Anda di halaman 1dari 11

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa karena atas karunia,
taufiq dan hidayah-Nyalah sehingga makalah ini mampu penulis laksanakan
sebagaimana mestinya. Tak lupa pula penulis haturkan kepada semua pihak yang
telah mendukung dan memberikan bantuan baik materi maupun moril selama
penulisan ini dilaksanakan.
Penulisan makalah ini merupakan tugas dari mata kuliah Perilaku
Keorganisasian pada kampus STIE-INDRAGIRI Kabupaten Indragiri Hulu. Penulisan
makalah ini akan melakukan pengumpulan data dari buku-buku yang ada
sebelumnya dan hasil pencarian dari beberapa artikel yang ada pada internet untuk
dijadikan referensi dalam menyusun makalah ini.
Sebagai manusia, tentunya penulis menyadari bahwa makalah ini masih
memiliki berbagai kelemahan dan kekurangan. Oleh karena itu, penulis akan sangat
mengapresiasi bila ada kritik, saran dan masukan konstruktif dari pihak manapun.

Rengat, 04 Oktober 2019

Penulis

1
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR............................................................................................1
DAFTAR ISI.........................................................................................................2
BAB I PENDAHULUAN.......................................................................................3-4
A. Latar Belakang............................................................................................3
B. Rumusan Masalah.....................................................................................3
C. Tujuan........................................................................................................4
BAB II PEMBAHASAN........................................................................................5-8
A. Pengertian Keragaman dalam Organisasi..................................................5
a. Usia...............................................................................................5
b. Gender atau Jenis Kelamin...........................................................5
c. Status Perkawinan........................................................................6
B. Tingkat Keragaman Dalam Organisasi......................................................6
1. Surface-level Diversity.......................................................................6
2. Deep-level Diversity (keragaman tingkat dalam)...............................6
C. Manfaat Penggunaan Keragaman dalam Organisasi................................6
D. Kendala Penerimaan Keragaman...............................................................7
E. Kelompok Tim dalam Suatu Keragaman...................................................7
1. Tim proyek (Project Team).................................................................7
2. Tim Pelayanan Konsumen..................................................................7
3. Menajemen Puncak (Top Menajemen)...............................................8
4. Tim Bagian Penjualan.........................................................................8
5. Tim Pemasaran....................................................................................8
F. KASUS dan TEORI.......................................................................................8
BAB III PENUTUP.................................................................................................9-10
A. Kesimpulan...................................................................................................9-10
DAFTAR PUSTAKA..............................................................................................11

2
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Dalam perkembangan yang terjadi, saat ini perilaku keorganisasian memberikan
pengaruh besar terhadap pembentukan SDM yang handal dan sukses baik dibidang
pekerjaannya maupun dibidang pekerjaan yang lainnya.
Menurut bahasa organisasi berasal dari bahasa Yunani yaitu ὄργανον, organon
yang berarti alat. sedangkan menurut istilah adalah suatu kelompok orang dalam
suatu wadah untuk tujuan bersama. Organisasi adalah suatu pola hubungan-
hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan manajer mengejar
tujuan bersama. Organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk
mencapai tujuan bersama. Organisasi merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama
yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.
Perilaku keorganisasian adalah suatu konsep perbuatan atau kebudayaan yang
dilakukan dalam setiap organisasi apapun itu, mengerjakan suatu tugas pekerjaan
dengan dua orang atau lebih yang saling bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan
bersama yang diinginkan dalam suatu organisasi, yang terdiri dari individu-individu ,
kelompo, dan didukung oleh system yang baik.
Dengan berorganisasi dapat mengukur perilaku individu yang dimilikinya maupun
dilingkunagn organisasi (kelompok), permasalahan!!! … apakah seorang individu
dapat menempatkan dirinya dilingkungan organisasi yang tentunya banyak interaksi
dengan orang lain??
Hal itu merupakan tantangan yang harus dihadapi dilingkungan organisasi, dengan
usaha bagaimana seorang individu dapat berinteraksi dengan baik terhadap orang
lain. Contohnya pelanggan suatu perusahaan. Dari hal tersebut SDM dari seorang
individu dieksplorasikan/dilatih seberapa besar perannya dalam melakukan
pekerjaan dilingkup organisasi dan dapat mengatur keanekaragaman yang dihadapi,
seperti perbedaan jenis kelamin, agama, ras, cacat, lanjut usia, orang-orang
kelainan seksual (waria, homo, lesbian) dan etnis dalam berinteraksi terhadap orang
lain.
B. Rumusan Masalah
1. Apa yang dimaksud dengan keragaman organisasi?
2. Bagaimana cara mengatasi kendala yang dihadapi dalam penerimaan
keragaman didalam suatu organisasi?
3. Apa manfaat dari penggunaan keragaman dalam organisasi?

