Anda di halaman 1dari 6

Analisis Unsur Cu dan Zn dalam Rambut Manusia

dengan Spektrofotometri Serapan Atom (ssa)


(Achmad Hidayat) ISSN 1411 – 3481

ANALISIS UNSUR Cu DAN Zn DALAM RAMBUT MANUSIA DENGAN


SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM (SSA)∗

Achmad Hidayat, Muhayatun, Dadang Supriatna

Pusat Teknologi Nuklir Bahan dan Radiometri-BATAN, Jl. Tamansari No.71, Bandung 40132

ABSTRAK
ANALISIS UNSUR Cu DAN Zn DALAM RAMBUT MANUSIA DENGAN
SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM. Jenis dan konsentrasi unsur-unsur dalam rambut
dapat merefleksikan status kesehatan seseorang dan di mana ia tinggal atau bekerja. Pada
konsentrasi yang tinggi Zn dapat menjadi toksik terhadap tubuh atau menyebabkan defisiensi
untuk unsur Cu. Konsentrasi Cu yang rendah akan menyebabkan sel kekurangan oksigen
akibatnya menjadi anemia. Pada penelitian ini dilakukan penentuan Cu dan Zn dalam rambut
manusia menggunakan spektrofotometri serapan atom (SSA) dengan metode nyala. Hasil
analisis terhadap 27 sampel rambut remaja kota Bandung usia 16 – 19 tahun menunjukkan
bahwa konsentrasi geomean Cu = 15,7 ± 45 µg/g dan Zn = 201,4 ± 205 µg/g. Data Cu ini lebih
rendah jika dibandingkan dengan data Cu remaja Nigeria (117,4 µg/g), sedangkan dua data Cu
yang menyebabkan simpangan baku tinggi (45 µg/g) yaitu sampel nomor 13 (110 µg/g) dan
sampel nomor 18 (218 µg/g) mungkin berasal dari sumber pencemar di sekitar tempat tinggal
remaja tersebut. Hampir sama dengan data Cu, simpangan baku data Zn juga tinggi (205µg/g).
Hal ini disebabkan oleh data sampel nomor 6 (657 µg/g), sampel nomor 7 (356 µg/g), sampel
nomor 9 (1058 µg/g), sampel nomor 21 (460 µg/g), dan sampel nomor 27(436µg/g). Jika data
geomean Zn yang diperoleh (201,4 µg/g) dibandingkan dengan geomean orang Nigeria ( 125,9
µg/g ), maka konsentrasi Zn anak remaja Bandung lebih tinggi. Konsentrasi Zn yang tinggi ini
mungkin merupakan karakteristik pada anak remaja Bandung atau Indonesia, akan tetapi hal
ini masih memerlukan penelitian lanjutan.

Kata kunci: analisis unsur, rambut manusia, SSA

ABSTRACT

ANALYSIS OF Cu AND Zn ELEMENTS IN HUMAN HAIR USING ATOMIC


ABSORPTION SPECTROPHOTOMETRY. Quality and concentration of elements in human hair
can reflect health status of the person or the environment where that person resides or work.
High concentration of Zn can cause toxic to the human body or deficiency for Cu. Low
concentration of Cu can cause cell lack of oxygen and lead to anemia. In this study
determination of Cu and Zn were carried out using flame atomic absorption spectrofotometry.
The analysis results on 27 hair samples of young people at 16 to 19 years-old from Bandung
city indicated that geomean concentrations of Cu = 15.7 ± 45 µg/g and Zn = 20.4 ± 205 µg/g.
The geomean data of copper of young Bandung (Indonesian) was lower than that of young
Nigerian (11.4 µg/g), whereas two data of copper which caused high standard deviation (45
µg/g) were sample number 13 (110 µg/g) and sample number 18 (218 µg/g) maybe it come
from pollutant source around the young Indonesian live. Similar to copper data, standard
deviation of Zn is also high (205 µg/g). It is due to sample number 6 (657 µg/g), sample number
7 (356 µg/g), sample number 9 (1058 µg/g), sample number 21 (460 µg/g), and sample number
27 (436 µg/g). If the geomean of Zn (201.4 µg/g) was compared with the geomean of young
Nigerian (125.9 µg/g), then concentration of Zn from young Indonesian was higher. The high
concentration of Zn maybe become characteristic of young Bandung people or Indonesian, but
it still need further study.

