jika mem-follow twitter atau instagram perusahaan dan
mentweet mention atau mengupload foto terunik mengenai produk perusahaan,
maka akan dapat diskon.

4.5 Permintaan
Dewasa ini mulai banyak usaha-usaha jus yang bermunculan di lingkungan padat
penduduk, yang artinya adanya permintaan yang meningkat atas produk minuman sehat
seperti jus buah. Prospek permintaan akan datang terus mengalami peningkatan karena
sebagian masyarakat mulai menyukai minuman jus buah ini.

4.6 Penawaran
Perkembangan usaha yang menggunakan mobil caravan ini belum terlalu banyak
untuk di daerah sekitaran Palembang. Dengan melihat peluang usaha ini maka perusahaan
hadir dengan produk perusahaan yaitu jus buah dengan bahan baku berkualitas yang dapat
menyehatkan tubuh serta dengan rasa yang segar dan nikmat. Perusahaan juga menonjolkan
tampilan mobil caravan agar dapat menarik minat konsumen.

BAB V
ASPEK TEKNIS DAN OPERASI

5.1 Lokasi Produksi


Sebagai sebuah perusahaan manufaktur perusahaan memproduksi dan menjual produk
perusahaan di mobil caravan, jadi perusahaan tidak menggunakan tempat usaha atau pabrik
untuk memproduksi produk perusahaan.

Metode yang digunakan serta faktor yang dipertimbangkan :

 Metode perbandingan biaya : bahan baku, bahan bakar, biaya operasi, biaya umum
dan biaya lainnya

5.2 Sifat Usaha


Perusahaan ini bergerak dalam bidang pembuatan jus buah segar dan sehat. Usaha
perusahaan yakni mengolah buah buah segar dan sehat menjadi jus yang lebih mudah untuk
dicerna serta memberikan kualitas yang baik. Perusahaan juga akan memberikan tambahan
rasa agar lebih inovatif.

5.3 Kapasitas dan Target Produksi

JANGKA 1 hari Bulan Bulan Bulan Bulan Bulan Bulan


WAKTU 1&2 3&4 5&6 7&8 9&10 11&12
KAPASITAS 300 9000 9000 9000 9000 9000 9000
buah buah buah buah buah buah buah

TARGET 200 6000 6120 6250 6450 6750 7000


PRODUKSI buah buah buah buah buah buah buah

Perusahaan ini memperkirakan permintaan perusahaan terus bertambah minimal 2-5 persen
setiap bulannya dan begitu juga tiap tahunnya.

5.4 Tata Letak (Layout)

Bahan baku Gudang/


5.5 Bahan Baku Mobil
Supplier
Rumah karavan
5.5 Bahan Bahan

Bahan Baku

Buah-buahan segar :

 Alpukat

 Apel Hijau Malang


 Blimbing

 Jeruk

 Jeruk Sunkist

 Mangga

 Melon

 Naga merah

 Naga putih

 Nanas

 Papaya

 Semangka merah
Bahan Penolong

 Es
 Madu

5.6 Equipment dan Teknologi

Mesin dan peralatan yang perusahaan gunakan adalah sebagai berikut


 2 buah Blender
 Toples 2 unit
 Sendok 1 set (5 unit)
 Pisau 1 set 10 unit
 Kain pembersih
 Tempat sampah
 Sedotan
 Gelas plastic unik untuk tempat jus
 Kulkas
 4 cooler box ukuran 18L (penyimpanan es dan buah)
 2 Gallon air
 3 set meja + kursi ( 1 set : 1 meja dan 3 kursi )
 Generator mini 1500watt
 Mesin kasir

5.8 Proses Produksi


Cara membuat jus :
 Siapkan buah dan blender yang sudah bersih
 Potong-potong buah
 Masukan ke blender, lalu blend hingga halus
 Tambahkan sedikit es dan madu agar rasanya lebih nikmat, kemudian blend
 Tuang ke gelas plastic, dan jus buah perusahaan siap disajikan.

5.9 Target Penjualan dan Jadwal Pembuatan Usaha

Usaha yang perusahaan bangun ini termasuk sederhana, menarik, bermanfaat, mudah
diperoleh, dan tidak mahal. Target penjualan yang perusahaan perkirakan berdasarkan
perkiraan permintaan yang telah perusahaan tetap kan minimal 2-5 % pertumbuhan dari bulan
pertama dan seterusnya.

