Anda di halaman 1dari 3

2. Jelaskan Metode Sterilisasi !

- Menurut Buku Formulasi Steril (Lukas, 2006 : 104)


Ada beberapa metode yang umum digunakan dalam proses sterilisasi, antara lain :
a. Destruksi mikroorganisme
Metode ini merusak mikroorganisme menggunakan panas langsung. Cara termudah
adalah dengan menggunakan api dengan membakar peralatan atau wadah yang
digunakan. Cara lain adalah dengan mengoksidasi alat (biasanya gelas)menggunakan
bahan kimia berupa asam nitrat pekat, asam kromat atau asam sulfat pekat.
b. Inaktivasi (Pembunuhan)
Metode ini merupakan eliminasi mikroorganisme tanpa perlu menghancurkan sel
secara sempurna. Hal ini dapat dilakukan dengan cara panas kering, basah atau uap,
cara radiasi dan cara kimia.
c. Penghilangan secara fisiska
Metode ini dilakukan dengan cara penyaringan (filtrasi) karena ada beberapa zat
(partikel) dari cairan dan gas yang tidak dapat dilakukan dengan cara lain.
- Menurut Buku Sediaan Farmasi Steril (Rahman, 2009 : 47)
Secara umum, metode sterilisasi dapat dibedakan atas beberapa cara, yaitu :
a. Metode mekanik
Metode ini biasa disebut dengan sterilisasi filtrasi. Proses dalam metode ini memiliki
prinsip :
 Filter ayakan didasarkan atas perbedaan ukuran mikroorganisme dengan pori-pori
dari filter, dimana ukuran pori-pori filter seragam sebesar 0,22 μm dengan
ketebalan 80-159 μm. Filter ayakan tidak dapat membebaskan pirogen dan virus
dengan ukuran 0,02 μm.
 Filter adsorpsi, dalam hal ini, filternya terbuat dariselulosa, abses, gelas sinter,
keramik dan kieselguhr serta karbon aktif. Filter ini dapat membebaskan pirogen
dan virus.
b. Metode Fisik
Metode ini dilakukan dengan cara berikut :
 Cara panas. Cara ini dilakukan dengan panas langsung (langsung dibakar), panas
basah dan panas kering.
 Cara radiasi
.: Sterilisasi panas dengan uap bertekanan (autoklaf)
Pada metode ini sebenarnya adalah dengan memaparkan uap jenuh pada tekanan
tertentu selama waktu dan suhu tertentu pada objek, sehingga terjadi pelepasan
energi laten uap yang mengakibatkan pembunuhan mikroorganisme secara
irreversibel akibat denaturasi atau koagulasi protein sel mikroorganisme.
.: Sterilisasi panas kering (oven)
Proses sterilisasi panas kering terjadi melalui mekanisme konduksi panas. Panas
akan diabsorpsi oleh permukaan luar alat yang disterilkan, selanjutnya merambat
ke bagian dalam dari permukaan sampai pada akhirnya suhu serilisasi tercapai.
.: Sterilisasi radiasi
Sterilisasi radiasi bisa dengan UV, ion, atau sinar gamma.
c. Metode Kimia
Metode kimia yaitu teknik sterilisasi menggunakan bahan-bahan kimia.
 Sterilisasi gas atau etilen oksida
Sterilisasi gas atau etilen oksida merupakan pilihan untuk mensterilkan peralatan
yang sensitif terhadap panas.
 Sterilisasi plasma
Plasma berasal dari beberapa gas seperti argon, nitrogen, oksigen atau hidrogen
peroksida yang menunjukkan aktivitas sporasidal.

- Menurut Pengantar Bentuk Sediaan Farmasi (Ansel, 2008 : 410-418)


Metode –metode sterilisasi, yaitu :
a. Sterilisasi uap (lembap panas), yakni sterilisasi yang dilakukan dalam autoklaf dan
menggunakan uap air dengan tekanan
b. Sterilisasi panas kering, yakni sterilisasi yang biasa dilakukan dengan oven pensteril
yang dirancang khusus untuk tujuan sterilisasi. Oven dapat dipanaskan dengan gas
aatau listrik dan umumnya temperatur diatur secara otomatis.
c. Sterilisasi dengan penyaringan, yakni sterilisasi yang tergantung pada penghilangan
mikroba secara fisik dengan adsorpsi pada media penyaring atau dengan mekanisme
penyaringan, digunakan untuk sterilisasi larutan yang tidak tahan panas. Sediaan obat
yang disterilkan dengan cara ini, diharuskan menjalani pengesahan yang ketat dan
memonitoring karena efek produk hasil penyaringan dapat sangat dipengaruhi oleh
banyaknya mikroba dalam larutan yang difiltrasi.
d. Sterilisasi gas, sterilisasi gas dilakukan pada senyawa-senyawa yang tidak tahan
terhadap panas dan uap dimana dapat disterilkan dengan cara memaparkan gas etilen
oksida atau protlen oksida.
e. Sterilisasi dengan radiasi pengionan, yakni teknik-teknik yang disediakan untuk
sterilisasi beberapa jenis sediaan-sediaan farmasi dengan sinar gamma dan sinar-sinar
katoda, tetapi penggunaan teknik ini terbatas karena memerlukan peralatan yang
sangat khusus dan pengaruh-pengaruh radiasi pada produk-produk dan wadah .

- Menurut Buku RPS (Gennaro, 1990 : 1471-1477)


Metode sterilisasi :
a. Metode umum, merupakan prosedur yang digunakan untuk proses sterilisasi suatu
obat, sediaan farmasi dan peralatan medis yang secara luas digunakan untuk produk
alami. Filtrasi steril adalah proses lain tetapi itu hanya menghancurkan, tidak
memusnakan mikroorganisme.
b. Metode uap, disterilisasi dengan menggunakan uap penuh dibawah tekanan udara
lebih 15 menit pada temperatur minimum dari 121ᵒC dari tekanan bejana.
c. Metode panas kering, metode metode ini digunakan untuk beberapa bahan yang
tidak tahan terhadap sterilisasi uap dan lebih baik disterilisasi dengan panas kering.
Contoh : patroleum jelly, minyak mineral, lemak, lilin dan talk.
d. Metode gas, meskipun banyak variasi gas yang digunakan untuk membunuh kuman
(etilen oksida, formaldehid, klorindioksid, propilenoksid, klorankrin, asam perasetik
dan metal promida), hanya etilen oksid yang digunakan yang digunakan secara umum
untuk sterilisasi produk pengobatan.
e. Metode filtrasi, suatu metode penghilangan zat yang tidak berguna dari suatu cairan.
Penyaringan sterilisasi adalah suatu proses dimana penghilanganga mikroorganisme,
tetapi tidak untuk memusnakannya.
f. Metode radiasi, radiasi digunakan untuk sterilisasi skala industri dari persediaan
rumah sakit, vitamin, antibiotik, steroid, hormon, transplantasi tulang dan jaringan
dan peralatan kesehatan seperti semprotan plastik, jarum, peralatan bedah, tabung,
kateter, cawan petri dan jahitan luka.