Anda di halaman 1dari 61

Modul Fasilitator Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

BAB I PENDAHULUAN

A. Deskripsi
Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) adalah suatu pemikiran dan upaya
untuk menjamin keutuhan dan kesempurnaan baik jasmani maupun rohaniah
tenaga kerja (laboran/analis) pada khususnya dan manusia pada umumnya, hasil
karya dan budayanya menuju masyarakat adil dan makmur. Secara keilmuan K3
merupakan ilmu pengetahuan dan penerapannya dalam usaha mencegah
kemungkinan terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat kerja.

Seirama dengan derap langkah pembangunan negara ini dan ditunjang dengan
IPTEK yang semakin berkembang dengan pesat, maka kita akan memajukan
industri/instansi yang memiliki laboratorium yang maju dan mandiri dalam rangka
mewujudkan era globalisasi yang modern. Dalam keadaan yang demikian maka
penggunaan alat-alat laboratorium, instalasi-instalasi modern serta bahan
berbahaya mungkin makin meningkat.

Masalah tersebut di atas akan sangat mempengaruhi dan mendorong


peningkatan jumlah maupun tingkat keseriusan kecelakaan kerja, penyakit akibat
kerja dan pencemaran lingkungan. Oleh karena itu keselamatan dan kesehatan
kerja yang merupakan salah satu bagian dari perlindungan tenaga kerja atau
laboran perlu dikembangkan dan ditingkatkan, mengingat keselamatan dan
kesehatan kerja bertujuan agar :
• Setiap tenaga kerja/laboran dan orang lainnya yang berada di laboratorium
mendapat perlindungan atas keselamatannya.
• Setiap bahan kimia atau peralatan dapat dipakai, dipergunakan secara aman
dan efisien.
• Proses pengujian berjalan lancar.

Kondisi tersebut di atas dapat dicapai antara lain bila kecelakaan termasuk
kebakaran, peledakan dan penyakit akibat kerja dapat dicegah dan
ditanggulangi. Oleh karena itu setiap usaha kesehatan dan keselamatan kerja
tidak lain adalah usaha pencegahan dan penanggulangan dan kecelakaan di
tempat kerja.

VEDCA-Pengujian Lab Mutu 1


Modul Fasilitator Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Pencegahan dan penanggulangan kecelakaan kerja haruslah ditujukan untuk


mengenal dan menemukan sebab-sebabnya, bukan gejala-gejalanya untuk
kemudian sedapat mungkin menghilangkan atau mengeliminirnya. Untuk itu
semua pihak yang terlibat dalam bekerja di laboratorium diharapkan dapat
mengerti dan memahami serta menerapkan kesehatan dan keselamatan kerja
(K3) di tempat masing-masing.

B. Kompetensi Dasar
1. Mengikuti kegiatan dan instruksi kerja yang ada, yang ditujukan untuk
menjaga lingkungan kerja/ laboratorium yang aman.
2. Menyimpan, mengumpulkan dan membuang bahan berbahaya dengan
aman.
3. Merespon kecelakaan dan keadaan darurat secara efektif.
4. Mengikuti prosedur pengendalian bahaya untuk memperkecil dampak
terhadap lingkungan.

VEDCA-Pengujian Lab Mutu 2


Modul Fasilitator Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

BAB II PEMBELAJARAN

Tahapan
No. Kegiatan Fasilitator
Pembelajaran

A
Pendahuluan Tujuan Pembelajaran Akhir /Terminal
Performance Objective (TPO)

Fasilitator menjelaskan Tujuan Pembelajaran


Akhir (Terminal Performance Objective), setelah
mempelajari kompetensi ini peserta diklat mampu
menerapkan prinsip-prinsip Kesehatan dan
Keselamatan Kerja dilaboratorium.

Menggunakan transparansi 1

Ruang Lingkup Materi


Pembelajaran

Menjelaskan ruang lingkup materi pembelajaran/


kompetensi dasar yang akan dipelajari menjaga
lingkungan kerja, memelihara sistem kerja yang
aman, menyimpan/ mengumpulkan/ membuang
bahan berbahaya dengan aman, merespon
kecelakaan/ keadaan darurat secara efektif, dan
pengendalian bahaya dalam rangka memperkecil
dampak terhadap lingkungan.

Menggunakan transparansi 2

VEDCA-Pengujian Lab Mutu 3


Modul Fasilitator Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Sub Kompetensi
• Mengikuti kegiatan dan instruksi kerja yang ada, yang
ditujukan untuk menjaga lingkungan kerja aman
• Menyimpan, mengumpulkan dan membuang bahan
berbahaya dengan aman
• Merespon kecelakaan dan keadaan darurat secara efektif
• Mengikuti prosedur pengendalian bahaya untuk
memperkecil dampak terhadap lingkungan

Tahapan Kegiatan Fasilitator


No.
Pembelajaran

Standar Kompetensi dan Kriteria


Standar

Menjelaskan standar kompetensi dan kriteria


keberhasilan belajar mengacu pada Standar
Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI)
(transparan 3)

Tujuan Pembelajaran/Enabling
Objective (EO)

Menjelaskan Tujuan Pembelajaran Sub


Kompetensi (Enabling Objective) setelah
mempelajari sub kompetensi peserta diklat
mampu mengikuti kegiatan dan instruksi kerja
yang ditujukan untuk menjaga lingkungan kerja
yang aman, menyimpan/ mengumpulkan/
membuang bahan berbahaya dengan aman,
merespon kecelakaan/ keadaan darurat secara
efektif, mengikuti prosedur pengendalian bahaya
untuk memperkecil dampak terhadap lingkungan

VEDCA-Pengujian Lab Mutu 4


Modul Fasilitator Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Tahapan Kegiatan Fasilitator


No.
Pembelajaran

Appersepsi

• Menjelaskan keterkaitan antara kebersihan,


bahaya bahan kimia dengan kesehatan tempat
kerja
• Menjelaskan keterkaitan antara kesehatan/
keamanan pribadi/ pekerja dengan
kesehatan/keamanan lingkungan kerja
• Menjelaskan keterkaitan antara pengenalan titik-
titik bahaya dalam laboratorium dengan
kesehatan/ keselamatan kerja baik pribadi
maupun lingkungan.

Menciptakan Suasana Positif

• Memberikan suasana positif dengan cara;


- Mengatur ruang kelas agar tidak terlalu formal,
memudahkan terjadinya interaksi antara
sesama peserta diklat, peserta diklat dengan
fasilitator.
- Fasilitator mengajak peserta diklat untuk rileks
didalam pelaksanaan pembelajaran.
• Memberikan ice breaker disesuaikan dengan
kondisi peserta diklat dan waktu penyajian.

B • Fasilitator mengkoordinir peserta diklat


Kegiatan Inti
Tahap 1 membentuk kelompok kerja dalam memahami
penguasaan konsep, dan menugaskan kelompok untuk
Konsep mempelajari lembar informasi diluar jam
pembelajaran.
• Fasilitator mengkoordinir peserta diklat sesuai

VEDCA-Pengujian Lab Mutu 5


Modul Fasilitator Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Tahapan Kegiatan Fasilitator


No.
Pembelajaran
dengan kelompoknya untuk melakukan diskusi
hasil pengamatan lembar informasi. Selama
diskusi fasilitator dapat memberikan pertanyaan
pengarah untuk meluruskan kajian diskusi.
• Fasilitator mengkoordinir kegiatan presentasi
hasil diskusi kelompok dari setiap kelompok.
presentasi untuk menyampaikan kesimpulan dari
hasil diskusi setiap kelompok. Fasilitator juga
memberikan kesempatan bagi peserta untuk
mengajukan pertanyaan atau tanggapan pada
kelompok yang presentasi dalam rangka
memperoleh kejelasan/ kesepakatan terhadap
konsep yang ada.
• Fasilitator membentuk tim perumus yang
anggotanya terdiri dari setiap kelompok, untuk
merumuskan kesimpulan hasil presentasi.
Apabila terjadi silang pendapat, pada proses
fasilitator memberikan pertanyaan pengarah
untuk membantu proses penyusunan
kesimpulan.

C Melakukan observasi, fasilitator meng-koordinir


Mengenal
Fakta peserta diklat dalam kegiatan observasi
dilaboratorium pengujian dalam kegiatan
mengikuti kegiatan dan instruksi kerja yang
ditujukan untuk menjaga lingkungan kerja yang
aman, menyimpan/ mengumpulkan/ membuang
bahan berbahaya dengan aman, merespon
kecelakaan/ keadaan darurat secara efektif,
mengikuti prosedur pengendalian bahaya untuk
memperkecil dampak terhadap lingkungan.
Observasi dilakukan secara berkelompok pada
tempat yang berbeda.

