Anda di halaman 1dari 14

BAB I

PENDAHULUAN

i
BAB I

PENDAHULUAN

I.1. Latar Belakang

Pengendalian persediaan bahan baku merupakan suatu masalah yang

sering dihadapi oleh suatu perusahaan, dimana sejumlah bahan baku diharapkan

dapat diperoleh pada tempat dan waktu yang tepat, dengan ongkos yang murah.

Persediaan bahan baku diperlukan karena dalam pemesanan bahan baku

dibutuhkan sejumlah waktu untuk pemesanan. Sehingga dengan adanya

pengendalian persediaan bahan baku diharapkan dapat menjaga kestabilan

perusahaan tersebut.

Sistem pengendaliaan persediaan bahan baku harus dilaksanakan seefektif

mungkin dalam suatu perusahaan untuk mencengah dan menghindari terjadinya

kelebihan dan kekurangan persediaan. Sistem pengendalian dapat didefenisikan

sebagai serangkaian kebijakan pengendalian untuk menentukan tingkat persediaan

yang harus dijaga, kapan pemesanan untuk menambah persediaan harus dilakukan

dan berapa pesanan yang harus diadakan.

PT Talkindo Selaksa Anugrah (BreadTalk) merupakan perusahaan yang

bergerak di bidang retail, food & baverages yang tergabung dengan

Johnnyandrean Group. Sampai saat ini memiliki ±108 store yang tersebar di

seluruh wilayah Indonesia. Salah satu store yang ada di indonesia diantaranya

Breadtalk Plaza Medan Fair. Dimana Breadtalk Plaza Medan Fair menjual

berbagai jenis roti dengan berbagai macam variant.

1
2

Dalam proses pengendalian persediaan bahan baku roti PT. Talkindo

Selaksa Anugrah khususnya cabang Breadtalk Plaza Medan Fair. Dimana sistem

yang ada saat ini di BreadTalk Plaza Medan Fair masih secara manual dalam

pengendaliaan persediaan bahan baku roti yaitu melakukan pencatatan stok bahan

baku di gudang penyimpanan. Oleh karena itu diperlukan sistem informasi

akuntansi pengendalian persediaan bahan baku roti.

Berdasarkan uraian permasalahan diatas, maka penulis memutuskan untuk

mengambil judul “Sistem Informasi Akuntansi Pengendalian Persediaan

Bahan Baku Roti Menggunakan Metode Reorder Point Pada PT. Talkindo

Selaksa Anugrah (Breadtalk Plaza Medan Fair)” dalam penulisan skripsi ini.

Manfaat yang akan diperoleh dari penulisan ini adalah dapat mengendalikan

persediaan bahan baku roti sehingga lebih stok bahan baku roti tidak berlebihan

sehingga dapat menjaga kestabilan bahan baku roti.

I.2. Ruang Lingkup Permasalahan

I.2.1. Identifikasi Masalah

Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan, maka identifikasi

masalah dalam penelitian ini adalah:

1. Pengendaliaan persediaan dan pembiayaan bahan baku roti masih

berjalan tidak efektif dan efisien dikarenakan masih melihat ke

gudang untuk melakukan pencatatan stok bahan baku roti.

2. Lamanya proses pemesanan bahan baku sehingga berdampak

langsung dengan stok bahan baku.


3

3. Proses produksi dapat berdampak langsung di karenakan ketidak

stabilan stok bahan baku.

I.2.2. Perumusan Masalah

Permasalahan yang dihadapi dan diharapkan dapat diselesaikan melalui

penelitian ini adalah:

1. Bagaimana merancang dan membangun aplikasi pengendalian

persedian bahan baku roti pada Breadtalk Plaza Medan Fair?

2. Bagaimana menentukan Sistem Informasi Akuntansi pemesanan

bahan baku roti ?

3. Bagaimana menentukan Sistem Informasi Akuntansi pengendalian

persediaan bahan baku roti menggunakan metode Reorder Point?

I.2.3. Batasan Masalah

Adapun batasan masalah pada sstem informasi akuntansi ini adalah

sebagai berikut:

1. Sistem yang di bangun bertujuan untuk dapat mengendalikan jumlah

stok bahan baku yang ada dan yang akan di pesan.

2. Output yang dihasilkan berupa informasi stok bahan baku roti, dan

laporan pembiayaan bahan baku roti yang akan di pesan.

3. Aplikasi yang dirancang menggunakan Bahasa Pemrograman Visual

Basic 2010 dan database SQL Server 2008 R2.


4

4. Perancangan yang dibuat menggunakan Unified Modelling Language

(UML).

5. Sistem Informasi Akuntansi pengendalian persediaan bahan baku roti

menggunakan metode Reorder Point.

I.3. Tujuan dan Manfaat

I.3.1. Tujuan

Adapun tujuan penelitian ini adalah:

1. Untuk membangun sebuah Sistem Informasi Akuntansi pengendalian

persediaan bahan baku roti pada Breadtalk Plaza Medan Fair.

