Anda di halaman 1dari 5

OUTLINE PROPOSAL MAGANG

PENGELOLAAN TAMAN HUTAN RAYA PANDAN PULOH


KALIMANTAN BARAT

OLEH:

SITI AGUS MAULIDIYA

G 1011 13 1026

FAKULTAS KEHUTANAN

UNIVERSITAS TANJUNGPURA

PONTIANAK

2019
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Dalam perkembangan kehidupan dan peradaban manusia, hutan semakin banyak


dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Pemanfaatan hutan dilakukan
dengan cara dan intensitas yang sangat bervariasi, mulai dari pemanfaatan hutan yang tidak
banyak mempengaruhi kondisi ekosistem hutan sampai pada tindakan-tindakan yang
menimbulkan perubahan komposisi hutan yang mencolok. Menurut Sumardi, hutan-hutan
mulai banyak yang dikonversi menjadi hutan yang menggunakan satu jenis tanaman yang
dikehendaki sehingga terbentuk populasi-populasi jenis dan komunitas tumbuhan tertentu yang
cukup luas, tumbuhan bawah termasuk dari populasi dan komunitas tersebut yang hidup di
bawah tegakan pohon di hutan (Sumardi dan Widyastuti, 2007).

Hutan memberikan beragam manfaat bagi kehidupan manusia, baik itu manfaat secara
langsung yang bisa di rasakan manusia maupun manfaat tidak langsung. Menurut Sumardi dan
Widyastuti (2007), Secara langsung, hutan dapat menghasilkan kayu industri, kayu bakar, dan
hasil hutan non kayu; menyediakan lahan untuk permukiman dan pertanian; dan lain
sebagainya. Sementara itu secara tidak langsung, hutan dapat mengatur tata air di alam
(hidrologi), menyimpan karbon, melestarikan keanekaragaman hayati dan habitat, pasokan
oksigen, dan sebagai obyek pariwisata.

Berdasarkan UU No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan
Ekosistemnya dijelaskan bahwa Taman Hutan Raya (Tahura) adalah kawasan pelestarian alam
untuk tujuan koleksi tumbuhan dan satwa yang alami atau buatan, jenis asli dan bukan asli,
yang dimanfaatkan bagi kepentingan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang
budidaya, budaya, pariwisata dan rekreasi.
1.2 Tujuan Magang

Tujuan Umum :

1. Magang merupakan salah satu bentuk perwujudan dari salah satu Tri Darma dalam
Perguruan Tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat.
2. Membandingkan penerapan teori yang di dapat di perguruan tinggi dengan praktek
yang dilakukan di perusahaan/instansi.
3. Mendapatkan pengalaman kerja yang real (nyata) untuk meningkatkan pengetahuan,
sikap dan keterampilan.

Tujuan Khusus :

1. Menambah pengetahuan, pengalaman, dan pengembangan wawasan keilmuan


mengenai pengelolaan Taman Hutan Raya Pandan Puloh.
2. Mengetahui permasalahan umum dan kendala-kendala yang dapat menghambat
pelaksanaan kegiatan.

1.3 Manfaat Magang


A. Bagi Mahasiswa
1. Mendapatkan pengalaman dan mengenal lebih jauh relevansi ilmu yang di terima
selama kuliah serta ketika di lapangan.
2. Melatih penyesuaian diri dengan lingkungan masyarakat.
3. Mendapatkan bekal untuk persiapan terjun ke dunia kerja.

B. Bagi Fakultas Kehutanan


1. Memperluas ,mempercepat dan meningkatkan kerjasama dengan instansi yang
berkaitan dengan kehutanan maupun instansi lain baik pemerintah maupun swasta.
2. Membantu fakultas kehutanan menciptakan mahasiswa yang berkualitas dan dapat
bersaing di dunia kerja.

C. Bagi Instansi Terkait


1. Magang sebagai sarana yang menjembatani antara instansi dan lembaga pendidikan
untuk kerjasama lebih lanjut baik yang bersifat akademik maupun non akademik.
2. Sebagai sarana untuk mengetahui kualitas pendidikan.
BAB II

RENCANA PELAKSANAAN MAGANG

2.1 Waktu dan Tempat

Pelaksanaan magang ini akan dilaksanakan selama 1 bulan terhitung dari tanggal 07
Oktober 2019 sampai dengan tanggal 07 November 2019. Tempat pelaksanaan magang akan
dilakukan di:

Nama Instansi : Dinas Kehutanan Unit Pelaksana Teknis Taman Hutan Raya Pandan

Puloh, Pontianak, Kalimantan Barat.

Alamat Instansi : Jalan Letjen Sutoyo Nomor 12, Kode Pos 78121, Pontianak.

2.2 Metode Pelaksanaan Magang

Metode yang digunakan dalam kegiatan magang ini yaitu Pengumpulan data sekunder.
Data sekunder adalah data yang diperoleh lewat pihak lain, tidak langsung diperoleh oleh
peneliti dari subjek penelitiannya antara lain dengan cara sebagai berikut:

1. Wawancara
Pengumpulan data dengan cara tanya jawab dengan pembimbing / karyawan instansi
yang bersangkutan.
2. Mencatat data-data yang sudah ada.
3. SOP ( Standar Operasional Perusahaan ).
BAB III

PENUTUP

Dengan adanya Magang ini bisa dijadikan pengalaman dan pengetahuan baru mengenai

dunia kerja yang sesungguhnya, dimana dunia kerja nyata dibutuhkan adanya suatu keahlian

serta pengalaman yang diseimbangkan dengan teori-teori yang selama ini didapat dan

diharapkan mampu mengurangi kesenjangan antara teori dan praktik.

Demikian proposal Magang ini saya buat sebagai satu syarat pengajuan Magang di

Dinas Kehutanan Unit Pelaksana Teknis Taman Hutan Raya Pandan Puloh. Maka besar

harapan saya agar proposal ini disetujui sehingga kami dapat menentukan langkah ke tahap

selanjutnya. Atas perhatiannya saya ucapkan terimakasih.