3
C. Tujuan
1. Memahami apa yang dimaksud dengan keragaman dalam ssuatu organisasi.
2. Mengetahui dan memahami bagaimana cara mengatasi kendala yang
dihadapi dalam penerimaan keragaman didalam suatu organisasi.
3. Memahami dan mengerti apa manfaat dari penggunaan keragaman dalam
suatu organisasi.

4
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Keragaman dalam Organisasi
Keragaman adalah suatau kondisi pada kehidupan masyarakat. perbedaan seperti
itu ada pada suku bangsa, ras, agama, budaya, dan gender. keragaman yang ada di
Indonesia adalah kekayaan dan keindahan bangsa.
Keragaman dalam organisasi (Diversity in Organization) merupakan suatu hal yang
sangat penting saat ini, Diversity in Organization adalah keragaman atau perbedaan
didalam suatu organisasi. Dengan keragaman, organisasi dapat memperoleh
berbagai pandangan, kemampuan, dan berbagai hal untuk mengatasi permasalahan
organisasi atau perusahaan, dan dapat juga meningkatkan efektifitas perusahaan.
Keragaman Individu dalam Organisasi diartikan sebagai :
§ kumpulan dari beberapa persamaan maupun perbedaan latar belakang individu
pada dimensi nilai, keyakinan, dan opini
§ suatu hal yang penting dalam proses pengambilan keputusan
organisasi/perusahaan
§ dan suatu hal yang perlu dikelola dengan baik

Beberapa aspek yang termasuk dalam keragaman organisasi adalah sebagai berikut
:
· Usia
· Latar belakang personal
· Pendidikan
· Gaya hidup
· Pengalaman kerja, dsb.
Karakteristik biografis merupakan karakteristik pribadi yang terdiri dari:
a. Usia
Hubungan antara usia dan kinerja pekerjaan kemungkinan akan menjadi
masalah yang lebih penting selama dekade mendatang.
b. Gender atau Jenis Kelamin
Tidak ada perbedaan yang mencolok antara pria dan wanita, kecuali jika dikaitkan
dengan budaya setempat berkaitan dengan keabsenan, bahwa wanita lebih memiliki
tingkat kebasenan yang tinggi dibandingkan dengan pria, hal ini berkaitan dengan
tanggungjawab dan fungsi dari seorang wanita dirumah tangga

