Anda di halaman 1dari 4

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

DIREKTORAT JENDERAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH


DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH ATAS
Jl. RS Fatmawati, Cipete, Jakarta Selatan

===============================================================
Kunci Jawab PG OSN Ekonomi Provinsi 2012
Nomor : ........................................
Nama : ........................................
Asal Sekolah : ........................................
Kabupaten/Kota : Indonesia

No A B C D E No A B C D E
1 X 26 X
2 X 27 X
3 X 28 X
4 X 29 X
5 X 30 X
6 X 31 X
7 X 32 X
8 X 33 X
9 X 34 X
10 X 35 X
11 X 36 X
12 X 37 X
13 X 38 X
14 X 39 X
15 X 40 X
16 X 41 X
17 X 42 X
18 X 43 X
19 X 44 X
20 X 45 X
21 X 46 X
22 X 47 X
23 X 48 X
24 X 49 X
25 X 50 X
1. Apa yang dimaksud dengan kurva indiferensi (indifference curve)? Definisikan.
Uraian harus disertai dengan gambar/kurvanya.
Sebutkan pula ciri-ciri kurva indiferensi!
Jawab:

Kurva indiferensi (indifference curve/IC) adalah kurva tempat kedudukan


berbagai kombinasi konsumsi dua macam barang yang memberikan kepuasan
sama bagi seorang konsumen.
Ciri-ciri indifference curve:
1) Kurvanya menurun dari kiri atas ke kanan bawah.
Bila jumlah satu macam barang yang dikonsumsi dikurangi, jumlah barang
lainnya harus ditambah agar kepuasannya tetap.
2) Cembung ke arah titik origin.
Pengurangan dan penambahan jumlah barang yang dikonsumsi
(sebagaimana dikemukakan pada butir 1) di atas tidak proporsional (marginal
rate of substitution nya berbeda).
3) indifference curve yang berada di sebelah kanan atas memberikan kepuasan
yang lebih tinggi dibanding yang di kiri bawahnya.
4) indifference curve tidak saling berpotongan (Seorang konsumen dihadapkan
pada banyak sekali indifference curve yang merupakan indifference map).

2. Uraikan konsep-konsep di bawah ini sehingga menjadi jelas artinya:


Jawab:
a. Marginal Propensity to Consume.

Marginal Propensity to Consume (MPC) adalah konsep yang memberikan


gambaran tentang berapa konsumsi akan bertambah bila pendapatan
disposable bertambah.
MPC = δC / δYd
MPC + MPS = 1, atau MPS = 1 - MPC
Besarnya MPC umumnya di atas 0,5 dan di bawah 1. Secara grafis,
kemiringan kurva C ditunjukkan oleh besarnya MPC.
b. Kurva Lorenz (disertai kurva)
Kurva Lorenz merupakan kurva untuk mengukur seberapa merata pendapatan
nasional didistribusikan kepada masyarakat (melihat ketimpangan dalam
distribusi pendapatan).
Sumbu vertikal pada kurva Lorenz adalah persentase output nasional atau
pendapatan nasional, sedangkan sumbu horizontal jumlah keluarga
(semuanya dalam % akumulatif). Semakin adil/merata distribusi pendapatan,
kurva Lorenz semakin mendekati garis diagonal (dengan demikian dalam
kondisi adil sempurna kurva Lorenz berimpit dengan garis diagonal); Semakin
timpang distribusi pendapatannya maka kurva Lorenz semakin menjauhi garis
diagonal.
Dari kurva Lorenz dapat pula dilakukan penghitungan Koefisien Gini (yang
juga digunakan untuk melihat ketimpangan distribusi pendapatan).

3.a. Biro Jasa “Sukses”


Kertas Kerja
Per 31 Desember 2011
(Dalam Jutaan Rupiah)
No Rekening Neraca Saldo Penyesuaian Ns.Disesuaikan Rugi/Laba Neraca
D K D K D K D K D K
101 Kas 50 - - - 50 - - - 50 -
102 Piutang usaha 100 - - - 100 - - - 100 -
103 Perlengkapan 70 - - 30 40 - - - 40 -
104 Sewa di bayar di muka 120 - - 50 70 - - - 70 -
151 Kendaraan 200 - - - 200 - - - 200 -
152 Akm peny.Kendaraan - 20 - 20 - 40 - - - 40
153 Peralatan 100 - - - 100 - - - 100 -
154 Akm Peny. Peralatan - 10 - 10 - 20 - - - 20
201 Utang Usaha - 250 - - - 250 - - - 250
202 Wesel Bayar - 150 - - - 150 - - - 150
301 Modal H. Jalil - 213 - - - 213 - - - 213
302 Prive H. Jalil 5 - - - 5 - - - 5 -
401 Pendapatan Jasa - 75 - - - 75 - 75 - -
402 Pendapatan Bunga - 15 - - - 15 - 15 - -
403 Pendapatan Komisi - 5 - - - 5 - 5 - -
501 Beban Gaji dan Upah 50 - - - 50 - 50 - - -
502 Beban Asuransi 25 - - 15 10 - 10 - - -
503 Beban Bunga 8 - 7 - 15 - 15 - - -
504 Beban Iklan 10 - - - 10 - 10 - - -
105 Asuransi dibayar di muka - - 15 - 15 - - - 15
203 Utang Bunga - - - 7 - 7 - - - 7
504 Beban Perlengkapan - - 30 - 30 - 30 - - -
505 Beban Sewa - - 50 - 50 - 50 - - -
506 Beban Peny. Kendaraan - - 20 - 20 - 20 - - -
507 Beban peny. Peralatan - - 10 - 10 - 10 - - -
738 738 132 132 775 775 - 95 - -
Saldo Rugi - 100 100 -
195 195 680 680

3. b Laporan Rugi/Laba
Biro Jasa “Sukses”
Untuk periode 1 Januari 2011 – 31 Desember 2011

Pendapatan Jasa 75
Pendapatan Bunga 15
Pendapatan Komisi 5
Jumlah Pendapatan 95
Beban Gaji dan Upah 50
Beban Asuransi 10
Beban Bunga 15
Beban Iklan 10
Beban Perlengkapan 30
Beban Sewa 50
Beban Peny. Kendaraan 20
Beban peny. Peralatan 10
Jumlah Beban - 195
Saldo Rugi 100