VEDCA-Pengujian Lab Mutu 6


Modul Fasilitator Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Tahapan Kegiatan Fasilitator


No.
Pembelajaran

• Widyaiswara menyiapkan lembar observasi


(menggunakan lembar observasi 1)

D Proses refleksi
Refleksi
Fasilitator mengkoordinir kegiatan refleksi dalam
mengikuti kegiatan dan instruksi kerja yang
ditujukan untuk menjaga lingkungan kerja yang
aman, menyimpan/ mengumpulkan/ membuang
bahan berbahaya dengan aman, merespon
kecelakaan/ keadaan darurat secara efektif,
mengikuti prosedur pengendalian bahaya untuk
memperkecil dampak terhadap lingkungan.
Kegiatan refleksi dilakukan secara berkelompok,
untuk merumuskan konsep dasar apa yang
belum dilaksanakan oleh laboratorium pengujian
dan bagaimana apabila telah dilaksanakan
kegiatan dan instruksi kerja yang ditujukan untuk
menjaga lingkungan kerja yang aman,
menyimpan/ mengumpulkan/ membuang bahan
berbahaya dengan aman, merespon kecelakaan/
keadaan darurat secara efektif, mengikuti
prosedur pengendalian bahaya untuk
memperkecil dampak terhadap lingkungan.

Fasilitator memfasilitasi peserta dalam mengikuti


kegiatan dan instruksi kerja yang ditujukan untuk
menjaga lingkungan kerja yang aman,
menyimpan/ mengumpulkan/ membuang bahan
berbahaya dengan aman, merespon kecelakaan/
keadaan darurat secara efektif, mengikuti
prosedur pengendalian bahaya untuk
memperkecil dampak terhadap lingkungan,
hasilnya baik tetapi belum termuat dalam konsep/
lembar informasi.

VEDCA-Pengujian Lab Mutu 7


Modul Fasilitator Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Tahapan Kegiatan Fasilitator


No.
Pembelajaran

• Fasilitator memfasilitasi peserta dalam


merumuskan hasil refleksi, yaitu
mengkombinasikan nilai positif yang ada pada
konsep dasar/ lembar informasi tapi belum
dilaksanakan oleh laboratorium pengujian, dan
bila dilaksanakan akan mampu meningkatkan
optimalisasi kondisi kesehatan/ keselamatan
kerja.
• Fasilitator dapat memberikan pertanyaan
pengarah untuk membantu peserta dalam
merumuskan hasil refleksi.

Analisis dan
Analisis
Sintesis
Analisis daya dukung
Fasilitator mengkoordinir kelompok kerja dalam
kegiatan analisis tingkat kesesuaian daya dukung
yang tersedia di tempat praktik untuk mengikuti
kegiatan dan instruksi kerja yang ditujukan untuk
menjaga lingkungan kerja yang aman,
menyimpan/ mengumpulkan/ membuang bahan
berbahaya dengan aman, merespon kecelakaan/
keadaan darurat secara efektif, mengikuti
prosedur pengendalian bahaya untuk
memperkecil dampak terhadap lingkungan
berdasarkan hasil refleksi.

• Fasilitator menugaskan kelompok untuk


merumuskan kesimpulan terhadap kesesuaian
daya dukung yang ada.

(menggunakan transparansi 5)

VEDCA-Pengujian Lab Mutu 8


Modul Fasilitator Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Tahapan Kegiatan Fasilitator


No.
Pembelajaran

Sintesis

• Fasilitator mengkoordinir kegiatan sintesis untuk


melakukan modifikasi dan merekonstruksi hasil
refleksi bila terdapat ketidaksesuaian daya
dukung terhadap hasil reduksi.
• Fasilitator dapat memberikan pertanyaan
pengarah apabila peserta mengalami
kesulitan/ada ketidaksesuaian rekonstruksi
antara hasil refleksi dengan kegiatan
rekonstruksi.
Dalam merumuskan rekonstruksi dengan
memperhatikan persyaratan kegiatan dan
instruksi kerja yang ditujukan untuk menjaga
lingkungan kerja yang aman, menyimpan/
mengumpulkan/ membuang bahan berbahaya
dengan aman, merespon kecelakaan/ keadaan
darurat secara efektif, mengikuti prosedur
pengendalian bahaya untuk memperkecil
dampak terhadap lingkungan.

Mengimple- Menyusun Proposal/Rencana


mentasikan Mengimplementasikan Hasil
konsep hasil Analisis dan Sintesis
analisis dan
sintesis
Fasilitator mengkoordinir kegiatan kelompok
dalam melakukan kegiatan dan instruksi kerja
yang ditujukan untuk menjaga lingkungan kerja
yang aman, menyimpan/ mengumpulkan/
membuang bahan berbahaya dengan aman,
merespon kecelakaan/ keadaan darurat secara

VEDCA-Pengujian Lab Mutu 9


Modul Fasilitator Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Tahapan Kegiatan Fasilitator


No.
Pembelajaran
efektif, mengikuti prosedur pengendalian bahaya
untuk memperkecil dampak terhadap lingkungan,
kriteria keberhasilan, waktu pencapaian dan
jadwal kegiatan, serta pembagian tugas individu
dalam kelompok
Fasilitator dapat memberikan pertanyaan
pengarah bila peserta mengalami kesulitan
dalam melakukan kegiatan dan instruksi kerja
yang ditujukan untuk menjaga lingkungan kerja
yang aman, menyimpan/ mengumpulkan/
membuang bahan berbahaya dengan aman,
merespon kecelakaan/ keadaan darurat secara
efektif, mengikuti prosedur pengendalian bahaya
untuk memperkecil dampak terhadap lingkungan
yang didiskusikan

Pengambilan Keputusan

• Proses pengambilan keputusan/ menetapkan


rencana
Fasilitator mengkoordinir kegiatan kelompok
dalam mengikuti kegiatan dan instruksi kerja
yang ditujukan untuk menjaga lingkungan kerja
yang aman, menyimpan/ mengumpulkan/
membuang bahan berbahaya dengan aman,
merespon kecelakaan/ keadaan darurat secara
efektif, mengikuti prosedur pengendalian bahaya
untuk memperkecil dampak terhadap lingkungan
berdasarkan konsep dasar yang ada

• Fasilitator dapat memberikan pertanyaan


pengarah bila dalam mengidentifikasi
persyaratan tidak/kurang sesuai dengan konsep
dasar

VEDCA-Pengujian Lab Mutu 10


Modul Fasilitator Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Tahapan Kegiatan Fasilitator


No.
Pembelajaran

Melaksanakan Peran Individu

Fasilitator mengkoordinir kelompok dalam


mengikuti kegiatan dan instruksi kerja yang
ditujukan untuk menjaga lingkungan kerja yang
aman, menyimpan/ mengumpulkan/ membuang
bahan berbahaya dengan aman, merespon
kecelakaan/ keadaan darurat secara efektif,
mengikuti prosedur pengendalian bahaya untuk
memperkecil dampak terhadap lingkungan.

• Fasilitator dapat memberikan pertanyaan


pengarah jika dalam penetapan peran anggota
kelompok kurang sesuai

Melaksanakan Rencana Kerja


dan Melakukan Pengamatan/
Monitoring

• Proses identifikasi dan pencatatan


• Fasilitator mengkoordinir pelaksanaan identifikasi
dengan memperhatikan jadwal kegiatan.

Fasilitator memfasilitasi proses kegiatan dan


instruksi kerja yang ditujukan untuk menjaga
lingkungan kerja yang aman, menyimpan/
mengumpulkan/ membuang bahan berbahaya
dengan aman, merespon kecelakaan/ keadaan
darurat secara efektif, mengikuti prosedur
pengendalian bahaya untuk memperkecil
dampak terhadap lingkungan.

VEDCA-Pengujian Lab Mutu 11


Modul Fasilitator Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Tahapan Kegiatan Fasilitator


No.
Pembelajaran

Evaluasi dan Diskusi

• Proses evaluasi dan diskusi terhadap hasil


kegiatan.
• Fasilitator mengkoordinir kegiatan kelompok
dalam melaksanakan evaluasi terhadap
keberhasilan pelaksanaan kegiatan dengan cara
membandingkan antara hasil identifikasi dengan
persyaratan yang telah ditetapkan
• Fasilitator memandu peserta dalam
melaksanakan diskusi hasil kerjanya

Menyusun Kesimpulan

Fasilitator membantu kelompok dalam menyusun


kesimpulan dan umpan balik terhadap metode
kegiatan dan instruksi kerja yang ditujukan untuk
menjaga lingkungan kerja/ laboratorium yang
aman, menyimpan/ mengumpulkan/ membuang
bahan berbahaya dengan aman, merespon
kecelakaan/ keadaan darurat secara efektif,
mengikuti prosedur pengendalian bahaya untuk
memperkecil dampak terhadap lingkungan

• Untuk mendapatkan hasil yang optimal,


perumusan umpan balik juga harus
mempertimbangkan dasar teori, fakta dan kondisi
tempat kerja

Evaluasi Formative

Fasilitator memberikan evaluasi formatif terhadap


kemampuan peserta dalam mengikuti kegiatan

VEDCA-Pengujian Lab Mutu 12


Modul Fasilitator Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Tahapan Kegiatan Fasilitator