BAB VI
ASPEK MANAJEMEN

6.1 Struktur Organisasi


Dalam menjalankan usaha ini, perusahaan mempunyai struktur organisasi. Namun
perusahaan mengklasifikasi tugas dan tanggung jawab dalam produksi menjadi dua bagian
umum. Adapun struktur organisasi “Juice On Truck” adalah sebagai berikut :
PEMILIK
(Intan, Nyimas, Enggar, Afgan )

BAGIAN BAGIAN PRODUKSI


PEMASARAN DAN DAN MAINTANANCE
KEUANGAN (Enggar dan Afgan)
(Intan dan Nyimas)

6.2 Job Description


Berikut adalah spesifikasi pekerjaan dari masing-masing jabatan yang
Karyawan
tergambar dalam struktur organisasi.

JABATAN JOB DESCRIPTION


Pemilik a. Membuat perencanaan, strategi dan keputusan serta kebijakan yang
menyangkut operasional perusahaan
b. Menyusun anggaran perusahaan program kerja dan ikut serta dalam
penyusunan anggaran keuangan
c. Bertanggung jawab atas operasional perusahaan secara hukum
d. Menerapkan sistem pengendalian manajemen terhadap operasional
perusahaan secara keseluruhan
Bagian a. Melaporkan secara berkala mengenai penggunaan dan pemasukan
Administrasi dan kas (setiap bulannya)
Keuangan b. Mencatat pengadaan dana secara utuh dan tetap pada waktunya serta
menghitung pengeluaran dan pemasukan yang diterima
c. Membuat laporan keuangan bulanan
d. Menghitung gaji bulanan karyawan
e. Mengelola anggaran dana perusahaan untuk disesuaikan dengan
kebutuhan perusahaan
f. Membuat program-program promosi atas produk yang di perlukan
dalam industri usaha tempe menjes dan fasilitas – fasilitas lainnya
yang akan diterima oleh para konsumen yang berkunjung
g. Melakukan riset pemasaran
h. Membantu pemilik dalam penetapan harga produk dan jenis produk
yang akan digunakan
i. Memasarkan produk yang berkaitan dengan tercapainya tujuan dari
visi dan misi yang sudah ditetapkan
Bagian Produksi a. Mengawasi kerja para karyawan dalam proses pelaksanaan
dan Maintanance b. Membuat laporan secara berkala terhadap proses pelaksanaan
c. Ikut turun ke lapangan guna mengontrol kinerja operasional
produksi
d. Mendata produk-produk apa saja yang kurang dan segera
menghubungi pihak yang bersangkutan dengan produk agar bisa
melakukan penambahan suatu produk
e. Melakukan maintenance dan perbaikan jika terjadi kerusakan pada
setiap teknologi yang digunakan pada produksi
f. Mempersiapkan bahan-bahan yang akan diproduksi dalam usaha
“Juice on Truck”.
g. Mengawasi quality product dan standart operasional produksi yang
berlangsung pada proses produksi.
Karyawan a. Bertugas menyiapkan bahan yang dibutuhkan dalam proses produksi
b. Bertugas untuk mengecek apakah juice hasil produksi telah sesuai
dengan standar kualitas yang telah ditentukan atau sesuai dengan
pemesanan dari konsumen.
c. Bertugas menyajikan dan membungkus juice yang telah jadi

6.2 Jumlah Tenaga Kerja


Berikut adalah jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan beserta kompetensi yang harus dimiliki
dari masing-masing tenaga kerja.
Kebutuhan
Jabatan Kompetensi
Tenaga Kerja
Bagian Pemasaran dan Memiliki dan menguasi pengetahuan mengenai
Keuangan manajemen keuangan dan akuntansi yang baik,
2 Orang
Memiliki dan menguasi pengetahuan mengenai
strategi dan program pemasaran
Bagian Produksi dan Memiliki dan menguasi pengetahuan mengenai
Mantainance Manajemen operasi dan kemampuan
2 Orang
pengoperasian teknologi mesin, dan segala sesuatu
yang berhubungan dengan produksi juice.
Karyawan Memiliki keahlian dan pengalaman dibidang
produksi atau membuat juice, serta mampu dan
4 Orang bersedia untuk melakukan pemeliharaan
kebersihan setiap harinya. Satu orang karyawan
juga harus dapat mengoperasikan meja kasir.
BAB VII

ASPEK KEUANGAN

7.1 Sumber dan Penggunaan Dana

Untuk memenuhi kebutuhan akan modal usaha ini maka usaha ini menggunakan modal
sendiri. Dan dana tersebut dialokasikan untuk memenuhi seluruh kebutuhan dana untuk
semua kegiatan.

