Anda di halaman 1dari 84

LAMPIRAN SURAT KEPUTUSAN

KWARTIR NASIONAL GERAKAN PRAMUKA


NOMOR : TAHUN 2019
TENTANG
PETUNJUK TEKNIS
PERKEMAHAN BAKTI SATUAN KARYA PRAMUKA KALPATARU DAN
WANABAKTI TINGKAT NASIONAL TAHUN 2019

BAB I
PENDAHULUAN
A. DASAR PEMIKIRAN
1. Gerakan Pramuka sebagai Organisasi pendidikan non formal penunjang pendidikan
formal, menyelenggarakan pembinaan kaum muda melalui kepramukaan mempersiapkan
kader pembangunan yang ber IMTAQ dan ber IPTEK serta bermoral Pancasila.
2. Satuan Karya Pramuka Kalpataru dan Satuan Karya Pramuka Wanabakti merupakan dua
Satuan Karya Pramuka bagi Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega wadah pembinaan
IPTEK dan kewirausahaan dalam pemanfaatan dan pelestarian Hutan Sumber Daya
Alam dan Lingkungan Hidup.
3. Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dan Pimpinan Satuan Karya Kalpataru dan
Wanabakti Tingkat Nasional menyelenggarakan Perkemahan Bakti Satuan Karya
Pramuka Kalpataru ke I Tingkat Nasional Tahun 2019 dan Perkemahan Bakti Satuan
Karya Pramuka Wanabakti KE V Tingkat Nasional Tahun 2019 dalam upaya
meningkatkan Potensi Sumber Daya Manusia Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega.

B. DASAR PENYELENGGARAAN
1. Undang-undang Nomor 12 tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka;
2. Keputusan Musyawarah Nasional Gerakan Pramuka Nomor 07/MUNAS/2018 tentang
Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka;
3. Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 170.A Tahun 2008 Tentang
Petunjuk Penyelenggaraan Satuan Karya Pramuka;
4. Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 211 tahun 2013 Tentang Petunjuk
Penyelenggaraan Satuan Karya Pramuka Wanabakti;
5. Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 176 tahun 2013 Tentang Pola dan
Mekanisme Pembinaan Pramuka Penegak dan Pandega;
6. Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 148 Tahun 2014 Tentang Satuan
Karya Pramuka Kalpataru;
7. Keputusan Kwartir Nasional gerakan Pramuka Nomor 005 Tahun 2017 Tentang
Petunjuk Penyelenggaraan Dewan Kerja;
8. Program Kerja Pimpinan Saka Kalpataru dan Wanabakti Tingkat Nasional Tahun 2019
9. Program Kerja Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Tahun 2019.
10. Keputusan Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor : Tahun 2019 Tentang
Perkemahan Bakti Satuan Karya Pramuka Kalpataru dan Wanabakti Tingkat Nasional
Tahun 2019 ;
11. Keputusan Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor : Tahun 2019 Tentang
Petunjuk Pelaksana PERTIKAWAN Nasional Tahun 2019.

C. MAKSUD DAN TUJUAN


Maksud kegiatan Perkemahan Bakti Satuan Karya Pramuka Kalpataru dan Wanabakti
Tingkat Nasional Tahun 2019 adalah untuk memberikan wadah kegiatan bagi Pramuka
Penegak dan Pramuka Pandega anggota Saka Kalpataru dan Saka Wanabakti dalam upaya
meningkatkan kemampuan dan keterampilan secara khusus suatu bidang Lingkungan Hidup
dan Kehutanan sehingga tercipta keselarasan gerak dan langkah dalam pencapaian sasaran
pembinaan dan pengembangan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega.

Tujuan kegiatan Perkemahan Bakti Satuan Karya Pramuka Kalpataru dan Wanabakti Tingkat
Nasional Tahun 2019 adalah sebagai wahana mengaplikasikan keterampilan dan memberikan
kecakapan bagi anggota satuan karya pramuka kalpataru dan wanabakti.

D. RUANG LINGKUP
BAB I : Pendahuluan
BAB II : Penyelenggaraan
BAB III : Administrasi
BAB IV : Kegiatan
BAB V : Perkemahan
BAB VI : Sarana Pendukung
BAB VII : Pengawasan, Penelitian dan Evaluasi
BAB VIII : Penutup
BAB II
PENYELENGGARAAN
A. Nama Kegiatan
Perkemahan Bakti Satuan Karya Pramuka Kalpataru dan Wanabakti Tingkat Nasional
Tahun 2019, disingkat PERTIKAWAN Nasional 2019.

B. Waktu dan Tempat Pelaksanaan


Hari : Senin s.d. Senin
Tanggal : 18 s.d. 25 November 2019
Tempat : Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur, Jakarta Timur.

C. Tema
“Lestarikan Bumi, Sejahterakan Masyarakat”.

D. Motto
“Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan“.

E. LOGO
Terlampir.

F. MASKOT
Terlampir.

G. Output Kegiatan PERTIKAWAN Nasional 2019


Para Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega setelah mengikuti PERTIKAWAN
Nasional 2019, diharapkan;
1. Meningkat pengetahuan dan pemahamannya di bidang isu-isu generasi milenial,
pendidikan kepramukaan dan juga isu-isu global maupun lokal tentang
lingkungan dan kehutanan.
2. Berkembang sikap dan karakter positif, empati serta apresiasinya terhadap
masalah dan jalan keluar penanganan isu-isu generasi milenial, pendidikan
kepramukaan dan juga isu-isu global maupun lokal tentang lingkungan dan
kehutanan.
3. Berkembang kemampuan dan keterampilannya didalam menghasilkan karya-
karya yang bermanfaat, produktif dan solutif bagi penanganan isu-isu generasi
milenial, pendidikan kepramukaan dan juga isu-isu global maupun lokal tentang
lingkungan dan kehutanan
H. Outcomes Kegiatan PERTIKAWAN Nasional 2019
Para Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega setelah mengikuti PERTIKAWAN
Nasional 2019, diharapkan dapat;
1. Menggunakan peningkatan ilmu pengatahuan, sikap dan keterampilan yang
diperolehnya untuk pengembangan potensi dirinya agar memiliki kemampuan
berwirausaha dan menciptakan lapangan kerja dengan memanfaatkan era digital,
potensi alam secara lestari dan bertanggungjawab.
2. Menggunakan peningkatan ilmu pengetahuan, sikap dan keterampilan yang
diperolehnya untuk pengembangan dan inovasi pengelolaan serta program-
program pembinaan Satuan Karya Wanabakti dan Saka Kalpataru di daerahnya.
3. Menggunakan peningkatan ilmu pengetahuan, sikap dan keterampilan yang
diperolehnya untuk pengembangan dan inovasi program kegiatan saka maupun
kegiatan individu dalam bidang “community development” berbasis lingkungan
dan kehutanan secara lestari dan bertanggungjawab.

I. Tahap – Tahap Pelaksanaan Kegiatan


1. Tahap Persiapan
a. Pembentukan kelompok kerja persiapan
b. Penyusunan petunjuk pelaksanaan
c. Pembentukan panitia penyelenggara dan panitia pelaksana
d. Publikasi
e. Pendistribusian petunjuk pelaksanaan PERTIKAWAN Nasional 2019
f. Pendaftaran peserta
g. Pencarian dana
h. Penyusunan dan pendistribusian Petunjuk Teknis PERTIKAWAN Nasional
2019
i. Pembentukan dan pelatihan sangga kerja
j. Pertemuan pimpinan kontingen daerah
k. Persiapan dukungan logistik
2. Tahap Pelaksanaan
a. Daftar ulang peserta dan penyerahan persyaratan administrasi.
b. Penempatan peserta di tapak perkemahan
c. Pelaksanaan kegiatan
d. Pengawasan, pengamatan, dan evaluasi kegiatan
3. Tahap Penyelesaian
a. Evaluasi penyelenggaraan
b. Penyusunan laporan
c. Rehabilitasi kawasan Bumi Perkemahan

J. Struktur Organisasi
Kelompok Kerja
1. Kelompok Kerja adalah wadah yang dibentuk untuk mempersiapkan secara
konsepsional maupun teknis pelaksanaan PERTIKAWAN Nasional 2019.
2. Kelompok Kerja bertugas :
a. Menyusun Petunjuk Pelaksanaan
b. Menyusun Rencana Petunjuk Teknis Kegiatan
c. Menyusun Panitia Penyelenggara
d. Menyusun Panitia Pelaksana

Panitia Penyelenggara
1. Panitia Penyelenggara dibentuk untuk mendukung pelaksanaan PERTIKAWAN
Nasional 2019.
2. Pantia Penyelenggara terdiri atas unsur Kwarnas, Pimpinan Saka Kalpataru dan
Wanabakti Tingkat Nasional Instansi Pemerintah dan Lembaga terkait.
3. Tugas, Wewenang dan tanggungjawab Panitia Penyelenggara diselaraskan dengan
kebutuhan pelaksanaan kegiatan PERTIKAWAN Nasional 2019.

Panitia Pelaksana
1. Panitia Pelaksana dibentuk untuk melaksanakan PERTIKAWAN Nasional 2019.
2. Panitia Pelaksana terdiri atas DKN, DKD, DKC, DKR dan Pramuka Penegak dan
Pramuka Pandega.
3. Tugas, Wewenang dan tanggungjawab Panitia Pelaksana diselaraskan dengan
kebutuhan pelaksanaan kegiatan PERTIKAWAN Nasional 2019.

K. Peserta dan Unsur Kontingen Daerah


Peserta dan Unsur Kontingen Daerah terdiri dari;
1. Peserta Orang Dewasa
Orang dewasa yang bertugas mendampingi peserta Pertikawan 2019 baik sebagai
Pinsaka, Andalan Daerah, Pamong maupun Instruktur Satuan Karya yang mendaftar
dan memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan.
2. Pimpinan dan Staf Kontingen Daerah
Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega anggota DKD maupun DKC yang
bertindak sebagai pimpinan kontingen yang terdaftar dan memenuhi syarat-syarat
yang ditetapkan.
3. Peserta Anggota Satuan Karya
Anggota Saka Wanabakti dan Anggota Saka Kalpataru yang terpilih menjadi peserta
PERTIKAWAN Nasional 2019 yang terdaftar dan memenuhi syarat-syarat yang
ditetapkan
4. Peserta Kader Lingkungan
Siswa Sekolah Adiwiyata yang terpilih menjadi peserta PERTIKAWAN Nasional
2019 yang mendaftar dan memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan.
5. Peserta Asia Pasific
Peserta Pramuka dari Kawasan Asia Pacific yang diundang, mendaftar dan
memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan.
6. Peserta Tamu
Peserta Non Gerakan Pramuka maupun Organisasi lain yang mendaftar dan
memenuhi syarat sebagai Peserta PERTIKAWAN Nasional 2019.
BAB III
ADMINISTRASI

A. Umum
Penyelenggaraan administrasi yang meliputi administrasi umum dan administrasi
keuangan terdiri perencanaan, persiapan, pelaksanaan dan pelaporan administrasi.
Kegiatan administrasi ini berkaitan dengan pendaftaran, penyelesaian dan pemenuhan
kebutuhan administrasi bagi semua unsur yang meliputi Kontingen Daerah, Peninjau,
Penyelenggaraan dan Panitia Pelaksana.

B. Pelayanan Administrasi
Pelayanan Administrasi ditujukan untuk mendukung pelaksanaan PERTIKAWAN
Nasional 2019 di bidang administrasi, meliputi :
1. Peserta
2. Panitia Penyelenggara
3. Panitia Pelaksana/Sangga Kerja
4. Panitia Pendukung
5. Kontingen

C. Tahapan Pelayanan Administrasi


Berikut pelayanan administrasi PERTIKAWAN Nasional 2019:
Tahap Waktu Pelayanan Administrasi
I 17 Juli – 30 September 2019 Kesediaan Kwartir Daerah Online
II 1 Agustus – 1 Oktober 2019 Penginputan Data Kontingen secara Online
III 5 – 10 Oktober 2019 Perbaikan Penginputan Data Kontingen secara Online
IV 1 – 20 Oktober 2019 Pembayaran Camp Fee Kontingen secara Online
V 20 – 30 Oktober 2019 Pemilihan Paket Kegiatan Online
VI 15 – 17 November 2019 Daftar Ulang dan Penerimaan KIT di Jakarta
VII 24 – 25 November 2019 Penerimaan Piagam dan Tiska di Jakarta

Keterangan :
Tahap I : Kwartir Daerah mengirimkan kembali Form : D.1/Pertikawan/2019
(lampiran Juklak) perihal kesediaan Kwartir Daerah melalui e-mail :
pertikawannasional2019@gmail.com.
Setelah mengirimkan form tersebut, Kwartir Daerah akan diberikan
Username dan Password untuk dapat mengakses masuk di laman Pendaftaran
Online Pertikawan Nasional Tahun 2019
Selanjutnya, Kwartir Daerah mengisi data profil dan pendaftaran Kwartir
Daerah serta melampirkan form kesediaan di laman
www.pertikawan.id/basisdata/login.
Tahap II : Kwartir Daerah menginput data Peserta dan seluruh Pendukung Kontingen
Daerah serta Cabang dengan lengkap dan benar.
Tahap III : Kwartir Daerah melakukan perbaikan data (bukan pengurangan data),
apabila ada terjadi kesalahan nama Peserta dan seluruh Pendukung Kontingen
Daerah serta Cabang.
Selanjutnya, data akan diverifikasi pada tanggal 10 Oktober 2019 (tanggal
jatuh tempo perbaikan data).
Ketika sudah diverifikasi, data tidak dapat diubah dan diperbaiki kembali.
Tahap IV : Setelah melakukan penginputan dan perbaikan data, Kwartir Daerah
melakukan pembayaran camp fee sesuai dengan jumlah Peserta dan seluruh
Pendukung Kontingen Daerah serta Cabang, melalui teller bank BRI ke
nomor rekening 1167-01-000193-56-7 atas nama Saka Wanabakti dan
Kalpataru Nasional.
Apabila telah melakukan pembayaran camp fee, bukti pembayaran wajib
diunggah pada bagian pembayaran di laman
www.pertikawan.id/basisdata/login.
Setelah melakukan pengunggahan bukti pembayaran camp fee, Kwartir
Daerah akan mendapatkan softcopy bukti pembayaran camp fee dari Panitia
Pelaksana Pertikawan Nasional Tahun 2019. Selanjutnya, pada saat registrasi
ulang di lokasi kegiatan, softcopy bukti pembayaran wajib diserahkan dalam
bentuk hardcopy.
Tahap V : Penyesuaian Paket Kegiatan berbasis Aplikasi dilakukan oleh masing-
masing Pimpinan Sangga Peserta.
Tahap VI : Menyerahkan hardcopy bukti pembayaran dan menerima KIT Peserta dan
Pendukung Kontingen Daerah serta Cabang.
Tahap VII : Penerimaan Piagam dan Tiska diakhir kegiatan.

D. Komposisi Kontingen
1) Peserta yang harus dipersiapkan oleh masing-masing Kwartir Cabang dengan
rincian sebagai berikut :
A. Peserta Saka Kalpataru : 16 Orang (8 Putra dan 8 Putri)
B. Peserta Saka Wanabakti : 16 Orang (8 Putra dan 8 Putri)
C. Pinkoncab : 1 Orang
D. Pinsaka Cabang : 2 Orang
E. Pamong Saka Cabang : 2 Orang
F. Instruktur Saka Cabang : 2 Orang
G. Andalan Cabang Urusan Saka: 1 Orang
Jumlah : 40 Orang
2) Masing-masing kontingen dikoordinir oleh Tim Pendukung dari Kwartir Daerah
dengan rincian sebagai berikut :
A. Pinkonda : 2 Orang (1 Putra dan 1 Putri)
B. Staf Pinkonda : 2 Orang
C. Pinsaka Daerah : 2 Orang
D. Andalan Daerah Urusan Saka : 1 Orang
Jumlah : 7 Orang

E. Persyaratan Peserta Pertikawan Nasional


1. Peserta Satuan Karya
a. Umum
1. Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Anggota Saka Kalpataru atau Saka
Wanabakti.
2. Minimal Pramuka Penegak Bantara.
3. Berusia 16-25 tahun.
4. Sehat Jasmani dan Rohani.
5. Sanggup mematuhi Tata Tertib Adat Perkemahan PERTIKAWAN Nasional
2019.
b. Administrasi
1. Memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) Pramuka.
2. Memiliki Kartu Asuransi Kecelakaan Diri/Jiwa yang masih berlaku.
3. Memiliki Surat Keterangan Berbadan Sehat dari Dokter.
4. Memiliki Surat Mandat dari Kwartir Cabang yang mengirim.
5. Memiliki Surat Mandat dari Kwartir Daerah yang mengirim.
6. Memiliki Pas Foto Seragam Pramuka Lengkap berwarna uk. 3 x 4.
7. Membayar Camp Fee sebesar Rp 750.000/orang untuk :
- Biaya masuk perkemahan dan administrasi pendaftaran.
- Paket Kegiatan.
- Konsumsi selama kegiatan berbentuk natura.
- Atribut Peserta (Tas Daypack, Kaos, Scarf, ID Peserta (e-card), Topi,
Buku Panduan (e-book) dan Tas Belanja/Tas Jinjing)
- Piagam.
- Tanda Ikut Serta Kegiatan (TISKA).
c. Perlengkapan Pribadi dan Perkemahan
1. Membawa Perlengkapan Berkemah.
2. Membawa Perlengkapan Memasak.
3. Membawa Tas Jinjing/Tas Belanja Tambahan
(Mewujudkan Pengurangan Sampah Plastik).
4. Membawa Pakaian Olahraga/Lapangan/Pribadi.
5. Membawa Pakaian Adat.
6. Membawa Obat-obatan Pribadi yang diperlukan.
7. Membawa Perlengkapan Ibadah.

2. Pimpinan Kontingen Daerah, Staf Kontingen Daerah, Bindamping Daerah, dan


Pinsaka Daerah
a. Umum
1. Anggota Dewan Kerja Daerah bagi Pinkonda dan Staf Pinkonda
2. Andalan Daerah Urusan Saka bagi Bindamping Daerah.
3. Unsur Kepengurusan Pimpinan Saka Tingkat Daerah bagi Pinsaka Daerah.
4. Sehat Jasmani dan Rohani.
5. Sanggup mematuhi Tata Tertib Adat Perkemahan PERTIKAWAN Nasional
2019.
b. Administrasi
1. Memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) Gerakan Pramuka.
2. Memiliki Kartu Asuransi Kecelakaan Diri/Jiwa yang masih berlaku.
3. Memiliki Surat Keterangan Berbadan Sehat dari dokter.
4. Memiliki Surat Mandat dari Kwartir Daerah yang mengirim.
5. Memiliki Pas Foto Seragam Pramuka Lengkap berwarna uk. 3 x 4.
6. Membayar Camp Fee sebesar Rp 1.000.000/orang untuk :
- Biaya masuk perkemahan dan administrasi pendaftaran.
- Paket Kegiatan.
- Konsumsi siap saji selama kegiatan.
- Atribut Kegiatan (Tas Daypack, Kaos, Scarf, ID Kegiatan (e-card), Topi,
Buku Panduan (e-book) dan Tas Belanja/Tas Jinjing)
- Piagam.
- Tanda Ikut Serta Kegiatan (Bagi Pinkonda dan Staf Pinkonda).
c. Perlengkapan Pribadi dan Perkemahan
1. Membawa Perlengkapan Berkemah.
2. Membawa Tas Jinjing/Tas Belanja Tambahan
(Mewujudkan Pengurangan Sampah Plastik).
3. Membawa Pakaian Olahraga/Lapangan/Pribadi.
4. Membawa Pakaian Adat.
5. Membawa Obat-obatan Pribadi yang diperlukan.
6. Membawa Perlengkapan Ibadah.

3. Pimpinan Kontingen Cabang, Andalan Cabang, Pinsaka Cabang, Instruktur


Saka dan Pamong Saka
a. Umum
1. Dewan Kerja Cabang bagi Pimpinan Kontingen Cabang.
2. Unsur Kepengurusan Andalan Urusan Saka bagi Andalan Cabang.
3. Unsur Kepengurusan Pimpinan Satuan Karya Tingkat Cabang bagi Pinsaka
Cabang, Instruktur Saka dan Pamong Saka.
4. Sehat Jasmani dan Rohani.
5. Sanggup mematuhi Tata Tertib Adat Perkemahan PERTIKAWAN Nasional
2019.
b. Administrasi
1. Memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) Gerakan Pramuka.
2. Memiliki Kartu Asuransi Kecelakaan Diri/Jiwa yang masih berlaku.
3. Memiliki Surat Keterangan Berbadan Sehat dari Dokter.
4. Memiliki Surat Mandat dari Kwartir Daerah yang mengirim.
5. Memiliki Pas Foto Seragam Pramuka Lengkap berwarna uk. 3 x 4.
6. Membayar Camp Fee sebesar Rp 1.000.000/orang untuk :
- Biaya masuk perkemahan dan administrasi pendaftaran.
- Paket Kegiatan.
- Konsumsi siap saji selama kegiatan.
- Atribut Kegiatan (Tas Daypack, Kaos, Scarf, ID Kegiatan (e-card), Topi,
Buku Panduan (e-book) dan Tas Belanja/Tas Jinjing)
- Piagam.
- Tanda Ikut Serta Kegiatan (Bagi Pinkoncab).
c. Perlengkapan Pribadi dan Perkemahan
1. Membawa Perlengkapan Berkemah.
2. Membawa Tas Jinjing/Tas Belanja Tambahan
(Mewujudkan Pengurangan Sampah Plastik).
3. Membawa Pakaian olahraga/lapangan/pribadi.
4. Membawa pakaian adat.
5. Membawa obat- obatan pribadi yang diperlukan.
6. Membawa Perlengkapan Ibadah.

4. Peserta Sekolah Adiwiyata


a. Umum
1. Berstatus Siswa dan Siswi Sekolah Adiwiyata.
2. Berusia 16-25 tahun.
3. Sehat Jasmani dan Rohani.
4. Sanggup mematuhi Tata Tertib Adat Perkemahan PERTIKAWAN Nasional
2019.
b. Administrasi
1. Memiliki Kartu Pelajar.
2. Memiliki Kartu Asuransi Kecelakaan Diri/Jiwa yang masih berlaku.
3. Memiliki Surat Keterangan Berbadan Sehat dari Dokter.
4. Memiliki Surat Mandat dari Kepala Sekolah.
5. Menyerahkan Mandat Kwartir Cabang/ Daerah yang mengirim.
6. Memiliki Pas Foto berwarna uk. 3 x 4.
7. Membayar Camp Fee sebesar Rp 750.000/orang untuk :
- Biaya masuk perkemahan dan administrasi pendaftaran.
- Paket Kegiatan.
- Konsumsi selama kegiatan berbentuk natura.
- Atribut Peserta (Tas Daypack, Kaos, Scarf, ID Peserta (e-card), Topi,
Buku Panduan (e-book) dan Tas Belanja/Tas Jinjing)
- Piagam.
- Tanda Ikut Serta Kegiatan (TISKA).
c. Perlengkapan Pribadi dan Perkemahan
1. Membawa Perlengkapan Berkemah.
2. Membawa Perlengkapan Memasak.
3. Membawa Tas Jinjing/Tas Belanja Tambahan
(Mewujudkan Pengurangan Sampah Plastik).
4. Membawa Pakaian Olahraga/Lapangan/Pribadi.
5. Membawa Pakaian Adat.
6. Membawa Obat-obatan Pribadi yang diperlukan.
7. Membawa Perlengkapan Ibadah.

