Anda di halaman 1dari 7

LAPORAN PENUGASAN MKU

KEWIRAUSAHAAN SYARIAH
“DETEKSI USAHA SPEKULATIF”

Disusun Oleh :
Raden Rara Nurul Amanah
NIM. 16711132
KELOMPOK MKU B

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER


FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA
2019
DETEKSI USAHA SPEKULATIF

Sebelum menjelaskan apa saja usaha yang spekulatif itu, maka sebelumnya adalah
mengetahui apa perbedaan antara usaha spekulatif dan usaha riil. Seorang wirausaha yang
baik seharusnya menggeluti usaha tidak sekedar ala kadarnya, akan tetapi dengan
keberanian, kegigihan sehingga usahanya tumbuh dan dapat bersahabat dengan
ketidakpastian sehingga dapat menjalankan usaha yang riil, bukan spekulatif.

Usaha yang sesungguhnya (riil)

Berikut adalah ciri-ciri dari usaha riil :


-Didasarkan motif untuk melayani dan memperoleh kemandirian,
-Dengan ketulusan, kerjakeras dan inovasi,
-Bukan jalan pintas, bukan cara cepat menjadi kaya,
-Membangun secara bertahap,
-Menjaga nama baik, membangun reputasi,
-Bukan sekedar passive income, tetapi riil,
-Pendidikan, persahabatan, spiritualitas sangat penting.

Usaha Spekulatif

Usaha Spekulatif adalah suatu usaha yang bersifat tidak pasti atau dengan kata lain
spekulatif. Usaha yang satu ini juga termasuk usaha yang diminati oleh para peusaha muda
yang ingin memulai usaha tanpa modal atau modal yang sangat kecil. Ada banyak jenis usaha
spekulatif yang bisa dipilih sebagai usaha sampingan atau usaha coba – coba. Usaha ini
biasanya diminati oleh para pelajar universitas yang ingin mendapat penghasilan tambahan
untuk uang jajan atau sebagai modal untuk memulai suatu usaha. Walaupun usaha ini
termasuk dalam kategori tidak pasti, namun banyak sekali lahan pekerjaan dalan jenis usaha
ini dan banyak peminatnya.
Usaha Spekulatif ini juga banyak dilakukan oleh ibu – ibu rumah tangga yang ingin
mempunyai penghasilan sendiri walaupun penghasilan dari usaha sampingan ini relatif kecil
bila dibandingkan dengan usaha riil lainnya. Ada banyak contoh usaha di bidang usaha ini.
Sebagai contoh yang popular adalah peluang usaha yang banyak terfapat di internet. Sering
kita temui slogan usaha seperti “cari duit di internet” atau yang lain yang dapat menarik minat
terutama anak muda yang menghabiskan waktu dengan browsing internet.
Contohnya usaha spekulatif adalah sebagai berikut:

Usaha ini mencakup usaha yang meminta anggotanya untuk membayar sejumlah
uang sebelum dapat mulai bekerja.Namun, banyak juga usaha di internet yang tidak
mengharuskan anggotanya untuk membayar sejumlah uang, sepereti usaha islami yaitu
usaha dalam bidan pejualan. Usaha Spekulatif ini juga cukup mudah dijalankan karena anda
hanya harus menjadi penjual tanpa memikirkan bagaimana proses produksinya. Berikut
adalah ciri-ciri dari usaha spekulatif :
-Didasarkan motif ingin cepat kaya
-Mengedepankan cara-cara instant
-Mendewa-dewakan “passive income”
-Tidak peduli kerugian pihak lain, yang penting, “saya untung”
-Pendidikan dan kehidupan spiritual tidak dianggap penting
-Kebanyaan usaha ini dialkukan secara instan dan tujuanya adalah uang dan uang,ingin
cepat kaya,ingin punya uang banyak dalam waktu singkat tanpa prosess yang lama

