Anda di halaman 1dari 5

Laporan Hasil Pengamatan Tumbuhan Berbiji

a. Stobillus jantan dan strobilus betina


Gambar Foto Keterangan

a. Microsporangia
b. Microsporophyl
c. Central axis

Strobilus jantan

Deskripsi: Strobilus jantan mengandung microsporofil yang tersusun spiral dengan


microsporangia pada permukaan bawah.gamet jantan (spermatozoid) motil,dilingkungan air
Yang penting untuk penyerbukan .

a. Ovule
b. Megasporophil

Strobilus Betina

Deskripsi : Strobilus Betina memiliki dua atau lebih ovuli pada setiap megasporofil yang
bentuknya miripbulu ayam,tersusun longgar diujung batang atau tersusun rapat dan kompak.

b. (1) Pengamatan embriogenesis dan sporogenesis


Gambar Foto Keterangan

a. Endothecium
b. Vascular Bundle
c. Microspore Mother
cells
d. Tapetum
e. Stomium
f. Epidermis

Flower bud (40X)

Deskripsi : Terdiri dari jaringan meristem yang mengandung sel-sel yang tidak terdiferensiasi
yang mampu membelah secara cepat di mana bentuk baru muncul setelah periode waktu
tertentu.
Gambar Foto Keterangan

a. Pollen Grains
b. Vascular bundle
c. Middle Layers

Lilium Anther (C12)

Deskripsi : pada sel lilium anther memiliki 4 mikrosporangia (4 lokuli). Pada waktu masak 2
sporangia dan masing-masing sisi akan menyatukan diri menjadi teka, sehingga ada 2 teka.
Suatu keadaan yang berbeda, bahwa pada antera terdapat jaringan streril yang disebut septa.

a. Middle Layer
b. Vascular bundle
c. Mother microsphore
cell

Very young Anther (C15)

Deskripsi : memiliki bilob dalam, dan setiap lobus mengandung dua struktur yang disebut
microsporangia. Di pusat masing-masing mikrosorangium terdapat banyak sel serbuk sari ibu
yang, setelah menjalani meiosis, membentuk mikrospora (butir serbuk sari).
2.) Fase angiospermae dan ovary

Angiospermae jantan lilium


Angiospermae jantan Angiospermae jantan lilium
Angiospermaejantan lilium embryo sac 4-nucleate stage
lilium anther prophase pollen (40x)
anter 2.cell stage
(40x)

a. Middle layers a. Pollen Grains a. MMC c. Polen grains


b. Vascular bundle b. Vascular bundle b. Megasporangium
c. MMC c. Middle Layers

Deskripsi : Fase angiospermae lilium anther Pada awal perkembangan antera mampu membelah dan disebut dengan
mikrosporofil. Mikrosporofil membelah menghasilkan 4 sel haploid yang disebut mikrospora, selanjunya mikrospora
membelah membentuk 2 sel yaitu sel tabung dan sel generatif yang berukuran lebih kecil. Kedua sel tersebut
diselubungi suatu butiran serbuk sari. Bila serbuk sari masak maka antera membuka dan menebarkan butir serbuk
sari tersebut. Pada angiospermae, butir serbuk sari sebagai gametofit jantan yang menghasilkan sperma

binu cleated
1 st division Ovule division Ovary
a. MMC a. Ovary wall a. Young ovule a. MMC
b. Ovules b. MMC b. Ovary wall b. Ovules
c. Megasporangium c. Megasporangium c. Megasporangium
d. Ovary wall

Deskripsi :
Pada tiap ovul, sel diploid (sel induk megaspore) mengalami pembelahan meiosis, membentuk empat megaspore
yang haploid. Tiga dari empat megaspore terdisintegrasi sedang satu megaspore menjadi megaspore yang fungsional.
Inti sel dari megaspore fungsional membelah melalui mitosis sebanyak tiga kali, menghasilkan emapat nukleus. 6
Penyerbukan adalah transfer polen ke daerah reseptif pada pistil. Pistil adalah struktur yang membawa ovul. Tiap
pistil terdiri dari tiga bagian yaitu stigma yang merupakan daerah reseptif terhadap polen, stilus dan ovary. 7 Polen
akan berkecambah setelah mencapai stigma dan membentuk tabung polen

C. Perbandingan pada biji asam dan biji labu dan sel semen
Biji Asam Biji Labu Sel Semen
Deskripsi :Pada penampang melintang biji labu , tampak kulit biji, terdiri dari lapisan kutikula
tebal, jernih, di bawahnya terdapat lapian sel berbentuk silindris berupa jaringan palisade
dengan dinding berkelok-kelok dan parenkim termampat, di bawahnya terdapat lapisan sel
batu, lumen jelas dan tersusun tegak, jaringan berikutnya terdiri dari sel parenkim yang
bentuknya tidak beraturan, dinding selnya tebal. Sedangkan pada biji asam, bentuk selnya
hampir mirip dengan sel bawang. Tetapi di biji asam jawa tidak terdapat inti sel melainkan
plasmodesmata dan noktah. Dimana noktah berfungsi sebagai bakal buah dan cadangan makanan
jika ia akan tumbuh nantinya. Selnya mengalami penebalan dinding sel

Pertanyaan diskusi
1. Pada mikrospora strobilus mempunyai sel spermatozoid yang masih bergerak aktif, dan
terdapat banyak anteridium yang mengandung sel-sel induk butir serbuk. Dalam proses
penyerbukkannnya dibantu oleh angin dengan serbuk sari jatuh langsung pada bakal biji.
Selang waktu antara penyerbukan sampai pembuahan relatif panjang. Pembuahan yang
terjadi pada gymnospermae disebut pembuahan tunggal (setiap inti generatif melebur
dengan inti sel telur). Sedangkan pada Lilium sp memiliki struktur yang kompleks. Terdapat 4
lokuli yang berisi butir-butir serbuk sari. Pada dinding antera ini terlihat ada 4 lapisan, yaitu
epidermis, lapisan terluar yang selnya memipih, membentuk tonjolan dan
berserabut,endotesium, susunan selnya tak teratur dan berserabut, lapisan tengah, terdiri
dari 2 lapis sel yang pipih, dan tapetum, inti selnya terlihat jelas dan sel-selnya banyak
mengandung plasma.