5. Pembina Pendamping Sekolah Adiwiyata


a. Umum
1. Berstatus sebagai Guru Sekolah Adiwiyata.
2. Sehat Jasmani dan Rohani.
3. Sanggup mematuhi Tata Tertib Adat Perkemahan PERTIKAWAN Nasional
2019.
b. Administrasi
1.Memiliki Kartu Asuransi Kecelakaan Diri/Jiwa yang masih berlaku.
2.Memiliki Surat Keterangan Berbadan Sehat dari Dokter.
3.Memiliki Surat Mandat dari Kepala Sekolah.
4.Menyerahkan Mandat Kwartir Cabang/ Daerah yang mengirim.
5.Memiliki Pas Foto berwarna uk. 3 x 4.
6.Membayar Camp Fee sebesar Rp 1.000.000/orang untuk :
- Biaya masuk perkemahan dan administrasi pendaftaran.
- Paket Kegiatan.
- Konsumsi selama kegiatan berbentuk natura.
- Atribut Peserta (Tas Daypack, Kaos, Scarf, ID Peserta (e-card), Topi,
Buku Panduan (e-book) dan Tas Belanja/Tas Jinjing)
- Piagam.
c. Perlengkapan Pribadi dan Perkemahan
1. Membawa Perlengkapan Berkemah.
2. Membawa Tas Jinjing/Tas Belanja Tambahan
(Mewujudkan Pengurangan Sampah Plastik).
3. Membawa Pakaian Olahraga/Lapangan/Pribadi.
4. Membawa Pakaian Adat.
5. Membawa Obat-obatan Pribadi yang diperlukan.
6. Membawa Perlengkapan Ibadah.

F. Keuangan
Untuk pembayaran camp fee dapat dikirim ke nomor rekening 1167-01-000193-56-7
BRI atas nama Saka Wanabakti dan Kalpataru Nasional.

Bukti pembayaran camp fee dapat diunggah di laman


www.pertikawan.id/basisdata/login pada bagian pembayaran. Setelah diunggah,
pengakses akan menerima bukti pembayaran dalam bentuk softcopy format PDF yang
wajib dicetak menjadi hardcopy dan diserahkan pada saat registrasi ulang.
G. Mekanisme Pendaftaran Peserta

PENDAFTARAN
PENDAFTARAN Perbaikan data secara online pada tanggal 5 –
ONLINE 10 Oktober 2019 setelah melakukan
1 Agustus – 10 Oktober pendaftaran secara online. Dalam tahap ini
2019 hanya diperkenankan melakukan perbaikan
data yang telah diinput.

DAFTAR ULANG Pinkonda hadir sebelum Peserta tiba di


15 – 17 November 2019 Lokasi .
Menyerahkan :
Bukti Pembayaran Camp Fee (Bank)
Bukti Pendaftaran Online

Menerima :
Bukti Regristrasi Kontingen
KIT Kontingen
SIM K (Surat Izin memasuki Kemah)
SIM T (Surat Izin mendirikan Tenda)
Kupon Konsumsi dan Natura
Blanko Meninggalkan Tenda
Stiker Kendaraan (2 Stiker Mobil dan 3
Stiker Motor)

MASUK Menyerahkan SIM K saat masuk Buper


Menyerahkan SIM T saat masuk
BUMI Kelurahan
PERKEMAHAN

SELESAI
H. Mekanisme Penyelesaian Administrasi

PENYELESAIAN
N
LAPORAN Mendapatkan Stempel meninggalkan Area
MENINGGALKAN AREA Perkemahan dari Kelurahan untuk :
PERKEMAHAN SIM K
SIM T
Blanko Meninggalkan Tenda
Bukti Regristrasi Kontingen

PENYELESAIAN Menyerahkan Administrasi Kontingen ke


ADMINISTRASI Sekertariat
24 – 25 November 2019 Menerima :
Sertifikat
Tanda Ikut Serta Kegiatan

KELUAR
BUMI PERKEMAHAN

SELESAI
I. Mekanisme Kehilangan Atribut
BAB IV
KEGIATAN

A. Umum
1. Latar Belakang Kegiatan
Perencanaan, isi, metode, proses dan evaluasi program kegiatan Pertikawan
Nasional 2019 disusun dengan pendekatan isu-isu strategis yaitu tema atau diskursus
yang menjadi perhatian atau terkait dengan pendidikan kepramukaan dan tantangan-
tantangan eksternal sebagai dampak kemajuan zaman yang harus dijadikan sebagai
dasar kebijakan. Terdapat beberapa indikator sebuah isu untuk dijadikan sebagai
acuan program Pertikawan Nasional 2019 yaitu aktual, urgensi, relevansi, dampak
positip, kesesuaian, inklusi dan sensitivitas.
Aktualitas terkait dengan pertimbangan apakah sebuah isu layak, menjadi
pusat perhatian atau tidak. Urgensi terkait apakan sebuah isu itu mendesak untuk
dikelola. Relevansi menyangkut apakan sebuah isu itu dibutuhkan atau tidak tidak.
Dampak positip terkait dengan apakah isu dimaksud jika ditangani akan berdampak
positip atau tidak. Kesesuaian dengan visi dan misi terkait dengan apakan isu
dimaksud sejalan dengan visi dan misi organisasi. Inklusi apakah jika isu tersebut
dikelola bisa diikuti atau tidak sedangkan sensitivitas terkait apakah jika isu itu
dikelola akan menumbuhkan dampak samping atau tidak.
2. Issue – Issue Startegis Pertikawan
Terdapat beberapa isu strategis yang memenuhi syarat aktual, urgensi,
relevansi, dampak positip, kesesuaian, inklusi dan sensitivitas yang layak dijasikan
acuan dalam penyusunan program Pertikawan Nasional 2019, yaitu:
a. Isu implementasi Prinsip Dasar dan Metode Kepramukaan, seperti
internalisasi kode kehomatan dan kode janji Pramuka, sistem beregu,
musyawarah, tolong menolong dan gotong royong.
b. Isu tantangan terkini pendidikan kepramukaan Penegak Pandega, seperti
kemandirian, job creation, entrepreneurship dan penguasaan kompetensi
berbasis kecakapan hidup.
c. Isu agenda Kepramukaan Dunia World Organization Scout of Movement
(WOSM) dan Sustainable Development Goals.
d. Isu generasi milenial: digital era, digital disruption, creative, connected,
collaboration dan social media.
e. Isu-isu generasi milenial dan lingkungan: green generation, green lifestyle,
eco friendly suistainability dan social responsibility
Isu-isu lingkungan dan kehutanan di Indonesia: pengelolaan daerah aliran
sungai, perhutanan sosial, bank sampah, 3R, bahan berbahaya beracun, deforestry,
konservasi flora dan fauna, perubahan Iklim, perilaku konsumen bertanggung jawab,
community development based.

3. Sifat Kegiatan
a. Aktif
b. Edukatif
c. Produktif
d. Inovatif
e. Rekreatif
f. Petualangan
g. Pengabdian

4. Metode Kegiatan
a. Metode Project.
Merupakan kegiatan pembuatan karya yang disumbangkan kepada
masyarakat seperti bank sampah, apotik hidup, sumur resapan, energi
hijau, technologi hijau dsb. Jika Pembuatan project membutuhkan waktu
panjang maka akan dilaksanakan dengan kegiatan pra dan pasca
Pertikawan Nasional 2019.
b. Metode Bakti Sosial.
Merupakan kegiatan bakti kepada masyarakat terutama yang menyangkut
aspek pengelolaan lingkungan dan kehutanan seperti penanaman daerah
aliran sungai, pembersihan lingkungan dan penyuluhan 3R.
c. Metode Pameran.
Merupakan kegiatan pameran beragam tema di bidang lingkungan dan
kehutanan yang dilaksanakan oleh berbagai pihak terkait yang dapat
dijadikan sebagai media belajar peserta Pertikawan Nasional 2019.
d. Metode Unjuk Karya.
Merupakan metode unjuk karya oleh kontingen atas sebuah prestasi,
penemuan, hasil karya yang telah dilakukan di daerah-daerah dan penting
diketahui oleh peserta Pertikawan Nasional 2019.
e. Metode Wisata Budaya, Teknologi dan Lingkungan.
Merupakan metode mengunjungi pusat-pusat budaya, pendidikan,
pengembangan teknologi lingkungan dan kehutanan, proyek-proyek
pengembangan kehutanan dan lingkungan yang berada di wilayah
penunjang ibokota.
f. Metode Role Model.
Merupakan metode kegiatan temu “public dan prominent figure” yang
menginspirasi generasi muda baik dibidang budaya, lingkungan, ekonomi
dan bisnis, teknologi, pemerintahan maupun tokoh-tokoh politik bangsa.
B. Jenis – Jenis Kegiatan
1. Kegiatan Umum
a. Keagamaan
b. Apel
c. Olahraga
d. Pameran
e. Anjangsana
f. Korve

2. Kegiatan Khusus
a. Malam Selamat Datang
b. Pembukaan dan Penutupan Kegiatan
c. Adat Bhineka Tunggal Ika
d. Malam Bhineka Tunggal Ika
e. Karnaval di Car Free Day
f. Seminar
g. NGOPPI (Ngobrol Penegak dan Pandega Indonesia)
h. Kegiatan Unsur Kontingen
i. Festival Kuliner
j. Color dancemob

3. Kegiatan Prestasi Kategori Kontingen Kwartir Daerah


a. Giri Wana Rally
b. Putra Putri Pertikawan
c. Green Campaigner | Busana Limbah
d. Green Campaigner | Poster
e. Pertikawan Got Talent
f. Karya Ilmiah Inovasi
g. Senam KLHK

4. Kegiatan Prestasi Kategori Umum dan Kelompok


a. Online Green Campaign Competition
- Vlog
- Foto
- Artikel
- Info Grafis
b. Bussines Plan Starup
c. E-Sport
d. Perkemahan Ramah Lingkungan

5. Kegiatan Wisata Rekreasi dan Edukasi


a. Taman Nasional Gunung Halimun Salak
b. Taman Nasional Gunung Gede Pangrango
c. Taman Nasional Kepulauan Seribu
d. Margasatwa Ragunan
e. Istana Bogor
f. Kota Tua
g. Taman Safari Indonesia
h. Jungle Land
i. Taman Mini Indonesia Indah
j. Gunung Salak Endah
k. D’Voyage
l. Chiampelas
m. Taman Bunga Nusantara
n. Puspitek Serpong
o. Kopi Liong Bulan
p. Universitas Indonesia
q. Institut Pertanian Bogor
r. Industri MM2100
s. Ekoparian Teluk Jambe
t. Waduk Saguling
u. Arung Jeram Citarum
v. Kebun Raya Bogor
w. Kebun Raya Cibodas

6. Kegiatan Bakti
a. Membuat Bank Sampah
b. Penyuluhan Sekolah Adiwiyata
c. Merintis Kampung Iklim
d. Tabur Benih Ikan
e. Membuat Green Campaigner | Poster Tong Sampah
f. Lubang Resapan Biopori
g. Donor Darah Masal
h. Penamaan Nama Pohon Arboretum
i. Penanaman Pohon di Area DAS
j. Penanaman Pohon di Area Jalan TOL
k. Penanaman Mangrove di Pantai
l. Bersih Sampah Laut
m. Bersih Gunung
n. Bersih Sampah Sungai

7. Kegiatan Positiv Campaigner


a. Membawa Tas Belanja
b. Membawa Tumbler
c. Mendukung Issue WOSM tentang Sustainable Development Goals
d. Mendukung Dasa Karya Gerakan Pramuka
8. Kegiatan Pemecahan Rekor Muri
a. Senam GNPDAS-KLHK

9. Kegiatan Pembangunan Lingkungan Hidup dan Kehutanan


a. Millenial Pengawas Sampah
b. Millenial Pengawas Satwa
c. Mitigasi Perubahan Iklim
d. Adaptasi Perubahan Iklim
e. Pengolahan Limbah B3
f. Pengendalian Pencemaran Lingkungan
g. Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan
h. Foto Udara
i. Hutan Memberikan Kontribusi Berharga
j. DAS Sehat
k. Gerakan Sekolah Berbudaya Lingkungan
l. Ayo Berwisata Ke Taman Nasional
m. Lembaga Konservasi
n. Penelitian dan Pengembangan Kebijakan Kehutanan
o. Hasil Hutan Bukan Kayu
p. Hasil Hutan Kayu
q. Penangkaran Satwa
C. Matriks Umum Kegiatan Peserta dan Unsur Kontingen

Matriks Unsur Kontingen


Unsur Kontingen
November Pamong
Staf Pinsaka Pinsaka Andalan
Pinkonda Bindam Pinkoncab &
Pin. D C. Cabang
Instruktur
Registrasi : Wil.
Tgl Sumatera, Jawa,
09.00 - 24.00
16 Bali,
Kalimantan
Registrasi Ulang
Tgl : Wil. Sulawesi,
09.00 - 24.00
17 Maluku, Nusa
Tenggara, Papua

08.00 - 15.00 Kedatangan Kontingen

Rapat Teknis
16.00 - 18.00
Tgl Perlombaan
18
Malam Selamat Malam Selamat
Datang di Datang di
20.00 - 22.00
Balkot DKI Balkot DKI
Jakarta Jakarta

Tgl
07.00 - 12.00 Adat Bhineka Tunggal Ika, Upacara Pembukaan & Festival Kuliner
19

08.00 - 11.00
Tgl
20
16.00 - 18.00 Rapat Pinkonda

Giat Bakti Penanaman


Giat Bakti Penanaman
Tgl di Toll Jagorawi &
08.00 - 11.00 Giat Bakti & Seminar di Toll Jagorawi & Giat
21 Giat Wisata Jungle
Wisata di Wisata Jungle Land
Land
Taman Nasional
Kepulauan Giat Bakti Penanaman di Toll
Tgl Seribu
08.00 - 11.00 Jagorawi & Giat Wisata Taman Seminar Seminar
22
Safari Indonesia

Tgl
16.00 - 18.00 Rapat Pinkonda
23

Tgl
05.00 - 13.00 Karnaval Budaya di Car Free Day DKI Jakarta & Penutupan Kegiatan
24

Tgl
09.00 - 18.00 Kepulangan Kontingen
25
Matriks Peserta
Paket ke -
November
1 2 3 4 5 6 7 8
P 08.00 - 11.00
Tgl Kedatangan Peserta & Membangun Perkemahan Ramah Lingkungan
S 13.00 - 15.00
18
M 20.00 - 22.00 Malam Selamat Datang & Hiburan
P 07.00 - 11.00 Adat Bhineka Tunggal Ika , Upacara Pembukaan & Festival Kuliner
Tgl
S 13.00 - 16.00 Giat Prestasi
19
M 19.30 - 22.00 Jumpa Tokoh & Giat Prestasi
P 09.00 - 11.40 Giat Wawasan & Bakti di
Tgl
S 13.30 - 16.00 Perkemahan (3 Zona)
20
M 20.00 - 22.00 Giat Bakti dan Wisata di Sub Jumpa Tokoh & Hiburan
P 09.00 - 11.40 Perkemahan Giat Wawasan & Bakti di
Tgl
S 13.30 - 16.00 Perkemahan (3 Zona)
21
M 20.00 - 22.00 Jumpa Tokoh & Giat Prestasi
P 09.00 - 11.40 Giat Wawasan & Bakti di
Tgl
S 13.30 - 16.00 Perkemahan (3 Zona)
22
M 20.00 - 22.00 Jumpa Tokoh & Hiburan Giat Bakti dan Wisata di Sub
P 09.00 - 11.40 Giat Wawasan & Bakti di Perkemahan
Tgl
S 13.30 - 16.00 Perkemahan (3 Zona)
23
M 20.00 - 22.00 Jumpa Tokoh & Giat Prestasi
P 06.00 - 11.00
Tgl Karnaval Budaya di Car Free Day DKI Jakarta
S 13.30 - 16.00
24
M 20.00 - 22.00 Malam Bhineka Tunggal Ika, Penutupan & Bintang Tamu
P
Tgl
S 09.00 - 20.00 Kepulangan Peserta
25
M

Keterangan:
Pemilihan kegiatan akan dilaksanakan menggunakan Mobile Aplikasi Smartphone Pertikawan
Nasional 2019 pada tanggal 20 – 30 Oktober 2019.
Uraian Kegiatan Unsur Kontingen dan Peserta
1. Uraian Kegiatan Unsur Kontingen
Sabtu, 16 November 2019
No. Waktu Agenda Lokasi Penanggungjawab
1 09.00 – 24.00 Registrasi Ulang Pinkon Wilayah Aula Bid. Administrasi
Sumatera, Jawa Bali, Kalimantan dan Keuangan
Minggu, 17 November 2019
1 09.00 – 24.00 Registrasi Ulang Pinkon Wilayah Aula Bid. Administrasi
Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara dan Keuangan
dan Papua
Senin, 18 November 2019
No. Waktu Agenda Lokasi Penanggungjawab
1 08.00 – 15.00 Kedatangan Kontingen Bumi Perkemahan Bid.
Pemerintahan dan
Pinkonda
2 16.00 – 18.00 Rapat Pinkonda : Agenda Teknis Aula Bid.
Perlombaan Pemerintahan dan
Bid. Kegiatan
3 20.00 – 22.00 Malam Selamat Datang di Balaikota DKI Bid. Kegiatan
Balaikota Jakarta
Peserta : 1 orang Pinkonda dan 1
orang Bindamping

Malam Selamat Datang di


Lapangan Utama Buperta
Peserta : Seluruh unsur kontingen
Selasa, 19 November 2019
No. Waktu Agenda Lokasi Penanggungjawab
1 07.00 – 11.00 Adat Bhineka Tunggal Ika, Lapangan Utama Bid. Kegiatan
Upacara Pembukaan
2 11.00 – 12.00 Festival Kuliner Lapangan Utama Bid. Kegiatan
3 16.00 – 18.00 Rapat Pinkonda Aula Bid.
Pemerintahan
Rabu, 20 November 2019
1 Rapat Pinkonda Aula Bid.
16.00 – 18.00
Pemerintahan
Kamis, 21 November 2019
No. Waktu Agenda Lokasi Penanggungjawab
1 02.30 – 03.00 Pergerakan Giat Bakti dan Wisata Dermaga Bid. Kegiatan
Pinkonda menuju Lapangan
Utama
2 03.00 – 04.30 Menuju Dermaga
3 04.30 – 06.00 Istirahat dan Kepribadi
4 06.00 – 09.00 Keberangkatan Pinkonda Menuju Taman Nasional
Taman Nasional Kepulauan Seribu Kepulauan Seribu
dan melakukan Kegiatan selama 2
Hari 1 Malam

