Anda di halaman 1dari 6

Nama : Fathia Maisarah

NPM : 1906297062
Kelas : C
Fakultas : Kedokteran Gigi
Mata Kuliah : Agama Islam
Fasilitator: Muhammad Yusuf, S.Pd, M.Si

TANDA-TANDA ORANG BERIMAN

Pengertian iman secara bahasa menurut Syaikh Muhammad bin Shalih


Al ‘Utsaimin adalah pengakuan yang melahirkan sikap menerima dan tunduk.
Beliau mengatakan kata ini cocok dengan makna iman dalam istilah syari’at.
(Al-Nawawi : 34). Imam Malik, Asy Syafi’i, Ahmad, Al Auza’i, Ishaq bin
Rahawaih, dan segenap ulama ahli hadits serta ahlul Madinah (ulama Madinah)
berpendapat bahwa definisi iman itu adalah : pembenaran dengan hati,
pengakuan dengan lisan, dan amal dengan anggota badan. (Syaikh:9). Iman
adalah keyakinan dalam hati, dikatakan dalam lisan, dan diamalkan dalam
perbuatan. Orang-orang beriman pastinya akan selalu dilindungi Allah SWT dan
memiliki keistimewaan tersendiri. Adapun ciri-ciri orang beriman akan dibahas
lebih lanjut di dalam LTM ini.
Ciri-ciri orang beriman sudah disebutkan dalam Qur’an dan Hadist
Allah.
1. Bergetar hatinya ketika mendengar nama Allah SWT

Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang


bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila
dibacakan ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka
(karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka
bertawakkal( Q.S An-Anfal:2).

Orang-orang beriman akan bergetar hatinya barang sedikit ketika


mendengarkan nama Allah atas dasar cinta dan rasa takutnya kepada sang
pencipta.

2. Tertib dalam melaksanakan shalat dan selalu menjaga pelaksanaannya

(yaitu) orang-orang yang mendirikan shalat dan yang menafkahkan


sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka. (Al-Anfal:3)

Orang-orang beriman akan merasakan ada sesuatu yang kurang


dengan dirinya ketika ia menunda atau tidak melaksanakan Shalat. Orang
beriman juga tidak akan telelap dalam tidurnya dengan khusyuk saat
Shalat belum didirikan.

3. Orang yang Khuyu’ dalam sembahyangnya

Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman (Al-Mu'minun:1)

(yaitu) orang-orang yang khusyu' dalam sembahyangnya (Al-Mu'minun:2)

Orang beriman akan sangat menikmati Shalatnya karena Shalat


adalah saat berpangku dan mengadu kepada yang maha pencipta yaitu
Allah SWT. Shalat akan menenangkan hati jika tata cara pelaksanaannya
tepat dan hikmah. Allah telah menjanjikan kedamaian hati kepada
hambanya yang khusyu’ dalam Shalatnya.

4. Menghindari perkataan yang tidak bermanfaat

dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang
tiada berguna. (Al- Mu’minun: 3).

Nabi Muhammad SAW tidak menyukai perdebatan yang sia-sia. Beliau


selalu mengajarkan ummatnya untuk menghindari hal tersebut. Selain
perdebatan sia-sia ada juga yang sering dilakukan manusia pada umumnya.
Yaitu Ghibah. Ghibah mendatangkan dosa pada subjeknya dan menyalurkan
pahala ke Objek. Dalam Qur-an dan Hadist juga dihimbau agar menutup aib
sesama agar Allah menutup aibmu.

5. Menafkahkan rezki yang diterimanya

dan orang-orang yang menunaikan zakat (Al-Mu’Minun: 4)


6. Menjaga kehormatannya

dan orang-orang yang menjaga kemaluannya

7. Berjihad di jalan Allah dan suka menolong (al-Anfal: 74)

Dan orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad pada jalan Allah,
dan orang-orang yang memberi tempat kediaman dan memberi pertolongan
(kepada orang-orang muhajirin), mereka itulah orang-orang yang benar-
benar beriman. Mereka memperoleh ampunan dan rezeki (nikmat) yang
mulia.

