Anda di halaman 1dari 1

Seorang pasien wanita usia 24 tahun dirujuk dari Departemen Ortodontik untuk

pemaparan impaksi gigi kaninus rahang atas. Pasien telah dilakukan evaluasi klinis dan
radiografis. Setelah dilakukan evaluasi dengan CBCT (Cone Beam Computed Tomography)
untuk melihat posisi gigi, diputuskan untuk mengekspos gigi impaksi dengan menggunakan
laser. Jaringan yang akan dilakukan pembedahan diberi anestesi dengan menggunakan
lignocaine 2%. Transgingiva probing dilakukan untuk membatasi lokasi gigi (Gambar 1).

Gambar 1. Pre-operative
Pengaturan dibuat dengan laser 1 watt dan mode berdenyut dengan interval 50 ms.
Laser digunakan dalam mode kontak (Gambar 2a). Gigi yang terkena dampak terpapar dan
braket gigi ortodontik ditempatkan segera (Gambar 2b). Instruksi pasca operasi diberikan
kepada pasien. Pasien dievaluasi kembali setelah 1 minggu dan 1 bulan.

Gambar 2. a) Tahap surgical, b). Gambaran post-operative