Anda di halaman 1dari 7

MANASIK HAJI DAN UMROH

Towaf di Baitulloh
- Towaf adalah: berputar mengelilingi baitulloh 7x dilanjutkan solat sunah 2 rekaat di
belakang Makhom Ibrohim
- Penjelasan praktik towaf :
Towaf dimulai hajar aswad dengan mengecup/mengusap/isaroh sambil membaca
takbir laku berputar kearah kanan menuju rukun yaman dengan
membaca do’a :

Setelah sampai di rukun Yaman mengusap sambil membaca takbir lalu berjalan menuju
hajar aswad dengan membaca do’a :

Demikian ini dikerjakan sebanyak 7x putaran berakhir di Hajar Aswad, setelah selesai,
lalu menuju belakang Makhom Ibrohim untuk melaksanakan solat sunah towaf 2 rekaat,
dan sebelum solat membaca :

Pada rekaar pertama sunahnya membaca surat Al-Kafirundan rekaat ke 2 sunahnya


membaca surat Al-Ikhlas. Sesudah solat 2 rekaat berdoa’a dengan bebas. Contoh do’a
Nabi Adam :
Atau do’a yang lain.
Keterangan : orang yang mengerjakan towaf harus dalam keadaan suci dan punya wudu,
apabila di tengah pekerjaan towafnya batal, maka putaran yang telah dikerjakan tetap
dihitung dan setelah wudu menambah kekurangan hitungan putaran towaf dimulai dari
tempat dia batal. Begitu pula bila terputus towafnya karena solat wajib/ terdesak maka dia
melanjutkan towafnya dari tempat terakhirnya dia berhenti.

UMROH :
Adalah mendatangi Ka’bah untuk melaksanakan towaf, sa’i sofa marwah dan di akhiri
dengan cukur gundul/ menggunting rambut, kemudian lukar.
Penjelasan praktek Umroh :
1. Mandi (seperti mandi junub)
2. Berpakaian Ikhrom
3. Solat dua rekaat di Miqod
4. Membaca niat Umroh, contoh :
5. Membaca Talbiyah mulai dari miqod sampai Qajar Aswad (dalam perjalanan menuju
Masjidil Qaram):

6. Melaksanakan towaf di baitulloh dilanjutkan solat sunah towaf 2 rekaat di belakang


maqom Ibrohim.
7. Mengerjakan Sa’i Sofa Marwah
Penjelasan : sebelum menuju bukit sofa disunahkan mengecup/mengusap/ isaroh
pada Hajar Aswad, dan ketika akan naik bukit Sofa membaca :
Di atas Bukit berdiri menghadap Baitulloh dan berdo’a:

Diucapkan sebanyak 3x dan boleh ditambah do’a - do’a lain (do’a biasa). Contoh do’a
Ibnu Umar:

Kemudian turun dari bukit Sofa menuju bukit marwah. Ketika sampai di tempat bekas
banjir lari kecil/ngincik (sekarang ditandai dengan lampu hijau sampai lampu hijau
berikutnya), sambil berdo’a :

8. Di bukit Marwah mengerjakan seperti yang dikerjakan di Bukit Sofa.


Penjelasan: perjalanan dari bukit soda sampai bukit marwah dihitung 1x, demikian
pula dari bukit Marwah sampai bukit sofa juga dihitung 1x, begitu seterusnya sampai
7x, berarti hitungan ke tujuh berakhir di bukit Marwah.
9. Cukur gundul/ menggunting rambut kemudian lukar.

