Anda di halaman 1dari 13

ILMU ALAMIAH DASAR

IPA dan Teknologi Masa Depan

Anggota kelompok 6:
Yurike ilmiyaturrofiah (A1B219034)
Dwi Wulandari (A1B219037)
Julia Indriyani (A1B219045)

Dosen pengampu
Ir.Neliyati. M. Si

UNIVERSITAS JAMBI
TAHUN AJARAN 2019/2020
KATA PENGANTAR
Syukur Alhamdulillah atas segala limpahan karunia Allah SWT. Atas izin-
Nya lah kami dapat menyelesaikan makalah ini tepat waktu. Tak lupa pula kami
kirimkan shalawat serta salam kepada junjungan Nabi Besar Muhammad SAW.
Beserta keluargaNya, para sahabatNya, dan seluruh ummatNya yang senantiasa
istiqomah hingga akhir zaman.
Penulisan makalah ini bertujuan untuk memenuhi tugas kelompok mata
kuliah IlmuAlamiah Dasar berjudul “IPA dan TEKNOLOGI MASA DEPAN” .
Kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam
penyusunanmakalah ini. Kami memperoleh banyak manfaat setelah menyusun
tugas ini.
Akhirul kalam, kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari
sempurna, baik pada teknis penulisan maupun materi, mengingat akan kemampuan
yang kami miliki.Karena itu kami mengharapkan saran dan kritik konstruktif demi
perbaikan makalah dimasa mendatang.
Demikian makalah ini kami susun, semoga bisa memberikan manfaat
kepada pembaca.
Daftar Isi

Kata pengantar........................................................1
Daftar isi..................................................................2

BAB I Pendahuluan
1.1 Latar Belakang..................................................3
1.2 Rumusan Masalah…………………………….4
1.3 Tujuan………………………………………….5

BAB II Pembahasan

BAB III Penutup


3.1 Kesimpulan.................................................6

Daftar Pustaka
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Ilmu alamiah atau sering disebut ilmu pengetahuan alam (natural science),
merupakan pengetahuan yang mengkaji mengenai gejala-gejala dalam alam
semesta, termasuk di muka bumi ini, sehingga terbentuk konsep dan prinsip. Ilmu
Alamiah Dasar hanya mengkaji konsep-konsep dan prinsip-prinsip dasar yang
essensial saja.

Pada pembahasan kali ini kami akan membahas Ilmu Alamiah Dasar secara
lebih spesisfik lagi, yaitu pembahasan mengenai Ilmu Pengetahuan Alam dan
Teknologi. Seseorang menggunakan teknologi karena ia memiliki akal. Dengan
akalnya ia ingin keluar dari masalah, ingin hidup lebih baik, lebih aman, mudah,
nyaman dan sebagainya. Perkembangan teknologi terjadi karena seseorang
menggunakan akalnya untuk menyelesaikan setiap masalah yang dihadapinya.

Jenis-jenis pekerjaan yang sebelumnya menuntut kemampuan fisik yang


cukup besar, kini relatif sudah bisa digantikan oleh perangkat-perangakat mesin,
seperti computer, kendaraan, handphone, dan lain sebagainya.

Pada satu sisi, perkembangan dunia IPTEK yang demikian mengagumkan


itu memang telah membawa manfaat yang luar biasa bagi kemajuan peradaban
umat manusia. Meskipun ada dampak negatifnya atau kelemahan dari kemajuan
IPTEK. Namun hal ini seolah diabaikan oleh manusia, faktanya tidak dipungkiri
lagi IPTEK dikembangkan setiap waktu.
1.2 Rumusan Masalah
Bagaimana perkembangan sains dan teknologi di masa depan?

1.3 . Tujuan
1. Untuk mengetahui perkembangan sains di masa depan.
2. Untuk mengetahui dampak perkembangan teknologi di masa depan.
3. Untuk mengetahui teknologi apa saja yang mungkin diciptakan oleh para
ilmuwan.
BAB II
PEMBAHASAN