Berjihad tidak hanya dilakukan dengan mengangkat senjata. Berjihad


dapat dilakukan dengan menuntut ilmu setinggi mungkin dan menjadi
manusia teladan demi kelangsungan dan kesejahteraan agama. Hal ini juga
bisa menjadi bentuk tanda bukti kecintaan terhadap Allah. Karena ciri
manusia beriman lainnya adalah mencintai Allah SWT.

8. Tiap Pekerjaan selalu didasari Ilmu

‫ص َر َو ْالفُ َؤادَ ُك ُّل أُولَئِكَ َكانَ َع ْنهُ َم ْسئُوال‬


َ ‫س ْم َع َو ْال َب‬
َّ ‫ْس لَكَ ِب ِه ِع ْل ٌم ِإ َّن ال‬ ُ ‫َوال تَ ْق‬
َ ‫ف َما لَي‬

Artinya:
Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai
pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati,
semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya. (Al Isar’: 36)

9. Menjaga Kerukunan dan Menciptakan Ukuwah serta Silaturahmi

ُ‫ب ث ُ َّم قَا َل لَهُ ُك ْن فَيَ ُكون‬


ٍ ‫ّللاِ َك َمث َ ِل آدَ َم َخلَقَهُ ِم ْن ت ُ َرا‬ َ ‫إِ َّن َمث َ َل ِعي‬
َّ َ‫سى ِع ْند‬

Artinya:
Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi Allah, adalah seperti
(penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah
berfirman kepadanya: "Jadilah" (seorang manusia), Maka jadilah Dia.
(An-Nisa 59).

10. Senantiasa Bersyukur (As-Saba ayat 13)

‫ش ْك ًرا َوقَ ِلي ٌل ِم ْن‬ُ َ‫ت ا ْع َملُوا آ َل دَ ُاود‬


ٍ ‫ُور َرا ِسيَا‬ ِ ‫ان ك َْال َج َوا‬
ٍ ‫ب َوقُد‬ ٍ َ‫يب َوت َ َماثِي َل َو ِجف‬ ِ ‫يَ ْع َملُونَ لَهُ َما يَشَا ُء ِم ْن َم َح‬
َ ‫ار‬
ُ ‫ش ُك‬
‫ور‬ َّ ‫ِي ال‬َ ‫ِع َباد‬

Atinya:
Para jin itu membuat untuk Sulaiman apa yang dikehendakiNya dari
gedung-gedung yang Tinggi dan patung-patung dan piring-piring yang
(besarnya) seperti kolam dan periuk yang tetap (berada di atas tungku).
Bekerjalah Hai keluarga Daud untuk bersyukur (kepada Allah). dan sedikit
sekali dari hamba-hambaKu yang berterima kasih.

Allah telah berjanji akan menambah nikmatnya kepada hamba-


hambaNya yang bersyukur.
Sebagai hamba Allah yang diberikan nikmat islam dan iman hendaknya
bersyukur dan tetap menjaga nilai-nilai keimanan. Jadilah pembela dan
pelindung agama dengan sikap dan perilaku. Tidak sedikit orang baik tidak
diberikan hidayah iman dan islam. Untuk itu tanamkan nilai-nilai iman dan
jadilah manusia yang memiliki sifat yang tertulis di LTM ini. Lestarikan
Cendikiawan-cendikiawan muslim.

DAFTAR PUSTAKA:

Hardi,W, 5 Sifat Orang yang Beriman, muslim.or.id, dilihat 3 Oktober


2019, https://muslim.or.id/25367-5-sifat-orang-yang-beriman.html

Islamiah, I,F, 2014 Ciri – ciri Orang Beriman Berdasarkan Al-Qur’an Dan
Hadist. Vol. 7, no, 1.

Mujilan D. (2019) Buku Ajar Matakuliah Pengembangan Kepribadian


Agama Islam Membangun Pribadi Muslim Moderat. 4th edition. Midala
Rahma Press, Depok.

Nawawi, Daqiq,I, As-Sa’di A,A, & Al-Utsaimin S,M (2015) Syari’ah


Arba’in An-Nawawi, Penjelasan 42 Hadist Sahih tentang Pokok-Pokok
Ajaran Islam. Darul Haq, Jakarta. 34p.

Shalih S (2013). At-Tauhid Li ash-shaff ats-Tsami Al-Ali. Darul Haq,


Jakarta. 9p.