Anda di halaman 1dari 3

Akuntansi Keuangan dan Standar Akuntansi

08.42 Intermediate Accounting No comments


Chapter 1
Akuntansi Keuangan dan Standar Akuntansi
Laporan Keuangan dan Pelaporan Keuangan
Karakteristik penting dari akuntansi adalah
1. Pengidentifikasian, pengukuran, dan pengomunikasian informasi keuangan tentang
2. Entitas ekonomi kepada
3. Pihak yang berkepentingan
Akuntansi keuangan (financial accounting) adalah sebuah proses yang berakhir pada pembuatan laporan
keuangan menyangkut perusahaan secara keseluruhan untuk digunakan baik oleh pihak-pihak internal maupun
pihak eksternal. Pemakai laporan keuangan ini meliputi investor, kreditor, manajer, pekerja, badan-badan
pemerintah, dll. Akuntansi manajemen (Managerial Accounting) adalah proses pengidentifikasian, pengukuran,
penganalisaan, dan pengomunikasian informasi keuangan yang dibutuhkan oleh manajemen untuk merencanakan,
mengendalikan, dan mengevaluasi operasi sebuah perusahaan.
Laporan keuangan merupakan sarana pengomunikasian informasi keuangan utama kepada pihak-pihak di
luar perusahaan. Laporan keuangan yang sering disajikan adalah
1. Neraca
2. Laporan laba-rugi
3. Laporan laba ditahan
4. Laporan arus kas
5. Catatan atas laporan keuangan

Beberapa informasi keuangan hanya dpat atau lebih baik disajikan melalui pelaporan keuangan (financial
reporting), bukan melalui laporan keuangan yang formal. Contohnya, surat presiden direktur atau skedul tambahan
dalam laporan tahunan korporasi, prospectus, laporan yang dikeluarkan kepada badan-badan pemerintah, siaran
berita, prakiraan manajemen, dll.
Akuntansi dan Alokasi Modal
Karena sumber daya yang terbatas, maka manusia berusaha menggunakan secara efiktif. Penggunaan
sumber daya secara efisien juga menentukan apakah sebuah bisnis akan sukses dan tumbuh. Fakta ini meruapakn
pekerjaan yang berat bagi akuntan.
Akuntan harus mengukur kinerja secara akurat, wajar, dan tepat waktu, agar para manajer dan perusahaan
yang tepat mampu menarik modal investasi. Proses alokasi modal yang efektif sangat penting bagi kesehatan
sebuah perekonomian, merangsang produktivitas, mendorong inovasi, dan menyediakan pasar sekuritas serta pasar
kredit yang efisien dan likuid untuk membeli serta menjual sekuritas dan memperoleh serta menjamin pinjaman.
Standar Berkualitas Tinggi (high quality standars)
Globalisasi membuat dibutuhkannya satu standar berkualitas tinggi di dunia internasional. Beberapa
elemennya adalah sbb :
• Satu standar yang berkualitas tinggi dibuat oleh satu badan yang independen
• Konsisten dalam pengaplikasian dan pengintrepretasian
• Dll
Tujuan Pelaporan Keuangan
Dalam upaya membangun pondasi bagi akuntansi dan pelaporan keuangan, profesi akuntansi telah
mengidentifikasi sekelompok tujuan pelaporan keuangan (objectives of financial reporting). Secara singkat, tujuan
pelaporan keuangan untuk memberikan informasi keuangan kepada perusahaan yang digunakan oleh investor,
pemberi pinjaman, dan kreditor lainnya dalam membuat keputusan.
• Tujuan Umum Laporan keuangan (general-purpose financial statement)
1. Memberikan laporan tentang informasi keuangan kepada berbagai pengguna.
2. Memberikan informasi yang paling berguna
• Capital Provider
Bagi pemberi modal, pelaporan keuangan sangat berguna untuk memberikan informasi dalam pengambilan
keputusan investasi, kredit, dan keputusan serupa yang rasional.
• Entity Perspective
Pelaporan keuangan mewajibkan pemisahan laporan antara pemilik dan perusahaannya. Hal tersebut tentunya
sangat berguna untuk menilai kinerja perusahaan.
• Decision-usefulness
Dalam pengambilan keputusan yang berguna oleh investor. Pelaporan keuangan menyajikan :
1. Kemampuan perusahaan yang direpresentasikan dalam arus kas bersih perusahaan
2. Kemampuan manajemen untuk memberi proteksi dan meningkatkan nilai pemberi modal.
Standard-Setting Organizations
Dua organisasi utama dalam pembuatan standar akuntansi, yakni :
1. International Accounting Standards Board (IASB)
Organisasi yang berpusat di London, Inggris dan menerbitkan Internasional Financial Reporting standard (IFRS)
yang telah digunakan di lebih 150 negara di seluruh dunia. Terdiri dari empat organisasi di dalamnya, yakni :
a. International Accounting Standards Committee Foundation (IASCF)
b. International Accounting Standards Board (IASB)
c. Standards Advisory Council
d. International Financial Reporting Interpretations Committee (IFRIC)
Proses pembuatan standar :
2. Financial Accounting Standards Board (FASB)
Organisasi yang berada di AS dan menerbitkan Statements of Financial Accounting Standards (SFAS).
Tantangan Pelaporan keuangan
1. IFRS in a Political Environment
2. The Expectations Gap
Adanya kesenjangan harapan antara apa yang publik pikirkan tentang seharusnya dilakukan oleh akuntan dengan
apa yang akuntan pikirkan tentang yang dapat mereka lakukan.
3. Significant Financial Reporting Issues
• Non-financial measurements
• Forward-looking information
• Sort assets
• Timeliness
4. Ethics in the Environment of Financial Accounting
Companies that concentrate on “maximizing the bottom line,” “facing the challenges of competition,” and “stressing
short-term results” place accountants in an environment of conflict and pressure but IFRS does not always provide an
answer.
5. International Convergence
Konvergensi antara IASB dan FASB dengan menghilangkan perbedaan dari kedua standar yang dibuatnya