Ilmu dalam bidang IPA dan pemanfaatannya dapat kita bedakan dalam IPA dasar atau
murni, IPA terapan, dan teknologi. IPA dasar, IPA terapan, dan teknologi mengkaji bahan pokok
yang sama, yaitu alam. Perbedaan ketiganya terletak pada aspek yang dikajinya. Menurut Amor
et al. (1988) ilmuwan IPA dasar mencoba untuk memahami bagaimana alam bekerja. Sedangkan
ilmuwan IPA terapan mencoba mencari cara untuk mengendalikan cara alam bekerja. Ahli
teknologi memanfaatkan penemuan IPA dasar dan IPA terapan untuk membuat alat guna
mengendalikan cara alam bekerja.
Konsep-konsep IPA dasar terbentuk dari keingintahuan mengenai sesuatu yang belum
diketahui orang, keingintahuan itu menuntun ke arah mencari prinsip atau teori yang
dapat diperoleh dari hasil pengkajian, yaitu melalui percobaan.
Teknologi dapat dibentuk dari IPA, tetapi dapat juga terbentuk tanpa IPA. Teknologi
tanpa IPA dapat diibaratkan sebagai mobil yang mesinnya hidup dan bergerak maju, tetapi tanpa
sopir. Betapa berbahayanya mobil itu, karena dapat menabrak apa saja yang ada di depannya.
Jika ada sopir di dalam mobil itu, sopir akan mengendalikan mobil, sehingga mobil itu aman dan
bermanfaat bagi manusia, sopir itulah IPA. Jadi, IPA ada dalam teknologi dan mengendalikan
teknologi, sehingga teknologi aman dan bermanfaat bagi manusia. Prinsip-prinsip dan teori-teori
IPA dasar dan pengendalian alam dari IPA terapan digunakan dalam teknologi untuk menyusun
objek-objek, membuat konstruksi di alam, dan membuat alat untuk mengendalikan cara alam
bekerja.
IPA dan teknologi tidak dapat dipisahkan satu sama lain karena keduanya mempunyai
hubungan yang erat satu sama lain dimana IPA sebagai sebuah ilmu yang dapat menimbulkan
hal-hal baru berupa teknologi berdasarkan hasil kerja keras para scientist dalam meneliti dan
menganalisa sebuah ilmu. Hasilnya sangat berperan bagi kehidupan manusia dalam
melangsungkan kehidupannya

Penemuan teknologi akibat penelitian IPA telah membawa manusia meninggalkan


kehidupan traditional yang kolot. Teknologi yang telah mengikat manusia seakan seperti hama
yang terus mengikuti kemanapun kehidupan manusia. Teknologi tidak akan pernah punah dan
terus berkembang sampai dunia ini berakhir.Implementasi IPA dalam perkembangan IPTEK
antara lain:
 Materi dan Energi

a. Materi
Seperi yang diketahui, alam ini merupakan materi dan energi, jadi sasaran IPA itu adalah
alam semesta dengan segala isinya. Ilmu Fisika memandang kesemuanya itu sebagai Materi dan
Energi. Yang dimaksud Materi atau zat dalam Fisika adalah, apa saja yang menempati suatu
ruangan. Contohnya yaitu meja, kursi,gunung, awan, udara (walaupun tidak tampak). Materi
dapat berwujut padat, cair, dan gas.

b. Energi
Adapun energi adalah sesuatu yang dapat memindahkan materi dari suatu tempat ke tempat
lain. Energi itu dapat berbagai-bagi bentuknya. Energi dapat berbentuk panas, gerak, cahaya,
tenaga kimia, tenaga ataom dan sebagainya. Disamping itu energi dapat berubah bentuk.
Energi dalam bentuk panas misalnya, dapat berubah dalam bentuk lain, misalnya berbentuk
energi mekanik. Perubahan ini terjadi misalnya dengan mengubah air menjadi uap. Kemudian
uap panas dapat menekan baling-baling suatu turbin sehingga turbin itu bergerak. Gerak turbin
itu dapat digunakan berbagai macam keperluan. Energi mekanik juga dapat berubah bentuk
menjadi energi lain, misalnya energi listrik; dengan gerakannya energi mekanik memutar dinamo
yang akan menghasilkan al;iran listrik.
Energi listrik dapat pula berubah bentuk menjadi energi lain, energi cahaya, atau dapat
kembali menjadi energi mekanik dan dapat pula kembali menjadi energi kimia. Contohnya aliran
listrik dapat memijarkan bola lampu yang menghasilkan cahaya. Dari aliran listrik pula dapat
berubah menjadi energi kimia, yaitu dengan cara mengalirkan aliran listrik searah ke dalam zat-
zat kimia, misalnya pembuatan Kalium klorat yang terdapat pada batu baterai.

