Anda di halaman 1dari 3

Keperawatan Anak II

RANGKUMAN PENYAKIT
DEMAM BERDARAH DENGUE

OLEH
KELOMPOK 3

Sulfiana C051171030
Yudith Anatje Titaley C051171303
Muhammad Agung Fauzan C051171321
Almaidah C051171505
Sri Rezki Nursuci C051171512
Chaerah Nur Mauliyah C051171521

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN


FAKULTAS KEPERAWATAN
UNIVERSITAS HASANUDDIN
2019
Patofisiologi Demam Berdarah Dengue

Virus dengue ditularkan ke manusia oleh nyamuk aedes aegypti dan merupakan
penyakit utama di daerah tropis dan bagian subtropis. Virus dengue termasuk dalam keluarga
flaviviridae termasuk yellow fever virus, west nile virus, and zika virus. Perjalanan virus
dengue dimulai ketika nyamuk yang terinfeksi, mengigit manusia sebagai makanan. Beberapa
virus dengue dapat disuntikkan dan masuk ke aliran darah bersamaan dengan saliva nyamuk
ke aliran darah dan sebagian masuk ke epidermis dan dermis.

Replikasi virus dengue dimulai di kulit ketika virus menempel pada sel kulit yang
dibawa masuk melalui endosom dan semakin jauh ke dalam sel. Hal ini menyebabkan sel
tersebut berubah menjadi lebih asam dan membran plasma berubah menjadi muatan negatif.
Peleburan in melepaskan dengue nucleocapsid kedalam sel sitoplasma kemudian melepaskan
virus genom RNA. Kemudian Virus menguasai replikasi di mesin utama untuk membuat
salinan virus dan menggunakan ribosom pada retikulum endoplasma untuk menerjemahkan
virus RNA. Polipeptida yang dihasilkan dipotong menjadi 10 protein kecil. Membran dari
retikulum endoplasma yang keras digunakan untuk mengelilingi virus- virus nucleocapsid.
Virus yang belum matang akan melewati golgi dan dilepaskan dari sel ketika sudah matang.

Sel Langerhans berfungsi sebagai sel yang menghasilkan antigen terinfeksi. Sel yang
terinfeksi akan bemigrasi ke kelenjar getah bening untuk memanggil monosit dan makrofag
yang nantinya juga akan terinfeksi. Keberadaan virus ini memicu rekasi inflamasi yang
sangat kuat. Selama inkubasi, virus pertama kali akan bereplikasi secara lokal dan kemudian
akan menyebar ke aliran darah dan terjadi viremia atau virus berada dalam aliran darah dan
bentuk parahnya akan terjadi demam berdarah dengue dimana permeabilitas plasma menjadi
bocor dan mengakibatkan gejala yang timbul seperti perdarahan di bawah kulit, sering
muntah, dan sakit perut.

Saat seekor nyamuk menggigit seseorang yang terinfeksi dengue, nyamuk tersebut
dapat menghisap atau menarik darah manusia yang terinfeksi virus dengue dan dapat
menyebarkannya ke orang lain melalui gigitannya. Salah satu karakteristik dari demam
berdarah yang membuatnya sulit untuk diobati adalah virus dengue memiliki 4 serotipe yang
terkait erat tetapi berinterkasi secara berbeda dengan antibodi dan serum darah manusia. Jika
seseorang yang terinfeksi virus dengue dengan salah satu jenis serotipe maka akan memiliki
kekebalan dengan jenis serotipe tersebut dan akan terlindungi dari jenis serotipe yang lain
karena tubuh akan mengenali serotipe lain yang mirip dengan virus dengue asli. Namun, jika
paparan yang terus menerus dan berulang-ulang dapat memungkinkan untuk terinfeksi
kembali dan dengan kondisi yang lebih parah.