JENIS-JENIS USAHA SPEKULATIF

Saat ini ada banyak pilihan usaha yang dapat dijalankan baik usaha yang dapat
memberikan keuntungan yang cepat maupun usaha yang baru akan memberikan keuntungan
jauh hari di masa depan. Usaha yang baru akan menghasilkan keuntungan di masa depan
biasanya merupakan usaha yang bersifat spekulatif. Usaha spekulatif belum terlalu bernilai
untuk saat ini namun akan sangat bernilai tinggi di masa depan.
Bagi orang-orang yang ingin memiliki atau menjalankan usaha yang bersifat spekulatif,
pengetahuan yang luas, kerja keras dan pantang menyerah merupakan sikap yang mutlak
harus dimiliki karena usaha ini tidak akan memberikan keuntungan yang cepat. Berikut contoh
usaha spekulatif yang dapat dijalankan bagi anda yang memiliki keyakinan sukses dengan
usaha ini.

1. Berdagang Indeks Saham


Mungkin bagi anda yang tidak pernah menempuh pendidikan di jurusan ekonomi atau
jarang sekali membaca hal yang berkaitan dengan ekonomi, mungkin istilah saham masih
sangat asing bagi anda namun saat ini jika anda termasuk orang yang ingin belajar hal yang
baru dan gigih untuk melakukannya maka anda dapat memahami saham dengan baik. Kini,
berbisnis saham menjadi sangat popular karena hanya dengan modal yang tidak terlalu
banyak anda dapat merasakan sendiri keuntungan yang didapatkan dari bisnis ini disamping
anda juga seakan merasa memiliki suatu perusahaan. Jika anda sudah sangat memahami
tentang bagaimana sistem perdagangan saham maka anda dapat memulai lebih lanjut untuk
melakukan perdagangan indeks saham.
Berdagang indeks saham merupakan perdagangan yang lebih besar memberikan
hasil karena perdagangan ini merupakan perdagangan yang menjual beberapa saham
unggulan sekaligus dari berbagai sektor. Untuk Indonesia, perdagangan indeks saham ini
lazim disebut sebagai indeks harga saham gabungan atau biasa disingkat dengan IHSG.
Contohnya:
2. Berdagang Komoditi
Ini merupakan usaha/ bisnis yang biasanya selain spekulatif juga dapat diperdagangkan
secara internasional. Contoh barang dagangan komoditi yang paling umum yaitu komoditi
rempah-rempah, kopi dan emas. Harga dari barang komoditi biasanya cenderung tidak stabil
namun berharga mahal.
3. Berdagang Valuta Asing
Usaha ini merupakan usaha atau bisnis yang tergantung pada nilai tukar suatu mata uang
karena usaha ini yaitu usaha yang memperdagangkan mata uang suatu negara dengan mata
uang dari negara lainnya.
4. Usaha/ Bisnis dalam Bidang Energi
Berdasarkan contoh diatas, diketahui bahwa usaha/ bisnis spekulatif memang merupakan
bisnis yang tidak bias diprediksi dalam waktu singkat dan menjanjikan keuntungan dalam
waktu cepat namun bisnis ini menjanjikan keuntungan yang besar di masa depan jika nilai
dari usaha/ bisnis ini naik.
Ada banyak contoh bisnis spekulatif sebenarnya yang ada saat ini terlebih bisnis yang
ditawarkan melalui online, namun pada umumnya bisnis spekulatif memiliki ciri-ciri sebagai
berikut:
 Hasil pada bisnis spekulatif cendering tidak pasti dan sulit ditebak
 Barang yang diperdagangkan biasanya tidak ada atau belum tersedia
 Cenderung seperti permainan uang
 Menjanjikan keuntungan yang besar tanpa harus sangat memeras keringat
 Pelaku bisnis/ investor membayar dimuka

DAFTAR PUSTAKA

https://dosenekonomi.com/bisnis/tips-bisnis/contoh-usaha-spekulatif
https://www.cnbcindonesia.com/market/20190907100224-17-97789/kabar-damai-dagang-telat-
datang-ihsg-gagal-terbang/2