Anda di halaman 1dari 81

SOAL BAB I

Halaman 14

1.Lengkapi jumlah proton ,neutron dan nukleteon pada nuklida berikut

No Nuklida Jumlah proton (z) Jumlah Neutron JumlahNukleon


(N) (A)
1 80Hg201 80 121 201
201
2 79Au 79 120 201
202
3 80Hg 80 120 202
202*
4 80Hg 80 120 202

2. Berdasarkan kesamaan jumlah proton ,neutron,dan nucleon,nuklida diatas dapat


dikelompokkan menjadi :

1.isotop: 80Hg201dengan80Hg202

2.isobar: 80Hg201dengan79Au201

3. isoton:79Au201dengan 80Hg202

4. isomerinti :80Hg202dengan 80Hg202*

3.Lengkapi sifat dan contoh klasifikasi nuklida berikut :

No JenisNuklida Sifat Contoh


4
1 Nuklida Stabil -N/Z>1 2He
238
2 Radionuklida alam -radioaktif 92u
primer -waktu paruhnya panjang
-terbentuk secara alami
3 Radionuklida alam -waktu paruhnya pendek 90 Th234
sekunder -tidak dapat ditemukan dialam
,tetapi dapat dibentuk secara
kontinu
4 Radio nuklida alam -dipengaruhi oleh interaksi sinar 6C14 ,7N14
terinduksi kosmik diatmosfer
5 Radionuklidabuatan -terbentuk tidak secara alamiah Bidang kedokteran :24Na
tetapi hasil sintesis untuk mendeteksi adanya
-dapat memancarkan jenis radiasi gangguan peredaran darah
alpa,beta,gamma,dan neutron. Bidang pertanian37P dan14C
Untuk mengetahui tempat
pemupukan yang tepat
4. Ada empat factor yang menentukan kestabilan inti yaitu:

1.perbandingan neutron terhadap proton

2.mempunyainomor atom rendah ,nilai n/p mendekati 1


3. meningkatnya hormone atom,perbandingan neutron terhadap proton dan inti stabil
menjadi lebih besardari 1

4. penyimpanan pada nomor-nomor atom yang lebihtinggi

5.Lengkapi table berikut untuk 3 macam inti yang tidak stabil ,cara mencapai stabil dan reaksi
yang terjadi

No Intitakstabil Cara mencapaistabil Reaksi


137
1 Diatas pita Nuklida ini 53I 53 P136+0n1
kestabilan (Z<83) mengubah neutron
menjadi proton
danpartikel beta
2 Z>83 Melepas sejumlah 1P1 0n1+1e0
partikel alfa (inti
atom He)
3 Dibawah pita Memancarkan 4Be7+-1e0 3Li7
kestabilan positron
ataupenangkapan
electron

6. Lengkapi tabel berikut untuk Jenis Peluruhan Zat Radioakif

No Jenis Peluruhan Persamaan Umum Contoh


210
1 Peluruhan alfa (α) → z-2 +2 84Po →84Pb206 + 2He4

2 Peluruhan Beta
- Pemancaran negatron ( → z+1 Z + 1 + 19K40→20Ca40 + -1β0
40 40 0
20Sc →20Ca + +1β
) → z-1 Y +
44 0
22Ti + -1e → 21Sc
44

- Pemancaran posiotron (
→- → Z-1
)
- Penangkapan erlectron
(Electron capture, EC).
3 Peluruhan gamma → 2AX + C060m→27Co60 + y’
22
(Transisi isomerik)
4 Pembelahan spontan - 98Cf254→42Mo108+56Ba142+40n1
87 87 1
5 Pemancaran Neutron - 36Kr →36Kr + 0n
87 87 0 87
6 Pemancaran neutron - 35Br →36Kr + -1β →36Kr +
1
terlambat 0n

7. Transmutasi Inti adalah penembakan nuklida suatu atom dengan proyektil atomik
sehingga terbentuk nuklida baru yang stabil.
Reaksi umum M (a,b) M’
M : Inti yang ditembak.
a : proyektil atom yang menembak.
b. Partikel yang dibebaskan pada reaksi nuklir.
M’ : inti hasil penembakan
Contoh reaksi transmutasi inti :7N14 (α, p) 8O17
Ada dua macam proyektil yaitu :
1) Partikel bermuatan contoh 1H1, 1H2, 2He4, atau 6C12.
2) Partikel bermuatan contoh neutron

8. Selesai massa suatu inti terhadap massa nukleon pembentuknya disebut Defek massa
Selisih massa ini bila dikonversikan ke energi sesuai dengan persamaan Einstein adalah
merupakan harga energi pengikat inti.

9. Jika harga energi pengikat inti ini dibagi dengan jumlah proton + neutron (nukleon)
disebut Energi pengikat inti per nukleon.

10. Hitung energi pengikat inti dan energi pengikat inti pernukleon (MeV) dari 2He4 dan
26Fe56 jika massa satu proton = 1,0078 sma, massa satu neutron = 1,0087 sma, massa
atom He = 4,0026 sma dan massa Fe = 55,9349 sma.
Untuk menyelesaikan soal di atas dapat juga digunakan rumus :
Energi ikat inti = (Z x Mp) + ((A-Z) x Mn) – MA x 931 MeV
Dimana :
Z = nomor atom (jumlah proton),
Mp = massa proton,
A = nomor massa (jumlah proton + jumlah neutron),
Mn = massa neutron, MA = Massa Atom
Jadi :
a) 2He4
Energi pengikat inti 2He4 = (Z x Mp) + ((A-Z) x Mn) – MA x 931 MeV
= ((2 x 1,0078) + ((4 – 2 ) x 1,00866) – 4,0026) x 931 MeV))
= (2,0156) = (2 x 1,00866) – 4,0026) x 931 MeV
= (2,0156 + 2,01732 – 4,0026) x 931 MeV
= 0,03128 X 931 MeV
= 29,12168 MeV
56
b) 26Fe
Energi pengikat inti 26Fe56 = (Z x Mp) + ((A-Z) x Mn) – MA x 931 MeV
= (26,1893 + 30,2598 – 55,9349) x 931 MeV
= 0,5142 x 931 MeV
= 478,72 MeV

11. Peluruhan radioaktif mengikuti laju reaksi orde ke satu. Laju peluruh berbanding lurus
dengan junlah radionuklida, yang dinyatakan dengan : -dN/dt = N, dimana N = ........ t
=...... perbandingan diatas dapat diubah menjadi suatu persamaan dengan memasukkan
tetapan perbandingan , menjadi : -dN/dt = N. Penyelesaian persamaan peluruhan
adalah? Hubungan anatara tetapan peluruhan dan waktu paruh (t1/2) adalah : (t1/2) ?
Penyelesaian :

N = Jumlah radioanuklida

t = Waktu

Persamaan peluruhan dari -dN/dt = N :

-dN/dt = N laju perubahan = keaktifan ( A = -dN/dt atau A = N )

-dN/N = - t

/N = -

In N No = - t

In N/No = - t atau In A/Ao = - t

N/No = atau N = No

12. Ditemukan tulang suatu binatang purba yang mempunyai keaktifan C 14 3,75 dpm/g.
Perkirakan berapa yahun yang lalu binatang itu hidup (t1/2 C14 = 5668 tahun). Keaktifan
C14 mula-mula = 15,3 dpm/g.

Penyelesaian :

Dik : t1/2 C14 = 5668 tahun

N = 2,75 dpm/g

NO = 15,3 dpm/g

Dit : t = ....?

Jawab : t1/2 = 0,693/

= 0,693/t1/2

= 0,693/56668
In(N/No) = - t

2,303 log N/No = - t

2,303 log 2,75/15,3 = -(0,693/56668) . t

2,303 x (-0,745) = -1,22 x 10-4tahun . t

t = 14063 tahun

13. Suatu isotop radioaktif mempunyai waktu paruh 5 hari. Berapa persen radio isotop
tersebut yang sisa bila tersimpan 25 hari.

Penyelesaiian :

Sisa = (1/2)n x 100%

n = Waktu paruh

30 hari/5hari = 6

Sisa = (1/2)6 x 100%

= (1/64) x 100%

= 1,56%

14. Lengkapi perbedaan antara reaksi fisi dan reaksi fusi pada tabel berikut

Energi yang
Jenis Reaksi Pengertian Contoh
dibebaskan
Fisi Pembelahan inti
berat menjadi dua - 92U235 + 0n1
inti dengan nomor
Mo103 + 50Sn131 + 2
massa yang lebih 1
0n
kecil 500 ton
235 1
- 92U + 0n

Ba141 + 50Kr92+ 3
1
0n
Fusi Penggabugan dua 20.000 ton
inti ringan menjadi - 4 1H1 2He4 + 2
yang lebih berat, inti
e0 + energi
menjadi lebih stabil. 1
- 1H1 + 1H3 2He4

+ 1e0 + energi

15. Lengkapi konversi satuan berikut


10 Ci = 37.10 10 desintegrasi/s = 37.10 10 Bq
1000 rad = 1 Gy
16. Mana yang lebih merusak radiasi 100 rad sinar alfa atau 100 rad sinar beta. Berikan
penjelasannya
Jawab : 100 rad sinar alfa lebih merusak daripada 100 rad sinar beta. Karena partikel sinar
alfa memiliki beban yang lebih besar daripada sinar beta. Oleh karena itu rad
biasanya dikalikan drngan faktor yang mengukur kerusakan biologi relatif yang
disebabkan oleh radiasi. Faktor ini disebut REB ( Relative Biologycal
Effetiveness of Radiation). Hasil kali rad dan REB menghasilkan dosis yang
disebut rem(Rontgen Equivalen for Man).
17. Efek radiasi tergantung pada
1. Energi radiation
2. Kemampuan daya tembus radiasi
3. Kemampuan pengionan dari radiasi
4. Sifat kimia dari sumber radiasi

18. Lengkapi tabel berikut untuk penggunaan radioisotop:

No Bidang Radioisotop yang Digunakan sebagai


digunakan
1 Kimia Teknik peruntun  Untuk mempelajari mekanisme
berbagai reaksi kimia.
2 Kedokteran  24
Na  Untuk mengikuti peredaran darah
dalam tubuh.
 24
Na Cl  Untuk mengetahui penyumbatan dalam
saluran darah.
 131
I  Untuk mempelajari kelainan pada
kelenjar tiroid.
 Fosfor  Untuk menentukan tempat tumor otak.
 59Fe  Untuk mengukur laju pembentukan sel
darah merah dalam tubuh dan
menentukan apakah besi dalam
makanan dapat digunakan dengan baik
dalam tubuh.

3 Pertanian  Radiasi gamma  Untuk memperoleh bibit unggul.


 fosfor  Untuk pemakaian pupuk oleh tanaman.
4 Industri  Penggunaan  Untuk mendeteksi kebocoran pipa yang
radioisotop ditanam dalam tanah atau beton.
 Penyiraman radiasi  Untuk menentukan keausan dan
keroposan yang terjadi pada bagian
pengelasan logam.
Halaman 2
Tugas Rutin 01 : Radio Kimia

Soal Pilihan Berganda

1. Nuklida U238 memiliki partikel dibawah ini kecuali...


92

a. 92 proton b. 92 elektron c. 92 neutron d. 146 neutron e. 238 nukleon

Jawab: C. 92 Neutron

2. Untuk reaksi : 48Cd104  47Ag104+ X, X adalah...


a. proton b. elektron c. positron d. neutron e. gamma
Jawab: C. Positron
3. Kedua nulida 14Si30, 15P31 disebut...
ba. isotop b. isobar c. isoton d. isomer e. isoelektron
Jawab: C. Isoton
4. Kedua isotop 54Xe130 , 56Ba130 disebut...
a. isotop b. isobar c. isoton d. isomer e. isoelektron
Jawab: B. Isobar
5. Unsur dibawah ini yang intinya paling stabil adalah...
a. 6C12 b. 8O16 c. 14Si28 d. 26Fe56 e. 29U238
12
Jawab: A. 6C
6. Inti dengan susunan dibawah ini yang lebih stabil adalah...
a. 90 proton dan 147 neutron
b. 90 proton dan 144 neutron
c. 91 proton dan 147 neutron
d. 91 proton dan 144 neutron

Jawab: A. 90 proton dan 147 neutron

7. Untuk proses 13Al27 (α,x) 15P30 , x adalah...


a. sinar alfa b. sinar gamma c. neutron d. proton e. positron
Jawab: C. Neutron
8. Untuk proses 7N15 (p,x) 6C12, x adalah :
a. Positron
b. Neutron
c. Sinar beta
d. Sinar alfa
e. Deuteron

Jawab:

7N15 + + 6C12 karena x adalah sinar alfa yang bermuatan +

9. Untuk proses 13Al27(x,α) 12Mg25 , X adalah :


a. Neutron
b. Deuteron
c. Positron
d. Proton
e. Electron

Jawab:

13Al27 +  + 12Mg25 , karena x merupakan deutron dikarenakan muatannya

10. Suatu nuklida radioaktif mempunyai waktu paruh 50 menit. Sebanyak 640 atom
cuplikan radioaktif tersebut meluruh selama 100 menit. Berapa cuplikan yang masih
tertinggal?
a. 320 atom b. 160 atom c. 120 atom d. 60 atom e. 30 atom

Jawab:

Dik : No= 640 atom

n = t/t1/2 = 100/50= 2

Dit : Nt…?

Nt = No (1/2) n

= 640 (1/2)2

= 160 atom

Jadi cuplikan yang masih tertinggal sebanyak 160 atom.

11. Intensitas radiasi yang dipancarkan oleh unsure radioaktif berubah menjadi
seperdelapan intensitas awal setelah 48 hari. Waktu paruh unsure radioaktif adalah
a. 6 hari b. 8 hari c. 12 hari d. 24 hari e. 16 hari

Jawab:

Dik : Nt=1/8 No

t= 48 hari

Dit : t1/2 =…?

Nt/No = (1/2)t/t1/2

(1/8) No/No = (1/2)

(1/2)3 = (1/2)48/T1/2

3 = 48/ t1/2
t½ = 16

jadi waktu paruh unsure radioaktif adalah 16 hari.