2. Untuk memberikan informasi kepada BreadTalk Plaza Medan Fair

mengenai stok bahan baku roti dan pengendalian pemesanan stok

bahan baku roti.

3. Untuk menerapkan metode Reorder Point sebagai metode pada Sistem

Informasi Akuntansi.

I.3.2. Manfaat

Adapun manfaat yang diperoleh dari penelitian ini adalah:

1. Dapat memberikan kemudahan bagi BreadTalk Plaza Medan Fair

dalam mengendalikan persediaan stok bahan baku roti.

2. Dapat mengetahui stok bahan baku roti tanpa harus mengecek ke

gudang penyimpanan.
5

3. Dapat menyajikan informasi mengenai stok bahan baku roti secara

optimal dan dapat diakses dengan mudah oleh BreadTalk Plaza

Medan Fair.

I.4. Metodologi Penelitian

Metode Metode merupakan suatu cara atau teknik yang sistematik untuk

mengerjakan suatu kasus. Didalam menyelesaiakan penelitian ini penulis

menggunakan 2 (dua) metode studi yaitu :

a. Studi Lapangan (Field Research)

Merupakan metode yang dilakukan dengan mengadakan studi

langsung kelapangan untuk mengumpulkan data yaitu peninjauan

langsung ke lokasi studi. Adapun teknik pengumpulan data yang

dilakukan penulis adalah :

1) Wawancara (Interview)

Cara ini dilakukan untuk memperoleh data-data yang dibutuhkan

dalam pembuatan aplikasi Sistem Informasi Akuntansi

pengendalian persediaan bahan baku roti yang akan penulis

bangun. Dalam hal ini penulis melakukan wawancara langsung

kepada salah satu pegawai di BreadTalk Plaza Medan Fair yaitu

Bapak Faris Silalahi dengan jabatan Manager.

2) Sampel

Merupakan salah satu metode pengumpulan data untuk

mengambil sampel atau contoh-contoh tentang data pengendalian


6

persediaan bahan baku roti yang dibutuhkan seperti data bahan

baku roti, data supplier.

b. Studi Kepustakaan (Library Research)

Penulis melakukan studi pustaka untuk memperoleh data-data yang

berhubungan dengan penulisan skripsi dari berbagai sumber bacaan

seperti buku sistem informasi akuntansi, buku pemrograman Visual

Basic.Net, dan mengenai SQL Server 2008 R2, artikel, jurnal, dan

lain-lain.

Penelitian ini akan melalui beberapa tahapan. Tahapan dalam penelitian ini

dapat di modelkan pada diagram waterfall. Tahapan dalam penelitian ini dapat

dimodelkan dalam bentuk diagram yang ditunjukkan pada gambar I.1.

Analisa
Kebutuhan

Desain
Sistem

Penulisan Kode
Program

Pengujian
Program

Hasil

Gambar I.1. Diagram Metodologi Penelitian


7

1. Analisa Kebutuhan

Pada tahap ini dilakukan pengumpulan data-data yang berkaitan

dengan pengendalian persediaan bahan baku roti, yaitu data bahan

baku roti, dan data supplier. Pada tahap ini juga ditentukan software

dan hardware yang akan digunakan untuk mengimplementasikan dan

menguji hasil penelitian.

Spesifikasi hardware yang dibutuhkan untuk membangun aplikasi

sistem informasi akuntansi pengendalian persediaan bahan baku roti

ini adalah:

a. Personal Computer.

b. Hardisk minimal 160 GB.

c. RAM minimal 1 GB.

d. Mouse dan keyboard.

e. Printer.

Software yang digunakan adalah Microsoft Visual Studio 2010, SQL

Server 2008 R2, Microsoft Visio 2013. Desain perancangan

menggunakan Unified Modeling Language (UML). Berdasarkan data-

data yang ada ini kemudian dilakukan tahap berikutnya, yaitu desain

sistem.

2. Desain Sistem

Proses desain akan menerjemahkan syarat kebutuhan ke sebuah

perancangan perangkat lunak yang dapat diperkirakan sebelum dibuat

kode program. Proses ini berfokus pada: struktur data, arsitektur


8

perangkat lunak, representasi interface, dan detail (algoritma)

prosedural. Dalam hal ini penulis merancang form yang dibutuhkan

seperti form input data bahan baku roti, form input data supplier, dan

lain-lain. Dokumen inilah yang akan digunakan untuk melakukan

aktivitas pembuatan sistemnya.

3. Penulisan Kode Program

Setelah tahap desain sistem telah selesai dilakukan, maka tahap

selanjutnya adalah penulisan kode program. Pada tahap ini desain

sistem yang telah dirancang akan diimplementasikan ke dalam kode

program. Pemrograman dimulai dengan membuat program untuk

menampilkan form admin. Dimana admin yang akan menginputkan

data bahan baku roti, dan data supplier dan admin juga yang akan

melakukan proses reorder point.

