Anda di halaman 1dari 8

2016

DIABETES

Acer
[Type the company name]
1/1/2016
DIABETES
Merupakan suatu penyakit yang disebabkan karena ketidakmampuan tubuh memecahkan
glukosa (zat gula) yang masuk kedalam tubuh.
Diabetes terbagi menjadi 3 yaitu :

Diabetes mellitus
Diabetes insipidus
Diabetes insipidus nefrogenik

A. Diabetes mellitus

Diabetes berasal dari bahasa yunani yang artinya pancuran atau curahan, sedangkan
mellitus artinya gula atau madu, jadi dapat diabetes mellitus dapat diartikan sebagai curahan
cairan di tubuh yang banyak mengandung gula.
Merupakan penyakit kronik yang ditandai dengan kelainan metabolic akibat dari
kurangnya produksi insulin dari pancreas atau bisa juga karena kurangnya respon tubuh terhadap
insulin atau bisa juga akibat dari pengaruh hormone lain yang menghambat kinerja insulin.
Sehingga gula darah akan menumpuk dalam darah. Pada kondisi ini tekanan gula darah penderita
akan tinggi.

YANG MEMPENGARUHI DIABETES

Pola hidup dan kebiasaan yang tidak sehat

 Mengkonsumsi makanan berlebihan terutama makanan yang manis-manis


 Minum minuman yang mengandung pemanis buatan contohnya minuman kaleng, jus, dll.
 Terlalu sering makan makanan yang digoreng / gorengan
Minyak dalam gorengan dapat menghambat jalannya darah, sehingga mengakibatkan
terjadinya penumpukan gula darah dalam darah
 olahraga yang tidak teratur
 dll
GEJALA DIABETES MELITUS

 Penurunan berat badan yang tidak jelas sebabnya


 Cepat lelah dan lemah setiap waktu
 Mengalami rabun penglihatan secara tiba-tiba
 Apabila luka / tergores (korengan) lambat penyembuhannya
 Mudah terkena infeksi terutama pada kulit.
 Kesemutan / mati rasa pada ujung syaraf ditelapak tangan & kaki
 Frekuensi urine meningkat / kencing terus (Glycosuria)
 Jumlah urine yang dikeluarkan lebih banyak (Polyuria)
 Sering atau cepat merasa haus/dahaga (Polydipsia)
 Lapar yang berlebihan atau makan banyak (Polyphagia)

Hilangnya kemampuan tubuh mengontrol insulin yang dihasilkan pankreas atau kurangnya
pruduksi insulin menyebabkan gangguan Metabolisme karbohidrat, protein dan lemak dalam
tubuh. Glukusa merupakan Karbohidrat alamiah yang biasa digunakan oleh tubuh kita sebagai
sumber energi tubuh dalam kondisi normal tubuh memang membutuhkan Glukosa, namun jika
berlebih dan berlangsung secara terus menerus dapat menyebabkan Hyperglikemia dan
berdampak buruk terhadap kesehatan tubuh dan beberapa organ ikut terpengaruhi.
Gejala Diabetes Melitus mulai nampak ketika tingkat kadar gula dalam darah telah mencapai
lebih dari 200 mg / dL. Hal ini dapat terjadi tiba-tiba, tetapi dalam banyak kasus gula darah
tinggi berkembang selama beberapa hari.

Gejala hiperglikemia ditandai meliputi

- kelelahan yang berlebihan,

- poliuria / peningkatan buang air kecil

- polidipsia / haus, mulut terasa kering

- penurunan berat badan

- polifagia / sering lapar,

- penglihatan kabur.

- Perasaan kebingungan

- kerentanan terhadap infeksi tertentu

Hyperglikemia Akut yang mengancam jiwa dan merupakan konsekuensi dari diabetes yang tidak
terkontrol adalah hiperglikemia dengan ketoasidosis atau sindrom hiperosmolar nonketotic.

hyperglikemia kronis diabetes berhubungan dengan kerusakan jangka panjang, disfungsi atau
kegagalan fungsi dari berbagai organ, terutama mata, ginjal, saraf, jantung, dan pembuluh darah.

Tipe Diabetes Melitus

Penyakit Diabetes dibagi menjadi beberapa tipe berdasarkan penyebab terjadinya. berikut
pembagiannya:
1. Diabetes Tipe 1

Diabetes tipe 1 disebabkan karena kerusakan ataupun karena kelainan genetik pada sel sel yang
ada di pankreas, sehingga pankreas tidak bisa menghasilkan unsulin yang cukup untuk
mengubah kadar gula dalam darah menjadi energi. penyakit diabetes tipe 1ini sering menyerang
mereka yang memiliki badan kurus, dan umumnya terjadi pada remaja

2. Diabetes tipe 2

Berbeda dengan diabetes tipe 1, diabetes tipe 2 ini bukan karena hormon insulin tidak di
produksi tubuh, melainkan hormon insulin ada di dalam tubuh dalam jumlah yang cukup namun
respon tubuh terhadap hormon insulin berkurang, atau terjadinya resistensi insulin sehingga
tidak efektifnya kemampuan tubuh dalam memanfaatkan hormon insulin yang dihasilkan
pankreas. umumnya penyakit ini menyerang orang-orang obesitas atau kelebihan berat badan

3. Diabetes tipe gestasional

Diabetes tipe gestasional ini diemukan akibat berbagai pengaruh hormon lain, biasanya pada
masa kehamilan akibat pengaruh plasenta yang berujung pada hiperglikemia.