12. Reaksi manakah yang merupakan reaksi fisi


a. 98 Cf  42 Mo 56 Ba  4 0 n
252 106 142 1

92 U  94Th  2 He
b. 238 234 4

c. 93 Np  94 Pu  1 e
239 239 0

d. 147 N  24He178 O 11H


e. 36 Kr 36 Kr  0 n
87 86 1

Jawab: a.
252
98 Cf 106
42 Mo  56 Ba  4 0 n
142 1

13. Nuklida yang dipakai sebagai perunut untuk mempelajari kelenjar tiroid adalah :
a. C14
b. Fe59
c. Sr90
d. I131
e. U235

Jawab: d. I131. Karena I131 adalah isotop yang selalu memancarkan sinar radiasi yang
dapat merunut kelenjar tiroid.

14. Salah satu unsur transuranium adalah :


a. Al
b. As
c. Ar
d. Ac
e. Am

Jawab: e. Am. Amerisium adalah unsur kimia sintetik dalam sistem periodik unsur yang
memiliki lambang Am dan nomor atom 95 dan merupakan salah satu unsur dari
transurium.

15. Waktu paruh C14 adalah 5730 tahun dan dalam materi hidup laju peluruhannya 15
disintegrasi permenit pergram. Benda kayu zaman purba mempunyai laju peluruhan 1,875
disintegrasi permenit pergram. Umur benda purba tersebut adalah :

Jawab: c. 17.160 tahun

Dik: No=15

Nt=1,875
T1 2= 5730

Dit: t=?
t
Nt  1  5730
 
No  2 

t
1,875  1  5730
 
15  2

t
1  1 5730
  
8  2

3 t
1 1 5730
   
2 2

t 3
5730
t  17.160 tahun

Essay

1. Hitunglah energi ikat pernukleon untuk 1H2 dan 1H3 bila diketahui massa atomnya masing-
masing 2,012421 sma dan 3,01605 sma.
Penyelesaian :

Dik: Untuk 1H2


Z = 1 , A =2
MA= 2,01421
Untuk 1H3
Z =1,A=3
MA= 3,01605
MP =1,00728
Mn=1,00866

Untuk 1H2
Energi pengikat inti = [(Z X MP) + ((A-Z) X Mn) – MA] X 931 MeV
= [(1 X 1,00728) + ((2-1) X 1,00866) – 2,01421] X 931 MeV
= [1,00728 + 1,00866 – 2,01421] X 931 MeV
= 0,00173 X 931 MeV
= 1,61063 MeV

Energi pengikat pernuklean =


=1,61063 MeV : 2
= 0,805315 MeV

Untuk 1H3
Energi pengikat inti = [(Z X MP) + ((A-Z) X Mn) – MA] X 931 MeV
= [(1 X 1,00728) + ((3-1) X 1,00866) – 3,01605] X 931 MeV
= [1,00728 +(2 X 1,00866) – 2,01421] X 931 MeV
= 0,00855 X 931 MeV
= 7,96005 MeV

Energi pengikat pernukleon = energi pengikat inti : jumlah nukleon


=7,96005 MeV : 3
= 2,65335 MeV

2. Defek massa untuk inti 3Li6 adalah -0,03434 g/mol . Hitunglah massa atom 3Li6

Penyelesaian :

Δm = [(Z X MP) + ((A-Z) X Mn) – MA ]


-0,03434 = [(3 X 1,00728) + ((6-3) X 1,00866) – MA]
- 0,03434 = (3,02184 + 1,00866 – MA)
MA = 6,04782 + 0,03434
MA = 6,08216 sma

3. Sebuah batuan mengandung 0,346 mg pb-206 untuk setiap mg U-238. Waktu paruh
uranium menjadi timbale adalah 4,5x109 tahun. Berapa usia batuan tersebut
Penyelesaian :

Dik Hubungan peluruhan dengan peruh waktu adalah jika t=t1/2 maka;

N= ½ No
In ½ No/No = λt ½

λt ½ = In 2

λt ½ = 0,693

t ½ = 0.963/λ

dimana t1/2 = 4.5x 109

λ = 0.963/4.5x109

λ= 0.00214

maka;

In (N/No) = -λt

2,303 log N/No = -λt

2,303 log 0,346 = -0.00214 t

-1,06150/-0.00214 = t

t = 496 tahun

4. Suatu cuplikan radio aktif sebanyak 1,0 gram. Cuplikan merupakan pemancar sinar alfa
dan diukur keaktifannnya pada keadaan awal dan setelah 7 hari. Hasil pembacaan yang
kedua adalah 27,9 % dari keadaan awal. Hitung waktu paruhnya dalam hari.

Penyelesaian :

Dik : No = 100%
Nt = 27,9%
t = 7 hari
mo = 1 gram
Dit : T1/2 = ....?
Jwb: Nt/No = e^-∧t
2,303 log Nt/No = -∧t
2,303 log 0,279 = -∧x7
2,303 x (-0,554) = -7∧
∧ = 0,1824
T1/2 = 0,693/∧
= 0,93/0,1284
= 5,4 hari

5. Tuliskan persamaan reaksi peluruhan di bawah ini :


a. Peluruhan alfa dari 95Am241
b. Peluruhan beta dari 13Al28
c. Peluruhan positron dari 6C11
d. Penangkapan elektron dari 16S31
Penyelesaian :

a. 95 Am 241 93 Am 237  24


b.  :13 Al 14Y  aˆ  1
 28 28 

  :13 Al 28 12Y 28  aˆ   1

c. 6 C 11 5 B11  e   e

d. 2S  2e   2 S 

BAB 2 : STRUKTUR ATOM

Soal-soal latihan.

1. Apakah sumbangan tiap orang ini terhadap stuktur atom!


a. Thomson b. Rutherford c. Bohr d. de Broglie
2. Bagaimanaperbedaan model atom Rutherford denganNiels Bohr?
3. Hitunglahpanjanggelombangseberkas proton yang kecepatannya1,3 × 107m s-1, massa
proton adalah 1,67 × 10-24 g!
4. Mengapajumlah proton danjumlah electron harussamadalamsuatu atom ?
5. Sebutkanjumlah proton, elektrondan neutron dari , !

6. Sebutkanbilangankuantum orbital 2p!


7. Sebutkanberapa set kemungkinankeempatbilangankuantumuntuk
a. n = 5; l = 0 b. n = 4; l = 1
8. tentukanahargabilangankuantumelektronterakhiruntuk11Na, 16S, dan28Ni!
9. Tentukankonfigurasi electron dari20Ca , 35Br, 47Ag, 58Ce, 86Rn, dan91Pa!
10. Barapakahjumlahelektron yang dapatdipunyai atom denganbilangankuantum
a. N = 2; l =1 b. n = 3; l= 0 c. n = 3; l = 2; m1= -1
11. Tentukansusunanelektronpadakeadaandasardari atom berikut;
8O,11Na, 12Mg, 20Ca, 24Cr
12. Berapakahjumlahelektrontidakberpasanganpada atom dalamkeadaandasarberikut:
a. 14Si b. 29Cu

Penyelesaian:

1. Sumbanganterhadapstruktur atom dari :


a. Thomson : memeperkenalkanrumusanatentang atom yang menyatakanbahwa atom
adalahmerupakansuatu bola padatbermuatanpositifdantersebarelektron-
elektronbermuaannegatifsecaraacak.
b. Rutherford : menyatakanstruktur atom bersifatelektronetral, yang berarti
memilikijumlahmuatanpositifyanagsamadenganjumlahmuatannegatif.
c. Bohr : atom Bohr miripdengan atom hidrogen , yang terdidiriatasintidansatu
electron. Model atom Bohr mampumenjelaskangaris spectrum
emisidanabsorpsidari atom hidrogendenganmuatanenergitertentu (n = 1, 2, 3,
…,∞).
d. De Broglie : mengemukakan model atom mekanikagelombang.
Ditemukanbahwaelektronmenunjukkansifatdifraksisepertihalnyasinar x,
makalintasan electron yang dikemukakan Bohr tidakdibenarkan.
Gelombangtidakbergerakmelaluisuatugaris,
melaikanmenyebarpadadaerahtertentu.

2. Perbedaan model atom Rutherford dengan model atom Niels Bohr :


- Rutherford menyatakanbahwa atom
merupakansuatumassadenganintibermuatanpositif yang dikelilingiolehmuatan-
muatannegatif, jadi electron bergerakbebasmengelilingi proton tersebut,
sedangkan
- Niels Bohr menyatakanbahwainti atom yang berupa proton
dikelilingiolehelektron-elektronyanagbergerakdalamlintasan-lintasantertentu.
Sehinggaapabilaelektronberpindahdari orbit awalnyake orbit lainnyadalam atom
tersebutakantimbulsuatuloncatanenergi.

3. Diketahui : v = 1,3 × 107m s-1 = 1,3 × 109 cm s-1


m = 1,67 × 10-24 g
h = 6,6626 × 10-27 erg. detik

Ditanya : panjanggelombang( λ)

Penyelesaian : λ =

= = 3,069 x 10-10cm

4. Jumlah proton danelektronharussamakarenaakanmenentukankestabilaninti atom


tersebut, kalaujumlah proton
lebihbanyakdibandingjumlahelektronmakaakanmembentuk ion
poitifdanbegitusebaliknyaapabilajumlahelektronlebihbanyakakanmembentuk ion
negatif. Jumlah proton dan neutron maupuntingkatenergidariinti-inti yang
stabiltidakakanmengalamiperubahanselamatidakadagangguandariluar.

5.

Proton = 23
Elektron= 23
Neutron = massa atom – nomor atom
= 23-11 = 12

Proton = 39
Elektron = 39
Neutron = massa atom – nomor atom
= 39 – 19 = 20
6. Bilangankuantum orbital 2p:
Bilangankuantumutama (n) : 2
Bilangankuantumazimut (l) : 1
Bilangankuantummagnetik (m) : -1

Bilangankuantum spin (s) : +

7. Set kemungkinankeempatbilangankuantum
a. n= 5 , l= 0 b. n= 4, l= 1
maka 5s maka 4p
8. Hargabilangankuantumelektronterakhiruntuk :
a. 11Na = 1s2 2s22p63s1
1
3s
0

n= 3 , l = 0, m = 0, s = +

b. 16S = 1s2 2s2 2p6 3s2 3p4


4
3p

↑↓ ↑ ↑
-1 0 +1

n= 3, l=1, m= -1, s = -

c. 28Ni = 1s2 2s22p63s23p6 4s23d8


8
3d

↑↓ ↑↓ ↑↓ ↑ ↑ -2 -1 0 +1 +2

n = 3, l = 2, m= 0, s = +

9. Konfigurasielektrondari :
2 2 6 2 6 2
20Ca = 1s 2s 2p 3s 3p 4s
2 2 6 2 6 2 10 5
35Br = 1s 2s 2p 3s 3p 4s 3d 4p
2 2 6 2 6 2 10 6 2 9
47Ag = 1s 2s 2p 3s 3p 4s 3d 4p 5s 4d
2 2 6 2 6 2 10 6 2 10 6 2 2
58Ce = 1s 2s 2p 3s 3p 4s 3d 4p 5s 4d 5p 6s 4f
2 2 6 2 6 2 10 6 2 10 6 2 14 10 6
86Rn = 1s 2s 2p 3s 3p 4s 3d 4p 5s 4d 5p 6s 4f 5d 6p
2 2 6 2 6 2 10 6 2 10 6 2 14 10 6 2 3
91Pa = 1s 2s 2p 3s 3p 4s 3d 4p 5s 4d 5p 6s 4f 5d 6p 7s 5f
10. Jumlaahelektronpada:
a. n=2, l=1 → berartielektronterletakpada orbital 2p
sehinggajumlahelektronsebanyak 6 buah.
b. n=3, l=0 →berartielektronterletakpada orbital 3s
sehinggajumlahaelektronsebanyak 2 buah.
c. n= 3, l=2, m=-1 → berartielektronterletakpada orbital 3d
denganbilangankuntummagnetik -1. Ada duakemungkinanjumlahelektronyaitu 2
dan 7.
11. Susunanelektronpadakeadaandasardari atom unsurberikut :
a. 8O = 1s2 2s22p4
b. 11 Na = 1s2 2s22p63s1
c. 12Mg = 1s2 2s22p63s2
d. 20Ca = 1s2 2s22p63s23p6 4s2
e. 24Cr = 1s2 2s22p63s23p6 4s23d4
12. Jumlahelektrontidakberpasanganpada atom dalamkeadaandasarberikut:
a. 14Si = 1s2 2s22p63s23p2
Orbital 3p ada 3 buah orbital (kotak). Jumlahelektronpada orbital p seharusya 6.
Tetapipada3p2 hanyaterisi 2 orbital. Sehinggajumlahelektrontidakberpasangan da 2
buahelektron.
2 2 6 2 6 2 9
b. 29Cu=1s 2s 2p 3s 3p 4s 3d
Orboitalpada 3d ada 5 buah orbital ( kotak). Jumlahmaksimumada 10
tetapipada3d9 hanyaterisidengan 9 elektrondanterdapat 1
buahelektrontidakberpasangan.