06.00 – 18.00 Kegiatan Bakti dan Wisata Jungle Land


Pinkoncab, Andalan Tingkat
Cabang, Pinsaka Tingkat Cabang,
Pamong dan Instruktur selama satu
hari
5 09.00 – 11.00 Seminar bagi Staf Pinkonda, Aula
Bindamping dan Pinsaka Tingkat
Daerah
Jumat, 22 November 2019
No. Waktu Agenda Lokasi Penanggungjawab
1 06.00 – 18.00 Kegiatan Bakti dan Wisata Staf Taman Safari Bid. Kegiatan
Pinkonda, Bindamping dan Indonesia
Pinsaka Tingkat Daerah
2 09.00 – 11.00 Seminar bagi Pinkoncab, Andalan Aula
Tingkat Cabang, Pinsaka Tingkat
Cabang, Pamong dan Instruktur
Sabtu, 23 November 2019
No. Waktu Agenda Lokasi Penanggungjawab
1 16.00 – 18.00 Rapat Pinkonda Aula Bid.
Pemerintahan
Minggu, 24 November 2019
No. Waktu Agenda Lokasi Penanggungjawab
1 ........ – 02.00 Istirahat Bumi Perkemahan Bid.
2 02.00 – 03.00 Pergerakan Peserta menuju Pemerintahan
Lapangan Utama
3 03.00 – 04.30 Perjalanan menuju Jl. Thamrin Perjalanan Bid. Kegiatan
4 04.30 – 06.00 Istirahat, Makan dan Keperluan Jl. Thamrin -
Pribadi Sudirman
5 06.00 – 06.30 Persiapan Karnaval
6 06.30 – 10.00 Karnaval dan Rekor Muri
7 10.00 – 13.00 Waktu Bebas Bid.
8 13.00 – 15.00 Perjalanan menuju Buperta Perjalanan Pemerintahan
Senin, 25 November 2019
No. Waktu Agenda Lokasi Penanggungjawab
1 05.30 – 18.00 Penerimaan Piagam dan Tiska dan Bumi Perkemahan Pinkonda
Kepulangan Kontingen
2. Uraian Jadwal Uraian Kegiatan Peserta
Senin, 18 November 2019
No. Waktu Agenda Lokasi Penanggungjawab
1 09.00 – 15.00 Kedatangan Peserta dan Bumi Perkemahan Bid.
Mendirikan Perkemhan Ramah Pemerintahan dan
Lingkungan. Pinkonda
2 15.00 – 16.00 Istirahat
3 16.00 – 18.00 Anjangsana dan Registrasi Aula Bid. Kegiatan
Perlombaan
4 18.00 – 19.30 Istirahat, Makan dan Keperluan Bumi Perkemahan Bid.
Pribadi Pemerintahan
5 19.30 – 20.00 Pergerakan Peserta Menuju
Lapangan Utama
6 20.00 – 22.00 Malam Selamat Datang & Hiburan Lapangan Utama Bid. Kegiatan
7 22.00 – ...….. Istirahat Bumi Perkemahan Bid.
Pemerintahan
Selasa, 19 November 2019
No. Waktu Agenda Lokasi Penanggungjawab
1 ........ – 03.30 Istirahat Bumi Perkemahan Bid.
2 03.30 – 05.30 Keperluan Umpi, Pribadi dan Pemerintahan
Makan
3 05.30 – 06.30 Pergerakan Peserta Menuju
Lapangan Utama
4 06.30 – 07.30 Baris Lapangan Utama Bid. Kegiatan
5 07.30 – 08.00 Adat Bhineka Tunggal Ika
6 08.00 – 11.00 Upacara Pembukaan dan Hiburan
7 11.00 – 12.00 Festival Kuliner
8 12.00 – 13.00 Istirahat, Makan dan Keperluan Bumi Perkemahan Bid.
Pribadi Pemerintahan
9 13.00 – 18.00 Giat Prestasi Aula dan Bid. Kegiatan
Lapangan Utama
10 18.00 – 19.30 Istirahat, Makan dan Keperluan Bumi Perkemahan Bid.
Pribadi Pemerintahan
11 19.30 – 20.00 Pergerakan Peserta Menuju
Lapangan Utama
12 20.00 – 23.30 Jumpa Tokoh dan Giat Prestasi Lapangan Utama Bid. Kegiatan
13 23.30 – …….. Istirahat Bumi Perkemahan Bid.
Pemerintahan
Rabu, 20 November 2019
1 ........ – 03.30 Istirahat Bumi Perkemahan Bid.
2 03.30 – 05.30 Keperluan Umpi, Pribadi dan Pemerintahan
Makan
3 05.30 – 06.30 Kegiatan SERI I - Lapangan Bid.
- Senam (Peserta Giat Kecamatan Pemerintahan dan
Perkemahan) (Senam) Bid. Kegiatan
- Pergerakan Menuju Lapangan - Lapangan Utama
Utama (Peserta Giat Sub (Sub Kemah)
Perkemahan)
4 06.30 – 08.00 Makan dan Keperluan Pribadi - Bumi Bid.
(Bagi peserta yang di jadwal paket Perkemahan Pemerintahan dan
kegiatan mendapat Giat Sub - Sub Perkemahan Bid. Kegiatan
Perkemahan, akan melaksanakan
kegiatan Sub Perkemahan selama
2 Hari 1 Malam)
5 08.00 – 08.30 Pergerakan menuju titik Kumpul - Lap. Utama Bid.
Zona Giat Perkemahan - Lap. Kempi 2 Pemerintahan
- Lap. Kempi 3
6 08.30 – 09.00 Pergerakan menuju Sub Zona Masing-masing Bid. Kegiatan
7 09.00 – 11.30 Kegiatan Sub Zona Sub Zona
8 11.30 – 12.00 Menuju Tenda Bumi Perkemahan Bid. Kegiatan
9 12.00 – 12.45 Istirahat, Makan dan Keperluan Bid.
Pribadi Pemerintahan
10 12.45 – 13.10 Pergerakan menuju titik Kumpul - Lap. Utama Bid.
Zona Giat Perkemahan - Lap. Kempi 2 Pemerintahan
- Lap. Kempi 3
11 13.10 – 13.30 Pergerakan menuju Sub Zona Masing-masing Bid. Kegiatan
12 13.30 – 16.00 Kegiatan Sub Zona Sub Zona
13 16.00 – 18.00 Anjangsana dan Keperluan Pribadi Bumi Perkemahan Bid.
14 18.00 – 19.30 Istirahat, Makan dan Keperluan Pemerintahan
Pribadi
15 19.30 – 20.00 Pergerakan Peserta menuju
Lapangan Utama
16 20.00 – 23.00 Jumpa Tokoh dan Hiburan Lapangan Utama Bid. Kegiatan
17 23.00 - …….. Istirahat Bumi Perkemahan Bid.
Pemerintahan
Kamis, 21 November 2019
No. Waktu Agenda Lokasi Penanggungjawab
1 ........ – 03.30 Istirahat Bumi Perkemahan Bid.
2 03.30 – 05.30 Keperluan Umpi, Pribadi dan Pemerintahan
Makan
3 05.30 – 06.30 Senam Lapangan Bid.
Kecamatan Pemerintahan
4 06.30 – 08.00 Makan dan Keperluan Pribadi - Bumi Bid.
Perkemahan Pemerintahan
5 08.00 – 08.30 Pergerakan menuju titik Kumpul - Lap. Utama Bid.
Zona Giat Perkemahan - Lap. Kempi 2 Pemerintahan
- Lap. Kempi 3
6 08.30 – 09.00 Pergerakan menuju Sub Zona Masing-masing Bid. Kegiatan
7 09.00 – 11.30 Kegiatan Sub Zona Sub Zona
8 11.30 – 12.00 Menuju Tenda Bumi Perkemahan Bid. Kegiatan
9 12.00 – 12.45 Istirahat, Makan dan Keperluan Bid.
Pribadi Pemerintahan
10 12.45 – 13.10 Pergerakan menuju titik Kumpul - Lap. Utama Bid.
Zona Giat Perkemahan - Lap. Kempi 2 Pemerintahan
- Lap. Kempi 3
11 13.10 – 13.30 Pergerakan menuju Sub Zona Masing-masing Bid. Kegiatan
12 13.30 – 16.00 Kegiatan Sub Zona Sub Zona
13 16.00 – 18.00 Anjangsana dan Keperluan Pribadi Bumi Perkemahan Bid.
14 18.00 – 19.30 Istirahat, Makan dan Keperluan Pemerintahan
Pribadi
15 19.30 – 20.00 Pergerakan Peserta menuju
Lapangan Utama
16 20.00 – 24.00 Jumpa Tokoh dan Giat Prestasi Lapangan Utama Bid. Kegiatan
17 24.00 - …….. Istirahat Bumi Perkemahan Bid.
Pemerintahan
Jumat, 22 November 2019
No. Waktu Agenda Lokasi Penanggungjawab
1 ........ – 03.30 Istirahat Bumi Perkemahan Bid.
2 03.30 – 05.30 Keperluan Umpi, Pribadi dan Pemerintahan
Makan
3 05.30 – 06.30 Kegiatan SERI I - Lapangan Bid.
- Senam (Peserta Giat Kecamatan Pemerintahan dan
Perkemahan) (Senam) Bid. Kegiatan
- Pergerakan Menuju Lapangan - Lapangan Utama
Utama (Peserta Giat Sub (Sub Kemah)
Perkemahan)
4 06.30 – 08.00 Makan dan Keperluan Pribadi - Bumi Bid.
(Bagi peserta yang di jadwal paket Perkemahan Pemerintahan dan
kegiatan mendapat Giat Sub - Sub Perkemahan Bid. Kegiatan
Perkemahan, akan melaksanakan
kegiatan Sub Perkemahan selama
2 Hari 1 Malam)
5 08.00 – 08.30 Pergerakan menuju titik Kumpul - Lap. Utama Bid.
Zona Giat Perkemahan - Lap. Kempi 2 Pemerintahan
- Lap. Kempi 3
6 08.30 – 09.00 Pergerakan menuju Sub Zona Masing-masing Bid. Kegiatan
7 09.00 – 11.30 Kegiatan Sub Zona Sub Zona
8 11.30 – 12.00 Menuju Tenda Bumi Perkemahan Bid. Kegiatan
9 12.00 – 12.45 Istirahat, Makan dan Keperluan Bid.
Pribadi Pemerintahan
10 12.45 – 13.10 Pergerakan menuju titik Kumpul - Lap. Utama Bid.
Zona Giat Perkemahan - Lap. Kempi 2 Pemerintahan
- Lap. Kempi 3
11 13.10 – 13.30 Pergerakan menuju Sub Zona Masing-masing Bid. Kegiatan
12 13.30 – 16.00 Kegiatan Sub Zona Sub Zona
13 16.00 – 18.00 Anjangsana dan Keperluan Pribadi Bumi Perkemahan Bid.
14 18.00 – 19.30 Istirahat, Makan dan Keperluan Pemerintahan
Pribadi
15 19.30 – 20.00 Pergerakan Peserta menuju
Lapangan Utama
16 20.00 – 23.00 Jumpa Tokoh dan Hiburan Lapangan Utama Bid. Kegiatan
17 23.00 - …….. Istirahat Bumi Perkemahan Bid.
Pemerintahan
Sabtu, 23 November 2019
No. Waktu Agenda Lokasi Penanggungjawab
1 ........ – 03.30 Istirahat Bumi Perkemahan Bid.
2 03.30 – 05.30 Keperluan Umpi, Pribadi dan Pemerintahan
Makan
3 05.30 – 06.30 Senam Lapangan Bid.
Kecamatan Pemerintahan
4 06.30 – 08.00 Makan dan Keperluan Pribadi - Bumi Bid.
Perkemahan Pemerintahan
5 08.00 – 08.30 Pergerakan menuju titik Kumpul - Lap. Utama Bid.
Zona Giat Perkemahan - Lap. Kempi 2 Pemerintahan
- Lap. Kempi 3
6 08.30 – 09.00 Pergerakan menuju Sub Zona Masing-masing Bid. Kegiatan
7 09.00 – 11.30 Kegiatan Sub Zona Sub Zona
8 11.30 – 12.00 Menuju Tenda Bumi Perkemahan Bid. Kegiatan
9 12.00 – 12.45 Istirahat, Makan dan Keperluan Bid.
Pribadi Pemerintahan
10 12.45 – 13.10 Pergerakan menuju titik Kumpul - Lap. Utama Bid.
Zona Giat Perkemahan - Lap. Kempi 2 Pemerintahan
- Lap. Kempi 3
11 13.10 – 13.30 Pergerakan menuju Sub Zona Masing-masing Bid. Kegiatan
12 13.30 – 16.00 Kegiatan Sub Zona Sub Zona
13 16.00 – 18.00 Anjangsana dan Keperluan Pribadi Bumi Perkemahan Bid.
14 18.00 – 19.30 Istirahat, Makan dan Keperluan Pemerintahan
Pribadi
15 19.30 – 20.00 Pergerakan Peserta menuju
Lapangan Utama
16 20.00 – 24.00 Jumpa Tokoh dan Giat Prestasi Lapangan Utama Bid. Kegiatan
17 24.00 - …….. Istirahat Bumi Perkemahan Bid.
Pemerintahan
Minggu, 24 November 2019
No. Waktu Agenda Lokasi Penanggungjawab
1 ........ – 02.00 Istirahat Bumi Perkemahan Bid.
2 02.00 – 03.00 Pergerakan Peserta menuju Pemerintahan
Lapangan Utama
3 03.00 – 04.30 Perjalanan menuju Jl. Thamrin Perjalanan Bid. Kegiatan
4 04.30 – 06.00 Istirahat, Makan dan Keperluan Jl. Thamrin –
Pribadi Sudirman
5 06.00 – 06.30 Persiapan Karnaval
6 06.30 – 10.00 Karnaval dan Rekor Muri
7 10.00 – 13.00 Waktu Bebas Bid.
8 13.00 – 15.00 Perjalanan menuju Buperta Perjalanan Pemerintahan
9 15.00 – 16.00 Istirahat dan Keperluan Pribadi Bumi Perkemahan
10 16.00 – 18.00 Giat Prestasi Bid. Kegiatan
11 18.00 – 19.30 Istirahat, Makan dan Keperluan Bid.
Pribadi Pemerintahan
12 19.30 – 20.00 Pergerakan Peserta menuju Lapangan Utama
Lapangan Utama
13 20.00 – 24.00 Malam Bhineka Tunggal Ika, Bid. Kegiatan
Penutupan dan Hiburan
Senin, 25 November 2019
No. Waktu Agenda Lokasi Penanggungjawab
1 ........ – 03.30 Istirahat Bumi Perkemahan Bid.
2 03.30 – 05.30 Keperluan Umpi, Pribadi dan Pemerintahan
Makan
3 05.30 – 09.00 Penerimaan Piagam dan Tiska Pinkonda
4 09.00 – 12.00 Pembongkaran Tenda Bid.
5 12.00 – 17.00 Sayonara Pemerintahan

D. Mekanisme Keikutsertaan Kegiatan


1. Peserta Pertikawan yang sudah melakukan registrasi, akan terdaftar dalam sistem
Pertikawan Nasional.
2. Peserta mendownload Aplikasi Pertikawan di Play Store.
3. Peserta akan di pandu melalui modul dalam memilih item-item kegiatan yang
nantinya akan menjadi paket kegiatan peserta di Jakarta.
4. Paket kegiatan akan menjadi data dalam melakukan aktivitas di Pertikawan
Nasional.
5. Peserta diharapkan melakukan printout paket kegiatan sebagai cadangan data
untuk antisipasi kondisi smartphone low batre.
E. Kegiatan Umum
1. Keagamaan (Ibadah)
Waktu 20 s.d 23 November 2019
Pagi 04.00 – 05.30 WIB
Sore 18.00 – 19.00 WIB
Tempat Anjungan Ibadah Masing-masing
Peserta Seluruh Peserta
Perlengkapan Perlengkapan Ibadah Masing-masing
Penanggung Jawab Aparat Perkemahan

2. Upacara Bendera
Waktu 20 s.d 23 November 2019
Pagi 07.00 WIB
Sore 17.00 WIB
Tempat Kabupaten Masing-masing
Peserta Perwakilan anggota Umpi
Perlengkapan Bendera Merah Putih
Penanggung Jawab Peserta
Ketua Umpi
Sangga Kerja
Aparat Perkemahan

3. Olahraga
Waktu 20 s.d 23 November 2019
05.30 WIB
Tempat Kabupaten Masing-masing
Peserta Perwakilan anggota Umpi
Perlengkapan Perlengkapan olahraga dan Scraft Kegiatan
Penanggung Jawab Aparat Perkemahan

4. Korve Tenda
Waktu 19 s.d 24 November 2019
Pagi 08.00 s.d 12.00 WIB
Siang 13.00 s.d 17.00 WIB
Malam 19.00 s.d 23.00 WIB
Tempat Tenda masing-masing
Peserta Perwakilan Umpi
Perlengkapan Perlengkapan umpi masing-masing
Penanggung Jawab Aparat Perkemahan

5. Kebersihan Perkemahan
Waktu 18 s.d 24 November 2019
07.00 s.d 23.00 WIB
Tempat Areal Umpi
Peserta Petugas Korve Umpi
Perlengkapan Alat Kebersihan Masing-masing umpi
Penanggung Jawab Peserta
Ketua Umpi
Sangga Kerja
Aparat Perkemahan
6. Anjangsana dan Persahabatan
Waktu 18 s.d 24 November 2019
08.00 – 23.00 WIB
Tempat Areal Pertikawan Nasional
Peserta Seluruh Peserta
Perlengkapan Scraft Kegiatan
Buku Peserta
Kenang-kenangan
Penanggung Jawab Peserta
Ketua Umpi
Sangga Kerja
Aparat Perkemahan

F. Kegiatan Khusus
1. Malam Selamat Datang
Sebagai ajang silaturahmi pertama untuk mengenal seluruh
Tujuan
peserta Pertikawan Nasional 2019.
Senin, 18 November 2019
Tanggal
Pukul 20.00 WIB
Tempat Lapangan Utama Buperta Cibubur
Pakaian Peserta Kaos Kontingen
Peralatan Peserta Scraft Kegiatan dan Tumbler
1) Peserta berkumpul di Lapangan Utama Buperta Pukul
19.30 WIB.
2) Pentas Seni.
Teknis Kegiatan
3) Peserta Putra Putri Pertikawan Hadir diatas panggung
sekaligus membawa poster green campaigner.
4) Hiburan dari Bintang Tamu.

2. Upacara Pembukaan Pertikawan dan Penutupan Pertikawan


Pertanda kegiatan Pertikawan Nasional dibuka dan ditutup
Tujuan
secara resmi.
Upacara Pembukaan Pertikawan Nasional
Selasa, 19 November 2019 Pukul 07.00 WIB
Tanggal
Penutupan Pertikawan Nasional
Minggu, 24 November 2019 Pukul 20.00 WIB
Tempat Lapangan Utama Buperta Cibubur
Pakaian Peserta Seragam Pramuka Lengkap
Peralatan Peserta Scraft Kegiatan dan Tumbler
1) Peserta berkumpul di Lapangan Utama Buperta Pukul
06.30 WIB. untuk Upacara Pembukaan dan Penutupan
Teknis Kegiatan
Pertikawan Pukul 19.30 WIB.
2) Teknis akan diatur oleh protokoler.
3. Festival Kuliner Nusantara
Agar terciptanya rasa cinta tanah air dan membentuk
kreativitas serta terbentuknya karakter anak muda yang
Tujuan
berpatriot terhadap bangsa dan negara melalui
keberagaman adat dan budaya Indonesia.
Selasa, 19 November 2019
Tanggal Pukul 11.00 WIB
(Setelah selesai rangkaian Upacara)
Tempat Lapangan Utama Buperta Cibubur
Pakaian Peserta Seragam Pramuka Lengkap
Peralatan Peserta Scraft Kegiatan dan Tumbler
Peserta Pertikawan Nasional wajib memberikan kuliner
Catatan nusantara daerahnya kepada Pimpinan Kontingen Daerah
sebelum Pelaksanaan Festival Kuliner dimulai.
1) Unsur kontingen yang dipimpin oleh Pinkonda sudah
menyiapkan kuliner kota/kabupaten di provinsinya
minimal sebanyak 200 porsi pukul 10.30 WIB.
Teknis Kegiatan 2) Setelah rangkaian upacara, Peserta tetap berkumpul di
Lapangan Utama.
3) Seluruh peserta melakukan kunjungan ke anjungan
kuliner yang berada di lapangan utama.

4. Forum Group Discussion Sekolah Adiwiyata


Mengembangkan semangat gerakan sekolah berbudaya
Tujuan
lingkungan melalui kegiatan Pertikawan Nasion 2019.
Selasa, 19 November 2019
Tanggal
Pukul 13.00 – 15.00 WIB
Tempat Aula Buperta Cibubur.
Pakaian Peserta Seragam Pramuka Lengkap
Peralatan Peserta Scraft Kegiatan, Tumbler, Topi dan Alat Tulis
1) Peserta berkumpul di lapangan utama pukul 15.00 WIB
dengan wajib mengenakan kaos warna putih.
2) Peserta melakukan dancemob dengan diiringi lagu.
3) Panitia akan memberikan holy poweder dengan berbagai
Teknis Kegiatan
pilihan warna.
4) Peserta diharapkan berhati-hati untuk tidak terjatuh saat
melakukan dancemob.
5) Kegiatan akan berlangsung selama 60 menit.

5. Colour Dancemob
Menumbuhkan semangat berkarya dalam gerakan
Tujuan
predamaian mealui Gerakan Pramuka.
Minggu, 24 November 2019
Tanggal
Pukul 16.00 – 17.00 WIB
Tempat Lapangan Utama Buperta Cibubur
Pakaian Peserta Kaos Putih
Peralatan Peserta Scraft Kegiatan dan Tumbler
6) Peserta berkumpul di lapangan utama pukul 15.30 WIB
dengan wajib mengenakan kaos warna putih.
7) Peserta melakukan dancemob dengan diiringi lagu.
8) Panitia akan memberikan holy poweder dengan berbagai
Teknis Kegiatan
pilihan warna.
9) Peserta diharapkan berhati-hati untuk tidak terjatuh saat
melakukan dancemob.
10) Kegiatan akan berlangsung selama 60 menit.

6. Donor Darah Massal


Agar terciptanya rasa kepedulian sesama bangsa serta
Tujuan terbentuknya karakter anak muda yang rela berkorban
terhadap kegiatan sosial.
Minggu, 24 November 2019
Taal
Pukul 16.00 – 18.00 WIB
Tempat Jl. Thamrin – Jl. Sudirman DKI Jakarta.
Pakaian Peserta Kaos Bebas Sopan
1) Peserta menuju lokasi donor pukul 16.00 – 17.30 WIB.
2) Peserta mendaftarkan diri ke Posko Donor Darah.
Teknis Kegiatan 3) Peserta akan di Cek Kesehatan.
4) Pelaksanaan Donor Darah.
5) Donor darah terbuka untuk umum.

7. Karnaval Lingkungan dan Kebudayaan


Agar terciptanya rasa cinta tanah air dan peduli lingkungan
serta terbentuknya karakter anak muda yang berpatriot
Tujuan
terhadap bangsa dan negara melalui keberagaman adat dan
budaya Indonesia.
Minggu, 24 November 2019
Taal
Pukul 06.00 – 12.00 WIB
Tempat Jl. Thamrin – Jl. Sudirman DKI Jakarta.
Pakaian adat/ Busana Limbah, Scraft Kegiatan dan
Tumbler.
Peralatan Peserta Diperbolehkan membawa aksesoris kampanye hijau, bebas
sampah plastic atau aksesoris kepedulian lingkungan
lainnya.
6) Peserta berkumpul di lapangan utama pukul 03.00 WIB
dengan wajib mengenakan pakaian adat.
7) Kontingen daerah menunjuk perwakilannya untuk
Teknis Kegiatan mengenakan Busana Limbah.
8) Peserta berangkat menuju Car Free Day DKI Jakarta.
9) Teknis karnaval akan diatur oleh Bid. Kegiatan.
10) Setelah karnaval peserta diberi waktu bebas untuk
berkeliling.
11) Peserta diharapkan kumpul kembali pada pukul
13.00 WIB untuk kepulangan menuju Buperta Cibubur.

