Anda di halaman 1dari 22

PEMERINTAH KABUPATEN PEMALANG

DINAS PENDIDIKAN
SMP NEGERI 2 MOGA
Jl. Lapangan Olahraga No. 472 Warungpring Pemalang

RENCANA PELAKSANAAN LAYANAN


BIMBINGAN KELOMPOK
SEMESTER (GANJIL/GENAP) TAHUN PELAJARAN 2019/2020

A Komponen Layanan Layanan Dasar

B Bidang Layanan Sosial

C Fungsi Layanan Pemahaman dan pencegahan

D Tujuan Peserta didik/konseli mampu mengidentifikasi,


mengevaluasi dan mencegah dampak negatif dari
game online.

E Topik game online

F Sasaran Layanan Kelas 9

G Metode dan Teknik Role Play (sosiodrama)

H Waktu 2 x 40 menit

I Media/Alat Papan nama pemeran, Script drama, memanfaatkan


media di kelas

J Tanggal Pelaksanaan

K Sumber Materi 1. Nurbowo Budi dkk, 2013


2. Triyono, Mastur,2014. Materi Layanan Klasikal
Bimbingan dan Konseling bidang sosial
Yogyakarta. Paramita
3. http://setyodattebasa.blogspot.com/2017/09/untuk
mu-para-pecandu-game-online.html
L Uraian Kegiatan

M 1. Tahap Awal

Pernyataan tujuan a. Guru BK / Konselor membuka dengan salam dan


berdoa.
b. Guru BK/Konselor menyapa peserta didik/
konseli dengan kalimat yang membuat siswa
bersemangat. Seperti apa kabar
c. Mengucapkan terima kasih kepada siswa atas
kehadirannya dan mengecek kehadiran siswa
d. Guru BK/konselor menyapaikan tentang tujuan
bimbingan yaitu sesuai dengan tujuan khusus
yang akan dicapai meliputi aspek kognitif, afektif
dan psikomotor

Penjelasan tentang langkah - a. Guru BK/Konselor menjelaskan proses


langkah kegiatan kelompok pelaksanaa kegiatan bimbingan
(pembentukan kelompok) b. Guru BK/Konselor menjelasakan langkah-
langkah, kegiatan, tugas dan tanggung jawab
siswa bahwa akan melakukan kegiatan bimbingan
kelompok dengan materi dampak game online
dan dilakukan dengan sosiodrama.

Langkah-langkah yang akan dilakukan adalah


sebagai berikut;

- Memberikan gambaran teknik sosiodrama yang


akan dilakukan
- Memberikan penjelasan tentang prosedur dan
cara pelaksanaan teknik drama.
- Penetapan pemeran dan penjelasan tentang
tugasnya dalam drama.
- Pembahasan materi dan diskusi
- Siswa memberi penguatan agar dapat memiliki
pemahaman terkait materi yang diberikan.
Mengarahkan kegiatan Guru BK / Konselor memberikan penjelasan tentang
(Konsolidasi) kegiatan yang akan dilakukan secara operasional dan
menanyakan kepada peserta didik/konseli tentang
pemahaman awal dan kesiapan peserta didik untuk
mengikuti kegiatan selanjutnya pada tahap inti.

Tahap peralihan

Guru BK menanyakan kalau- a. Guru BK menanyakan kesiapan kelompok


kalau ada siswa yang belum dalam melaksanakan kegiatan kelompok
mengerti dan memberikan b. Guru BK memberi kesempatan bertanya
penjelasannya kepada setiap kelompok tentang hal-hal yang
belum mereka pahami
(Storming)
c. Guru BK/konselor menjelaskan kembali
secara singkat tentang tugas dan tanggung
jawab peserta dalam melakukan kegiatan

Guru BK menyiapkan siswa a. Guru BK / konselor menanyakan kesiapan para


untuk melakukan komitmen peserta untuk melaksanakan tugas
tentang kegiatan yang akan b. Memotivasi anggota untuk terlibat aktif dan
dilakukannya mengambil manfaat dalam tahap inti
c. Mengingatkan anggota bahwa kegiatan akan
(Norming)
segera memasuki tahap inti
d. Setelah semua peserta menyatakan siap
kemudian guru BK/ konselor memulai masuk
ke tahap inti / kerja

