Anda di halaman 1dari 4

PEMERINTAH KABUPATEN INDRAMAYU

DINAS KESEHATAN
UPTD PUSKESMAS LOSARANG
Jln. By Pass KrimunLosarang RT 006 RW 002 KrimunKec.Losarang
KodePos 45253 email: pkmlosarang@gmail.comtelp (0234) 505026

KERANGKA ACUAN KEGIATAN GIZI


PEMBERIAN TABLET TAMBAH DARAH REMAJA PUTRI
NOMOR : 440/009/KAK.P3/I/2018

A. Pendahuluan
Dalam undang-undang nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan,
khususnya pada Bab VIII tentang Gizi, pada pasal 141 ayat I menyatakan
bahwa upaya perbaikan gizi masyarakat ditujukan untuk meningkatkan mutu
gizi perorangan dan masyarakat, antara lain melalui perbaikan pola
konsumsi makanan, perbaikan perilaku sadar gizi dan peningkatan akses
mutu pelayanan gizi dan kesehatan sesuai dengan kemajuan ilmu serta
teknologi. Upaya pembinaan dan intervensi gizi yang dilakukan oleh
pernerintah secara bertahap dan berkesinambungan yaitu dengan
pemberian tablet tambah darah bagi remaja putri.

B. Latar Belakang
Program perbaikan gizi masyarakat merupakan program pokok
untuk mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang optimal. Masalah gizi
merupakan masalah yang penanganannya harus dilaksanakan secara
terpadu dengan berbagai sektor, bukan hanya dengan pendekatan medis.
Masalah gizi berkaitan erat dengan masalah ekonomi dan perilaku serta
pengetahuan masyarakat. Kurangnya kesadaran masyarakat tentang
kesehatan dipengaruhi oleh rendahnya tingkat pengetahuan masyarakat
akan pentingnya kesehatan dan dampak kedepan jika kesehatan terabaikan.
Keadaan gizi masyarakat yang optimal, dapat meningkatkan produktifitas
dan angka harapan hidup masyarakat.
Keadaan gizi masyarakat di wilayah Puskesmas Losarang tahun
2017. Prevalensi ibu hamil KEK 9,57% dan anemia gizi besi 20,35%.
Sedangkan dari data survey anemia siswi SMA didapatkan angka prevalensi
anemia ratri sebesar %. Intervensi gizi masalah KEK dan anemia yang
dilakukan ketika sudah hamil dinyatakan terlambat sehingga perlu adanya
upaya promotif dan preventif dimulai sejak remaja.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut tidak bisa dikerjakan oleh
sektor kesehatan sendiri akan tetapi memerlukan kerja sama lintas sektor
untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Sebagai tindak lanjut
maka puskesmas sebagai lini terdepan dari struktur jajaran kementrian
kesehatan menjadi penggerak utama di masyarakat dalam penanggulangan
masalah gizi yaitu dengan pemberian TTD pada remaja putri. Sekolah yang
berisikan siswa/remaja merupakan ujung tombak dalam pembangunan
bangsa ini yang memiliki karakteristik berjiwa muda, semangat tinggi,
loyalitas tinggi dan intelektual tinggi sehingga para remaja harus dalam
keadaan sehat untuk meraih cita-citanya.

C. Maksud dan Tujuan


1. Tujuan Umum
Meningkatkan status gizi remaja putri
2. Tujuan khusus
a. Meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang anemia pada remaja
b. Mencegah anemia pada remaja putri
c. Meningkatkan cadangan zat besi dalam tubuh sebagai bekal dalam
mempersiapkan generasi yang sehat berkualitas dan produktif

D. Peran Lintas Program dan Lintas Sektor


No Lintas Upaya dan Peran
Lintas Sektor
1 Promkes Melaksanakan sosialisasi perilaku hidup
bersih dan sehat
2 Bidan Melaksanakan sosialisasi kesehatan remaja
3 UKS Melakukan distribusi TTD ke masing-masing
kelas
Memantau kepatuhan minum TTD

E. Kegiatan Pokok dan Rincian Kegiatan


Kegiatan dari pemberian TTD remaja ini adalah distribusi TTD dengan minum
TTD bersama dihari yang telah ditentukan.

F. Cara Melaksanakan Kegiatan


Kegiatan pemberian TTD remaja dilak-ukan dengan cara
1. Persiapan
a. Menyiapkan data jumlah sasaran.
b. Mengecek ketersediaan Tablet Tambah Darah (TTD).
c. Menghitung kebutuhan TTD.
d. Mengajukan kebutuhan TTD.
e. Membuat rencana distribusi.
2. Pelaksanaan
a. Petugas UKS dan atau Petugas Gizi melakukan distribusi TTD ke
sekolah melalui kegiatan UKS sesuai dengan kebutuhan setiap bulan.
b. Petugas UKS dan atau Petugas Gizi mencatat hasil distribusi TTD
bersama Tim UKS setiap bulan
c. Tim UKS melakukan pemantauan kepatuhan Remaja Putri
mengkonsumsi TTD.
d. Melaporkan hasil distribusi dan pemberian TTD setiap bulan dengan
Form Stok Obat Gizi ke Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu.

G. Sasaran
Sasaran semua remaja putri setingkat SMP dan SMA/SMK di sekolah yang
ada di wilayah UPTD Puskesmas Losarang.

H. Jadwal Pelaksanaan Kegiatan


Kegiatan pemberian TTD remaja dilakukan pada bulan Agustus s.d
Desember 2018.

I. Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan dan Pelaporan


Evaluasi pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan melaporkan hasil kegiatan
ke Penanggung jawab UKM dan Kepala Puskesmas setelah kegiatan.

J. Pencatatan, Pelaporan dan Evaluasi Kegiatan


Pencatatan dan pelaporan program gizi Puskesmas Losarang dilakuakan
oleh Petugas Gizi dan dilaporkan ke Dinas Kesehatan Kabupaten
Indramayu.

Indramayu, 5 Januari 2018


Mengetahui,
Kepala UPTD Puskesmas Losarang Pelaksana Gizi

dr. H. ANDRI WAHIDIN, SKM


NIP. 19821229 201101 1 002 NIP. 19770606 200012 1 002