G. Kegiatan Rotasi
1. Zona Lingkungan Hidup dan Kehutanan
Sub Zona 1. Pengendalian Pencemaran Lingkungan
Sub Zona 2. Pengelolaan Sampah dan Limbah B3
Sub Zona 3. Bina Usaha Perhutanan Sosial
Sub Zona 4. Pengendalian Karhutla dan Pengendalian Perubahan Iklim
Sub Zona Sub Zona 5. Pengindraan Jauh dan Foto Udara
Lingkungan Sub Zona 6. Hutan Memberikan Kontribusi Berharga
Hidup dan Sub Zona 7. Pengendalian Aliran Sungai
Kehutanan Sub Zona 8. Ayo Berwisata ke Taman Nasional
Sub Zona 9. Millenial Pengawas Sampah dan Satwa
Sub Zona 10. Gerakan Sekolah Berbudaya Lingkungan
Sub Zona 11. Penelitian dan Pengembangan Kebijakan Kehutanan
Sub Zona 12. Hasil Hutan Bukan Kayu
1) Memberikan wawasan kepada peserta Pertikawan Nasional 2019
tentang peran Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan
serta Perum Perhutani menuju Indonesia Emas 2045.
2) Mengedukasi peserta mengenai teknologi, informasi, dan issue
Tujuan
yang menjadi fokus pada sektor lingkungan hidup dan kehutanan
saat ini.
3) Memberikan pengetahuan dan praktik keterampilan dan
kewirausahaan.
Tanggal Rabu s.d. Sabtu, 20 s.d. 23 November 2019
Rotasi Pagi : Pukul 09.00 – 11.00
Waktu
Rotasi Siang : Pukul 13.00 – 15.00
Tempat Lapangan Utama Buperta Cibubur
Jumlah Peserta 80 orang/ rotasi
Peralatan Kaos Kegiatan, Scraft Kegiatan, Tumbler, Topi dan Alat Tulis
Peserta
Metode Teori dan Praktik
Kegiatan
1) Peserta berkumpul di Zona LHK pukul 08.45 (Pagi)/ 12.45
(Siang)
2) Panitia memeriksa perlengkapan dan menjelaskan kegiatan.
3) Peserta bergerak menuju sub zona.
Teknis Kegiatan 4) Narasumber memperkenalkan diri dan tim serta diisi permainan.
5) Peserta mendapatkan materi oleh narasumber.
6) Peserta memperagakan/ praktik dan diskusi kelompok.
7) Setelah berkegiatan peserta regist kehadiran sebagai bukti tanda
ikut serta berkegiatan di Zona Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
2. Zona Perkembangan Global
Sub Zona 1. Pendidikan Anti Korupsi
Sub Zona 2. Wirausaha Pemuda
Sub Zona 3. Ayoo Belajar
Sub Zona 4. Makanan Sehat dan Komestik Aman
Sub Zona 5. Pendidikan Kebhinekaan
Sub Zona 6. Pendidikan Demokrasi
Sub Zona Sub Zona 7. Pertukaran Pemuda Antar Negara
Perkembangan Sub Zona 8. Transportasi Online
Global Sub Zona 9. Ayoo Rekreasi
Sub Zona 10. Online Shop
Sub Zona 11. Konservasi Bumi
Sub Zona 12. Surya Panel
Sub Zona 13. Revolusi Mental
Sub Zona 14. Sehat Bersosial Media
Sub Zona 15. Produk Industri
1) Memberikan wawasan kepada peserta Pertikawan Nasional 2019
tentang perkembangan global.
2) Mengedukasi peserta mengenai teknologi, informasi, dan issue
Tujuan
yang trading di Indonesia.
3) Memberikan pengetahuan dan praktik keterampilan dan
kewirausahaan.
Tanggal Rabu s.d. Sabtu, 20 s.d. 23 November 2019
Rotasi Pagi : Pukul 09.00 – 11.00
Waktu
Rotasi Siang : Pukul 13.00 – 15.00
Tempat Lapangan Utama Buperta Cibubur
Jumlah Peserta 80 orang/ rotasi
Peralatan Peserta Kaos Kegiatan, Scraft Kegiatan, Tumbler, Topi dan Alat Tulis
Metode Kegiatan Teori dan Praktik
1) Peserta berkumpul di Zona PG pukul 08.45 (Pagi)/ 12.45 (Siang)
2) Panitia memeriksa perlengkapan dan menjelaskan kegiatan.
3) Peserta bergerak menuju sub zona.
4) Narasumber memperkenalkan diri dan tim serta diisi permainan.
Teknis Kegiatan
5) Peserta mendapatkan materi oleh narasumber.
6) Peserta memperagakan/ praktik dan diskusi kelompok.
7) Setelah berkegiatan peserta regist kehadiran sebagai bukti tanda
ikut serta berkegiatan di Zona Perkembangan Global.
3. Zona Keterampilan dan Minat Khusus
a. Perlebahan
Tujuan Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan kepada peserta
tentang budidaya lebah madu, bagaimana memelihara serta
mengolah madu.
Tanggal Rabu s.d Sabtu
20 s.d 23 November 2019
Waktu Rotasi Pagi : Pukul 09.00 – 11.00
Rotasi Siang : Pukul 13.00 – 15.00
Tempat Wisata dan Edukasi Madu Pramuka
Jumlah Peserta 80 Orang / Rotasi
Pakaian Kaos Kegiatan
Pelaratan Peserta Scraft Kegiatan, Tumbler, Topi dan Alat Tulis
Metode Kegiatan Teori dan Praktik
Teknis Kegiatan 1. Peserta berkumpul di titik kumpul pukul 08.00 (rotasi
pagi) dan 12.45 (rotasi siang)
2. Panitia memeriksa perlengkapan dan menjelaskan
kegiatan.
3. Peserta bergerak menuju sub. Zona.
4. Narasumber memperkenalakan diri .
5. Peserta mendapatkan materi dan praktik oleh masyarakat.
6. Setelah berkegiatan peserta registrasi kehadiran sebagai
bukti ikut serta dalam kegiatan edukasi madu pramuka.

b. Selam dan Voli Air


Tujuan Mengasah keterampilan peserta tentang dunia selam dan voli
air, sehingga peserta memiliki pengalaman tentang Teknik
selam dan voli air dan diharapkan dapat dikembangkan.
Tanggal Rabu s.d Sabtu
20 s.d 23 November 2019
Waktu Rotasi Pagi : Pukul 09.00 – 11.00
Rotasi Siang : Pukul 13.00 – 15.00
Tempat Kolam Renang Buperta, Cibubur
Jumlah Peserta 80 Orang / Rotasi
Pakaian Pakaian Renang
Pelaratan Peserta Pakaian Ganti, Scraft Kegiatan, Tumbler, Topi dan Alat Tulis
Metode Kegiatan Teori dan Praktik
Teknis Kegiatan 1. Peserta berkumpul di titik kumpul pukul 08.00 (rotasi
pagi) dan 12.50 (rotasi siang)
2. Panitia memeriksa perlengkapan dan menjelaskan
kegiatan
3. Peserta bergerak menuju sub. Zona
4. Narasumber memperkenalakan diri dan tim serta diisi
permainan
5. Peserta mendapatkan materi
6. Setelah berkegiatan peserta registrasi kehadiran sebagai
bukti ikut serta dalam kegiatan selam dan voli air.

c. Reptil
Tujuan Memberikan wawasan identifikasi jenis-jenis ular dan teknik
handling ular.
Tanggal Rabu s.d Sabtu
20 s.d 23 November 2019
Waktu Rotasi Pagi : Pukul 09.00 – 11.00
Rotasi Siang : Pukul 13.00 – 15.00
Tempat Hutan Arboretum Cibubur/ Sanggar Saka Wanabakti
Jumlah Peserta 80 Orang / Rotasi
Pakaian Peserta Kaos Kegiatan
Pelaratan Peserta Scraft Kegiatan, Tumbler, Topi dan Alat Tulis
Metode Kegiatan Teori dan Praktik
Teknis Kegiatan 1. Peserta berkumpul di titik kumpul pukul 08.00 (rotasi
pagi) dan 12.50 (rotasi siang)
2. Panitia memeriksa perlengkapan dan menjelaskan kegiatan
3. Peserta bergerak menuju sub. Zona
4. Narasumber memperkenalakan diri dan tim serta diisi
permainan
5. Peserta mendapatkan materi
6. Setelah berkegiatan peserta registrasi kehadiran sebagai
bukti ikut serta dalam kegiatan selam dan voli air.

d. Panjat Tebing
Tujuan Mengasah dan melatih keterampilan peserta dalam cabang
olahraga panjat tebing serta teknik tali temali.
Tanggal Rabu s.d Sabtu
20 s.d 23 November 2019
Waktu Rotasi Pagi : Pukul 09.00 – 11.00
Rotasi Siang : Pukul 13.00 – 15.00
Tempat Tower Climbing Buperta Cibubur
Jumlah Peserta 80 Orang / Rotasi
Pakaian Kaos kegiatan
Pelaratan Peserta Scraft Kegiatan, Tumbler, Topi dan Alat Tulis
Metode Kegiatan Teori dan Praktik
Teknis Kegiatan 1. Peserta berkumpul di titik kumpul pukul 08.00 (rotasi
pagi) dan 12.50 (rotasi siang).
2. Panitia memeriksa perlengkapan dan menjelaskan kegiatan
3. Peserta bergerak menuju sub. Zona.
4. Narasumber memperkenalakan diri dan tim serta diisi
permainan.
5. Peserta mendapatkan materi.
6. Setelah berkegiatan peserta registrasi kehadiran sebagai
bukti ikut serta dalam kegiatan panjat tebing.
e. Slackline
Tujuan Melatih keterampilan peserta dalam keseimbangan diri serta
memberikan semangat untuk berkegiatan komunitas.
Tanggal Rabu s.d Sabtu
20 s.d 23 November 2019
Waktu Rotasi Pagi : Pukul 09.00 – 11.00
Rotasi Siang : Pukul 13.00 – 15.00
Tempat Halang Rintang Buperta
Jumlah Peserta 80 Orang / Rotasi
Pakaian Kaos kegiatan
Pelaratan Peserta Scraft Kegiatan, Tumbler, Topi dan Alat Tulis
Metode Kegiatan Teori dan Praktik
Teknis Kegiatan 1. Peserta berkumpul di titik kumpul pukul 08.00 (rotasi
pagi) dan 12.50 (rotasi siang).
2. Panitia memeriksa perlengkapan dan menjelaskan kegiatan
3. Peserta bergerak menuju Sub. Zona.
4. Narasumber memperkenalakan diri dan tim serta diisi
permainan.
5. Peserta mendapatkan materi.
6. Setelah berkegiatan peserta registrasi kehadiran sebagai
bukti ikut serta dalam kegiatan slackline.

f. Doodle Art, Mural dan Sketsa


Tujuan Mengasah kreativitas peserta dengan membuat doodle art,
mural, dan sketsa sehingga peserta dapat belajar dan
mengkreasikan keterampilan dalam bidang seni tersebut.
Tanggal Rabu s.d Sabtu
20 s.d 23 November 2019
Waktu Rotasi Pagi : Pukul 09.00 – 11.00
Rotasi Siang : Pukul 13.00 – 15.00
Tempat Kempi 1
Jumlah Peserta 80 Orang / Rotasi
Pakaian Kaos kegiatan
Pelaratan Peserta Scraft Kegiatan, Tumbler, Topi dan Alat Tulis
Metode Kegiatan Praktik
Teknis Kegiatan 1. Peserta berkumpul di titik kumpul pukul 08.00 (rotasi
pagi) dan 12.50 (rotasi siang).
2. Panitia memeriksa perlengkapan dan menjelaskan kegiatan
3. Peserta bergerak menuju sub. Zona.
4. Narasumber memperkenalakan diri dan tim serta diisi
permainan.
5. Peserta mendapatkan materi.
6. Setelah berkegiatan peserta registrasi kehadiran sebagai
bukti ikut serta dalam kegiatan doodle art, mural dan
sketsa.
g. Medicine Herbal
Tujuan Memperdalam ilmu tentang obat-obatan herbal dan jamu,
serta mengetahui bagaimana mengelola menjadi obat yang
dapat bermanfaat bagi diri sendiri dan masyarakat umum.
Tanggal Rabu s.d Sabtu
20 s.d 23 November 2019
Waktu Rotasi Pagi : Pukul 09.00 – 11.00
Rotasi Siang : Pukul 13.00 – 15.00
Tempat Kempi 4
Jumlah Peserta 80 Orang/ Rotasi
Pakaian Kaos Kegiatan
Pelaratan Peserta Scraft Kegiatan, Tumbler, Topi dan Alat Tulis
Metode Kegiatan Teori dan Praktik
Teknis Kegiatan 1. Peserta berkumpul di titik kumpul pukul 08.00 (rotasi
pagi) dan 12.50 (rotasi siang).
2. Panitia memeriksa perlengkapan dan menjelaskan kegiatan
3. Peserta bergerak menuju sub. Zona.
4. Narasumber memperkenalakan diri dan tim serta diisi
permainan.
5. Peserta mendapatkan materi.
6. Setelah berkegiatan peserta registrasi kehadiran sebagai
bukti ikut serta dalam kegiatan Medicine Herbal.

h. Berkuda dan Memanah


Tujuan Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan olahraga
berkuda dan memanah kepada peserta, serta memfasilitasi
peserta dalam menambah ilmu tentang berkuda dan memanah
Tanggal Rabu s.d Sabtu
20 s.d 23 November 2019
Waktu Rotasi Pagi : Pukul 09.00 – 11.00
Rotasi Siang : Pukul 13.00 – 15.00
Tempat Lapangan kempi 2
Jumlah Peserta 80 Orang / Rotasi
Pakaian Kaos Kegiatan
Pelaratan Peserta Scraft Kegiatan, Tumbler, Topi dan Alat Tulis
Metode Kegiatan Teori dan Praktik
Teknis Kegiatan 1. Peserta berkumpul di titik kumpul pukul 08.00 (rotasi
pagi) dan 12.50 (rotasi siang).
2. Panitia memeriksa perlengkapan dan menjelaskan kegiatan
3. Peserta bergerak menuju sub. Zona.
4. Narasumber memperkenalakan diri dan tim serta diisi
permainan.
5. Peserta mendapatkan materi.
6. Setelah berkegiatan peserta registrasi kehadiran sebagai
bukti ikut serta dalam kegiatan berkuda dan memanah.
i. Vertical Rescue dan Water Rescue
Tujuan Memperkenalkan peserta dengan kegiatan Vertical Rescue
dan Water Rescue sebagai salah satu edukasi terhadap tanggap
bencana.
Tanggal Rabu s.d Sabtu
20 s.d 23 November 2019
Waktu Rotasi Pagi : Pukul 09.00 – 11.00
Rotasi Siang : Pukul 13.00 – 15.00
Tempat Danau Buperta Cibubur
Jumlah Peserta 80 Orang / Rotasi
Pakaian Kaos Kegiatan
Pelaratan Peserta Pakaian Ganti, Scraft Kegiatan, Tumbler, Topi dan Alat Tulis
Metode Kegiatan Teori dan Praktik
Teknis Kegiatan 1. Peserta berkumpul di titik kumpul pukul 08.00 (rotasi
pagi) dan 12.50 (rotasi siang).
2. Panitia memeriksa perlengkapan dan menjelaskan kegiatan
3. Peserta bergerak menuju sub. Zona.
4. Narasumber memperkenalakan diri dan tim serta diisi
permainan.
5. Peserta mendapatkan materi.
6. Setelah berkegiatan peserta registrasi kehadiran sebagai
bukti ikut serta dalam kegiatan kegiatan Vertical Rescue
dan Water Rescue.

j. Makanan Internasional
Tujuan Peserta diharapkan dapat belajar menu makanan internasional
yang nantinya akan diharapkan dapat menambah wawasan
peserta dalam dunia kuliner.
Tanggal Rabu s.d Sabtu
20 s.d 23 November 2019
Waktu Rotasi Pagi : Pukul 09.00 – 11.00
Rotasi Siang : Pukul 13.00 – 15.00
Tempat Kempi 3
Jumlah Peserta 80 Orang / Rotasi
Pakaian Kaos Kegiatan
Pelaratan Peserta Scraft Kegiatan, Tumbler, Topi dan Alat Tulis
Metode Kegiatan Teori dan Praktik
Teknis Kegiatan 1. Peserta berkumpul di titik kumpul pukul 08.00 (rotasi
pagi) dan 12.50 (rotasi siang).
2. Panitia memeriksa perlengkapan dan menjelaskan kegiatan
3. Peserta bergerak menuju sub. Zona.
4. Narasumber memperkenalakan diri dan tim serta diisi
permainan.
5. Peserta mendapatkan materi.
6. Setelah berkegiatan peserta registrasi kehadiran sebagai
bukti ikut serta dalam kegiatan kegiatan Makanan
Internasional.

k. Pengolahan Sampah Pelastik


Tujuan Mengenal bahaya sampah plastik dan mengetahui bagaimana
pengolahan sampah plastik menjadi barang yang bermanfaat.
Tanggal Rabu s.d Sabtu
20 s.d 23 November 2019
Waktu Rotasi Pagi : Pukul 09.00 – 11.00
Rotasi Siang : Pukul 13.00 – 15.00
Tempat Aula pertenakan/ Pusat Edukasi Pengolahan Sampah
Jumlah Peserta 80 Orang / Rotasi
Pakaian Kaos Kegiatan
Pelaratan Peserta Scraft Kegiatan, Tumbler, Topi dan Alat Tulis
Metode Kegiatan Teori dan Praktik
Teknis Kegiatan 1. Peserta berkumpul di titik kumpul pukul 08.00 (rotasi
pagi) dan 12.50 (rotasi siang).
2. Panitia memeriksa perlengkapan dan menjelaskan kegiatan
3. Peserta bergerak menuju sub. Zona.
4. Narasumber memperkenalakan diri dan tim serta diisi
permainan.
5. Peserta mendapatkan materi.
6. Setelah berkegiatan peserta registrasi kehadiran sebagai
bukti ikut serta dalam kegiatan kegiatan Pengelolaan
sampah plastik.

l. Paint Ball
Tujuan Melatih konsentrasi peserta dalam membidik sesuatu dan
melatih fokus peserta dalam permainan tersebut.
Tanggal Rabu s.d Sabtu
20 s.d 23 November 2019
Waktu Rotasi Pagi : Pukul 09.00 – 11.00
Rotasi Siang : Pukul 13.00 – 15.00
Tempat Arboretum Cibubur
Jumlah Peserta 80 Orang / Rotasi
Pakaian Kaos Kegiatan
Pelaratan Peserta Scraft Kegiatan, Tumbler, Topi dan Alat Tulis
Metode Kegiatan Teori dan Praktik
Teknis Kegiatan 1. Peserta berkumpul di titik kumpul pukul 08.00 (rotasi
pagi) dan 12.50 (rotasi siang).
2. Panitia memeriksa perlengkapan dan menjelaskan kegiatan
3. Peserta bergerak menuju sub. Zona.
4. Narasumber memperkenalakan diri dan tim serta diisi
permainan.
5. Peserta mendapatkan materi.
6. Setelah berkegiatan peserta registrasi kehadiran sebagai
bukti ikut serta dalam kegiatan kegiatan paint ball.
m. Messenger Of Peace
Tujuan Mengenalkan peserta dalam kegiatan-kegiatan yang
mempersatukan perdamaian antar sesame tanpa memandang
suku, ras, agama dan golongan.
Tanggal Rabu s.d Sabtu
20 s.d 23 November 2019
Waktu Rotasi Pagi : Pukul 09.00 – 11.00
Rotasi Siang : Pukul 13.00 – 15.00
Tempat Kempi 4
Jumlah Peserta 80 Orang/ Rotasi
Pakaian Kaos Kegiatan
Pelaratan Peserta Scraft Kegiatan, Tumbler, Topi dan Alat Tulis
Metode Kegiatan Teori dan Praktik
Teknis Kegiatan 1. Peserta berkumpul di titik kumpul pukul 08.00 (rotasi
pagi) dan 12.50 (rotasi siang)
2. Panitia memeriksa perlengkapan dan menjelaskan
kegiatan
3. Peserta bergerak menuju sub. Zona
4. Narasumber memperkenalakan diri dan tim serta diisi
permainan
5. Peserta mendapatkan materi
6. Setelah berkegiatan peserta registrasi kehadiran sebagai
bukti ikut serta dalam kegiatan kegiatan massenger of
peace.

n. Navigasi Darat
Tujuan Membekali peserta dalam menentukan suatu tempat dan
memberikan bayangan medan, baik keadaan permukaan serta
bentang alam dari bumi dengan bantuan minimal peta dan
kompas.
Tanggal Rabu s.d Sabtu
20 s.d 23 November 2019
Waktu Rotasi Pagi : Pukul 09.00 – 11.00
Rotasi Siang : Pukul 13.00 – 15.00
Tempat Sanggar Saka Wirakartika
Jumlah Peserta 80 Orang / Rotasi
Pakaian Kaos Kegiatan
Pelaratan Peserta Scraft Kegiatan, Tumbler, Topi dan Alat Tulis
Metode Kegiatan Teori dan Praktik
Teknis Kegiatan 1. Peserta berkumpul di titik kumpul pukul 08.00 (rotasi
pagi) dan 12.50 (rotasi siang)
2. Panitia memeriksa perlengkapan dan menjelaskan kegiatan
3. Peserta bergerak menuju sub. Zona
4. Narasumber memperkenalakan diri dan tim serta diisi
permainan
5. Peserta mendapatkan materi
6. Setelah berkegiatan peserta registrasi kehadiran sebagai
bukti ikut serta dalam kegiatan kegiatan Navigasi darat.

o. Kano dan Tenda Apung


Tujuan Melatih keterampilan peseta dalam bidang kano dan
pembuatan tenda apung
Tanggal Rabu s.d Sabtu
20 s.d 23 November 2019
Waktu Rotasi Pagi : Pukul 09.00 – 11.00
Rotasi Siang : Pukul 13.00 – 15.00
Tempat Wisata Danau BUPERTA Cibubur
Jumlah Peserta 80 Orang / Rotasi
Pakaian Seragam Pramuka
Pelaratan Peserta Pakaian Ganti, Scraft Kegiatan, Tumbler, Topi dan Alat Tulis
Metode Kegiatan Teori dan Praktik
Teknis Kegiatan 1. Peserta berkumpul di titik kumpul pukul 08.00 (rotasi
pagi) dan 12.50 (rotasi siang).
2. Panitia memeriksa perlengkapan dan menjelaskan kegiatan
3. Peserta bergerak menuju sub. Zona.
4. Narasumber memperkenalakan diri dan tim serta diisi
permainan.
5. Peserta mendapatkan materi.
6. Setelah berkegiatan peserta registrasi kehadiran sebagai
bukti ikut serta dalam kegiatan kegiatan Kano dan tenda
apung.

H. Kegiatan Sub. Perkemahan


Sub Kemah 1. P. Pramuka, TN. Kepualauan Seribu, DKI Jakarta
Sub Kemah 2. Suaka Margasatwa Ragunan, DKI Jakarta
Sub Kemah 3. Hutan Kota Srengseng, DKI Jakarta
Sub Kemah 4. Taman Wisata Alam Muara Angke, DKI Jakarta
Sub Kemah 5. Kementerian LHK, DKI Jakarta
Sub Kemah 6. Buper Kitri Bakti, Kab. Tangerang, Banten
Sub Kemah 7. Puslatmas, Kota Tangerang Selatan, Banten
Sub Kemah 8. Kp. Babakan Pasar, Kota Bogor, Jawa Barat
Sub Kemah Sub Kemah 9. Central Indonesian Forest, Kota Bogor, Jawa Barat
Pertikawan Sub Kemah 10. Wana Wisata Citamiang, Kab.Bogor, Jawa Barat
Nasional Sub Kemah 11. Buper Cimandala, Kab. Bogor, Jawa Barat
Sub Kemah 12. Gunung Bunder, Kab. Bogor, Jawa Barat
Sub Kemah 13. Tambang Emas ANTAM, Kab. Bogor, Jawa Barat
Sub Kemah 14. Wana Wisata Cilember, Kab. Bogor, Jawa Barat
Sub Kemah 15. Sentul Eco Edu, Kab. Bogor, Jawa Barat
Sub Kemah 16. Wisma Atlet Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat
Sub Kemah 17. Cibarusah, Kab. Bekasi, Jawa Barat.
Sub Kemah 18. Waduk Saguling, Kab. Bandung Barat, Jawa Barat
Sub Kemah 19. TN. Gn. Gede Pangrango, Kab. Cianjur, Jawa Barat
Sub Kemah 20. Ekoparian Teluk Jambe, Kab. Karawang, Jawa Barat
Sub Kemah 21. Resort Situ Gunung, Kab. Sukabumi, Jawa Barat
1) Memberikan wawasan kepada peserta Pertikawan Nasional 2019
tentang kebudayaan wilayah di perkemahan.
2) Mengedukasi peserta mengenai teknologi, informasi, dan issue
Tujuan
yang trading di Indonesia dan wilayah setempat.
3) Bentuk pengabdian peserta terhadap masyarakat.
4) Wahana rekreasi peserta Pertikawan Nasional.
Rotasi Pertama
20 s.d. 21 November 2019
Tanggal
Rotasi Kedua
22 s.d. 23 November 2019
Tempat Masing-masing Sub Kemah
Jumlah Peserta 200 – 300 orang/ rotasi
Peralatan Peserta Perlengkapan pribadi selama 2 hari 1 malam dan KIT Peserta.
Metode Kegiatan Bakti dan Wisata
1) Peserta berkumpul di Terminal Keberangkatan Sub Kemah pukul
06.00.
2) Panitia memeriksa perlengkapan dan kesesuaian posisi peserta
terhadap paket yang dipilih.
3) Peserta bergerak menuju sub kemah.
Teknis Kegiatan
4) Narasumber memperkenalkan diri dan tim serta diisi permainan.
5) Peserta mendapatkan materi oleh narasumber.
6) Peserta berkunjung ke tempat rekreasi wisata dan edukasi.
7) Setelah berkegiatan peserta regist kehadiran sebagai bukti tanda
ikut serta berkegiatan di Sub Perkemahan.