4. Pengujian Program

Setelah pembuatan program selesai, maka tahap selanjutnya adalah

melakukan pengujian terhadap program yang telah dibuat

menggunakan black box. Tujuan pengujian program adalah untuk

mengevaluasi kinerja dan kehandalan program yang telah dibuat

dalam menentukan keputusan dari ktiteria-kriteria yang ada dan

menemukan kesalahan-kesalahan terhadap sistem tersebut untuk

kemudian bisa diperbaiki.


9

5. Hasil

Setelah pengujian program selesai dilakukan dan program telah

berjalan sesuai dengan yang diharapkan, maka tahap selanjutnya

adalah menerapkan hasilnya. Yaitu menerapkan Sistem Informasi

Akuntansi pengendalian persediaan bahan baku roti kepada BreadTalk

Plaza Medan Fair.

I.5. Keaslian Penelitian

Setiap penelitian yang dilakukan memiliki bukti keaslian, dimana keaslian

tersebut juga dibandingkan dengan penelitian-penelitian yang lainnya. Untuk

lebih jelasnya perbandingan-perbandingan tersebut dapat dilihat pada tabel I.1.

Tabel I.1. Tabel Perbandingan Sistem

No Nama Judul Penelitian Hasil Penelitian


Penulis
1 Riski Imam Rancang Bangun Dari penelitian yang dilakukan
Asari et, al Sistem Informasi dapat disimpulkan bahwa
(2014) Pengendalian Perhitungan Reorder Point dapat
Persediaan Bahan membantu menentukan kapan
Baku Dengan perusahaan harus melakukan
Menggunakan Metode pemesanan bahan baku,
Reorder Point berdasarkan jumlah sisa persediaan
bahan baku tidak mengalami
kekurangan atau kehabisan.
2 Maulan Penerapan Reorder Dalam penelitiannya menjelaskan
Irwandi Point Untuk bahwa metode Reorder Point
(2013) Persediaan Bahan (ROP) dikarenakan metode ini
10

Baku Produksi Alat selain dapat menghindari dari


Pabrik Kelapa Sawit kehabisan stock bahan baku
Pada PT. Swakarya produksi juga mampu mengurangi
Adhi Usaha frekuensi pemesanan dan biaya
Kabupaten Bayuasin pemesanan.
3 Eyverson Pengendalian Menjelaskan bahwa pengendalian
Ruauw Persediaan Bahan bahan baku penting bagi setiap
(2011) Baku usaha bisnis. Tujuan pengendalian
bahan baku untuk mengetahui
kuantitas optimal dalam setiap kali
pembelian bahan baku, titik yang
menunjukkan waktunya untuk
mengadakan pemesanan kembali
(ROP), persediaan maksimum dan
total biaya persediaan bahan baku
untuk menghindari resiko
kehabisan dan juga kelebihan.

Dari masing-masing penelitian yang telah dijelaskan diatas menunjukkan

bahwa metode Reorder Point sangat efektif digunakan dalam pengendalian

persediaan bahan baku. Hal ini yang mendasari penulis untuk menggunakan

metode Reorder Point dalam pengendalian persediaan bahan baku roti di

BreadTalk Plaza Medan Fair. Penulis memiliki asumsi bahwa metode Reorder

Point mampu memberikan hasil akhir yang sesuai dengan kebutuhan bahan baku

yang akan dipesan kembali.


11

I.6. Lokasi Penelitian

Penelitian ini dilakukan di Plaza Medan Fair Lantai 1, Jalan.Jend Gatot

Subrato, Medan Petisah, Sumatera Utara 20113 (061) 4140424.

I.7. Sistematika Penulisan

Adapun sistematika penulisan skripsi ini adalah sebagai berikut:

BAB I : PENDAHULUAN

Bab ini menjelaskan tentang latar belakang, ruang lingkup

permasalahan, identifikasi masalah, perumusan masalah, batasan

masalah, tujuan dan manfaat, metodologi penelitian, keaslian

penelitian, lokasi penelitian dan sistematika penulisan.

BAB II : LANDASAN TEORI

Bab ini meliputi landasan teori-teori yang relevan dengan masalah

pokok yang akan dikaji. Seperti pembahasan mengenai sstem

informasi akuntansi, penjelasan metode Reorder Point,

pengenalan Microsoft Visual Studio 2010, pengenalan SQL Server

2008 R2 dan pengenalan UML.

BAB III : ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

Bab ini mengemukakan tentang analisa sistem yang sedang

berjalan, evaluasi sistem yang sedang berjalan dan desain sistem

yang diusulkan.
12

BAB IV : HASIL DAN UJI COBA

Bab ini menjelaskan tentang tampilan hasil implementasi sistem

yang diusulkan, pembahasan hasil uji coba sistem, serta kelebihan

dan kekurangan sistem yang dirancang.

BAB V : KESIMPULAN DAN SARAN

Pada bab ini menjelaskan pendapat atau pemikiran penulis berupa

kesimpulan dan saran dalam pengembangan sistem informasi

akuntansi pengendalian persediaan bahan baku roti menggunakan

metode Reorder Point.


13