No.
Pembelajaran
dan instruksi kerja yang ditujukan untuk menjaga
lingkungan kerja yang aman, menyimpan/
mengumpulkan/ membuang bahan berbahaya
dengan aman, merespon kecelakaan/ keadaan
darurat secara efektif, mengikuti prosedur
pengendalian bahaya untuk memperkecil
dampak terhadap lingkungan. Kegiatan ini
dimaksudkan untuk mengetahui kemampuan
peserta diklat dalam mengikuti kegiatan dan
instruksi kerja yang ditujukan untuk menjaga
lingkungan kerja yang aman, menyimpan/
mengumpulkan/ membuang bahan berbahaya
dengan aman, merespon kecelakaan/ keadaan
darurat secara efektif, mengikuti prosedur
pengendalian bahaya untuk memperkecil
dampak terhadap lingkungan. Hasil tes formatif
selanjutnya digunakan untuk perbaikan
rancangan pembelajaran pada sub kompetensi
berikutnya

Daftar Evidence of Learning

• Hasil perumusan penguasaan konsep


• Hasil observasi
• Hasil refleksi
• Hasil analisis
• Hasil sintesis
• Hasil pengamatan
• Kesimpulan dan umpan balik

VEDCA-Pengujian Lab Mutu 13


Modul Fasilitator Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

BAB III PENILAIAN

Rancangan Penilaian

Penilaian sebagai proses pengakuan terhadap kompetensi peserta diklat


dilakukan pada setiap sub kompetensi dan unit kompetensi. Metode penilaian
dikembangkan dengan memperhatikan aspek/domain yang ada pada setiap
kriteria kerja (KUK), agar penilaian mampu mengukur dan menilai kompetensi
peserta diklat sesuai tuntutankompetensi.
Bentuk tes yang dikembangkan sesuai dengan karakter materi
1. penilaian aspek kognitive dapat dikembangkan beberapa bentuk tes/non
tes seperti : pilihan ganda, benar/salah, menjodohkan, uraian tertutup
(jawaban singkat), uraian terbuka, lisan , dan wawancara
2. penilaian aspek motorik menggunakan lembar observasi performansi
3. penilaian sikap menggunakan fish bone analisis
4. penilaian terhadap benda kerja hasil praktek menggunakan lembar
observasi mengacu pada kriteria standar yang ditetapkan

VEDCA-Pengujian Lab Mutu 14


Modul Fasilitator Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Rancangan Standar Materi Penilaian


A. Penilaian Aspek Kognitif

No Sub Kompetensi/ Butir-butir Pertanyaan Kunci Jawaban


. KUK Materi

1. Mengikuti kegiatan
dan instruksi kerja
yang ada, yang
ditujukan untuk
menjaga lingkungan
kerja yang aman

1.1. • Menjaga 1. Sebutkan 1. Tidak


eluruh daerah lingkungan faktor-faktor digunakannya alat-
kerja dibersihkan kerja yang yang dapat alat pelindung diri,
dan dibebaskan aman menjadi kurangnya ventilasi,
dari gangguan penyebab kurangnya kesadaran
1.2. bahaya/ terhadap kebersihan
etiap situasi kerja kecelakaan di pribadi/ lingkungan,
yang berbahaya laboratorium ! aliran listrik,
dikenali dan 2. Sebutkan kurangnya
dilaporkan contoh bahwa pengetahuan tentang
1.3. faktor bahan berbahaya,
tandar kesehatan kebersihan cara penggudangan
pribadi di tempat dapat menjadi bahan kimia yang
kerja dipelihara penyebab kurang
sepanjang waktu bahaya/ memperhatikan
1.4.Titik-titik yang kecelakaan di kaidah-kaidah yang
dapat laboratorium ! disarankan,
menghentikan 3. Jelaskan kurangnya saling
seluruh layanan bagaimana tukar menukar
terhadap daerah cara-cara informasi dan
kerja dikenali dan pengamanan komunikasi antar
akses dipelihara minimum yang individu satu dengan
agar tetap jelas dapat lainnya, kurangnya
dilakukan prosedur dan

VEDCA-Pengujian Lab Mutu 15


Modul Fasilitator Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

No Sub Kompetensi/ Butir-butir Pertanyaan Kunci Jawaban


. KUK Materi

seorang peralatan keadaan


pekerja/ darurat, dan tanggung
laboran dalam jawab pekerja dan
rangka manajemen yang
menjaga rendah.
lingkungan 2. Laboratorium
kerja yang digunakan
(laboratorium) sebagai tempat
agar selalu istirahat, merokok,
dalam keadaan makan dan dapat
aman ! menimbulkan bahaya
kebakaran atau
kesehatan.
- Makanan dan
minuman di simpan
dalam almari
pendingin
laboratorium beserta
bahan-bahan kimia
atau reagen.
- Menggunakan alat-
alat laboratorium
seperti Erlenmeyer
atau beaker glass
untuk memasak air
atau makanan.
- Memipet larutan
asam / basa atau zat
racun dengan
memakai mulut, tidak
memakai pipet karet.
- Pekerja tidak cepat

VEDCA-Pengujian Lab Mutu 16


Modul Fasilitator Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

No Sub Kompetensi/ Butir-butir Pertanyaan Kunci Jawaban


. KUK Materi

mencuci tangan atau


muka bila terkena
bahan kimia.
- Pekerja tidak
membiasakan
membersihkan meja
atau lantai atau
pakaian bila terkena
tumpahan bahan.

3.
elalu menggunakan
alat-alat pelindung
diri, memperhatikan /
selalu
mempertimbangkan
kondisi ventilasi dalam
ruangan laboratorium,
mempunyai kesadaran
yang tinggi terhadap
kebersihan pribadi/
lingkungan, selalu
memperhatikan
secara seksama
sumber aliran listrik
yang digunakan untuk
mendukung
pekerjaannya,
mempunyai
pengetahuan yang
cukup tentang bahan
berbahaya serta
selalu menerapkan

VEDCA-Pengujian Lab Mutu 17


Modul Fasilitator Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

No Sub Kompetensi/ Butir-butir Pertanyaan Kunci Jawaban


. KUK Materi

prosedur-prosedur
pengamanan yang
ada, mempunyai
pengetahuan yang
cukup tentang cara-
cara menggudangkan
bahan kimia serta
selalu menerapkan
kaidah-kaidah yang
ada, selalu tukar
menukar informasi dan
komunikasi antar
individu satu dengan
lainnya, terpenuhinya
prosedur dan
peralatan keadaan
darurat, dan
mempunyai tanggung
jawab yang besar
terhadap
pekerjaannya.

2. Menyimpan,
mengumpulkan dan
membuang dengan
aman semua bahan
berbahaya

2.1. Semua bahan- • Identifikasi 1. Sebutkan 1. Nama


bahan yang label/ informasi apa dan kemurnian bahan
potensial kemasan saja yang dapat kimia, simbol tanda
berbahaya bahan diperoleh dari bahaya, tindakan
disimpan dengan kimia label/ kemasan keamanan/ keselamaan
aman bahan kimia ! dan kode R/S

VEDCA-Pengujian Lab Mutu 18


Modul Fasilitator Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

No Sub Kompetensi/ Butir-butir Pertanyaan Kunci Jawaban


. KUK Materi

2.2. Limbah • Informasi 2. Sebutkan 2. Explos


berbahaya simbol simbol-simbol if, oksidator, mudah
dikumpulkan, bahan bahan kimia terbakar,toksik,
disortir dan kimia yang biasanya menimbulkan luka
dibuang sesuai • Informasi terdapat dalam kecil, korosif dan iritasi
prosedur tempat kode R/S label/ kemasan terhadap kulit/ mata/
kerja bahan kimia ! pernafasan.
• Bahan-
2.3. Manual prosedur 3. Apa yang 3. Kode R merupakan
bahan
kerja yang ada dimaksud informasi tentang
kimia
diikuti untuk dengan kode R tanda bahaya
“incompatib
penanganan dan kode S, sedangkan kode S
le”
bahan berbahaya dan berikan merupakan informasi
• Persyarata
contohnya ! tentang tindakan
n
4. Apa yang keselamatan dan
penyimpan
dimaksud keamanan. Contoh :
an bahan
dengan bahan R1 = dapat meledak
kimia
kimia ditempat panas; R1/2
• Penyimpan “incompartible” = dapat meledak
an bahan ? berikan ditempat panas dan
kimia contohnya ! bila kena benturan/
5. Jelaskan gesekan/ api; S2 =
bagaimana bahan kimia harus
syarat dijauhkan dari
penyimpanan jangkauan anak-anak;
bahan kimia yang S3/7/9 = kemasan
mempunyai dijaga dalam kondisi
sifat : tertutup rapat an
a. Beracun disimpan ditempat dingin
b. Mudah dengan ventilasi
terbakar ruangan yang baik.
c. Korosif 4. Bahan kimia yang
d. Mudah tidak boleh dicampur
meledak dalam