Komplikasi Penyakit diabetes melitus

Hiperglikemia atau tingginya Glukosa dalam darah dapat menyebabkan Berbagai penyakit serius
yang berhubungan karena dapat mempengaruhi organ-organ tubuh lainnya. berikut beberapa
jenis Komplikasi Penyakit Diabetes Melitus diantaranya :

1. komplikasi dalam jangka waktu yang panjang bisa berakibat terjadinya kerusakan pembuluh
darah

2. Bisa beresiko terjadinya kerusakan pembuluh darah mikro pada mata


3. Penderita Penyakit Diabetes melitus dua kali beresiko terkena serangan jantung atau penyakit
jantung lainnya

4. Mempengaruhi mood dan perubahan pada suasana hati

5. Beresiko terhadap kerusakan saraf (neuropati)

6. Dapat menyebabkan gagal ginjal / kerusakan pada ginjal. Semakin tinggi glukosa dalam darah
semakin berat kerja ginjal.

7. infeksi kulit dan gusi

8. Mempengaruhi sistem kekebalan tubuh, kerusakan pada kulit dan jaringan organ yang susah
untuk disebuhkan / gangren dalam beberapa kasus harus dilakukan amputasi untuk mencegah
penyebaran keorgan lain nya.

9. stroke, koma dan berbagai penyakit lainnya

Cara Pencegahan Penyakit kencing manis

Cara Mencegah Penyakit kencing manis yaitu dengan menghindari berbagai jenis makanan yang
terlalu banyak mengandung glukosa, dan berbagai jenis makanan olahan yang tinggi glukosa,
serta rajin berolah raga dan melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit perhari. terutama untuk
anda yang beresiko tinggi terkena DM. terlebih apabila orang anda menderita Kencing manis
berarti resiko untuk terkena Dm dua kali lebih besar dibandingkan mereka yang tidak memiliki
status kesehatan keluarga yang menderita dm.

Selain itu mengontrol berat badan juga penting dalam rangka mencegah terjadinya penyakit dm
ini, lakukan pengecekan kadar gula darah untuk mengetahui berapa tinggi glukosa dalam darah
dan bisa melakukan pencegahan. sedangkan untuk mereka yang sudah terkena penyakit DM.
lakukan pola hidup sehat, jaga asupan kalori, batasi jumlah porsi makanan. info selengkapnya
bisa di lihat pada artikel ini : Cara mengendalikan kadar gula dalam darah

Pengobatan penyakit Diabetes melitus


Pengobatan Dm tergantung pada tipe penyebab penyakit ini, karena perbedaan penyebab maka
metode pengobatan pun berbeda.

Pada penderita Diabetes tipe 1 yang mana pada tipe ini pankreas penderita tidak dapat
memproduksi hormon insulin yang cukup, maka pengobatannya yaitu dengan cara pompa insulin
atau dengan pemberian insulin melalui suntikan yang bertujuan untuk mengganti hormon insulin
alami yang seharusnya di produksi tubuh.

Pada penderita Diabetes tipe 2. yang mana terjadinya resistensi insulin atau kurangnya
kemampuan tubuh dalam memanfaatkan insulin dalam mengontrol kadar gula darah. maka jenis
pengobatan yang harus diberikan cukup dengan pemberian berbagai jenis pengobatan oral yang
dapat merangsang fungsi insulin.

Pengobatan diatas hanya berfungsi untuk mengendalikan kadar gula darah anda, namunPenyakit
Diabetes ini tidak dapat disembuhkan secara tuntas, sampai saat ini belum ada satu jenis
pengobatan pun yang bisa menyembuhkan secara permanen. Selain pengobatan anda juga wajib
untuk menjalani tekhnik pengendalian diet yang ketat, teratur dan terus menerus. ingat untuk
mengontrol dan mengurangi jumlah asupan kalori, Makan dengan porsi kecil, Pilih makanan
tinggi serat dan protein, Olah raga yang cukup, dan atur pola Tidur sehat, serta mengontrol berat
badan.

Cek kadar gula darah anda secara teratur, cek gula darah bisa di lakukan di berbagai pos
pelayanan kesahatam klinik dan rumah sakit, kabar gembira saat ini berkat perkembangan
teknologi sekarang ini sudah ada alat khusus untuk melakukan cek gula darah yang bisa anda
lakukan secara mandiri dimanapun tanpa harus kerumah sakit.