Anda di halaman 1dari 3

SOAL TUGAS AKHIR PROGRAM (TAP) AKUNTANSI - III

(EKSI4500)

PT. Adi Landung Indah (PT. ALI) adalah salah satu perusahaan perdagangan besar di tanah
air. PT. ALI berdiri pada tahun 2005, berpusat di Jakarta dan saat ini telah memiliki kantor
cabang hampir di seluruh ibukota Provinsi. CEO PT. ALI dipercayakan kepada Tuan Zayd.
Pada tahun 2017 ini PT. ALI benar-benar telah mengalami pertumbuhan yang sangat pesat.
Guna memotivasi dan memberikan penghargaan kepada para Kepala Cabang, Tuan Zayd
menjadikan Cabang sebagai pusat pertanggungjawaban Laba. Berikut ini laporan keuangan
PT. ALI Tahun 2017 sebelum audit dengan perbandingan Tahun 2016 setelah audit dalam
satuan rupiah.

PT ADI LANDUNG INDAH


NERACA
per 31 Desember 2016 dan 2017
2016 2017
ASET
ASET LANCAR
Kas dan sekuritas 438.853.253 1.511.951.274
Piutang 437.167.100 4.245.102.330
Persediaan - 31.185.000
Aset Lancar lainnya 20.961.700 2.963.574.200
TOTAL ASET LANCAR 896.982.053 8.751.812.804
ASET JANGKA PANJANG
Aset Berwujud Jangka Panjang 1.112.615.897 12.003.133.485
Aset tak Berwujud Jangka Panjang 10.675.000 11.079.167
Aset Jangka Panjang Lainnya
TOTAL ASET JANGKA PANJANG 1.123.290.897 12.014.212.652
TOTAL ASET 2.020.272.950 20.766.025.456
KEWAJIBAN DAN EKUITAS
KEWAJIBAN LANCAR
Utang Dagang 773.739.916 5.101.421.514
Utang Jangka Pendek 13.272.300 1.637.876.940
Kewajiban Jangka Pendek Lainnya 135.200.000
TOTAL KEWAJIBAN LANCAR 922.212.216 6.739.298.454
KEWAJIBAN JANGKA PANJANG
Utang Jangka Panjang 1.673.581.500 12.794.055.948
TOTAL KEWAJIBAN JANGKA PANJANG 1.673.581.500 12.794.055.948
TOTAL KEWAJIBAN 2.595.793.716 19.533.354.402
EKUITAS PEMEGANG SAHAM
Modal disetor 250.000.000 250.000.000
laba ditahan (930.197.946) (825.520.766)
Laba tahun berjalan 104.677.180 1.808.191.821
TOTAL EKUITAS PEMEGANG SAHAM (575.520.766) 1.232.671.055
TOTAL KEWAJIBAN DAN EKUITAS 2.020.272.950 20.766.025.456
PT ADI LANDUNG INDAH
LAPORAN LABA RUGI
untuk periode yang berakhir 31 Desember 2016 dan 2017
2016 2017
Penjualan 4.554.831.526 14.161.583.254
Harga Pokok Penjualan 3.296.960.460 10.307.320.049
Laba Kotor 1.257.871.066 3.854.263.205
Beban Penjualan dan Administrasi 1.023.106.220 678.480.022
Beban Operasional Lainnya -
Laba Operasi 234.764.846 3.175.783.183
Pendapatan dan Beban lain-lain
Pendapatan lain-lain 32.460.471 46.611.816
Beban Bunga 106.183.502 440.561.429
Laba Sebelum Pajak 161.041.815 2.781.833.570
Beban Pajak 56.364.635 973.641.750
Laba Bersih 104.677.180 1.808.191.821

Pada tanggal 10 Februari 2017 Tuan Zayd, sebagai CEO PT. ALI meminta KAP HIDAN, SE,
Ak & REKAN melakukan audit atas laporan Keuangan PT. ALI tahun 2017 dengan
perbandingan Laporan Keuangan PT. ALI tahun 2016. Berdasarkan permintaan tersebut Tuan
Hidan, SE., Ak. membentuk tim audit laporan keuangan PT. ALI dan Anda menjadi bagian
dari tim tersebut.

Setelah melakukan proses audit selama 2 bulan ditemukan hal-hal sebagai berikut.

1. Belum dilakukan pembukuan beban penyusutan kendaraan sebesar Rp122.988.231


2. Belum dibayarkan gaji pegawai bulan Desember 2017 sebesar Rp120.000.000,
pembayaran Gaji pegawai baru dilakukan pada tanggal 2 Januari 2018
3. Terjadi transaksi penjualan barang dagangan secara nontunai oleh Cabang Semarang
sebesar Rp95.600.000 yang belum dikonsolidasi dalam laporan penjualan pusat.
4. Telah terjadi penjualan barang dagangan oleh Cabang Surabaya sebesar
Rp110.000.000, telah dibayar oleh pembeli namun hingga tanggal 10 Januari barang
dagangan belum dikirim ke pembeli
5. PT. ALI telah melunasi pembelian barang dagangan sebesar Rp53.000.000 namun
belum dicatat
6. Atas temuan 1 Sampai dengan 5 di atas terjadi pengurangan utang pajak sebesar
Rp51.585.881
7. Persediaan yang rusak di Gudang Cabang Bandung senilai Rp12.000.000. Perusahaan
tidak bersedia menerima usulan auditor untuk melakukan penyesuaian atas persediaan
dengan alasan kerusakan diketahui setelah tutup buku, kerusakan terjadi tahun 2016
dan pada audit Laporan Keuangan 2016 tidak menjadi temuan serta nilainya dianggap
oleh Tuan Zayd tidak material.
PERHATIAN!!!. Perlu diketahui bahwa Beban Penyusutan Kendaraan dan Beban
Pegawai dikelompokkan pada Akun Beban Penjualan dan Administrasi. Akumulasi
Penyusutan dikelompokkan pada akun Aset Berwujud Jangka Panjang. Utang
Pegawai, Pendapatan Diterima Dimuka, dan Utang Pajak dikelompokkan pada akun
Utang Jangka Pendek.

PERTANYAAN:

TEORI AKUNTANSI
Dengan sikap auditor yang menerima alasan Tuan Zayd (temuan nomor 7)
a. Apakah persediaan yang rusak tersebut masih dapat diakui sebagai aktiva/aset? Jelaskan
mengapa?
b. Jelaskan bagaimana proses pengukuran persediaan tersebut? apakah nilainya didasarkan
pada pertukaran masa lalu, pertukaran masa berjalan, ataukah pertukaran masa depan
yang diharapkan?