2. Tahap Inti/Kerja

Proses/kegiatan yang dialami 1. Guru BK/Konselor memastikan keselarasan


peserta didik dalam suatu antara tujuan yang akan dicapai, metode yang
kegiatan bimbingan berdasarkan dipilih dengan materi.
teknik tertentu 2. Menjelaskan terkait prosedur tata laksana
sosiodrama
(Eksperientasi)
3. Menetapkan siswa yang menjadi pemeran ,
pendukung dan penonton.
4. Memberikan kesempatan kepada siswa untuk
memahami jalan cerita dari naskah yang telah
disusun
5. mengarahkan peserta didik untuk
mempraktekan dan mencoba untuk melakukan
peran masing- masing
6. menjelaskan tugas dan fungsi dalam
pelaksanaan sosiodrama
7. Memandu jalannya cerita sosiodrama
8. Mendorong memperoleh atau memainkan
peran secara spontan berinteraksi dan
komunikasi dalam cerita sesuai dengan
jalannya cerita
9. Menceritakan dan memandu proses sosiodrama
adegan demi adegan
10. Mengawasi dan memberikan arahan kepada
siswa melakukan peran yang diperoleh sampai
selesai
11. Memimpin jalanya diskusi
12. Mendorong siswa yang berperan sebagai
observer untuk memberikan umpan balik
terkait pelaksanaan sosiodrama
13. Menetralisir umpan balik yang bersifat
menyerang atau menjatuhkan salah satu peran
yang ada
14. Mendorong siswa untuk aktif menanggapi jika
kejadian dalam sosiodrama terjadi dan dialami
oleh siswa secara nyata
15. Mendorong siswa untuk mengungkapkan apa
isi dari adegan yang diperankan
16. Mendorong siswa untuk mengungkapkan
dampak game online
17. Mendorong siswa untuk mengambil hikmah
dari dampak dari game online dan memberi
kesempatan untuk menyimpulkan pembahasan
diskusi kelas
18. Mengkofirmasi kesimpulan-kesimpulan dari
siswa
19. Memfasilitasi siswa untuk menyampaikan
perasaan dan rencana terkait dengan topik
yang diperagakan dalam sosiodrama
20. Melakukan permainan atau ice breaking bila
diperlukan
21. Peserta didik melakukan berbagai kegiatan
sesuai dengan langkah-langkah dan tugas serta
tanggung jawab yang telah dijelaskan

Pengungkapan perasaan, 1. Refleksi Identifikasi


pemikiran dan pengalaman Guru BK/Konselor mengidentifikasi respon
tentang apa yang terjadi dalam anggota kelompok melalui pertanyaan yang
kegiatan bimbingan (refleksi) mengungkap pengalaman peserta tentang apa
yang terjadi pada saat mengikuti kegiatan yang
mengacu pada pengukuran apa yang diketahui
Pengenalan
2. Refleksi Analisis
Guru BK/Konselor mengajak konseli untuk
menganalisis dan memikirkan sebab-sebab
mengapa mereka menunjukkan perilaku tertentu
dan apa yang akan dilakukan selanjutnya
3. Refleksi Generalisasi
Guru BK/Konselor mengajak peserta untuk
membuat rencana tindakan perbaikan perilaku
yang dianggap sebagai kelemahan dirinya dan
Guru BK mengajukan pertanyaan tentang rencana
untuk memperbaiki perilaku sebagai tanda peserta
didik kesadaran untuk berubah
3. Tahap Pengakhiran (Terminasi)

Menutup Kegiatan dan tindak a. Guru BK memberikan penguatan terhadap


lanjut aspek-aspek yang ditemukan oleh peserta
dalam suatu kerja kelompok.
b. Mengungkap kesan dan keberhasilan yang
dicapai oleh oleh setiap anggota
c. Merangkum proses dan hasil yang dicapai
d. Merencanakan tindak lanjut ,
mengembangkan aspek kejasama
e. Menyatakan bahwa kegiatan akan berakhir
f. Menyampaikan pesan dan harapan
g. Akhir dari tahapan ini adalah menutup
kegiatan kegiatan secara simpatik yaitu
berdoa dan bersalaman.