VEDCA-Pengujian Lab Mutu 19


Modul Fasilitator Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

No Sub Kompetensi/ Butir-butir Pertanyaan Kunci Jawaban


. KUK Materi

6. Sebutkan penyimpanannya, jika


faktor-faktor dicampur/ kontak
yang dapat berubah sifat
mempengaruhi menjadi beracun.
bahan kimia Contoh :
selama Asam x Sianida Æ
penyimpanan Asam sianida
(HCN) Æ Beracun
Asam x Nitrat Æ
Nitrogen dioksida
Æ Beracun
Asam x Sulfida Æ
Hidrogen sulfida Æ
Beracun

5. a.Bera
cun : Ruangan
dingin/ berventilasi,
jauh dari bahaya
kebakaran,
dipisahkan dari
bahan-bahan yang
mungkin bereaksi,
disediakan alat
pelindung diri
(pakaian kerja,
masker, sarung
tangan).
b.Mudah terbakar :
Suhu dingin/
berventilasi,jauhkan
dari sumber api/
terutama dari

VEDCA-Pengujian Lab Mutu 20


Modul Fasilitator Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

No Sub Kompetensi/ Butir-butir Pertanyaan Kunci Jawaban


. KUK Materi

loncatan api listrik/


bara rokok,
dipisahkan dari zat-
zat beracun.
c.Korosif : Ruangan
dingin/ berventilasi,
wadah tertutup dan
terikat, dipisahkan
dari zat-zat beracun.
d.Mudah meledak :
Ruangan dingin/
berventilasi, jauhkan
dari panas dan api,
hindarkan dari
gesekan/ tumbukan
mekanis
6.Temperatur ruangan,
Kelembaban/ RH
ruangan, interaksi
dengan wadah dan
interaksi antar bahan
kimia.

3. Merespon semua
kejadian kecelakaan
dan keadaan darurat
secara efektif

3.1. Latihan untuk • Pencegahan/ 1. Bagaimana 1.Semua pencegahan/


menghadapi penanggulan cara penanggulangan
kebakaran, gan pencegahan/ kecelakaan dan
kecelakaan, dan kecelakaan penanggulang keadaan darurat
prosedur evaluasi dan keadaan an kecelakaan dilaboratorium yang

VEDCA-Pengujian Lab Mutu 21


Modul Fasilitator Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

No Sub Kompetensi/ Butir-butir Pertanyaan Kunci Jawaban


. KUK Materi

keadaan darurat darurat di dan keadaan paling efektif adalah


didemonstrasikan laboratorium darurat yang didasarkan pada
atau dijelaskan paling efektif penggunaan akal
dengan mendetail yang dapat sehat seperti
3.2. Prosedur dilakukan diantaranya :
pertolongan sebelum • Jangan bekerja
pertama dalam memulai suatu sendirian di dalam
keadaan darurat pekerjaan laboratorium.
pada tempat kerja didalam • Jangan melakukan
diikuti. laboratorium ? eksperimen yang
3.3. Semua 2. Jelaskan diluar ketentuan.
kecelakaan atau bagaimana • Jangan membaui
keamanan/ cara (mencium),
kejadian penanggulang menghirup, atau
dilingkungan an kecelakaan: merasakan bahan-
sekitar dilaporkan a. Luka bakar bahan kimia, (dan
dan direkam b. Tergores/ jangan pula
seperti yang teriris rnemipetnya dengan
diinginkan c. Menghirup menggunakan mulut).
bahan • Bersihkan setiap
kimia bahan kimia yang
beracun tercecer. Gunakan air
3. Jelaskan yang cukup untuk
bagaimana menghilangkan/membe
cara rsihkan ceceran asam atau
memadamkan basa. Netralkan setiap
api jika terjadi ceceran asam atau
kebakaran basa dengan sodium
didalam bikarbonat (NaHC03)
laboratorium ! atau larutan asam
asetat encer secara
berulang-ulang.

VEDCA-Pengujian Lab Mutu 22


Modul Fasilitator Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

No Sub Kompetensi/ Butir-butir Pertanyaan Kunci Jawaban


. KUK Materi

• Jangan
menempatkan bahan
kimia berbahaya
dalam tempat
sampah, petugas
sampah dapat terluka
atau sakit. Sebagai
gantinya, buang di
tempat yang
dirancang khusus
sebagai tempat
buangan bahan kimia.
• Kenakan pakaian
kerja yang sesuai.
Pakaian dari bahan
katun, baju berlengan
pendek serta memakai
jas laboratorium yang
terbuat dari katun
ataupun penutup
badan bagian depan
dari karet adalah ideal.
Jangan mengenakan
pakaian yang bagus.
Cipratan bahan kimia
sering menimbulkan
lubang-lubang kecil,
noda atau bau yang
tidak sedap.
Baju berlengan
panjang beresiko
mengenai/menyenggol

VEDCA-Pengujian Lab Mutu 23


Modul Fasilitator Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

No Sub Kompetensi/ Butir-butir Pertanyaan Kunci Jawaban


. KUK Materi

wadah/tabung gelas di
meja kerja dan
terkena api.
• Rambut panjang
sebaiknya diikat
kebelakang.
• Selalu kenakan
sepatu, karena sering
terjadi adanya
pecahan gelas di
lantai laboratorium.
Sandal tidaklah cukup
aman, karena tidak
melindungi kaki dari
cipratan bahan kimia.
• Seringlah mencuci
tangan, dan selalu
mencuci tangan
sebelurn
meninggalkan
laboratorium, meski
hanya untuk ke kamar
kecil.
• Tidak boleh merokok
di dalam laboratorium,
karena sangat berisiko
menimbulkan
kebakaran.
• Jangan letakkan
makanan dan
minuman di dalam
laboratorium, karena

VEDCA-Pengujian Lab Mutu 24


Modul Fasilitator Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

No Sub Kompetensi/ Butir-butir Pertanyaan Kunci Jawaban


. KUK Materi

beresiko
terkontaminasi oleh
bahan kimia.
• Pada saat awal kerja
di suatu
laboratorium,
kenalilah lebih dulu
lingkungan yang
ada. Dimana tempat
pemadam api, kran
air, tempat obat-
obatan (PPPK), dan
hal-hal lain yang
berkaitan dengan
keselamatan kerja.
2. a. Jika luka bakar
ringan terkena labu,
tabung, atau alat lain
sejenis yang panas,
tindakan yang perlu
dilakukan adalah
dengan merendamnya
dalam air dingin
selama kurang lebih 5
- 10 menit. Larutan
(lotion) penghilang
rasa sakit dapat
digunakan setelahnya.
Untuk mencegahnya :
siapkan sepasang
kaos tangan katun di
lemari atari laci kerja

VEDCA-Pengujian Lab Mutu 25


Modul Fasilitator Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

No Sub Kompetensi/ Butir-butir Pertanyaan Kunci Jawaban


. KUK Materi

Anda di laboratorium,
agar siap dikenakan
bila kita harus
menangani labu,
tabung, atau alat lain
sejenis yang panas.
Bila luka bakar serius
yang terjadi, seperti
pakaian yang
dikenakan terbakar,
biasanya akan terjadi
guncangan jiwa
(shock).
Penanganannya
adalah sebaiknya
direbahkan
(ditidurkan) di lantai
dan jaga agar suhu
badan tetap hangat
dengan menggunakan
selimut atau penutup
lainnya. Kemudian
segera panggil
ambulan, dokter atau
dibawa ke rumah
sakit. Jangan cuci
atau diberi salep
apapun pada luka
bakar yang serius,
kecuali untuk
memadamkan api
atau menghilangkan
bahan kimia

VEDCA-Pengujian Lab Mutu 26


Modul Fasilitator Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

No Sub Kompetensi/ Butir-butir Pertanyaan Kunci Jawaban


. KUK Materi

berbahaya yang
mengenai korban.
Kompres dingin pada
area yang terbakar
dapat membantu
menghilangkan panas.
b. Jika terjadi luka kecil
karena
tergores/tersayat
pecahan alat gelas,
penanganannya
adalah luka tersebut
segera diguyur
dengan air dingin
mengalir hingga
bersih, guna
menghilangkan semua
bahan kimia atau
pecahan gelas yang
mungkin menempel.
Plester atau perban
yang kuat dapat
digunakan membantu
menghentikan
pendarahan.
Luka tergores/tersayat
atau teriris yang cukup
besar dan
menyebabkan
pendarahan berat
merupakan hal yang
serius. Bila teriihat
terguncang (shock),

VEDCA-Pengujian Lab Mutu 27


Modul Fasilitator Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

No Sub Kompetensi/ Butir-butir Pertanyaan Kunci Jawaban


. KUK Materi

orang yang terluka


sebaiknya direbahkan
(ditidurkan) di lantai
dan jaga agar badan
korban tetap hangat
dengan menggunakan
selimut atau penutup
lainnya. Plester atau
perban (bisa
menggunakan
serbet/lap alat yang
bersih) di atas bagian
yang terluka, selain
itu, bagian yang
terluka sebaiknya
ditinggikan letaknya.
Segera panggil
ambulan, dokter atau
dibawa ke rumah
sakit.
c.Jika seseorang
menghirup bahan/uap
beracun atau yang
menyebabkan iritasi,
segera dibawa ke
udara segar dan
bersih. Jika nafasnya
terhenti, segera
lakukan pernafasan
buatan dan segera
panggil ambulan,
dokter atau dibawa ke
rumah sakit.