I. Kegiatan Prestasi
1. Pengertian
Giat Prestasi Pertikawan merupakan sarana menciptakan generasi unggul dalam
Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Anggota Satuan Karya Pramuka
Kalpataru dan Satuan Karya Pramuka Wanabakti dengan dilakukan secara
berkelompok dan individu dengan menjunjung nilai-nilai sportifitas, cinta alam,
dinamis, tekhnologi, persaudaraan dan persaingan sehat.

2. Tujuan
a. Sebagai salah satu tolok ukur keberhasilan pembinaan anggota Saka Kalpataru
dan Wanabakti secara Nasional.
b. Memberikan wadah para peserta didik untuk unjuk prestasi.
c. Mengembangkan budaya sportifitas dalam persaingan sehat.
d. Media mengenalkan potensi, kreativitas, karya dan kemampuan anggota Saka
Kalpataru dan Wanabakti.
e. Memperat persaudaraan bakti sesama penegak dan pandega.
3. Penghargaan
1) Trophy Bergilir Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik
Indonesia.
Ketentuan Juara Umum akan dilihat dari perolehan Juara 1 Terbanyak.
2) Trophy Tetap Masing-Masing Mata Lomba.
3) Piagam Pemenang Masing-Masing Mata Lomba.

4. Jenis Kegiatan Prestasi Kategori Kontingen Kwartir Daerah


Jumlah Orang
No. Nama Giat Prestasi Kode Satuan
Putera Puteri
1 Giri Wana Rally GWR Terpisah 4 4
2 Putra Putri Pertikawan P3 Terpisah 1 1
3 Pertikawan Got Talent PGT Terpadu 5–8
4 Karya Ilmiah Inovasi KII Terpadu 3
5 Green Campaigner | Busana Limbah BL Terpisah 5 5
6 Green Campaigner |Poster P1 Terpisah 2 2
7 Senam KLHK SK Terpadu 16

5. Rapat Teknis Perlombaan


Hari, tanggal : Senin, 18 November 2019
Pukul : 16.00 s.d. 17.30 WIB
Lokasi : Aula Dewi Sartika
Peserta : 2 (dua) orang Pimpinan Kontingen Daerah

6. Giri Wana Rally (GWR)


Tema Dari Pertikawan untuk Taman Nasional Gunung Halimun Salak
Hari, Tanggal Rabu s.d. Jumat, 20 s.d. 22 November 2019
Lokasi Taman Nasional Gunung Halimun Salak
Jumlah Peserta 4 orang/ Kwartir Daerah (Satuan Terpisah)
1) Peralatan Kemah
2) Peralatan Masak
3) Perlengkapan Pribadi
Peralatan
4) Survival Kit
5) P3K
6) Kamera Handphone/ Kamera Digital
Ketepatan Menyelesaikan Tugas, adapun tugas sebagai berikut:
1) Manajemen Perjalanan di alam Bebas
Tema “reconnecting to nature”
2) Navigasi Darat
3) Pengukuran Pohon
Kriteria Penilaian Peserta mengukur pohon, didokumentasikan dan digambar
secara sederhana dalam tallysheet.
4) Pengamatan Flora
- Peserta diberikan materi tentang inventarisasi hutan dan
kemudian menyelesaikan tugas yang diberikan.
- Peserta menggambar ulang beberapa endemic Taman
Nasional Gunung Halimun Salak disertai deskripsi singkat.
5) Inventarisasi Fauna
- Peserta mencatat fauna pada tallysheet.
- Peserta menggambar ulang beberapa endemik Taman
Nasional Gunung Halimun Salak disertai deskripsi singkat.
6) Bersih Sampah.
- Peserta melakukan operasi bersih sampah dari start sampai
dengan finish kemudian di jumlah berat sampah yang di
angkut.
- Peserta melaporkannya dalam bentuk dokumentasi foto di
media social.
7) Masak Rimba.
- Peserta melakukan masak rimba dengan bahan yang
diberikan panitia.
- Peserta melakukan dokumentasikan melalui video dengan
durasi maksimal 2 menit.
8) Panjat Tebing.
Peserta melakukan panjat tebing dengan tinggi 10 meter.
Peralatan disediakan oleh panitia.
9) Vlog Perjalanan.
Tema vlog perjalanan, “Taman Nasional Gunung Halimun
Salak mendidik kami”
1) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan
Dewan Juri
2) Praktisi
1) Peserta lomba Giri Wana Rally Pertikawan merupakan
Perserta Pertikawan Nasional 2019 yang terdata dalam
sistem pertikawan.
2) Peserta berjumlah 8 (delapan) orang/ kwartir daerah, satuan
terpisah, terdiri 4 putera dan 4 puteri.
3) Peserta sehat jasmani dan rohani.
4) Sebelum keberangkatan peserta akan diperiksa kesehatan
oleh panitia.
5) Keberangkatan peserta pada hari Rabu 20 November 2019
pukul 09.00 WIB.
6) Hadir 20 menit di lokasi lomba sebelum pelaksanaan
berlangsung.
Teknis Kegiatan 7) Peserta melakukan pengembaraan pada saat kegiatan rotasi
perkemahan.
8) Kegiatan Giri Wana Rally dilaksanakan selama 4 hari, 3 hari
untuk menyelesaikan tugas dan 1 hari untuk berwisata.
9) Jarak tempuh menyelesaikan tugas kurang lebih 20 Km
dengan berjalan kaki.
10) Peserta kembali ketempat.
11) Nomor urut peserta akan diundi pada saat rapat teknis.
12) Juara akan diambil dari perolehan juara 1 terbanyak dari
penugasan, jika terdapat kesamaan juara 1, akan dilihat dari
perolehan juara 2 dan seterusnya.
13) Pengumuman akan disampaikan pada malam penutupan
kegiatan Pertikawan Nasional 2019.
7. Putra Putri Pertikawan (P3)
Tema The Ambassadors of PERTIKAWAN As Earth Defender
Hari, Tanggal 18 dan 19 November 2019
Lokasi Aula dan Panggung Utama
Jumlah Peserta 2 orang/ Kwartir Daerah (Satuan Terpisah)
Yang disiapkan peserta
1. Peserta mengenakan busana Daerah Modern/ Kekinian
2. menyiapkan 1 kampanye versinya sendiri dalam bentuk
Peralatan video 1 menit berisi deskripsi personal dan jawaban atas
pertanyaan: “Sebagai Pramuka, yang bisa kau lakukan
untuk membela hutan Indonesia?”
3. Membawa poster kampanye hijau khas kontingen asal.
Senin, 18 November 2019, Pukul 17.00 – 18.00 WIB

Tahap I
Pre Tes (5%)
Tinjauan Video (10%)

Selasa, 19 November 2019, Pukul 13.00 – 23.00 WIB


(Tahap I – II – III akan menjadi satu rangkaian waktu)

Tahap II
Wawancara
1) Penampilan (10%)
Kriteria Penilaian
2) Kepribadian (15%)
3) Karya dan Pengabdian (20%)

Tahap III
Pemaparan dan Tanya Jawab
1) Visi tentang Peran Anggota Pramuka dalam
Mempertahankan Bumi (10%)
2) Komunikasi dan Penguasaan Masalah (15%)
3) Live Campaign tentang hari pohon Internasional (10%)

Tahap IV
Post Tes (5%)
1) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan
Dewan Juri 2) Kwartir Nasional Gerakan Pramuka
3) Praktisi
1) Peserta lomba Millenial Pertikawan merupakan Perserta
Pertikawan Nasional 2019 yang terdata dalam sistem
pertikawan.
2) Peserta terdiri dari 2 (dua) orang/ kwartir daerah, komposisi
terdiri satu putera dan satu puteri.
Teknis Kegiatan
3) Video yang dikirimkan peserta akan di upload di media
social pertikawan.
4) Hadir lengkap dengan busana daerah dan poster “Green
Campaign” di malam selamat datang.
5) Hadir 20 menit di lokasi lomba sebelum pelaksanaan
berlangsung.
6) Peserta melakukan tahapan-tahapan penilaian selama 2 hari.
7) Peserta kembali ketempat.
8) Nomor urut peserta akan diundi pada saat rapat teknis
perlombaan.
9) Pengumuman akan disampaikan pada Hari ke 2 Kegiatan.

8. Pertikawan Got Talent (PGT)


Tema Pramuka is Earth Defender
19, 21 dan 23 November 2019
Hari, Tanggal
Setiap pukul 20.00 WIB
Lokasi Panggung Utama
Jumlah Peserta 5-8 orang/ Kwartir Daerah (Satuan Terpadu)
Peralatan Busana menyesuaikan
1) Busana (10%)
2) Kreativitas (20%)
Kriteria Penilaian 3) Ide/ Gagasan (30%)
4) Skill/ level keterampilan (20%)
5) Penampilan (20%)
1) Pimpinan Saka Kalpataru dan Wanabakti Tingkat Nasional
Dewan Juri 2) Kwartir Nasional Gerakan Pramuka
3) Praktisi
1) Peserta lomba Talenta Pertikawan merupakan Perserta
Pertikawan Nasional 2019 yang terdata dalam sistem
pertikawan.
2) Peserta terdiri dari 5 sampai dengan 8 orang/ kwartir daerah
satuan terpadu.
Teknis Kegiatan 3) Hadir 30 menit di lokasi lomba sebelum pelaksanaan
berlangsung.
4) Peserta menampilkan bakatnya sesuai tema dengan batas
waktu 13 menit.
5) Pengumuman akan disampaikan pada malam penutupan
kegiatan Pertikawan Nasional 2019.
Jadwal Penampilan Pertikawan Got Talent
Selasa, 19 November 2019
1. DKI Jakarta
2. Papua
3. Sulawesi Tenggara
4. Maluku Utara
5. Sulawesi Selatan
6. Kalimantan Barat
7. Lampung
8. Bengkulu
9. Sulawesi Barat
10. Jawa Tengah
11. Kalimantan Utara

Kamis, 21 November 2019


1. Bali
2. Nusa Tenggara Timur
3. Maluku
4. Sumatera Selatan
5. Sumatera Utara
6. Nusa Tenggara Barat
7. Kalimantan Tengah
8. Papua Barat
9. Sulawesi Utara
10. Jawa Barat
11. Kepulauan Riau

Jumat, 23 November 2019


1. Kalimantan Timur
2. Jambi
3. Gorontalo
4. Kalimantan Selatan
5. Sulawesi Tengah
6. Nanggroe Aceh Darusalam
7. Daerah Istimewa Yogyakarta
8. Sumatera Barat
9. Riau
10. Banten
11. Kepualauan Bangka Belitung
12. Jawa Timur

9. Karya Ilmiah Inovasi (KII)


Tema Krida dan Karya Melestarikan Bumi Pertiwi
Pengumpulan Bahan Karya tulis dan Bahan Presentasi
Batas Pengiriman pada Kamis, 14 November, Pukul 23.00 WIB
ke email pertikawannasional2019@gmail.com
Hari, Tanggal
Selasa, 19 November 2019
Pukul 13.00 – 24.00 WIB
Lokasi Aula
Jumlah Peserta 3 orang/ Kwartir Daerah (Satuan Terpadu)
Yang disiapkan peserta
Peralatan Paparan, diperbolehkan membawa alat peraga atau aksesoris
lainnya.
1) Sistematika Penulisan (15%)
2) Kreativitas Gagasan dan Topik yang Dikemukakan (20%)
Kriteria Penilaian 3) Pembahasan dan Transfer Gagasan (25%)
4) Data dan Sumber Informasi (20%)
5) Kreativitas dan Presentasi (20%)
1) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan
Dewan Juri 2) Pinsaka Kalpataru dan Wanabakti Tingkat Nasional
3) Kwartir Nasional Gerakan Pramuka
1) Peserta lomba Karya Tulis Inovasi merupakan Perserta
Teknis Kegiatan
Pertikawan Nasional 2019 yang terdata dalam sistem
pertikawan.
2) Peserta satuan terpadu, terdiri dari 3 (tiga) orang/ kwartir
daerah satuan terpadu.
3) Hadir 20 menit di lokasi lomba sebelum pelaksanaan
berlangsung.
4) Peserta melakukan pemaparan terkait Karya Ilmiah
Inovasinya kepada dewan juri selama 13 menit sejak awal
berbicara.
5) Sesi tanya jawab dilakukan 5 menit.
6) Nomor urut peserta akan diundi pada saat rapat teknis
perlombaan.
7) Pengumuman akan disampaikan pada malam penutupan
kegiatan Pertikawan Nasional 2019.

10. Green Campaigner | Busana Limbah (BL)


Tema Menjaga bumi, kreatif mengolah limbah sampah
Selasa, 19 November 2019
Hari, Tanggal
Pukul 13.00 – 17.00 WIB
Lokasi Aula
Jumlah Peserta 10 orang/ Kwartir Daerah (Satuan Terpisah).
Peralatan Seluruh alat dan bahan disiapkan peserta.
1) Ide dan Kesesuaian Tema (15%)
2) Kreativitas (30%)
Kriteria Penilaian
3) Material yang digunakan (25%)
4) Estetika dan Keunikan Busana (30%)
1) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Dewan Juri 2) Pinsaka Kalpataru dan Wanabakti Tingkat Nasional.
3) Pusdiklatnas Gerakan Pramuka.
1) Peserta lomba Busana Limbah merupakan Peserta
Pertikawan Nasional 2019 yang terdata dalam sistem
pertikawan.
2) Peserta satuan terpadu, terdiri dari 10 (sepuluh) orang/
kwartir daerah, dengan komposisi 5 (lima) putera dan 5
(lima) puteri.
3) Hadir 20 menit di lokasi lomba sebelum pelaksanaan
berlangsung.
4) Peserta membawa bahan mentah material barang bekas.
Teknis Kegiatan
5) Peserta diperbolehkan memakai aksesoris pendukung.
6) Peserta membuat 2 (dua) busana daur ulang, 1 (satu) busana
pria dan 1 (satu) busana wanita.
7) Peserta membuat busana daur ulang dalam waktu 240 menit.
8) Peserta melakukan pemaparan 5 menit kepada dewan juri.
9) Nomor urut peserta akan diundi pada saat rapat teknis
perlombaan.
10) Pengumuman akan disampaikan pada malam penutupan
kegiatan Pertikawan Nasional 2019.
11. Green Campaigner | Poster (P1)
Tema Pramuka Membela Bumi
Selasa, 19 November 2019
Hari, Tanggal
Pukul 14.00 – 17.00 WIB
Lokasi Aula
Jumlah Peserta 4 orang/ Kwartir Daerah (Satuan Terpisah).
Peralatan Seluruh alat dan bahan disiapkan panitia kecuali kuas.
1) Kesesuaian Tema (15%)
2) Kreativitas (25%)
keunikan & daya cipta
Kriteria Penilaian
3) Harmoni (30%)
komposisi bentuk & warna
4) Gagasan dan Pesan (30%)
1) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Dewan Juri 2) Pinsaka Kalpataru dan Wanabakti Tingkat Nasional.
3) Pusdiklatnas Gerakan Pramuka.
1) Peserta lomba Poster merupakan Peserta Pertikawan
Nasional 2019 yang terdata dalam sistem pertikawan.
2) Peserta satuan terpisah, terdiri dari 4 (empat) orang/ kwartir
daerah, dengan komposisi 2 (dua) putera dan 2 (dua) puteri.
3) Hadir 20 menit di lokasi lomba sebelum pelaksanaan
berlangsung.
Teknis Kegiatan
4) Peserta membuat poster dalam media Tong Sampah dalam
waktu 180 menit.
5) Nomor urut peserta akan diundi pada saat rapat teknis
perlombaan.
6) Pengumuman akan disampaikan pada malam penutupan
kegiatan Pertikawan Nasional 2019.

12. Senam KLHK (SK)


Minggu, 24 November 2019
Hari, Tanggal
Pukul 14.00 – 17.30 WIB
Lokasi Aula
Jumlah Peserta 16 orang/ Kwartir Daerah (Satuan Terpadu)
Yang disiapkan peserta
Peralatan 1) Kostum, diperbolehkan mengenakan aksesoris lainnya.
2) File Lagu
1) Wiraga (20%)
penampilan gerakan di atas panggung.
2) Wirama (20%)
gerakan yang dilakukan penari yang mengikuti irama yang
menciptakan keharmonisan dan keserasian gerakan.
Kriteria Penilaian
3) Wirasa (35%)
gerakan penghayatan yang diekspresikan melalui gerak
wajah.
4) Wirupa (25%)
penampilan tubuh saat melakukan gerak tari.
1) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Dewan Juri 2) Pinsaka Kalpataru dan Wanabakti Tingkat Nasional.
3) Praktisi.
1) Peserta lomba Senam merupakan Perserta Pertikawan
Nasional 2019 yang terdata dalam sistem pertikawan.
2) Peserta satuan terpadu, terdiri dari 16 orang/ kwartir daerah.
3) Hadir 20 menit di lokasi lomba sebelum pelaksanaan
berlangsung.
4) Peserta melakukan senam PDASHL-KLHK di depan Dewan
Juri maksimal 5 menit. Apabila melebihi batas waktu,
Teknis Kegiatan mendapat pengurangan 10 point/ menit.
5) Peserta dapat memvariasikan gerakan dan lagu.
6) Video original senam PDASHL-KLHK akan dikirim via
Grup Pimpinan Kontingen Daerah.
7) Nomor urut peserta akan diundi pada saat pengumuman
finalis perlombaan.
8) Pengumuman akan disampaikan pada malam penutupan
kegiatan Pertikawan Nasional 2019.

13. Online Green Campaign Competition (PRE EVENT)


(Giat Prestasi Non Kontingen Daerah)
Jenis Lomba:
1) Lomba Foto #FOT
Tema : “Making Earth Great Again”
2) Lomba Artikel Medsos #ART
Tema : “Making Earth Great Again”
3) Lomba Vlog #VLG
Tema : “Ayo Berwisata di Taman Nasional” atau “Pengendalian Perubahan Iklim”
4) Lomba Membuat Info Grafis #IFG
Tema : “Making Earth Great Again” atau “Krida & Karya demi Bumi Lestari”
Peserta Bebas, Terbuka untuk Umum
Tanggal Mulai 20 September 2019
Media Media Sosial Saka Kalpataru dan Wanabakti Tingkat Nasional
Seluruh materi lomba diunggah ke sosial media
PERTIKAWAN 2019, dengan menyertakan hashtags:
#Pertikawan2019
#Pramukabersihnegeri
#Pramuka_EarthDefender
Tenggat #GreenLitCamp
#wanabaktikalpataru
#MEGA #PramukaIndonesia #oneearth
#(kode lomba yang diikuti)_(nama peserta)_(asal provinsi)
contoh untuk peserta Lomba Vlog:
#VLG_Amreta_JawaTengah
1. Kreativitas dan originalitas karya (60%)
Kriteria Penilaian
2. Jumlah LIKE pada postingan medsos resmi Saka (40%)
1. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Dewan Juri 2. Pinsaka Kalpataru dan Wanabakti Tingkat Nasional.
3. Praktisi.
1. Seluruh peserta telah menyerahkan karya ke email resmi
panitia PERTIKAWAN 2019 dan mengunggahnya di media
sosial masing-masing, dengan men-tag medsos saka
wanabakti dan kalpataru (@wanabakti.kalpataru), Kwartir
Nasional (@gerakanpramuka) dan Dewan Kerja Nasional
(@dk_nasional), lengkap dengan seluruh hastags, selambat-
lambatnya pada tanggal 24 Oktober 2019 (bertepatan dengan
World Sustainability Day 2019)
2. Dewan Juri memberikan penilaian untuk point 1 penilaian
Teknis Kegiatan sejak tanggal 25 – 30 Oktober 2019.
3. Dewan Juri memberikan penilaian untuk point 2 penilaian
pada tanggal 10 November 2019. Setelah tanggal ini,
tambahan LIKE di materi lomba tidak akan dihitung.
4. Pemenang akan diumumkan pada 10 November 2019 melalui
media social pertikawan.
5. Seluruh pemenang lomba Online Green Campaign
Competition akan menjadi peserta tamu di PERTIKAWAN
2019, dan berhak mengikuti acara “welcome party”
Pertikawan 2019.

14. Bussines Plan Startup


(Giat Prestasi Non Kontingen Daerah)
Millenial Pertikawan Merajut Inovasi Menuju Kemandirian
Tema
Pramuka
Peserta Pramuka Penegak dan Pandega Peserta Pertikawan 2019
Pengumpulan Project Startup
Mulai dari 1 - 30 Oktober melalui Website Pertikawan
Nasional http://pertikawan.id

Finalis 5 Besar akan di umumkan pada 10 November 2019


Hari, Tanggal
melalui website Pertikawan Nasional http://pertikawan.id

Finalis akan mempresentasikan karyanya pada Selasa, 19


November 2019
Pukul 13.00 – 17.40 WIB
Lokasi Aula
Jumlah Peserta 3 orang/ Kwarcab
1) Latar Belakang (10%)
2) Tujuan (15%)
3) Deskripsi Startup (30%)
Kriteria Penilaian
4) Perencanaan Pemasaran (15%)
5) Proyeksi Keuangan (10%)
6) Analisis Resiko (20)
1) Pinsaka Kalpataru dan Wanabakti Tingkat Nasional
Dewan Juri 2) Kwartir Nasional Gerakan Pramuka
3) Praktisi
1) Peserta lomba Bussines Plan Start Up merupakan Perserta
Pertikawan Nasional 2019 yang terdata dalam sistem
Teknis Kegiatan
pertikawan.
2) Peserta terdiri dari 3 (tiga) orang/ kwartir cabang.
3) File yang dikirimkan berbentuk pdf.
4) Pengumuman 5 besar akan di umumkan pada 10 november
2019.
5) Finalis akan diundang menyampaikan karyanya pada 19
November 2019.
6) Hadir 20 menit di lokasi lomba sebelum pelaksanaan
berlangsung.
7) Peserta melakukan pemaparan terkait rencana bisnis star up
nya kepada dewan juri selama 20 menit sejak awal berbicara.
8) Sesi tanya jawab dilakukan 5 menit.
9) Pengumuman akan disampaikan pada malam penutupan
kegiatan Pertikawan Nasional 2019.