M Evaluasi

1. Evaluasi Proses Guru BK/konselor melakukan evaluasi dengan


melihat proses yang terjadi dalam kegiatan
bimbingan kelompok yang meliputi :

a. Guru BK/konselor terlibat dalam menumbuhkan


antusias peserta didik dalam mengikuti kegiatan
b. Guru BK/konselor membangun dinamika
kelompok
c. Guru BK/konselor memberikan penguatan dalam
peserta didik membuat langkah yang akan
dilakukan
d. Memberikan apresiasi atas sikap atau antusias
siswa dalam mengikuti kegiatan
e. Memperhatikan cara siswa dalam melakukan
sosiodrama sesuai dengan peran yag didapat
f. Memperhatikan cara siswa dalam memberikan
penjelasan dan keaktifan dalam kegiatan diskusi
2. Evaluasi Hasil Evaluasi setelah mengikuti kegiatan bimbingan :

a. Mengajukan pertanyaan untuk mengungkap


pengalaman konseli dalam bimbingan kelompok
b. Mengamati perubahan perilaku
c. Peserta setelah bimbingan kelompok
d. Konseli mengisi intrumen penilaian dari guru BK
/ Konselor

Lampiran :

1. Materi tentang dampak game online


2. Script sosiodrama
3. Instrumen evaluasi proses
4. Instrumen evaluasi hasil
5. Lembar refleksi

Mengetahui, Pemalang,.....................................
Kepala SMP N 2 Moga Guru BK

NGADERI, S.Pd PARIKHAH, S.Pd


NIP. 19630407 198803 1 016
Lampiran 1

Materi

GAME ONLINE

PENGERTIAN
Game Online adalah jenis permainan komputer yang memanfaatkan jaringan
komputer. Jaringan yang biasanya digunakan adalah jaringan internet dan yang sejenisnya
serta selalu menggunakan teknologi yang ada saat ini, seperti modem dan koneksi kabel.
Biasanya permainan daring disediakan sebagai tambahan layanan dari perusahaan penyedia
jasa online, atau dapat diakses langsung melalui sistem yang disediakan dari perusahaan yang
menyediakan permainan tersebut. Sebuah game online bisa dimainkan secara bersamaan
dengan menggunakan computer yang terhubung ke dalam sebuah jaringan tertentu.

DAMPAK
Positif :
1. Membuat orang pintar
Penelitian di Manchester University dan Central Lanchashire University membuktikan
bahwa gamer yang bermain 18 jam per minggu memiliki koordinasi yang baik antara
tangan dan mata setara kemampuan atlet.
2. Meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris
Riset di Indonesia membuktikan bahwa pria yang mahir berbahasa Inggris di sekolah
atau universitas tanpa kursus adalah mereka yang bermain game.
3. Menghilangkan stress
Bermain game dapat mengendurkan ketegangan syaraf.

Negatif:
1. Menimbulkan efek ketagihan
2. Membuat orang terisolir dari kehidupan disekitarnya
3. Membuat orang menjadi malas
4. Mengganggu kesehatan
5. Menimbulkan masalah psikologis apabila terlalu dipikirkan
6. Mengganggu kehidupan di dunia nyata
7. Pemborosan apabila kecanduan game online
FAKTOR PENYEBAB:
1. Seperti Punya Dunia Sendiri
Mau seperti apapun jenis gamenya, baik genre fantasy, horror, action, comedy, atau
petualangan semuanya sama saja, yaitu memberikan efek kesenangan bagi anak-anak.
Anak-anak merasa bebas mau ngapain saja dalam dunia game. Mereka seakan-akan
punya dunia sendiri yang tidak ada batasan. Jauh dari yang namanya belajar, orang tua
maupun segala rutinitas lainnya. Sehingga karena rasa bebas inilah yang
menyebabkan mereka sangat betah bermain game.
2. Mudah di Akses
Walaupun dibeberapa game menyuguhkan permainan yang sulit dan lumayan ribet,
tetapi hal ini tetap saja bagi mereka sebuah kesenangan tersendiri. Apalagi sekarang,
telah bermunculan jutaan game yang mudah di akses. Baik dari gadget pribadi mereka
hingga di tempat-tempat game centre yan lepas dari pengawasan orangtua. Karena
kemudahan inilah, mereka akan sangat cepat beradaptasinya dengan game-game ini
sehingga menyebabkan kecanduan.
3. Fasilitas Maksimal
Ini juga menjadi penyebab yang sering menimpa anak-anak dan kecanduan bermain.
Fasilitas maksimal seperti televisi, konsol game dan yang lainnya adalah
penyebabnya. Awalnya yang disediakan orangtua untuk menyenangkan hati anak bisa
berujung terhadap malapetaka anak kecanduan game. Maka dari itulah, fasilitas untuk
menunjang anak sah-sah saja, namun harus ada kesepakatan antara orangtua dan anak.
Buatlah kesepakatan tentang penggunaan fasilitas tersebut. Jadi anak akan tahu kapan
harus berhenti menggunakan fasilitas tersebut.