Investasi awal

1. Mobil VW kombi + Modifikasi mobil Rp 45.000.000,00


2. Blender Rp 446.000,00
3. Kulkas Rp 1.600.000,00
4. Cooler box (18L) Rp 1.200.000,00
5. Gallon air Rp 60.000,00
6. Pisau Rp 114.000,00
7. Toples Rp 10.000,00
8. Sendok Rp 14.000,00
9. Meja-kursi Rp 600.000,00
10. Kipas angin Rp 389.000,00
11. Kain pembersih Rp 10.000,00
12. Tempat sampah Rp 8.000,00
13. Generator mini 1500 watt Rp 2.300.000,00
14. Mesin kasir lengkap Rp 8.000.000,00

TOTAL Rp 59.751.000,00

Keterangan:

 Biaya untuk membeli mobil vw combi+modifikasi 1 unit @Rp 45.000.000,00


 Biaya untuk modifikasi mobil menjadi foodtruck @Rp 25.000.000,00
 Biaya untuk blender sebanyak 2 unit @Rp 223.000,00
 Biaya untuk kulkas sebanyak 1 unit @Rp 1.600.000,00
 Biaya untuk cooler box (18l) sebanyak 4 unit @Rp 300.000,00
 Biaya untuk gallon air sebanyak 2 unit @Rp 30.000,00
 Biaya untuk pisau 1 set (10 unit) @ Rp 114.000,00
 Biaya untuk toples sebanyak 2 unit @Rp 5.000,00
 Biaya sendok 1 set sebanyak 5 unit @Rp 14.000,00
 Biaya untuk meja-kursi sebanyak 3 set (1 meja dan 3 kursi) @Rp
 Biaya untuk kipas sebanyak 1 unit @Rp 389.000,00
 Biaya untuk kain pembersih sebanyak 2 unit @Rp 5.000,00
 Biaya untuk tempat sampah sebanyak 1 unit @Rp 8,000.00
 Biaya untuk generator mini 1500watt sebanyak 1 unit @Rp 2.300.000,00
 Biaya mesin kasir lengkap sebanyak 1 unit @Rp 8.000.000,00

No Jenis Pengeluaran Harga Satuan jumlah total


1 Biaya Bahan Baku :

Alpukat Rp 14.000 / kg 39 kg Rp. 546.000

Apel Hijau Malang Rp. 26.000 / kg 26 kg Rp. 676.000

Blimbing Rp. 15.000 / kg 13 kg Rp. 195.000

Jeruk Rp. 17.000 / kg 26 kg Rp. 442.000

Jeruk Sunkist Rp. 45.000 / kg 13 kg Rp. 585.000

Mangga Rp. 30.000 / kg 39 kg Rp. 1.170.000

Melon Rp. 12.000 / kg 13 kg Rp. 156.000

Naga merah Rp. 35.000 / kg 20 kg Rp. 700.000

Naga putih Rp. 26.000 / kg 13 kg Rp. 338.000

Nanas Rp. 8.000 / kg 10 kg Rp. 80.000

Papaya Rp. 8.000 / kg 20 kg Rp. 160.000

Semangka merah Rp. 9.000 / kg 26 kg Rp. 234.000

Sub Total I (Total Biaya Bahan Baku) Rp. 5.282.000


Sub Total I per Bulan Rp. 52.820.000
2. Biaya Bahan Penolong:

Air galon aqua Rp.15.000/galon 1 galon Rp. 15.000

Es Kristal Rp. 13.000/ bks 5 bks Rp. 65.000

Madu Rp.97.500/650ml 65 ml Rp. 9.750

Gelas plastic Rp.10.000/lusin 50 lusin Rp. 500.000

Sedotan Rp. 3.600/kg 2 kg Rp. 7.200

Sub Total II(Total Biaya Bahan Penolong) Rp. 596.950


Sub Total II per bulan Rp. 5.969.500
3. Biaya Tenaga Kerja :

a. Upah Tenaga Kerja 1000/cup 600 cup Rp. 600.000


Langsung (4 karyawan)