Key words: elemental analysis, human hair, AAS.


Dipresentasikan pada Seminar Nasional Sains dan Teknologi Nuklir, 17-18 Juli 2007, BATAN - Bandung

73
Jurnal Sains dan Teknologi Nuklir Indonesia
Indonesian Journal of Nuclear Science and Technology
Vol. IX, No. 1, Agustus 2008 ISSN 1411 - 3481
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

1. PENDAHULUAN 2. TATA KERJA


Rambut manusia dapat merekam 2.1. Bahan dan peralatan
unsur-unsur yang masuk ke dalam tubuh Bahan kimia yang digunakan adalah
manusia melalui jalur makanan, minuman Standar tritisol pro analisis (p.a) Merck dan
dan pernafasan (udara). Keberadaan dan bahan acuan Certified Reference Material
konsentrasi unsur-unsur dalam rambut (CRM) rambut GBW 09101 Shanghai
dapat merefleksikan kedaan/status Institute of Nuclear Research-China, HNO3
kesehatan seseorang dan di mana ia tinggal p.a dan suprapur Merck.
atau bekerja (1). Dengan menganalisis Peralatan yang digunakan adalah
unsur-unsur dalam rambut dapat diketahui spektrofotometer serapan atom (SSA) GBC
apakah konsentrasi unsur-unsur tersebut 332 yang digunakan untuk mengukur Cu
defisien, cukup atau bahkan terlalu tinggi. dan Zn dengan metode nyala. Microwave
Kelebihan melakukan analisis unsur dalam digestion Model Ethos yang digunakan
rambut jika dibandingkan dengan analisis untuk destruksi sampel rambut, dan alat-alat
unsur dalam darah atau urin adalah analisis standard laboratorium kimia.
unsur dalam rambut lebih mudah
pelaksanaannya serta penanganan sampel 2.2. Pengumpulan (sampling) dan
lebih sederhana (1). Selain itu, unsur-unsur pencucian sampel rambut
yang diabsorpsi oleh rambut itu semakin Sampel rambut diperoleh dari 27
lama semakin tinggi konsentrasinya karena orang siswa SMA di kota Bandung pada
tidak dikeluarkan dari tubuh sehingga hari Bumi 22 April 2006. Dengan bantuan
menjadi lebih peka. Oleh karena sifat-sifat tukang potong rambut profesional, rambut
itulah rambut dipilih sebagai sampel. siswa bagian belakang kepala dipotong kira-
Unsur runutan terdapat dalam tubuh kira 0,5 cm di atas kulit kepala, selanjutnya
manusia, seperti unsur Fe dan Zn. Jika sampel rambut dipotong-potong hingga tiap
tubuh kekurangan unsur Fe maka akan potongan berukuran 0,5 cm. Sampel rambut
menyebabkan anemia, sedangkan Zn dicuci dengan deterjen, air bebas mineral
berperan di dalam banyak reaksi enzimatik dan terakhir dengan aseton (4). Selanjutnya
(2). Pada konsentrasi yang tinggi Zn dapat sampel rambut dikeringkan di dalam oven
menjadi toksik terhadap tubuh atau pada temperatur 70±5ºC selama 2-4 jam (4).
menyebabkan defisiensi untuk unsur lain. Sampel yang telah kering dimasukkan ke
Contoh, konsentrasi Zn yang tinggi di dalam dalam kantong polietilen (p.e) serta akhirnya
tubuh dapat menyebabkan defisiensi unsur sampel rambut disimpan di ruang bersih.
Cu. Sebaliknya konsentrasi Zn yang rendah
dikaitkan dengan defisiensi Zn, anorexia, 2.3. Preparasi sampel rambut
gender, aging, atherosclerosis, vegetarianism, Masing-masing sampel rambut
kemiskinan, dan kebergantungan pada manusia dan CRM Rambut GBW 09101
insulin pada penderita kencing manis (3). ditimbang sekitar 0,5 – 1,5 g, dimasukkan ke