 IPTEK Masa Depan


Berbicara tentang IPTEK masa depan banyak hal saat ini yang di ramalakan oleh para ahli
yang akan menjadi kenyataan di dalam 30 tahun ke depan.Diantaranya adalah peralatan panjat
dinding ala spiderman yang membuat orang mampu memanjat dinding,insang buatan dan
dinamo dari tubuh manusia dan masih banyak lagi.
Ada yang berpendapat ramalan tersebut terlalu muluk-muluk, betul-betul sulit dipercaya.
Namun coba kita kilas balik ke-30 tahun yang lampau, pada 1979 tatkala perusahaan Jepang,
NET berhasil mengembangkan HP internet pertamanya di seluruh dunia, banyak orang masih
mengira berjalan sambil berbicara di telepon adalah hal yang mustahil, tetapi bagi manusia
zaman sekarang HP telah menjadi barang bawaan yang harus ada. Seiring dengan perkembangan
iptek, siapa bilang impian tersebut tak dapat menjadi kenyataan?
Contoh IPTEK masa depan antara lain:

1. Dinamo dari tubuh manusia


Nyaris setiap orang zaman sekarang memiliki HP, iPod dan alat elektronik lainnya, akan
tetapi berbicara dengan HP dan mendengarkan iPod agak lama sedikit begitu baterai habis
padahal kita sedang di luar, tentu tak dapat mengisi ulang, lantas bagaimana?
Andaikan saja dari pergerakan tubuh manusia bisa setiap saat di-pergunakan untuk pembangkit
listrik, betapa bagusnya hal itu! Kini ilmuwan di laboratorium sudah merealisir harapan tersebut.
Wang Zhonglin seorang ilmuwan keturunan Tionghoa dari Politeknik Georgia, AS,
menggunakan teknik Nano dan Piezoelectrik effect guna membangkitkan listrik. Dia berhasil
membuat semacam pakaian serat fiber berdinamo dari bahan campuran serat logam super halus.
Setiap kali fiber ditekan atau ditekuk, bisa menghasilkan aliran listrik.
Yang disebut dengan Piezoelectrik effect adalah ketika materi tertentu tatkala menerima
tekanan bisa menghasilkan listrik.Wang Zhonglin menggunakan benang nano yang dibuat dari
Zinc Oxyd (seng oksida) dibungkus dengan seuntai serat tenun. Sewaktu orang mengenakan
pakaian semacam ini, asalkan terhembus angin atau gerak sedikit saja sudah cukup membuat
pakaian tersebut menghasilkan Listrik.Dewasa ini teknik tersebut masih dalam tahapan
percobaan di laboratorium, menanti sesudah teknik semakin matang, maka orang-orang bisa
setiap saat mencharge Hp ataupun iPodnya.

2. Insang buatan
Umat manusia bila meninggalkan oksigen maka tak mampu mempertahankan eksistensinya,
sewaktu menyelam udara dimampatkan dari dalam tabung, kalau terpakai habis maka harus
naik ke tepi, tak mampu seperti ikan duyung yang bisa hidup di daratan maupun menyelam di
dasar laut. Namun begitu manusia dapat mencipta insang buatan, berkelana di istana Nyi Roro
Kidul sudah bukan masalah lagi.
Fuji Systems – Jepang membuat insang buatan dari membran silikon, udara bisa
menembusnya tapi cairan tak dapat, bisa memfilter oksigen di dalam air, bersamaan itu
membuang CO2, persis seperti insang ikan. Pada 2002, ada penyelam yang berhasil
mengenakan insang buatan berada di dasar air selama 30 menit.
Tetapi oleh karena di dalam air laut hanya terdapat 1,5% oksigen, sedangkan oksigen yang
disiapkan insang buatan terlalu minim, tidak mencukupi kebutuhan nafas manusia. Ilmuwan
Israel memakai baterai menggerakkan mesin sentrifugal berkecepatan tinggi, sesudah
mengurangi tekanan air laut bisa membebaskan lebih banyak oksigen, tetapi bagi penyelam,
walau tak perlu lagi membawa tabung oksigen, tetapi masih perlu menggendong aki dan alat
pengukur pengurang tekanan.

