Anda di halaman 1dari 47

Nama Kelompok

Dinik Tri Handayani

Rahmat Akbar

Rana Sausan

Mas Ghading A.T

Gracia Christy V.C

Arie Wahyu Pribadi


Kelas
Pergaulan Bebas
1. Dinik Tri Handayani Pengertian
Pergaulan Bebas

2. Rana Sausan Jenis-jenis


Pergaulan Bebas

3. Gracia Christy VC Penyebab Terjadinya


Pergaulan

4. Rahmat Akbar P Ciri-ciri Pergaulan


Bebas

5. Mas Gadhing Dampak dari


Pergaulan Bebas

6. Arie Wahyu Pribadi Cara Menanggulangi


Pergaulan Bebas
Nama Kelompok
Daftar Isi
Slide 2
Judul
Slide 4
Daftar isi
Slide 5
Pengertian Pergaulan
Bebas Slide 6 - 12
Jenis-jenis Pergaulan
Bebas Slide 13 - 19
Penyebab Terjadinya
Pergaulan Slide 20 - 26
Ciri-ciri Pergaulan
Bebas Slide 27 - 32
Dampak dari
Pergaulan Bebas Slide 33 - 39
Cara Menanggulangi Slide 40 - 45
Pergaulan Bebas
Daftar Pustaka Slide 46
Sub 1.1
Pengertian pergaulan

Pengertian pergaulan bebas secara umum

Pergaulan bebas menurut tokoh sosiologi

Pergaulan bebas menurut agama


PENGERTIAN PERGAULAN

Pergaulan merupakan proses interaksi yang dilakukan


oleh individu dengan individu, dapat juga oleh individu dengan
kelompok.
PENGERTIAN PERGAULAN BEBAS
SECARA UMUM
Pergaulan bebas adalah salah satu bentuk prilaku menyimpang
yang mana “bebas” yang dimaksud adalah melewati batas
norma-norma. Jadi dapat disimpulkan bahwa pergaulan bebas
adalah prilaku manusia yang menyimpang yang melanggar
norma-norma agama dan tidak ada batasannya.
PERGAULAN BEBAS MENURUT TOKOH
SOSIOLOGI
Menurut Robert M.Z Lawang pergaulan bebas adalah
tindakan yang menyimpang dari norma-norma yang berlaku
dalam suatu system social dan menimbulkan usaha dari pihak
berwenang untuk memperbaiki perilaku yang menyimpang
atau abnormal tersebut.

Menurut pendapat James Vander Zanden, pergaulan bebas


merupakan perilaku yang oleh sejumlah besar orang dianggap
sebagai hal yang tercela dan di luar batas toleransi.

Menurut Prof.DR. Fuad Hasan pergaulan bebas adalah


perbuatan anti-sosial yang dilakukan oleh anak/remaja yang
bila dilakukan oleh orang dewasa dikualifikasikan sebagai
salah satu tindak kejahatan.
PERGAULAN BEBAS MENURUT AGAMA
Pergaulan Bebas adalah berbaurnya lelaki dan perempuan yang
bukan muhrim pada satu tempat.Dimana mereka dapat saling
memandang,memberi isyarat,berbicara,bahkan saling
bersentuhan dan berlanjut kepada perbuatan negatif yang
diharamkan.
Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa pergaulan
bebas adalah kehidupan bermasyarakat yang lepas sama sekali
dari kewajiban, tuntutan, perasaan takut, dan berbagai aturan
yang ada, sehingga tidak terhalang, terganggu, dan sebagainya
untuk bergerak, berbicara, dan berbuat dengan leluasa.
Sub 2.1
1.Seks Bebas

