Anda di halaman 1dari 5

Fase Orientasi

Salam terapeutik : Selamat pagi adek, Saya perawat tama yang akan bertugas merawat adek hari ini.

Evaluasi dan Validasi : Bagaimana perasaan adek sekarang?

Kontrak : Saat ini saya akan mengumpulkan data terkait dengan sakit yang adek derita, saya
membutuhkan informasi tentang bagaimana asal mula masalah adek .Waktu yang saya butuhkan adalah
15 menit, dan adek tetap saja istirahat di atas tempat tidur ini.

Fase Kerja

“Jelaskan bagaimana asal mula penyakit yang adek rasakan sekarang!” (tunggu respon klien

Fase Terminasi

Evaluasi subyektif/obyektif:

Bagaimanakah perasaan adek sekarang? (tunggu respon pasien)

Berdasarkan data hasil wawancara dapat kita identifikasi bersama bahwa adek mengalami nyeri pada
abdomen .

Kontrak yang akan datang: Baiklah adek … saya akan berkonsultasi dengan dokter dan 10 menit lagi saya
akan kembali untuk melakukan tindakan keperawatan sesuai hasil kesepakatan dengan dokter.

Rencana Tindak Lanjut: adek harus makan makanan yang lunak setelah itu dianjurkan puasa 6 jam

Contoh komunikasi fase kerja:

• Sambil melakukan palpasi perut klien, perawat berkata “Apakah di daerah sini yang terasa nyeri yang
menyebabkan adek sering merasa di tusuk tusuk?”

Contoh Komunikasi pada fase kerja:

“Berdasarkan data yang saya peroleh melalui pemeriksaan fisik dan informasi dari adek terkait dengan
keluhan yang menyebabkan adek masuk rumah sakit, saya menyimpulkan bahwa adek mengalami
adanya kerusakan pada lapisan lambung. Kerusakan menjadi lebih parah karena iritasi akibat asam
lambung.saya akan berkolaborasi dengan dokter untuk pengobatan dan tindakan selanjutnya
selanjutnya”.

Contoh Komunikasi pada fase kerja:

“Berdasarkan masalah keperawatan yang telah kita tetapkan bersama, selanjutnya saya kolaborasikan
dengan dokter terkait dengan masalah tersebut, saya sampaikan bahwa salah satu tindakan yang akan
dilakukan pada adek adalah pemberian analgetik. Tujuan pemberian analgetik ini adalah untuk
memblok reseptor nyeri pada susunan saraf pusat”.
Contoh Komunikasi Pada Fase Kerja :

“Tadi sudah saya sampaikan bahwa salah satu tindakan yang akan saya lakukan adalah pemberian
analgetik. Tujuan pemberian analgetik ialah untuk meredakan nyeri di abdomen

Contoh Komunikasi

“ Berdasarkan tujuan yang telah kita tetapkan bersama maka pada saat ini data yang saya peroleh
setelah melakukan pemberian analgetik ialah nyeri adek mereda.

DATA Dx Kep Intervensi Implementasi Evaluasi


Ds Nyeri (akut) 1. Puasakan 1.Melakukan S : Pasien
tampak kesakitan berhubungan pasien di 6jam pendekatan pada mengatakan
pada dengan pertama, pasien dengan nyerinya sudah
pemeriksaan fisik inflamasi mukosa keluarga/kerabat berkurang
lambung 2. Berikan pasien dengan
Do makanan lunak cara O : keadaan
nadi perifer Tujuan:Setelah sedikit demi 3S(senyum,sapa umum lemah
lemah. dilakukan sedikit dan sentuh)
warna kulit pucat. tindakan berikan minuman Tanda Tanda Vital
berkeringat keperawatan hangat, 2.Melakukan TD : 130/90
selama 1x 24 jam tindakan TTV mmHg
–Nyeri klien 3. Atur posisi yang dengan hasil : S : 37 oC
berkurang atau nyaman bagi TD : 120/80 N : 80 x/menit
hilang. klien. mmHg RR : 24 x/menit
-Skala nyeri 0. N : 75x/menit
-Klien dapat 4. Ajarkan teknik S : 36,5 oC A: Masalah
relaks. distraksi dan teratasi
-Keadaan umum reklasasi. RR: 24 x/menit
klien baik. P : intervensi
5.Kolaborasi 3.Melakukan dihentikan pasien
dalam pemberian monitoring pulang
analgetik. terhadap nutrisi
yang dibutuhkan
6.Istirahat yang oleh pasien
cukup
4.Menanyakan
keluhan yang
dirasakan oleh
klien

5. Menganjurkan
pada keluarga
untuk
memberikan
makan pasien
sedikit sedikit
tapi sering dan
menganjurkan
untuk minum
yang cukup

6.Menjelaskan
pada pasien dan
keluarga tentang
tanda dan gejala
infeksi serta
bagaimana cara
mencegah
terjadinya infeksi

Contoh percakapan perawat & pasien

Perawat : Selamat pagi adek

Pasien : Selamat pagi pak

Perawat : Perkenalkan nama saya Pratama biasanya dipanggil tama saya adalah perawat yang bekerja di
ruangan ini adek, adek biasanya dipanggil dengan nama panggilan siapa?

