Anda di halaman 1dari 4

SEBATAS PERNAH

Teruntuk yang tak lagi terlihat

Kemarilah bersamaku

Bertegur sapa bersama angin sepi

Bercanda ria bersama rumput yang melambai

Jikalau kedinginan menyeretmu

Izinkan aku membalutmu dengan bait—bitku

Membelaimu dengan kehangatan sajak—sajakku

Kan kuikat kisah itu dengan kerinduan mendalam

Jadilah perekat dihati yang retak ini

Meski kata tak sudi telah terucap

Namun kisah kita tetap tertulis rapi

Bersama nyanyian mesra dikala itu

Teruntuk kau yang telah jauh

Kita pernah melukis indahnya dunia

Pernah memadu cinta dengan bait dan sajakku

Apalah dayaku semua sebatas pernah.


DIBALIK LAYAR

Rasa kagum ini menggemah

Memandangmu dengan kekaguman

Apalah dayaku?

Hanya memandangimu dibalik layar

Senyummu mekar indah

Laksana bulan purnama dipenghujung malam

Cantik parasmu yang menawan

Laksana senja penabur rindu mendalam

Dibalik layar bergores ini

Kutitip air mata rindu yang teramat dalam untukmu.