Tugas Rutin 02: Kesetimbangan Kimia


Soal:
1. Write the equilibrium expression (K) for each of the following gas- phase reactions.
a. N2(g) + O2(g) ↔ 2NO(g)
b. N2O2(g)↔ 2NO2(g)
c. SiH4(g)+ 2Cl2(g)↔ SiCl4(g) + 2H2(g)
d. 2PBr3(g) + 3Cl2(g) ↔ 2PCl3(g) + 3Br2(g)
2. Write the equilibrium expression (Kp) for each reaction in exercise 1.
3. For the reaction
H2(g) + Br(g) ↔ 2HBr(g)
4
Kp = 3,5 x 10 at 1495 K. what is the value of Kpfor the following reactions at 1495 k?

a. HBr(g) ↔ 2(g) + Br2(g)

b. HBr(g) ↔ H2(g)+ Br2(g)

c. H2(g) + Br2(g) ↔HBr(g)

4. For the reaction


2NO (g) + 2H2(g) ↔ N2(g) + 2H2(g)
It is determined that, at equilibrium at a particular temperature, the concentrations are
as follows: [ NO(g) ] = 8,1 x 10-3 M, [H2(g)] = 4,1 x 10-5 M, [N2(g)] = 5,3 x 10-2 M. and
[H2O(g)]= 2,9 x 10-3 M. Calculate the value of K for the reaction at this temperature.
5. At a particular temperature a 2,00-L flask at equilibrium contains 2,80 x 10 -4 mol N2,
2,50 x 10-5 ml O2, and 2,00 x 10-2 mol N2O. calculate K at this temperature for the
reaction
2N2(g) + O2(g) ↔ 2N2O(g)
If [N2] = 2.00 x 10-4 M, [N2O]= 0,200 M, and [O2]= 0,000245 M, does this represent a
system at equilibrium?
6. At 1100 K, Kp = 0,25 for the reaction
2SO2(g) + O2(g) ↔ 2SO3(g)
What is the value of K at this temperature?

7. The following equilibrium pressures were oserved at a certain temperature for the
reaction
N2(g) + 3H2(g)↔ 2NH3(g)
PNH3 = 3,1 x 10-2 atm
PN2 = 8,5 x 10-1 atm
PH2 = 3,1 x 10 -3atm
Calculate the value for the equilibrium constant Kp at this temperature.
If PN3 = 0,525 atm ,PNH3 = 0,0167 atm, and PH2 = 0,00761 atm, does this reperesent a
system at equilibrium?

8. The equilibrium constant is 0,0900 at 250C fror the reaction


H2O(g) + Cl2O(g) ↔ 2HOCl(g)
For which of the following sets of conditions is the system equilibrium ?for those
which are not at equilibrium , in which direction will the system shift?
a. A 1.0-L flask contains 1,0 molHOCl, 0,10 mol Cl2O, and 0,10 mol H2O
b. A 2,0- L flask contains 0,084 molHOCl, 0,080 mol Cl2O, and 0,98 mol H2O
c. A ,0-L flask contains 0,25 molHOCl, 0,0010 mol Cl2O, and 0,56 mol H2O.
9. For the reaction
2H2O(g)↔ 2H2(g) + O2(g)
K = 2,4 x 10-3 at a given temperature. At equilibrium it is found that [H 2O(g)] = 1,1 x
10-1 M and [H2(g)] = 1,9 x 10-2 M. what is the concentration of O2(g) under these
conditions?
10. The reaction
2NO(g) + Br2(g) ↔2NOBr(g)
Has Kp = 109 at 250C. if the equilibrium partial pressure of Br 2 is 0,0159 atm and the
equilibrium partial pressure of NOBr is 0,0768 atm, calvulate the partial pressure of
NO at equilibrium.
11. At 350C, K = 1,6 x 10-5 for the reaction
2NOCl(g) ↔ 2NO(g) + Cl2(g)
Calculate the concentrations of all species at equilibrium for each of the following
original mixtures.
a. 2,0mol pure NOCl in a 2,0-L flask.
b. 1,0 molNOCl and 1.0 mol NO in a 1,0-L flask
c. 2,0 molNOCl and 1,0 mol Cl2 in 1,0-L flask
12. Predict the shift in the equilibrium position that will occur for each of the following
reactions when the volume of the reaction container is increased.
a. N2(g) + 3H2(g) ↔ 2 NH3 (g)
b. PCl5(g) ↔ PCl3(g) + Cl2(g)
c. H2(g) + F2(g)↔ 2HF(g)
d. COCl2(g) ↔ CO(g) + Cl2(g)
e. CaCO3(s) ↔CaO(s) + CO2(g)
13. An important reaction in the commercial production of hydrogen is
CO(g) + H2O(g) ↔ H2(g) + CO2(g)
How will this system at equilibrium shift in each of the five following cases?
a. Gaseous carbon dioxide is removed
b. Water vapor is added
c. In a rigid reaction container, the pressure is increased by adding helium gas.
d. The temperature is increased (the reactin is exothermic).
e. The pressure is increased by decresing the volume of the reaction container.
14. The formation of glucose from water water and carbon dioxide is one of the more
important chemical reactions in the world. Plants perform this reaction through the
process of photosynthesis, creating the base of the food chain:
6H2O(g) + 6CO2(g)↔ C6H12O6(s) +6O2(g)
At a particular temperature, the following equilibrium concentrations were found :
[H2O(g)] = 7,91 x 10 -2 M, [CO2(g)] = 9,3 x 10-1 M, and [O2(g)] =2,4 x 10-3 M. calculate
the value of K for the reaction at this temperature.
15. At a certain temperature, K = 9,1 x 10 -4 for he reaction
FeSCN2+(aq) ↔ Fe3+ (aq) + SNC-(g)
Calculate the concentrations of Fe3+, SNC-, and FeSCN2+ in a solution that is initially
2,0 M FeSCN2+.
16. Given the following equilibrium constants at 4270C,

Na2O(s) ↔2Na(l) + O2(g) K1 = 2 x 10-25

NaO(g) ↔ Na(l) + O2(/g) K2 = 2 x 10-5

Na2O2(s) ↔2Na(l) + O2(g) K3 = 5 x 10-29


NaO2(s) ↔Na(l) + O2(g) K4 = 3 x 10-14
Determine the values for the equilibrium constants for the following reactions.

a. Na2O(s) + O2(g) ↔ Na2O2(s)

b. NaO(g) + NaO2(s) ) ↔ Na2O2(s) ↔ Na(l)


c. 2NaO(g) ↔ Na2O2(s)

(hint : when reaction equations are added, the equilibrium expressions are multiplied).

17. A sample of N2O4(g) is placed in an empty cylinder at 25 0C. after equilibrium is


reached the totl pressure is 1,5 atm and 16% (by moles) of the original N 2O4(g) has
dissociate to NO2 (g)
a. Calculate the value of Kp for this dissociation reaction at 250C
b. If the volume of the cylinder is increased until the total pressure is 1,0 atm ( the
temperature of sytem remains constant), calculatethe equilibrium pressure of
N2O4(g) and NO2(g)
c. what percentage ( by moles) of the original N 2O4(g) is dissociated at the new
equilibrium position (total pressure = 1,00atm )?
18. Hitung Kp pada 500 K untuk sistem 2HI(g)) ↔ H2(g) + I2(g) ,jika Kp pada 300 K adalah
2,16 x 10-3. Asumsikan harga ∆H0 tetap. Harga ∆H0 untuk reaksi di atas adalah 12500
kalori.
19. Jika diketahui data pada temperature 298K untuk ∆G 0f NH3 = -3976 kalori mol-1dan
∆H0f NH3 = -11,040 kkal. Mol-1.Hitung harga kp pada suhu 298 K untuk reaksi3H 2(g) +
N2(g) ↔ 2NH3(g).
20. Dalam sebuah wadah dengan volume V liter terdapatsuatucampuran gas
dalamkesetimbangan. Komposisicampuran gas ini : 2 mol PCL5, 2mol PCl3, dan Cl2.
tekanan total dalam 3 atmpadasuhuT.denganmempertahankansuhudantekanantetap,
sejumlah gas Cl2dimasukkankedalamwadahsehinggavolumenyamenjadi 2V liter.
Semua gas dianggapideal .berapaumlahmol CL2 yang dimasukkan?
21. Tekananuapamoniapadasuhu -500C adalag 0,4034 atm, sementarapadasuhu 00Cadalah
0,42380 atm. Pertanyaan:
a. Hitungentalpi molar penguapan (∆Hvap) dari ammonia
b. Hitungsuhudidih normal NH3(l)

Pembahasan:

1. a. N2(g) + O2(g) ↔ 2NO2(g)

K=

b. N2o4(g) ↔ 2NO2(g)

K=

c.SiH4(g)+ 2Cl2(g)↔ SiCl4(g) + 2H2(g)


K=

d.2PBr3(g) + 3Cl2(g) ↔ 2PCl3(g) + 3Br2(g)

K=

2. solving from number 1


a. N2(g) + O2(g) ↔ 2NO2(g) b

K=

b. N2o4(g) ↔ 2NO2(g)

K=

c. SiH4(g) + 2Cl2(g) ↔ SiCl4(g) + 2H2(g)

K =

d. 2PBr3(g) + 3Cl2(g) ↔ 2PCl3(g) + 3Br2(g)

K=

3. a. 17,5 x 104
b.3,5 x 104
c. 17,5 x 104

4. K=

=
=

= 0,113 x 108 = 113 x 105

5. Kp =

=0,4 x 109 = 4x108

6. Kp = Kc x R x T∆n
0,25atm = Kc x 0,082 atm.L/K.Mol x 1100 K
0,25 = Kc x 90,2-1
Kc = 2,77 x 10-2

7. N2(g) + 3H2(g)↔ 2NH3(g)

Kp =

Kp =

Kp =

Kp = 0,037951 x 106 = 37.951

8. Kp =
= = 111,6

9. 2H2O(g)↔ 2H2(g) + O2(g)

K=

2,4 x 10-3 =

2,4 x 10-3 =

[2,904 x 10-5 ]= [3,61 x 10-4 ]x [O2]

[O2] = = 0,804x 10-1

10. Kp =

109 =

109 =

[NO]2 = = 0,0584 atm

11. a. [NOCl] = 2,0 – (2 x 0,016) = 1,97


M= 2,0
[NO] = 0,032 M
[Cl2] = 0,016 M

b.[NOCl] = 1,0 – (2 x 1,6. 10-5) = 0,999968

M= 0,1
[NO] = 1,0 + (2 x 1,6. 10-5) = 1,0 M
[ Cl2] = 1,6 x 10-5 M
c.[NOCl] = 2,0 – (2x 4. 10-3) = 1,992 M
M= 2,0
[Cl2] = 1 + 4.10-3 = 1 M
[ NO] = 0,008M

12. a. If volume of the reaction container is increased so the equilibrium will shift to
left
b.If volume of the reaction container is increased so the equilibrium will shift to
right
c.If volume of the reaction container is increased so the equilibrium will shift to
left
d. If volume of the reaction container is increased so the equilibrium will shift to
right
e.If volume of the reaction container is increased so the equilibrium will shift to
right

13. a. shift to right


b.shift to right
c.no shift, helium gaseus is neither a reactan or product (inert gaseus)
d.shift to left since there are the same number molecules on both sides of the
reaction

14. Kp=

=121,96 x 10-12
15. FeSCN2+ (aq) ↔ Fe3+ (aq) + SNC-(g)
M 2M - -
B xM xM xM
S (2-x)M xM xM
Kc=

9,1 x 10 -4 =

9,1 x 10 -4 =

X2 + 9,1.10-4 – 18,2.10-4 =0
X2 = 9,1x10-4
X= √9,1x10-4
X= 0,03 M

So, [Fe2+] = x = 0,03M


[SCN-] = x = 0,03M
[FeSCN2+] = (2-x)M
= (2 - 0,03 )
= 1,97 M

.
16. a. (K1) = 2 x 10-25

= 0,4 x 10-4 = 4 x 103


.
b. (K1)(K2) = 2 x 10-25) (2 x 10-5)

= 8 x 10-2
.
c. (2K2)= (2x 2 x 10-5)

= 8 x 1023

17. Kp = =

18. Kp pada suhu 300K

Kp = Kc (RT)∆n
2,16 x 10-3 = Kc (0,082 x 300K)0
Kc = 2,16 x 10-3
Kp pada suhu 500K
Kp = Kc (RT)∆n
Kp= 2,16x10-3 (0,082 x 500 K)0
Kp =2,16 x 10-3

19. ∆G0f = RT In Kp
-3976 kalori mol-1 = 0,082 x 298 K In Kp
-3976 kalori mol-1 = 24,436 In Kp
Kp = -162,71

20. PCl5 ↔ PCl3 + PCl2


.
1.PV = nRT → V=

= 2Rh

2. n= =

= = 12 mol

nCl2 = 12 mol – 6 mol = 6 mol

21. a.- n1= = = 0,0018 mol

- n2= = = 0,0015 mol

NH3 → N2 + H2

M 0,0018

B 0,0015

S 0,0003 (3 x 10-4)

Q= m x c x ∆T

= 1 x 4,2 x 500C
=210 j

∆H=
= 700 kJ

b.Ttotal = T2 – T1
= 00 C – (-50) 0C
= 500C
Maka suhu normal adalah = 500C + 1000C
= 1500C

TUGAS RUTIN BAB 3 HALAMAN 50

1. Bahan pembasmi nyamuk yang terkenal , DDT, mempunyai rumus molekul C 14H9Cl5. Dalam
tubuh nyamuk DDT mengalami metabolisme dan menghasilkan DDD dengan susunan 52,5%
C, 3,15%H, dan 44,4% Cl dengan berat molekul 320. Tentukan rumus empiris dan rumus
molekul DDD! (Ar C = 12, Cl = 35,5 dan H = 1)
Penyelesaian :
Diketahui : CmHnOp
RUMUS EMPIRIS

m=

= 4,37 %
= 4 (pembulatan)
n=

= 3,15 %
= 3 (pembulatan)

p=

= 1,25 %
= 1 (pembulatan)
Sehingga CmHnOp = C4H3O
RUMUS MOLEKUL
C4H3O = 340
48x + 3x +16 x = 340
67x = 340

x =

x = 5,07
x = 5 (pembulatan)

2. Pada pembakaran sempurna 18 gram senyawa karbon yang hanya terdiri dari unsur Karbon,
Hidrogen dan Oksigen akan menghasilkan 26,4 gram karbon dioksida dan 10,8 gram air.
Tentukan rumus empiris dari senyawa karbon tersebut! (Ar C = 12, O = 16 dan H=1)
Penyelesaian :
CXHYOZ + O2 CO2 + H2O
m CXHYOZ = 18 gram
m CO2 = 26,4 gram
m H2O = 10,8