VEDCA-Pengujian Lab Mutu 28


Modul Fasilitator Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

No Sub Kompetensi/ Butir-butir Pertanyaan Kunci Jawaban


. KUK Materi

3. Bila terjadi kebakaran


kecil, beritahu orang-
orang di sekitar Anda
untuk secara
meninggalkan
tempat/atau keluar
ruangan, dan
beritahu/lapor
instruktor atau
penanggung jawab
laboratorium. Api yang
menyala dalam labu
atau beaker dapat
dipadamkan dengan
cara menutup labu
atau beaker tersebut
dengan gelas piala
atau beaker yang lebih
besar. (Upayakan
untuk tidak
menjatuhkan labu
yang terbakar - hal ini
akan memercikkan
cairan yang terbakar
dan pecahan gelas ke
sekitarnya). Semua
yang membara di
sekitar api harus
dipadamkan, semua
wadah yang berisi
bahan mudah terbakar
harus dipindahkan ke
tempat yang aman

VEDCA-Pengujian Lab Mutu 29


Modul Fasilitator Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

No Sub Kompetensi/ Butir-butir Pertanyaan Kunci Jawaban


. KUK Materi

guna menghindari
penyebaran api.
Pada saat terjadi
kebakaran,
laboratorium harus
segera terbebas dari
orang. Pada saat
meminta orang keluar,
akan lebih baik
mengatakannya
dengan keras
"Tinggalkan ruangan!",
daripada meneriakkan
" Kebakaran!" dengan
suara yang panik.
Banyak pelarut
organik mengambang
di permukaan air,
karenanya, sangat
dimungkinkan air
justru akan
menyebarkan api.
Beberapa bahan,
seperti logam sodium,
akan meledak bila
kontak dengan air.
Karena alasan ini,
sebaiknya air jangan
digunakan sebagai
pemadam api didalam
laboratorium. Sebagai
gantinya, gunakan
karbondioksida (COZ)

VEDCA-Pengujian Lab Mutu 30


Modul Fasilitator Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

No Sub Kompetensi/ Butir-butir Pertanyaan Kunci Jawaban


. KUK Materi

atau bubuk pemadam


api.
Bila pemadam api (fire
extinguisher)
diperlukan, hal terbaik
yang perlu dilakukan
adalah mengosongkan
laboratorium dan beri
kesempatan instruktor
laboratorium untuk
memadamkan api
menggunakan
pemadam api
tersebut. Meski begitu,
Anda sebaiknya
mempelajari dan
mengenali lokasi,
klasifikasi, dan cara
pengoperasian
pemadam api pada
saat hari pertama
Anda belajar/bekerja
di laboratorium.
Temukan kedudukan
kawat penyegel (yang
menandakan bahwa
pemadam api masih
penuh), dan juga kunci
pembuka bila kita
akan menggunakan
pemadam api
tersebut.
Pada saat digunakan,

VEDCA-Pengujian Lab Mutu 31


Modul Fasilitator Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

No Sub Kompetensi/ Butir-butir Pertanyaan Kunci Jawaban


. KUK Materi

pemadam api
biasanya akan
menyemprotkan isinya
dengan keras. Untuk
menghindari
menghempas bahan
atau cairan mudah
terbakar dan
memecah gelas di
sekitar ruangan,
arahkan semprotan ke
dasar/dudukan atau
sisi-sisi barang yang
terbakar. Tidak secara
langsung menyemprot
apinya. Sekali
pemadam api
digunakan, maka ia
perlu diisi kembali -
sebelum dapat
digunakan kembali.
Karena itu setiap
selesai menggunakan
pemadam api, harus
segera melapor
kepada instruktor atau
penanggung jawab
laboratorium.

VEDCA-Pengujian Lab Mutu 32


Modul Fasilitator Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

No Sub Kompetensi/ Butir-butir Pertanyaan Kunci Jawaban


. KUK Materi

4. Mengikuti prosedur
pengendalian bahaya
untuk memperkecil
dampaknya terhadap
lingkungan

4.1. Jenis dan • Pengendalia 1 Jelaskan 1. Air buangan


beratnya ancaman n bahaya bagaimana laboratorium
terhadap lingkungan untuk prosedur hendaknya dialirkan
yang ditimbulkan memperkecil membuang ke tempat
oleh bahan dan dampak limbah cair/ penampungan
proses yang terhadap padat bahan khusus, jangan
digunakan dikenali lingkungan kimia agar tidak dialirkan ke saluran
4.2. Pembuangan membahayakan umum seperti sungai
• Macam-
limbah secara masyarakat dan atau selokan dekat
macam cara
minimum digunakan lingkungan sumber air dan
pembuangan
4.3. Prosedur- sekitar ! danau. Hal ini perlu
bahan kimia
prosedur tempat diperhatikan
dari 2 Sebutkan
kerja untuk mengingat
laboratorium macam-macam
pembuangan limbah kebanyakan
• Prosedur cara
diikuti laboratorium berada
pembuangan pembuangan
4.4.Emisi yang tidak di tengah-tengah
bahan kimia bahan kimia
normal dilaporkan ke pemukiman
dari dilaboratorium !
personil yang relevan masyarakat, yang
laboratorium 3 Jelaskan
4.5.Tempat tumpahan memanfaatkan air
bagaimana
• Sarana sungai untuk
bahan kimia dan
prosedur
pembuangan mencuci, mandi dan
prosedur
pembuangan
sisa bahan kegiatan pertanian.
penggunaannya
bahan kimia jenis :
kimia Bekas botol reagen
(SOP) diterapkan
a. Asam
jangan dibuang,
anoranik
sebaiknya
b. Asam organik dibersihkan dan
c. Eter digunakan ulang,

VEDCA-Pengujian Lab Mutu 33


Modul Fasilitator Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

No Sub Kompetensi/ Butir-butir Pertanyaan Kunci Jawaban


. KUK Materi

atau dikumpulkan
untuk diberikan
kepada pemulung,
atau dibuang di
Tempat
Pembuangan Akhir
(TPA) atau ditimbun
dalam tempat
khusus yang jauh
dari sumber air.
Pelarut-pelarut
organik seperti
benzena dan
kloroform tidak boleh
dibuang langsung,
melainkan
dikumpulkan dan
diproses terlebih
dahulu.
2. Penetralan dan
pengendapan,
pembakaran dalam
insenerator dan
penimbunan
pengumpulan
ditempat khusus.
3. a. Tambahkan pada
asam sejumlah
besar campuran
NaOH dan Ca(OH)2
supaya netral.
Buang campuran
tersebut ke dalam

VEDCA-Pengujian Lab Mutu 34


Modul Fasilitator Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

No Sub Kompetensi/ Butir-butir Pertanyaan Kunci Jawaban


. KUK Materi

tempat pembuangan
dengan air kran
dalam keadaan
sedang mengalir.
b. (1) Tuangkan ke
dalam NaHCO3
berlebih. Campur
dan tambahkan
air. Biarkan 24 jam
setelah itu secara
perlahan-lahan
buang bersama
sejumlah air, atau
(2) Tuangkan ke
dalam absorbent,
Tutup dengan sisa
kayu atau kertas,
siram dengan
alkohol bekas dan
bakar, atau (3)
Larutkan dalam
pelarut mudah
terbakar atau sisa
alkohol. Bakar
dalam insenerator.
c. Larutkan dalam
alkohol lebih tinggi
(butil alkohol)
benzena atau
petroleum eter.
Bakar dalam
insenerator

VEDCA-Pengujian Lab Mutu 35


Modul Fasilitator Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

B. Penilaian Observasi Performansi


Sub.Kompetensi/ Hasil
No Kriteria Keberhasilan
Kriteria Kinerja Ya Tidak
1. Mengikuti 1.4. Seluruh
kegiatan dan daerah kerja dibersihkan dan dibebaskan dari
instruksi kerja gangguan
yang ada, yang 1.5. Setiap
ditujukan untuk situasi kerja yang berbahaya dikenali dan
menjaga dilaporkan
lingkungan kerja 1.6. Standar
yang aman kesehatan pribadi di tempat kerja dipelihara
sepanjang waktu
1.7. Titik-
titik yang dapat menghentikan seluruh
layanan terhadap daerah kerja dikenali dan
akses dipelihara agar tetap jelas
2. Menyimpan, 2.1. Semua bahan-bahan yang potensial
mengumpulkan berbahaya disimpan dengan aman
dan membuang 2.2. Limbah berbahaya dikumpulkan, disortir dan
dengan aman dibuang sesuai prosedur tempat kerja
semua bahan 2.3. Manual prosedur kerja yang ada diikuti untuk
berbahaya penanganan bahan berbahaya
3. Merespon semua 3.1. Latihan untuk menghadapi kebakaran,
kejadian kecelakaan, dan prosedur evaluasi keadaan
kecelakaan dan darurat didemonstrasikan atau dijelaskan
keadaan darurat dengan mendetail
secara efektif 3.2. Prosedur pertolongan pertama dalam
keadaan darurat pada tempat kerja diikuti.
3.3. Semua kecelakaan atau keamanan/ kejadian
dilingkungan sekitar dilaporkan dan direkam
seperti yang diinginkan
4. Mengikuti 4.1. Jenis dan beratnya ancaman terhadap
prosedur lingkungan yang ditimbulkan oleh bahan dan
pengendalian proses yang digunakan dikenali
bahaya untuk

