Anda di halaman 1dari 3

1. Jelaskan bagaimana perbedaan akuntansi internasional dengan akuntansi domestik?

Perbedaan studi Akuntansi Internasional adalah pada :


Yang dilaporkan adalah perusahaan multinasional (Reported is a multinational company).
Perusahaan multinasional yaitu suatu perusahaan yang berbasis di satu negara (negara induk)
akan tetapi perusahaan itu memiliki kegiatan produksi ataupun pemasaran cabang di negara-
negara lain (negara cabang). Perusahaan multinasional biasanya memiliki ciri-ciri, yaitu membentuk
cabang-cabang di luar negeri, visi dan strategi yang digunakan untuk memproduksi suatu barang
bersifat global jadi perusaan tersebut membuat atau menghasilkan barang yang dapat digunakan di
semua negara, lebih cenderung memilih kegiatan bisnis tertentu umumnya manufaktur,
menempatkan cabang pada negara-negara maju. Contoh perusahaan multinasional, yaitu KFC,
Blackberry, LG. Operasi transaksi melintasi batas-batas negara (Operating transactions across
national borders.). Perusahaan mengglobalisasikan kegiatan mereka baik untuk memasok pasar
dalam negeri dan untuk melayani pasar luar negeri secara langsung.
Pelaporan ditujukan kepada pengguna yang berlokasi di negara selain negara
perusahaan (Reporting addressed to users located in countries other than the company).Transaksi
antar perusahaan membutuhkan informasi finansial bagi masing-masing perusahaan yang
bersangkutan, untuk melihat adanya asumsi-asumsi akuntansi dan prosedur akuntansi.
2. Akuntansi dapat dianggap memiliki 3 komponen: pengukuran, pengungkapan dan auditing.
Apakah keuntungan dan kerugian dari klasifikasi ini? Dapatkah anda menyarankan klasifikasi
alternatif yang mungkin berguna?
a. Pengukuran
Keuntungan: Dapat memberikan informasi secara lebih terinci.
Kerugian: Informasi yang diberikan tidak menyeluruh, hanya mencakup profitabilitas dan
kekuatan posisi keuangan suatu perusahaan.
b. Pengungkapan
Keuntungan: Informasi yang diberikan tepat sasaran kepada para pengguna yang diharapkan.
Kerugian: Pengungkapan hanya berpusat pada isu-isu, sehingga belum sesuai dengan fakta
yang ada.
c. Auditing
Keuntungan: Dapat mengevaluasi kesalahan yang terjadi dalam laporan keuangan dan dapat
mengetahui kecurangan-kecurangan yang terjadi dalam suatu perusahaan
Kerugian: Jika auditing dilakukan oleh auditor internal hasil auditnya kemungkinan subjektif
karena dapat mengikuti permintaan manajemen. Dan jika auditing dilakukan oleh auditor
eksternal akan membutuhkan biaya yang besar untuk menyewa jasa auditor eksternal.
Saran klasifikasi alternatif yang berguna
Klasifikasi alternatif yang berguna adalah auditing, karena dengan adanya auditing
dapat mengevaluasi kinerja perusahaan dari laporan keuangannya dan apabila terjadi
kesalahan dapat dijadikan bahan pembelajaran untuk kedepannya.