C dalam CO2 = x m CO2

C dalam CO2 = x 26,4 gram

C dalam CO2 = 7,2 gram

H dalam H2O = x m H2O

H dalam H2O = x 10,8 gram

H dalam H2O = 1,2 gram

mO = m CXHYOZ – ( m C + m H )

mO =18 gram – (7,2 gram + 1,2 gram)


mO =18 gram – ( 8,4 gram )

mO = 9,6 gram

DALAM PERSEN

C = x 100%

C = x 100%

C = 40 %

H = x 100%

H = x 100%

H = 6,6 %

O = x 100%

O = x 100%

O = 53,3 %

RUMUS EMPIRIS

C =

C =

C = 3,33

H =

H =

H = 6,6

O =

O =

O = 3,33
C : H : O
3,33 : 6,6 : 3,33
1 : 1,98 : 1
1 : 2 : 1

CH2O

3. Lengkapi koefisien reaksi dari reaksi berikut :


a. Ag2S + HNO3 AgNO3 + S + NO2 + H2O

b. K4Fe(CN)6 + H2SO4 + H2O K2SO4 + FeSO4 + (NH4)2SO4 + CO

c. KMnO4 + H2SO4 + H2C2O4 K2SO4 + MnSO4 + CO2 + H2O


Penyelesaian :
d. 2 Ag2S + 3 HNO3 4 AgNO3 + S + 4 NO2 + 4 H2O

e. K4Fe(CN)6 + 6 H2SO4 + 6 H2O 2 K2SO4 + FeSO4 + 3 (NH4)2SO4 + 6 CO

f. 2 KMnO4 + 3 H2SO4 + 5 H2C2O4 K2SO4 + 2 MnSO4 + 10 CO2 + 8 H2O

4. Tuliskan persamaan reaksi molekul dan reaksi ionik dari reaksi berikut :
a. Kalium iodida dicampur dengan timbal nitrat
b. Logam tembaga dilarutkan dalam larutan asam nitrat pekat
c. Logam seng dicelupkan ke dalam larutan asam sulfat encer
Penyelesaian :
a) Reaksi molekul
2 KI + Pb(NO3)2 2 KNO3 + PbI2
Reaksi ionic
Pb2+ + 2 NO32- + 2 K2+ + 2 I- 2 NO32- + 2 K2+ + PbI2
b) Reaksi Molekul
Cu + 2 HNO3 Cu(NO3)2 + H2
Reaksi ionic
Cu + 2 H+ + 2 NO3- Cu(NO3) + 2 H+
c) Reaksi molekul
2 Zn + 2 H2SO4 Zn2(SO4)2 + 2 H2
Reaksi ionik

5. Kadar urea (CO(NH2)2 dalam suatu pupuk urea adalah 46%. Tentukan kadar nitrogen dalam
pupuk urea tersebut! (Ar C=12, O=16 N=14 dan H=1)
Penyelesaian :
(CO(NH2)2 = 46%
Mr = 60

%N =

%N =
%N =

%N = 21,5 %

6. Seorang petani ingin memupuk 1 hektar ladangnya dengan pupuk TSP sehingga tiap meter
persegi ladang itu mendapat tambahan 1 gram fosfor. Jika kadar Ca(H 2PO4)2 dalam TSP
adalah 98%. Hitung berapa kg pupuk TSP yang dibutuhkan oleh petani tersebut (Ar Ca=40,
P=31, O=16 dan H=1)
Penyelesaian :
Untuk memupuk 1 ha (10.000 m2 ) maka, diperlukan massa nitrogen sebagai berikut.
Massa nitrogen = 1,4 gram x 10.000
= 14.000 gram
Maka massa urea yang dibutuhkan adalah

Massa N = x massa CO(NH2)2

Massa CO(NH2)2 =

Massa CO(NH2)2 =

Massa CO(NH2)2 = 60.000 gram


Massa CO(NH2)2 = 60 kg
Jadi, massa urea yang dibutuhkan adalah 60 kg

7. Sebuah perusahaan pembangkit listrik menggunakan 6600 ton batubara per hari sebagai
bahan bakar. Di dalam batubara tersebut kadar belerang sekitar 1,6% massa. Selain energi
yang dihasilkan dari pembakaran batubara, belerang akan teroksidasi menjadi belerang
dioksida yang merupakan salah satu sumber polusi udara, untuk mengurangi resiko lepasnya
polutan ini ke udara, digunakan kalsium oksida sebagai penyerap sehingga terbentuk kalsium
sulfit (Ar S=32, O = 16 dan Ca=40) dengan kemapuan daya serap kalsium oksida adalah
sekita 85% massa belerang dioksida. Hitung berapa ton kalsium oksida yang dibutuhkan oleh
perusahaan tersebut per hari!
Answer
m kalsium = 6600 x 85%
m kalsium = 5610

w Ca = x 5610

w Ca =

w Ca = 4.007 ton
8. Dalam proses Solvay, untuk menghasilkan natrium karbonat, Na 2CO3 reaksi berikut terjadi
secara berurutan :
NH3 + CO2 + H2O NH4HCO3

NH4HCO3 + NaCl NaHCO3 + NH4Cl

2 NaHCO3 Na2CO3 + CO2 + H2O


Berapa ton natrium karbonat akan diproduksi per ton NH 3, Jika proses itu 100% efisien ?
Penyelesaian :
NH3 + CO2 + H2O NH4HCO3

n NH3 =

n NH3 = 58,8
n NH4HCO3 = 58,8
NH4 HCO3 + NaCl NaHCO3 + NH4Cl
n NH4 HCO3 = 58,8
n NaHCO3 = 58,8
2 NaHCO3 Na2CO3 + CO2 + H2O
n NaHCO3 = 2 x 58,8
n NaHCO3 = 117,6

n Na2CO3 = x 117,6

n Na2CO3 = 58,8
gram Na2CO3 = n x Mr Na2CO3
gram Na2CO3 = 58,8 x 106
gram Na2CO3 = 6.232,8 kg
gram Na2CO3 = 6,2328 ton
9. Hitunglah jumlah gamping, CaO, yang akan dibuat dengan memanaskan 200 kg batu kapur
yang mempunyai kemurnian CaCO3 95% !
Penyelesaian :
CaCO3 CaO + CO2

Massa CaCO3 = x 200

Massa CaCO3 = 190

Mol CaCO3 =

Mol CaCO3 = 1,9 Kmol


Dengan perbandingan koefisien maka diperoleh Mol CaO = 1,9 Kmol
Massa Cao = 1,9 x 56
Massa Cao = 106,4 gram

10. Kloropikrin dapat digunakan sebagai insektisida dengan biaya murah melalui proses yang
menggunakan reaksi : CH3NO3 + 3 Cl2 CCl3NO3 + 3 HCl. Berapa banyak nitrometana
yang dibutuhkan untuk membuat 500 gram kloropikrin ?
Penyelesaian :
CH3NO3 + 3 Cl2 CCl3 NO3 + 3 HCl

n CCl3 NO3 =

n CCl3 NO3 =

n CCl3 NO3 = 2,8


Karena pebandingan koefisien antara CCl3 NO3 dengan CH3NO3 sama maka mol(n) sama
n CH3NO3 =

2,8 =

Gram CH3NO3 = 210 gram.

11. Sebotol zat Kalium Permanganat (KMnO4) tercapur dengan sedikit Kalium Klorida (KCl).
Bila sebanyak0,586 gram KMnO4 yang tidak murni tersebut dilarutkan dalam basa, dan
kemudian direaksikan dengan asam oksalat, Mn dalam contoh tersebut secara kuantitatif
berubah menjadi Mangan Dioksida (MnO 2) seberat 0,297 gram. Berapa % berat KMnO 4
contoh diatas (Mr KMnO4 = 158, MnO2 = 87)
Penyelesaian :
KMnO4 + KCl KMnO4 + KCl

gr= 0, 586

KMnO4 + C2H4 2MnO2 + K2CO3 + H2O + CO2


n = 0,0034
gram = 0,0034 x 158
= 0,53720 gram

n 2MnO2 =

= 0,5034

% = x 100%

% = 1,09 %

12. Sebanyak 100 mL air garam yang berisi NaCl, direaksikan dengan perak nitrat berlebih
menghasilkan 7,175 gram endapan perak klorida menurut persamaan :
NaCl (aq) + AgNO3(aq) AgCl (s) + NaNO3(aq)
Jika massa jenis air garam itu adalah 1,03 kg/L, hitung berapa persen kadar NaCl dalam air
garam tersebut (Ar Na = 23; Cl = 35,5; Ag=108)
Penyelesaian :
Diketahui :
P = 1,03 kg/L
NaCl (aq) + AgNO3(aq) AgCl (s) + NaNO3(aq)

n AgCl =

n AgCl =

n AgCl = 0,05 mol


M =

M =

M = 5 x 10-4

M =

5 x 10-4=

% =

% = 550,3 %

13. Suatu campuran NaCl dan KCl bobotnya 5,4892 gram. Contoh itu dilarutkan didalam air dan
direaksikan dengan larutan perak nitrat yang berlebih. AgCl yang terbentuk ditimbang,
bobotnya 12,7052 gram. Berapakah persentase NaCl dalam campuran tersebut ?

Penyelesaian :

NaCl + KCl

5,4892 gram

NaCl + KCl + AgNO3 AgCl + NaCl + KNO3

n = 5,4892 gram 12,7052

% =

% = 0,9 %

14. Pada banyak negara, seseorang secara hukum dinyatakan mabuk jika dalam darahnya
tekandung etil alkohol ( C2H5OH) dengan konsentrasi 0,1 gram ( atau lebih) per desiliter.
Nyatakan konsentrasi etil alkohol tersebut dalam satuan mol.L -1.
Diketahui :
[C2H5OH] = 0,1 g/ dL. Mr C2H5OH = 46.
Ditanya : [C2H5OH] dalam mol/ L =……?
Penyelesaian :
[C2H5OH] = 0,1 g/ dL
= 0,1 g/ 0,1 L
= 1 g/ L.
m = mol
= g/ Mr
= 1 g / 46 g/mol
= 0,02 mol.
Maka konsentrasi etil alkohol adalah 0,02 mol/ L.
15. Hitung berapa gram jumlah air yang harus ditambah pada 5,00 gram urea (CO (NH 2)2) untuk
membuat larutan 16,2 % berdasarkan massa.
Diketahui :
m urea = 5 gram = 16,2 %
Ditanya : g air =……?
Penyelesaian :
% m air = ( 100- 16,2 ) %
= 83, 8%
m air = m urea x %air/ % urea
= 5 g x 83,8 % / 16,2 %
= 5 g x 5,172
= 25, 86 g air.
16. Suatu larutan berair asam hidroklorida mengandung 38 % asam hidroklorida berdasarkan
massa. Rapatannya ialah 1, 1886 g.cm -3 pada suhu 20 oC. hitunglah : a) molaritas larutan, b)
molalitas larutan dan, c) fraksi mol asam hidroklorida
Diketahui :
m HCl = 38%, Mr HC l = 36, 5
HCl = 1,1886 g.cm-3
T = 20 0 C
Ditanya : a) M =………?
b) m =………?
c) XHCl =……?
Penyelesaian :
Massa larutan = 1000 ml x HCl

= 1000 x 1,1886
= 1188,6 gram
HCl dalam 1 L larutan
= 38 % x 1188,6
= 451, 67 g.
Mol HCl = g / Mr
= 451, 67 / 36, 5
= 12, 37 mol

Jumlah air dalam larutan ( m air ) = massa larutan – massa HCl


= (1188,6 - 451, 67) g
= 736,93 g
m air = 0,73693 kg

mol air = g / Mr H2O


= 736,93 / 18
= 40, 94 mol.

a) M = mol HCl/ 1 liter larutan


= 12,37 / 1
= 12,37 M
b) m = mol HCl / massa air
= 12, 37 / 0,73693
= 16, 78 m
c) XHCl = mol HCl / mol HCl + mol air
= 12,37 mol / (12,37 + 40, 94 ) mol
= 12,37 / 53, 31
= 0,23 .
17. seorang pasien memiliki “tingkat kolesterol” 214. Sebagaimana pengukuran kimia
darah lazimnya, hasilnya dinyatakan dalam satuan mg.dL-1. Pertanyaan:

a. tentukan molaritas kolesterol dalam darah pasien, jika massa molar kolesterol adalah
386,64 g.mol-1.

b. perkirakan molalitas kolesterol dalam darah pasien, dan

c. tentukan volume darah pasien yang dibutuhkan untuk memperoleh 8,10 gram
kolesterol.

Jawab:

dik : [kolesterol] = 214 ppm

Mr kolesterol = 386,64 g. Mol-1

Dit :

a. [kolesterol] = ...

b. m = ...
c. V = ...

Dij :

a. 214 ppm = 214 mg kolesterol dalam 1 liter larutanya

M= = = = 0,00055 M

b. m =

= 0.55349 mol/kJ

c. mol = = = 0,02 mol

mol = V . M
0,02 = V . 0,00055
V = 36,36 L

18. untuk menetapkan kadar asam sitrat yang terdapat dalam minuman, sebanyak 50 mL
sampel minuman dititras dengan larutan NaOH 0,04166 M. Untuk mencapai titik
ekivalen dengan menggunakan indikator fenolftalein, dibutuhkan larutan NaaOH
sebanyak 17,62 mL. Hitung berapa %b/v kadar asam sitrat dalam minuman tersebut!

Jawab :

C6H8O7 + NaOH Na3C6H8O7 + 3 H2O


Mol NaOH = V . M = 17,62 mL . 0,04166 M

= 0,73 mmol = 7,3 . 10-4 mol

3 mol NaOH = mol C6H8O7

Mol C6H8O7 = 3 . 7,3 . 10-4

= 21,9 . 10-4 mol

Massa C6H8O7 = Mr. Mol

=192x21,9.10-4
= 0,42 gram

= 0,84 %

19. tuliskan persamaan yang menghubungkan Ka suatu asam dengan Kb basa konjugasinya.
Gunakan NH3 dan NH4+ sebagai contoh!

Jawab :

H2O + NH3 NH4+ + OH-

20. Hitunglah pH dari larutan HCN 1.10-4M, bila diketahui pKa HCN=9,4.

Pembahasan:

Dik: Ka=9,4

Ma= 1.10-4

Dit: hitunglah pH larutan?