Sub Total III(Total Biaya Tenaga Kerja) Rp. 600.000


Sub Total III per bulan Rp. 6.000.000
4 Biaya BOP lainnya:

Bahan bakar mobil Rp.200.000/3hari 1 kali Rp. 200.000

Bahan bakar generator Rp.7.000/liter 15,6 liter Rp. 109.200

Biaya listrik Rp. 6.666/ hari 3 hari Rp. 20.000

Sub Total IV(Total Biaya overhead pabrik Rp. 329.200


lainnya)
Sub Total IV per bulan Rp 3.202.000
TOTAL I +II+III+IV (Modal) Rp. 6.808.150

TOTAL Kebutuhan Investasi dan Modal Kerja = investasi awal + modal kerja + biaya
perizinan = Rp 59.751.000,00 + Rp 6.808.150 + Rp 1.500.000,00 = Rp 68.059.150
Kebutuhan modal (investasi) dari usaha ini adalah Rp 68.049.150 usaha ini berencana akan
menggunakan modal sendiri berpatner 4 orang lainnya dengan masing-masing menanamkan
modalnya sebesar Rp 17.012.288

Keterangan biaya-biaya berikut ini adalah untuk memproduksi 6000 gelas per bulan

No Jenis Pengeluaran Harga Satuan Jumlah Total

1 Biaya Bahan Baku :

Alpukat Rp 14.000 / kg 390kg Rp. 5.460.000


Apel Hijau Malang
Blimbing Rp. 26.000 / kg 260kg Rp. 6.760.000
Jeruk
Jeruk Sunkist Rp. 15.000 / kg 130kg Rp. 1.950.000
Mangga
Melon Rp. 17.000 / kg 260kg Rp. 4.420.000
Naga merah
Rp. 45.000 / kg 130kg Rp. 5.850.000
Naga putih
Nanas Rp. 30.000 / kg 390kg Rp. 11.700.000
Papaya
Semangka merah Rp. 12.000 / kg 130kg Rp. 1.560.000