5
c. Status Perkawinan
Tidak terdapat hubung
an antara status perkawinan dengan produktivitas, namun hasil riset menunjukkan
bahwa karyawan yang telah menikah mempunyai tingkat pengunduruan diri yang
rendah, tingkat keabsenan yang rendah dan lebih puas dengan pekerjaannya
disbanding rekan sejawat yang belum menikah, hal ini dapat dikaitkan dengan
status perkawinan yang menuntut suatu tanggungjawab lebih besar.
B. Tingkat Keragaman Dalam Organisasi
Terdapat dua tingkat keragaman dalam organisasi yaitu :
1. Surface-level Diversity (keragaman tingkat permukaan)
yaitu perbedaan dalam karakteristik yang dapat secara mudah dipersepsikan,
misalnya jenis kelamin, ras, suku, umur, atau disabilitas, yang tidak begitu
merefleksikan bagaimana orang berpikir atau merasa, tapi dapat mengaktivasi
stereotipe tertentu.
2. Deep-level Diversity (keragaman tingkat dalam)
yaitu perbedaan dalam nilai, kepribadian, dan keinginan kerja yang dapat menjadi
semakin penting dalam penentuan kesamaan sebagaimana orang mengenal satu
sama lain lebih baik.
C. Manfaat Penggunaan Keragaman dalam Organisasi
Keanekaragaman dalam organisasi memiliki manfaat sebagai :
· Akses perubahan pasar
· Transformasi bisnis dalam skala besar
· Pelayanan konsumen kualitas prima
· Pemberdayaan tempat kerja
· Kualitas total (Total Quality)
· Sumber-sumber rekanan(partenership)
· keberlanjutan proses belajar

6
D. Kendala Penerimaan Keragaman
Adapun kendala yang dihadapi dalam penerimaan keragaman antara anggota dalam
suatu organisasi adalah sebagai berikut :
· Prasangka
· Kesukuan
· Stereotype
· Kurangnya komunikasi dan interaksi antar anggota
· Diskriminasi
· Pelecehan seksual
Dikarenakan dalam proses penerimaan keragaman mengalami beberapa
kendala, oleh karena itu dilakukan berbagai upaya agar proses penerimaan dapat
berhasil diaksanakan dalam kehidupan berorganisasi . Berikut merupakan beberapa
upaya yang digunakan dalam penerimaan keragaman adalah sebagai berikut :
Ø Mengurangi prasangka
Ø Saling menerima dan percaya dengan orang yang memiliki suku yang lain
Ø Mengurangi stereotype
Ø Meminimalkan misscomunication dengan orang lain
Ø Tidak membeda-bedakan orang lain
Ø Membangun hubungan dengan beragam orang
Ø Meningkatkan perlindungan
E. Kelompok Tim dalam Suatu Keragaman
Keragaman tidak perlu dikhawatirkan, tetapi justru memberikan konstrinbusi dalam
meningkatkan kinerja dan memperkaya proses dalam pengambilan keputusan dan
kebijakan. Organisasi yang menggunakan keragaman tidak hanya akan memberikan
kekuatan moral tetapi juga kekuatan bisnis.
Didalam organisasi dibentuk beberapa kelompok tim yang bertujuan untuk
membangun keragaman, yaitu sebagai berikut :
1. Tim proyek (Project Team)
Adalah grup yang terdiri atas beberapa orang yang memiliki berbagai macam
keahlian dan dibentuk untuk meneliti rencana baru. Fungsi mereka
mempertimbangkan dan mengusulkan cara terbaik guna mencapai hasil yang
terbaik.
2. Tim Pelayanan Konsumen