Jawaban :

[H+]]=

[H+]=

[H+]=

[H+]=3,06. 10-2 M

pH= -log[H+]

= -Log 3,07 . 10-2

= 2-log 3,07
=2- 0,49

= 1,51

21. Hitunglah pH dari larutan NH4CL 0,02 M, bila diketahui Kb NH3= 1,8.10-5

Pembahasan:

Dik: Kb= 1,8.10-5

M= 0.02M 2.10-2

Dit: hitunglah pH larutan?

Jawaban :

[OH-]=

[OH-]=

[OH-]=

[OH-]= M

[OH-]=6.10-4

POH= -log[OH-]

=-Log 6.10-4

= 4-log 3,07

=4- log 6

pH= 14-(4 –log6) = 10+ log 6

22. Sebanyak 4,1 gram natrium asetat, CH 3COONa(Mr=82) dilarutkan dalam air hingga
volume larutan 500ml. Jika Ka CH 3COOH=10-5. Tentukan pH larutan dan persen
hidrolisisnya!

Pembahasan :

m CH3COONa: 4,1 gram

Mr CH3COONa: 82 gram/mol

Volume larutan: 500 mL= 0,5 L

Ka CH3COOH:10-5, Kw = 10-14

Dit: pH larutan dan persen hidrolisisnya ?


mCH3COONA =

=0,02 mol

M CH3COONa=

= 0,1 M

[OH-]=

=10-8

POH= -log [OH-]

= - log [10-8] = 8

Ph larutan= 14-POH

=14 – 8 = 6

23. Suatu larutan buffer formiat dengan pH 4, dibuat dengan cara mencampurkan larutan
HCOOH 0,2 M dengan larutan HCOONa 0,3 M . Jika K a HCOOH= 2.10-4, tentukan
perbandingan volume HCOOH dan HCOONa dalam campuran.
Penyelesaian:
Jumlah mol HCOOH = 0,2 V1
Jumlah mol HCOONa = 0,1 V2
Nilai pH = 4 [H+] = 10-4
Ka HCOOH= 2.10-4
[H+] =

10-4 =

1 =

V1 : V2 = 4:3

24. Ke dalam 50 mL larutan buffer yang terdiri dari campuran NH 3 0,2 M dan NH4Cl 0,1
M ditamvahkan 0,5 mL larutan HCl 0,1 M. hitung pH dari larutan buffer tersebut
setelah penambahan asam pKa NH4+ = 9,26.

Penyelesaian :

[NH3] = 0,2 M

[NH4] = 0,1 M

V campuran = 50mL

Sebelum penambahan HCl

[H+] = = 10-9,16 maka di peroleh pH = 9,16

Sesudah penambahan HCl

[H+] = = 10-909 maka diperoleh pH = 9,09

Maka pH setelah penambahan HCl = 9,16 – 9,09 = 0,07

25. Misalkan anda diminta membuat sistem buffer untuk darah tiruan dan menginginkan
agar buffer tersebut mampu mempertahankan darah pada pH yang sebenarnya yaitu : 7,4.
Jika hal-hal yang lainnya sama, manakah sistem buffer yang anda lebih sukai :
H2CO3/HCO3- atau H2PO4-/HPO42-. Jelaskan!
Penyelesaian :
Pada cairan intra sel, kehadiran larutan buffer fosfat sangat penting dalam mengatur
pH darah. Larutan buffer ini berasal dari campuran dihidrogen fosfat (H 2PO4-) dengan
monohidrogen fosfat (HPO32-). Buffer fosfat dapat mempertahankan pH darah 7,4.
Larutan buffer diluar sel hanya sedikit jumlahnya tetapi sangat penting untuk larutan
penyangga urin.

TUGAS RUTIN HALAMAN 10 (BELAKANG)


1. A solution of phosphoric acid was made by dissolving 10.0 g H 3PO4 in 100.0 mL water .
The resulting volume was 104 mL.Calculate the density, mole fraction, molarity and
molality of the solution. Assume water has a density of 1.00 g/cm 3.
Diketahui :
H3PO4 + H2O → H2PO4- + H3O +
mH3PO4 = 10 g
V1 = 100 mL = 10 L
V2 = 104 mL
AIR = 1.00 g.cm-3

Ditanya : a) =………?
b) X =………?
c) M =…….…?
d) m =………?
Penyelesaian :
n H3PO4 = g/ Mr
= 10/ 98
= 0,1 mol
AIR = 1.00 g.cm-3 = 1 g. mL
m/ v = 1 g. mL
m/ 100 mL = 1 g. mL
m = 100 g
n H2O = g / Mr
= 100 g/ 18 g/mol
= 5,5 mol.
a) =m/v
= 10 g/ 100 mL
= 0,1 g/ mL
b) X = n H3PO4 / n H3PO4 + n H2O
= 0,1 / 0,1+ 5,5
= 0,017 mol
c) M = m/ Mr x 1000/ v
= 0,1 mol x 1000/ 100
=1M
d) m = mol H3PO4 / massa berat
= 0,1 mol / 0,1
= 1 m.

2. An aqueous antifreeze solution is 40 % ethylene glycol ( C 2H6 O2) by mass. The density
of the solution is 1.05 g/cm -3. Calculate the molality, molarity and mole fraction of the
ethylene glycol.
Diketahui :
mC2H6 O2= 40 %
= 1, 05 g/cm
Ditanya : a) m =………?
b) M =…….…?
c) X =………?
Penyelesaian :
Massa larutan = 1000 ml x
= 1000 x 1,05
= 1050 gram
C2H6 O2dalam 1 L larutan
= 40 % x 1050
= 420 g.

Mol C2H6 O2 = g / Mr
= 420 g / 62 g/ mol
= 6, 77 mol
Jumlah air dalam larutan ( m air ) = massa larutan – massa C 2H6 O2
= (1050 - 420 ) g
= 630 g
m air = 0,63 kg

mol air = g / Mr H2O


= 630 / 18
= 35 mol.
a) m = mol C2H6 O2 / massa air
= 6, 77 mol / 0,63
= 10, 74 m
b) M = mol C2H6 O2 / 1 liter larutan
= 6, 77 mol / 1L
= 6,77 M
c) X = mol C2H6 O2 / mol C2H6 O2+ mol air
= 6, 77 / 6, 77 + 35
= 6,77 / 41,77
= 0,162

3. The lattice energy*of Nal is -686 kj/mol, and the enthalpy of hydration is -694 kj/mol.
Calculate the enthalpy or solution per mole of solid Nal. Describe the process to which
this enthapy change applies.
Answer :
= - 604 kJ/mol

= - 694 kJ/mol

Dit : =.......?

=( )+( )
= 694+604
=1294 kj/mol

4. Although AI(HO)3is insoluble in water, NaOH is very soluble. Explain in terms of lattife
energies.
Answer :
AI(0H)3 has a-3 charge
NaOH has a-1 charge
The NaOH has a weaker lattice energy so it would be easier for hydration to occur. For
AI(OH)3 it has a stronger lattice energy so it will be harder for hydration to accour.
5. Which solvent water or carbon tetracloride, would you choose to dissolve each of the
following ?

a. KrF2b b. MgF2 c. SF2 d. CH2O e.SO2 f. CH2PCH2 g.CO2

Penyelesaian :

When you draw the Lewis Structure for SF 2 you come up with a bent shaped
molecule. This tells you that it is a polar covalent molecule and that it would dissolve
better in water. CO2 on the other hand is a non-polar covalent molecule (It's shape is
linear based on it's Lewis structure). This means that it will be more soluble in CCl4.

6. The solubility of nitrogen in water is 8,21.10 -4mol/L at 00C when the N2 pressure above
water is 0,709 atm. Calculate the Henry’s law constant for N 2 in units of mol/L. atm for
henry’s law the form C=kP, where C is the gas concentration in mol/L. Calculate the
solubility of N2 in water when the partial pressure of nitrogen above water is 1.10 atm at
00C.
Penyelesaian:

8,21 x 10-4 = 0,79 x k

K= = 1,03 x 10-2

C = k. 1,10 atm

C = 1,03 x 10-2 . 1,10 atm

C = 1,133 x 10-2

2) calculate the solubility of O2 in water at a partial pressure of O 2 of 120 torr at 25°C.


The Henry’s law constant for O 2 is 1,3 . 10-3 mol/L.atm for Henry’s law in the form C
= kP, where C is the gas concentration (mol/L).

Jawab :

Diketahui :

P = 120 atm = 120 torr T = 25°C K = 1,3 . 10-3 mol/atm

Ditanya :

C = [O2] = kP

C = 1,3 . 10-3 . 120

C = 156 . 10-3

6. Glycerin, C3H8O3, is a nonvolatile liquid,. What is the vapor pressure of a solution made
by adding 164 g glycerin to 338 Ml H2O at 39, 8 0C? The vapor pressure of pure water at
39, 8 0C is 54.74 torr and its density is 0,992 g/cm3.
Jawab :
Diketahui :
mt = 164 gram Vp = 338 mL
T = 39,80C Pp = 54,74 atm
air = 0,992 g/cm3 Mr air = 18
Mr C3H8O7 = 92
Ditanya : PL = ...
Dijawab :
PL = Xp . Pp

= . Pp

= . 54,74

= 54,22 atm

7. The vapor pressure of a solution containing 53.6 g glycerin ( C 3 H8 O3) in 133.7 g ethanol
( C2 H5 OH ) is 113 torr at 40 oC. Calculate the vapor pressure of pure ethanol at 40 o C
assuming that glycerin is a nonvolatile, nonelectrolyte solute in ethanol.
Diketahui :
mt C3 H8 O3 = 53.6 g, Mr C3 H8 O3 = 92
mp = 133.7 g, Mr C2 H5 OH = 46
P ( C2 H5 OH ) = 113 atm
T= 40 oC.
Ditanya : ΔP = ...
Penyelesaian :

ΔP = P0 Xt

ΔP = 113 .

ΔP = 113 . 0,166

ΔP = 18,78 atm

8. The normal boiling point of methanol is 64,70C. A solution containing a nonvolatile solute
dissolved in methanol has a vapor pressure of 710.0 torr at 64,7 0C. What is the mole
fraction of methanol in this solution?
Penyelesaian:
Tekanan parsial methanol tergantung padafraksi molnya.
Tekanan uap methanol pada titik dididh normal adalah 760 torr.
Maka :
P(methanol) = X(methanol). P(murni)

X(methanol)=

X(methanol)= = 0,091
9. At a certain temperature the vapor pressure of benzene C 6H6 is 0.930 atm. A solution
was prepared by dissolving 10.0 g of a nondissociating, nonvolatile solute in 78.11 g of
benzene at that temperature. ? The vapor pressure of the solution was found to be 0,900
atm. Assuming the solution behaves ideally, determine the molar mass of the solute.
Jawab :
Diketahui :
Pp = 0,930 atm mt = 10,0 gram
PL = 0,9 atm mp = 78,11 gram Mrp = 78
Ditanya : Mrt = ...
Dijawab:
PL = Xp . PP

0,9 = . 0,930

= -

Mr = = 299,87

11. A solution is made by dissolving 25,8 g urea (CH 4N2O), a nonelectrolyte, in 275 g water.
Calculate the vapor pressures of this solution at 25 and 45 ( the vapor pressure of pure water

is 23,8 torrr at 25 and 71,9 torr at 45

Answer

n H2O = V =

n H2O = 0,275 =

n H2O = 15,27 P =

V = P = 204,8
0,275 =

P =

P = 113,8

12. a solution is prepared by dissolving 27 g urea, (NH 2)2CO, in 150 g water. Calculate the boiling
point of the solution. Urea is a nonelectrolyte.

Answer

m= x ∆Tb = Kb.m

m= x ∆Tb = 0,09 . 3

m=3 ∆Tb = 0,27

13. A 2 g sample of a large biomolecule was dissolved in 15 g carbon tetrachloride. The boilng
point of this solution was determined to be 77,85 . Calculate the molar mass of the biomolecule.

For carbon tetrachloride, the boiling-point constant is 5,03 kg/mol, and the boiling-point of pure

carbon tetrachloride is 76,50

Answer

n =

5,03 =

Mr =

Mr = 0,39 x 77,85

Mr = 30,36

14. what mass of glycerin (C 3H8O3), a nonelectrolyte, must be dissolved in 200 g water to give a
solution with a freezing point of -1,50 ?

Answer

Tf = - 1,50 ◦C
∆Tf = Tf – T’f

= 0 – (- 1,50)

= 1,50 ◦C

Kf = 1,86 ◦C/ m

∆Tf = m . Kf

1,50 = ( m/Mr x 1000/mair) x 1,86

1,50 = ( m/92 x 1000/200) x 1,86

1,50 = (m/92 x 5) x 1,86

1,50 =( 5m/ 92 ) x 1,86

138 = 9,3 m

m =

m = 14, 83 gr

15. The freezing point of t-butanol is 25.50 and Kf is 9,1 .kg/mol. Usually t-butanol absorbs

water on exposure to air. If the freezing point of a 10 g sample of t-butanol is 24,59 , how many
grms of water are present in the sample?

Answer

ΔTf = Kf x m x i

ΔTf = Kf x m

0,91ºC = (9,1 ºC * kg / mol) x m

m = 0,10 mol / kg

Jadi ada sepersepuluh satu tetes air hadir untuk setiap kilogram pelarut. Jumlah zat terlarut
awalnya hadir adalah 10,9 g, atau 0,0109 kg.

0,10 m = (mol) / (0,0109 kg)

(mol) = 1,1e-3 mol

Sekarang kita hanya mengubah mol air menjadi gram air, menggunakan massa molar air,
yaitu 18,02 g / mol.

1.1e-3 mol x (18,02 g) / (1 mol) = 2,0e-2 g H2O.