Rp. 35.000 / kg 200kg Rp. 7.000.000

Rp. 26.000 / kg 130kg Rp. 3.380.000

Rp. 8.000 / kg 100kg Rp. 800.000

Rp. 8.000 / kg 200kg Rp. 1.600.000

Rp. 9.000 / kg 260kg Rp. 2.340.000

(Total Biaya Bahan Baku) per bulan Rp 52.820.000,00

2 Biaya Tenaga Kerja Langsung: Rp 1.500.000/org 4 org Rp 6.000.000

Gaji karyawan

(Total Biaya Tenaga Kerja Langsung) per bulan Rp 6.000.000

Biaya over head pabrik


3 Biaya Bahan Penolong :

Air galon aqua Rp 15.000/ galon 10 Rp. 150.000

Es Kristal Rp 13.000/bks 50 bks Rp. 650.000

Madu Rp 97.500/650ml 1 btl Rp. 97.500


Gelas plastik
Sedotan Rp 10.000/lusin 500 lusin Rp 5.000.000

Rp 36.000 /10 kg 2 bks Rp 72.000

Total biaya bahan penolong Rp 5.969.500

4 Biaya reparasi dan pemeliharaan :

Service dan perawatan mobil Rp 500.000/bln 1 kali Rp 500.000

Total biaya reparasi dan Rp 500.000


pemeliharaan

5 Biaya Depresiasi :

Mobil vw kombi + modifikasi Rp 750.000/bln 1 kali Rp 750.000

Blender 2 unit Rp 7.500/bln 1 kali Rp 7.500

Kulkas 1 unit Rp 26.700/bln 1 kali Rp 26.700

Cooler box (18L) 4 unit Rp 20.000/bln 1 kali Rp 20.000

Pisau 1 set Rp 1900/bln 1 kali Rp 1.900

Toples 2 unit Rp 300/bln 1 kali Rp 300

Sendok 1 set Rp 1.200/bln 1 kali Rp 1.200

Meja-kursi 3 set Rp 10.000/bln 1 kali Rp 10.000

Kipas Angin 1 unit Rp 6.500/bln 1 kali Rp 6.500

Kain Pembersih 2 buah Rp 400/bln 1 kali Rp 400

Tempat Sampah 1 unit Rp 200/bln 1 kali Rp 200

Generator Mini 1500 watt 1 unit Rp 38.300 1 kali Rp 38.300

Mesin kasir lengkap Rp 66.700 1 kali Rp 66.700


Total biaya depresiasi Rp 929.700

6 Biaya over head pabrik lainnya :

Bahan bakar mobil Rp 200.000/3hari 10 kali Rp 2.000.000

Bahan bakar generator Rp 7000/liter 156 liter Rp 1.092.000

Biaya listrik Rp 200/bln 1 kali Rp 200.000

Total biaya over head pabrik Rp 3.292.000


lainnya

(Total Biaya Over Head Pabrik) perbulan Rp 69.511.200

Depresiasi Per tahun

Peralatan Umur Depresiasi


Ekonomis
( tahun )

Mobil vw kombi + modifikasi @Rp 45.000.000,00 5 Rp. 9.000.000


Blender 2 unit @ Rp 223.000,00 5 Rp. 89.200
Kulkas 1 unit @ Rp 1.600.000,00 5 Rp. 320.000
Cooler box (18L) 4 unit @ Rp 300.000 5 Rp. 240.000
Pisau 1 set @ Rp 114.000 5 Rp. 22.800
Toples 2 unit @ Rp 5.000/unit 3 Rp. 3.400
Sendok 1 set @ Rp 14.000 1 Rp. 14.000
Meja-kursi 3 set @ Rp 200.000 5 Rp. 120.000
Kipas Angin 1 unit @ Rp 389.000 5 Rp. 78.000
Kain Pembersih 2 buah @ Rp 5.000 1 Rp. 5.000
Tempat Sampah 1 unit @ Rp 8.000 3 Rp. 2.700
Generator Mini 1500 watt 1 unit @ Rp 2.300.000 5 Rp. 460.000
Mesin kasir lengkap 1 unit @ Rp 8.000.000 10 Rp. 800000

Total Rp11.155.400

Penentuan Harga Pokok Penjualan (HPP)

 Biaya Bahan Baku per jus = Rp 52.820.000: 6000 = Rp 8.803 dibulatkan menjadi
(Rp 8.900)
 Biaya Bahan Penolong per jus = Rp 5.969.500 : 6000 = Rp 995 dibulatkan menjadi
(Rp 1.000)

Rencana Harga Pokok Produk

Keterangan Biaya

Bahan Baku Rp 8.900

Bahan Penolong Rp 1000

HPP per jus Rp 9.900

HPP per bulan


Rp 59.400.000
(Rp 9.900 @ 6000 jus)

RENCANA LAPORAN LABA RUGI

Keterangan Per Bulan


Penjualan Rp 90.000.000,00
HPP Rp 59.400.000,00-
Laba Kotor Rp 30.600.000
Biaya Operasional :
Beban gaji Rp 6.000.000

Biaya depresiasi Rp 929.700


Biaya reparasi & pemeliharaan Rp 500.000
Biaya Listrik Rp 200.000
Bahan bakar mobil Rp 2.000.000

Bahan bakar generator Rp 1.092.000

Biaya promosi Rp 500.000


Biaya Lain-lain Rp 1000.000+
Jumlah Biaya Operasional Rp. 12.721.700
Laba Sebelum Bunga dan Pajak Rp 17.878.300

Pajak 12% Rp 2.145.396 –

Laba Bersih Rp 15.732.904,00

BAB VIII

ASPEK HUKUM, SOSIAL DAN EKONOMI

8.1 Aspek Ekonomi

 Memberikan Kesempatan Kerja bagi Masyarakat

Perusahaan ini menghasilkan sebuah produk berupa minuman jus sehat, Meskipun
pada awal usaha perusahaan belum memerlukan tenaga kerja. Namun untuk ke
depannya perusahaan perusahaan akan memerlukan tenaga kerja local yang
berpengalaman.

 Menggunakan Sumber Daya Lokal

Perusahaan ini tentunya memerlukan bahan baku untuk bisa menghasilkan sebuah
produk. Disini bahan baku yang digunakan dalam pembuatan jus sehat ini berasal dari
dalam negeri dengan kualitas yang tidak kalah bermutu dengan produk diluar negri.
Dengan kata lain perusahaan tidak perlu mengimpor bahan baku dari luar untuk
mendapatkan kualitas yang tinggi dikarenakan di Indonesia sendiri sudah tersedia
bahan baku yang memenuhi standar kualitas yang perusahaan tetapkan.