7
Adalah bentuk pemberian layana atau servis yang diberikan kepada pelanggan atau
konsumen.
3. Menajemen Puncak (Top Menajemen)
Sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan
pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran secara efektif dan efisien.
4. Tim Bagian Penjualan
Adalah bagian penjualan menerima surat pesana dari pihak pembeli dan membuat
surat order penjualan atas dasar surat pesanan tersebut.
5. Tim Pemasaran
Adalah suatu system keseluruhan dari kegiatan-kegiatan bisnis yang ditujukan untuk
merencanakan, menentukan harga , mempromosikan, dan mendistribusikan barang
atau jasa yang memuaskan kebutuhan baik kepada pembeli yang ada maupun
pembeli potensial.
F. KASUS dan TEORI
Dalam kasus ini, Adanya stereotip bahwa pria memiliki karakter maskulin dan wanita
memiliki karakter feminin sehingga terdapat perbedaan antara auditor pria dan
wanita dalam beberapa aspek seperti kinerja, kepuasan kerja, kemajuan karir, dan
aspek-aspek lain yang berkaitan dengan kantor akuntan publik. Munculnya
hambatan bagi wanita dalam meniti karir memang telah menjadi pertimbangan.
Bagaimanapun secara kodrat urusan domestik seperti mengurus anak dan urusan
rumah tangga lainnya lebih dititikberatkan pada wanita. Penelitian Collins (1993)
menemukan bahwa auditor wanita memiliki tingkat turnover yang lebih tinggi
dibandingkan auditor pria. Salah satu penyebab tingginya tingkat turnover auditor
wanita dibandingan auditor pria adalah rendahnya kepuasan kerja akibat adanya
diskriminasi dalam pemberian kesempatan untuk maju dan pemberian gaji yang
dirasakan auditor wanita. Disamping itu, turnover juga dipengaruhi oleh stres kerja,
auditor wanita yang melakukan turnover memiliki tingkat stress kerja yang lebih
tinggi dibanding yang tidak melakukan turnover dikantor akuntan publik. Hal ini
disebabkan pekerjaan berat dan waktu kerja yang padat menyulitkan wanita untuk
membagi waktu antara pekerjaan dan keluarga.

8
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Keragaman dalam organisasi (Diversity in Organization) merupakan suatu hal yang
sangat penting saat ini, Diversity in Organization adalah keragaman atau perbedaan
didalam suatu organisasi. Dengan keragaman, organisasi dapat memperoleh
berbagai pandangan, kemampuan, dan berbagai hal untuk mengatasi permasalahan
organisasi atau perusahaan, dan dapat juga meningkatkan efektifitas perusahaan.
Adapun kendala yang dihadapi dalam penerimaan keragaman antara anggota dalam
suatu organisasi adalah sebagai berikut :
· Prasangka
· Kesukuan
· Stereotype
· Kurangnya komunikasi dan interaksi antar anggota
· Diskriminasi
· Pelecehan seksual
Dikarenakan dalam proses penerimaan keragaman mengalami beberapa
kendala, oleh karena itu dilakukan berbagai upaya agar proses penerimaan dapat
berhasil diaksanakan dalam kehidupan berorganisasi . Berikut merupakan beberapa
upaya yang digunakan dalam penerimaan keragaman adalah sebagai berikut :
Ø Mengurangi prasangka
Ø Saling menerima dan percaya dengan orang yang memiliki suku yang lain
Ø Mengurangi stereotype
Ø Meminimalkan misscomunication dengan orang lain
Ø Tidak membeda-bedakan orang lain
Ø Membangun hubungan dengan beragam orang
Ø Meningkatkan perlindungan

9
Keanekaragaman dalam organisasi memiliki manfaat sebagai :
· Akses perubahan pasar
· Transformasi bisnis dalam skala besar
· Pelayanan konsumen kualitas prima
· Pemberdayaan tempat kerja
· Kualitas total (Total Quality)
· Sumber-sumber rekanan(partenership)
· keberlanjutan proses belajar

10
DAFTAR PUSTAKA

http://annysadwipratiwi.blogspot.co.id/2013/09/keragaman-individu-dalam-
organisasi.html
https://id.wikipedia.org/wiki/Organisasi
http://tasyaapriani.blogspot.co.id/2015/09/keragaman-dalam-organisasi.html
http://www.astalog.com/8107/jelaskan-definisi-keragaman.htm
http://www.menajemenperusahaan.com/keragaman-dalam-
organisasi/http//staff.uny.ac.id/sites/default/files/pendidikan/Rosita%20Endang%20K
usmaryani,%20M.Si./KERAGAMAN%20INDIVIDU.pdf

http://www.slideshare.net/DadangSolihin/perilaku-organisasi-organizational-behavior

11