HAJI
Adalah datang ke mekah untuk mengerjakan towaf, sa’I, wukuf di Arofah dan
rangakaiannya, dalam rengka mengerjakan perintah Alloh dan mencari kediroanNya.
- Orang yang mengerjakan haji juga harus mnegerjakan umroh. Adapaun pelaksanaan
umroh dapat digandeng dengan pelaksanaan haji atau dikerjakan secara terpisah
dalam bulan haji atau diluar bulan haji.
- Bulan Haji mulai tanggal 1 Syawal -10 Dj
- Dilihat dari pelaksanaan Umroh Haji terbagi menjadi 3 macam :
1. Haji Qiron
2. Haji Tamatuk
3. Haji Ifrod

1. Haji Qiron
Adalah Haji yang digandengn dengan Umroh, maksudnya : pekerjaan Haji dan
Umroh dilaksanakan sekaligus dalam satu rangkaian (Berikhrom untuk Haji
dan Umroh).
- Orang yang mengerjakan Haji Qiron berkorban hadiah unta yang dibawa dari Miqod
attau dari luar tanah Haram
- Penjelasan praktik Haji Qiron :
a. Mandi (Seperti Mandi Junub)
b. Memakai pakaian Ikhrom
c. Solat Sunah 2 rekaan di Miqot
d. Membaca niat Haji Qiro, contoh:
e. Membaca talbiyah mulai dari miqot sampai Baitulloh
f. Mengerjakan Taowaf dilanjutkan Sa’I Sofa Marwah dan tidak lukar
g. Berangkat ke Arofah untuk Wukuf (dalam perjalanan memperbanyak membaca
talbiyah)
h. Wukuf di Arofah pada tanggal 9 Dj, dimulai setelah tergelincirnya matahari
sampai matahari terbenam dan solat Dhuhur – Azar dikerjakan dengan khosor
jamak takhim.
- Selama wukuf memperbanyak do’a :

Dan boleh ditambah membaca do’a-do’a yang lain


i. Setelah matahari terbenam pada sore hari tanggal 9Dj berangkat menuju
musdalifah sambil memperbanyak membaca talbiyah atau takbiran.
j. Bermalam di Musdalifah
- Pekerjaan di Musdalifah (malam tanggal 10Dj)
1. Solat Maghrib dan Isya’ qosor
2. Mencari kerikil untuk melimpar jumroh
3. Bermalam (mabit)
4. Solat subuh lalu berhenti sebentar untuk berdo’a, sampai agak terang
k. Sebelum matahari terbit berangkat menuju mina dengan memperbanyak membaca
tabiyah atau takbir.
- Pekerjaan di Mina tanggal 10 Dj:
1. Melempar jumroh akobah di waktu Duha
Cara Melempar
 Arah Baitulloh di Sebelah kiri dan Mina (temoat Mabit) di sebelah
kanan
 Melimpar dengan 7 kerikil (yang kena)
 Membaca takbir pada saat akan melimpar/bersamaan dengan batu
yang dilemparkan/sesudah batu mengenai jumroh.
2. Menyembelih hadiah (unta)
3. Cukur gundul/menggunting rambut
4. Lukar dan semua larangan-larangan di waktu ikhrom sudah Halal, kecuali
Jima’
l. Towaf Ifadah (boleh ditunda bagi yang berhalangan)
m. Pada malam tanggal 11. 12. 13 Dj bermalam di Mina dan siang harinya melimpar
Jumroh Ula-Wusta-Akobah. Adapun waktunya setelah tergelincirnya matahari
sampai sebelum terbenamnya matahari., bagi Nafar awal pekerjaan mabit dan
melempar 3 Jumroh cuckup sampai tanggal 12 Dj, dan sebelum matahri terbenam
sudah harus meninggalkan Mina
n. Menjelang pulang mengerjakan towaf Wadak.