VEDCA-Pengujian Lab Mutu 36


Modul Fasilitator Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Sub.Kompetensi/ Hasil
No Kriteria Keberhasilan
Kriteria Kinerja Ya Tidak
memperkecil 4.2. Pembuangan limbah secara minimum
dampaknya digunakan
terhadap 4.3. Prosedur-prosedur tempat kerja untuk
lingkungan pembuangan limbah diikuti
4.4.Emisi yang tidak normal dilaporkan ke
personil yang relevan
4.5.Tempat tumpahan bahan kimia dan prosedur
penggunaannya (SOP) diterapkan

VEDCA-Pengujian Lab Mutu 37


Modul Fasilitator Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

C. INSTRUMEN PENILAIAN PENGETAHUAN

NO Subkompetensi dan Butir-Butir dan Pertanyaan Kunci Jawaban PENILAIAN


Kriteria Unjuk Kerja YA TID
AK
7 8 9
1. 1.1 Seluruh daerah 1.Sebutkan faktor-faktor 1.Tidak digunakannya
kerja dibersihkan dan yang dapat menjadi alat-alat pelindung diri,
dibebaskan dari penyebab bahaya/ kurangnya ventilasi,
gangguan kecelakaan di laboratorium ! kurangnya kesadaran
1.2 Setiap situasi 2.Sebutkan contoh bahwa terhadap kebersihan
kerja yang berbahaya faktor kebersihan dapat pribadi/ lingkungan,
dikenali dan menjadi penyebab bahaya/ aliran listrik,
dilaporkan kecelakaan di laboratorium ! kurangnya
1.3 Standar 3. Jelaskan bagaimana cara- pengetahuan tentang
kesehatan pribadi di cara pengamanan minimum bahan berbahaya,
tempat kerja yang dapat dilakukan cara penggudangan
dipelihara sepanjang seorang pekerja/ laboran bahan kimia yang
waktu dalam rangka menjaga kurang memperhatikan
1.4 Titik-titik yang lingkungan kerja kaidah-kaidah yang
dapat menghentikan (laboratorium) agar selalu disarankan, kurangnya
seluruh layanan dalam keadaan aman ! saling tukar menukar
terhadap daerah informasi dan
kerja dikenali dan komunikasi antar
akses dipelihara agar individu satu dengan
tetap jelas lainnya, kurangnya
prosedur dan peralatan
keadaan darurat, dan
tanggung jawab
pekerja dan
manajemen yang
rendah.

VEDCA-Pengujian Lab Mutu 38


Modul Fasilitator Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

NO Subkompetensi dan Butir-Butir dan Pertanyaan Kunci Jawaban PENILAIAN


Kriteria Unjuk Kerja YA TID
AK
7 8 9

1. Laboratorium yang
digunakan sebagai
tempat istirahat,
merokok, makan
dan dapat me-
nimbulkan bahaya
kebakaran atau
kesehatan.
- Makanan dan
minuman di simpan
dalam almari
pendingin
laboratorium beserta
bahan-bahan kimia
atau reagen.
- Menggunakan alat-
alat laboratorium
seperti Erlenmeyer
atau beaker glass
untuk memasak air
atau makanan.
- Memipet larutan
asam / basa atau
zat racun dengan
memakai mulut,
tidak memakai pipet
karet.
- Pekerja tidak cepat
mencuci tangan atau
muka bila terkena
bahan kimia.

VEDCA-Pengujian Lab Mutu 39


Modul Fasilitator Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

NO Subkompetensi dan Butir-Butir dan Pertanyaan Kunci Jawaban PENILAIAN


Kriteria Unjuk Kerja YA TID
AK
7 8 9
Pekerja tidak
membiasakan
membersihkan meja
atau lantai atau
pakaian bila terkena
tumpahan bahan.

2. Selalu
menggunakan alat-
alat pelindung diri,
memperhatikan /
selalu
mempertimbangkan
kondisi ventilasi
dalam ruangan
laboratorium,
mempunyai
kesadaran yang
tinggi terhadap
kebersihan pribadi/
lingkungan, selalu
memperhatikan
secara seksama
sumber aliran listrik
yang digunakan
untuk mendukung
pekerjaannya,
mempunyai
pengetahuan yang
cukup tentang bahan
berbahaya serta
selalu menerapkan

VEDCA-Pengujian Lab Mutu 40


Modul Fasilitator Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

NO Subkompetensi dan Butir-Butir dan Pertanyaan Kunci Jawaban PENILAIAN


Kriteria Unjuk Kerja YA TID
AK
7 8 9
prosedur-prosedur
pengamanan yang
ada, mempunyai
pengetahuan yang
cukup tentang cara-
cara menggudangkan
bahan kimia serta
selalu menerapkan
kaidah-kaidah yang
ada, selalu tukar
menukar informasi
dan komunikasi antar
individu satu dengan
lainnya, terpenuhinya
prosedur dan
peralatan keadaan
darurat, dan
mempunyai tanggung
jawab yang besar
terhadap
pekerjaannya.
2. 2.1. Semua bahan- 1. Sebutkan informasi apa 1. Nama
bahan yang saja yang dapat diperoleh dan kemurnian
potensial dari label/ kemasan bahan bahan kimia, simbol
berbahaya kimia ! tanda bahaya,
disimpan dengan 3. Sebutkan simbol-simbol tindakan keamanan/
aman bahan kimia yang keselamaan dan kode
2.2. Limbah biasanya terdapat dalam R/S
berbahaya label/ kemasan bahan 6. Explo
dikumpulkan, kimia ! sif, oksidator, mudah
disortir dan 4. Apa yang dimaksud terbakar,toksik,

VEDCA-Pengujian Lab Mutu 41


Modul Fasilitator Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

NO Subkompetensi dan Butir-Butir dan Pertanyaan Kunci Jawaban PENILAIAN


Kriteria Unjuk Kerja YA TID
AK
7 8 9
dibuang sesuai dengan kode R dan kode menimbulkan luka
prosedur tempat S, dan berikan kecil, korosif dan
kerja contohnya ! iritasi terhadap kulit/
2.3. Manual prosedur 5. Apa yang dimaksud mata/ pernafasan.
kerja yang ada dengan bahan kimia 7. Kode R merupakan
diikuti untuk “incompartible” ? berikan informasi tentang
penanganan contohnya ! tanda bahaya
bahan berbahaya 6. Jelaskan bagaimana sedangkan kode S
syarat penyimpanan merupakan informasi
bahan kimia yang tentang tindakan
mempunyai sifat : keselamatan dan
e. Beracun keamanan. Contoh :
f. Mudah terbakar R1 = dapat meledak
g. Korosif ditempat panas; R1/2
h. Mudah meledak = dapat meledak
7. Sebutkan faktor-faktor ditempat panas dan
yang mempengaruhi bila kena benturan/
bahan kimia selama gesekan/ api; S2 =
penyimpanan bahan kimia harus
dijauhkan dari
jangkauan anak-
anak; S3/7/9 =
kemasan dijaga
dalam kondisi tertutup
rapat an disimpan
ditempat dingin
dengan ventilasi
ruangan yang baik.
8. Bahan kimia yang
tidak boleh dicampur
dalam

VEDCA-Pengujian Lab Mutu 42


Modul Fasilitator Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

NO Subkompetensi dan Butir-Butir dan Pertanyaan Kunci Jawaban PENILAIAN


Kriteria Unjuk Kerja YA TID
AK
7 8 9
penyimpanannya, jika
dicampur/ kontak
dapat berubah sifat
menjadi beracun.
Contoh :
Asam x Sianida Æ
Asam sianida
(HCN) Æ Beracun
Asam x Nitrat Æ
Nitrogen dioksida
Æ Beracun
Asam x Sulfida Æ
Hidrogen sulfida
Æ Beracun

9. a.Ber
acun : Ruangan
dingin/ berventilasi,
jauh dari bahaya
kebakaran,
dipisahkan dari
bahan-bahan yang
mungkin bereaksi,
disediakan alat
pelindung diri
(pakaian kerja,
masker, sarung
tangan).
b.Mudah terbakar :
Suhu dingin/
berventilasi,jauhkan

VEDCA-Pengujian Lab Mutu 43


Modul Fasilitator Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

NO Subkompetensi dan Butir-Butir dan Pertanyaan Kunci Jawaban PENILAIAN


Kriteria Unjuk Kerja YA TID
AK
7 8 9
dari sumber api/
terutama dari
loncatan api listrik/
bara rokok,
dipisahkan dari zat-
zat beracun.
c.Korosif : Ruangan
dingin/ berventilasi,
wadah tertutup dan
terikat, dipisahkan
dari zat-zat
beracun.
d.Mudah meledak :
Ruangan dingin/
berventilasi,
jauhkan dari panas
dan api, hindarkan
dari gesekan/
tumbukan mekanis
6.Temperatur ruangan,
Kelembaban/ RH
ruangan, interaksi
dengan wadah dan
interaksi antar bahan
kimia.