15. Perkemahan Ramah Lingkungan


(Giat Prestasi Non Kontingen Daerah)
Tema Making camp great again
Peserta Peserta Pertikawan 2019
Hari, Tanggal Penilaian akan dimulai mulai 19 – 23 November 2019
Lokasi Bumi Perkemahan
Jumlah Peserta Setiap satuan umpi
1) Kesesuaian Tema Pertikawan Nasional 2019
2) Kelengkapan dan Keunikan Kemah
Kriteria Penilaian 3) Kerapihan dan Kebersihan Kemah
4) Gapura Kemah
5) Kemah Berwawasan Lingkungan
1) Pinsaka Kalpataru dan Wanabakti Tingkat Nasional
Dewan Juri 2) Kwartir Nasional Gerakan Pramuka
3) Praktisi
1) Peserta lomba Perkemahan Ramah Lingkungan merupakan
Perserta Pertikawan Nasional 2019 yang terdata dalam
sistem pertikawan.
Teknis Kegiatan 2) Peserta yang mengikuti terdiri dari satuan umpi.
3) Penilaian mulai dari tanggal 19 – 23 November 2019.
4) Pengumuman akan disampaikan pada malam penutupan
kegiatan Pertikawan Nasional 2019.

16. E-Sport
(Giat Prestasi Non Kontingen Daerah)
Tema Datang berbekal silaturahmi, bermain dengan sportivitas
Pramuka Penegak dan Pandega Peserta Pertikawan 2019
Peserta 4 orang/ tim
Kuota 64 tim
Permainan Mobile Legend
Pendaftaran
25 September – 20 Oktober 2019
Pengundian
Hari, Tanggal
21 Oktober 2019
Penyisihan
22 Oktober – 15 November 2019
Semi Final
19 November 2019
Final dan Perebutan Juara 3
24 November 2019
Penyisihan
Online
Lokasi
Final dan Semi Final
Offline
1) Peserta lomba E-Sport merupakan Perserta Pertikawan
Nasional 2019 yang terdata dalam sistem pertikawan.
2) Peserta terdiri dari 3 (tiga) orang/ kwartir cabang.
3) Kuota 64 tim dengan masing-masing tim terdiri dari 4 orang.
4) Pengundian dan pertandingan penyisihan akan dilaksanakan
secara online.
5) Peserta yang akan bertanding akan saling berkomunikasi.
6) Peserta yang tidak merespon saat komunikasi akan
didiskualifikasi.
Teknis Kegiatan
7) Setelah bertanding, peserta diharpakan melaporkan hasil
pertandingannya melalui cara screenshoot lewat media
sosial.
8) Final dan Semi Final akan dilaksanakan secara offline di
Bumi Perkemahan Cibubur Jakarta.
9) Hadir 20 menit di lokasi lomba sebelum pelaksanaan
berlangsung.
10) Pengumuman dan penghargaan akan disampaikan pada
malam penutupan kegiatan Pertikawan Nasional 2019.
BAB V
PERKEMAHAN

A. Umum
Untuk memperlancar segala usaha dan kegiatan serta pengaturan perkemahan
PERTIKAWAN Nasional 2019, diperlukan adanya suatu petunjuk teknis bidang
perkemahan, yang disusun dengan teliti, lengkap dan baik.
Suksesnya PERTIKAWAN Nasional 2019 di antaranya tergantung kepada kelancaran
pengaturan pergerakan kegiatan di perkemahan yang dilakukan oleh panitia pelaksana
PERTIKAWAN Nasional 2019. Pelaksanaan tugas bidang perkemahan akan berhasil,
apabila tercipta satu koordinasi yang baik antara peserta dengan bidang-bidang panitia
PERTIKAWAN Nasional 2019 antara lain bidang perkemahan, bidang kegiatan, bidang
Sarana Prasarana maupun bidang Administrasi PERTIKAWAN Nasional 2019 yang di
penuhi oleh semangat persaudaraan serta memiliki rasa saling menghormati satu dengan
yang lainnya, sehingga akan tercipta dan terbentuk kehidupan perkemahan yang
dinamis, menyenangkan dan harmonis.
1. Maksud
Petunjuk teknis bidang perkemahan ini dimaksudkan sebagai pedoman kerja, sarana
koordinasi bidang perkemahan dengan bidang-bidang lain dalam panitia pelaksana
dan Peserta.
2. Tujuan
Petunjuk teknis bidang perkemahan dibuat dengan tujuan sebagai pedoman pelaksanaan
kehidupan perkemahan PERTIKAWAN Nasional 2019 sehari-hari, keterkaitannya
dengan pergerakan peserta dan tata kehidupan perkemahan sehari-hari.
3. Tugas Pokok
Bidang perkemahan mempunyai tugas pokok mengkoordinasikan, melaksanakan dan
mengawasi segala kegiatan yang berhubungan dengan kehidupan perkemahan.
4. Fungsi
Untuk dapat melaksanakan tugas pokok tersebut bidang perkemahan berfungsi
sebagai pendukung kegiatan PERTIKAWAN Nsional 2019 untuk mengatur
pelaksanaan kehidupan perkemahan sehari-hari yang meliputi :
a. Membentuk pemerintahan PERTIKAWAN Nasional 2019 dan menyusun tugas
serta tanggungjawab aparat perkemahan PERTIKAWAN Nasional 2019.
b. Menyusun tata tertib (Aturan Adat) perkemahan PERTIKAWAN Nasional 2019
secara sistematis.
c. Mengatur kehidupan perkemahan PERTIKAWAN Nasional 2019 sehari-hari
sesuai dengan tata tertib PERTIKAWAN Nasional 2019.
d. Mengkoordinir pelaksanaan pergerakan kegiatan sehari-hari peserta
PERTIKAWAN Nasional 2019.
e. Menyiapkan perangkat personel untuk memberikan pelayanan kepada para peserta
maupun panitia pelaksana serta panitia penyelenggara.
B. Uraian Tugas, Wewenang dan Tanggungjawab
1. Bupati Perkemahan
Secara keseluruhan, PERTIKAWAN Nasional 2019 dipimpin oleh seorang Ketua
Pelaksana yang merangkap sebagai Bupati Perkemahan serta memiliki tugas,
wewenang dan tanggungjawab sebagai berikut :
a. Menentukan pokok-pokok kebijakan pelaksanaan PERTIKAWAN Nasional
2019.
b. Memimpin dan mengatur pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Panitia
Pelaksana PERTIKAWAN Nasional 2019.
c. Memimpin dan mengendalikan persiapan, pelaksanaan dan penyelesaian
PERTIKAWAN Nasional 2019.
d. Memimpin dan mengatur jalannya tata kehidupan perkemahan ditingkat
Kabupaten.
e. Bertanggung jawab atas keberhasilan pelaksanaan kegiatan PERTIKAWAN
Nasional 2019 kepada Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka melalui Ketua
Dewan Kerja Nasional.
f. Bertanggungjawab atas seluruh pelaksanaan PERTIKAWAN Nasional 2019
diwilayah kerjanya dengan membuat laporan lisan dan tertulis secara rutin kepada
Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka melalui Ketua Dewan Kerja Nasional.
g. Mengambil kebijaksanaan atas hal-hal yang terjadi di wilayah kerjanya dengan
berpegang pada aturan yang ada demi kelancaran dan keberhasilan
penyelenggaraan PERTIKAWAN Nasional 2019.

2. Wakil Bupati Perkemahan


a. Membantu Ketua Umum Panitia Pelaksana selaku Bupati Perkemahan
PERTIKAWAN Nasional 2019 guna mengatur dan memimpin pelaksanaan
perkemahan PERTIKAWAN Nasional 2019 khususnya didalam penyelenggaraan
administrasi perkemahan.
b. Membantu menertibkan dan memberikan saran pelaksanaan pelayanan
pendukungan administrasi, logistik, informasi kepada peserta, keamanan dan
lainnya demi kelancaran tugas.
c. Mewakili Bupati Perkemahan apabila berhalangan hadir.
d. Bertanggungjawab kepada Ketua Umum Pelaksana selaku Bupati Perkemahan.

3. Kepala Dinas Bidang Kegiatan


a. Membantu Ketua Umum Panitia Pelaksana selaku Bupati Perkemahan
PERTIKAWAN Nasional 2019 guna mengatur dan memimpin pelaksanaan
Kegiatan PERTIKAWAN Nasional 2019.
b. Mengkoordinasikan pelaksanaan kegiatan, memberikan saran dan masukan
kepada Bupati Perkemahan dalam hal pelaksanaaan kegiatan
c. Mewakili Bupati Perkemahan apabila berhalangan hadir yang ditunjuk langsung
oleh Bupati perkemahan
d. Tanggungjawab kepada Ketua Umum Pelaksana selaku Bupati Perkemahan
4. Kepala Dinas Bidang PU
a. Membantu Ketua Umum Panitia Pelaksana selaku Bupati Perkemahan
PERTIKAWAN Nasional 2019 guna mengatur dan memimpin pelaksanaan
pengadaan perlengkapan Sarana Penunjang PERTIKAWAN Nasional 2019.
b. Mengkoordinasikan Pelaksanaan, memberikan saran dan masukan pelaksanaan
kegiatan terutama yang berhubungan dengan sarana penunjang kepada Bupati
Perkemahan
c. Mewakili Bupati Perkemahan apabila berhalangan hadir yang ditunjuk langsung
oleh Bupati perkemahan
d. Bertanggungjawab kepada Ketua Umum Pelaksana selaku Bupati Perkemahan.

5. Sekretaris I
a. Membantu Bupati Perkemahan dalam pelaksaan tugas-tugas khususnya hal-hal
yang berkenaan dengan administrasi pemerintahan tingkat Kabupaten.
b. Bertindak selaku Sekretaris Umum dan pusat informasi Panitia PERTIKAWAN
Nasional 2019 dalam lingkup ketatausahaan dan pemerintahan.
c. Mengkoordinasikan Pelaksanaan upacara pembukaan dan upacara penutupan serta
hal-hal yang berkaitan dengan tugas-tugas keprotokoleran Panitia Pelaksana
PERTIKAWAN Nasional 2019.
d. Mempersiapkan dan mengagendakan bahan-bahan rapat koordinasi aparat
perkemahan dan seluruh unsur panitia yang terkait.
e. Bertanggungjawab kepada Bupati Perkemahan.

6. Dewan Adat Agung


Membantu Bupati Perkemahan, khususnya bertanggungjawab atas pelaksanaan
ketentuan adat perkemahan dan keamanan PERTIKAWAN Nasional 2019 sekaligus
bertindak selaku penghubung antara Sangga Kerja dengan kontingen daerahnya.

7. Camat Perkemahan
a. Membantu Bupati Perkemahan dalam memimpin dan mengatur tata kehidupan
perkemahan tingkat kecamatan dengan dibantu oleh seluruh aparat perkemahan di
tingkat kecamatan.
b. Mengatur, memimpin dan mengendalikan pengerahan warga perkemahan.
c. Mengkoordinasikan pelaksanaan kegiatan operasional di tingkat kecamatan.
d. Dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh sekretaris dan staf Kecamatan dan
pelaksana pemerintahan tingkat Kelurahan serta RW.
e. Bertanggungjawab langsung kepada Bupati Perkemahan melalui wakil Bupati
Bidang Aparat Perkemahan.
8. Sekretaris camat perkemahan
a. Membantu Camat perkemahan dalam pengelolaan administrasi perkemahan di
tingkat kecamatan.
b. Bertindak mewakili camat apabila camat sedang berhalangan sementara.
c. Bertindak selaku Kepala Sekretariat Kecamatan serta komunikator dan motor
penggerak kegiatan perkemahan di tingkat Kecamatan.
d. Bertanggungjawab kepada Bupati Perkemahan melalui Camat Perkemahan

9. Staf Kecamatan
a. Membantu Camat dan Sekretaris Kecamatan dalam seluruh proses pengelolaan
kegiatan yang berlangsung di tingkat kecamatan.
b. Menyelenggarakan administrasi kecamatan dan mengatur pelaksanaan serta
informasi kegiatan warga perkemahan tingkat kecamatan di bawah pimpinan
Sekretaris Camat selaku Kepala Sekretariat Kecamatan.
c. Mengkoordinasikan pelaksanaan kegiatan operasional.
d. Mengkoordinasikan pemenuhan perbekalan, kegiatan, dan pelayanan warga
perkemahan.
e. Mengkoordinasikan pelaksanaan keamanan dan ketertiban.
f. Mengkoordinasikan pelaksanaan kebersihan lingkungan.
g. Bertanggungjawab kepada Camat Perkemahan.

10. Lurah Perkemahan


a. Membantu Camat Perkemahan dalam memimpin dan mengatur tata kehidupan
perkemahan tingkat Kelurahan dengan dibantu oleh seluruh aparat perkemahan di
tingkat Kelurahan.
b. Mengatur, memimpin dan mengendalikan pengerahan warga perkemahan.
c. Mengkoordinasikan pelaksanaan kegiatan operasional, pelayanan, warga
perkemahan, keamanan, ketertiban, dan kebersihan lingkungan.
d. Dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh Sekretaris dan staf Kelurahan serta
pelaksana pemerintahan tingkat RW.
e. Bertanggungjawab kepada Camat Perkemahan.

11. Sekretaris Kelurahan Perkemahan


a. Membantu Lurah perkemahan dalam pengelolaan administrasi perkemahan di
tingkat Kelurahan.
b. Bertindak mewakili Lurah apabila lurah sedang berhalangan sementara.
c. Bertindak selaku Kepala Sekretariat Kelurahan serta komunikator dan motor
penggerak kegiatan perkemahan di tingkat Kelurahan.
d. Bertanggungjawab kepada Camat Perkemahan melalui Kepala Kelurahan
Perkemahan.

12. Staf Kelurahan


a. Membantu Kepala Kelurahan dan Sekretaris dalam seluruh proses pengelolaan
kegiatan yang berlangsung di tingkat Kelurahan.
b. Menyelenggarakan administrasi Kelurahan dan mengatur pelaksanaan serta
informasi kegiatan warga perkemahan tingkat kelurahan di bawah pimpinan
Sekretaris selaku Kepala Sekretariat Kelurahan.
c. Mengkoordinasikan pelaksanaan kegiatan operasional.
d. Mengkoordinasikan pemenuhan logistik dan pelayanan warga perkemahan
Mengkoordinasikan pelaksanaan keamanan dan ketertiban.
e. Mengkoordinasikan pelaksanaan kebersihan lingkungan.
f. Bertanggungjawab kepada Lurah Perkemahan.

13. Ketua RW
a. Membantu Lurah Perkemahan dalam memimpin dan mengatur tata kehidupan
perkemahan tingkat RW dengan dibantu oleh seluruh aparat perkemahan di
tingkat RW.
b. Mengkoordinasikan pelaksanaan kegiatan operasional, pelayanan warga
perkemahan, keamanan, ketertiban, dan kebersihan lingkungan.
c. Bertanggungjawab kepada Lurah Perkemahan.

14. Ketua RT
a. Membantu ketua RW dalam menggerakkan warga di wilayah RT-nya masing--
masing.
b. Mengkoordinasikan kegiatan warganya kepada aparat perkemahan di tingkat
RW.
c. Bertindak selaku komunikator antara para ketua Umpi dengan aparat
perkemahan di tingkat RT.
d. Bertanggungjawab kepada Ketua RW-nya masing-masing.

15. Ketua Sub Kemah


a. Membantu Bupati Perkemahan dalam memimpin dan mengatur kelancaran
pelayanan peserta kegiatan di sub kemah.
b. Mengkoordinasikan dukungan yang diperlukan terhadap pelayanan peserta
kegiatan di sub kemah.
c. Dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh staf sub kemah.
d. Bertanggungjawab kepada Bupati Perkemahan melalui koordinator wilayah
sub kemah.

16. Staf Sub Kemah


a. Membantu Ketua sub kemah dalam seluruh proses pengelolaan dukungan
pelayanan peserta kegiatan yang berlangsung di sub kemah.
b. Menyelenggarakan kegiatan administrasi di sub kemah.
c. Mengkoordinasikan pelayanan bagi peserta kegiatan dan panitia.
d. Mengkoordinasikan pemenuhan konsumsi panitia kegiatan.
e. Mengkoordinasikan pelaksanaan keamanan dan ketertiban.
f. Mengkoordinasikan pelaksanaan kebersihan lingkungan.
g. Bertanggungjawab kepada koordinator wilayah sub kemah melalui Ketua sub
kemah.
C. Pengaturan Perkemahan
Warga perkemahan PERTIKAWAN Nasional 2019 diibaratkan penduduk sebuah
Kabupaten, yang seluruh pola kehidupannya disesuaikan dengan aspirasi para warganya.
Dikelola oleh seorang Bupati Perkemahan dibantu oleh para aparat pemerintahan dan
Dewan Adat serta berkoordinasi dengan Panitia Pelaksana.
1. Penempatan warga perkemahan
a. Kabupaten
Warga perkemahan PERTIKAWAN Nasional 2019 ditempatkan dalam suatu
wilayah kabupaten yang dinamakan “Kabupaten Bhinneka Tunggal Ika” dan
dibagi dalam beberapa kelompok berdasarkan jumlah keragaman daerah asal
peserta, agar terjalin hubungan persaudaraan di antara peserta.
b. Kecamatan
Wilayah Kecamatan merupakan pembagian tempat bermukim warga
perkemahan putera dan puteri. Pemukiman warga perkemahan putera
dinamakan KECAMATAN ELANG JAWA. Pemukiman warga perkemahan
puteri dinamakan KECAMATAN JATI.
c. Kelurahan
Wilayah Kelurahan dalam masing-masing kecamatan terdiri atas 3 (Tiga) Desa.
Kelurahan Putera terdiri atas:
1). Kelurahan I : Komodo
2). Kelurahan II : Bekantan
3). Kelurahan III : Pari
4). Kelurahan IV : Julang Emas

Kelurahan Puteri terdiri atas:


1). Kelurahan I : Edelwis
2). Kelurahan II : Rasamala
3). Kelurahan III : Lidah Buaya
4). Kelurahan IV : Kelapa

D. Aparat Perkemahan
1. Tingkat Kabupaten
Kabupaten Bhinneka Tunggal Ika di pimpin oleh seorang Bupati Perkemahan yang
merupakan anggota Dewan Kerja Nasional dan dibantu oleh :
a. Seorang Wakil Bupati yang merupakan anggota Dewan Kerja Nasional beserta
seluruh jajarannya.
b. Seorang Kepala Dinas Bidang Kegiatan yang merupakan anggota Dewan
Kerja Nasional beserta seluruh jajarannya
c. Seorang Kepala Dinas Bidang Sarana Penunjang yang merupakan anggota
Dewan Kerja Nasional beserta seluruh jajarannya.
d. Sekretaris I dan Sekretais II yang merupakan anggota Dewan Kerja Nasional
atau Dewan Kerja Daerah atau Dewan Kerja Cabang beserta seluruh
jajarannya.
2. Tingkat Kecamatan
Kecamatan dipimpin oleh seorang Camat Perkemahan dan Sekretaris Kecamatan
dan dibantu oleh Staf Kecamatan.

3. Tingkat Kelurahan
Kelurahan dipimpin oleh seorang Lurah dan seorang sekretaris Lurah, dibantu oleh
staf Kelurahan.

4. Tingkat RW
Rukun Warga atau disingkat RW dipimpin oleh seorang Ketua RW dibantu oleh
staf RW. Masing-masing RW mengkoordinasikan beberapa Rukun Tetangga atau
disingkat RT.

5. Tingkat RT
Rukun Tetangga disingkat RT dipimpin oleh seorang ketua RT yang merupakan
anggota dari salah satu umpi yang ditunjuk dalam musyawarah pembentukannya.
Musyawarah pembentukan aparat pemerintahan tingkat RT dilaksanakan di tingkat
RW dan dipimpin oleh ketua RW yang bersangkutan serta dihadiri oleh masing-
masing Pemimpin Umpi atau yang mewakilinya.

6. Aparat Sub Kemah


a. Koordinator (Ketua) wilayah sub kemah
Koordinator wilayah sub kemah adalah anggota DKD atau DKC di wilayah
kerjanya yang menjadi tempat pelaksanaan kegiatan di luar areal perkemahan.
b. Staf sub kemah
Staf sub kemah adalah anggota DKC atau DKR di wilayah kerjanya yang
menjadi tempat pelaksanaan kegiatan di luar areal perkemahan.