CIRI-CIRI

1. Gelisah
Kamu cenderung merasa gelisah kalau berhenti main dalam waktu yang cukup lama.
Merasa ingin bermain lagi dan lagi
2. Emosional
Seseorang yang telah kecanduan bermain game online akan memiliki emosi yang tidak
stabil dan cenderung sering marah-marah
3. Nafsu makan menurun
Hal ini terjadi karena dengan terus menerus bermain game kita akan lupa waktu dan lupa
untuk makan
4. Kurang teman
Terlalu asik dengan bermain game dapat menyebabkan seseorang tidak mempunyai
banyak teman dan kurang bersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya
5. Mudah sakit
Orang yang kecanduan game akan mudah terkena penyakit seperti sakit mata dan kram
tangan karena terlalu sering memegang hp ataupun laptop
Lampiran 2

SKENARIO SOSIODRAMA

DAMPAK GAME ONLINE

Alur Drama:
1. Tema Drama: Dampak game online

2. Alur Drama: -
Exposisi: Mirza
: Radit
: Pak security
: Gayu
: Mariska
: Lista

 Permasalahan: Mirza telat datang ke sekolah karena pada malam harinya dia
bergadang sampai jam tengah malam
 Komplikasi: Radit teman sekelas Mirza yang juga datang telat kemudian
mengajaknya untuk bolos jam pelajaran pertama
 Catatan I: Mirza dan Radit kepergok oleh Bu Mariska ketika akan pergi ke kantin
untuk bolos kelas
 Catatan II: Bu Mariska membawa mereka ke guru matematika yaitu Bu Lista, dan
mereka pun memberikan hukuman push up kepada Mirza dan Radit agar mereka
bedua ada efek jera
 Kesimpulan: Mirza dan Radit menyadari kesalahannya dan berjanji tidak akan
mengulangi perbuatannya lagi
Karakter
Protagonis: Mirza
Antagonis: Radit
Tritagonis: Bu Rizka (Guru BP)
Figuran: Gayu, Pak security, Lista

Latar
a. Tempat/Depan kantin, depan kelas
b. Waktu/ Kejadian pagi hari
c. Sosial

Mirza datang ke sekolah terlambat karena semalam bermain game online hingga larut malam.

Naskah Drama

Disuatu pagi hari sekitar jam 07.30. Suasana sekolah sudah mulai sepi karena semua
siswa sudah masuk kelas, pintu gerbang sekolah pun hampir di tutup.

Mirza : Pak security tunggu (sahut Mirza sambil berlari menuju pintu gerbang)

Pak security : kamu? Jam berapa ini, jam segini baru dateng

Mirza : maaf Pak, saya kesiangan, tolong bukakan pintu nya pak, tolong,

Tiba-tiba datang temen sekelas Mirza yaitu Radit yang pada pagi itu juga datang telat

Radit : tunggu.....(melambaikan tangan kearah Pak security sambil berlari)

Pak security : kamu juga datang telat, ngga punya jam apa di rumah

Radit : maaf pak, ijinin kami masuk pak, sekali ini aja, tolong.

Mirza dan Radit pun sedikit memelas agar bisa di beri ijin masuk oleh Pak security

Pak security : ya udah, masuk, tapi awas jangan di ulangi lagi, nanti saya di tegur kepala
sekolah

Siap pak...(sahut mereka berdua)

Di tengah perjalanan masuk kelas yang terletak di lantai dua, mereka berdua sedikit
melakukan pembicaraan, Radit sambil berjalan santai sedangkan Mirza sedikit tergesa-gesa
sambil berjalan cepat, tiba-tiba Radit merencanakan sesuatu agar tidak masuk kelas jam
pertama.

Radit : santai aja kali za....buru-buru amat

Mirza : yah, kamu....udah telat masih bisa bilang santai

Radit : memang sekarang jam berapa?

Mirza : 07. 45 menit, mana pelajaran matematika lagi

Radit : wah, hampir telat 1 jam nih kita


Mirza : itu kamu tau Dit...

Radit : aku punya ide nih...gimana kalo kita bolos jam pelajaran pertama

Mirza : ah....gila kamu, ngga mau aku

Radit : yaelah kamu, kaku amat, emang kamu mau kena hukuman sama Bu Lista guru
matematika kita? emang kamu mau juga di sorakin sama temen-temen gara-gara kita
di strap di depan kelas?

