Anda di halaman 1dari 3

Modul Fasilitator Melakukan Analisis Secara Spektrofotometri UV-Vis

BAB I PENDAHULUAN

A. Rasional

Analisis instrumental mengalami perkembangan yang pesat mengikuti


perkembangan dan kemajuan teknik elektronika. Pesatnya perkembangan
analisis instrumental karena adanya tuntutan dan kebutuhan analisis
terhadap matriks sampel yang sulit serta diperlukannya waktu analisis yang
singkat.

Keshahihan analisis instrumental didukung oleh kecermatan, ketelitian,


keterulangan, sensitivitas, kelurusan, kepemilahan, kemantapan atau
ketahanan dan kestabilan dari suatu metode analisis yang dipakai.

Perbedaan sifat fisiko-kimia yang kecil pada molekul-molekul yang


sederhana lebih mudah diketahui daripada perbedaan yang sama pada
molekul-molekul yang kompleks. Untuk menentukan sifat fisiko-kimia yang
khas dan khusus pada molekul zat organik diperlukan suatu instrumen
fisiko-kima dengan metode analisis yang sesuai. Diantara cara-cara
penentuan sifat-sifat khusus suatu molekul dengan instrumen fisiko-kimia
adalah : penentuan rotasi optik, absorpsi, emisi dan percikan radiasi
elektromagnetik, hantaran listrik dan panas, massa molekul relatif dan
massa pecahan molekul, beda partisi dan absorpsi diantara dua fasa,
resonansi magnetik inti.

Kesulitan akan ditemui pada analisis fisiko-kimia karena sifat fisiko-kimia


yang diberikan oleh molekul-molekul yang dianalisis sangat banyak,
disamping banyak pula bentuk dan macam molekul zat organik. Oleh
karena itu pada analisis fisiko-kimia perlu diperhatikan lingkup kegunaan
dan keterbatasannya.

Keterbatasan suatu metode analisis instrumental dapat disebabakan oleh


molekul sampel yang dianalisis atau kuantitas molekul yang dianalisis.
Sebagai contoh metode analisis spektrofotometri UV-Vis hanya dapat
dipakai untuk analisis terhadap molekul-molekul yang strukturnya ada
ikatan rangkap terkonjugasi atau mengandung kromofor dan ausokrom.
Disamping itu metode spektrofotometri UV-Vis memeberikan kecermatan

VEDCA-Laboratorium Pengujian Mutu 1


Modul Fasilitator Melakukan Analisis Secara Spektrofotometri UV-Vis

dan ketelitian pada rentang pembacaan absorbansi 0,2 – 0,8 pada


pengukuran yang dilakukan pada panjang gelombang maksimum.

Spektrofotometri sebagai suatu metode yang telah lama dikembangkan dan


dipergunakan dalam pengerjaan analisa suatu bahan/produk pangan
memberikan beberapa kelebihan, baik dalam hal akurasi-presisi,
kemudahan pengerjaan maupun dalam hal biaya yang digunakan.

Spektrofotometer UV-Vis (Ultra Violet-Visible) adalah salah satu dari sekian


banyak instrumen yang biasa digunakan dalam menganalisa suatu
senyawa kimia. Spektrofotometer umum digunakan karena kemampuannya
dalam menganalisa begitu banyak senyawa kimia serta kepraktisannya
dalam hal preparasi sampel apabila dibandingkan dengan beberapa
metode analisa. Instrumen ini selain digunakan secara tersendiri juga
dapat digabungkan dengan instrumen lain sepeti dengan Kromatografi Cair
Kinerja Tinggi (KCKT/HPLC),

Dalam unit kompetensi ini bahan atau produk pangan yang dianalisis atau
diuji dengan menggunakan instrumen dasar. Persiapan dari sampel
meliputi proses penggilingan, penghalusan, penyiapan pelarutan,
pengabuan, pereflukan dan pengektraksian, penyaringan, penguapan,
flokulasi, pengandapan dan sentrifugasi/pemusingan.

VEDCA-Laboratorium Pengujian Mutu 2


Modul Fasilitator Melakukan Analisis Secara Spektrofotometri UV-Vis

B. Sub Kompetensi

Ruang lingkup analisis minyak dan lemak dalam produk pangan meliputi:

1. Menyiapkan sampel
2. Menyiapkan standar
3. Membuat kurva standar pengujian
4. Menguji sampel
5. Memproses data dan menjaga catatan laboratorium
6. Menjaga keamanan lingkungan kerja

VEDCA-Laboratorium Pengujian Mutu 3