E. Perangkat dan Pelaksanaan Adat Perkemahan


1. Umum
a. PERTIKAWAN Nasional 2019 adalah pertemuan besar bagi Pramuka
Penegak dan Pramuka Pandega anggota Satuan Karya Pramuka Kalpataru dan
Wanabakti seluruh Indonesia guna untuk mendarmabaktikan segala bentuk
kemampuan dan keterampilan yang dimiliki oleh anggota Pramuka Penegak
dan Pramuka Pandega, yang norma-norma pelaksanaannya dikembangkan atas
dasar ketentuan moral dan janji Pramuka.
b. Berdasarkan keragaman latar belakang budaya, disusunlah norma-norma yang
menjiwai tata aturan pergaulan sehari-hari dan aturan lain yang diperlukan
dalam penyelenggaraan PERTIKAWAN Nasional 2019.
c. Aturan ini bersifat mengikat dan wajib dijunjung tinggi serta ditaati oleh
segenap warga perkemahan. Aturan ini dalam bentuk tertulis dan tidak tertulis.
d. Dari fungsi di atas maka ketentuan tersebut akan diundangkan sebagai Tata
Tertib Perkemahan yang keberadaannya ditangani oleh Dewan Adat yang
bersifat kolegial yang para anggotanya disebut Pemangku Adat.
2. Perangkat dan Pelaksanaan Adat Perkemahan
a. Dewan adat
1. Dewan Adat adalah tempat berkumpulnya Pemangku Adat selaku
penyelenggara dan pengawas pelaksanaan ketentuan adat perkemahan.
2. Dewan Adat bertanggungjawab atas kelancaran dan ketertiban
pelaksanaan PERTIKAWAN Nasional 2019 secara umum serta
menyelesaikan masalah kehormatan perorangan/kontingen peserta yang
tidak dapat diselesaikan oleh Seksi Keamanan.
3. Dewan Adat memiliki tugas dan wewenang memutuskan sanksi dari
berbagai jenis pelanggaran yang dilakukan oleh warga perkemahan
selama mengikuti PERTIKAWAN Nasional 2019.
4. Dewan Adat beranggotakan para Pemangku Adat yang berasal dari
unsur Dewan Kerja Nasional, dan unsur Dewan Kerja Daerah seluruh
Indonesia yang bertugas sebagai Pimpinan Kontingen Daerah.
5. Dalam melaksanakan tugasnya Dewan Adat dibantu oleh unsur petugas
keamanan dan unsur aparat pemerintahan.
b. Pemangku Adat adalah personal pelaksana pengawas ketentuan/tata tertib
perkemahan, terdiri atas anggota Dewan Kerja Nasional, anggota Dewan Kerja
Daerah, pimpinan kontingen daerah, dan pimpinan Panitia Pelaksana
PERTIKAWAN Nasional 2019.
c. Dewan Kehormatan terdiri dari pimpinan Panitia Penyelenggara,
Penanggungjawab dan pimpinan Panitia Pelaksana, pimpinan Kontingen
PERTIKAWAN Nasional 2019.
d. Penyelesaian suatu masalah diselesaikan dalam sidang Dewan Adat di tingkat
RW yang dilaksanakan secara terbatas dan hanya dihadiri oleh Pemangku
Adat dan warga perkemahan yang tersangkut.
e. Dewan Adat Tinggi melaksanakan tugas pengawasan di tingkat kecamatan dan
melaksanakan sidang adat bila Dewan Adat karena sesuatu hal tidak dapat
menyelesaikan permasalahan di tingkat kelurahan.
f. Dewan Adat Agung di tingkat kabupaten dipimpin oleh Dewan Kerja
Nasional, melaksanakan sidangnya bila permasalahan yang timbul
menyangkut hajat hidup warga perkemahan secara umum atau menyelesaikan
permasalahan pelik yang tidak dapat diselesaikan oleh Dewan Adat Tinggi.
g. Permasalahan Adat Perkemahan pada PERTIKAWAN Nasional 2019
dikelompokkan menjadi 3 (tiga) jenis permasalahan, yaitu :
1) Permasalahan warga perkemahan (peserta dengan peserta, peserta
dengan aparat perkemahan/Panitia Pelaksana);
2) Permasalahan penduduk dengan aparat perkemahan/ Panitia Pelaksana;
3) Permasalahan peserta/ Panitia Pelaksana dengan penduduk.
h. Penyelesaian permasalahan/perkara adat perkemahan dilakukan secara
bertahap, yaitu : penyelesaian dilakukan di tingkat RT, apabila ditingkat RT
tidak dapat diselesaikan maka penyelesaiannya dibawa ke tingkat RW,
kemudian pada tingkat kelurahan, selanjutnya sampai pada tingkat
Kecamatan dan Kabupaten.
F. Sanksi Adat
1. Sanksi terhadap pelanggaran ketentuan adat perkemahan dijatuhkan melalui sidang
Dewan Adat yang dihadiri oleh Pemangku Adat di tingkatnya dan dapat dinyatakan
terbuka atau tertutup oleh pimpinan Sidang Adat.
2. Sanksi yang dijatuhkan harus memperhatikan aspek pendidikan dan kebudayaan.
3. Bentuk sanksi dapat berupa: peringatan, pembatalan pemberian tanda ikut serta
kegiatan dan pengusiran dari arena PERTIKAWAN Nasional 2019.
4. Pimpinan Sidang Dewan Adat berkewajiban meminta saran, pertimbangan dari
Dewan Kehormatan Adat sebelum menyatakan sanksinya.

G. Kehidupan Perkemahan
1. Sistem Pengolahan Sampah
a. Pengelolaan sampah PERTIKAWAN Nasional 2019 dilakukan dengan konsep
“zero waste” dimana diusahakan tidak ada sampah keluar dari lokasi
PERTIKAWAN Nasional secara tidak terkendali.
b. Pengolahan sampah dilakukan dengan memilah sampah organik dan anorganik
sejak dari produsen sampah pertama yaitu peserta, panitia maupun
pengunjung.
c. Petunjuk pengolahan sampah disosialisasikan di Pertemuan Teknis Pinkonda,
pengumuman di lokasi PERTIKAWAN Nasional 2019, penjelasan ulang oleh
korve PERTIKAWAN Nasional, dan cara lain yang memungkinkan.
d. Setiap umpi memiliki 2 tempat (kantung plastik) sampah kering dan 1 tempat
sampah basah berupa kantung plastik.
e. Setiap umpi bertanggung-jawab atas kebersihan lokasi tendanya.
f. Setiap hari jam 09.00 – 10.00 WIB petugas camp service akan mengambil
sampah di pasukan dengan kereta sampah kering dan kereta sampah basah dan
membawanya ke Tempat Pengolah Sampah Terpadu (TPST).
g. Di TPST, petugas akan memilah sampah kering menjadi kelompok plastik,
kertas, logam, kaca; dan mengumpulkan serta mengolah sampah basah untuk
dikomposting.
h. Peserta dan semua personil yang ada di PERTIKAWAN Nasional dihimbau
untuk tidak menggunakan gelas plastik disposable (sekali pakai), sedotan dan
bentuk konsumsi lain yang menggunakan plastik secara tidak perlu.
i. Sebelum meninggalkan lokasi PERTIKAWAN Nasional 2019, setiap Umpi
harus mendapatkan tiket bersih dari Kelurahan yang dapat dipakai untuk
mengambil Tiska dan Piagam.

2. Menggunakan Air Secara Bijaksana


a. Panitia PERTIKAWAN Nasional 2019 membangun sistem penyediaan air
bersih dengan menggunakan biaya yang cukup besar. Manfaatkan air secara
bijaksana dan hematlah air bersih.
b. Bila berwudlu, buka kran sekecil mungkin agar air yang terbuang tidak terlalu
banyak.
c. Bila bersikat gigi, jangan membuka kran selama menggosok gigi. Ambillah air
dalam gelas atau tempat lain secukupnya.
d. Bila mencuci peralatan atau pakaian, bukalah kran air seperlunya dan segera
tutup bila tidak diperlukan.
e. Ingatkan teman lain atau orang lain dengan sopan dan ramah untuk tidak
memboroskan air.
f. Apabila menemukan kebocoran air atau adanya kran yang rusak, segera
melaporkan ke panitia di RW atau Kelurahan.

3. Korve
Korve umpi diatur dalam rotasi. Peserta yang giliran korve tetap akan mendapat
stempel/stiker kegiatan di Kelurahan

H. Norma PERTIKAWAN Nasional 2019

Tata Adat Perkemahan PERTIKAWAN Nasional 2019

Pasal 1 : Tempat
PERTIKAWAN Nasional 2019 diselenggarakan di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur,
Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

Pasal 2 : Landasan Hidup


a. Falsafah hidup warga PERTIKAWAN Nasional 2019 adalah Pancasila.
b. Landasan hidup warga PERTIKAWAN Nasional 2019 adalah Trisatya.
c. Undang-undang dan semangat kehidupan warga PERTIKAWAN Nasional 2019
adalah Dasadarma Pramuka.

Pasal 3 : Tapak Perkemahan


Tapak kemah PERTIKAWAN Nasional 2019 terdiri atas :
1) Tapak Perkemahan peserta putera dan puteri.
2) Tapak Perkemahan Panitia Pelaksana putera dan puteri.
3) Tapak Perkemahan Panitia Penyelenggara putera dan puteri.
4) Tapak Perkemahan peserta manca negara.

Pasal 4 : Lahan Perkemahan


Lahan Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur selama kegiatan PERTIKAWAN Nasional
2019 diperuntukkan :
1) Tapak perkemahan seperti pasal 3 di atas.
2) Tapak-tapak kegiatan di dalam arena perkemahan.
3) Sekretariat Panitia Pelaksana dan aparat perkemahan.
4) Lapangan upacara, pameran, pasar dan kedai.
Pasal 5 : Penempatan Peserta
1) Peserta PERTIKAWAN Nasional 2019 ditempatkan pada lokasi-lokasi perkemahan
dengan memperhatikan dan menciptakan suasana Bhinneka Tunggal Ika.
2) Penempatan kapling peserta berdasarkan pada empat angka pertama penomoran
peserta.

Pasal 6 : Aparat Perkemahan


1) Kabupaten dipimpin oleh Bupati Perkemahan dibantu oleh sekretaris dan beberapa
orang staf.
2) Kecamatan dipimpin oleh Camat dibantu oleh Sekretaris dan beberapa orang staf.
3) Kelurahan dipimpin oleh Lurah dibantu beberapa orang staf.
4) Rukun Warga dipimpin oleh Ketua RW dan beberapa staf.
5) Rukun Tetangga dipimpin oleh Ketua RT dan beberapa staf.

Pasal 7 : Pengawasan Perkemahan


Tata kehidupan warga perkemahan berada di bawah pengawasan Pemangku Adat
Agung dan Bupati Perkemahan beserta aparatnya.

Pasal 8 : Peserta
PERTIKAWAN Nasional 2019 diikuti oleh :
1) Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega sebagai peserta kegiatan dan panitia
pelaksana.
2) Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega anggota Dewan Kerja sebagai Pemangku
Adat, Panitia Pelaksana, dan pimpinan Kontingen.
3) Andalan, Pembina Pramuka Penegak dan Pandega dari instansi di DKI Jakarta
sebagai Panitia Penyelenggara.
4) Lembaga/instansi yang terkait sebagai penunjang penyelenggaraan kegiatan.

Pasal 9: Warga Perkemahan


Yang dimaksud sebagai warga PERTIKAWAN Nasional 2019 adalah Pramuka Penegak
dan Pandega yang aktif dalam PERTIKAWAN Nasional 2019, yang terdiri atas peserta
kegiatan, panitia pelaksana, aparat perkemahan dan Pemangku Adat Perkemahan serta
para anggota dewasa yang terlibat dalam penyelenggaraan PERTIKAWAN Nasional
2019.

Pasal 10: Kewajiban warga perkemahan


1) Menaati semua ketentuan adat perkemahan.
2) Wajib mengikuti seluruh kegiatan yang diselenggarakan panitia pelaksana.
3) Memperhatikan, memelihara dan menciptakan keindahan, kebersihan, keamanan,
ketertiban dan kesehatan lingkungan perkemahan.

Pasal 11: Pimpinan Kontingen Daerah


1) Kontingen Daerah dipimpin oleh seorang koordinator kontingen yang merupakan
anggota Dewan Kerja Daerah.
2) Dalam melaksanakan tugasnya, dibantu oleh beberapa orang anggota Pinkonda yang
merupakan anggota Dewan Kerja Daerah, atau unsur Pramuka Penegak dan Pramuka
Pandega lainnya yang ditunjuk oleh Dewan Kerja Daerah bersangkutan.

Pasal 12: Kewajiban Pimpinan Kontingen Daerah


1) Pimpinan Kontingen Daerah bertugas memimpin dan mengkoordinasikan seluruh
anggota kontingen.
2) Pimpinan kontingen bertanggungjawab atas peran aktif para anggota kontingennya
dalam mengikuti seluruh kegiatan.
3) Anggota DKD selaku Pimpinan Kontingen Daerah berkewajiban mengkoordinasikan,
membantu, dan mengarahkan Pramuka Penegak dan Pandega peserta PERTIKAWAN
Nasional 2019 dalam mengikuti kegiatan, serta wajib mengikuti kegiatan yang
diperuntukan bagi Pinkonda.

Pasal 13: Dewan Adat


1) Dewan Adat adalah lembaga adat yang berkedudukan ditingkat kelurahan, dipimpin
oleh Lurah yang bersangkutan dan beranggotakan para Pemangku Adat yang diatur
dalam pertemuan Dewan Adat Agung.
2) Dewan Adat Tinggi merupakan lembaga adat yang berkedudukan di tingkat
Kecamatan, dipimpin Pemangku Adat Tinggi yang dijabat oleh Camat yang
bersangkutan dan beranggotakan seluruh Pemangku Adat dari lembaga Dewan Adat
tingkat Kelurahan.
3) Dewan Adat Agung merupakan lembaga adat yang berkedudukan di tingkat
Kabupaten, dipimpin Pemangku Adat Agung yang dijabat oleh salah seorang
pimpinan DKN.
4) Pemangku adat adalah personal pelaksana pengawas ketentuan adat perkemahan,
terdiri atas pimpinan perkemahan yang merupakan anggota DKN, seluruh Pinkonda
yang merupakan anggota DKD.
5) Dalam melaksanakan tugas pengawasan pelaksanaan ketentuan adat perkemahan,
pemangku adat membentuk dan membagi tugas melalui musyawarah Dewan Adat.

Pasal 14: Tata Cara Perkemahan


1) Seluruh tata cara perkemahan disesuaikan dengan kegiatan harian dan hanya dapat
diubah oleh pimpinan panitia pelaksana atas izin Ketua Penyelenggara.
2) Segala pemberitaan dan pengumuman kepada peserta/Panitia pelaksana dilaksanakan
melalui Binkemin oleh panitia pelaksana yang bertanggungjawab atas bidang
informasi.
3) Segala kebutuhan dan pelayanan peserta dikoordinasikan melalui aparat perkemahan.

Pasal 15: Kegiatan


1) Kegiatan sehari-hari dalam perkemahan berlangsung sejak pukul 04.30 WIB sampai
dengan pukul 24.00 WIB ditandai dengan suara sirine yang diperdengarkan 5 menit
sebelum dimulai /berakhirnya kegiatan harian.
2) Warga perkemahan wajib mengikuti seluruh rangkaian sesuai dengan peran dan tugas
masing-masing.

Pasal 16: Pergerakan Peserta


Pergerakan/perpindahan peserta dari suatu tempat ketempat lain baik dalam areal
perkemahan maupun diluar dilaksanakan dengan memperhatikan ketertiban dan
kesopanan.

Pasal 17: Pakaian dan Tanda Pengenal


1) Selama kegiatan PERTIKAWAN Nasional 2019 peserta diwajibkan memakai
seragam Pramuka lengkap atau pakaian yang sesuai dengan macam/jenis kegiatan.
2) Peserta perkemahan tidak dibenarkan menggunakan tanda-tanda pada pakaian
seragam Pramuka diluar ketentuan Gerakan Pramuka, kecuali tanda pengenal kegiatan
yang telah ditetapkan.

Pasal 18: Keamanan


1) Keamanan perkemahan putera dan puteri menjadi tanggungjawab warga perkemahan
dan dikoordinasikan oleh panitia pelaksana yang membidangi keamanan dan
ketertiban.
2) Panitia pelaksana yang membidangi keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan
PERTIKAWAN Nasional 2019 di bawah pimpinan Dewan Adat Agung.
3) Peserta berkewajiban untuk turut serta menjaga keamanan seluruh arena perkemahan.
4) Peserta dapat meninggalkan arena perkemahan bila mengikuti aktifitas kegiatan yang
dilaksanakan diluar arena perkemahan.
5) Untuk kepentingan pribadi/kontingen diperkenankan meninggalkan arena setelah
mendapat ijin aparat perkemahan setempat dan sepengetahuan Pimpinan Kontingen
Daerah.
6) Istirahat malam bagi warga perkemahan berlaku pukul 24.00 WIB sampai dengan
pukul 04.30 WIB.
7) Pada waktu istirahat malam peserta diperbolehkan tidur atau melakukan aktifitas
ronda/jaga malam selama tidak mengganggu umpi lain di lingkungannya.
8) Diharapkan kepada peserta untuk waspada terhadap penyebaran api yang
dimungkinkan karena kelalaian dalam menyalakan korek api ataupun yang
berhubungan dengan alat-alat yang dapat menimbulkan kebakaran.

Pasal 19: Kebersihan dan Kesehatan


1) Kebersihan arena perkemahan dimulai dari kebersihan diri, umpi/kapling, RT, Desa
hingga Kabupaten, arena-arena kegiatan dan sarana perkemahan lainnya adalah
tanggungjawab seluruh warga PERTIKAWAN Nasional 2019.
2) Tempat sampah merupakan perlengkapan setiap umpi yang harus ada pada setiap
kapling.
3) untuk MCK sudah menjadi tugas dari masing-masing RT beserta warganya untuk
membersihkan sarana MCK yang dikoordinasikan oleh ketua RT masing-masing.
Pasal 20: Konsumsi
1) Untuk memenuhi kebutuhan peserta perihal konsumsi, dan lain-lainnya, Panitia
pelaksana menyediakan pasar rakyat.
2) Bagi peserta disediakan natura, kecuali peserta dari luar negeri, pinkonda,
bindamping, disediakan konsumsi siap santap dengan menu yang disediakan oleh
panitia.
3) Peserta yang mengikuti kegiatan luar, baik yang menginap maupun tidak agar
mengadakan persiapan dengan membawa bahan makanan yang dijual di pasar
PERTIKAWAN Nasional atau yang dibawa peserta dari daerah asalnya

Pasal : 21 Ibadah Keagamaan


1) Pelaksanaan ibadah dikoordinasikan oleh aparat perkemahan sesuai dengan waktu dan
jenis ibadahnya.
2) Setiap peserta wajib menghormati peserta lain yang sedang melaksanakan ibadahnya.

Pasal 22: Kunjungan dan Anjangsana


1) Peserta dapat menerima tamu atau beranjangsana kepada peserta lain pada waktu
istirahat yaitu pukul 12.00 - 13.00 WIB dan pukul 17.00 - 19.00 WIB.
2) Tamu-tamu yang akan berkunjung harus melapor dan mengisi buku tamu untuk
mendapat surat izin berkunjung dari aparat pemerintahan.
3) Selain waktu istirahat tamu tidak dijinkan masuk perkemahan.

Pasal 23: Hiburan


1) Peserta diperkenankan mengikuti hiburan malam berupa apresiasi film dan pentas seni
atau hiburan lainnya sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan.
2) Hiburan yang sifatnya diselenggarakan oleh anggota umpi untuk konsumsi umpi yang
bersangkutan diperkenankan adanya sepanjang tidak mengganggu ketertiban umum.

Pasal 24: Kedai, Pasar, Pameran, Anjungan Kontingen


1) Bahan dan kebutuhan sehari-hari ,dan barang kenang-kenangan serta souvenir dapat
diperoleh peserta dengan cara membeli di pasar atau kedai pada areal perkemahan.
2) Pameran diselenggarakan untuk menambah wawasan dan pengetahuan warga
perkemahan.
3) Anjungan kontingen diperuntukkan bagi kontingen daerah.

Pasal 25: Pos, Telekomunikasi, dan Bank


Warga perkemahan yang memerlukan sarana pos, telekomunikasi dan perbankan
dapat menggunakan sarana yang telah disediakan.

Pasal 26: Tindakan yang harus dilakukan peserta


Tindakan yang perlu dilakukan oleh setiap peserta:
1) Melaksanakan ibadah keagamaan pada waktunya sesuai dengan ajaran agama dan
tatacara masing-masing.
2) Selalu berpakaian rapi dan bersikap sopan serta saling menghormati dan menghargai
sesama peserta dan panitia pelaksana.
3) Menyerahkan barang-barang temuan yang bukan miliknya kepada aparat perkemahan.
4) Mengembalikan perlengkapan bakti milik Panitia pelaksana, sesudah dipakai, kepada
Panitia pelaksana.
5) Menjaga fasilitas umum, baik yang berada di perkemahan maupun di desa bakti
dengan baik.

Pasal 27: Tindakan yang harus ditinggalkan/dijauhi peserta


1) Makan sambil berjalan dan dilakukan secara demonstratif di muka umum.
2) Berhajat besar dan kecil di sembarang tempat sehingga mengganggu kesopanan dan
kelestarian alam.
3) Berbicara kotor dan bertindak tidak pada tempatnya sehingga menimbulkan kesan
yang tidak simpatik.
4) Meminjam dan tidak mengembalikan peralatan penduduk atau panitia pelaksana atau
umpi lain.
5) Berkunjung ke peserta lain di luar waktu kunjungan.
6) Menebang pohon untuk keperluan apapun.
7) Membuang sampah sembarangan.

Pasal 28: Tanda Penghargaan Peserta


Peserta yang aktif mengikuti kegiatan berhak mendapatkan Piagam Penghargaan dan
tanda Ikut Serta Kegiatan PERTIKAWAN Nasional 2019 disingkat TISKA
PERTIKAWAN Nasional 2019.

Pasal 29: Bentuk Pemberian Penghargaan


Segala bentuk pemberian tanda penghargaan kepada peserta dan kontingen daerah
ditetapkan dalam Sidang Dewan Adat Agung yang dihadiri oleh seluruh Pemangku Adat,
Pimpinan umpi, dan Pimpinan Panitia Penyelenggara.

Pasal 30: Sanksi


1) Sanksi diberikan kepada warga perkemahan yang dengan sengaja ataupun tidak
sengaja melanggar ketentuan adat perkemahan atau tata adat sopan santun.
2) Sanksi dijatuhkan oleh Pemangku Adat/Pemangku Adat Tinggi/Pemangku Adat
Agung sesuai dengan tingkatannya setelah mendengar dan memperhatikan jalannya
setelah mendengar dan memperhatikan jalannya sidang dewan adat.
3) Berat/ringannya suatu sanksi kepada pelanggar adat ditetapkan oleh sidang dewan
adat.
4) Dalam menjatuhkan sanksi yang ditetapkan, Pemangku Adat harus meminta saran dan
pendapat Pimpinan Penyelenggara.
Pasal 31: Penutup
1) Ketentuan ini berlaku sejak peserta tiba di arena perkemahan sampai dengan
berakhirnya PERTIKAWAN Nasional 2019, dan berlaku untuk seluruh peserta tanpa
kecuali.
2) Hal-hal lain yang belum diatur dalam Ketentuan Adat ini akan ditetapkan kemudian
oleh Sidang Dewan Adat dan diumumkan kepada seluruh peserta kegiatan.
Ketentuan Adat Perkemahan ini berlaku sejak ditetapkan.