74
Analisis Unsur Cu dan Zn dalam Rambut Manusia
dengan Spektrofotometri Serapan Atom (ssa)
(Achmad Hidayat) ISSN 1411 – 3481

dalam 9 wadah teflon 100 mL dari 2.5. Pengukuran dengan SSA


microwave digestion Model Ethos dan menggunakan metode nyala (flame
ditambahi 10 mL HNO3 65%. Enam wadah photometry).
teflon berisi sampel rambut dan 3 wadah Prinsip SSA adalah absorpsi energi
teflon lain berisi CRM rambut dimasukkan sinar dengan panjang gelombang tertentu
ke dalam microwave. Destruksi telah diatur oleh atom-atom bebas hasil proses
untuk digest tahap pertama selama 10 menit atomisasi. Oleh karena itu di dalam SSA
dan tahap selanjutnya selama 10 menit harus dilakukan proses atomisasi. Proses
pada temperatur 200ºC dan daya 1000 W. atomisasi dapat dilakukan dengan beberapa
Setelah waktu digest dipenuhi, wadah teflon cara yaitu dengan nyala (flame), tungku
dikeluarkan dan direndam dengan air kran grafit (graphite furnace) dan dengan
hingga suhu kamar. Sampel dikeluarkan dari penguapan (vapour generation). Akan tetapi
wadah serta dipindahkan ke dalam beaker metode atomisasi yang akan dibahas di sini
teflon dan dikisatkan. Sisa garam dilarutkan adalah hanya metode nyala.
dan dipindahkan ke dalam labu takar 25 mL Atomisasi dengan nyala dilakukan
secara kuantitatif serta diencerkan hingga dengan cara membakar analit (unsur yang
tanda batas. Wadah teflon segera dicuci akan dianalisis) menggunakan oksidator
dengan deterjen dan air serta dikeringkan. untuk mencapai suhu yang diinginkan
Wadah teflon yang sudah bersih digunakan sehingga analit akan teratomisasi. Oksidator
kembali untuk mendestruksi sampel lainnya. yang sering digunakan adalah: campuran
udara – propana yang dapat mencapai suhu
2.4. Preparasi larutan standar untuk SSA nyala 1800ºC, campuran udara-asetilen
Dibuat larutan standar campuran Cu dapat mencapai suhu pembakaran hingga
dan Zn dengan konsentrasi masing-masing 2300ºC, dan campuran N2O-asetilen yang
0,2; 0,4; 1 dan 2 µg/mL yang dibuat dengan dapat mencapai suhu pembakaran 3000ºC
mengencerkan larutan standar campuran digunakan untuk senyawa yang sulit
Cu dan Zn 100 µg/mL. Dipipet 10 mL dari diuraikan misalnya senyawa Ca-fosfat.
standar campuran Cu dan Zn 100 µg/mL Penentuan unsur analit dilakukan
kemudian diencerkan hingga 100 mL. dengan cara membuat kurva kalibrasi
Konsentrasi larutan standar menjadi 10 standar yang telah disiapkan hingga
µg/mL. Dari larutan standar 10 µg/mL diperoleh kurva yang linier atau koefisien
masing-masing dipipet 2, 4, 10, dan 20 mL korelasi mendekati angka 1 (satu).
serta diencerkan hingga 100 mL. Larutan Selanjutnya pengukuran dilaksanakan untuk
standar dan sampel diukur dengan SSA standar acuan CRM GBW 09101 yang
metode nyala. dapat dikonversi langsung dalam kosentrasi
(µg/mL). Jika hasil pengukuran CRM GBW
09101 berada dalam rentang sertifikat,
maka selanjutnya pengukuran dilakukan
terhadap sampel rambut.

75
Jurnal Sains dan Teknologi Nuklir Indonesia
Indonesian Journal of Nuclear Science and Technology
Vol. IX, No. 1, Agustus 2008 ISSN 1411 - 3481
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