 Menghemat Devisa

Perusahaan manufaktur ini hanya memakai bahan baku dan tenaga kerja dari dalam
negeri dan tidak memakai bahan baku maupun tenaga kerja dari luar negri. Oleh karna
itu mengurangi penggunaan barang impor berarti dapat menghemat devisa.
 Menumbuhkan Industri Lain

Dengan adanya bisnis baru ini, mengakibatkan atau diharapkan dapat merangsang
masyarakat untuk menumbuhkan industri pendukung lainnya. Seperti industri yang
menyediakan bahan baku ataupun industri dagang lainnya. Inilah merupakan salah
satu bukti positif adanya kegiatan ini.

 Menambah Pendapatan Nasional

Karena produk ini bisa diproduksi dan dikonsumsi di dalam negeri sehingga impor
atas produk dan biaya-biaya yang dibebankan lainnya berkurang bahkan tidak ada
sama sekali.

- Hambatan di Bidang Ekonomi


 Iklim tropis : disini iklim sangat berpengaruh terhadap terpenuhinya kebutuhan bahan
baku. Seberapa banyak bahan baku yang dapat diperoleh sangat bergantung pada
iklim, dimana cuaca dan musim menjadi factor yang utama. Jika pasokan bahan baku
berkurang ini dapat menaikkan harga dari bahan baku tersebut. Dengan begitu harga
dari produk jus ini juga akan meningkat sehingga memungkinkan konsumen untuk
mencari produk pengganti.
 Produktivitas rendah : jika pendapatan dari konsumen atau daya beli masyarakat
rendah maka konsumen akan memprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan pokok
yang paling utama terlebih dahulu.
 Nilai pendapatan luar negri : ini di sebabkan negara miskin mengandalkan ekspor
bahan mentah yang mempunyai elastisitas penawaran permintaan atas perubahan
harga yang inelastis ,dalam jangka panjang mengakibatkan kerugian.
 Tekanan penduduk yang berat : dimana ini dapat berupa kurangnya kesadaran
penduduk untuk memiliki hidup yang sehat dan dapat berumur panjang. Misalnya saja
minuman alcohol nantinya dapat menjadi suatu budaya disuatu negara.

8.2 Aspek Sosial

Tujuan utama perusahaan adalah mencari keuntungan yang sebesar-besarnya. Namun


demikian,perusahaan tidak dapat hidup sendirian ,perusahaan hidup bersama-sama dengan
komponen lain, salah satu komponen lain yang di maksud adalah lembaga sosial sehingga
dalam rangka keseimbangan tadi, hendaknya perusahaan memiliki tanggung jawab sosial.

1. Perusahaan sebagai lembaga social

Sebuah perusahaan memiliki tugas melaksanakan bermacam kegiatan dalam waktu


bersamaan. Misalnya perusahaan manufaktur ini dapat diproduksi bahan bakunya
menjadi produk jadi dan terus langsung dipasarkan ke konsumen dengan pelayanan
jasa yang terbaik yang dapat perusahaan berikan.

2. Perubahan kondisi social yang kompleks

Di sewaktu-waktu konsumen akan sadar tentang kesehatan, maka mereka akan


berupaya untuk memperoleh produk yang sehat dan terkadang tanpa memandang
biaya yang akan dikeluarkan. Tapi jika sewaktu-waktu konsumen sudah terbiasa
dengan budaya yang negative. Misalnya budaya mabuk-mabukan dengan minuman
berakohol dan mereka tentunya tidak akan peduli lagi akan kesehatan.

3. Perubahan dalam masyarakat pluralistik

Masyarakat pluralistik adalah sebuah kehidupan berbagai kelompok yang


mempengaruhi lingkungan perusahaan dalam mendapatkan harapan-harapan sosial,
ekonomi dan politik. Masing-masing kelompok berusaha mengembangkan diri supaya
fungsi sistem itu efektif. Berkaitan dengan yang di atas, hendaknya bisnis memiliki
manfaat-manfaat sosial yang hendaknya diterima oleh masyarakat, seperti: membuka
lapangan kerja baru, meningkatkan mutu hidup, memberikan tren positif dan
berpengaruh positif pada masyarakat.