3. 3.1. Latihan untuk 1. Bagaimana cara 1.Semua pencegahan/


menghadapi pencegahan/ penanggulangan
kebakaran, penanggulangan kecelakaan dan
kecelakaan, dan kecelakaan dan keadaan keadaan darurat
prosedur evaluasi darurat yang paling efektif dilaboratorium yang

VEDCA-Pengujian Lab Mutu 44


Modul Fasilitator Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

NO Subkompetensi dan Butir-Butir dan Pertanyaan Kunci Jawaban PENILAIAN


Kriteria Unjuk Kerja YA TID
AK
7 8 9
keadaan darurat yang dapat dilakukan paling efektif adalah
didemonstrasikan sebelum memulai suatu didasarkan pada
atau dijelaskan pekerjaan didalam penggunaan akal
dengan mendetail laboratorium ? sehat seperti
3.2. Prosedur 2. Jelaskan bagaimana cara diantaranya :
pertolongan penanggulangan • Jangan bekerja
pertama dalam kecelakaan: sendirian di dalam
keadaan darurat a. Luka bakar laboratorium.
pada tempat kerja d. Tergores/ teriris • Jangan melakukan
diikuti. e. Menghirup bahan eksperimen yang
3.3. Semua kimia beracun diluar ketentuan.
kecelakaan atau 3. Jelaskan bagaimana cara • Jangan membaui
keamanan/ memadamkan api jika (mencium),
kejadian terjadi kebakaran didalam menghirup, atau
dilingkungan laboratorium ! merasakan bahan-
sekitar dilaporkan bahan kimia, (dan
dan direkam jangan pula
seperti yang rnemipetnya dengan
diinginkan menggunakan mulut).
• Bersihkan setiap
bahan kimia yang
tercecer. Gunakan air
yang cukup untuk
menghilangkan/mem
bersihkan ceceran
asam atau basa.
Netralkan setiap
ceceran asam atau
basa dengan sodium
bikarbonat (NaHC03)
atau larutan asam

VEDCA-Pengujian Lab Mutu 45


Modul Fasilitator Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

NO Subkompetensi dan Butir-Butir dan Pertanyaan Kunci Jawaban PENILAIAN


Kriteria Unjuk Kerja YA TID
AK
7 8 9
asetat encer secara
berulang-ulang.
• Jangan
menempatkan bahan
kimia berbahaya
dalam tempat
sampah, petugas
sampah dapat terluka
atau sakit. Sebagai
gantinya, buang di
tempat yang
dirancang khusus
sebagai tempat
buangan bahan
kimia.
• Kenakan pakaian
kerja yang sesuai.
Pakaian dari bahan
katun, baju berlengan
pendek serta
memakai jas
laboratorium yang
terbuat dari katun
ataupun penutup
badan bagian depan
dari karet adalah
ideal. Jangan
mengenakan pakaian
yang bagus. Cipratan
bahan kimia sering
menimbulkan lubang-

VEDCA-Pengujian Lab Mutu 46


Modul Fasilitator Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

NO Subkompetensi dan Butir-Butir dan Pertanyaan Kunci Jawaban PENILAIAN


Kriteria Unjuk Kerja YA TID
AK
7 8 9
lubang kecil, noda
atau bau yang tidak
sedap.
Baju berlengan
panjang beresiko
mengenai/menyengg
ol wadah/tabung
gelas di meja kerja
dan terkena api.
• Rambut panjang
sebaiknya diikat
kebelakang.
• Selalu kenakan
sepatu, karena sering
terjadi adanya
pecahan gelas di
lantai laboratorium.
Sandal tidaklah cukup
aman, karena tidak
melindungi kaki dari
cipratan bahan kimia.
• Seringlah mencuci
tangan, dan selalu
mencuci tangan
sebelurn
meninggalkan
laboratorium, meski
hanya untuk ke
kamar kecil.
• Tidak boleh
merokok di dalam

VEDCA-Pengujian Lab Mutu 47


Modul Fasilitator Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

NO Subkompetensi dan Butir-Butir dan Pertanyaan Kunci Jawaban PENILAIAN


Kriteria Unjuk Kerja YA TID
AK
7 8 9
laboratorium, karena
sangat berisiko
menimbulkan
kebakaran.
• Jangan letakkan
makanan dan
minuman di dalam
laboratorium, karena
beresiko
terkontaminasi oleh
bahan kimia.
• Pada saat awal
kerja di suatu
laboratorium,
kenalilah lebih dulu
lingkungan yang
ada. Dimana
tempat pemadam
api, kran air, tempat
obat-obatan
(PPPK), dan hal-hal
lain yang berkaitan
dengan
keselamatan kerja.
2. a. Jika luka bakar
ringan terkena labu,
tabung, atau alat lain
sejenis yang panas,
tindakan yang perlu
dilakukan adalah
dengan

VEDCA-Pengujian Lab Mutu 48


Modul Fasilitator Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

NO Subkompetensi dan Butir-Butir dan Pertanyaan Kunci Jawaban PENILAIAN


Kriteria Unjuk Kerja YA TID
AK
7 8 9
merendamnya dalam
air dingin selama
kurang lebih 5 - 10
menit. Larutan (lotion)
penghilang rasa sakit
dapat digunakan
setelahnya. Untuk
mencegahnya :
siapkan sepasang
kaos tangan katun di
lemari atari laci kerja
Anda di laboratorium,
agar siap dikenakan
bila kita harus
menangani labu,
tabung, atau alat lain
sejenis yang panas.
Bila luka bakar serius
yang terjadi, seperti
pakaian yang
dikenakan terbakar,
biasanya akan terjadi
guncangan jiwa
(shock).
Penanganannya
adalah sebaiknya
direbahkan
(ditidurkan) di lantai
dan jaga agar suhu
badan tetap hangat
dengan

VEDCA-Pengujian Lab Mutu 49


Modul Fasilitator Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

NO Subkompetensi dan Butir-Butir dan Pertanyaan Kunci Jawaban PENILAIAN


Kriteria Unjuk Kerja YA TID
AK
7 8 9
menggunakan selimut
atau penutup lainnya.
Kemudian segera
panggil ambulan,
dokter atau dibawa ke
rumah sakit. Jangan
cuci atau diberi salep
apapun pada luka
bakar yang serius,
kecuali untuk
memadamkan api
atau menghilangkan
bahan kimia
berbahaya yang
mengenai korban.
Kompres dingin pada
area yang terbakar
dapat membantu
menghilangkan
panas.
b. Jika terjadi luka kecil
karena
tergores/tersayat
pecahan alat gelas,
penanganannya
adalah luka tersebut
segera diguyur
dengan air dingin
mengalir hingga
bersih, guna
menghilangkan

VEDCA-Pengujian Lab Mutu 50


Modul Fasilitator Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

NO Subkompetensi dan Butir-Butir dan Pertanyaan Kunci Jawaban PENILAIAN


Kriteria Unjuk Kerja YA TID
AK
7 8 9
semua bahan kimia
atau pecahan gelas
yang mungkin
menempel. Plester
atau perban yang
kuat dapat digunakan
membantu
menghentikan
pendarahan.
Luka
tergores/tersayat atau
teriris yang cukup
besar dan
menyebabkan
pendarahan berat
merupakan hal yang
serius. Bila teriihat
terguncang (shock),
orang yang terluka
sebaiknya direbahkan
(ditidurkan) di lantai
dan jaga agar badan
korban tetap hangat
dengan
menggunakan selimut
atau penutup lainnya.
Plester atau perban
(bisa menggunakan
serbet/lap alat yang
bersih) di atas bagian
yang terluka, selain

VEDCA-Pengujian Lab Mutu 51


Modul Fasilitator Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

NO Subkompetensi dan Butir-Butir dan Pertanyaan Kunci Jawaban PENILAIAN


Kriteria Unjuk Kerja YA TID
AK
7 8 9
itu, bagian yang
terluka sebaiknya
ditinggikan letaknya.
Segera panggil
ambulan, dokter atau
dibawa ke rumah
sakit.
c.Jika seseorang
menghirup bahan/uap
beracun atau yang
menyebabkan iritasi,
segera dibawa ke
udara segar dan
bersih. Jika nafasnya
terhenti, segera
lakukan pernafasan
buatan dan segera
panggil ambulan,
dokter atau dibawa ke
rumah sakit.
3. Bila terjadi
kebakaran kecil,
beritahu orang-orang
di sekitar Anda untuk
secara meninggalkan
tempat/atau keluar
ruangan, dan
beritahu/lapor
instruktor atau
penanggung jawab
laboratorium. Api