2.6. Perbandingan hasil analisis dengan Tabel 2, Tabel 3, Gambar 1 dan Gambar 2.
peneliti terdahulu. Dari hasil analisis diperoleh
Agar dapat mengetahui posisi (tingi konsentrasi geomean Cu = 15,7 ± 45 µg/g.
rendahnya) hasil analisis yang diperoleh Angka simpangan baku (SD) yang diperoleh
maka data hasil analisis dibandingkan (45 µg/g) ternyata lebih besar dari angka
dengan data hasil analisis peneliti Pakistan geomeannya (15,7µg/g).
(4) dan data hasil analisis peneliti Nigeria (5)
yang mempunyai rentang usia objek Tabel.1. Hasil analisis CRM GBW 09101
penelitian yang berdekatan. Unsur µg/g Sertifikat
Cu 22,58±1,66 21,6 24,4
Zn 199 ± 8,4 181 197
3. HASIL DAN DISKUSI
Studi unsur dalam rambut manusia ini
Tabel 2. Perbandingan konsentrasi Cu dari
belum banyak diketahui karakteristiknya di Remaja Bandung (Indonesia) terhadap
PTNBR. Pada tahun pertama penelitian orang Pakistan (4) dan Nigeria (5) normal.
ditujukan agar memperoleh informasi awal Cu (µg/g) Indonesia Pakistan Nigeria
konsentrasi unsur-unsur dalam rambut Rerata 27,5 11,7 Kosong
Geomean 15,7 Kosong 117,4
manusia. Dari penelusuran pustaka
SD 45 0,65 Kosong
diperoleh informasi bahwa keberadaan dan N 27 59 10
Umur (thn) 16-19 16-30 10-19
konsentrasi unsur dalam rambut sangat erat Lokasi Kota Gurun Industri
kaitannya dengan status kesehatan
seseorang atau menunjukkan keadaan Tabel 3. Perbandingan konsentrasi Zn
lingkungan di mana seseorang berada dari Remaja Bandung terhadap orang
Pakistan dan Nigeria normal yang sebaya
apakah ada sumber cemaran atau tidak.
Untuk mengetahui hasil pengukuran Zn (µg/g) Indonesia Pakistan Nigeria

itu valid atau tidak maka dilakukan Rerata 244,6 283 Kosong
Geomean 201,4 Kosong 125,9
pengukuran terhadap Certified Reference SD 205 9,12 Kosong
N 27 59 6
Materials (CRM) GBW 09101 yang tersedia
Umur(thn) 16-19 16-30 10-19
di laboratorium teknik analisis radiometri Lokasi Kota Gurun Industri
PTNBR. Hasil analisis CRM tersebut
ditunjukkan pada Tabel1. 250

Menurut hasil analisis unsur terhadap 200

CRM GBW 09101 menunjukan konsentrasi


µg/g Cu

150

unsur Cu dan Zn berada dalam rentang 100

sertifikat. Artinya analisis unsur tersebut 50

0
dapat dipercaya dan dilanjutkan. 1 3 5 7 9 11 13 15 17 19 21 23

Hasil analisis unsur Cu dan Zn dalam No. Sam pel

sampel rambut menggunakan SSA metode


Gambar 1. Konsentrasi Cu dalam rambut
nyala (Flame Photometry) ditampilkan pada siswa SMA di Bandung

76
Analisis Unsur Cu dan Zn dalam Rambut Manusia
dengan Spektrofotometri Serapan Atom (ssa)
(Achmad Hidayat) ISSN 1411 – 3481