16. calculate the freezing point and boiling point of an antifreeze solution that iss 50% by the
mass of ethylene glycol (HOCH2CH2OH) IN WATER. Ethylene glycol is a nonelectrolyte.
Answer

Moles = 50 g / 62 g/mol= 0.806


m = 0.806 / 0.050 Kg = 16.1

delta T = 16.1 x 1.86 = 29.9


freezing point = - 29.9 *C

delta T = 16.1 x 0.512 = 8.24


boiling point = 108.24 °C

17. what volume of ethylene glycol (C2H6O2), a nonelectrolyte, must be added to 15 L water to
produce an antifreeze solution with a freezing point -25 ? what is the boiling point of this
solution ? (the density of ethylene glycol is 1,11 g/cm 3, and the density of water is 1 g/cm3.)

Answer

Rumusnya adalah delta T = i m K


di mana saya adalah nomor van'tHoff, dalam hal ini 1 karena itu adalah nonelectrolyte; m
adalah molalitas dalam tahi lalat / Kg; dan K adalah titik depresi titik beku konstan untuk
air yang -1,86.
Delta T = -25 derajat, jadi pecahkan untuk m;
m = -25 / -1,86 = 13,44 molal
Ini berarti 13,44 mol / Kg dan Anda memiliki 15 L yang = 15 Kg sehingga Anda memiliki
13,44 mol / Kg x 15 Kg = 201,6 mol. Massa molar dari ethylene glycol adalah 62gm / mol
sehingga 62gm / mol x 201.6 mol = 12499 gram.
density = 1.11gm / ml sehingga 12499gm / 1.11gm / ml = 11260 ml diperlukan.

Gunakan rumus yang sama untuk mendapatkan titik didih tetapi gantikan nilai K =
0,512

18. From the following:

Pure water, solution of C11H22O11 (m = 0,01) in water, solution of NaCl (m = 0,01) in water,
solution of CaCl2 (m = 0,01) in water, choose the one with the a. highest freezing point. b. lowest
boiling point. c. lowest freezing point , d highest osmotic pressure, e. highest boiling point.

Answer

Pertimbangkan solusi berikut.


I. air murni
II. larutan C12H22O11 (m = 0,01) dalam air
larutan NaCl (m = 0,01) dalam air
IV. larutan CaCl2 (m = 0,01) dalam air
(a) Pilih yang memiliki titik beku tertinggi.
air murni
Solusi C12H22O11
Larutan NaCl
Larutan CaCl2
(B) Pilih satu dengan titik beku terendah.
air murni
Solusi C12H22O11
Larutan NaCl
Larutan CaCl2

(C) Pilih satu dengan titik didih tertinggi.


air murni
Solusi C12H22O11
Larutan NaCl
Larutan CaCl2

(D) Pilih satu dengan titik didih terendah.


air murni
Solusi C12H22O11
Larutan NaCl
Larutan CaCl2

(E) Pilih satu dengan tekanan osmotik tertinggi.


air murni
Solusi C12H22O11
Larutan NaCl
Larutan CaCl2

19. calculate the freezing point and the boiling point of each the following solution :

(assume complete dissociation.) a. 50 g NaCl in 25 g H2O, b. 2 g Al(NO3)3 in 15 g H2O

Answer

Untuk penggunaan depresi titik beku: ΔT = i Kf m


Untuk penggunaan elevasi titik didih: ΔT = i Kb m

Penjelasan variabel: ΔT = depresi titik beku. i = van't Hoff factor = jumlah partikel yang
berasal dari masing-masing unit rumus. Kf = titik beku depresi konstan. Kb = konstanta
elevasi titik didih. m = molalitas = mol terlarut / pelarut kg.

NaCl berdisosiasi menjadi ion Na ^ + dan Cl ^ - i jadi i = 2


Al (NO3) 3 berdisosiasi menjadi 1 ion Al ^ 3 + dan 3 NO3 ^ - ion jadi saya = 4

Kf untuk H2O = 1,858 ° C / m


Kb untuk H2O = 0,521 ° C / m

tahi lalat NaCl = (5,0 g) / (58,44 g / mol) = 0,0856 mol


Moles Al (NO3) 3 = (2,0 g) / (212,996 g / mol) = 0,00939 mol
molality NaCl = (0,0856 mol) (0,025 kg) = 3,424 molal
molality Al (NO3) 3 = (0,00939 mol) / (0,015 kg) = 0,626 molal
Untuk NaCl: ΔT = i Kf m = (2) (1,858 ° C / m) (3,424 m) = 12,7 ° C
ΔT = Tf (pelarut murni) - Tf (solusi)
12,7 ° C = 0,0 ° C - Tf (solusi)
Tf (solusi = -12,7 ° C

Untuk Al (NO3) 3 gunakan i = 4. Metode perhitungan akan sama.

Untuk NaCl: ΔT = i Kb m = (2) (0,521 ° C / m) (3,424 m) = 3,57 ° C


ΔT = Tb (solusi) - Tb (pelarut murni)
3,57 ° C = Tb (solusi) - 100,00 ° C
Tb (solusi) = 103,57 ° C

20. A Water desalination plant is set up near a salt marsh containing water that is 0,1 M NaCl.
Calculate the minimum pressure that must be applied at 25 to purify the water by reverse
osmosis. Assume NaCl is completely dissociated.

Answer

The osmotic pressure of a dilute solution can be approximated using the morse equation.

∏= iMRT

Where

i is the dimensionless van’t Hoff factor M is the molarity

R= 0,08206 L. atm. Mol-1. K-1 is the gas

Constant

T is the thermodynamic (absolute) temperature

For NaCl, i= 2, therefore

∏= 2 x 0,1 x 0, 08206 x ( 25 + 273 . 15 )

= 4,9 atm
BAB IV TERMODINAMIKA KIMIA
LATIHAN SOAL HAL 56

1. Sebuah penangas listrik menghasilkan kalor sebesar 15 kkal perubahan energi dalam
sebesar kJ. Berapakah kerja yang bekerja pada sistem tersebut.

Penyelesaian :
Dik : Sistem adalah penangas listrik
Q = - 62,802 kJ (membebas kalor) ; 1kkal = 4,184 kJ
U = 32 kJ
Dit :W ?
Jawab : U = Q + W
W= U–Q
W = 32 – (-62,802)
W= 94,802 kJ

2. Satu mol gas sempurna dipanaskan sehingga sistem menyerap kalor sebesar 30 kJ,
sekaligus melakukan kerja terhadap lingkungannya sebesar 45 kJ. Berapakah harga
perubahan energi dalam.

Penyelesaian:
Dik :Q = 30 kJ ( menyerap kalor)
W = - 45 kJ (melakukan kerja)
Dit : U?
Jawab : U = Q + W
U = 30 + (-45) kJ
U= - 15 kJ

LATIHAN SOAL HAL 61

1. 50 ml larutan HCl 0,1 M pada temperature 25 dicampurkandengan 25 ml larutan

NaOH 0,1 M pada temperature 25 dalam beaker plastik. Hasil pencampuran


memiliki temperatur 32 , bila diketahui cair = 4,18 J/gr . Berapakah harga kalor
penetralan?

Penyelesaian :
Dik : V HCl = 50 ml t1 = 25
M HCl = 0,1 M t2 = 32
mol HCl = 5 mmol cair = 4,185 J/gr
V NaOH = 25 ml
M NaOH = 0,1 M
mol NaOH = 2,5 mmol
Dit : H?
Jawab :
Vcamp = V HCl + V NaOH mcamp = V 1 g/ml T = (t2 – t1)
= 50 ml + 25 ml = 75 ml 1g/ml = (32 - 25)
= 75 ml = 75 g =7
Q=m.c. T
= 75 g . 4,18 J/g .7
= 2194,5 J
= - 2194,5 J (eksoterm)

HCl(aq) + NaOH(aq) NaCl(aq) + H2O(l)


M= 5 mmol 2,5 mmol - -
B = 2,5 mmol 2,5 mmol 2,5 mmol 2,5 mmol
S = 2,5 mmol - 2,5 mmol 2,5 mmol

H = -2194,5 : = -877.800 J = - 877,8 kJ

2. 50 ml larutan CH3COOH 0,1 M pada temperatur 27 dicampurkan dengan 50 ml

larutan KOH 0,05 M pada temperature 26 dalam beaker plastik. Hasil

pencampuran memiliki temperatur 30 , bila diketahui cair = 4,18 J/gr . Berapakah


harga kalor penetralan?

Penyelesaian :
Dik : V CH3COOH = 50 ml t1 = 27
M CH3COOH = 0,1 M t2 = 30
mol CH3COOH = 5 mmol cair = 4,18 J/gr
V KOH = 50 ml
M KOH = 0,05 M
mol NaOH = 2,5 mmol
Dit : H?
Jawab :
Vcamp = V CH3COOH + V KOH mcamp = V 1 g/ml
= 50 ml + 50 ml = 100 ml 1g/ml
= 100 ml = 100 g

Q=m.c. T
= 100 g . 4,18 J/g . (30 – 26,5)
= 1463 J

CH3COOH(aq) + KOH(aq) CH3COOK(aq) + H2O(l)


M= 5 mmol 2,5 mmol - -
B = 2,5 mmol 2,5 mmol 2,5 mmol 2,5 mmol
S = 2,5 mmol - 2,5 mmol 2,5 mmol

H = 1463 : = -585.200 J = - 585,2 Kj

3. 2 gr logam Mg dilarutkan dalam 50 ml larutan HCl 1 M menghasilkan gas H2 dengan


temperatur awal 29 dan temperatur akhir 35 bila diketahui cair = 4,18 J/gr .
Berapakah harga kalor pembentukan gas?

Penyelesaian:
Dik : Mg = 2 gr cair = 4,184 J/gr
HCl 1 M = 50 ml menghasilkan gas H2
T=6
Dit : Q kalor pembentukan gas?
Jawab : Q = m . c . T
= (50+2) . 4,18 . 6
= - 1,304 J

4. Seorang siswa mencampurkan 50 ml larutan HCl 1,0 M dan 50 ml NaOH 1 M dalam


calorimeter yang kapasitas panasnya dapat diabaikan . Setelah reaksi , ternyata suhu
larutan naik dari 21,0 menjadi 27,5 . Bila densitas larutan adalah 1,0 g/ml dan
panas spesifik larutan adalah 4,18 J.g .K-1, maka hitunglah entalpi reaksi netralisasi
-1

tersebut.

Penyelesaian :
Dik : 50 ml HCl 1,0 M Densitas larutan = 1,0 g/ml
50 ml NaOH 1,0 M cair = 4,18 J.g-1.K-1
T = 6,5
Dit : H netralisasi?
Jawab : NaOH + HCl NaCl + H2O nNaOH = M . V
nNaOH = nH2O = 1 . 0,05
0,05 mol = 0,05 mol = 0,05 mol
Q=m.c. T
= 100 . 4,18 . 6,5
= - 2717 J ( eksoterm )

H= = = 54.340 J/mol = 54,34 kJ/mol

5. Dalam calorimeter bom yang kapasitasnya panasnya 2,71 kJ/ , sebanyak 1 gram
metanol cair , CH3COH dibakar dengan gas oksigen dan menghasilkan gas CO2 dan
H2O cair. Setelah reaksi selesai, suhu 2000 gram air naik dari 26 menjadi 33 .

Diketahui panas spesifik = 4,184 J.g-1. -1


, tentukan nilai U reaksi untuk :
a. 1 gram metanol
b. 1 mol metanol
Penyelesaian :

Dik : C = 2,71 kJ/ T=7


metanol = 1 gr cair = 4,184 J.g-1. -1

mair = 2000 gr
Dit : U untuk
a. 1 gram metanol
b. 1 mol etanol
Jawab :
Q = Q(kalorimeter) + Q(larutan)
= (C. T) + (m . c . T)
= ( 2,71.7) + (2000 . 4,184 . 7)
= 18,97 + 58,576
= - 58594,97 kJ (eksoterm)

a. U 1 gram metanol b. U 1 mol metanol


U=Q U = - 58594,97 kJ/g . 32 g/mol
= - 58594,97 kJ = - 1875039,04 kJ/mol
6. Dalam kalorimeter bom yang kapasitas panasnya 2,71 kj/ , sebanyak 4 gram
glukosa C6H12O6, dibakar dengan gas oksigen dan menghasilkan gas CO2 dan H2O
cair. Setelah reaksi selesai, suhu 1000 gram air naik dari 27 menjadi 37 .

Diketahui panas spesifik air = 4,184 J.g-1. -1


, tentukanlah nilai U reaksi
pembakaran tersebut!

Penyelesaian :

Dik : C = 2,71 kJ/ T = 10


mglukosa = 4 gr cair = 4,184 J.g-1. -1

mair = 1000 gr
Dit : U reaksi pembakaran ?
Jawab :
Q = Q(kalorimeter) + Q(larutan)
= (C. T) + (m . c . T)
= ( 2,71.10) + (1000 . 4,184 . 10)
= 2,71 + 41840
= - 41,86 J

nglukosa = = 0,02 mol

U= = 2.093 J/mol = 2,093 kJ/ mol

LATIHAN SOAL HAL 64

1. Berdasarkan data-data perubahan entalpi pembentukan standar yang dikemukakan


dalam tabel tentukan perubahan entalpi reaksi standar untuk reaksi :
Na(s) + H2O(l) NaOH(aq) + H2(g)
Pembahasan :
Dik : H0f Na = 0 kJ/mol
H0f H2O(l) = -285,8 kJ/mol
H0f NaOH(aq) = -426,8 kJ/mol
H0f H2(g) = 0 kJ/mol
Dit : H0f reaksi …?
Jawab : H0f = H0f produk - H0f reaktan
= (-426,8 kJ/mol+0 kJ/mol)- (0 kJ/mol+(-285,8 kJ/mol))
= -426,8 kJ/mol – (-285,8 kJ/mol)
= -141 kJ/mol

2. Berdasarkan data-data perubahan entalpi pembentukan standar yang dikemukakan


dalam tabel tentukan perubahan entalpi reaksi standar untuk reaksi :
K(s) + H2O(l) KOH(aq) + H2 (g)
Pembahasan :
Dik : H0f K(s) = 0 kJ/mol
H0f H2O(l) = -241,8 kJ/mol
H0f H2(g) = 0 kJ/mol
H0f KOH = Tidak diketahui
Dit : H0f reaksi
Jawab :
Tidak dapat diselesaikan karena tidak dicantumkan tabel ataupun saat disearching
tidak ada yang mencantumkan tabel secara lengkap.