Mirza : hmmmm....iya juga sih, nggak mau lah

Radit : ya udah, mendingan kamu ikut aku aja ke kantin, sambil nunggu pelajaran
selanjutnya ngopi-ngopi aja dulu kita....hehe

Mirza : ok deh....aku juga belum sarapan soalnya, tapi kamu yang traktir ya....

Radit : iya deh...

Akhirnya mereka berdua pun lebih memilih untuk pergi ke kantin ketimbang harus
memasuki kelas. sambil mengendap-ngendap, mereka pun berjalan menuju arah kantin. Dan
ketika sudah hampir sampai di depan kantin, tiba-tiba ke pergok Bu Mariska (guru BP) di
depan tangga. Kebetulan lokasi kantin bersebelahan dengan tangga menuju lantai atas.

Bu Mariska : ehmm....mau kemana kalian, ko pada bawa tas?

Radit : eh..ibu, anu Bu, kita mau ke toilet (sambil sok akrab)

Mirza : iya..Bu...hehe

Bu Mariska : emang ke toilet harus bawa tas ya..? jangan bohong kalian, saya tau kalian mau
bolos masuk kelas kan?

Mirza : kamu sih dit....(suara pelan sambil menyenggol badan Radit dengan bahu)

Bu Mariska : kenapa ngga langsung masuk?

Mirza : kami telat Bu?

Bu Mariska : udah tau telat, terus kalian mau pada bolos pergi ke kantin gitu?

Bu Mariska : mata pelajaran apa kamu sekarang?

Radit : matematika Bu? Habisnya gurunya galak...


Bu Mariska : udah tau galak, kenapa kalian bikin gara-gara?

Radit : Kami kan telat ngga disengaja bu....cuman bangunnya aja kesiangan

Bu Mariska : yang lain aja bisa bangun pagi, masa kalian ngg bisa?

Mirza : bisa sih bu, cuman semalem saya ke asikan main game online jadi tidurnya
larut malem

Radit : bener bu....saya juga sama

Bu Mariska : ya udah, ibu anter kalian masuk kelas

Radit : yah... Bu, nanti saya di hukum

Bu Mariska : ya itu sih resiko kamu.....makanya harus tau waktu, kapan waktunya belajar,
kapan waktunya main game, kapan waktunya tidur...

Mirza : iya bu...maaf

Akhirnya, mereka pun di anter oleh Bu Mariska untuk mengikuti pelajaran


matematika. Setelah sampai dan berada di depan pintu kelas thok...thok...thok....(mengetuk
pintu).

Masuk...(sahut Bu Lista)

Bu Mariska : Bu, ini saya memergoki anak didik ibu yang mau mencoba pergi ke kantin,
mau pada bolos kelihatannya.

Bu Lista : hmm....kalian, bikin gara-gara aja

Mirza : maaf bu...ide Radit nih

Radit : ah..kamu

Bu Mariska : ya udah Bu, saya permisi dulu ada urusan, terserah ibu mereka berdua mau
di apain (sambil bercanda)

Bu Lista : ya udah Ibu ijinin kalian masuk, tapi kalian ibu hukum dulu

Mirza : yah...Bu ( sambil memelas)

Bu Lista : kalian mengerjakan soal latihan bab awal sebanyak 30 soal

Radit : ngga kebanyakan Bu?


Bu Lista : cepat...lakukan

Dengan sorakan dari teman-teman, akhirnya mereka pun menjalankan konsekuensi


hukuman yang di berikan Bu Lista karena kesalahan yang mereka lakukan. Dan merekapun
tersadar bahwa ketidakdisiplinan akan merugikan diri mereka sendiri. Akhirnya mereka
berdua di perbolehkan masuk untuk mengikuti pelajaran.

Bu Lista : enak kan datang telat ? Silahkan kalian masuk

Makasih Bu....(sahut mereka berdua)

Gayu : nggak biasanya kamu za datang telat

Mirza : kesiangan aku, gara-gara maen game sampe malem

Gayu : lagian kamu ngga tau waktu

Mirza : iya....aku sadar


Lampiran 3
Instrumen Evaluasi Proses
PENILAIAN PROSES

Hari/tanggal : ..........................................................

Kelas : ..........................................................

Materi layanan : ..........................................................

