Anda di halaman 1dari 3

PENDAHULUAN

Cahaya memegang peranan penting dalam proses fisiologis tanaman, yaitu berperan Dalam
proses fotosintesis, respirasi, dan transpirasi. Cahaya matahari yang ditangkap oleh daun disebut
sebagai foton. Cahaya matahari memiliki berbagai radiasi dan tidak semua radiasi matahari mampu
diserap tanaman. Radiasi cahaya matahari yang dapat diserap daun adalah cahaya tampak yang
memiliki panjang gelombang 400 s/d 700 nm. Radiasi matahari tidak sepenuhnya diserap karena
dipengaruhi oleh sudut datang, panjang hari, dan komposisi atmosfer. Cahaya yang diserap daun 1-
5% untuk fotosintesis, 75-85% untuk memanaskan daun dan transpirasi. Setiap tanaman memiliki
kebutuhan cahaya yamg berbeda-beda sehingga tanaman dikelompokkaan menjadi tiga jenis yaitu
tanaman C3, C4, CAM (https://www.edubio.info/2016/12/fotosintesis-tumbuhan-c3-c4-dan-
cam.html?m=1)
DEFINISI
Tumbuhan C3 adalah tumbuhan yang mendominasi sebagian besar di bumi (85%) dengan
melakukan fotosintesis secara standar. Disebut sebagai tumbuhan C3 karena pada saat siklus Calvin,
senyawa pertama yang melakukan fiksasi CO2 adalah fosfogliserat (molekul berkarbon 3). Contoh
tanaman C3 adalah mangga, padi, gandum, dan kedelai. Tumbuhan C4 jumlahnya sekitar 3% dari
tumbuhan berpembuluh. Disebut sebagai tumbuhan C4 karena senyawa pertama yang melakukan
fiksasi CO2 adalah oksaloasetat (molekul berkarbon 4). Tumbuhan C4 umumnya hidup di tempat
dengan kondisi cuaca yang panas dengan intensitas cahaya matahari yang tinggi. Tumbuhan yang
masuk kategori C4 dalam fotosintesisnya adalah jagung, tebu, dan keluarga rumput-rumputan
lainnya. Tumbuhan yang masuk kategori CAM adalah kelompok sukulen (menyimpan air) seperti
lidah buaya, kaktus, dan nanas yang umumnya hidup di lingkungan kering. CAM adalah singkatan
dari crassulacean acid metabolism, karena proses ini petama dijumpai pada keluarga Crassulaceae
(https://m.youtube.com/watch?v=13h5oC4jIsk).

MEKANISME FOTOSINTESIS
Gambar 1. Mekanisme fotosintesis C3 C4 CAM
(Sumber: Google)
Tanaman C3
Pada tanaman C3, fotosintesis terjadi pada jaringan mesofil yang memiliki enzim rubisco.
Enzim rubisca ini akan menangkap CO2 dan menggabungkannya dengan ribulosa bifosfat menjadi 3-
fosfogliserat yang merupakan molekul berkarbon 3. Molekul berkarbon 3 ini selanjutnya akan
menjalani serangkaian proses siklus calvin dan melepaskan glukosa sebagai hasilnya.
Pada siang hari tumbuhan C3 akan menutup sebagian stomata untuk mengurangi penguapan
sehingga konsentrasi CO2 di dalam jaringan akan berkurang dan konsentrasi O2 hasil fotosintesis akan
meningkat. Peristiwa tersebut memicu terjadinya fotorespirasi. Fotorespirasi akan mengikat O2 untuk
diolah untuk menghasilkan CO2 namun dengan menggunakan ATP sehingga dianggap membuang-
buang energi tumbuhan (https://m.youtube.com/watch?v=13h5oC4jIsk).

Tanaman C4
Pada tanaman C3, fotosintesis terjadi pada jaringan mesofil dan sel seludang. Di jaringan
mesofil terjadi penangkapan CO2. Pada tanaman C4 tidak terdapat enzim rubisco akan tetapi terdapat
enzim PEP yang lebih selesktif daripada enzim rubisco sehingga enzim PEP karboksilase akan
menangkap CO2 dan menggabungkannya dengan fosfoenolpiruvat menjadi oksaloasetat yang
merupakan molekul berkarbon 4, kemudian diubah menjadi malat dan menuju sel seludang
pembuluh secara difusi untuk melepaskan CO2. Malat dipecah dan menghasilkan piruvat dan CO2.
Piruvat akan menuju ke sel mesofil lagi untuk dikonversi menjadi PEP sedangkan CO2 akan di fiksasi
oleh PGA dengan bantuan enzim rubisco (https://m.youtube.com/watch?v=13h5oC4jIsk).

Tumbuhan CAM
Tumbuhan CAM akan menangkap CO2 dan digabungkan dengan molekul lain menghasilkan
asam organik. Pada tanaman C3, fotosintesis terjadi pada satu jaringan akan tetapi terjadi pada waktu
yang berbeda. Hal ini dikarenakan stomata tumbuhan CAM akan terbuka di malam hari dan akan
tertutup di siang hari. Ketika malam hari CO2 akan ditangkap untuk membentuk asam organik yang
kemudian disimpan hingga pagi tiba. Ketika pagi dan stomata mulai menutup, CO2 akan dilepaskan
untuk menjalani siklus calvin menghasilkan karbohidrat
(https://m.youtube.com/watch?v=HbLg4lMpUa8).

Dalam mekanisme fotosintesisnya ketiga jenis tanaman ini memerlukan jumlah ATP atau
energi yang berbeda-beda. Untuk menghasilkan 1 molekul glukosa tumbuhan C3 membutuhkan 12
NADPH dan 18 ATP, 12 NADPH dan 30 ATP di tumbuhan C4, serta 12 NADPH dan 39 ATP di
tumbuhan CAM. Tumbuhan CAM merupakan tipe tumbuhan yang proses fotosintesisnya
memerlukan paling banyak energi (https://m.youtube.com/watch?v=HbLg4lMpUa8).

DAFTAR PUSTAKA
https://m.youtube.com/watch?v=13h5oC4jIsk
https://m.youtube.com/watch?v=HbLg4lMpUa8
https://www.edubio.info/2016/12/fotosintesis-tumbuhan-c3-c4-dan-cam.html?m=1