2. Haji Tamatuk (Haji yang dikerjakan Orang Indonesia)


Adalah Haji yang pelaksanaan umrohnya dikerjakan dalam bulan haji secara
terpisah pekerjaan Hajinya (Setelah lukar dari Umroh sebelum Ikhrom Haji,
boleh bersenang-senang, seperti : memakai minyak wangi, menjimak istri)
- Bagi orang yang mengerjakan Haji Tamatuk berkewajiban membayar dam
(unta/sapi/kambing) atau nerpuasa 10 hari (3 hari berturut – turut di waktu Haji dan 7
hari berturut – turut setelah pulang kerumah).
- Penjelasan Paraktik Haji Tamatuk :
a. Mengerjakan Umroh dalam bulan Haji lalu lukar (praktiknya seperti dalam bab
umroh di atas)
b. Pada hari tarwiyah (tanggal 8 Dj) mengerjakan Haji di mulai dengan :
- Mandi (seperti mandi jenabah)
- Memakai pakaian ikhrom
- Solat sunah 2 rekaat di pondokkannya masing-masing
- Membaca niat Haji, contoh :
c. Berangkat menuju Arofah untuk mengerjakan Wukuf (dalam perjalanan
memperbanyak membaca talbiyah)
d. Wukuf di Arofah pada tanggal 9 Dj
e. Bermalam di Musdalifah pda malam tanggal 10Dj
f. Melempar jumroh Akobah pada tanggal 10 Dj waktu Dhuha, dilanjutkan
menyembelih, cukur dan lukar.
g. Mengerjakan towaf ifadoh dilanjutkan Sa’I Soda Marwah
h. Pada malam tanggal 11. 12. 13 Dj bermalam di Mina dan siang harinya melimpar
Jumroh Ula-Wusta-Akobah. Adapun waktunya setelah tergelincirnya matahari
sampai sebelum terbenamnya matahari., bagi Nafar awal pekerjaan mabit dan
melempar 3 Jumroh cuckup sampai tanggal 12 Dj, dan sebelum matahri terbenam
sudah harus meninggalkan Mina
i. Menjelang pulang Towaf Wadak

3. Haji Ifrod
Adalah Haji yang umrohnya dikerjakan diluar bulan Haji, boleh sebelumnya
atau sesudahnya, dan tidak berkewajiban membayar dam.
- Penjelasan Praktik haji Ifrod :
a. Mandi (seperti mandi junub)
b. Memakai pakaian Ikhrom
c. Solat sunah 2 rekaat di Miqod
d. Membaca niat Haji, contoh :
e. Bermalam di Musdalifah pda malam tanggal 10Dj
f. Melempar jumroh Akobah pada tanggal 10 Dj waktu Dhuha, dilanjutkan
menyembelih (bagi yang kurban), cukur dan lukar.
g. Mengerjakan towaf ifadoh (dan bagi yang belum mengerjakan towaf sa’i untuk
haji dilanjutkan Sa’i Sofa Marwah)
h. Pada malam tanggal 11. 12. 13 Dj bermalam di Mina dan siang harinya melimpar
Jumroh Ula-Wusta-Akobah. Adapun waktunya setelah tergelincirnya matahari
sampai sebelum terbenamnya matahari., bagi Nafar awal pekerjaan mabit dan
melempar 3 Jumroh cuckup sampai tanggal 12 Dj, dan sebelum matahri terbenam
sudah harus meninggalkan Mina
i. Mengerjakan umroh di bulan Haji
Kalau umrohnya di kerjakan setelah Haji, maka bagi yang Nafar Awal umrohnya
bias dimulai pada malam tanggal 13Dj dan bagi yang Nafar Akhir pada malam
tanggal 14Dj
j. Menjelang pulang mengerjakan towaf Wadak

NB :
- Nafar Awal adalah mulai bergeraknya para jamaah haji dari Mina ke Mekah lagi dan
mengambil waktu tanggal 12 Dj sebelum terbenam matahari. Sedangkan Nafar akhir
mengambil waktu tanggal 13Dj.
- Penjelasan mencukur rambut :
Untuk laki laki boleh mencukur pendek atau gundul, kefadolannya pahalanya diberi
rohmat dan diampuni dosanya, sebanyak rambut yang dipotong.
Untuk wanita sukup menggunting ujung rambutnya kira-kira seujung jari.