Anda di halaman 1dari 12

TAKE HOME QUIZ PRA UAS

PENELITIAN OPERASIONAL II

Nama :

NIM :

Kelas :

Petunjuk pengerjaan:

1. Print soal pada kertas A4.


2. Kerjakan soal secara berurut.
3. Kertas A4 tambahan dapat disisipkan pada nomor jawaban yang sesuai.
4. Dikumpulkan pada saat registrasi kehadiran kuliah umum OR hari Sabtu, 27 April 2019.

Selamat Belajar,

Tim dosen OR2


GAME THEORY
PT Oresearch Motor Indonesia (OMI) sedang melakukan perencanaan untuk meluncurkan mobil baru di
awal tahun depan. Terdapat dua jenis alternatif mobil yang sedang dipertimbangkan oleh pimpinan untuk
diluncurkan tahun depan, yaitu mobil tipe Sport Utility Vehicle (SUV) atau mobil tipe Multi-Purpose
Vehicle (MPV). Di saat yang bersamaan, PT OMI mengetahui bahwa pesaingnya, PT TelU Motor Indonesia
(TMI) pun akan meluncurkan mobil. Terdapat tiga alternatif tipe mobil yang akan diluncurkan PT TMI,
yaitu sedan, SUV, atau MPV. Berikut merupakan matriks payoff keuntungan dalam satu tahun apabila
masing-masing perusahaan meluncurkan masing-masing alternatif tipe mobil:

Matriks payoff keuntungan PT TMI


(milyar) Sedan SUV MPV
MPV 200 -200 300
PT OMI
SUV 800 400 -100

Tentukanlah tipe mobil optimum untuk diluncurkan, dan hitunglah nilai permainan dari permasalahan
tersebut!

Jawaban :
AHP
Baihaqy, seorang mahasiswa yang memiliki jiwa entrepeneur tinggi, ingin membuka sebuah usaha baru
di Kota Bandung. Ia memiliki beberapa alternatif usaha yang akan dijalankan, yaitu usaha kuliner, usaha
travel dan biro wisata, dan usaha penyewaan kamar untuk kos mahasiswa. Kriteria yang Baihaqy gunakan
untuk memilih jenis usaha tersebut adalah minat beli konsumen (Minat), keamanan (Keamanan), sumber
daya manusia (SDM), dan biaya (Biaya). Untuk memperoleh data yang dapat membantu memutuskan
usaha yang akan dijalankan, Baihaqy meminta dua orang pengusaha sukses di Bandung untuk mengisi
kuisioner. Berikut adalah data prioritas kepentingan yang dia peroleh:

Pengusaha A
Kriteria 9 8 7 6 5 4 3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Kriteria
Minat × Keamanan
Minat × SDM
Minat × Biaya
Keamanan × SDM
Keamanan × Biaya
SDM × Biaya

Jika jawaban di ruas kiri, maka kriteria sebelah kiri dianggap lebih penting daripada kriteria sebelah kanan.
Jika jawaban di ruas kanan, maka kriteria sebelah kanan dianggap lebih penting daripada kriteria sebelah
kiri.
Contoh interpretasi pendapat pengusaha A:
a. Kriteria Minat lebih penting dari Kriteria Keamanan (2 : 1)
b. Kriteria Biaya lebih penting dari Kriteria Keamanan (7 : 1)
c. Kriteria Biaya lebih penting dari Kriteria SDM (3 : 1)
Pengusaha B
Kriteria 9 8 7 6 5 4 3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Kriteria
Minat × Keamanan
Minat × SDM
Minat × Biaya
Keamanan × SDM
Keamanan × Biaya
SDM × Biaya
a. Nyatakan tabel data diatas kedalam matriks perbandingan untuk masing-masing responden.
b. Tentukan matriks perbandingan berpasangan antara dua responden dengan geometric mean.
c. Tentukan faktor terpenting dalam memilih jenis usaha yang akan Baihaqy jalankan di Kota Bandung.
d. Hitung bagaimana konsistensi pendapat tersebut.
e. Bila oleh kedua pengusaha tersebut telah dilakukan penilaian dari masing-masing alternatif jenis
usaha dengan hasil priority vector sebagai berikut:

Minat Keamanan SDM Biaya


Kuliner 0,45 0,40 0,35 0.35
Travel 0,30 0,25 0,20 0.15
Sewa kos 0,25 0,35 0,45 0.50

Tentukan prioritas utama jenis usaha yang sebaiknya dijalankan oleh Baihaqy.
Jawaban
a. Matriks perbandingan Pengusaha A Matriks perbandingan Pengusaha B
KRITERIA Minat Keamanan SDM Biaya KRITERIA Minat Keamanan SDM Biaya

