Anda di halaman 1dari 2

Jadwal Perawatan Berkala Sistem Bahan Bakar Tipe Injeksi (EFI)

1. Pengecekan sistem injeksi


2. Penyetelan ECM (Engine Control Module) dan sensor PGM FI
3. Pengecekan saringan udara
4. Pengecekan oli mesin dan oli transmisi untuk tipe matik
5. Pembersihan busi
6. Penyetelan dan pelumasan rantai
7. Pengecekan dan penyetelan sistem pengereman
8. Pengecekan battery atau aki
9. Pengecekan lampu-lampu dan klakson

Jadwal perawatan berkala sistem bahan bakar tipe injeksi (EFI) sepeda motor yang dibahas berikut
ini adalah berdasarkan kondisi umum, artinya sepeda mesin dioperasikan dalam keadaan biasa
(normal). Pemeriksaan dan perawatan berkala sebaiknya rentang operasinya diperpendek sampai
50% jika sepeda mesin dioperasikan pada kondisi jalan yang berdebu dan pemakaian berat (diforsir).

Tabel di bawah ini menunjukkan jadwal perawatan berkala sistem bahan bakar konvensional yang
sebaiknya dilaksanakan demi kelancaran dan pemakaian yang hemat atas sepeda mesin yang
bersangkutan. Pelaksanaan servis dapat dilaksanakan dengan melihat jarak tempuh atau waktu,
tinggal dipilih mana yang lebih dahulu dicapai.

Tabel 1. Jadwal perawatan berkala (teratur) sistem bahan bakar tipe injeksi (EFI)

No Bagian Yang Tindakan setiap capaian jarak tempuh


Diservis

1 Saluran (slang) bahan Periksa saluran bahan bakar setelah menempuh jarak 4.000 km, 8.000 km,
bakar (bensin) 12.000 dan seterusnya setiap 4.000 km

2 Sistem penyaluran Periksa dan bersihkan saluran udara sekunder setelah menempuh jarak
udara sekunder 12.000 km. Ganti setiap 3 tahun atau setelah menempuh jarak 24.000 km

3 Putaran stasioner Periksa, bersihkan, setel putaran stasioner/langsam setelah menempuh jarak
mesin 500 km, 2.000 km, 4.000 km, dan seterusnya setiap 2.000 km

4 Cara kerja gas tangan Periksa dan setel (bila perlu) gas tangan setelah menempuh jarak 4.000 km,
8.000 km, 12.000 km dan seterusnya setiap 4.000 km

5 Saringan udara Periksa dan bersihkan saringan udara setelah menempuh jarak 2.000 km,
4.000 km dan seterusnya bersihkan setiap 2.000 km. Ganti setiap 12.000 km

Sumber-Sumber Kerusakan Sistem Bahan Bakar Tipe Injeksi (EFI)


Tabel di bawah ini menguraikan permasalahan atau kerusakan sistem bahan bakar dan sistem
pendukung lainnya pada tipe injeksi (EFI) yang umum terjadi pada sepeda mesin, untuk diketahui
kemungkinan penyebabnya dan menentukan jalan keluarnya atau penanganannya (solusinya).

Tabel 2. Sumber-Sumber Kerusakan Sistem Bahan Bakar Tipe Injeksi (EFI)

Permasalahan Kemungkinan Penyebab Solusi (Jalan


Keluar)
Mesin mati, sulit dihidupkan, Terdapat kebocoran udara masuk Periksa dan perbaiki
putaran stasioner kasar
Tekanan dalam sistem bahan bakar terlalu Periksa dan perbaiki
tinggi
Tekanan dalam sistem bahan bakar terlalu Periksa dan perbaiki
rendah
Saringan injektor (injektor filter) tersumbat Bersihkan dan ganti
bila perlu
Penyetelan stasioner tidak tepat Periksa dan setel
kembali
Saluran udara stasioner tersumbat Bersihkan
Bahan bakar tercemar/kualitas jelek Ganti
Mesin tidak mau hidup Pompa bahan bakar tidak bekerja dengan Periksa dan ganti bila
baik perlu
Saringan injektor (injektor filter) tersumbat Periksa dan
bersihkan
Jarum injektor (injector needle) tertahan Periksa dan ganti bila
perlu
Bahan bakar tercemar/kualitas jelek Ganti
Terdapat kebocoran udara masuk Periksa dan perbaiki
Terjadi ledakan (misfiring) saat Sistem penyaluran bahan bakar tidak Periksa dan perbaiki
melakukan akselerasi bekerja dengan baik
Saringan injektor (injektor filter) tersumbat Periksa dan ganti bila
perlu
Sistem pengapian (ignition system) tidak Periksa dan perbaiki
bekerja dengan baik
Uraian diatas merupakan poin-poin penting yang harus dipahami sebelum melakukan service sistem
EFI atau PGM-FI sepeda motor