3. Jelaskan faktor-faktor paling mutakhir yang turut berperan dalam proses internasionalisasi
dari subjek akuntansi.
Menurut Choi dan Muller (1998,1) bahwa ada tiga kekuatan utama yang mendorong bidang
akuntansi kedalam dimensi internasional yang terus tumbuh, yaitu:
Faktor lingkungan, Choi menjelaskan sejumlah faktor lingkungan yang diyakini memiliki pengaruh
langsung terhadap pengembangan akuntansi, antara lain:
a. Sistem Hukum
Kodifikasi standar-standar dan prosedur-prosedur akuntansi kelihatannya alami dan cocok dalam
negara-negara yang menganut code law. Sebaliknya, pembentukan kebijakan akuntansi yang
non legalistis oleh organisasi-organisasi professional yang berkecimpung dalam sektor swasta
lebih sesuai dengan sistem yang berlaku di negara-negara hukum umum (common law).
b. Sistem Politik
Sistem politik yang ada pada suatu negara pun ikut mewarnai akuntansi, karena sistem politik
tersebut “mengimpor” dan “mengekspor” standar-standar dan praktik-praktik akuntansi.
c. Sifat Kepemilikan Bisnis
Kepemilikan publik yang besar atas saham-saham perusahaan menyiratkan prinsip-prinsip
pelaporan dan pengungkapan akuntansi keuangan yang berbeda dengan perusahaan-
perusahaan yang kepemilikannya didominasi oleh keluarga atau bank.
d. Perbedaan Besaran dan Kompleksitas Perusahaan-Perusahaan Bisnis
Perusahaan konglomerasi besar yang beroperasi dalam lini bisnis yang sangat beragam
membutuhkan teknik-teknik pelaporan keuangan yang berbeda dengan perusahaan kecil yang
menghasilkan produk tunggal. Perusahaan-perusahaan multinasional juga membuthkan sistem
akuntansi yang berbeda dengan sistem akuntansi perusahaan-perusahaan domestik.
e. Iklim Sosial
Iklim sosial turut memberikan sumbangan dalam pengembangan akuntansi di berbagai belahan
dunia.
f. Tingkat Kompetensi Manajemen Bisnis Dan Komunitas Keuangan
Kompetensi atau kemampuan manajemen bisnis dan pengguna dari output akuntansi akan
sangat menentukan perkembangan akuntansi.
g. Tingkat Campur Tangan Bisnis Legislatif
Regulasi mengenai perpajakan mungkin memerlukan prinsip-prinsip akuntansi tertentu.
h. Ada Legislasi Akuntansi tertentu
Dalam beberapa kasus, terdapat peraturan legislative khusus untuk aturan-aturan dan teknik-
teknik akuntansi tertentu.
i. Kecepatan Inovasi Bisnis
Semula, kegiatan merger dan akuisisi tidak diperhitungkan secara akuntansi, namun karena
penggabungan bisnis yang begitu popular di eropa memaksa akuntansi turut berkembang untuk
memenuhi kebutuhan dari mereka yang berkepentingan.
j. Tahap pembangunan Ekonomi
Negara yang masih mengandalkan ekonomi pertanian membutuhkan prinsip-prinsip akuntansi
yang berbeda dengan negara industri maju.
k. Pola pertumbuhan Ekonomi
Kondisi perekonomian yang stabil mendorong peningkatan persaingan memperebutkan pasar-
pasar yang ada sehingga memerlukan suatu pola akuntansi yang stabil dan akan jauh berbeda
pada negara yang kondisinya sedang mengalami perang berkepanjangan.
l. Status Pendidikan dan Organisasi Profesional
m. Karena ketiadaan profesionalisme akuntansi yang terorganisir dan sumber otoritas akuntansi
local suatu negara, standar-standar dari area lain atau negara lain mungkin digunakan untuk
mengisi kekosongan tersebut.
- Internasionalisasi dari disiplin akuntansi
- Internasionalisasi dari profesi akuntansi.
4. Deskripsikanlah dalam dua paragraf pendek bagaimana kegiatan investasi langsung luar
negeri berbeda dengan perdagangan internasional dan kemudian deskripsikanlah bagaimana
dampak dari perbedaan tersebut bagi akuntansi ?
Arah perdagangan internasional antara lain (1) ekspor dari negara industri ke negara
berkembang dengan imbalan bahan mentah, (2) ekspor dari negara berkembang ke negara maju,
(3) ekspor dari perekonomian maju mengarah ke negara industri.Sedangkan investasi langsung luar
negeri, ialah investasi dimana investor berpartisipasi dalam manajemen perusahaan selain
mendapatkan laba atas uang mereka.
Adanya isu-isu akuntansi internasional di sebabkan terjadi nya transaksi/perdagangan secara
internasional. Investasi asing langsung (FDI) adalah bagian dari isu-isu akuntansi internasional. FDI
(Foreign Direct Investment) atau investasi langsung luar negeri adalah dimana sebuah perusahaan
dari satu negara menanamkan modalnya dalam jangka panjang ke sebuah perusahaan di negara
lain. Perusahaan yang ada di negara asal (biasa disebut ‘home country’) bisa mengendalikan
perusahaan yang ada di negara tujuan investasi (biasa disebut ‘host country’) baik sebagian atau
seluruhnya, caranya dengan si penanam modal membeli perusahaan di luar negeri yang sudah ada
atau menyediakan modal untuk membangun perusahaan baru di sana atau membeli sahamnya
sekurangnya 10%.
FDI menciptakan dua isu utama:
- Kebutuhan untuk mengkonversi dari lokal ke US GAAP sejak pencatatan akuntansi biasanya
disusun dengan menggunakan GAAP lokal.
- Kebutuhan untuk menerjemahkan dari mata uang lokal ke dolar AS sejak catatan akuntansi
biasanya disusun dengan menggunakan mata uang lokal.

5. Mengapa masalah-masalah akuntansi internasional makin penting dan rumit dalam tahun-
tahun belakangan?
Karena dalam tahun-tahun belakangan ini, investasi dan pendanaan pembiayaan di warnai oleh
implikasi-implikasi internasional. Saat ini akuntansi telah berkembang pada tahap kedewasaan
menjadi suatu aspek integral dari bisnis dan keuangan global. Akuntansi internasional menjadi
semakin penting karena tumbuhnya kekuatan ekonomi di Amerika Serikat yang pada akhirnya
muncul semakin banyaknya perusahaan multinasional (multinational corporation) atau MNC yang
beroperasi di berbagai negara dan tumbuhnya di bidang produksi, pengembangan produk,
pemasaran dan distribusi. Di samping itu pasar modal juga tumbuh pesat yang ditunjang dengan
kemajuan teknologi komunikasi dan informasi sehingga memungkinkan transaksi di pasar modal
internasional berlangsung secara real time basis, dan operasi transaksi melintasi batas-batas
Negara dan juga pelaporan di tunjukkan kepada pengguna yang berlokasi di Negara selain Negara
perusahaan. Dan tahun-tahun belakangan ini akuntansi internasional semakin rumit karena terdapat
perbedaan-perbedaan dalam budaya, praktik bisnis, struktur politik dan perundang-undangan,
sistem hukum, nilai mata uang, tingkat inflasi lokal, resiko bisnis, dan hukum pajak seluruhnya.