Petunjuk:

Lembaran ini diisi oleh guru untuk menilai aspek afektif dan psikomotor siswa dalam
mengikuti layanan bimbingan kelompok. Berilah tanda cek (√) pada kolom skor sesuai sikap
yang ditampilkan oleh siswa, dengan kriteria sebagai berikut :

5 : Baik sekali, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan

4 : Baik, apabila sering melakuakan ssesuai pernyataan

3 : Cukup, apabila kadang-kadang melakukan sesuai pernyataan

2 : Kurang, apabila sesekali melakukan dan sering tidak melakukan sesua pernyataan.

1 : Sangat kurang, apabila tidak pernah melakukan sesuaipernyataan

Skor
No Aspek Pengamatan Skor
1 2 3 4 5

1 Siswa terlihat bersemangat dalam mengikuti setiap tahap


selama bimbingan kelompok berlangsung.

2 Siswa berani bertanya dan mengungkapkan


pendapatnya.

3 Siswa mampu terlibat aktif dan menjalankan peran


sesuai dengan penetapan selama layanan bimbingan
kelompok.

4 Siswa bekerja sama dengan siswa yang lain dalam


pelaksanaan sosiodrama sesuai dengan instruksi guru
Skor
No Aspek Pengamatan Skor
1 2 3 4 5

BK

5. Siswa mampu menyelesaikan setiap penugasan yang


diberikan.

6. Metode dan media yang digunakan menarik bagi siswa.

Jumlah Skor

Kategori:

NILAI KATEGORI KLASIFIKASI SKOR

5 Sangat baik 26-30

4 Baik 21-25

3 Cukup 16-20

2 Kurang 11-15

1 Sangat kurang 6-10


Lampiran 4
Instrumen Evaluasi Hasil

KEPUASAN KONSELI TERHADAP PELAKSANAAN

BIMBINGAN KELOMPOK

Identitas :
Nama Konseli :
Kelas :
Nama Konselor :

Petunjuk :
1. Bacalah secara teliti
2. Berilah tanda centang ( √ ) pada kolom jawaban yang tersedia.

Sangat Kurang
No Aspek yang dinilai Memuaskan
Memuaskan Memuaskan
1. Penerimaan guru bimbingan
dan konseling atau konselor
terhadap kehadiran Anda
2. Waktu yang disediakan untuk
bimbingan kelompok
3. Kesempatan yang diberikan
guru bk/konselor kepada
peserta didik / konseli untuk
menyampaikan pendapat / ide
4. Kepercayaan Anda terhadap
guru bk/konselor dalam
layanan bimbingan kelompok
5. Hasil yang diperoleh dari
bimbingan kelompok
6. Kenyamanan dalam
pelaksanaan bimbingan
kelompok

Konseli

....................................
PENILAIAN HASIL

LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING

Hari, Tanggal Layanan : ........................................................

Jenis Layanan : ........................................................

Pemberi Layanan : ........................................................

Isilah titik-titik di bawah ini dengan singkat.

No Aspek 1 2 3 4

1 Saya mendapatkan pemahaman baru mengenai kegiatan


Sosiodrama yang diperankan didalam kelas

2 Setelah mengikuti layanan ini saya memahami dampak dari


game online

3 Pelaksanaan sosiodrama menyenangkan karena dapat


terlibat dan berperan aktif secara langsung

4 Saya merasa memiliki peran dan dapat dihargai dalam


pelaksanaan layanan ini

5 Saya senang mengikuti layanan ini karena prosesnya


menyenangkan

6 Setelah mengikuti layanan, saya berusaha untuk mengurangi


bermain game online dalam kehidupan sehari-hari.

7 Setelah mengikuti layanan saya berusaha untuk


memperbaiki sikap dan kebiasaan saya dikelas

8. Dari skala 1 sampai 10 pada posisi berapakah pemahamanmu tentang materi yang
telah dibahas dalam kegiatan layanan ini?, pilihlah angkanya.
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

Tidak Sangat

Paham paham

Alasan:..............................................................................................................................
.........................................................................................................................................

9. Tanggapan, saran, pesan atau harapan apa yang ingin Anda sampaikan kepada
pemberi layanan?
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
....................
Konseli

....................................
Lampiran 5
Lembar Refleksi
Pertanyaan.
1. Apa yang kalian pahami tentang Game online?
2. Sebutkan dampak positif dan dampak negatif dari game online dalam kehidupan
sehari-hari?
3. Langkah – langkah apa yang bisa dilakukan agar kita dapat mengurangi penggunaan
game online dalam aktivitas sehari-hari?

Anda mungkin juga menyukai