Anda di halaman 1dari 2

Pengertian Keluarga

Keluarga berasal dari bahasa sansekerta: kula dan warga “kulawarga” yang berarti “anggota” kelompok
kerabat. Keluarga adalah lingkungan di mana beberapa orang yang masih memiliki hubungan
darah,Keluarga sebagai kelompok sosial terdiri dari sejumlah individu, memiliki hubungan antarindividu,
terdapat ikatan, kewajiban, tanggung jawab di antara individu tersebut, keluarga adalah unit terkecil dari
masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang terkumpul dan tinggal di sutatu
tempat di bawah suatu atap dalam keadaan saling ketergantungan.

Menurut Salvicion dan Celis (1998) di dalam keluarga terdapat dua atau lebih dari dua pribadi yang
tergabung karena hubungan darah hubungan perkawinan atau pengangkatan, dihidupnya dalam satu
rumah tangga, berinteraksi satu sama lain dan di dalam perannya masing-masing dan menciptakan serta
mempertahankan suatu kebudayaan. Banyak ahli menguraikan pengertian keluarga sesuai dengan
perkembangan sosial masyarakat (Leny.J, 2010).

Duval (1972). Duval menyatakan bahwa keluarga adalah sekumpulan orang yang di hubungkan oleh
ikatan perkawinan, adaptasi, dan kelahiran yang bertujuan menciptakan dan mempertahankan budaya
yang umum, meningkatkan perkembangan fisik, mental, dan emosional serta sosial individu yang ada di
dalamnya, dilihat dari interaksi yang reguler dan di tandai dengan adanya ketergantungan dan hubungan
untuk mencapai tujuan umum.

Departemen kesehatan RI (1988). Menurut departemen kesehatan RI keluarga adalah unit terkecil dari
masyarakat yang terdiri dari kepala keluarga dan beberapa orang yang berkumpul serta tinggal di suatu
tempat di bawah satu atap dalam keadaan saling bergantung.

Bailon dan Maglaya (1989). Bailon dan Maglaya mengatakan keluarga adalah dua atau lebih individu
yang bergabung karena hubungan darah, perkawinan, dan adopsi dalam satu rumah tangga, yang
berinteraksi satu dengan lainnya dalam peran dan menciptakan serta mempertahankan suatu budaya.

Burgess dan kawan-kawan (1963). Burgess dkk. Menyebutkan bahwa (1) keluarga terdiri dari orang-orang
yang disatukan oleh ikatan perkawinan, darah, dan ikatan adopsi, (2) para anggota sebuah keluarga
biasanya hidup bersama dalam satu rumah tangga atau jika hidup secara terpisah, mereka tetap
menganggap rumah tangga tersebut sebagai rumah mereka, (3) anggota keluarga berinteraksi dan
berkomunikasi satu dengan lainnya dalam peran sosial. Keluarga seperti suami dan istri, ayah dan ibu,
anak laki-laki dan anak perempuan, saudara dan saudari, (4) keluarga sama-sama menggunakan kultur
yang sama, yaitu kultur yang di ambil dari masyarakat dengan beberapa ciri unik tersendiri (Ali.Z.H,
2009).

Klasifikasi Keluarga

Menurut Friedman (1986) tipe keluarga di bagi menjadi 8 bagian antara lain sebagai berikut :

Nuclear family (keluarga inti).


Terdiri dari orang tua dan anak yang masih menjadi tanggungannya dan tinggal dalam satu rumah,
terpisah dari sanak keluarga lainnya.

Extended family (keluarga besar).

Satu keluarga yang terdiri dari satu atau dua keluarga inti yang tinggal dalam satu rumah dan saling
menunjang satu sama lain.

Single parent family.

Satu keluarga yang di kepalai oleh satu kepala keluarga dan hidup bersama dengan anak-anak yang
masih bergantung kepadanya.

Nuclear dyed.

Keluarga yang terdiri dari sepasang suami istri tanpa anak, tinggal dalam satu rumah yang sama.

Blended Family.

Suatu keluarga yang terbentuk dari perkawinan pasangan, yang masing-masing pernah menikah dan
membawa anak hasil perkawinan terdahulu.

Three Generation Family.

Keluarga yang terdiri dari tiga generasi, yaitu kakek, nenek, bapak, ibu, dan anak dalam satu rumah

Single Adult Living Alone.

Bentuk keluarga yang hanya terdiri dari satu orang dewasa yang hidup dalam rumahnya.

Middle Age atau Eldery Couple.

Keluarga yang terdiri dari sepasang suami istri paruh baya.

Menurut Marilyn M. Friedman (1998) membagi tipe keluarga menjadi keluarga inti (konjugal).Keluarga
yang menikah.Sebagai orang tua, atau pemberi nafkah.Keluarga inti terdiri dari suami, istri, dan anak
(anak kandung, anak adopsi).Keluarga orientasi (keluarga asal).Unit keluarga tempat seseorang di
lahirkan.Dan yang terakhir keluarga besar. Keluarga inti dan orang lain yang ada hubungan darah,
misalnya sanak keluarga, kakek, nenek, tante, paman, dan sepupu (Ali.Z.H, 2009).