8.3 Aspek Hukum dan Legalitas

- Jenis-jenis perjanjian yang diperlukan


Untuk mendapatkan legalitas usaha, maka organisasi harus mendapatkan perijinan dalam
melakukan operasinya. Prosedur pendirian firma adalah sbb:
1. Perjanjian Sewa Menyewa

Perjanjian yang dilakukan oleh pemilik tanah dan pemilik usaha “Juice On Truck”
baik berupa perjanjian tertulis maupun perjanjian lisan sudah diperhatikan bahwa
objek dari perjanjian tersebut digunakan sebagai kegiatan usaha.
2. SIUP (Surat Ijin Usaha Perdagangan)
Usaha Manufaktur “Juice On Truck” akan mempersiapkan ijin usaha dari Dinas
Perindustrian dan Perdagangan.

3. NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak)


Sebagai unit bisnis, usaha manufaktur “Juice On Truck” juga mendaftarkan NPWP
atas aktiva usaha ke departemen perpajakan setempat. NPWP merupakan nomer
yang diberikan kepada wajib pajak sebagai sarana dalam administrasi perpajakan
yang dipergunakan sebagai tanda pengenal diri atau identitas bagi wajib pajak dalam
melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannya.

4. Sertifikat Halal
Karena bergerak di bidang makanan dan minuman, maka untuk menjamin
kesehatan dan legalitasnya, usaha ini juga mengajukan sertifikat halal untuk
memberikan keuntungan berupa citra merek yang dapat dipercaya bagi konsumen.
BAGIAN IX
PENUTUP

9.1 Kesimpulan

1. Walaupun termasuk usaha yang baru namun dengan ciri khas yang unik yaitu
berjualan dengan mobil caravan yang memiliki tampilan artistic serta produk
perusahaan yang menyegarkan serta sehat, perusahaan berharap produk perusahaan
dapat menjadi andalan dan dapat bersaing dengan produk lain khususnya produk
minuman jus buah yang telah dulu beredar di masyarakat.

2. Untuk Aspek Pasar, perusahaan mensegmen konsumen khususnya remaja atau anak-
anak muda dan orang dewasa pada umumnya dan menggunakan strategi pemasaran
yaitu bauran pemasaran 4P.

3. Untuk Aspek Teknis dan Operasi, Target penjualan yang perusahaan perkirakan
berdasarkan perkiraan permintaan yang telah perusahaan tetap kan minimal 2-5 %
pertumbuhan dari bulan pertama dan seterusnya, dengan penjualan per harinya 200
jus.

4. Untuk aspek Manajemen, dalam menjalankan usaha ini, perusahaan mempunyai 4


orang pengurus dan 4 orang karyawan, diaman perusahaan mengklasifikasi tugas dan
tanggung jawab dalam produksi menjadi dua bagian umum yaitu bagian pemasaran
dana keuangan, dan bagian produksi dan maintenance.

5. Untuk aspek keuangan, Kebutuhan modal (investasi) dari usaha ini adalah Rp
68.049.150 usaha ini berencana akan menggunakan modal sendiri berpatner 4 orang
lainnya dengan masing-masing menanamkan modalnya sebesar Rp 17.012.288,
dengan laba bersih yang diharapkan untuk penjualan perbulannya yaitu Rp
15.732.904,00

6. Untuk aspek hukum, usaha ini dilengkapi dengan surat-surat perizinan, seperti SIUP,
NPWP, sertifikat Halal untuk menjaga legalitas usaha dan menanam kepercayaan
pelanggan. Usaha ini juga memberikan dampak yang baik bagi kalangan masyarakat.
9.2 Harapan

Perusahaan mempunyai harapan besar tentang usaha ini agar dapat diketahui
masyarakat luas dan banyak peminatnya. Dengan keunggulan yang perusahaan miliki yaitu
bahan baku perusahaan terdiri dari buah-buah segar, berkualitas dan sehat, perusahaan
meyakini tujuan dari usaha ini disamping mendapatkan laba, yaitu untuk memenuhi
kebutuhan gaya hidup sehat bagi setiap masyarakat terpenuhi.

Perusahaan berharap dengan ada usaha “Juice On Truck” ini dapat membangkitkan
semangat wirausaha bagi masyarakat Indonesia khususnya generasi muda Indonesia, karena
jika dalam suatu negara memiliki banyak wirausaha maka niscaya perekenomian negara
tersebut akan tumbuh dengan pesat. Selain itu pula, dengan keuntungan usaha ini diharapkan
dapat membantu permodalan usaha “Juice On Truck” ke depan.