3. Memanjat dinding dan Qinggong (ilmu meringankan tubuh)


Spiderman di dalam film, mampu memanjat dinding dan berlompatan di atas atap gedung
pencakar langit. Kini selingan di kala senggang ini sudah dipergunakan oleh ilmuwan dengan
menggunakan semacam peralatan perekat kuat untuk merealisasi perlawanan terhadap gravitasi.
Para ilmuwan memperoleh inspirasi ini dari prinsip anatomi kaki cecak.Cecak bisa merayap di
dinding berkat mengandalkan 2 juta batang rambut pada setiap kakinya, yang menimbulkan
listrik mikro elektrostatik dan membentuk sebuah daya rekat yang sangat kuat.
Andre Geim, peneliti dari Universitas Manchaster, Inggris telah merencana semacam materi
tiruan bulu cecak, hanya sebesar 1 cm2, dikenakan pada sarung tangan dan sepatu, dan bisa
menopang bobot 1 kg. Nicola Pugno, peneliti politeknik Universitas Turin Italia merangkap
teknologi Nano, telah membuat satu pasang sarung tangan yang masing-masing mampu menahan
bobot 10 kg. seiring dengan perbaikan teknis, impian indah masyarakat penggemar spiderman
dapat menjadi sepertinya tak lama lagi bisa direalisir.

a. Dampak yang terkait dengan IPTEK masa depan

Kemajuan ilmu dan teknologi yang semula bertujuan untuk mempermudah pekerjaan
manusia, tetapi kenyataannya teknologi telah menimbulkan keresahan dan ketakutan baru bagi
kehidupan manusia. Ketakutan yang dirasakan oleh manusia akibat perkembangan teknologi ini
disebabkan adanya kekhawatiran akan adanya penyalahgunaannya oleh orang yang tidak
bertanggung jawab.
Berbicara tentang dampak dari perkembangan IPTEK, maka kita akan dihadapka pada
berbagai bidang, bahkan hampir semua aspek dalam kehidupan di dunia ini peyang dapat
dipengaruhi oleh adanya perkembangan IPTEK, seperti yang kita lihat sekarang ini, semua orang
dalam kehidupannya sehari-hari hampir tidak bisa lepas dari teknologi, seorang dosen kalau
pergi ke kampus tidak lupa membawa, laptop dan LCD, setiap orang selalu berdampingan
dengan HP, saat jam istirahat di rumah, selalu ditemani dengan tayangan Televisi, dan lain
sebagainya, kesemuanya itu hanya sebagian kecil dari pengaruh perkembangan yang ditimbulkan
oleh IPTEK.
Dengan adanya perkembangan IPTEK manusia medapatkan berbagai kemudahan dalam
melaksanakan kegiatannya sehari-hari. Bahkan saat sekarang ini hampir setiap orang itu tidak
bisa terpisah dari adanya teknologi, setiap orang memanfaatkan alat komunikasi langsung jarak
jauh seperti HP untuk berhubungan dengan orang lain yang berjauhan. Orang kalau ingin
bepergian ke luar negeri tidak lagi memerlukan waktu yang lama, karena mereka tinggal naik
pesawat terbang, dengan beberapa menit saja mereka sudah sampai di tempat tujuan yang dituju,
selain itu berbagai kegiatan yang pada awalnya dilakukan dengan menggunakan banyak tenaga
manusia untuk mengerjakannya, kini dengan adanya perkembangan IPTEK semuanya itu dapat
teratasi dengan penggunaan tenaga mesin untuk melakukan pekerjaan tersebut dengan waktu
yang relative lebih cepat daripada menggunakan tenaga manusia secara manual.Dengan
demikian dapat dipahami bahwa adanya perkembangan IPTEK, manusia sangat banyak terbantu
untuk memenuhi berbagai kebutuhan dan menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi
dalam kehidupan sehari-hari, tetapi disisi lain manusia juga harus sadar akan adanya berbagai
macam ancaman yang dapat ditimbulkan oleh adanya perkembangan IPTEK tersebut, yang akan
dapat membahayakan bagi manusia itu sendiri.