2.Merokok

3. Minum-minuman Keras

4. Narkoba

5.Balapan Liar
1.SEKS BEBAS
Anak remaja sekarang mulai dari SMP sampai mahasiswa
mereka sudah kenal dan hampir sebagian dari mereka
bahkan sudah melakukannya.
2.MEROKOK
Tapi meskipun bahaya merokok sudah dikenal dan
menyebabkan banyak penyakit, masih banyak orang yang
merokok terutama para remaja.
3. MINUM-MINUMAN KERAS
Contoh yang lain dari pergaulan bebas yakni remaja
sekarang sering minum-minuman keras dan minum
narkoba.
4. NARKOBA
Banyak yang bilang pikiran kita melayang jika kita
memakan narkoba dan kita bisa berkreasi dengan mudah
hingga akhirnya anak remaja mencobanya dan akhirnya
kecanduan.
5.BALAPAN LIAR
Karena masa remaja mempunyai keingin tahuan
yang tinggi karena terpengaruh dari film atau
sekedar ingin mencari nama dan dibilang jagoan
saja!
SUB 3.1
1. Sikap mental yang tidak sehat

2. Faktor Orang Tua

3. Faktor Agama dan Iman

4. Perubahan Zaman
1. SIKAP MENTAL YANG TIDAK
SEHAT
Sikap para remaja yang tertekan
dengan tindakan keluarga ataupun
orang tua yang acuh tak acuh,
memaksakan kehendak, dan
mengajarkan yang salah tanpa
dibekali dasar keimanan yang kuat
bagi anak
2. FAKTOR ORANG TUA

A. Banyak anak yang merasa bahwa


orang tua mereka ketinggalan jaman
dalam urusan anak muda
B. Orang tua kurang peduli terhadap
pergaulan muda-mudi. Mereka cenderung
menganggap bahwa masalah pergaulan
adalah urusan anak-anak muda
C. Faktor ketidak mengertian kasus
ini banyak terjadi pada para orang
tua yang kurang menyadari kondisi
jaman sekarang.
3. FAKTOR AGAMA DAN IMAN
Agama dan keimanan merupakan
landasan hidup seorang individu.
Agama dan keimanan juga dapat
membentuk kepribadian individu
4. PERUBAHAN ZAMAN

Kegagalan remaja menyerap norma


Hal ini disebabkan karena norma-norma
yang ada sudah tergeser oleh
modernisasi
SUB 4.1
Adapun beberapa ciri-ciri seseorang terjebak dalam
pergaulan bebas:
1. Penghamburan harta untuk memenuhi keinginan sex
bebasnya.
2. Upaya mendapatkan harta dan uang dengan
menghalalkan segala cara termasuk dari jalan yang
haram dan keji.
3. Menimbulkan perilaku munafik dalam masyarakat.
4. Rasa ingin tahu yang besar.
5. Rasa ingin mencoba dan merasakan.
6. Terjadi perubahan-perubahan emosi, pikiran,
lingkungan pergaulan dan tanggung jawab yang
dihadapi.
7. Mudah mengalami kegelisahan, tidak sabar,
emosional, selalu ingin melawan, rasa malas,
perubahan dalam keinginan, ingin menunjukkan
eksistensi dan kebanggaan diri serta selalu ingin
mencoba dalam banyak hal.
8. Kesukaran yang dialami timbul akibat konflik karena
keinginannya menjadi dewasa dan berdiri sendiri dan
keinginan akan perasaan aman sebagai seorang anak
dalam keluarganya.
9. Banyak mengalami tekanan mental dan emosi.
10. Terjerat dalam pesta hura-hura ganja, putau,
ekstasi, dan pil-pil setan lain.
Sub 5.1
Masih banyak lagi akibat pergaulan bebas yang bisa kita ambil,
tetapi dari keterangan diatas itu paling menonjol dan
meresahkan masyarakat. Untuk itu kita harus sadar bila semua
itu salah, dan didik anak kita menjadi yang benar. Semua itu
tergantung pada diri kita sendiri bagaimana menyikapi hal
tersebut, bila kita bisa menjaga dan bergaul dengan benar maka
kejadian diatas tidak akan terjadi.
BERIKUT INI ADALAH DAMPAK AKIBAT
PERGAULAN BEBAS:
1. Terserang Penyakit HIV / AIDS
Itu dikarenakan melakukan hubungan gonta ganti
pasangan yang tidak menggunakan alat pengaman,
sebagai akibat rasa ingin tahu.