VEDCA-Pengujian Lab Mutu 52


Modul Fasilitator Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

NO Subkompetensi dan Butir-Butir dan Pertanyaan Kunci Jawaban PENILAIAN


Kriteria Unjuk Kerja YA TID
AK
7 8 9
yang menyala dalam
labu atau beaker
dapat dipadamkan
dengan cara menutup
labu atau beaker
tersebut dengan
gelas piala atau
beaker yang lebih
besar. (Upayakan
untuk tidak
menjatuhkan labu
yang terbakar - hal ini
akan memercikkan
cairan yang terbakar
dan pecahan gelas ke
sekitarnya). Semua
yang membara di
sekitar api harus
dipadamkan, semua
wadah yang berisi
bahan mudah
terbakar harus
dipindahkan ke
tempat yang aman
guna menghindari
penyebaran api.
Pada saat terjadi
kebakaran,
laboratorium harus
segera terbebas dari
orang. Pada saat

VEDCA-Pengujian Lab Mutu 53


Modul Fasilitator Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

NO Subkompetensi dan Butir-Butir dan Pertanyaan Kunci Jawaban PENILAIAN


Kriteria Unjuk Kerja YA TID
AK
7 8 9
meminta orang
keluar, akan lebih
baik mengatakannya
dengan keras
"Tinggalkan
ruangan!", daripada
meneriakkan "
Kebakaran!" dengan
suara yang panik.
Banyak pelarut
organik mengambang
di permukaan air,
karenanya, sangat
dimungkinkan air
justru akan
menyebarkan api.
Beberapa bahan,
seperti logam sodium,
akan meledak bila
kontak dengan air.
Karena alasan ini,
sebaiknya air jangan
digunakan sebagai
pemadam api
didalam laboratorium.
Sebagai gantinya,
gunakan
karbondioksida (COZ)
atau bubuk pemadam
api.
Bila pemadam api

VEDCA-Pengujian Lab Mutu 54


Modul Fasilitator Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

NO Subkompetensi dan Butir-Butir dan Pertanyaan Kunci Jawaban PENILAIAN


Kriteria Unjuk Kerja YA TID
AK
7 8 9
(fire extinguisher)
diperlukan, hal terbaik
yang perlu dilakukan
adalah
mengosongkan
laboratorium dan beri
kesempatan
instruktor
laboratorium untuk
memadamkan api
menggunakan
pemadam api
tersebut. Meski
begitu, Anda
sebaiknya
mempelajari dan
mengenali lokasi,
klasifikasi, dan cara
pengoperasian
pemadam api pada
saat hari pertama
Anda belajar/bekerja
di laboratorium.
Temukan kedudukan
kawat penyegel (yang
menandakan bahwa
pemadam api masih
penuh), dan juga
kunci pembuka bila
kita akan
menggunakan

VEDCA-Pengujian Lab Mutu 55


Modul Fasilitator Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

NO Subkompetensi dan Butir-Butir dan Pertanyaan Kunci Jawaban PENILAIAN


Kriteria Unjuk Kerja YA TID
AK
7 8 9
pemadam api
tersebut.
Pada saat digunakan,
pemadam api biasanya
akan menyemprotkan
isinya dengan keras.
Untuk menghindari
menghempas bahan
atau cairan mudah
terbakar dan memecah
gelas di sekitar ruangan,
arahkan semprotan ke
dasar/dudukan atau
sisi-sisi barang yang
terbakar. Tidak secara
langsung menyemprot
apinya. Sekali
pemadam api
digunakan, maka ia
perlu diisi kembali -
sebelum dapat digunakan
kembali. Karena itu setiap
selesai menggunakan
pemadam api, harus
segera melapor kepada
instruktor atau
penanggung jawab
laboratorium.

VEDCA-Pengujian Lab Mutu 56


Modul Fasilitator Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

NO Subkompetensi dan Butir-Butir dan Pertanyaan Kunci Jawaban PENILAIAN


Kriteria Unjuk Kerja YA TID
AK
7 8 9
4. 1 Jelaskan bagaimana 1. Air buangan

prosedur membuang limbah laboratorium


cair/ padat bahan kimia hendaknya dialirkan
agar tidak membahayakan ke tempat
4.1. Jenis dan masyarakat dan lingkungan penampungan
beratnya ancaman sekitar ! khusus, jangan
terhadap lingkungan dialirkan ke saluran
2 Sebutkan macam-macam
yang ditimbulkan umum seperti
cara pembuangan bahan
oleh bahan dan sungai atau selokan
kimia dilaboratorium !
proses yang dekat sumber air
3 Jelaskan bagaimana
digunakan dikenali dan danau. Hal ini
prosedur pembuangan
4.2. Pembuangan perlu diperhatikan
bahan kimia jenis :
limbah secara mengingat
a. Asam anoranik
minimum digunakan kebanyakan
4.3. Prosedur- b. Asam organik laboratorium berada
prosedur tempat c. Eter di tengah-tengah
kerja untuk pemukiman
pembuangan limbah masyarakat, yang
diikuti memanfaatkan air
4.4.Emisi yang tidak sungai untuk
normal dilaporkan ke mencuci, mandi dan
personil yang relevan kegiatan pertanian.
4.5.Tempat Bekas botol reagen
tumpahan bahan jangan dibuang,
kimia dan prosedur sebaiknya
penggunaannya dibersihkan dan
(SOP) diterapkan digunakan ulang,
atau dikumpulkan
untuk diberikan
kepada pemulung,
atau dibuang di

VEDCA-Pengujian Lab Mutu 57


Modul Fasilitator Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

NO Subkompetensi dan Butir-Butir dan Pertanyaan Kunci Jawaban PENILAIAN


Kriteria Unjuk Kerja YA TID
AK
7 8 9
Tempat
Pembuangan Akhir
(TPA) atau ditimbun
dalam tempat
khusus yang jauh
dari sumber air.
Pelarut-pelarut
organik seperti
benzena dan
kloroform tidak
boleh dibuang
langsung,
melainkan
dikumpulkan dan
diproses terlebih
dahulu.
2. Penetralan dan
pengendapan,
pembakaran dalam
insenerator dan
penimbunan
pengumpulan
ditempat khusus.
3. a. Tambahkan pada
asam sejumlah
besar campuran
NaOH dan Ca(OH)2
supaya netral.
Buang campuran
tersebut ke dalam
tempat

VEDCA-Pengujian Lab Mutu 58


Modul Fasilitator Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

NO Subkompetensi dan Butir-Butir dan Pertanyaan Kunci Jawaban PENILAIAN


Kriteria Unjuk Kerja YA TID
AK
7 8 9
pembuangan
dengan air kran
dalam keadaan
sedang mengalir.
b. (1) Tuangkan ke
dalam NaHCO3
berlebih. Campur
dan tambahkan
air. Biarkan 24
jam setelah itu
secara perlahan-
lahan buang
bersama
sejumlah air, atau
(2) Tuangkan ke
dalam absorbent,
Tutup dengan
sisa kayu atau
kertas, siram
dengan alkohol
bekas dan bakar,
atau (3) Larutkan
dalam pelarut
mudah terbakar
atau sisa alkohol.
Bakar dalam
insenerator.

VEDCA-Pengujian Lab Mutu 59


Modul Fasilitator Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

NO Subkompetensi dan Butir-Butir dan Pertanyaan Kunci Jawaban PENILAIAN


Kriteria Unjuk Kerja YA TID
AK
7 8 9
c. Larutkan dalam
alkohol lebih
tinggi (butil
alkohol) benzena
atau petroleum
eter. Bakar dalam
insenerator
Nilai :
............................,........................2007

Penilai 2 Penilai 1

(.......................................) (....................................)

VEDCA-Pengujian Lab Mutu 60


Modul Fasilitator Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

D. INSTRUMEN PENILAIAN SIKAP


No Kompetensi Skor Perolehan
Kecakapan Hidup Believe Evaluation
Non Instruksional (preferensi oleh peserta (oleh guru)
ybs)
1 2 3 4 5 1 2 3 4 5
1. Disiplin
2. Kerjasama
3. Inisiatif
4. Tanggung jawab
5. Kebersihan
6. Kejujuran
7. Ketekunan
8.

Catatan :
1. Penetapan skor dilakukan dengan pendekatan Fish Bone Analisys dimana
Attitude : Σ B x E
2. Penetapan skor berdasarkan preferensi peserta (siswa) dan guru dimana :
• B = Believe, dinilai oleh peserta dengan dan E = Evaluation, dinilai
oleh guru masing-masing dengan kisaran skor 5 s.d. 1
• Skor 5 merupakan skor tertinggi/terbaik.

Nilai :
............................,........................2007

Penilai 2 Penilai 1

(.......................................) (....................................)

VEDCA-Pengujian Lab Mutu 61