3. Dari entalpi reaksi berikut ini :


2SO2(g) + O2 2SO3(g) H = -196 kJ
2S(s) + 3O2(g) 2SO3 H = -790 kJ
Berapakah perubahan entalpi pembentukan ( Hf) SO2?
Jawab :
Tidak dapat diselesaikan karena tidak dicantumkan tabel ataupun saat disearching
tidak ada yang mencantumkan tabel secara lengkap.

LATIHAN SOAL HAL 65

1. Berdasarkan data-data perubahan entalpi pembentukan standar yang dikemukakan


dalam tabel tentukan perubahan entalpi reaksi standar untuk reaksi :
C2H2(g) + O2(g) CO2(g) + H2O(l)
Pembahasan :
Dik : H0f C2H2(g) = +227 kJ/mol
H0f O2(g) = 0 kJ/mol
H0f CO2(g) = -393,5 kJ/mol
H0f H2O(l)= -285,8 kJ/mol
Dit : H0f reaksi …?
Jawab : H0f = H0f produk - H0f reaktan
= (-393,5 kJ/mol+ (-285,8 kJ/mol)) - (+227 kJ/mol + 0 kJ/mol)
= -679,3 kJ/mol – 227 kJ/mol)
= -906,3 kJ/mol
2. Sebanyak 7,2 glukosa C6H12O6 (M=180 g/mol) dibakar sempurna dengan oksigen.
Panas yang dihasilkan dari pembakaran tersebut dapat menaikkan suhu 1000 cm3 air
sebesar 3,210C. Hitunglah entalpi pembakaran, Hc glukosa bila diketahui kalor
spesifik , c H2O= 4,2 JK-1g-1 dan densitas air = 1g/cm3)
Pembahasan :
Dik : m glukosa = 7,2 g C6H12O6 (180 g/mol)
T = 3,21 = 3,21 K
C H2O = 4,2 JK-1g-1
Densitas air = 1 g/cm3
Dit : Hc glukosa = …..?
Jawab : C6H12O6 + 6O2 6CO2(g) + 6H2O(l)

7,2 g glukosa = = 0,04 mol

qp = m . C . T

= 1000 cm3 . . .
3,21 K

= 13.482 J = 13,482 kJ
Hc glukosa = (1mol/0,04 mol) . 13,482 kJ
= 25 13,482 kJ
= 337,05 kJ/mol
= -337,05 kJ/mol

3. Entalpi pemabakaran fruktosa, C6H12O6 (M=180 g/mol) adalah -2812 kJ/mol. Bila 1
buah apel yang beratnya 120 g, rata-rata mengandung 15%(berat) fruktosa. Tentukan
jumlah kalor yang dapat dihasilkan oleh 5 buah apel!
Pembahasan :

Dik : C6H12O6 CM = 180 g/mol


Hc C6H12O6 = -2.812 kJ/mol
1 buah apel = 120 g terdapat 15% fruktosa
Dit : Q 5 buah apel = ……?
Jawab :
Dalam 1 buah apel yang neniliki berat 120 g mengandung 15% fruktosa.
Berat fruktosa = 120 15%
= 18 g
Terdapat 5 buah apel
Berat fruktosa dalam 5 apel = 18 g 5 = 90 g

mol fruktosa = n = = = 0,5 mol

Hc = n Q
-2.812 kJ/mol = Q

-2.812 kJ/mol = 2 Q

Q=
Q = -1.406 kJ
7. tetapan laju untuk reaksi kedua, reaksi: 2NOBr(g) 2NO(g) + (g) adalah 0,80

. . Pada suhu 10 . Jika dimulai dengan konsentrasi NOBr sebesar 0,086 M.


hitunglah Konstrasi NOBr sesudah 22 detik

Penyelesaian:

lnAt = -17,6 . 0,086

lnAt = -1,51366

lnAt = ln -1,51366

At = 0,4144 M

8. Energi pengaktifan (Ea) untuk isomerisasi siklopropana menjadi propilena, merupakan

reaksi orde satu, adalah 272 . pada 50 , tetapan laju reaksi adalah 6,1 x L.

Pertanyaan:

a) Hitung Faktor A (tetapan Arrhenius) untuk reaksi ini:

ln k = ln A -

ln .

b) Hitung Tetapan laju untuk reaksi 25

50

25 =
9. tetapan laju untuk reaksi orde kedua: 2 (g) 2NO(g) + (g) adalah 0,54

pada 300 . Berapa lama waktu (dalam detik)yang diperlukan agar

konsentrasi turun dari 0,62 M menjadi 0,28 M.

Penyelesaian:

2 (g) 2NO(g) + (g)

ln 0,4516 = - 0,54 . t

- 0,7949 = - 0,54 . t

t = 1,4720 s

10. perhatikan tahap elementer berikut: X + 2Y

a. Tuliskan hukum laju reaksi ini.

b. Jika laju awal Pembentukan adalah 3,8 x M. dan konsentrasi awal


X dan Y masing masing adalah 0,26 M dan 0,88 M. tentukan tetapan laju reaksinya.

k = 18,9 x

11. perhatikan reaksi berikut: X + Y XY

Jika X dan Y direaksikan dengan perbandingan mol yang sama, maka setelah reaksi
berlangsung 1 jam, sebanyak 75% zat X telah bereaksi. Jika reaksi berorde nol tehadap zat Y
dan berorde satu terhadap X, maka tentukan nilai k.

Penyelesaian:
1 = 1500 k

k= M.

12. Dalam mengkaji reaksi piridina dengan metil iodide dalam larutan

Benzena, berikut ini adalah dat laju reaksi awal yang diukur pada suhu 25 untuk
berbagai konsentrasi awal dari dua reaktan

Laju (M. )

1,00 x 1,00 x 7,5 x

2,00 x 2,00 x 3,0 x

2,00 x 4,00 x 6,0 x


Pertanyaan:

a. Tuliskan hukum laju reaksi tersebut.


b. Hitunglah tetapan laju dan berikan satuannya

c. Ramalkan laju reaksi awal untuk larutan dengan = 5,0 x M dan =

2,0 x M. :
13 Menurut perkiraan dalam setiap kenaikan suhu sebesar 10 oC, laju reaksi akan
meningkat dua kali. Jika suatu reaksi berlangsung pada suhu t oC, suatu reaksi
berlangsung selama 12 menit. Hitung waktu yang dibutuhkan reaksi tersebut jika
suhunya diubah menjadi (t+30)OC.
JAWAB :
DIK: n = 2
i = 10oC
T1= toC
t 1= 12 menit
T2 = 30OC
DIT: t2=….?
PENYE:
∆T = t + 30 – t

t 1/t 2 = n(∆T/i)
12/t 2 = 2(30/10)
12/t 2 = 23
12/t 2 =8
8t2 = 12
t2 = 12/8
t2 = 1,5 menit
t2 = 90 detik

1. Salah satu tokoh yang dikenal dalam perkembangn senyawa organik adalah
Friedhrich Wohler. Jelaskan penemuan Friedrich Wohler dalam perkembangan kimia
orgnik.
Jawab : pada tahun 1828 wohler mendapat hasil yang tak disangka saat mencoba
mengkristalisasi garam anorganik NH4CNO dari larutannya, iya tidak sengaja
memproduksi senyawa organik yang telah diketahui yaitu urea, senyawa dari air seni.

2. Mengapa sampai saat ini istilah senyawa organik dan anorganik masih dipertahankan,
walaupun pada hakikinya tidak ada perbedaannya.
Jawan : karena dengan menggunakan istilah senyawa organik dan senyawa anorganik
hal ini dapat untuk membedakan semua senyawa yang berasal dari mineral.
3. Deskripsikan perbedaan zat organik dan anorganik
Jawab : zat organik adalah zat yang kebanyakan berasal dari makhluk hidup, yang
senyawanya mudah terbakar, memiliki struktur yang rumit, yang mengandung unsur
karbon, dan hanya dapat larut dalam pelarut organik contohnya CH4, C2H5OH, C2H6
dsb, sedangkan senyawa anorganik yaitu senyawa yang berasal dari alam mineral
( bukan makhluk hidup ), tidak mudah terbakar, sturktur sederhana, tidak semua
senyawa anorganik memiliki unsur karbon, dan dapat larut dalam pelarut air atau
organik contohnya NaF, NaCl, NaBr, Nal dsb.

4. Tuliskan skematik pembagian hidrokarbon


Jawab :
HIDROKARKON

ALIFATIK SIKLIK

JENUH TIDAK JENUH


5. Jelaskan mengapa senyawa organik berikatan dengan ikatan kovalen bukan dengan ikatan
ALKANA ion.
ALKENA ALKUNA ALISIKLIK AROMATIK
Jawab: Kedua buah atom yang tergabung didalam ikatan ion memiliki perbedaan
elektronegativitas yang besar, dimana ikatan ion sendiri menghasilkan ion positif dan juga ion
negatif yang berpisah. Adapun muatan ion tersebut biasanya berkisar antara -3 elektro sampai
dengan +3 elektron. Pada umumnya ikatan ion terjadi pada atom-atom dengan energi ionisasi
paling rendah dengan atom-atom dengan afinitas elektron besar. Berbeda dengan ikatan
kovalen yang mana atom-atom yang berikatan dalam ikatan tersebut memiliki perbedaan
elektronegativitas (positif dan negatif) yang sangat kecil bahkan hampir tidak ada. Ikatan
kovalen umumnya terdapat dalam sebagian besar ikatan dalam senyawa organik.

6. Gambarkan struktur senyawa 2 metil pentana dengan benar berdasarkan cara penentuan
struktur senyawa organik.

Jawab:
7. Tentukan nama struktur senyawa di bawah ini berdasarkan tahapan pemberian nama
senyawa organik

Cl

H3C-CH-CH-CH2-CH3

Br

Jawab: 2-Bromo-3-Kloro-Pentana

8. Gambarkan struktur senyawa 1,3-dimetil sikloheksana dengan benar berdasarkan cara


penentuan struktur senyawa organik.

Jawab: CH3

CH3

9. Tuliskan 5 sifat alkana yang anda ketahui.

Jawab:

1) Merupakan senyawa nonpolar, sehingga tidak larut dalam air.

2) Pada suhu kamar, alkana dengan atom C1-C4 berfase gas, C5-C17 berfase cair dan
> C18 berfase padat.

3) Bila rantai C semakin panjang viskositas ( kekentalan) semakin tinggi,titik didih


semakin tinggi.
4) Untuk alkana yang berisomer , dengan atom C sama banyak, semakin banyak
jumlah cabang semakin rendah titik didihnya.

5) Alkana dapat bereaksi dengan oksigen melalui reaksi pembakaran.

10. Tuliskan 5 kegunaan senyawa alkana yang anda ketahui.

Jawab:

1. Metana; berguna sebagai bahan bakar untuk memasak, dan bahan baku pembuatanzat
kimia seperti H2 dan NH3.

2. Etana; berguna sebagai bahan bakar untuk memasak dan sebagai refrigerant dalam sistem
pendinginan dua tahap untuk suhu rendah.

3. Propana; merupakan komponen utama gas elpiji untuk memasak dan bahan baku senyawa
organik.

4. Butana; berguna sebagai bahan bakar kendaraan dan bahan baku karet sintesis.

5. Oktana; merupakan komponen utama bahan bakar kendaraan bermotor, yaitu bensin.

11. Salah satu Reaksi senyawa alkana yang anda diketahui radial bebas. Tuliskan semua
kemungkinan reaksi yang terjadi pada reaksi C2H6 +Cl2

C₂H₆ + Cl₂ → C₂H₅Cl + HCl

etana + klorin → etil klorida + asam klorida

H H H H

| | | |

H - C - C - H + Cl - Cl → H - C - C - Cl + H - Cl

| | | |

H H H H
Reaksi dari senyawa hidrokarbon alkana dengan unsur-unsur halogen disebut reaksi
halogenasi. Reaksi ini akan menghasilkan senyawa alkil halida. Atom hidrogen dari alkana
akan disubstitusi oleh halogen sehingga reaksi ini dapat disebut sebagai reaksi substitusi.

12. Mengapa alkena bercabang memiliki titik didih yang lebih rendah dibandingkan dengan
alkena rangkai lurus dengan jumlah atom C yang sama.

Jawab : Dengan adanya percabangan pada struktur alkana, maka bentuk molekul alkena
cenderung menyerupai bentuk bola/bulat. Akibatnya luas permukaan bidang singgung antar
molekul menjadi berkurang atau interaksi yang terjadi antar molekul menjadi berkurang
sehingga gaya tarik antar molekulnya rendah. Dan untuk mengalahkan gaya tersebut hanya
diperlukan energi yang dapat dicapai pada suhu rendah.

13. Tuliskan 5 senyawa alkena dan kegunaannya dalam kehidupan

Jawab :

 Etena digunakan sebagai bahan baku pembuatan polietena

 Etena juga digunakan sebagai bahan baku pembuatan senyawa organik intermediet
seperti kloroetena dan stirena

 Propena digunakan sebagai bahan baku pembuatan polipropena. Polipropena


merupakan polimer untuk membuat serat sintetis, materi pengepakan, dan peralatan
masak.

 Butadiena digunakan sebagai bahan baku pembuatan polibutadiena (karet sintetis)

 Alkena suku rendah (etena, propena, dan butena) digunakan sebagai bahan baku
pembuatan alkohol.

14. Karbit dapat digunakan untuk mengelas

a. Mengapa karbit dapat digunakan untuk mengelas

jawab:
1. Peralatan relatif murah dan memerlukan pemeliharaan minimal/sedikit,

2. Cara penggunaannya sangat mudah, tidak memerlukan teknik-teknik pengelasanyang


tinggi
3. sehingga mudah untuk dipelajari,

4. Mudah dibawa dan dapat digunakan di lapangan maupun di pabrik atau dibengkel-
bengkel

5. karena peralatannya kecil dan sederhana,

6. Dengan teknik pengelasan yang tepat hampir semua jenis logam dapat dilas danalat
ini

7. dapat digunakan untuk pemotongan maupun penyambungan

b. Tuliskan reaksi karbit dengan air

jawab:
CaC2 + 2 H2O → C2H2 + Ca(OH)2

15. Jelaskan Perbedaan alcohol primer dan alcohol sekunder dan berikan contohnya

1) Alkohol primer adalah alkohol dengan gugus –OH terikat pada atom C primer.