2. Hamil di Luar Nikah


Dikarenakan kurang pengetahuan masalah seksologi para
remaja melakukan tanpa memikirkan resiko yang terjadi.
3. Aborsi

Diakibatkan sering melakukan hubungan badan akan berakibat


kita hamil di luar nikah. Bila itu terjadi pasti akan membuat
remaja bingung, karena belum waktunya untuk menikah. Dan
resiko yang paling parah bila aborsi dilakukan tidak sesuai
dengan prosedur berakibat kematian
4. Tawuran Remaja

Berita tawuran antar pelajar yang meresahkan masyarakat,


sampai diadakan sweeping oleh pihak kepolisian kepada pelajar.
Semua itu akibat pergaulan bebas yang membuat emosi tinggi
dan berakibat pada tawuran.
Untuk itu kita harus sadar bila semua itu salah, dan didik anak
kita menjadi yang benar. Semua itu tergantung pada diri kita
sendiri bagaimana menyikapi hal tersebut, bila kita bisa
menjaga dan bergaul dengan benar maka kejadian diatas tidak
akan terjadi.
Sub 6.1
CARA MENANGGULANGI PERGAULAN
BEBAS :
1. Memperbaiki cara pandang dengan mencoba bersikap
optimis dan hidup dalam “kenyataan”, maksudnya sebaiknya
remaja dididik dari kecil agar tidak memiliki angan-angan yang
tidak sesuai dengan kemampuannya sehingga remaja mampu
menanggapinya dengan positif.

2. Menjaga keseimbangan pola hidup. Yaitu perlunya remaja


belajar disiplin dengan mengelola waktu, emosi, energi serta
pikiran dengan baik dan bermanfaat, misalnya mengatur waktu
dalam kegiatan sehari-hari serta mengisi waktu luang dengan
kegiatan positif.
3. Jujur pada diri sendiri. Yaitu menyadari pada dasarnya
tiap-tiap individu ingin yang terbaik untuk diri masing-masing.
Sehingga pergaulan bebas tersebut dapat dihindari. Jadi dengan
ini remaja ridak menganiaya emosi dan diri mereka sendiri.

4. Memperbaiki cara berkomunikasi dengan orang lain


sehingga terbina hubungan baik dengan masyarakat, untuk
memberikan batas diri terhadap kegiatan yang berdampak
negatif dapat kita mulai dengan komunikasi yang baik dengan
orang-orang di sekeliling kita.
5. Perlunya remaja berpikir untuk masa depan. Jarangnya
remaja memikirkan masa depan. Dengan memikirkan masa
depan sejak dini, maka remaja-remaja akan berpikir panjang
untuk melakukan hal-hal menyimpang dan akan berkurangnya
jumlah remaja yang terkena HIV/AIDS nantinya.

6. Menanamkan Nilai Ketimuran. Nilai yang bersumberkan


pada ajaran spiritualitas agama ini perlu dipegang. Termasuk
meningkatkan derajat keimanan dan moralitas pemeluknya.
sehingga kalangan muda akan berpikir seribu kali untuk terjun
ke pergaulan bebas.
7. Mengurangi Menonton Televisi. Televisi idealnya bisa
menjadi sarana mendapatkan informasi yang mendidik. Televisi
kita terutama stasiun televisi swasta, mereka lebih banyak
menampilkan acara hiburan, maupun sinetron-sinetron yang
menawarkan nilai-nilai gaya hidup bebas, hedonis serta
infotainment yang kadang menayangkan acara perselingkuhan,
sex bebas di kalangan artis.
8. Banyak Beraktivitas Secara Positif. Antisipasinya adalah
mengalihkan waktu untuk kegiatan positif perlu terus
dikembangkan. Misalnya dengan melibatkan anak muda dalam
organisasi-organisasi sosial, mengembangkan kreatifitas anak-
anak muda. Dengan demikian, waktu mudanya akan
tercurahkan untuk hal-hal positif dan sedikit waktu untuk
memikirkan hal-hal negatif seperti pergaulan bebas tersebut.
Daftar Pustaka
http://www.scribd.com/doc/40524549/Makalah-Pergaulan-
Bebas
http://www.slideshare.net/septianraha/makalah-pergaulan-
bebas-27780719
Maryati Kun. 2007. Sosiologi. Jakarta: esis.
Suryawati Juju. 2007. Sosiologi. Jakarta: esis.