 Bioteknologi
Bioteknologi dari asal katanya sendiri, yaitu bio artinya hidup atau organisme hidup dan
kata teknologi artinya suatu cara atau teknik. Kata bioteknologi mulai muncul pada tahun 1917
dari seorang ilmuan asal Hungaria yang bernama Karl Ereky untuk menjelaskan penggunaan
gula bit hasil fermentasi sebagai pakan ternak babi. Pemberian gula bit dapat meningkatkan
produksi ternak babi. Cara ini, disebut bioteknologi karena menggunakan gula bit dari hasil
fermentasi. Namun pada saat itu, orang belum tertarik untuk memahami istilah bioteknologi.
Baru pada tahun 1961 Carl Goran Heden ahli mikrobiologi menerbitkan jurnal
ilmiah Biotechnology and Bioengineering, banyak mempublikasikan hasil-hasil penelitiannya
dalam jurnal tersebut yaitu mengenai pemenfaatan jazad hidup dalam mengahasilkan berbagai
bahan untuk kebutuhan manusia, kemudian muncul definisi bioteknologi yang diartikan sebagai
pemanfaatan jazad hidup dalam industri untuk menghasilkan barang dan jasa.
Pada prinsipnya definisi tentang bioteknologi pada umumnya mengkaitkan pada kegiatan
mikroba, sistem dan proses biologi, dengan produksi barang dan jasa atau yang mengkaitkan
aktivitas biologis dengan proses tehnik dan produksi dalam industri. Untuk lebih ringkasnya
bioteknologi adalah ilmu terapan biologi yang melibatkan disiplin ilmu mikrobiologi, biokimia,
dan rekayasa genetika untuk menghasilkan produk dan jasa. Organisme yang digunakan dalam
bioteknologi paling sering adalah mikroba seperti bakteri, kapang dan yeast (ragi).

a. Jenis-jenis Bioteknologi
Bioteknologi dibedakan menjadi bioteknologi konvesional dan bioteknologi modern.

1. Bioteknologi Tradisional dan Konvesional


Aplikasi bioteknologi secara tradisonil, yaitu bioteknologi yang belum mengenal adanya
istilah genetika dan kloning. Bioteknologi ini seperti yang telah dicontohkan di atas, adalah
berupa pemanfaatan mikroba dalam fermentasi, seleksi atau persilangan tradisional dibidang
pertanian dan peternakan untuk mencari bibit unggul. Selain pemanfaatan mikroba dengan
menghasilkan produk, bioteknologi tradisinal juga termasuk dalam tehnik seleksi di bidang
pertanian dan peternakan : yaitu pemilihan sifat yang seuai dengan keinginan manusia melalui
hibridisasi dengan tujuan memperbaiki keturunan.
Prinsip bioteknologi konvensional pada dasarnya untuk pemenuhan kebutuhan dalam
jumlah yang banyak dengan menggunakan metode tebaru untuk mengembangkan produk.

2. Bioteknologi Modern
Prinsip bioteknologi modern lebih banyak menggunakan sumber genetik yakni DNA
organism yang telah dimanipulasi dan disebut rekayasa genitika. Bioteknologi modern juga
disebut bioteknologi generasi kedua, berkembang setelah perang Dunia Kedua dengan
memanfaatkan organisme hasil rekayasa genetika, agar proses pengubahan dapat berlangsung
secara lebih efiesien dan efekti. Secara sederhana rekayasa genetika dapat diterangkan sebagai
tehnik untuk menghasilkan molekul DNA yang berisi gen baru sesuai yang diinginkan dengan
mengubah atau menambah molekul DNA pada gen.
Prinsip dasar rekayasa genitika sebagai berikut.

a. DNA Rekombinan
Teknik DNA rrekombinan dilakukan dengan pengubahan susunan DNA sehingga
diperoleh susunan DNA baru yang mampu mengekspresikan sifat-sifat yang diinginkan. Teknik
ini digunakan untuk menghasilkan organism transgenik. Proses DNA rekombinan ini meliputi
isolasi DNA, transplantasi gen atau DNA, dan memasukkan DNA ke dalam sel hidup
(Kusumawati, 2012: 171).

b. Fusi Protoplasma
Fusi protoplasma disebut juga teknologi hibrodoma yang dilakukan dengan
menggabungkan dua sel dari jaringan yang sama atau dua sel dari organism yang berbeda dalam
suatu medan listrik. Teknik ini diguakan untuk menghasilkan organisme transgenik.
Prinsip dari fusi protoplasma adalah menggabungkan kedua isi sel dengan terlebih dahulu
menghilangkan dinding sel atau membrane sel dari kedua sel yang akan digabungkan dalam
suatu medan listrik. Teknik ini dapat dilakukan pada sel tumbuhan maupun hewan (Kusumawati,
2012: 173).