Contoh :

 CH3–CH2–CH2–CH2–OH

butanol

 CH3–CH2–CH2–OH

propanol

2) Alkohol sekunder adalah alkohol dengan gugus –OH terikat pada atom C sekunder.

Contoh :

Gugus –OH selalu diikat oleh CH. Oleh karena itu, secara umum rumus struktur dari alkohol
sekunder adalah seperti berikut.

16. Tuliskan 5 senyawa alcohol dan kegunaannya dalam kehidupan.

Jawab :
1. Sebagai komponen aktif dalam minuman bir, anggur dan wiski

2. Etanol dengan kadar 70% digunakan sebagai zat antiseptik

3. Sebagai bahan baku pembuatan senyawa aldehida dan keton

4. Metanol digunakan sebagai campuran bahan bakar spirtus

5. Sebagai pelarut polar

17. Berdasarkan rumus molekul dan rumus strukturnya apa persamaan dan perbedaan
alcohol dan eter.

Jawab :

Alkohol dan eter disebut pasangan isomer fungsi , karena kedua senyawa tersebut memiliki
rumus molekul sama tetapi gugus fungsinya berbeda . Karena gugus fungsi alkohol dan eter
berbeda maka sifat-sifat alkohol dan eter berbeda sekali . Perbedaan alcohol dengan eter
sebagai berikut :

 Zat cair jernih ,mudah larut dalam air . Zat cair jernih , sukar larut dalam air.

 Titik didih alcohol lebih tinggi ( bila Mr senyawanya sama ) Titik didih eter lebih
rendah ( bila Mr senyawanya sama )

 Akohol bereaksi dengan logam aktif ( Na atau K ) membebaskan gas H2 Eter tidak
bereaksi dengan logam aktif ( Na atau K )

 Akohol bereaksi dengan PCl5 membebaskan uap HCl Eter bereaksi dengan PCl5
tetapi tidak membebaskan uap HCl.

18. Tuliskan 3 kegunaan senyawa eter dalam kehidupan

Jawab :

Kegunaan senyawa eter dalam kehidupan yaitu sebagai berikut :

 Eter digunakan sebagai pelarut senyawa karbon,


 Dietil eter digunakan sebagai obat bius pada operasi,

 Sebagai anti septik untuk mencegah infeksi,

 Metil ters-butil eter (MTBE) digunaka unutuk menaikkan angka oktan bensin.

19. Berdasarkan rumus struktur dan rumus molekulnya apa persamaan dan perbedaan
aldehid dan keton

Jawab :

Perbedaan

Gugu karbonil aldehid terikat pada hidrogen dari satu ujung, tetapi dalam keton,
gugus karbonil terikat pada atom karbon dari kedua belah pihak.aldehid. Oleh karena itu,
gugus fungsional keton selalu terlihat di tengah molekul, dan gugus aldehid selalu di ujung.
Dalam nomenklatur tersebut, aldehid memiliki akhiran -al dan keton akhiran adalah -on.keton

Dalam molekul dimana aldehid adalah gugus fungsional, karbon karbonil diberikan
nomor satu pada nomenklatur. Dalam keton, rantai diberi nomor dengan cara memberikan
nomor serendah mungkin pada karbon karbonil (tidak akan mendapatkan nomor satu di setiap
kesempatan).Aldehid dapat dengan mudah teroksidasi dibandingkan dengan keton.

Persamaan

Aldehid dan keton merupakan kelompok senyawa organic yang mengandung gugus
karbonil. Aldehid dikenal dengan rumus RCHO, sedangkan suatu keton mempunyai dua
gugus alkil yang terikat pada karbon karbonil dengan rumus RCOR.

20. Tuliskan kegunaan senyawa aldehida dalam kehidupan

Jawab :

 Kegunaan senyawa aldehida dalam kehidupan sehari-hari yaitu sebagai berikut :

 Formaldehida (metanal) digunakan sebagai pembunuh kuman dan mengawetkan.


 Formaldehida digunakan untuk membuat plastik termoset (plastic tahan panas).

 Paraldehida digunakan sebagai akselerator vulkanisasi karet

21. Tuliskan kegunaan senyawa keton dalam kehidupan

Jawab :

 Kegunaan senyawa keton dalam kehidupan sehari-hari yaitu sebagai berikut :

 Pelarut senyawa karbon, misalnya sebagai pembersih cat kuku.

 Bahan baku pembuatan zat organic lain seperti chlaroform yang digunakan sebagai
obat bius.

 Selain aseton beberapa senyawa keton banyak yang berbau harum sehingga
digunakan sebagai campuran parfum dan kosmetika lainnya.

22. Berdasarkan rumus molekul dan rumus strukturnya apa persamaan dan perbedaan
karboksilat dan ester

Jawab :

Perbedaan

1. Asam karboksilat memiliki titik didih yang lebih tinggi dibandingkan ester karena
terdapat ikatan hidrogen.
2. Beberapa asam karboksilat tidak berbau atau memiliki bau yang sedikit menyengat
sedangkan ester memiliki aroma yang harum sehingga digunakan sebagai essens
pada makanan.
3. Asam karboksilat bereaksi dengan basa kuat menghasilkan garam dan air.
{R-COOH + NaOH ------> R-COO-Na + H2O}
Ester bereaksi dengan basa kuat menghasilkan garam dan alkohol.
{R-COO-R ' + NaOH -----> R-COO-Na + R'-OH}.
4. Asam karboksilat bereaksi dengan alkohol membentuk ester dan air disebut reaksi
esterifikasi sedangkan reaksi ester dengan air menghasilkan asam karboksilat dan
alkohol disebut reaksi hidrolisis.

Persamaan

1. Asam karboksilat dan ester termasuk senyawa turunan alkana


2. Keduanya merupakan isomer fungsi karena memiliki rumus umum yang sama yaitu
CnH2nO2
3. Ester atau alkil alkanoat merupakan senyawa turunan dari asam karboksilat. Ester
dapat diperoleh dari reaksi antara asam karboksilat dan alkohol yang disebut
esterifikasi. Atom H pada gugus -COOH digantikan gugus alkil R- dari alkohol.
Persamaan reaksinya yaitu : R-OH + R-COOH ---------> R-COO-
R + H2O

23. Tuliskan kegunaan senyawa asam karboksilat dalam kehidupan!

Jawab :

 asam asetat dalam pembuatan cuka

 Garam natrium sebagai pengawet

 Asam asetat dalam pembuatan karet

 Asam organik sebagai bahan pewarna

24. Tuliskan kegunaan senyawa ester dalam kehidupan!

Jawab :

 Sebagai pengharum

 Bahan pembuatan lilin

 Obat penghilang rasa sakit

 Pembuatan cat dan lem

25. Apa yang dimaksud dengan

A. Isomer rantai

B. Isomer fungsional

C. Isomer geometri

D. Isomer optik

Jawab :

 Isomer rantai adalah jika senyawa-senyawa organik mempuyai rumus molekul


yang sama tetapi urutan atom-atom penyusun senyawa tersebut berbeda karena
terbentuknyacabang-cabang pada rantai lurus atau bergesernya ikatan rangkap
atau bergesernya gugus fungsi dalam sebuah molekul.
 Isomer fungsional adalah senyawa yang mempunyai rumus molekul sama tetapi
mempunyai rumus struktur berbeda karena perbedaan gugus fungsional yang
terikat pada senyawa tersebut.

 Isomer geometri adalah senyawa-senyawa yang mempunyai rumus molekul sama


namun memiliki struktur ruang yang berbeda.

 Isomer optik adalah salah satu isomer konfigurasi yang mampu memutar bidang
cahaya terpolarisasi searah atau berlawanan arah jarum jam.

26. Tuliskan semua kemungkinan isomer pentana (C5H12) !

Jawab :

A. Isomer rantai lurus

CH3-CH2-CH2-CH2-CH3 = n-pentana

B. CH3-CH-CH2-CH3 = 2-metil-butana

CH3

C. CH3

CH3-C-CH3 = 2,2-dimetil-propana

CH3

27. Mengapa senyawa kedua senyawa dibawah ini berisomer!

CH3-CH=CH-CH3 (2-butena) CH2=C-CH3 (2-metil propena)

CH3

Jawab : karena kedua senyawa ini memiliki rumus molekul yang sama yaitu C4H8

28. Tuliskan semua kemungkinan isomer dari pentanol

Jawab :
A. n-pentanol = CH3-CH2-CH2-CH2-CH2-OH

B. 2-pentanol= CH3-CH2-CH2-CH-CH3

OH

C. 3-pentanol= CH3-CH2-CH-CH2-CH3

OH

D. 2-metil-1-butanol = CH3-CH2-CH-CH2-OH

CH3

E. 3-metil-1-butanol = CH3-CH-CH2-CH2-OH

CH3

F. 2,2-dimetil-propanol = OH

CH3-CH2-C-CH3

CH3

G. 1,2-dimetil-propanol = CH3-CH-CH-CH3

| |

CH3 OH

29. Tuliskan struktur senyawa dengan nama 5,6,6,7-heksan-metil-3-oktena!

Jawab : C6H14 CH3

| |

CH3-CH2-CH2-CH2-CH=CH-CH2-CH3

| | |
C6H14 C6H14 C6H14

30. Apa perbedaan rumus struktur senyawa cis dan trans pada senyawa alkena.
Jawab:

 Molekul di mana dua atom yang samaberada di sisi yang sama dari ikatan rangkap
dikenal sebagai isomer cis. Molekul dengan dua atom yang sama di sisi berlawanan
dari ikatan rangkap dikenal sebagai isomer Trans.
 Isomer Cis bersifat polar, dan isomer Trans relatif non polar.
 Isomer cis memiliki titik didih yang lebih tinggi dibandingkan dengan isomer trans.
 isomer Trans memilikititiklebur yang lebihtinggi; Sebaliknya, molekul cis memiliki
titik lebur yang lebih rendah.
 molekul Trans dikemas baik daripada molekul cis.
 Struktursenyawa cis dan trans

31. Apa yang dimaksud dengan atom C asimetris dan tuliskan contohnya.
Jawab:
Atom C asimetris adalah atom C yang keempat valensinya mengikat atom atau gugus atom
yang berbeda. Sifat optis aktif ditunjukkan oleh senyawa yang mempunyai atom C asimetris.
Contoh atom C asimetris adalah pada senyawa
1,2 propandiol yang mempunyai rumus
struktur CH3-C*HOH-CH2OH yang mana
atom C* mengikat: Satu CH3, Satu H, Satu
OH, Satu CH2OH.

32. Apa perbedaan isomer levodan isomer dektro serta berikan contohnya.
A. Isomer dekstro (d), yaitu senyawa yang arah pemutarannya ke kanan (sesuai
dengan arah jarum jam), dan sudutnya berharga positif.
B. Isomer levo (l), yaitu senyawa yang arah pemutarannya ke kiri (berlawanan
dengan arah jarum jam), dan sudutnya berharga negatif.
Dengan demikian ada dua macam senyawa 2- butanol, yaitu
a. d-2-butanol, dengan sudut pemutaran = + 13,52
b. l-2-butanol, dengan sudut pemutaran = - 13,52

33. Tuliskan gugus pengarah orto dan para serta pengarah meta pada disubstitusi senyawa
aromatis.
a. Gugus pengarah orto dan para
Yang dimaksud gugus pengarah orto-para adalah gugus substituen yang
menyebabkan arah utama serangan elektrofil pada posisiortodan/ atau para
terhadapkedudukangugussubstituentersebut.
Guguspadacincinakanmengarahkansubstituen yang barumasukpadaposisiorto,
para atau meta sesuaidengangugusmulanya. Gugusmulatersebut yang
disebutsebagaipenentuorientasi. Gugus yang merupakan activator
kuatadalahguguspengarahorto, para
(adisielektrofilikmengambiltempatpadaposisiortodan
para bergantungpada activator).

Orientasiiniterutamadisebabkanolehkemampuansubstituenpengaktifkuatuntukmele
paskanelektron (gugus amino dangugushidoksilmerupakangugus activator yang
baik). Guguspengarahorto, para
padaumumnyamemasukelektronkecincindandengandemikianmerupakanpengaktifc
incin. Pada halogen (F, Cl, Br, dan I) keduaefek yang
berlawananinimengakibatkanpengecualianpadaaturantersebut.
Karenabersifatsebagaipenarikelektronkuat, halogen merupakanpendeaktifcincin,
namunkarenaadanyapasanganelektronbebas, makahalogen ialahpengarahorto,
para.
b. Guguspengarah meta
Guguspengarah meta adalahgugussubstituen yang
menyebabkanarahutamaseranganelektrofilpadaposisi meta
terhadapkedudukangugussubstituentersebut. Dalamsemuaguguspengarah meta,
atom
berhubungandengancincinmembawamuatanpositifpenuhatauparsialdandengandem
ikianakanmenarikelektrondaricincin. Semuapengarah meta
dengandemikianjugamerupakanguguspendeaktifcincin. Suatupengarah meta
mempunyai atom bermuatanpositifatausebagianpositif yang
terikatpadacincinbenzena. Dalamreaksinitrobenzena,
gugusnitronyatidakmenambahkesetabilanintermedietnya.
Malahanintermedietsubstitusiorto, atau para dankeadaantransisinyakurangstabil
(karena energy yang tinggi),
karenasebuahstrukturresonansimengandungmuatanpositifpada atom berdekatan.
Olehkarenaitu, substitusiterjadilebihbanyakpadatempat meta,
sebabkeadaantransisidanintermediatnyapadatempat yang
berdekatanmengandungmuatanpositif.

34. Tuliskanstruktur
A. Orto dikloro benzene
B. Para etilfenol