Ditetapkan di : Buperta Cibubur Jakarta Timur


Tanggal : November 2019
Pukul : WIB
a.n. seluruh warga perkemahan
Pemangku Adat Agung PERTIKAWAN Nasional 2019

Robby Zulpandi
BAB VI
SARANA PENDUKUNG

A. PELAYANAN KESEHATAN
Bidang kesehatan bertugas memberikan pelayanan kepada kontingen dan panitia
pelaksana serta mengkoordinir petugas kesehatan kontingen daerah. Pelayanan
kesehatan berupa :

1. Layanan Kesehatan
a. Petugas kesehatan Pertikawan Nasional Tahun 2019 melayani selama 24 Jam
b. Semua peserta kan mendapatkan layanan kesehatan selama kegiatan
berlangsun
c. Pos kesehatan akan disediahkan di setiap kelurahan, areal pameran, dan
tempat kedatangan kontingen
d. Pos kesehatan akan melayani berupa : Pemberian obat, penangan kasus
kecelakaan, kasus medis dan serta evakuasi pasien, yang berada di bumi
perkemahan

2. Rumah Sakit Lapangan


a. Berada ditempat di setiap kecamatan
b. Melakukan tindak lanjutan bagi pasien yang dikirim dari pos pelayanan
kesehatan yang berada di setiap kelurahan maupun pos-pos kesehatan yang
ada di bumi perkemahan
c. Menyediahkan tenaga medis dan paramedic
d. Di setiap rumah sakit lapangan ada sebuah ambulan
e. Pasien akan ditangani oleh Tim medis dan paramedic yang di bantu oleh
anggota Saka Bakti Husada, kemudian pasien akan dibawa atau diteruskan ke
rumah sakit rujukan yang telah di tunjuk

3. Sanitasi Lingkungan
a. Sanitasi dan kesehatan lingkungan bertugas mengawasi permukiman serta
bangunan yang ada di areal Perkemahan Bakti Saka Wanabakti dan Kalpataru
Tingkat Nasional Tahun 2019 meliputi sampah, genangan air, kelayakan air
minum dan buangan air limbah.
b. Melakukan fogging sebelum pelaksanaan dan pada waktu pelaksanaan
c. Menyediahkan petugas lingkungan yang terdiri atas :
1. Petugas penyehatan air
2. Petugas kesehtan lingkungan

4. Kebersihan Sampah
Penanganan kebersihan sampah di area perkemahan, meliputi :
a. Tempat Sampah
b. Pendistribusian Kantong sampah
c. Pengambilan dan pembuangan Sampah ke tempat pembuangan
akhir (TPA)
Kebersihan Sampah di Areal Perkemahan :
Dalam penanganan kebersihan sampah di setiap kavling atau tapak tenda akan
dibagikan kantong-kantong sampah untuk jenis sampah organic dan organic.
Sampah di setiap RW dikumpulkan di tempat sampah yang sudah disediahkan.
Kegiatan pembersihan ini di adakan setiap harinya dan di bagi dalam 2 (dua) shift :
- Pukul 06.00 - 08.00 WIB
- Pukul 15.00 – 17.00 WIB

B. PELAYANAN TRANSPORTASI
1. Teknis Pelaksanaan pelayanan Sub Bagian Transportasi yaitu :
Kontingen yang menggunakan sarana angkutan udara dan kapal atau laut akan di
pandu dan dilayani oleh Sub bagian angkutan. Kedatangan dan Kepulangan daru
atau menuju bandara dan pelabuhan disesuaikan dengan jadwal kontingen, dengan
ketentuan sebagai berikut :
- Biaya kedatangan dan kepulangan ditanggung oleh kontingen
- Pengumpulan form kedatangan dan kepulangan kontingen, diserahkan paling
lambat tanggal 10 November 2019.
2. Ketentuan Transportasi Kedatangan dan Kepulangan Koningen
a. Kedatangan Kontingen
- Angkutan kontingen langsung menuju lapangan parker utama
- Angkutan kontingen tidak diperbolehkan memasuki tapak kemah
- Angkutan Kontingen diperbolehkan menurunkan kontingen di Area
perkemahan diberi waktu 15 menit
b. Kepulangan Kontingen
- Kontingen diperbolehkan pulang setelah mendapatkan surat ijin
meninggalkan bumi perkemahan dari aparat perkemahan
- Kendaraan menuju bandara dan pelabuhan disediahkan panitia pelaksana
sesuai jadwal kepulangan kontingen
3. Pelayanan Penjemputan dan Kepulangan Kontineg Luar Negeri
a. Kedatangan Kontingen
- Kontingen peserta Luar Negeri akan dijemput oleh Laisson Officer di
bandara
- Panitia meyediahkan Bis untuk menjemput peserta kontingen luar negeri
- Biaya kedatangan ditanggung oleh Pembina serta peserta kegiatan.
b. Kepulangan kontingen
- Kontingen diperbolehkan pulang setelah mendapatkan ijin meninggalkan
perkemahan dari aparat perkemahan
- Kontingen Luar negri akan diantarkan oleh Laisson Officer ke bandara

C. KONSUMSI
1. Pelayanan Konsumsi Siap saji
a. Panitia konsumsi akan memberikan makan siap saji kepada
pinkonda,bindamping,pamong,instruktur,petugas pameran, dan peserta
luar negri mulai makan siang H-1 (17 November) sampai dengan
makan pagi H+1 (26 November)
b. Pengambilan konsumsi dilakukan dengan menyerahkan kupon yang
diberikan saat daftar ulang kontingen
c. Sub bagian konsumsi menyediakan konsumsi makan siap saji sebagai
berikut :
1) Panitia penyelenggara dan panitia pelaksana akan diberikan
konsumsi siap saji selama kegiatan berlangsung menggunakan
sistem kupon
2) Pinkonda, Bindamping, Pamong, Instruktur, petugas pameran
dan Peserta Luar Negri, diberikan konsumsi siap saji selama
kegiatan berlangsung menggunakan sistem kupon
d. Tempat pengambilan konsumsi untuk Pinkonda, Bindamping, Pamong,
Instruktur, petugas pameran dan Peserta Luar Negri ditempat yang
telah ditentukan oleh panitia
e. Jadwal penyediaan konsumsi siap saji ditetapkan sebagai berikut :
Pagi : 06.00 – 08.00 WIB
Siang : 12.00 – 14.00 WIB
Malam : 18.00 – 20.00 WIB
f. Kupon yang hilang bukan merupakan tanggung jawab Sub Bagian
Konsumsi dan kupon tersebut menjadi tanggung jawab pemegang
kupon konsumsi.
2. Natura
Setiap umpi akan mendapatkan kupon natura yang akan dipergunakan
sebagai alat tukar untuk mengambil natura ditempat yang telah disediakan
oleh panitia. Kupon natura akan di berikan pada saat daftar ulang
kontingen.
a. Kebutuhan bahan natura dapat diambil di tempat pendistribusi yang
telah ditentukan panitia
b. Tempat pendistribusi dibuka setiap hari dari pukul 09.00 s.d 11.00
WIB dan 16.00 – 18.00
c. Pengambilan natura dimulai tanggal 18 November pukul 16.00 – 18.00
s.d 25 November 2019
d. Peserta akan mendapatkan makan siap saji pada kegiatan keluar satu
hari penuh
e. Kupon natura menjadi tanggung jawab umpi masing – masing

D. AKOMODASI DAN TAPAK PERKEMAHAN


Seksi akomodasi perkemahan akan memberikan fasilitas berupa :
1. Perlengkapan Umum :
1) Perlengkapan Umum mengatur semua sarana dan prasarana areal dan bangunan
yang ada dikawasan Bumi perkemahan maupun di luar areal bumi perkemahan
2) Akomodasi untuk pinkonda, bindamping, instruktur dan pamong saka tidak
disediakan oleh panitia
3) Untuk menjaga kebersihan tempat – tempat seperti gudang dan bangunan
kantor akan disediakan fasilitas tempat sampah yang memadai dan diminta agar
dapat digunakan denegan semaksimal mungkin
4) Setiap hari panitia melakukan pemantauan kesemua sarana dan prasarana
dalam ketertiban penggunaannya seperti kebersihan dan kerapihan
2. Tapak kemah
Tapak kemah Bumi Perkemahan di Pertikawan Tahun 2019 dibagi menjadi dua
yaitu : 2 Kecamatan Putra dan 2 Kecamatan Putri dengan rincian :
a. Masing – masing Kecamatan, dibagi menjadi 4 kelurahan
b. Luas area kavling setiap umpi 6 x 5 meter
c. Diharapkan setiap umpi membawa tenda serta perlengkapan kemah lainnya
menyesuaikan dengan kapasitas kavlingnya yang ada
d. Pembagian kavling akan diatur kemudian oleh aparat perkemahan Pertikawan
Nasional tahung 2019
3. Pameran Komersil, Non – Komersil dan Pasar Rakyat (di bahas di rapat konsinyir
7 september )
4. MCK, Air Bersih dan Listrik
a. Fasilitas MCK
Menyediakan sarana MCK di areal perkemahan sebanyak ___ bilik yang
terbagi menjadi ?
b. Untuk melayani kebutuhan mandi, cuci, dan kakus bagi seluruh warga
perkemahan, disediakan sarana MCK air bersih yang terdiri dari
c. Pengadaan air bersih
Air bersih yang akan disediakan berasal dari mata air yang terdapat dari
kawasan Bumi Perkemahan Cibubur. Penggunaan air bersih bagi peserta
berupa
1) Air Minum.
2) Kebutuhan Memasak.
3) Kebutuhan air wudhu dan mandi.
4) Air bersih diperoleh melalui kran – kran air yang berada di wilayah tapak
perkemahan.
5) Tiap peserta diharapkan dapat melakukan penghamatan dalam
emnggunakan air bersih.
d. Listrik
Pelayanan listrik yang sudah ada di kawasan Bumi Perkemahan Cibubur
berupa penerangan jalan, listrik perkantoran dan areal kawasan sekitar.
Penyediaan sarana listrik pada kegiatan Pertikawan Nasional tahun 2019
meliputi :
- Kantor - kantor pemerintahan
- Posko – posko Pelayanan
- Lapangan Utama
- Penerangan Jalan
- Area Kegiatan
- Area Pameran, Kedai dan Pasar
- MCK
- Area Pelayanan Umum
- Kecamatan
- Kelurahan
Aliran listrik untuk penerangan jalan akan dinyalakan pada waktu 17.00 –
05.00 WIB. Panitia tidak menyediakan arus listrik untuk peserta tiap –
tiap tenda umpi. Tetapi akan disediakan listrik di tiap – tiap RW.
E. PELAYANAN KEAMANAN
Pelayanan keamanan meliputi kemanan di dalam area maincamp dan di daerah
sekitar, dilakukan oleh saksi kemanan bekerjasama dengan kepolisian dan kemanan
Buperta
a. Daerah Pengamanan
Meliputi seluruh wilayah perkemahan, rute yang dilalui dan tempat kegiatan
lainnya.
b. Teknik Pengamanan
1. Penjagaan
- Penjagaan dilaksanakan secara teratur dan terus menerus oleh satu
kelompok jaga yang dibagi dalam shift jaga yang telah ditetapkan.
- Tugas jaga dilaksanakan selama 24 Jam dan dibagi menjadi 3 shift dan
sesuai personil yang telah ditentukan
- Petugas Keamanan bertanggung jawab terhadap setiap kejadian di dalam
dan di luar wilayah perkemahan dan tempat lain yang merupakan tempat
kegiatan peserta Pertikawan Nasional Tahun 2019
2. Patroli Kemanan
- Patroli dilakukan minimal 2 orang
- Patrol dilakukan dengan jalan kaki atau bersepeda
- Patrol dilaksanakan berdasarkan pembagian rute patrol perwilayah
- Petugas Patroli mencatat dan melaporkan setiap ada perkembangan situasi
yang diamati selama patrol dilaksanakan dan selanjutnya melaporkan ke
pos keamanan
3. Pengawalan
- Pengawalan dilaksanakan oleh petugas yang telah ditentukan
- Pengawalan dilakukan berdasarkan jadwal kegiatan baik didalam atau
diluar Bumi Perkemahan Cibubur
- Petugas wajib melaporkan perkembangan situasi selama berlangsungnya
tugas pengawalan sampai tiba di tempat tujuan
c. Pembagian Tugas Pos Keamanan
a. Pos gerbang :
- Memeriksa pengunjung dengan tas bawaan dengan alat detector dan
manual
- Memeriksa identitas
- Menyita minuman keras, Narkoba, Senjata Tajam dan bahan peledak
- Mendata pengunjung umum
b. Pos Kemanan kelurahan
- Memantau arus masuk dan kelaur peserta/panitia
- Mencegah masuknya pengunjung diluar jam kunjungan
- Membantu tamu menuju pos lapor kelurahan
c. Pos Tunggu
- Mendata dan membantu tamu yang akan mengjungi peserta
- Menjaga dan memantau stabilitas kemanan wilayah kelurahan
- Membantu aparat pemerintahan dalam hal kemanan
- Mengadakan patrol keliling di wilayah kelurahan
d. Pos Lapangan
- Memantau stabilitas konsentrasi pergerakan massa dilapangan utama
- Mengatisipasi bentrok massa dan tindakan criminal lainnya
e. Pos Induk
- Mengatur jumlah personil yang akan diberi penugasan khusus
- Mengolah data pergantian pos jaga
- Mempersiapkan personil cadangan untuk kejadian yang mendesak
- Memberi komando khusus pada setiap pos jaga
- Melakukan koordinasi dengan personel kemanan dari kepolisian
d. Jika terjadi tindak kriminal :
1. Peserta menghubungi pos kemanan terdekat untuk melaporkna kejadian tidak
kriminil
2. Petugas pos kemanan mencatat tindak kriminal yang dilaporkan. Selanjutnya
akan diproses dan diteruskan kepada petugas kepolisian yang berbeda
kecamatan.
e. Parkir
Area parker yang digunakan dibumi Perkemahan adalah lapangan parker utama.
Disamping itu panitia akan membuat tanda parker yang diperuntukkan untuk
tamu, undangan, pengunjung dan panitia
BAB VII
PENGAWASAN, PENELITIAN, EVALUASI DAN MANAJEMEN RESIKO

A. Umum
Bidang Waslitev dan Manajemen Risiko merupakan organ fungsional dalam Sangga
Kerja PERTIKAWAN Nasional 2019 yang independen dalam melaksanakan tugasnya-
tugasnya. Kedudukan Bidang Waslitev dan Manajemen Risiko merupakan bagian dari
Sangga Kerja PERTIKAWAN Nasional 2019 sehingga memiliki hak untuk memberikan
saran, pendapat, dan usul baik diminta ataupun tidak.

Bidang Waslitev dan Manajemen Risiko memiliki hak untuk mengawasi persiapan dan
pelaksanaan kegiatan PERTIKAWAN Nasional 2019 serta memberikan laporan
perkembangan hasil kerja secara berkala kepada Sangga Kerja dan Panitia Penyelenggara
kegiatan PERTIKAWAN Nasional 2019.

Manajemen Risiko dalam PERTIKAWAN Nasional 2019 adalah aplikasi yang sistematis
dan menyeluruh proses mengidentifikasi, menganalisa, mengevaluasi, dan memberikan
intervensi pada risiko untuk memastikan bahwa tidak ada orang, barang, dan lingkungan
yang rusak.

Manajemen Risiko memberikan masukan kepada panitia dalam proses penanggulangan


berbagai akibat negatif baik secara moril maupun materil dalam pelaksanaan
PERTIKAWAN Nasional 2019. Manajemen Risiko juga menjelaskan tindakan apa yang
harus di ambil untuk mencegah risiko tersebut terjadi.

B. SISTEM KERJA
Agar mendapatkan gambaran pelaksanaan PERTIKAWAN Nasional 2019 secara tepat,
maka disusun aspek-aspek dari setiap bidang pelaksana PERTIKAWAN Nasional 2019:
1. Pengawasan dan Evaluasi
Pengawasan dan Evaluasi terdiri atas:
a. Bidang Kegiatan
Aspek-aspek yang akan diawasi adalah :
- Persiapan dan kesiapan Panitia pada kegiatan tersebut (tempat dan peralatan)
- Pelaksanaan kegiatan dari awal sampai dengan selesai setiap harinya.
- Kesiapan petugas dan peserta.
- Kelancaran kegiatan
- Hubungan dengan masyarakat sekitar
- Keharmonisan
- Tindak lanjut.
- Ketertarikan peserta kepada Instruktur
- Lokasi kegiatan
- Situasi umum di sekitar lokasi kegiatan
- Pembagian tugas kegiatan
b. Bidang Aparat Perkemahan
- Hubungan antara Peserta dengan Aparat Perkemahan
- Kesiapan Aparat Perkemahan menghadapi peserta
- Pelayanan Aparat Perkemahan kepada peserta
- Penempatan peserta dalam kavling
- Kehidupan perkemahan
c. Bidang Hubungan Masyarakat
- Media Publikasi Kegiatan
- Sistem Informasi dan Komunikasi di perkemahan
- Persiapan dan pelaksanaan upacara pembukaan dan penutupan kegiatan
d. Bidang Sarana Penunjang
- Pelayanan
1) Pelayanan kepada peserta yang meliputi kesiapan panitia
2) Organisasi dan sistem koordinasi
3) Kesiapan dalam menghadapi keadaan darurat
4) Jumlah, kesiapan, dan sistem pembagian tugas
5) Kelancaran pelayanan
- Logistik
1) Pengadaan perlengkapan untuk peserta
2) Perlengkapan yang dibutuhkan dalam setiap kegiatan
3) Ketepatan waktu dalam pengadaan perlengkapan
4) Tempat/lokasi perkemahan
5) Fasilitas MCK, air dan listrik
6) Pengadaan fasilitas yang dibutuhkan oleh peserta
- Pameran
1) Fasilitas Pameran
2) Letak lokasi Pameran
3) Kebersihan area pameran
e. Bidang Administrasi dan Keuangan
- Pendaftaran peserta baik persiapan dan sekretariat perkemahan.
- Pelayanan dalam kesekretariatan.
- Pembagian kebutuhan peserta.

2. Penelitian
a. Subjek Penelitian
Sampel dan Responden akan diambil dari peserta, Pembina Pendamping,
Pimpinan Kontingen Daerah maupun yang berkaitan dengan PERTIKAWAN
Nasional 2019. Masing-masing kontingen daerah akan diambil sampel
perwakilan terdiri atas peserta putera, peserta puteri, pinkonda putera, pinkonda
puteri, bindamping putera, dan bindamping puteri.
b. Pembagian Tugas
Secara umum pelaksanaan Penelitian dilaksanakan pada tingkat Kabupaten,
Kecamatan hingga tingkat Suku , serta setiap sub bidang kegiatan. Pengaturan
dalam hal-hal yang bersifat mendadak, diatur secara khusus oleh Ketua Bidang.
Setiap hari ditempatkan satu orang pada Sekretariat yang bertugas sebagai
penghimpun hasil Penelitian. Anggota yang lainnya ditugasi untuk
menyebarkan dan mengumpulkan angket. Setiap malam dilaksanakan
pertemuan untuk mengevaluasi pelaksanaan tugas dan merencanakan tugas hari
berikutnya serta membahas hasil Pengamatan hari tersebut.
c. Ketentuan Pengisian Angket
Penyebaran angket dilaksanakan oleh anggota dan menjelaskan cara pengisian
kepada responden.Para responden mengisi angket dengan teliti dan seksama.
Angket yang telah diisi segera diserahkan kepada petugas, dan petugas
berkewajiban untuk meneliti kembali. Apabila ada kerusakan dapat meminta
responden untuk segera melengkapinya. Angket yang telah diisi diserahkan
kembali ke tim Waslitev, kemudian dievaluasi untuk diambil kesimpulannya.

3. Manajemen Risiko
Tahapan dalam Manajemen Resiko adalah sebagai berikut :
1. Penilaian Resiko
Elemen penilaian Manajemen Resiko PERTIKAWAN Nasional 2019 untuk
setiap fungsi atau aktifitas, adalah sebagai berikut :
a. Menetapkan Konteks
b. Mengindentifikasi Resiko
c. Menganalisa Resiko
d. Mengevaluasi Resiko

2. Tindakan Terhadap Resiko Pilihan tindakan resiko selama PERTIKAWAN


Nasional 2019, adalah
a. Menghindari resiko
b. Mengurangi resiko
c. Memindahkan resiko

3. Monitor, Tinjau Ulang dan Komunikasi Dalam pelaksanaan tugasnya Tim


Manajemen Resiko melakukan monitoring, meninjau ulang dan memantau proses
komunikasi dalam PERTIKAWAN Nasional 2019.
VIII
PENUTUP

Demikianlah Petunjuk Teknis PERTIKAWAN Nasional 2019 ini dibuat sebagai


pedoman awal dalam menentukan kebijakan-kebijakan selanjutnya. Adalah menjadi
tanggung jawab kita bersama untuk mensukseskan kegiatan ini. Kami sangat mengharapkan
dukungan baik moril maupun materiil dari semua pihak dalam pelaksanaan kegiatan nanti.
Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberkati dan meridhoi langkah-langkah kita semua.
Amin.
Lampiran 1

LOGO PERTIKAWAN NASIONAL TAHUN 2019

Logo secara keseluruhan menggambarkan bentuk Bumi yang di maknai semua elemen
berkomitmen dan semangat untuk bersatu melestarikan bumi memberikan manfaat bagi
masyarakat. Seperti yang dingkat dalam tema besar Lestarikan Bumi, Sejahterakan
Masyarakat.

Di dalam logo terdapat ikon-ikon dan warna-warna yang terkandung dengan memiliki
makna tersendiri diantaranya:

Logo Cikal Tunas Kelapa dan WOSM, melambangkan bahwa kegiatan ini bersifat
kepramukaan yang memiliki peran aktif dalam pembinaan dan pengembangan karakter kaum
generasi muda di Indonesia dan Dunia.

Ikon awan berwarnai biru menggambarkan sebagai anggota pramuka perlu berperan aktif
dalam issue mengenai perubahan iklim melalui kegiatan lingkungan hidup dan kehutanan.

Ikon tenda dan pohon berwarna ungu dimaknai sebagai kegiatan perkemahan yang
didalamnya terdapat unsure bakti.

Ikon aktivitas pemuda berwarna hijau merepresentasikan kegiatan generasi millenial di alam
terbuka.
Lampiran 2
MASKOT PERTIKAWAN NASIONAL TAHUN 2019

Si Otus

Maskot PERTIKAWAN Nasional 2019 yaitu satwa Celepuk Biak (Otus beccarii).
Celepuk biak merupakan satwa endemik yang berasal dari Pulau Biak, Papua Barat.
Dipilihnya Celepuk Biak sebagai maskot adalah diambil dari nilai historisnya yaitu
memberikan pesan kepada kita agar menjaga kelestarian habitat satwa-satwa, membebaskan
mereka dari perdagangan ilegal dan tidak memburu satwa-satwa yang sudah dilindung.

Celepuk Biak ini sebagai maskot PERTIKAWAN Nasional 2019 dibuat bergaya
dinamis dengan gaya kekinian agar bisa diterima oleh para Pramuka Penegak dan Pandega
Anggota Saka Kalpataru dan Wanabakti se-Indonesia. Terdapat beberapa gestur dengan
memiliki makna tersendiri diantaranya:

Pakaian seragam Pramuka, menggambarkan kegiatan ini diikuti oleh pramuka penegak dan
pandega khususnya anggota Saka Kalpataru dan Wanabakti yang siap peduli terhadap bidang
lingkungan dan kehutanan.

Tangan atau sayap membuka, sebagai kiasan keterbukaan, keharmonisan dalam merangkul
berbagai pihak khususnya gerakan pramuka untuk bersama peduli terhadap issue-issue
lingkungan.

Ekspresi bebas, dimaknai bahwa Pramuka Penegak dan Pandega khususnya anggota Saka
Kalpataru dan Wanabakti mengedepankan kegiatan-kegiatan yang bersifat bahagia dan
memiliki cara berpenampilan menarik.