Pasien : Nama saya Adam biasanya dipanggil adam

Perawat : Bagaimana perasaan adek pagi ini?

Pasien : Rasanya masi nyeri di perut dan sedikit pusing

Perawat : Adek adam, saya adalah perawat yang bertanggung jawab merawat adek di ruangan ini. Saya
datang jam 07.00 dan pulang jam 14.00

Pasien : terus ada keperluan lagi pak tama?

Perawat : pagi ini saya akan memeriksa tekangan darah, nadi, pernafasan, suhu, dan memberikan obat
kepada adek adam, kegiatan ini membutuhkan waktu sekitar 5 menit jadi mohon kerja samanya ya adek
adam.

Pasien : iya pak silahkan.

Perawat : Sebelum saya mulai mengukur tekanan darah, denyut nadi, pernafasan, dan suhu tubuh apa
ada pertanyaan mengenai kegiatan ini?

Pasien : ada pak, untuk apa mengukur tekanan darah saya pak.

Perawat : untuk mengetahui fungsi jantung adek sebelum diberi perawatan dan sesudahnya.

Perawat : adek adam cukup berbaring terlentang dan rileks.


Pasien : baik pak.

Perawat : Adek adam, saya sudah selesai mengukur tekanan darahnya hasilnya 120/80 mmHg, denyut
nadi 75 x/menit, pernafasan 24 x/menit, dan suhu tubuhnya 36,5 C

Pasien : pak, apakah saya boleh makan?

Perawat : Untuk sementara adek puasa selama 6 jam dikarenakan Mengurangi inflamasi pada mukosa
lambung.

Pasien : jadi saya istirahat habis ini pak?

Perawat : ya adek adam istirahat saya yang cukup, jika orang tua adek adam atau kerabat adek adam
yang datang mengjenguk jangan lupa menghubungi saya nanti ya adek.

Pasien : oke pak makasih

Perawat : saya nanti kesini lagi jam 12 untuk memberikan obat pada adek adam, adek adam sudah
nyaman dengan posisi berbaringnya? Jika sudah dan rileks saya ijin pamit dulu ya adek.

Pasien : oke pak sampai ketemu lagi

Perawat : siang ini sesuai janji saya tadi, saya akan memberikan obat untuk adek adam sebelum adek
adam minum obat ini apa ada pertanyaan ?

Pasein : ya pak, apa gunanya obat itu pak

Perawat : Tujuannya pemberian analgetik ialah untuk meredakan nyeri di abdomen.

Pasien : apakah saya setelah ini boleh makan pak?

Perawat : iya adek adam, adek boleh makan tapi sedikit sedikit dan menganjurkan adek untuk minum
yang cukup.

Pasien : baik pak

`Perawat : nah kebetulan ada orang tua adek adam, jadi ibu perkenalkan nama saya pratama. Ibu bisa
memanggil saya pak tama

Ibu pasien : salam kenal pak, maaf tadi saya sibuk. Untuk anak saya bagaimana pak apakah membaik ?

Perawat : iya ibu, anak ibu pasti membaik. Saya sudah melakukan semaksimal saya ibu, adek adam juga
cukup baik untuk bekerjasama agar mendapatkan perawatan yang baik.

Ibu pasien : iya pak makasih, semoga anak saya hari ini langsung pulang pak.

Perawat : iya buk, saya menyarankan untuk anak anda menghindari makana yang pedas, hindari
minuman yang menggandung kafein, dan kurangi makanan yang diolah dengan cara digoreng.

Pasein : iya pak

Ibu Pasien : iya pak


Perawat : Penyakit yang melanda adek adam ini ialah gastritis akut atau maag akut, ada juga makanan
untuk meredahkan keluhan maag agar penyakit tersebut tidak sering kambung. Seperti makanan yang
rendah lemak, makanan yang rendah asam, makanan yang mengandung probiotik, dan makanan tinggi
serat.

Ibu Pasien : iya pak makasih, saya akan menjaga pola makan saya dan anak saya pak.

Pasien : iya pak saya sering makan makanan yang pedas.

Perawat : Nah itu jadi kurang kurangin makan makanan yang pedas ya adek adam, saya doakan semoga
lekas sembuh. Saya ijin untuk meniggalkan ruang ini ya kembali ke nurse station.

Perawat : selamat siang adek adam ibu.

Pasien : selamat siang pak, makasih.

Ibu pasien : selamat siang juga pak, makasih sudah merawat anak saya.