c. Kultur Jaringan
Kultur jaringan merupakan teknik perbanyakan tanaman secra vegetative buatan yang
didasarkan pada sifat totipotensi tumbuhan. Prinsip kultur jaringan dalah menumbuhkan jaringan
maupun sel tumbuhan dalam suatu media buatan secara antiseptic. Dalam teori tersebut
dikatakan bahwa setiap sel tumbuhan mempunyai kemampuan untuk tumbuh menjadi individu
baru apabila sitempatkan pada lingkungan yang sesuai. Sifat individu baru yang dihasilkan sama
persis dengan sifat induknya (Kusumawati, 2012: 173).
Bagian tumbuhan yang ditumbuhkan dalam media kultur disebut eksplan. Eksplan yang
sering digunakan merupakan bagian tumbuhan yang memiliki sel-sel yang aktif membelah
seperti ujung akar dann ujung batang. Potongan bagian tumbuhan yang ditanam pada media
kultur akan tumbuh membentuk kalus. Kalus merupakan massa sel yang belum terdiferensiasi.
Kalus tersebut akan berkembang menjadi tanaman lengkap uyang disebut plantlet (Kusumawati,
2012: 173).
Media kultur jaringan yang digunakan biasanya berupa gar-agar yang ditambah dengan
unsur hara dan vitamin yang dibutuhankan oleh tumbuhan media tersebut juga dapat ditambah
dengan hormon pertumbuhan, misalnya auksin dan sitokinin. Auksin akan memicu pertumbuhan
akar, sedang sitokinin akan memicu pertumbuhan tunas. Komposisi kultur jaringan tergantung
pada spesies tumbuhan yang akan diperbanyak (Kusumawati, 2012: 173).
d. Kloning
Kloning atau transplantasi atau pencangkokan nukleus digunakan untuk menghasilkan
individu yang secara genetic identik dengan induknya. Proses kloning dilakukan dengan cara
memasukkan inti sel donor ke dalam sel telur yang telah dihilangkan inti selnya. Selanjutnya, sel
telur tersebut diberi kejutan listrik atau zat kimia untuk memacu pembelahan sel. Ketika klon
embrio telah mencapai tahap yang sesuai, embrio dimasukkan ke dalam rahim hewan
BAB III
PENUTUP

3.1 KESIMPULAN
Ilmu Pengetahuan dan teknologi adalah suatu bagian yang tak lepas dari
kehidupan manusia dari awal peradaban sampai akhir dari segala akhir kehidupan
manusia. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi terus berkembang seiring
perkembangan peradaban manusia di dunia. . Guna mempersiapkan sumber daya
manusia yang handal dalam memasuki era kesejagadan, yang salah satunya
ditandai dengan sarat muatan teknologi, salah satu komponen pendidikan yang
perlu dikembangkan adalah kurikulum yang berbasis pendidikan teknologi di
jenjang pendidikan dasar. Bahan kajian ini merupakan materi pembelajaran yang
mengacu pada bidang-bidang ilmu pengetahuan dan teknologi di mana peserta
didik diberi kesempatan untuk membahas masalah teknologi.
Untuk melengkapi kecerdasan iptek para pelajar, diperlukan pula penyelarasan
pengajaran iptek dengan pengajaran imtaq. Sehingga terbentuklah manusia-
manusia cerdas dan bermoral yang dapat menghasilkan berbagai teknologi yang
bermanfaat bagi umat manusia Bagi masyarakat sekarang, iptek sudah merupakan
suatu religion.
Kalaupun iptek mampu mengungkap semua tabir rahasia alam dan kehidupan,
tidak berarti iptek sinonim dengan kebenaran. Sebab iptek hanya mampu
menampilkan kenyataan. Kebenaran yang manusiawi haruslah lebih dari sekedar
kenyataan obyektif. Kebenaran harus mencakup pula unsur keadilan. Tentu saja
iptek tidak mengenal moral kemanusiaan,oleh karena itu iptek tidak pernah bisa
mejadi standar kebenaran ataupun solusi dari masalah-masalah kemanusiaan.
Daftar Pustaka

Ayuri,Julian .2015. Ilmu Pengetahuan Alam Dan Teknologo(IAD).


http://julianayuri27.blogspot.com/2015/09/ilmu-pengetahuan-alam-dan-
teknologi-iad.html. 2 September 2015

Rahmat.2012. Ilmu Pengetahuan Alam Dan Tekhnologi Masa Depan.


http://rahmatzoom.blogspot.com/2012/11/ilmu-pengetahuan-alam-dan-
tekhnologi.html. 15 november 2012