berasal dari remaja yang tinggal di


1200

1000 Perumahan Bumi Panyawangan, sampel


800 nomor 9 = 1058 µg/g berasal dari remaja
µg/g Zn

600
yang tinggal di Astana Anyar, sampel nomor
400

200
21 = 460 µg/g berasal dari remaja yang
0 tinggal di daerah Citeureup, dan sampel
1 3 5 7 9 11 13 15 17 19 21 23 25 27
Nom or sam pel
nomor 27 = 436 µg/g berasal dari remaja
yang tinggal di Antapani (Gambar 2). Jadi
Gambar 2. Konsentrasi Zn dalam rambut kelima remaja tersebut telah mendapat
siswa SMA di Bandung
paparan oleh sumber pencemar Zn yang
Gambar 1. menyatakan bahwa yang tinggi. Jika geomean Zn yang diperoleh
menjadi penyebab besarnya SD adalah dua (201,4 µg/g) dibandingkan dengan geomean
data yang sangat besar yaitu sampel nomor orang Nigeria yang relatif sebaya (125,9
13 = 110 µg/g berasal dari rambut remaja µg/g), maka jelas konsentrasi Zn yang
yang tinggal di Cibadak dan sampel nomor diperoleh dari anak remaja Bandung lebih
18 = 218 µg/g yang berasal dari seorang besar. Konsentrasi Zn yang tinggi ini
remaja yang tinggal di jalan Mercuri Selatan mungkin merupakan karakteristik pada anak
Margahayuraya. Mungkin di daerah Cibadak remaja Bandung yang sumbernya paling
dan Mercuri Selatan terdapat sumber mungkin adalah pemakaian Zink shampo
pencemar Cu sehingga rambut kedua yang sering dan teratur, sedangkan sumber
remaja yang dianalisis menunjukkan lainnya adalah dari penggunaan bahan
konsentrasi yang tinggi. Sumber-sumber bakar minyak (kendaraan bermotor) serta
pencemar Cu yang mungkin adalah industri industri.
elektronik, alat-alat masak seperti dandang Hasil analisis dan data orang Pakistan
dan ceret. Jika konsentrasi rerata Cu (27,5 (Tabel 2 dan Tabel 3) membuktikan bahwa
µg/g) dibandingkan dengan hasil studi yang jika konsentrasi Zn tinggi maka akan
sama di Nigeria seperti tecantum pada menyebabkan konsentrasi Cu rendah.
Tabel 2 (geomean = 117,4 µg/g) maka Padahal jika konsentrasi Cu rendah akan
konsentrasi Cu yang kita peroleh masih jauh menyebabkan sel kekurangan oksigen
lebih rendah. akibatnya anemia (2,6).
Kebalikan dari Cu, konsentrasi Zn
yang diperoleh dalam rambut cukup tinggi 4. KESIMPULAN
dengan rerata = 244,6 µg/g , geomean = Hasil analisis unsur menunjukkan
201,4 µg/g dan SD = 205 µg/g. Simpangan bahwa terdapat kecenderungan semakin
baku Zn yang diperoleh ini juga cukup tinggi. tinggi konsentrasi Zn, semakin rendah
Hal ini disebabkan ada 5 kontributor yaitu: konsentrasi Cu dalam rambut manusia.
sampel nomor 6 konsentrasi Zn = 657 µg/g Konsentrasi Cu dan Zn pada sampel
berasal dari remaja yang tinggal di jalan rambut 27 remaja di kota Bandung
Mutumanikam, sampel nomor 7 = 356 µg/g memberikan hasil masing masing sebesar

77
Jurnal Sains dan Teknologi Nuklir Indonesia
Indonesian Journal of Nuclear Science and Technology
Vol. IX, No. 1, Agustus 2008 ISSN 1411 - 3481
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Cu = 15,7 ± 45,7 µg/g dan Zn = 201,4 ± 3. Steve Austin ND and Nick Soloway LMT
205,4 µg/g. Konsentrasi Zn anak remaja DCL Ac. Hair Analysis. A Textbook of
Bandung lebih tinggi dari konsentrasi Zn Natural Medicine,1992.
anak remaja Nigeria (125,9 µg/g), 4. Hassan IA, Tasneem GK, Gul HK,
sedangkan konsentrasi Cu yang diperoleh Shamroz BS and Tahir R. Determination
(15,7 µg/g) lebih rendah dari konsentrasi Cu of essential trace and toxic elements in
remaja Nigeria (117,4 µg/g). Analisis unsur hair sample of night blindness patients
akan dilanjutkan agar diperoleh unsur-unsur versus normal subject, American
lainnya. Pada penelitian lanjutan akan Biotechnology Laboratory
dipelajari hubungan antara unsur-unsur 2005;January:16-17.
dalam rambut dengan kesehatan manusia. 5. Nnorom IC, Igwe JC and Ajimone JC.
Multielement analysis of human scalp
5. DAFTAR PUSTAKA hair samples from three distant towns in
1. Ribiero AS. Determination of As, Cd, Ni, southeastern Nigeria, Afr J Biotechnol.
and Pb in human hair by electrothermal October 2005;4(10):1124 1127.
atomic absorption spectrometry after Available on line at
sample treatment with http:www.academicjournals.org/AJB.
tetramethylammonium hydroxide. 6. Ulvi H, Yigiter R, Yoldas T, Dolu Y, Var
Microchem J 2000;64: 105-110. A, and Munger B. Magnesium, zinc,
2. Farr G. The hair tissue mineral analysis. copper content in Hair and their serum
[cited 2001 Nov 25]. Avalaible on concentration in patients with epilepsy. J.
http://www.BecomeHealthyNow.com Madi 2002; 7(2):31-35.

78