Minat 1 2 Minat 1
Keamanan 1 Keamanan 1
SDM 1 SDM 1
Biaya 1 Biaya 1
b. Matriks Perbandingan Berpasangan c. Perhitungan faktor terpenting (Matriks Normalisasi)
Priority
KRITERIA Minat Keamanan SDM Biaya KRITERIA Minat Keamanan SDM Biaya Jumlah
vector

Minat Minat

Keamanan Keamanan

SDM SDM

Biaya Biaya

TOTAL TOTAL

d. Uji Konsistensi

e. Perhitungan prioritas usaha yang akan dijalankan


Minat Keamanan SDM Biaya
Bobot Priority Ranking

Kuliner

Travel

Sewa Kos

Kesimpulan:
PD DETERMINISTIK

Sebuah sekolah akan membuat kantin di 3 tempat di dalam sekolah. Pengurus kantin sekolah ingin
menempatkan 7 jenis makanan di 3 kantin yang berbeda. Ia harus menentukan bahwa masing-masing
kantin harus terdapat sekurang-kurangnya 1 jenis makanan dan setiap jenis makanan hanya terbatas
dalam kantin tersebut saja. Sekarang ia ingin menentukan berapa jenis makanan yang harus dijual dari
tiap kantin sehingga bisa memaksimalkan keuntungan penjualan. Tabel berikut ini memberikan perkiraan
variasi keuntungan penjualan (dalam ribuan) pada masing-masing kantin jika dialokasikan sejumlah jenis
makanan di tiap kantin.

Jenis Kantin
Makanan 1 2 3
1 50 36 43
2 63 57 56
3 85 71 78
4 104 85 90
5 107 93 113

Tentukan pengalokasian 7 jenis makanan yang akan diletakkan di 3 kantin dengan minimal 1 kantin
menjual 1 jenis makanan sehingga keuntungannya maksimal.

Jawaban
Tahap 3

x3 f3 (s3)
f3* x3*
S3 1 2 3 4 5
1

Tahap 2

x2 f2 (s2)
f2* x2*
S2 1 2 3 4 5

6
Tahap 1

x1 f1 (s1)
f1* x1*
S1 1 2 3 4 5

Kesimpulan :
PD STOKASTIK

PT Alim Rugel sedang mendapatkan penawaran untuk menyuplai suatu komponen elektronika tipe
tertentu. Untuk memberikan kepuasan terhadap konsumen, bagian produksi diharuskan memproduksi
lebih dari satu item. Biaya produksi marginal setiap item adalah sebesar Rp 1,000,000.00 walaupun
kondisi hasil produksi rusak. Kelebihan item tidak dianggap bernilai.
Sebagai informasi tambahan, jika barang yang dihasilkan pada setiap tahap produksi tidak ada yang
diterima, tahap produksi dilanjutkan dan harus dilakukan set up dengan biaya sebesar Rp 5,000,000.00,
dengan ketentuan perusahaan terbatas hanya melakukan tiga tahapan produksi. Seandainya sampai
tahap ketiga barang yang diproduksi masih tidak diterima, perusahaan diperkirakan mengalami kerugian
akibat kehilangan penerimaan dan penjualan sebesar Rp 50,000,000.00.
Dari riset yang telah dilakukan sebelumnya, perusahaan mengestimasi bahwa setiap item yang
diproduksi akan diterima dengan peluang 3/4 dan akan rusak (tanpa peluang diperbaiki) dengan peluang
1/4. Jika banyaknya item yang dapat diterima dari suatu lot berukuran X mengikuti distribusi peluang
binomial, dimana peluang bahwa tidak ada item yang diterima dari suatu lot berukuran X adalah (1/4)x,
tentukan kebijakan produksi terbaik yang seharusnya dilakukan PT Alim Rugel !
(Petunjuk : Formulasikan masalah kedalam model program dinamis stokastik dengan terlebih dahulu
menentukan variabel keputusan (xn), status (sn), dan tahap(n).)

Jawaban
(Untuk perhitungan dituliskan setelah tabel-tabel berikut pada lembar kedua)
X3 F3 (s,x3)
F3* X3*
S3 0 1 2 3 4
0

X2 F2 (s,x2)
F2* X2*
S2 0 1 2 3 4
0

X1 F1 (s,x1)
F1* X1*
S1 0 1 2 3 4
0

Kesimpulan :
Perhitungan:
RANTAI MARKOV

A. Taksi online saat ini sudah menjadi bagian dari kebutuhan warga ibukota. Besarnya tingkat
permintaan terhadap taksi online memunculkan berbagai jenis taksi online sebagai pilihan bagi
masyarakat, misalkan Taksi Online A, Taksi Online B, dan Taksi Online C. Untuk melihat prediksi
keberlangsungan bisnis taksi online, maka dilakukan suatu survey terhadap kondisi perpindahan
pilihan penggunaan taksi online dari seratus pelanggan taksi online dengan hasil sebagai berikut:

Jumlah Pengurangan ke
Jenis Taksi Tambahan Dari Merk Jumlah langganan
langganan Merk
Online periode II
periode I A B C A B C
A 30 0 8 20 0 6 9 43
B 20 6 0 12 8 0 7 23
C 50 9 7 0 20 12 0 34
TOTAL 100 100

Pertanyaan:
a. Buatlah matriks probabilitas transisi dari kasus perpindahan di atas
b. Pada periode ke berapa terjadi kondisi equilibrium?
c. Hitung market share pada periode ketiga, jelaskan apa kesimpulannya.

B. CV Smart Solution adalah pengelola Taksi Online A. Untuk meningkatkan keuntungannya, CV Smart
Solution meminta Mazaya Consultant untuk mempertimbangkan apakah akan bekerja sama dengan
marketing consultant atau tidak (mandiri) dalam merancang strategi pemasaran. Kebijakan tersebut
bergantung pada kondisi permintaan taksi online A, yaitu tingkat permintaan tinggi (1) atau tingkat
permintaan rendah (2) pada dua periode. Berikut adalah matriks probabilitas transisi dan matriks
pendapatan yang menggambarkannya.

Matriks probabilitas Bulan kedua Matriks Bulan kedua


transisi dengan pendapatan
merancang strategi 1 2 dengan merancang 1 2
mandiri strategi mandiri
Bulan 1 0,6 0,4 Bulan 1 6.000 2.000
pertama 2 0,3 0.7 pertama 2 3.200 500
Matriks probabilitas Bulan kedua Matriks Bulan kedua
transisi dengan pendapatan
marketing consultant 1 2 dengan marketing 1 2
consultant
Bulan 1 0,4 0,6 Bulan 1 7.500 3.000
pertama 2 0,5 0,5 pertama 2 2.500 -1.000
a. Tentukan seluruh kemungkinan kebijakan perancangan strategi pemasaran (stasionary
policy) beserta masing-masing matriks probabilitas transisi, matriks pendapatan, dan
ekspektasi pendapatan dari kasus di atas,
b. Tentukan kebijakan optimum dalam jangka panjang yang dapat memaksimumkan
ekspektasi pendapatan dan tentukan pula ekspektasi pendapatan yang diharapkan pada
kebijakan tersebut.
Jawaban
TEORI ANTRIAN

Rumah Sakit baru yang akan dibangun diharapkan akan mampu melayani pasien dengan lebih
baik. Direncanakan akan ada 3 loket antrian pendaftaran dokter umum dan 1 loket antrian
pendaftaran dokter spesialis. Berdasarkan kecenderungan data pada rumah sakit lama, rata-rata
jumlah pasien yang datang untuk berobat ke dokter umum adalah 40 orang per jam dan rata-
rata jumlah pasien yang dating untuk berobat ke dokter spesialis adalah 35 orang per jam.
Petugas di loket pendaftaran dokter umum rata-rata membutuhkan 4 menit untuk melayani
pendaftaran pasien, sedangkan petugas di loket pendaftaran dokter spesialis membutuhkan
waktu 1.5 menit untuk melayani pendaftaran pasien.

a. Tuliskan notasi kendall yang diperluas untuk masing-masing loket antrian pendaftaran, baik
antrian ke dokter umum maupun dokter spesialis! (5)
• Loket pendaftaran dokter umum : ________________________
• Loket pendaftaran dokter spesialis : ________________________

b. Tentukan  dan  pada masing-masing loket antrian pendaftaran!

Loket pelayanan dokter umum Loket pelayanan dokter spesialis

= =
= =

c. Berapa probabilitas seorang pasien yang ingin mendaftar di pendaftaran dokter umum
langsung dilayani oleh petugas pendaftaran? (5)

d. Berapa jumlah rata-rata pasien yang mengantri dalam antrian di loket antrian pendaftaran
dokter umum? (5)
e. Berapa waktu rata-rata yang dibutuhkan seorang pasien sampai ia dilayani oleh petugas di
loket antrian pendaftaran dokter umum? (5)

f. Berapa jumlah rata-rata pasien yang berada dalam sistem di loket antrian pendaftaran
dokter spesialis? (5)

g. Berapa menit waktu rata-rata yang dibutuhkan seorang pasien dari mulai ia datang sampai
ia selesai mendaftar di loket antrian pendaftaran dokter spesialis? (5)

h. Bagaimana analisis Anda mengenai antrian pada kedua loket tersebut? (5)